cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik
ISSN : 26202964     EISSN : -     DOI : -
Jurnal Ilmiah Mahasiswa program studi pendidikan Sendratasik FKIP Unsyiah terbit 4 kali dalam satu tahun, yaitu pada bulan Februari, Mei, Agustus dan Novembe.
Arjuna Subject : -
Articles 232 Documents
BENTUK PENYAJIAN TARI KOLOSAL RATOH JAROE ASIAN GAMES 2018 Yuliza Yuliza; Tri Supadmi; Ramdiana Ramdiana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik Vol 7, No 2 (2022): MEI
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini berjudul, “Bentuk Penyajian Tari Ratoh Jaroe Asian Games 2018” ini mengangkat masalah bagaimana bentuk penyajian tari Ratoh Jaroe Asian Games 2018, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gerak, pola lantai, alat musik, syair, busana, tata rias, panggung dan lainnya yang berkaitan dengan Tari Ratoh Jaroe Asian Games 2018. Subjek penelitian adalah Yusri Saleh sedangkan objek penelitian adalah tari kolosal Ratoh Jaroe Asian Game 2018. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif yang dapat memaparkan Tari Ratoh Jaroe Asian Games 2018 secara mendalam. Pengumpulan data didasarkan pada observasi, wawancara, serta dokumentasi. Analisis data yang digunakan dengan mereduksi data terlebih dahulu selanjutnya menyajikan data tersebut yang kemudian dilakukan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tari Ratoh Jaroe Asian Games 2018 memiliki 10 ragam pola lantai yang sangat menarik yang ditonjolkan melalui perubahan warna baju. Busana yang digunakan adalah baju khas Aceh yang dimodifikasi Ratoh Jaroe, tidak hanya terdapat 1 warna saja, melainkan 5 lapis warna yang dipadukan dalam satu baju, warna-warna tersebut meliputi warna putih, merah, ungu, biru dan orange. Di dalam tari kolosal Ratoh Jaroe Asian Games 2018 ini didominasi oleh gerakan tangan dan dimainkan oleh penari perempuan dalam jumlah genap.Kata Kunci: bentuk penyajian, tari Ratoh Jaroe
KONSEP PENCIPTAAN KREATIVITAS IRAMA SYAIR DIDONG PADA GRUB BIAK CACAK DI ALUR GELE OLEH M DAUD KALAEMPAN Rizkan Pahmi; Rida Safuan Selian; Yuli Astuti
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik Vol 7, No 3 (2022): AGUSTUS
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul “Konsep Penciptaan Kreativitas Irama Syair Didong pada Grub Biak Cacak di Alur Gele oleh M Daud Kalaempan”. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah adalah bagaimana konsep penciptaan kreativitas irama syair didong pada grub Biak Cacak di Alur Gele oleh M Daud Kalaempan. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menjelaskan konsep penciptaan kreativitas irama syair didong pada grub Biak Cacak di Alur Gele oleh M Daud Kalaempan. Teori-teori yang digunakan dengan pendekatan konsep penciptaan karya seni, syair/lirik, nada/irama dan kreativitas serta teori didong. Subjek dalam penelitian ini adalah M Daud Kalaempan, sedangkan objek dalam penelitian ini yaitu kreativitas irama syair didong. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi dengan metode analisis data yaitu reduksi data, penyajian data diverifikasikan dengan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwasannya dalam menciptakan irama syair didong M Daut Kalaempan mengggunakan dua cara yaitu karya yang lahir dari hati dan menggunakan teknik usih. Ide kreativitas irama syair yang diciptakan berasal dari alam, hewan dan manusia. Ide tersebut diantaranya tok ni imo (teriakan suara owa siamang/sejenis kera), tok ni korek (teriakan ayam), tok ni linieten (suara kayu yang berdempetan) dan tok ni solong (suara suling).
ANALISIS TARI LIKOK PULO DI SANGGAR SENI SEULAWEUT UIN AR-RANIRY Arinil Khaderi Putri; Tri Supadmi; Tengku Hartati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik Vol 7, No 4 (2022): NOVEMBBER
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul “Analisis Struktur Tari Likok Pulo di Sanggar Seni Seulaweut UIN Ar-Raniry”. Rumusan masalah pada penelitian ini yaitu bagaimana struktur gerak tari Likok Pulo dan bagaimana elemen-elemen gerak tari Likok Pulo di Sanggar Seni Seulaweut UIN Ar-Raniry. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yaitu melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah Ketua Sanggar Seni Seulaweut yang mencakup sebagai penari Likok Pulo di Sanggar Seni Seulaweut sedangkan yang menjadi objek dalam penelitian ini adalah tari Likok Pulo. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu mereduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur gerak tari Likok Pulo dapat ditinjau dari dua aspek yaitu tari Likok Pulo berdasarkan unsur sikap dan unsur gerak terhadap elemen-elemen gerak yaitu pada bagian kepala mempunyai 4 unsur sikap dan 8 unsur gerak, bagian badan mempunyai 6 unsur sikap dan 4 unsur gerak, bagian tangan mempunyai 5 unsur sikap dan 29 unsur gerak, bagian kaki mempunyai 4 unsur sikap dan 4 unsur gerak. Pada analisis struktur gerak tari Likok Pulo terdapat Tata Hubungan Hierarkis Gramatikal yang memperoleh 8 gugus gerak, 8 kalimat gerak, 69 frase gerak dan 379 motif gerak dan Tata Hubungan Paradigmatis yang terdapat pada gugus ke 3 dan pada gugus ke 5.
RAGAM BENTUK SUNTÊNG DARA BAROE DI KOTA BANDA ACEH Dilla Tria Novita; Ahmad Sya'i; Tengku Hartati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik Vol 7, No 3 (2022): AGUSTUS
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul Ragam Bentuk Suntêng Dara Baroe di Kota Banda Aceh. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana ragam bentuk suntêng dara baroe di Kota Banda Aceh. Tujuan dari penelitian ini yaitu, untuk mendeskripsikan informasi tentang bagaimana ragam bentuk suntêng dara baroe di Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian berjumlah 3 orang, yaitu Mursyidah (Perias senior di Kota Banda Aceh), Khairunnisa (Pengurus museum Rumoh Aceh) dan Mukhirah (Dosen Tata Busana PKK FKIP Unsyiah). Sedangkan objek yang diteliti dalam penelitian ini yaitu ragam bentuk suntêng dara baroe di kota Banda Aceh. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data yaitu, reduksi data, menyajikan data dalam bentuk deskripsi dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa saat ini ragam suntêng dara baroe di Kota Banda Aceh masih cukup terjaga keberadaannya. Adapun beberapa macam jenis suntêng tersebut adalah Cucok Ok (Tusuk Sanggul), Culok Ok (Tusuk Sanggul), Culok Ok Ulat Sangkadu (Tusuk Sanggul Melingkar Seperti Ulat), Ceukam Sanggoy Bungong Keupula/ Bungong Tajok (Tusuk Sanggul Bunga Tanjung), Kembang Goyang, Ayeum Gumbak dan Preuk-preuk. Meskipun demikan, namun sebagian besar masyarakat lebih menyukai penggunaan suntêng dara baroe hasil modifikasi. Hal ini disebabkan oleh kurangnya pengetahuan masyarakat terhadap ragam bentuk suntêng asli yang sudah dipakemkan. Selain itu ditambah dengan adanya upaya pemodifikasian oleh para perias pengantin yang melebihi ketentuan sebesar 30% dalam menghasilkan bentuk suntêng yang lebih indah untuk menarik perhatian masyarakat kepada jasa yang mereka punya.
KONSEP PENYUTRADARAAN NASKAH “AYAHKU PULANG” KARYA USMAN ISMAIL YANG DISUTRADARAI OLEH BENI ARONA Azizah Mustafa; Ramdiana Ramdiana; Nurlaili Nurlaili
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik Vol 7, No 3 (2022): AGUSTUS
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul “Konsep Penyutradaraan Naskah Ayahku Pulang Karya Usman Ismail yang disutradarai oleh Beni Arona”. Rumusan penelitian ini bagaimana Konsep Penyutradaraan Naskah Ayahku Pulang Karya Usman Ismail yang disutradarai Oleh Beni Aron ? Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Konsep Naskah Ayahku Pulang Karya Usman Ismail Yang Disutradarai Oleh Beni Arona. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif, sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini yaitu seorang sutradara muda Beni Arona dari komunitas Teater Muda Berkibar, sedangkan objek dalam penelitian ini yaitu konsep penyutradraan dalam naskah Ayahku Pulang yang diikutsertakan dalam Festival Teater Se-Aceh.Teknik analisis data yang dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep penyutradaraan artistik yang digunakan oleh Beni Arona adalah panggung proscenium, propertie makanan khas Aceh, tata busana yang dipakai kemeja, kebaya, dan pakaian kurung, tata rias menggunakan tata rias karakter, musik yang digunakan musik rekaman, suara takbiran dan suara efek-efek, dan tata cahaya yang digunakan tata cahaya yang menggambarkan suasana. Sutradara Beni Arona memilih aktor/aktris yang sesuai dalam memerankan karakter yang cocok untuk aktor dan aktrisnya. Penggarapan ini sedikit diubah dari karya naskah asli Usman Ismail, adapun perubahan berupa, peranan, dan properties khas Jawa digantikan menjadi khas Aceh. Jumlah pemain di dalam naskah Ayahku Pulang karya Usman Ismail berjumlah 7 orang pemeran, sedangkan sutradara Beni Arona menggarap menjadi 5 orang pemeranan. Teater ini menceritakan tentang Ayah yang meninggalkan keluarganya dan kemudian ia kembali setelah 20 tahun.
PROSES PEMBELAJARAN PADA KONSENTRASI DRAMA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN SENI DRAMA, TARI DAN MUSIK FKIP USK Asmaul Husna; Ismawan Ismawan; lindawati Lindawati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik Vol 7, No 3 (2022): AGUSTUS
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul “Proses Pembelajaran pada Konsentrasi Drama Program Studi Pendidikan Seni Drama, Tari dan Musik FKIP USK”. Mengangkat masalah bagaimana proes pembelajaran pada konsentrasi drama khususnya pada mata kuliah Praktek Keterampilan Seni VI serta faktor-faktor apa saja yang menjadi penghambat dan pendukung pembelajaran pada mata kuliah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran pada mata kuliah Praktek Keterampilan Seni VI serta untuk mendeskripsikan faktor-faktor apa saja yang menjadi penghambat dan pendukung pembelajaran pada mata kuliah tersebut. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek dalam penelitian ini ialah dosen yang mengampu pada konsentrasi drama dan mahasiswa yang mengikuti mata kuliah Praktek Keterampilan Seni VI. Objek pada penelitian ini adalah proses pembelajaran sub materi penulisan naskah dan teknik dasar pengambilan gambar pada mata kuliah Praktek Keterampian Seni VI. Pengumpulan data digunakan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses pembelajaram mata kuliah Praktek Keterampilan Seni VI berlangsung melalui beberapa bagian yaitu kegiatan awal dimana dosen melakukan evaluasi awal dan memberi appersepi kepada mahasiswa, kegiatan inti dosen menyampaikan materi dengan metode ceramah, demonstrasi dan latihan praktik serta menggunakan media visual dan audio visual, kegiatan penutup di mana dosen melakukan evaluasi akhir dan memberikan tugas kepada mahasiswa. Faktor yang menjadi pendukung proses pembelajaran mata kuliah Praktek Keterampilan Seni VI yaitu: pendidik, peserta didik, materi, bakat dan motivasi. Faktor yang menjadi penghambat proses pembelajaran mata kuliah Praktek Keterampilan Seni VI yaitu: Pendidik, peserta didik, materi dan sarana prasarana pembelajaran.
EKSISTENSI SENIMAN TUTUR MULYA BIJEH MATA DARI KABUPATEN BIREUEN Syarifah Mustaqilla; Ismawan Ismawan; Tengku Hartati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik Vol 7, No 3 (2022): AGUSTUS
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul “Eksistensi Seniman Tutur Mulya Bijeh Mata dari kabupaten Bireuen” mengangkat masalah eksistensi seniman tutur Mulya Bijeh Mata dari kabupaten Bireuen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui eksistensi seniman tutur Mulya Bijeh Mata dari kabupaten Bireuen. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah seniman tutur Mulya Bijeh Mata, dokumentasi pertunjukan, dan hasil wawancara dengan narasumber. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mulya Bijeh Mata adalah seorang seniman tutur yang berasal dari kabupaten Bireuen. Mulya Bijeh Mata memulai karir pada tahun 2013 sampai sekarang ini. Awal mula Mulya menampilkan pertunjukan ketika beliau masih menjadi mahasiswa dan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di suatu daerah. Mulya sudah menampilkan pertunjukannya di tingkat daerah, nasional, dan internasional. Penampilan pertunjukan seni tutur yang sering dilakukan dalam acara upacara pernikahan, pekan kebudayaan, serta acara seremonial tertentu yang diselenggarakan oleh pemerintah maupun pihak lain. Tema tutur menyesuaikan dengan acara dimana pertunjukan dilakukan.
PROSES KREATIF PENCIPTAAN TARI AER ULAK KARYA REZKY KURNIA PUTRI Tia Noviati; Ari Palawi; Tengku Hartati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik Vol 7, No 4 (2022): NOVEMBBER
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tari Aer Ulak ini terinspirasi dari sebuah tradisi zaman dahulu yang telah punah. Karya tari ini diciptakan oleh Rezky Kurnia Putri pada tahun 2018. Rezky Kurnia Putri mengangkat sebuah garapan tari dengan tema tradisi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses kreatif penciptaan Tari Aer Ulak karya Rezky Kurnia Putri melalui tahap eksplorasi, improvisasi, evaluasi, dan komposisi. Objek penelitian ini adalah tari Aer Ulak yang dikaji dari proses kreatif yang meliputi elemen-elemen komposisi tari seperti tema, gerak, tata rias, tata busana, iringan, pola lantai, properti dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Tema Tari Aer Ulak pada awalnya yaitu berupa ritual yang menggambarkan tentang budaya yang menampilkan kembali budaya yang telah hilang dalam sebuah gerakan seni tari. Urutan gerak yang dilakukan dimulai dari salam pembuka, membawa perasap, ngerajah, mencak, menurunkan lancang serta menanti firasat. Tari ditampilkan dengan menggunakan properti sajen, memakai tata rias wajah yang tegas serta bernuansa seram, serta diiringin oleh keyboard, gendang melayu, biola,bamba, ketipung, dan akordion. Sumber data penelitian ini adalah Rezky Kurnia Putri, selaku koreografer atau pencipta Tari Aer Ulak. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan langkah reduksi data, penyajian data,dan menarik kesimpulan. Uji keabsahan data dilakukan dengan teknik triangulasi. Oleh karena itu, didapatkan hasil penelitian berupa tahap-tahap yang dilakukan oleh Rezky dalam proses kreatif meliputi tahap eksplorasi, improvisasi, evaluasi, dan tahap komposisi yaitu proses penyusunan gerak yang telah didapatkan dari proses eksplorasi, improvisasi, dan evaluasi menjadi satu tarian yang utuh. Selain itu proses kreatif penciptaan Tari Aer Ulak juga dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti faktor lingkungan, sarana atau fasilitas, keterampilan atau skill, identitas atau gaya (style), originalitas atau keaslian,dan apresiasi atau penghargaan.
REKONSTRUKSI SENDRATARI ANDE-ANDE LUMUT DI DESA BUMI AYU KABUPATEN BENER MERIAH Ekza Fahira Aziz; Tri Supadmi; Samsuri Samsuri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik Vol 7, No 4 (2022): NOVEMBBER
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul, “Rekonstruksi Sendratari Ande-ande Lumut di Desa Bumi Ayu Kabupaten Bener Meriah”. Rumusan masalah penelitian ini yaitu Bagaimana rekonstruksi bentuk Sendratari Ande-ande Lumut di Desa Bumi Ayu Kabupaten Bener Meriah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan memperkenalkan kembali hasil dari rekonstruksi Sendratari Ande-ande Lumut di Desa Bumi Ayu. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan penelitian deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah seniman dan penari yang pernah menarikan Sendratari Ande-ande Lumut di Desa Bumi Ayu, sedangkan objek dari penelitian ini adalah Sendratari Ande-ande Lumut dari Desa Bumi Ayu. Lokasi penelitian yang dilakukan berada di Desa Bumi Ayu. Tekhnik pengumpulan data yang digunakan adalah tekhnik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Tekhnik analisi data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian mengungkapkan Sendratari Ande-ande Lumut adalah tari hiburan yang merupakan salah satu kesenian daerah dari Desa Bumi Ayu dan dikenal sejak tahun 1958. Proses rekonstruksi berawal dari proses penggalian, proses latihan, hingga proses pertunjukan. Poin proses penggalian yaitu terdapat penggalian sejarah, tema, naskah, gerak, pola lantai, musik, tata rias dan busana. Proses latihan terdiri dari eksplorasi, improvisasi, komposisi,dan evaluasi dan berakhir pada hasil pertunjukan. Hasil pertunjukan mencakup seluruh isi termasuk elemen-elemen dalam koreografi yang berkaitan dengan proses rekonstruksi. Elemen-elemen tersebut berupa tema, naskah, judul, mode penyajian, tata panggung, tata lighting, musik iringan, tipe tari, tata rias dan kostum, pola lantai, dan properti.
ANALISIS STRUKTUR GERAK TARI POH KIPAH DI SANGGAR CUT MEUTIA MEULIGO KABUPATEN ACEH UTARA Safrina Zahara; Tri Supadmi; Rida Safuan Selian
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik Vol 7, No 4 (2022): NOVEMBBER
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada penelitian tari Poh Kipah, permasalahan yang diangkat adalah “Analisis Struktur Gerak Tari Poh Kipah”. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan analisis struktur gerak tari Poh Kipah. Objek dalam penelitian ini adalah struktur gerak tari Poh Kipah. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data penelitian ini bersifat kualitatif, sehingga analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan: (a) Analisis struktur tari Poh Kipah berdasarkan gerak bagian tubuh meliputi gerak kepala, gerak badan, gerak tangan, dan gerak kaki. Untuk memudahkan penganalisisan, maka gerak dibagi menjadi 2 yaitu gerak sebagai sikap dan sebagai pelaksana. Gerak sebagai unsur sikap meliputi 3 unsur sikap kepala, 3 unsur sikap badan, 5 unsur sikap tangan dan 8 unsur sikap kaki. Sedangkan gerak sebagai pelaksana meliputi 5 unsur gerak kepala, 8 unsur gerak badan, 31 unsur gerak tangan dan 11 unsur gerak kaki. (b) Sedangkan analisis struktur gerak tari Poh kipah terdiri atas 9 gugus gerak, 22 kalimat gerak, 98 frase gerak, dan 709 motif gerak. (c) Tata hubungan hirarkis gramatikal tari Poh kipah memiliki 709 motif, 98 frase, 22 kalimat dan 9 gugus gerak, Tata hubungan sitagmatis tari Poh kipah memiliki hubungan seperti mata rantai yang saling mengait dan tidak dapat dipisahkan yang terdapat pada gugus pertama.Tata hubungan paradigmatis dalam tari Poh kipah terdapat pada gugus pertama yaitu antar frase 8 dan 9, frase tersebut dapat dipertukarkan dan tidak mempengaruhi motif dan hubungan gerak yang lain jika tidak berubah keterkaitan pola gerak dengan iringannya