cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi
ISSN : 25484605     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi FKIP Unsyiah Terbit Sebanyak 4 Kali dalam Satu Tahun, yaitu pada Bulan Februari, Mei, Agustus dan November.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 2 (2021): MEI 2021" : 5 Documents clear
EFEKTIVITAS KEGIATAN EKSTRAKURIKULER PRAMUKA UNTUK MENINGKATKAN KARAKTER SISWA KELAS V SD NEGERI 11 BANDA ACEH faudin Bintari; Saifuddin Saifuddin; Masri Masri
Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 7, No 2 (2021): MEI 2021
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengangkat masalah Efektifitaskah Kegiatan Ekstrakurikuler Pramuka Untuk Meningkatkan Karakter Siswa Kelas V SD Negeri 11 Banda Aceh. Penelitiaan ini bertujuan mengetahui Efektifitas Kegiatan Ekstrakurikuler Pramuka Untuk Meningkatklan Karakter Siswa Kelas V SD Negeri 11 Banda Aceh. Ektrakurikuler ditujukan agar siswa bisa mengembangkan sesuai dengan kebutuhan, potensi, bakat, dan minat mereka melalui kegiatan yang secara khusus diselenggarakan siswa dan atau tenaga kependidikan yang berkemampuan dan berkewenangan disekolah. Pramuka merupakan singkatan dari praja muda karana memiliki arti rakyat muda yang suka berkarya. Metode penelitian ini mengunakan pendekatan Kuantitatif dengan jenis penelitian deskriftif. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa SD Negeri 11 Banda Aceh yang berjumlah 34 siswa, Pengumpulan data dilakukan dengan Kuisioner. Kuisioner Penelitian ini yang diterapkan adalah pertanyaan pengamatan tidak berpartisipasi, dalam melakuakan pengamatan. Berdasarkan hasil analisis data, temuan penelitian ini dapat dikemukakan sebagai berikut. Pertama, ketika mengajukan pertannyaan, kalimat pertanyaan guru umumnya berupa kalimat sederhana dengan karakteristik: Mengunakan tanda tanya siapa, apa, mengapa, berapa, dimana, dan bagaimana. Berdasarkan pengolahan data, maka dapat diambil kesimpulan bahwa sebanyak 20 siswa, menjawab sangat setuju dengan frekuensi 20 dan persentase (59%), Sedangkan yang menjawab setuju sebanyak 10 siswa, dengan frekuensi 10 dan persentase (29%), yang menjawab tidak setuju 4 siswa den frekuensi 4 dangan persentase (12%).Kata kunci : Efektifitas, Ekstrakurikuler, Pramuka, Karakter 
ANALISIS STANDARISASI LAPANGAN FUTSAL DI KOTA BANDA ACEH Zulfikar Zulfikar; Amiruddin Amiruddin; Karimuddin Karimuddin
Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 7, No 2 (2021): MEI 2021
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berawal dari permasalah adanya sebagian lapangan futsal yang ada di Kota Banda Aceh yang belum sesuai standarisasinya baik aspek lebar dan panjang lapangan, garis lapangan, zona pergantian pemain, mistar gawang dan sebagainya. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini ialah bagaimana tingkat standarisasi lapangan Futsal di Kota Banda Aceh. Maka tujuan yang ingin dicapai ialah untuk mengetahui bagaimana tingkat standarisasi lapangan Futsal di Kota Banda Aceh. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian ini bersifat deskriptif. Populasi dalam  penelitian ini seluruh lapangan futsal di Kota Banda Aceh yakni 16 lapangan. Sedangkan sampel dalam penelitian ini berjumlah 16 yang diambil dengan teknik total sampling. Teknik pengupulan data menggunakan pengukuran lapangan dan wawancara. Hasil penelitian dapat diketahui bahwa dilihat dari panjang lapangan Futsal di Kota Banda Aceh sudah sesuai dengan standar yang ditetapkan FIFA. Lebar lapangan Futsal di Kota Banda Aceh rata-rata belum sesuai standar. Standar garis batas lapangan rata-rata sudah sesuai dengan standar, Standarisasi garis lingkaran tengah lapangan Futsal di Kota Banda Aceh rata-rata belum sesuai dengan standar, garis titk pinalti 1 lapangan Futsal Kota Banda Aceh rata-rata belum sesuai dengan standar. Dilihat dari segi garis titk pinalti 2 lapangan Futsal di Kota Banda Aceh rata-rata belum sesuai dengan standar, standar zona pergantian pemain pada lapangan Futsal di Kota Banda Aceh rata-rata belum sesuai dengan standar. Lebar dan tinggi gawang pada lapangan Futsal di Kota Banda Aceh rata-rata sudah sesuai dengan standar.Kata Kunci: Analisis, Standarisasi, Lapangan Futsal
EVALUASI KONDISI FISIK ATLET ATLETIK BINAAN DISPORA KABUPATEN PIDIE JAYA PADA TAHUN 2020 Fajar Hadi; Alfian Rinaldy; Maimun Nusufi
Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 7, No 2 (2021): MEI 2021
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dinas Pemuda dan Olahraga mempunyai fungsi dalam melaksanakan tugasnya yaitu berupa pembinaan olahraga dalam mewakili kabupaten untuk bertujuan mendapatkan hasil untuk mengharumkan nama daerah masing-masing (pembinaan atlet berprestasi), khususnya atlet atletik binaan dispora Kabupaten Pidie Jaya merupakan salah satu atlet yang dilatih oleh pelatih yang professional, atlet binaan dispora dipersiapkan untuk kejuaraan tingkat Daerah maupun tingkat Nasional. Hasil observasi peneliti di lapangan dimasa kondisi wabah Covid-19 para atlet latihan secara mandiri. Atas pemikiran tersebut peneliti menetapkan judul sebagai berikut “Evaluasi Kondisi Fisik Atlet Atletik Binaan Dispora Kabupaten Pidie Jaya Tahun 2020”. Adapun tujuan penelitian Fisik Atlet Atletik Binaan Dispora Kabupaten Pidie Jaya Tahun 2020. Jenis penelitian yaitu kuantitatif memakai bentuk deskriptif. Sampel yang digunakan sebanyak 11 atlet dengan metode total sampel. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu tes Kebugaran jasmani atau disebut TKJI tahun 2010. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa 0 atlet (0%) mempunyai Tingkat Kesegaran Jasmani Baik Sekali, 1 atlet (9,09%) mempunyai tingkat kesegaran Jasmani Baik, 9 atlet (81,81%) mempunyai Tingkat Kesegaran Jasmani Sedang, 1 atlet (9,09%) mempunyai tingkat kesegaran Jasmani kurang. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Tingkat Kesegaran Jasmani atlet atletik binaan Dispora Kabuapaten Pidie Jaya secara keseluruhan berbeda. Sebagian besar Tingkat Kesegaran Jasmani atlet atletik binaan Dispora Kabuapaten Pidie Jaya masuk dalam kategori Sedang.Kata Kunci : Kondisi Fisik, TKJI, Atlet, Atletik
MODIFIKASI DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR TOLAK PELURU SISWA/SISWI SD NEGERI 2 BLANG BUNGONG KECAMATAN TANGSE KABUPATEN PIDIE Yuhanad Yuhanad; Muhammad Jafar; Maimun Nusufi
Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 7, No 2 (2021): MEI 2021
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Modifikasi Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Tolak Peluru Siswa/Siswi SD Negeri 2 Blang Bungong Kecamatan Tangse Kabupaten Pidie” mengangkat masalah bagaimana pembelajaran dalam Meningkatkan Basil Belajar Tolak Peluru Siswa/Siswi SD Negeri 2 Blang Bungong Kecamata  Tangse Kabupaten Pidie. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Modifikasi Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Tolak Peluru Siswa/Siswi SD Negeri 2 Blang Bungong Kecamatan Tangse Kabupaten Pidie.Penelitian ini dilakukan di SD Negeri 2 Blang Bungong Kecamatan Tangse Kabupaten Pidie.Populasi penelitian ini berjumlah 20 orang.Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh Siswa/Siswi SD Negeri 2 Blang Bungong Kecamatan Tangse Kabupaten Pidie. Pedekatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data digunakan dengan teknik observasi,wawncara,dokumentasi.Untuk pengumpulan data digunakan bola tolak asli.Berdasarkan hasil perhitungan data serta pembahasan  hasil penelitian, diperoleh nilai rat-rata modifikasi tolak peluru siklus pertama 60,5%  dan nilai rata-rata di siklus kedua 80,65%. Berdasarkan analisis uji beda selisih nilai rata-rata siklus pertama dan siklus kedua sebanyak 20,15%. Hal ini dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar tolak peluru pada sebelum adanya modifikasi tolak peluru dan sesudah adanya modifikasi tolak peluru. Hal ini dapat di buktikan dengan peningkatan hasil belajar pada siklus pertama 60.5% dan siklus kedua 80,65%. Maka modifikasi media pembelajaran pada materi tolak peluru layak digunakan sebagai media pembelajaran.Kata kunci: Modifikasi hasil belajar, tolak peluru.
TUGAS KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN PRESTASI OLAHRAGA MELALUI PROGRAM O2SN DI SMA SE-KABUPATEN ACEH JAYA Habib Iqbal Farabi; Saifuddin Saifuddin; Ifwandi Ifwandi
Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 7, No 2 (2021): MEI 2021
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tugas kepala sekolah dalam meningkatkan prestasi olahraga melalui program O2SN di SMA Se-Kabupaten Aceh Jaya dan kendala kepala sekolah dalam meningkatkan prestasi olahraga melalui program O2SN di SMA Se-Kabupaten Aceh Jaya. Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian bersifat deskriptif. Populasi dalam penelitian ini seluruh SMA di Kabupaten Aceh Jaya sebanyak 14 SMA. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 14 orang yang diambil dengan teknik total sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian tugas kepala sekolah dalam meningkatkan prestasi olahraga melalui program O2SN di SMA Se-Kabupaten Aceh Jaya dapat dikategorikan kedalam dua tahapan, yaitu tahap perencanaan dan tahap pelaksanaan. Pada tahap perencanaan kepala sekolah melalui berbagai elemen sekolahnya masing-masing melakukan seleksi terhadap siswa yang berpotensi mewakili sekolah dalam kompetisi O2SN, pembinaan masih dalam wacana dan himbauan, mengadakan latihan persiapan O2SN. Pada tahap pelaksanaan kepala sekolah melakukan tugas bersama dengan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Se-Kabupaten Aceh Jaya melakukan monitoring dan evaluasi secara periodik terhadap kegiatan O2SN, memilih peserta yang memiliki prestasi pada cabang olahraga yang dipertandingkan, mengirim perwakilan sekolah sebagai peserta cabang olahraga yang dipertandingkan. Kendala kepala sekolah dalam meningkatkan prestasi olahraga melalui program O2SN di SMA Se-Kabupaten Aceh Jaya ialah keterbatasan fasilitas, minimnya tingkat kesadaran siswa, kurang patuhnya siswa terhadap peraturan dan kurangnya dukungan keluarga. Kesimpulan penelitian ini ialah tugas kepala sekolah dalam meningkatkan prestasi olahraga melalui O2SN dilakukan dengan tahap perencanaan dan pelaksanaan. Kendala kepala sekolah ialah bersumber dari fasilitas, siswa dan keluarga.Kata kunci : Kepala Sekolah, Prestasi Olahraga, O2SN. 

Page 1 of 1 | Total Record : 5