cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
ISSN : 25498363     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Economy,
JURNAL ILMIAH MAHASISWA EKONOMI PEMBANGUNAN (JIM-EKP) is an open access academic journal of students of Development Economics Department published by Development Economics Department, Faculty of Economics and Business, Syiah Kuala University, Banda Aceh, Aceh, Indonesia. It is published four times a year in the months of February, May, August and November.
Arjuna Subject : -
Articles 366 Documents
STUDI LITERATUR PENTINGNYA STABILITAS PASAR KEUANGAN Noval Suhendra; Fakhruddin Fakhruddin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 2, No 3 (2017): Agustus 2017
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNSYIAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.989 KB)

Abstract

AbstrakPenulisan ini bertujuan untuk melihat pentingnya suatu negara dalam menjaga stabilitas pasar keuangan dengan melihat pergerakan dari beberapa variabel makroekonomi, seperti Nilai Tukar Rupiah Per US Dollar, IHSG, Pertumbuhan Jumlah Uang Beredar (M2) dan Suku Bunga JIBOR. Dari beberapa studi literatur yang dilakukan dapat dinyatakan bahwa Nilai Tukar, IHSG, Pertumbuhan Jumlah Uang Beredar dan Suku Bunga JIBOR memiliki pengaruh terhadap kestabilan pasar keuangan Indonesia, dimana pasar keuangan sendiri berfungsi untuk mengalokasikan dana dari pihak yang kekurangan dana ke pihak yang kelebihan dana, jika dalam proses penyaluran dana ini terganggu maka akan menghambat pertumbuhan ekonomi suatu negara khususnya Indonesia. Adapun saran untuk kedepannya khususnya bagi pemerintah penting untuk dilakukannya kajian stabilitas pasar keuangan secara berkelanjutan dan juga bagi penulis yang ingin melanjutkan penelitian ini agar dapat menambah ruang lingkup penelitian dengan memasukkan beberapa variabel seperti sektor lembaga perbankan dan non-perbankan mengingat stabilitas pasar keuangan menjadi syarat untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang terus berkelanjutan.Kata Kunci: Stabilitas Pasar Keuangan, Nilai Tukar, IHSG, Pertumbuhan Jumlah Uang Beredar, JIBOR.
STUDI LITERATUR ANALISIS PURCHASING POWER PARITY ASEAN+3 Raja Muda Cik M; Fakhruddin Fakhruddin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 3, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNSYIAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.647 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat kondisi purchasing power parity nilai tukar mata uang pada negara ASEAN+3 terhadap US Dollar. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah inflasi dan nilai tukar dengan pengujian dua arah untuk menganalisis purchasing power parity. Hasil analisis menjelaskan purchasing power parity dapat terjadi pada negara ASEAN+3. Secara umum integrasi ASEAN+3 dapat dilanjutkan ke tahap selanjutnya, akan tetapi masing-masing negara dalam kawasan ASEAN+3 perlu memperhatikan tingkat nilai tukar dan inflasi agar proses purchasing power parity tidak merugikan bagi masing-masing negara.Kata Kunci: purchasing power parity, nilai tukar, inflasi, data panel
ANALISIS PERGERAKAN VARIABEL MONETER TERHADAP KESEMPATAN KERJA DI INDONESIA Deviona Amalita; Fakhruddin Fakhruddin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 1, No 2 (2016): November 2016
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNSYIAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1880.999 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pergerakan variabel moneter terhadap kesempatan kerja di Indonesia. Dalam penelitian ini kesempatan kerja diproyeksikan kedalam angkatan kerja, sedangkan pergerakan variabel moneter yang memengaruhi kesempatan kerja yaitu inflasi domestik, nilai tukar, dan suku bunga. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data time series berupa data tahunan dimulai dari tahun 1988-2015.Pengujian pengaruh pergerakan variabel moneter terhadap kesempatan kerja menggunakan model Auto Regressive Distributed Lag (ARDL). Hasil penelitian menunjukkan bahwa angkatan kerja periode sekarang sangat dipengaruhi oleh angkatan kerja periode sebelumnya, nilai tukar, dan suku bunga baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Sedangkan inflasi tidak signifikan memengaruhi angkatan kerja baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Pengaruh tersebut berlangsung selama 4 tahun. Bila terjadi pergerakan pada variabel moneter maka akan berdampak terhadap angkatan kerja di Indonesia. Mengingat besarnya konstribusi angkatan kerja bagi kondisi perekonomian Indonesia, maka pemerintah harus menjaga setiap pergerakan variabel moneter berada pada posisi ideal.Kata Kunci : Angkatan Kerja, Suku Bunga, Inflasi, Kurs, Model Auto Regressive Distributed Lag (ARDL)
PENGARUH INFRASTRUKTUR EKONOMI DAN SOSIAL TERHADAP PEREKONOMIAN ACEH Ira Ariantika; Ikhsan Ikhsan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 1, No 2 (2016): November 2016
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNSYIAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1854.878 KB)

Abstract

ABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah untuk  mengetahui pengaruh infrastruktur ekonomi dan sosial terhadap perekonomian di Provinsi Aceh dan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh dari masing-masing infrastruktur tersebut terhadap perekonomian Aceh. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang berbentuk data panel dari 23 kabupaten kota yang terdapat di Provinsi Aceh dari tahun 2010 sampai 2014.Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan pendekatan fixed effect model yang sudah di transformasikan dalam metode EGLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa infrastruktur sekolah dan puskesmas memiliki hubungan positif dan signifikan terhadap perekonomian Aceh. Infrastruktur jalan memiliki hubungan yang positif namun tidak signifikan terhadap perekonomian Aceh. Sedangkan infrastruktur irigasi memiliki hubungan negatif dan tidak signifikan.Kata kunci : Pertumbuhan Ekonomi, Infrastruktur Ekonomi dan Sosial, Analisis Regresi Data Panel.
AGLOMERASI DAN PEMANFAATAN RUANG DI KOTA BANDA ACEH Ayu Ela Puspita Dewi; Raja Masbar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 1, No 2 (2016): November 2016
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNSYIAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (692.12 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aglomerasi terhadap pemanfaatan ruang di Kota Banda Aceh. Data yang digunakan adalah data luas wilayah Kota Banda Aceh menurut penggunaan lahan tahun 2007-2014. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa angka sehingga penelitian ini akan mengarah pada studi kuantitatif yang bersumber dari BPS (Badan Pusat Statistik) dan Bappeda Aceh.  Metode analisis yang digunakan adalah metode analisis regresi linear berganda dengan menguji asumsi klasik. Model penelitian diestimasi dengan menggunakan model Ordinary Least Square (OLS) untuk memproses data. Beberapa faktor yang mempengaruhi aglomerasi adalah kawasan perdagangan dan jasa (PJ), kawasan perumahan (PH), kawasan perkantoran (PK), ruang terbuka (RT) dan kawasan pariwisata (PW). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Aglomerasi di kawasan perdagangan dan jasa, kawasan pariwisata dan ruang terbuka bernilai signifikan sedangkan kawasan perumahan dan kawasan perkantoran bernilai tidak signifikan. Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan agar pemerintah maupun instansi lainnya dapat mendorong terjadinya aglomerasi di Kota Banda Aceh melalui perdagangan dan jasa, pariwisata dan meningkatkan ruang terbuka di perkotaan. Kata Kunci : Aglomerasi, Tata Ruang, Perdagangan dan Jasa, Pariwisata, Ruang Terbuka.
PERMINTAAN KARTU KREDIT DI KOTA BANDA ACEH yola Mairina Sari; Taufiq C. Dawood
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 2, No 3 (2017): Agustus 2017
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNSYIAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1972.058 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat bunga kartu kredit dan pendapatan terhadap persentase pengeluaran dengan menggunakan Kartu Kredit di Kota Banda Aceh. Jumlah sampel sebanyak 100 orang yang dipilih secara acak terhadap masyarakat pengguna kartu kredit. Model analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda (Multiple Linier Regression) untuk mengidentifikasi permintaan kartu kredit di Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatanOrdinary Least Square (OLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat bunga kartu kredit memiliki pengaruh negatif terhadap persentase pengeluaran dengan menggunakan kartu kredit sedangkan pendapatan berpengaruh positif. Faktor-faktor lain yang memengaruhi persentase pengeluaran dengan menggunakan kartu kredit adalah usia, jenjang pendidikan, status perkawinan, jenis pekerjaan, pendapatan dan suku bunga kartu kredit. Penelitian ini merekomendasikan pemerintah untuk memberikan sosialisasi tentang APMK (Alat Pembayaran Menggunakan Kartu), khususnya kartu kredit, agar masyarakat dapat lebih paham mekanisme sistem pembayaran dengan menggunakan kartu kredit. Kelemahan penelitian ini terbatas pada masyarakat pengguna kartu kredit, untuk penelitian selanjutnya dapat menambah sampel dan diperlukan pengembangan model lebih baik misalnya menggunakan metode deskriptif dengan Tobit Model Analysis.Kata Kunci : Persentase Pengeluaran dengan Menggunakan Kartu Kredit, Suku Bunga Kartu Kredit, Pendapatan, Ordinary Least Square(OLS)
ANALISIS DAMPAK URBANISASI TERHADAP URBAN DENSITY GRADIENT STUDI KASUS: KOTA KOTA DI PULAU SUMATERA Aufi Alsha Husna Nabhillah; Abd. Jamal
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 2, No 3 (2017): Agustus 2017
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNSYIAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.045 KB)

Abstract

AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat kepadatan penduduk menunrun secara eksponensial negatif dengan jarak dari CBD dan nilai dari urban density gradient. Data utama yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan juga data sekunder. Data sekunder yakni data kepadatan penduduk yang diperoleh dari BPS (Badan Pusat Statistik), sedangkan data primer yaitu jarak lurus yang diukur dengan menggunakan google maps. Model yang digunakan dalam penelitian ini yaitu model analisis deskriptif. Hasil dari penelitian ini yaitu penerapan dari model Clark yang menyatakan kepadatan penduduk menurun dalam bentuk fungsi eksponensial negatif dengan jarak dari CBD, cocok  dengan sepuluh dari dua belas kota yang menjadi studi kasus pada penelitian ini. Kota-kota tersebut yaitu Kota Banda Aceh, Kota Bengkulu, Kota Binjai, Kota Dumai, Kota Jambi, Kota Lhoksemawe, Kota Medan, Kota Metro, Kota Palembang dan Kota Pekanbaru. Kota Bukittinggi tidak cocok dengan model Clark, sedangkan untuk Kota Lubuklinggau tidak memiliki hubungan antara kepadatan penduduk dengan jarak dari CBD. Oleh karena itu, penting bagi pemerintah untuk menerapkan kebijakan urbanisasi serta membentuk pusat-pusat pertumbuhan di daerah perdesaan yang memiliki potensi besar, agar jumlah penduduk kota dapat terkendali. Kata Kunci: Kepadatan Penduduk, Gradien Kepadatan Perkotaan.
ANALISIS BIAYA KEMACETAN DI KOTA BANDA ACEH Tri Maulidiyansyah Dahlan AR; Nazamuddin -
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 2, No 2 (2017): Mei 2017
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNSYIAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.718 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui estimasi biaya kemacetan di Kota Banda Aceh. Variabel independen penelitian ini adalah waktu tempuh dan jarak tempuh. Sementara biaya kemacetan dijadikan sebagai variabel dependen. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh dari 100 responden yang menggunakan kendaraan pribadi di Kota Banda Aceh. Data sekunder diperoleh dari Badan Pusat Statistik dan lembaga lain. Data dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif dan juga analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah responden dengan waktu tempuh lebih lama dan jarak tempuh lebih jauh akibat kemacetan meningkat. Sebagai akibatnya, biaya kemacetan di Kota Banda Aceh adalah per bulannya mencapai Rp. 545.280 atau Rp. 6.543.360 per tahun. Kata Kunci : biaya kemacetan, waktu tempuh, jarak tempuh. regresi linear berganda
ANALISIS KETIMPANGAN DAN PERUBAHAN STRUKTUR EKONOMI KAWASAN BASAJAN Siti Marhamah; Abd. Jamal
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 1, No 1 (2016): Agustus 2016
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNSYIAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.609 KB)

Abstract

This study aimed to analyze the level of inequality and changes in the economic structure of the region BASAJAN 2008-2013. The study was conducted in three districts / municipalities, namely Banda Aceh, Sabang and Aceh Besar Jantho-. The model used is the analysis of sigma convergence and shift share analysis. Results of the study showed that the convergence coefficient in BASAJAN region obtained by the lowest level of inequality in the region there in 2009 amounted to 0.7565. Shift share analysis results showed that the total aggregate of 80,648,801 million represents a total increase BASAJAN the GDP in the region. Overall all sectors in the region BASAJAN influence regional growth (N) is positive and there are four sectors that have a mix of industry (P) is good is trade hotels and restaurants, construction, electricity and water supply, and financial sector leasing and business services. Finally, it can be said that during the 2008-2013 period the performance of all economic sectors showed positive results except mining and quarrying sector and the manufacturing sector is negative and followed by an indication of changes in the economic structure in the transition of the economy dominated by the primary sector to the secondary sector and tertiary.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat ketimpangan dan perubahan struktur ekonomi kawasan BASAJAN tahun 2008-2013. Penelitian tersebut dilakukan di tiga Kab/Kota yaitu Kota Banda Aceh, Sabang, dan Jantho- Aceh Besar. Model yang digunakan adalah analisis konvergensi sigma dan analisis shift share. Hasil penelitian koefisien konvergensi menunjukan bahwa Kab/Kota kawasan BASAJAN diperoleh tingkat ketimpangan paling rendah dalam kawasan tersebut terdapat pada tahun 2009 sebesar 0,7565. Hasil analisis shift share menunjukan bahwa total keseluruhan sebesar 80.648.801 juta rupiah merupakan total pertambahan PDRB di kawasan BASAJAN. Secara keseluruhan semua sektor di kawasan BASAJAN mempunyai pengaruh pertumbuhan wilayah (N) yang positif dan ada empat sektor yang mempunyai bauran industri (P) yang bagus yaitu sektor perdagangan hotel dan restoran, bangunan, listrik dan air bersih, dan sektor keuangan persewaan dan jasa perusahaan. Akhirnya, dapat dikatakan bahwa selama periode 2008-2013 kinerja semua sektor ekonomi menunjukan hasil yang positif kecuali sektor pertambangan dan penggalian dan sektor industri pengolahan yang bernilai negatif dan diikuti perubahan struktur ekonomi dengan indikasi dalam masa transisi dari perekonomian yang didominasi sektor primer menuju sektor sekunder dan tersier.
PENGARUH PRODUKSI BERAS, HARGA BERAS DALAM NEGERI DAN PRODUK DOMESTIK BRUTO TERHADAP IMPOR BERAS INDONESIA Desi Armaini; Eddy Gunawan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 1, No 2 (2016): November 2016
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNSYIAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.54 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh produksi beras, harga beras dalam negeri dan produk domestik bruto terhadap impor beras di Indonesia. Penelitian ini menggunakan data sekunder periode 2000-2014. Model analisis menggunakan model regresi linear berganda dengan metode Ordinary least Square (OLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga beras dalam negeri berpengaruh positif dan signifikan terhadap impor beras di Indonesia. Begitu pula dengan Produk Domestik Bruto (PDB) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap impor beras di Indonesia. Namun produksi beras berpengaruh negatif tetapi tidak signifikan terhadap impor beras di Indonesia.Kata Kunci: Impor Beras, Produksi Beras, Harga Beras Dalam Negeri, Produk Domestik Bruto