cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
ISSN : 25498363     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Economy,
JURNAL ILMIAH MAHASISWA EKONOMI PEMBANGUNAN (JIM-EKP) is an open access academic journal of students of Development Economics Department published by Development Economics Department, Faculty of Economics and Business, Syiah Kuala University, Banda Aceh, Aceh, Indonesia. It is published four times a year in the months of February, May, August and November.
Arjuna Subject : -
Articles 366 Documents
ANALISIS KETIMPANGAN PENDAPATAN DAN PENGELUARAN ANTAR KECAMATAN DI KABUPATEN ACEH BARAT DAYA Arief Munandar; Fikriah Fikriah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 1, No 1 (2016): Agustus 2016
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNSYIAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.123 KB)

Abstract

This study aims to analyze the disparity between the income and expenditure of families in sub- districts in Aceh Barat Daya. Data were collected from observations through a questionnaire that have been distributed based on the population in each district. Sample was determined using the Slovin equation. There were a hundred families which then to be distributed to nine districts in Aceh Barat Daya. Moreover, Data were collected and processed using the Gini Ratio analysis. The results of this study concluded that there was a disparity in income distribution at GR of 0.248, while the value of disparity in expenses distribution was at GR 0.2944. Therefore, intensive efforts are needed to address the imbalances with the aim of disparity is not getting bigger and consequently will increase the income and expenditure as well, especially for the occupation with average income is still relatively small.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis seberapa besar ketimpangan (disparity) pendapatan dan pengeluaran keluarga antar kecamatan di Kabupaten Aceh Barat Daya. Dalam penelitian ini menggunakan data primer yang dikumpulkan dari observasi melalui alat bantu kuesioner yang telah dibagikan berdasarkan proporsi jumlah penduduk di setiap Kecamatan. Penentuan sampel menggunakan rumus Slovin yaitu sebesar 100 responden berdasarkan KK yang kemudian didistribusi secara proporsional ke sembilan kecamatan yang ada di Kabupaten Aceh Barat Daya. Data yang dikumpulkan lalu diolah dengan menggunakan model analisis Gini Ratio. Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa distribusi pendapatan berada pada tingkat ketimpangan rendah yaitu nilai GR sebesar 0.248 sedangkan distribusi pengeluaran yaitu nilai GR sebesar 0.2944. Diperlukan upaya intensif segera untuk mengatasi ketimpangan agar ketimpangan ini tidak semakin besar dan meningkatkan pendapatan dan pengeluaran terutama golongan pekerjaan Petani yang pendapatan rata-ratanya masih relatif kecil.
DISPARITAS PEMBANGUNAN EKONOMI DI INDONESIA Afif Zainuri; Abd. Jamal
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 2, No 1 (2017): Februari 2017
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNSYIAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.725 KB) | DOI: 10.24815/jimekp.v2i1.2442

Abstract

The Purpose of this Research is to know the imbalance that happened in Indonesia with the use of some variables. Independent variable in this research is GDRP Per capita, HDI, Proverty, unemployment Rate, and Average duration of Schooling, and Growth of Economy which is dependent variable. This analysis use model of Conditional Beta Convergence and Sigma Convergen. Result of this research expose that independent variable which is GDRP Per capita is divergences, HDI also is divergences but it convergences when it comes to proverty, also with average duration of schooling is convergences and unemployment rate is also convergences. By this research government expected to decrease the imbalance by gives more attention to disadvantages of some areas.  Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui suatu ketimpangan yang terjadi di Indonesia dengan independen yaitu PDRB Perkapita terjadi divergensi, Indeks Pembangunan Manusia terjadi divergensi, Kemiskinan terjadi konvergensi, Tingkat Pengangguran Terbuka terjadi konvergensi dan Rata-rata Lama Sekolah terjadi konvergensi. Berdasarkan penelitian ini pemerintah pusat diharapkan mampu mengurangi ketimpangan dengan memberikan perhatian lebih kepada daerah-daerah tertinggal. menggunakan beberapa variabel. Variabel independen penelitian ini adalah PDRB Perkapita, Indeks Pembangunan Manusia, Kemiskinan, Tingkat Pengangguran Terbuka dan Rata-rata Lama Sekolah, serta Pembangunan Ekonomi sebagai variabel dependen. Model analisis menggunakan Conditional Beta Covergence dan Sigma Convergen . Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabe.
ANALISIS UKURAN KOTA OPTIMAL (STUDI KASUS: KOTA DI INDONESIA) Aprilia Purnama; Abd. Jamal
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 2, No 4 (2017): November 2017
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNSYIAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.374 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis ukuran optimal kota-kota di Indonesia dari sudut pandang ilmu ekonomi. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder, yaitu data jumlah penduduk, PDRB per kapita atas dasar harga berlaku, belanja modal dalam APBD, dan angkatan kerja. Model yang digunakan dalam penelitian ini yaitu model analisis deskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan ukuran kota optimal berbeda untuk kota-kota di setiap pulau. Ukuran kota optimal yang paling tinggi adalah di Pulau Jawa-Bali dan Nusa Tenggara, yaitu sebesar 469.919 jiwa dan yang paling rendah adalah Pulau Maluku-Papua sebesar 312.343 jiwa. Ukuran kota optimal diperlukan untuk mengatasi masalah kependudukan terlebih bagi kota-kota besar yang setiap tahunnya mengalami pertumbuhan penduduk secara pesat. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan pembatasan urbanisasi bagi kota-kota yang telah mencapai ukuran kota optimal agar jumlah penduduk kota dapat terkendali dan untuk kota yang belum mencapai ukuran kota optimalnya adalah dengan membiarkan pertumbuhan penduduk atau urbanisasi terus terjadi hingga mencapai ukuran kota yang optimal.Kata Kunci: Ukuran Kota Optimal, Jumlah Penduduk, Urbanisasi.
HUBUNGAN KEMACETAN LALU LINTAS DENGAN PENDAPATAN DAN PENGELUARAN PEDAGANG DI KOTA BANDA ACEH Reza Gunawan; Teuku Zulham
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 3, No 2 (2018): May 2018
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNSYIAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.637 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana karakteristik kemacetan berpengaruh terhadap pendapatan dan pengeluaran pedagang. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dan primer. Data sekunder berasal dari data BPS Kota Banda Aceh, sedangkan data primer melalui observasi dan wawancara langsung kepada pedagang yang berada di titik-titik kemacetan, penentuan sampel dilakukan dengan cara purposive sampling, yaitu pengambilan sampel secara sengaja dengan suatu kriteria tertentu jumlah sampel sebanyak 60 sampel responden yang berada di Simpang Lima, Pasar Aceh dan Setui. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendapatan, pengeluaran dan waktu tempuh pedagang. Berdasarkan dari hasil penelitian ini, kemacetan dapat mengakibatkan berkurangnya pendapatan sebesar Rp 400.000 perbulannya, kemacetan juga menyebabkan meningkatnya pengeluaran bagi pedagang dalam (pemakaian BBM) sebesar Rp 31.000 – 50.000 setiap mengalami kemacetan, pedagang juga merasakan waktu yang terbuang sekitar 15 – 20 menit persekali kemacetan di Kota Banda Aceh. Rekomendasi dari penelitian ini yaitu supaya terhindar dari kemacetan maka pihak yang berwajib lebih mengawasi atau memantau masyarakat atau pengguna jalan yang melanggar aturan lalu lintas yang dapat menyebabkan kemacetan besar. Bagi pedagang untuk mencari rute alternatif lain agar aktivitas perdagangan menjadi tidak terganggu oleh kemacetan lalu lintas.Kata Kunci: Kemacetan, Pedagang, Pendapatan, Pengeluaran.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA DI NEGARA MISKIN ASIA DAN AFRIKA Nurul Vildzah; Said Muhammad
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 1, No 2 (2016): November 2016
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNSYIAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1069.189 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh pengeluaran pemerintah, GDP per-kapita, pengeluaran konsumsi masyarakat terhadap indeks pembangunan manusia di negara-negara Asia dan Afrika. Data yang digunakan dalam peneltian ini yaitu data tahunan selama periode 2013 hingga 2014. Pada penelitian ini menggunakan teknik analisis regresi linier berganda atau Ordinary Least Square (OLS). Variabel Pengeluaran Pemerintah, GDP Per Kapita, dan Pengeluaran Konsumsi digunakan sebagai variabel independen dan Indeks pembangunan Manusia (IPM) sebagai variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan GDP Per Kapita, dan Pengeluaran Konsumsi berpengaruh positif dan signifikan teehadap Indeks pembangunan Manusia (IPM) di negara-negara Asia dan Afrika.sedangkan variabel pengeluaran pemerintah berpengaruh negatif dan signifikan terhadap indeks pengeluaran pemerintah (IPM). Pemerintah di Asia dan Afrika seharusnya menciptakan kebijakan yang berkesinambungan agar indeks pembangunan manusia (IPM) dapat meningkat dengan stabil. Kata kunci : Pengeluaran Pemerintah, GDP Per Kapita, Pengeluaran Konsumsi, Indeks pembangunan Manusia (IPM)
PENGARUH TINGKAT SUKU BUNGA DAN PENDAPATAN PER KAPITA TERHADAP PERMINTAAN KREDIT DI INDONESIA Sinta Rahayu; Ikhsan Ikhsan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 2, No 3 (2017): Agustus 2017
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNSYIAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1845.17 KB)

Abstract

AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh tingkat suku bunga dan pendapatan perkapita terhadap permintaan kredit di Indonesia dan untuk mengetahui nilai elastisitas. Penelitian ini menggunakan metode regresi linear berganda dengan data semesteran dari tahun 2010 sampai 2015. Hasil penelitian menunjukan tingkat suku bunga kredit investasi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap permintaan kredit investasi, dan bersifat elastis, pendapatan per kapita berpengaruh positif dan signifikan terhadap permintaan kredit investasi yang bersifat elastis. Tingkat suku bunga kredit konsumsi berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap permintaan kredit konsumsi dan inelastis, sedangkan pendapatan per kapita memiliki pengaruh positif dan signifikan serta memiliki elastisitas yang elastis terhadap permintaan kredit konsumsi di Indonesia. Kepada pihak perbankan agar menurunkan tingkat suku bunga kredit investasi dan kredit konsumsi dan kepada pemerintah agar menaikan pendapatan per kapita, sehingga dapat menciptakan efek ganda baik bagi perbankan maupun perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selanjutnya dapat menambahkan periode pengamatan dan menambah variabel lain seperti inflasi yang bisa mempengaruhi permintaan kredit investasi dan konsumsi menimbang tidak terlalu berpengaruhnya tingkat suku bunga kredit konsumsi terhadap permintaan kredit konsumsi.Kata Kunci : Kredit, Elastisitas, Suku Bunga, Pendapatan Per Kapita, Regresi
ANALISIS INTENSITAS LALU LINTAS PASAR DI KOTA BANDA ACEH Ade Asriviana; Abd. Jamal
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 2, No 3 (2017): Agustus 2017
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNSYIAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.06 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar tingkat intensitas lalu lintas pasar dan untuk mengukur tingkat antrian pasar di Kota Banda Aceh. Dimana kita ketahui pasar mempunyai tiga fungsi, yakni : sarana distribusi, pembentukan harga/menetapkan nilai dan sebagai sarana promosi. Dalam aktivitas sarana distribusi, pasar berfungsi memperpendek jarak antara konsumen dengan produsen dalam melaksanakan transaksi. Data yang digunakan untuk penelitian ini adalah data BPS (Badan Pusat Statistik), dan dengan menggunakan rekaman video pada pusat-pusat pasar yang dipilih secara purposive, sedangkan sampelnya dilakukan secara random. Model analisis yang digunakan adalah model Queueing Theory dengan hasil Pasar Aceh mengalami kepadatan tertinggi pada pagi, siang maupun sore hari, Pasar Peunayong mengalami tingkat kepadatan kedua setelah Pasar Aceh, sedangkan Pasar Ulee Kareng mengalami kepadatan terendah dibanding kedua pasar tersebut untuk intensitas lalu lintas pasar di Kota Banda Aceh. Sedangkan untuk mengukur tingkat antrian di pasar, Pasar Ulee Kareng mengalami antrian tertinggi jumlah orang masuk pada pagi hari, sedangkan Pasar Aceh mengalami antrian tertinggi pada sore hari dan Pasar Peunayong mengalami antrian tertinggi pada sore hari. Berdasarkan hasil penelitian, maka pasar yang memiliki karakteristik antrian yang berbeda akan memiliki kebutuhan sarana prasarana pasar yang berbeda.Kata Kunci:Pasar, Antrian, Konsentrasi Antrian Ekonomi
FAKTOR-FAKTOR SOSIAL EKONOMI YANG MEMPENGARUHI PENAWARAN TENAGA KERJA WANITA DI ACEH Husnul Maghfirah. M; T. Zulham
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 1, No 2 (2016): November 2016
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNSYIAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.273 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan banyaknya kaum wanita yang memasuki pasar tenaga kerja. Keinginan wanita dalam memasuki dunia kerja di dorong oleh faktor-faktor tertentu, khususnya faktor sosial dan ekonomi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh faktor pendidikan, inflasi, dan upah terhadap penawaran tenaga kerja wanita di Aceh. Penelitian ini menggunakan metode analisis regresi linier berganda. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Jumlah tahun data dalam peneltian ini sebanyak 15 tahun yaitu dari tahun 2000-2014. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari variabel pendidikan, inflasi, dan upah hanya dua variabel yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap penawaran tenaga kerja wanita di Aceh, yaitu pendidikan dan upah. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, tingkat penawaran tenaga kerja wanita Aceh masih rendah dibandingkan tenaga kerja pria.Kata Kunci: Penawaran Tenaga Kerja Wanita, Pendidikan, Inflasi, Upah
ANALISIS PENENTUAN LOKASI: STUDI KASUS INDUSTRI RUMAH TANGGA (HOME INDUSTRY) DI WILAYAH KOTA BANDA ACEH Cut Triyuna Octiananda; Nazamuddin Nazamuddin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 1, No 2 (2016): November 2016
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNSYIAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.138 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor apa saja yang menentukan lokasi dan kelayakan industri rumah tangga (home industry) di Kota Banda Aceh. Data yang digunakan berupa data primer yang diperoleh dari hasil wawancara menggunakan kuesioner yang disebarkan kepada 93 orang responden dan data sekunder yang didapatkan dari 2 instansi pemerintah. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Data kemudian dianalisis dengan cara deskriptif kualitatif. Hasil yang didapatkan dari analisa penentuan lokasi, berjalannya suatu usaha industri rumah tangga dikarenakan pentingnya faktor lokasi, bahan baku dan fasilitas. Oleh karena itu faktor utama dalam menentukan lokasi industri rumah tangga adalah lahan pribadi dan infrastruktur yang memadai dan dari segi kelayakan, semakin tinggi keuntungan yang diperoleh maka industri layak untuk tetap beroperasi.Kata kunci : Industri rumah tangga, Lokasi, Fasilitas.
ANALISIS PERSEPSI MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI UNSYIAH TERHADAP KEBIJAKAN REDENOMINASI Al Amin; Cut Zakia Rizki
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 1, No 1 (2016): Agustus 2016
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNSYIAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.61 KB)

Abstract

This research aimed to analyze perception or understanding of community in Banda Aceh understand redenomination. Data used is primary data which obtained from interviews using a questionnaire which distributed to 50 respondents. The sampling technique used in this research is by using Purposive Random Sampling. Data were analyzed descriptively. The results of this study indicate that over 50 percent of students of economic faculties Unsyiah either did not know or perceptions about the redenomination.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi atau pemahaman masyarakat Kota Banda Aceh memahami redenominasi. Data yang digunakan berupa data primer yang diperoleh dari hasil wawancara menggunakan kuesioner, yang disebarkan kepada 50 orang responden. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan metode Purposive Random Sampling. Data kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa diatas 50 persen mahasiswa fakultas ekonomi Unsyiah tidak mengetahui atau tidak baik persepsinya terhadap redenominasi.