cover
Contact Name
Sri Langgeng Ratnasari
Contact Email
dsarisucahyo@yahoo.com
Phone
+62778-392752
Journal Mail Official
dimensijurnal2012@gmail.com
Editorial Address
Jln. Pahlawan No,99 Batuaji Batam - Kepulauan Riau Indonesia
Location
Kota batam,
Kepulauan riau
INDONESIA
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2012): JURNAL DIMENSI" : 12 Documents clear
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGELOLAAN PUSAT LATIHAN GAJAH DI PROVINSI BENGKULU Meri Enita Puspitasari
JURNAL DIMENSI Vol 1, No 1 (2012): JURNAL DIMENSI (MARET 2012)
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.021 KB) | DOI: 10.33373/dms.v1i1.156

Abstract

Indonesia merupakan Negara yang memiliki sumber kekayaan alam yang cukup besar. Luas Indonesia yang hanya 1, 3 % dari bagian permukaan bumi, memiliki 10 % dari semua jenis tumbuhan yang ada didunia. Jumlah fauna yang berada di Indonesia terdiri dari 12 % mamalia, 10 % dari seluruh reptilia, 17 % dari seluruh burung dan lebih dai 25 % dari seluruh biota yang terdapat di laut dan perairan tawar dunia (www.i-elisa.com). Dalam 5 tahun terakhir, pemerintah Indonesia telah menetapkan empat bidang untuk melaksanakan gerakan dibidang konservasi meliputi : reformasi di sektor kebijakan dan peraturan, keuangan, sosial budaya dan manajemen. Ada sekitar 157 kebijakan yang berkaitan langsung dan tidak langsung dengan manajemen kawasan lindung dan yang terpenting adalah Undang-Undang konservasi keanekaragaman hayati dan ekosistem tahun 1990, salah satunya UU No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya yang kemudian di fokuskan dalam bentuk kebijakan-kebijakan pengelolaan Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Meskipun undang-undang itu telah ditetapkan selama 10 tahun, tetapi penegakkannya masih lemah. Sampai sekarang, hanya sedikit kasus penebangan liar dan perburuan yang diadili. Peraturan pemerintah sebagai kepanjangan dari undang-undang yang sampai sekarang belum lengkap itu turut menghambat pelaksanaan undang-undang. Peraturan yang berbeda juga menimbulkan perbedaan dalam pengelolaan kawasan. Contohnya, undang-undang konservasi jelas melarang usaha penebangan dan pertambangan di dalam kawasan lindung. Hal ini juga didukung berbagai peraturan, tetapi perjanjian antar Departemen kehutanan dan pertambangan justru memperbolehkan eksploitasi didalam kawasan. (Jatna Supriatna, 2008 : 59-60)Berdasarkan Undang-undang No.5 tentang konservasi 1990, Direktorat jenderal perlindungan Hutan dan Konservasi alam dibawah Departemen Kehutanan adalah pihak yang bertanggung jawab dalam mempersiapkan peraturan dan melaksanakannya. Kewajiban itu tetap diembannya bahkan di era disentralisasi sekarang ini. Gajah Sumatra ( Elephas maximus sumatranus) merupakan mamalia besar yang dilindung oleh Undang-undang. Secara Internasional satwa tersebut termasuk dalam kategori satwa terancam punah (endangered species) dalam Red Data Book IUCN. Sedangkan di Indonesia, gajah Sumatra dilindungi berdasarkan PP. No. 7 tahun 1999 tentang pengawetan tumbuhan dan satwa. Keberadaan gajah Sumatra di habitat alaminya ditemukan di hutan-hutan konservasi, hutan lindung atau hutan produksi yang ada dipulau Sumatra, statusnya sebagai satwa langka karena eksistensinya sangat rentan terhadap kepunahan yang diakibatkan oleh rusaknya habitat alami, perburuan liar yang makin marak, perusakan hutan terus menerus sebagai tempat hidup dan mencari makan satwa tersebut kian menyempit, serta ketersediaan di dalam habitatnya alaminya makin menipis, hingga satwa tersebut keluar dari habitatnya untuk mencari makan.
PERLUKAH PENERAPAN DARI KETENTUAN BANGUNAN TAHAN GEMPA DI BATAM? Tambunan, Teddy
JURNAL DIMENSI Vol 1, No 1 (2012): JURNAL DIMENSI
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.194 KB) | DOI: 10.33373/dms.v1i1.152

Abstract

Terjadinya gempa  di Bali pada  September 2011 yang lalu dan kita mungkin masih ingat gempa di Sumatra Barat yang  berskala 7.6 SR pada tanggal 30 September 2009.  Korban manusia bukanlah akibat langsung dari kejadian gempa itu sendiri, tetapi lebih banyak akibat dari keruntuhan bangunan buatan manusia, buatan praktisi bangunan.  Bisa dikatakan juga sebagai Sebuah ujian kompetensi kekuatan gedung-gedung tinggi yang ada.  Melihat kenyataan bahwa masih banyak para praktisi konstruksi di Batam yang mengabaikan “Peraturan Perencanaan Tahan Gempa Indonesia Untuk Gedung” dalam perencanaannya, dengan dalih bahwa Batam Aman dari Gempa atau Batam Belum pernah mengalami Gempa.  Itu memang suatu pernyataan yang cukup realistik, karena dalam SNI Gempa 2002, Propinsi Kepulauan Riau dan khususnya pulau Batam memang masuk dalam antara wilayah zona 1- 2, yaitu wilayah gempa ringan.Analisis perbandingan pada suatu bangunan gedung 6 lantai di daerah Sei Ladi Batam, dilakukan untuk memperlihatkan perbandingan suatu design yang mengikuti code SNI Gempa 2002 dengan yang tidak. Hasil analisa menujukkan adanya peningkatan gaya-gaya dalam yang bekerja pada struktur, ditunjukkan dengan peningkatan jumlah tulangan meskipun bangunan tersebut berada wilayah gempa I yang merupakan wilayah dengan intensitas gempa kecil.  Sedangkan dari evaluasi biaya menunjukkan bahwa perbedaan biaya antara struktur yang didesain tahan gempa dengan yang tanpa tahan gempa hanya berselisih 2.08%.  Jadi sebenarnya tidak ada alasan bagi para praktisi untuk mengabaikan Code SNI Gempa 2002 hanya karena alasan biaya.  
IMPLEMENTATION OF USED MATERIAL (PALLET) ON A LIVING HOUSE (Implementasi Penggunaan Kayu Palet (Jati Belanda) Pada Sebuah Rumah Tinggal) Rahmat Kurniawan
JURNAL DIMENSI Vol 1, No 1 (2012): JURNAL DIMENSI (MARET 2012)
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (726.343 KB) | DOI: 10.33373/dms.v1i1.166

Abstract

Saat ini isu green building telah menjadi topik utama di bidang arsitektur. Hal ini tidak lepas dari semangat bersama untuk menyelamatkan bumi ini, terutama dalam rangka  menjaga alam ini tetap lestari/terjaga dengan baik agar mampu melindungi umat manusia dari kehancuran dini. Prinsip green building di bidang arsitektur saat ini telah menjadi topic utama perbincangan oleh pakar-pakar arsitektur baik dalam negeri maupun luar negeri. Green Architecture atau yang sering disebut Arsitektur Hijau dalam bahasa Indonesia sering diartikan sebagai salah  satu perencanaan bangunan yang berusaha meminimalisasi berbgai pengaruh membahayakan pada kesehatan manusia dan lingkungan. Selain dari pada itu bangunan yang berkonsep hijau juga merupakan usaha merancang bangunan/gedung yang mampu berfungsi secara mandiri sehingga tidak bergantung atau bahkan merugikan fungsi lainnya terutama alam sekitarnya. 
PENGARUH EFISIENSI MODAL KERJA TERHADAP PROFITABILITAS (STUDI KASUS INDUSTRI BARANG KONSUMSI BURSA EFEK INDONESIA PADA TAHUN 2008-2009) Cahyaningrum, Agustina
JURNAL DIMENSI Vol 1, No 1 (2012): JURNAL DIMENSI
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (430.709 KB) | DOI: 10.33373/dms.v1i1.157

Abstract

Sebagai acuan dari penelitian ini dikemukakan hasil-hasil penelitian yang telah dilaksanakan sebelumnya yaitu :Faurani (2004) melakukan penelitian tentang analisis pengaruh modal kerja terhadap profitabilitas dan rentabilitas pada Koperasi Dharma Wanita “Mandalika” Mataram Nusa Tenggara Barat. Dalam penelitian ini menggunakan rasio-rasio profitabilitas (Profit margin on sales ratio), rentabilitas (Profit margin ratio), modal kerja (Profit margin ratio). Penelitian ini menunjukkan bahwa modal kerja tidak begitu berpengaruh terhadap profitabilitas dan rentabilitas pada Koperasi Mandalika akan tetapi dapat juga dipengaruhi oleh faktor-faktor lain.Indri Astuti (2003) melakukan penelitian mengenai pengaruh manajemen modal kerja terhadap profitabilitas perusahaan automotive and allied product yang go public di Bursa Efek Jakarta  (BEJ). Variabel yang diteliti dalam penelitian ini adalah yaitu likuiditas, tingkat hutang, efisiensi modal kerja, tingkat kecukupan kas, tingkat perubahan hutang lancar dan profitabilitas. Rasio yang digunakan antara lain likuiditas menggunkan rasio Current Ratio, tingkat hutang menggunakan rasio Leverage Ratio, efisiensi modal kerja menggunakan rasio Working Capital Turnover (WCT), tingkat kecukupan kas menggunakan rasio Cash Ratio, tingkat perubahan hutang lancar menggunakan rasio perubahan hutang lancar. Populasi dalam penelitian ini adalah semua perusahaan yang bergerak dibidang sektor industry automotive and allied products yang terdaftar di BEJ, yaitu sebanyak 18 perusahaan. Metode analisis data dalam penelitian ini yaitu analisis regresi linier berganda. Hasilnya bahwa variabel independent likuiditas, leverage (tingkat hutang), efisiensi modal kerja, tingkat kecukupan kas (cash ratio), perubahan hutang lancar diduga mempunyai pengaruh terhadap variabel dependen yaitu Return On Invesment (ROI) industry automotive and allied product tahun 2000-2003. Sedangkan secara simultan terbukti mempunyai pengaruh yang signifikan dan secara parsial terbukti bahwa variabel efisiensi modal kerja berpengaruh positif secara signifikan terhadap profitabilitas dan perubahan hutang lancar berpengaruh negatif secara signifikan terhadap profitabilitas (ROI).Dalam penelitian ini hanya menggunakan 2 varibel yaitu efisiensi modal kerja menggunakan rasio Working Capital Turnover (WCT), Inventori turnover (IT), Receiveble turnover (RT) dan profitabilitas menggunakan rasio Return On Investment (ROI).
A PRAGMATIC STUDY OF SPEECH ACTS USED IN SHORT MESSAGE SERVICE (SMS) BY ENGLISH DEPARTMENT STUDENTS OF RIAU KEPULAUAN UNIVERSITY Megah, Suswanto Ismadi
JURNAL DIMENSI Vol 1, No 1 (2012): JURNAL DIMENSI
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.787 KB) | DOI: 10.33373/dms.v1i1.153

Abstract

The developing science and knowledge are followed by the advanced technology. Those significantly have contributed in communication by inventing cellular or mobile phone by performing written message. These become a phenomenon in society recently by communicating via SMS. These are a natural phenomenon of cellular user by sending SMS (Short Message Service). SMS normally is used by the teenager in sending message. In addition, SMS language can be categorized as a unique language, because the users do not use the standard language to write messages (SMS). The data obtained from the English Students who have studied pragmatics.The most dominant use of type of directives while the functions are asking and requesting used more often used thn the other types. While the usage of the numbers and alphabets to change the letters based on the phones due to minimizing or shortening the words used. 
KONSEP PEMBANGUNAN MENUJU KOTA HIJAU (GREEN CITY ) Supriyanto, Supriyanto
JURNAL DIMENSI Vol 1, No 1 (2012): JURNAL DIMENSI
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.759 KB) | DOI: 10.33373/dms.v1i1.158

Abstract

Suatu perencanaan bagaimanapun kompleksnya tanpa arti sosial tak akan bisa dilaksanakan apalagi ditingkatkan mutunya.  Karena itu diperlukan kajian sosial yang sangat mendalam sebelum ada keputusan bersama masyarakat. Perencanaan kota harus mampu memerankan diri sebagai suatu alat yang dapat menyelesaikan berbagai permasalahan perkotaan secara komprehensif. Perencanaan kota secara menyeluruh tak langsung diterapkan melalui perangkat hukum yang hanya dipakai sebagai penunjang.Banyak paket pembangunan kota di Indonesia mulai menciptakan “pulau-pulau pertahanan” (defended islands) yang dibentuk melalui sistem pengkavlingan. Antar kavling tidak dapat diakses secara fisikal. Ia menjadi pulau - pulau tersendiri yang hanya bisa dicapai setelah keluar ke jalan besar dan berputar balik. Selain memberi beban transportasi pada jalan, lingkungan pedestrian yang menerus untuk merangkai kawasan finansial  dan perkantoran menjadi sebuah impian yang amat sulit diciptakan. Dalam hal ini perlunya penghilangan sistem kavling.
CODE MIXING USED IN WOMEN MAGAZINE: A SOCIOLINGUISTIC STUDY Netty Herawati
JURNAL DIMENSI Vol 1, No 1 (2012): JURNAL DIMENSI (MARET 2012)
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.549 KB) | DOI: 10.33373/dms.v1i1.154

Abstract

In modern era, mostly people use more than one language to communicate. Therefore, the phenomenon of bilingual or multilngual community is feature of code mixing and code switching. This study concerns of the code mixing used by journalist in women magazine of Nova. The data took from the Magazined which was published on March 12-18th, 2012 . This study found types of code mixing and reasons of code mixing. The types of code mixing consist of lexical mixing, phrase mixing of code, and Indonesian speeling of English sounds. The last is reason why people mixed codes. The reasons are lexical need; it is when the Indonesian word not available such as film and the prestige, such as Talkshow although it is available in Indonesian language.
THE POWER OF MONEY IN PREMAN IN LOVE : A MARXIST APPROACH Sugiharti, Sri
JURNAL DIMENSI Vol 1, No 1 (2012): JURNAL DIMENSI (MARET 2012)
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.85 KB) | DOI: 10.33373/dms.v1i1.159

Abstract

Money has great rule in human life recently, even in the rural village such as Demolong in Wonosobo Regency that the head vilage roled by Marwoto cannot do anything because he was losen Raden Mas Pono who has much money. The theory of marxist used in research because it shows how the upper level (the have) is easily to oppress the lower level (the Poor). This research finds that money can cange the power of head village and love as well.
PENGARUH PERUBAHAN NILAI TUKAR TERHADAP KINERJA EKSPOR INDONESIA Ervin Nora Susanti
JURNAL DIMENSI Vol 1, No 1 (2012): JURNAL DIMENSI (MARET 2012)
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.944 KB) | DOI: 10.33373/dms.v1i1.150

Abstract

Kinerja ekspor dalam kurun waktu tahun 2007-2010 mengalami fluktuasi. Terutama yang terjadi pada periode krisis perekonomian global tahun 2008-2009, ekspor Indonesia mengalami penurunan hingga 14,20%.  Krisis perekonomian global dengan cepat direspon oleh sector keuangan dengan ditandainya penurunan indeks harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga mencapai sekitar 50% dan depresiasi nilai tukar rupiah disertai dengan volatilitas yang meningkat. Sepanjang tahun 2008, nilai tukar rupiah telah terdepresiasi sebesar 17,5 persen. Volatilitas nilai tukar rupiah dan melemahnya perekonomian dunia yang dipicu oleh lesunya kinerja ekonomi Amerika tentunya juga akan berpengaruh pada kinerja ekspor Indonesia. Karenanya penulis tertarik untuk melihat lebih jauh tentang pengaruh dari perubahan nilai tukar rupiah  terhadap kinerja ekspor Indonesia.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PROFITABILITAS PADA PERUSAHAAN SEMEN YANG TERDAFTAR PADA BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2002 – 2010 Cahyo Budi Santoso
JURNAL DIMENSI Vol 1, No 1 (2012): JURNAL DIMENSI (MARET 2012)
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.893 KB) | DOI: 10.33373/dms.v1i1.164

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengumpulkan bukti empiris mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi profitabilitas pada perusahaan semen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2002-2010. Populasi penelitian ini adalah semua perusahaan semen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.Data penelitian dianalisis mempergunakan Path Analysis, dengan variabel terikat (dependen) merupakan profitabilitas (Return On Equity) dan variabel bebas (independent) adalah likuiditas (Current Ratio), solvabilitas (Debt to Equity Ratio) dan aktivitas (Inventory Turnover).Hasil penelitian menunjukkan bahwa likuiditas (Current Ratio) tidak berpengaruh secara signifikan terhadap profitabilitas (ROE) dengan pengaruh langsungnya sebesar 2,1%. Solvabilitas (Debt to Equity Ratio) berpengaruh secara signifikan terhadap profitabilitas (ROE) dengan pengaruh langsungnya sebesar 52,8%. Aktivitas (Inventory Turnover) tidak berpengaruh secara signifikan terhadap profitabilitas (ROE) dengan pengaruh langsungnya sebesar 3,0%. Namun likuiditas (Current Ratio), solvabilitas (Debt to Equity Ratio) dan aktivitas (Inventory Turnover) secara bersama-sama mempengaruhi profitabilitas (ROE) secara signifikan dengan pengaruh langsungnya sebesar 51,7% dan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini (48,3%).

Page 1 of 2 | Total Record : 12


Filter by Year

2012 2012


Filter By Issues
All Issue Vol 15, No 1 (2026): Jurnal Dimensi (March 2026) Vol 14, No 3 (2025): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2025) Vol 14, No 2 (2025): JURNAL DIMENSI (JULI 2025) Vol 14, No 1 (2025): JURNAL DIMENSI (MARET 2025) Vol 13, No 3 (2024): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2024) Vol 13, No 2 (2024): JURNAL DIMENSI (JULI 2024) Vol 13, No 1 (2024): JURNAL DIMENSI (MARET 2024) Vol 12, No 3 (2023): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2023) Vol 12, No 2 (2023): JURNAL DIMENSI (JULI 2023) Vol 12, No 1 (2023): JURNAL DIMENSI (MARET 2023) Vol 11, No 3 (2022): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2022) Vol 11, No 2 (2022): JURNAL DIMENSI (JULI 2022) Vol 11, No 1 (2022): JURNAL DIMENSI (MARET 2022) Vol 10, No 3 (2021): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2021) Vol 10, No 2 (2021): JURNAL DIMENSI (JULI 2021) Vol 10, No 1 (2021): JURNAL DIMENSI (MARET 2021) Vol 9, No 3 (2020): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2020) Vol 9, No 2 (2020): JURNAL DIMENSI (JULI 2020) Vol 9, No 1 (2020): JURNAL DIMENSI (MARET 2020) Vol 8, No 3 (2019): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2019) Vol 8, No 2 (2019): JURNAL DIMENSI (JULI 2019) Vol 8, No 2 (2019): JURNAL DIMENSI (JULI 2019) Vol 8, No 1 (2019): JURNAL DIMENSI (MARET 2019) Vol 7, No 3 (2018): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2018) Vol 7, No 2 (2018): JURNAL DIMENSI (JULI 2018) Vol 7, No 2 (2018): JURNAL DIMENSI (JULI 2018) Vol 7, No 1 (2018): JURNAL DIMENSI (MARET 2018) Vol 7, No 1 (2018): JURNAL DIMENSI (MARET 2018) Vol 6, No 3 (2017): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2017) Vol 6, No 2 (2017): JURNAL DIMENSI (JULI 2017) Vol 6, No 1 (2017): JURNAL DIMENSI (MARET 2017) Vol 6, No 1 (2017): JURNAL DIMENSI (MARET 2017) Vol 5, No 3 (2016): Volume 5 No.3 2016 Vol 5, No 2 (2016): Volume 5 No.2 2016 Vol 5, No 3 (2016): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2016) Vol 5, No 2 (2016): JURNAL DIMENSI (JULI 2016) Vol 5, No 1 (2016): JURNAL DIMENSI (MARET 2016) Vol 5, No 3 (2016): JURNAL DIMENSI Vol 5, No 2 (2016): JURNAL DIMENSI Vol 5, No 1 (2016): JURNAL DIMENSI Vol 4, No 2 (2015): Volume 4 No.2 2015 Vol 4, No 3 (2015): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2015) Vol 4, No 2 (2015): JURNAL DIMENSI (JULI 2015) Vol 4, No 1 (2015): JURNAL DIMENSI (MARET 2015) Vol 4, No 3 (2015): JURNAL DIMENSI Vol 4, No 2 (2015): JURNAL DIMENSI Vol 4, No 2 (2015): JURNAL DIMENSI Vol 4, No 1 (2015): JURNAL DIMENSI Vol 4, No 1 (2015): JURNAL DIMENSI Vol 3, No 1 (2014): Volume 3 No.1 2014 Vol 3, No 3 (2014): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2014) Vol 3, No 2 (2014): JURNAL DIMENSI (JULI 2014) Vol 3, No 1 (2014): JURNAL DIMENSI (MARET 2014) Vol 3, No 3 (2014): JURNAL DIMENSI Vol 3, No 2 (2014): JURNAL DIMENSI Vol 3, No 2 (2014): JURNAL DIMENSI Vol 3, No 1 (2014): JURNAL DIMENSI Vol 3, No 1 (2014): JURNAL DIMENSI Vol 2, No 3 (2013): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2013) Vol 2, No 2 (2013): JURNAL DIMENSI (JULI 2013) Vol 2, No 1 (2013): JURNAL DIMENSI (MARET 2013) Vol 2, No 3 (2013): JURNAL DIMENSI Vol 2, No 3 (2013): JURNAL DIMENSI Vol 2, No 2 (2013): JURNAL DIMENSI Vol 2, No 2 (2013): JURNAL DIMENSI Vol 2, No 1 (2013): JURNAL DIMENSI Vol 2, No 1 (2013): JURNAL DIMENSI Vol 1, No 3 (2012): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2012) Vol 1, No 2 (2012): JURNAL DIMENSI (JULI 2012) Vol 1, No 1 (2012): JURNAL DIMENSI (MARET 2012) Vol 1, No 3 (2012): JURNAL DIMENSI Vol 1, No 3 (2012): JURNAL DIMENSI Vol 1, No 2 (2012): JURNAL DIMENSI Vol 1, No 2 (2012): JURNAL DIMENSI Vol 1, No 1 (2012): JURNAL DIMENSI Vol 1, No 1 (2012): JURNAL DIMENSI More Issue