cover
Contact Name
Ismarti
Contact Email
ismarti@fkip.unrika.ac.id
Phone
+6281364348485
Journal Mail Official
pythagorasredaksi@gmail.com
Editorial Address
Kampus Universitas Riau Kepulauan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Program Studi Pendidikan Matematika Jl. Batuaji Baru No.99 Batuaji Batam Kepulauan Riau, Indonesia
Location
Kota batam,
Kepulauan riau
INDONESIA
PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
ISSN : 23015314     EISSN : 26157926     DOI : https://doi.org/10.33373/pythagoras.v10i2
Core Subject : Education,
Phytagoras: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika is a peer review national journal. This journal is publishing high-quality articles in the field of mathematics education, both research and scientific studies. The aim of the journal is to publish and disseminate the current or new findings of the research, and give a significant contribution to the development of mathematic educaton in several topics, but not limited to: - Mathematic education includes media, method and math learning technology - Applied mathematics and statistic
Articles 241 Documents
Analisis pengendalian persediaan kelapa sawit sebagai bahan baku minyak dengan metode continous review system Nila Sari; Hendra Cipta; Riri S Lubis
PYTHAGORAS : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 1 (2023): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN, BATAM, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/pythagoras.v12i1.4913

Abstract

PT. Multiagro Sumatrajaya adalah perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan minyak kelapa sawit. Menurut sumber dari perusahaan, permasalahan yang sering terjadi adalah bahan baku  yang cukup intens  mengalami perubahan ketika musim panen. Perubahan ini menyebabkan penumpukkan kelapa sawit yang mengakibatkan naiknya harga simpan perawatan kelapa sawit di gudang. Hal ini menyebabkan kekurangan dan kelebihan minyak kelapa sawit. Akibat dari pemesanan atau pembelian yang kurang efesien dan efektif  yang  dapat mempengaruhi proses produksi crude palm oil (CPO). Tujuan dari penelitian ini untuk meminimalkan total biaya persediaan minyak kelapa sawit sebagai bahan baku minyak. Metode yang digunakan adalah  continuous review system (CRS), yaitu metode persediaan yang memantau apakah pesanan R sudah benar dan ukuran pemesanan atau jumlah pesan Q untuk setiap pemesanan selalu benar. Maka,  berdasarkan  hasil analisis metode CRS diperoleh bahwa total biaya penyimpanan minimal  sebesar Rp 362.029.346.319. Sedangkan menurut perhitungan perusahaan sebesar Rp 362.295.973.755, sehingga menghasilkan penghematan biaya sebesar Rp. 266.627.439 dengan persentase penghematan biaya sebesar 0,07% dari total biaya metode persediaan perusahaan atau keadaan sebenarnya dari perusahaan. Metode pengendalian persediaan terbaik dalam pengambilan keputusan untuk pengendalian persediaan adalah metode CRS dikarenakan total biaya persediaan yang dihasilkan oleh metode CRS lebih kecil dibandingkan metode yang digunakan oleh perusahaan.
Aspek etnomatematika pada anyaman bambu Desa Bunga Tanjung Kabupaten Kerinci Suci Mayang Sari; Putri Yulia; Nur Rusliah
PYTHAGORAS : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 1 (2023): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN, BATAM, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/pythagoras.v12i1.5029

Abstract

Abstrak. Desa Bunga Tanjung Kabupaten Kerinci memiliki kearifan lokal berupa anyaman bambu, dibalik proses dan hasil karya kerajinan anyaman yang tercipta terdapat unsur matematika yang disebut etnomatematika yang sebagian besar masyarakat disana tidak mengetahui akan hal itu.  Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Subjek dalam penelitian ini adalah masyarakat khususnya pengrajin anyaman bambu desa Bunga Tanjung Kerinci. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah aspek-aspek matematika yang terdapat pada anyaman bambu Desa Bunga Tanjung Kabupaten Kerinci adalah a) mengukur, aspek etnomatematika mengukur terdapat pada saat pengrajin menentukan ukuran bambu, ketebalan bambu, jarak dan sudut saat membuat pola atau motif anyaman. b) menghitung, aspek etnomatematika menghitung terdapat pada saat pengeringan bambu yang membutuhkan perhitungan waktu atau durasi, juga pada saat membuat pola yang membutuhkan perhitungan dengan langkah yang sistematis. c) mendesain, aspek etnomatematika mendesain terdapat pada saat pengrajin membuat pola atau motif anyaman,  seperti pada saat pengrajin mendesain motif atau pola angkat satu, angkat tiga, motif padat dan motif matahari dan membuat pola bentuk karya anyaman yang diinginkan.d) menjelaskan, aspek etnomatematika menjelaskan terdapat pada makna atau arti dari anyaman ataupun motif anyaman.Kata kunci: Eksplorasi, Etnomatematika, Anyaman Bambu Abstract. Bunga Tanjung Village, Kerinci Regency has local wisdom in the form of woven bamboo, behind the process and the results of the woven crafts that are created there is a mathematical element called ethnomathematics which most of the people there do not know about. The type of research used in this study is qualitative research through an ethnographic approach. The subjects in this study were the community, especially woven bamboo craftsmen in Bunga Tanjung Kerinci village. Data collection techniques in this study are observation, interviews, and documentation. The results of this study are that the mathematical aspects contained in woven bamboo in Bunga Tanjung Village, Kerinci Regency are a) measuring, the ethnomathematics aspect of measuring occurs when the craftsman determines the size of the bamboo, the thickness of the bamboo, the distance and the angle when making the pattern or motif of the woven. b) counting, the ethnomathematics aspect of counting occurs when drying bamboo which requires calculation of time or duration, also when making patterns which require calculations in systematic steps. c) designing, the ethnomathematics aspect of designing occurs when craftsmen make woven patterns or motifs, such as when craftsmen design one, three, solid motifs and sun motifs and make patterns of the desired form of woven work. d) explains aspects Ethnomatematics explains that it is found in the meaning or meaning of the woven or woven motifsKeywords: Exploration, Ethnomathematics, Bamboo Weaving
Ethnomathematics on bamboo woven crafts in Dusun Brajan, Yogyakarta and implementation in mathematics learning Chintia Kurnia Dewi; Cyrenia Novella Krisnamurti
PYTHAGORAS : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 1 (2023): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN, BATAM, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/pythagoras.v12i1.5009

Abstract

. Indonesia is a country that is rich in natural and cultural resources. One of the cultures they have is fine arts. Fine art is one of the diverse cultures. This study examines one of the fine arts from Yogyakarta, namely woven bamboo. The famous woven bamboo handicraft industry comes from Dusun Brajan, Sendangagung, Kecamatan Minggir, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. This study aims to determine the history of bamboo weaving activities, mathematical fundamental activities and implementation of bamboo weaving in Dusun Brajan in learning mathematics for junior high school students. The research method used is descriptive qualitative research with an ethnographic approach that aims to describe and assess the pattern of the bamboo craftsman group in Dusun Brajan. Data collection methods used were observation, documentation and interviews with the administrator of the Desa Wisata Brajan and the Dusun Brajan bamboo weaving craftsmen. The results of this study indicate the beginning of the development of woven bamboo crafts until now it has become a well-known craft centre. Through this woven bamboo, students can learn six basic math activities: counting, finding, measuring, designing, playing, and explaining. Implementation in learning mathematics in junior high schools is a contextual problem that can be used as discussion material for students.
Pengembangan LKPD berbasis inkuiri pada materi aritmatika sosial untuk peserta didik Kelas VII Wisnu Siwi Satiti; Arina Hidayati; M Qoyum Zuhriawan
PYTHAGORAS : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 1 (2023): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN, BATAM, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/pythagoras.v12i1.5022

Abstract

The concept of social arithmetic is widely applied in various real life contexts. However, many students experience difficulties in learning and understanding the concept of social arithmetic. This is because learning in class generally focuses on memorizing formulas and does not involve students building their understanding independently. In general, mathematics activities are also presented in routine problems in which the students operate the numbers listed in the questions into mathematical formulas. Therefore it is necessary to apply a learning that encourage students to involve actively and to think critically and analytically in learning, so that they are able to build their understanding independently. In addition, learning resources are also needed to present mathematical activities based on real-life contexts and facilitate student centered learning. Learning model that is relevant for achieving this goal is inquiry-based learning, and learning resources that can be used are Student Worksheets (LKPD). Therefore this study aims to produce valid and practical inquiry-based worksheets on concept of social arithmetic for seventh grade students. This study is a Research and Development (RD) study and applies ADDIE model which consists of 5 stages: analysis, design, development, implementation, and evaluation. The results show that the LKPD meet valid and practical criteria, and the results of the learning tests show that the LKPD has a potential effect on conceptual understanding skills and could be used in learning.
Pengembangan komik digital sebagai media literasi numerasi Sudarmi Yuanita sari; yesi Gusmania; Nailul Himmi Hasibuan
PYTHAGORAS : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 1 (2023): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN, BATAM, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/pythagoras.v12i1.5033

Abstract

Abstrak. Siswa sulit untuk memahami konsep dasar matematika, terutama untuk menyelesaikan masalah literas numerasi matematika di sekolah. Hal ini disebabkan sekolah belum menerapkan literasi numerasi dimata pelajaran matematika dan kurangnya fasilitas media pembelajaran yang mendukung pembelajaran literasi matematika. Oleh karena itu, perlu dikembangkan bahan ajar yang fleksibel yang dapat digunakan dalam situasi apapun untuk mendukung pemahaman literasi matematika siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan dengan subjek penelitian kelas X SMK Muhammadiyah Batam berjumlah 25 siswa. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE, yaitu tahap analysis, design, development, implementation, evaluation. Instrument yang digunaka meliputi angket ahli materi, ahli media, angket respon siswa, respon pendidik dan soal test hasil belajar. Aspek validitas ahli meteri 3,83 (sangat layak) dan ahli media 3,67 (sangat layak), aspek kepraktisan media uji coba kelompok kecil 80% (praktis), dan dari tenaga pendidik sebanyak 87,5% (praktis). Dan aspek efektivitas media yang dilihat dari hasil siswa yang tuntas dalam test sebesar 68% dan tidak tuntas 32% (efektif). Bahan ajar yang dikembangkan merupakan komik digital pada materi trigonometri sebagai media memahami literasi numerasiKata kunci: Media Pembelajaran, Komik Digital, Media Literasi Numerasi Matematika
Analisis pemahaman konsep matematis berdasarkan minat belajar siswa Ristami Fatima Caprinata Kuba; Asmaul Husna; Fitrah Amelia
PYTHAGORAS : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 1 (2023): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN, BATAM, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/pythagoras.v12i1.4551

Abstract

Penelitian dilatar belakangi oleh kurangnya pemahaman konsep siswa terhadap pelajaran matematika dan minat belajar matematika siswa masih terbilang rendah. Minat belajar berpengaruh untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep siswa. Tujuan  Penelitian ini untuk mendeskripsikan kemampuan pemahaman konsep berdasarkan minat belajar matematika siswa kelas XI SMK Management Training Systems, dengan pendekatan penelitian deskriptif kualitatif. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan prosedur menurut Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Adapun indikator pemahaman konsep yang diukur meliputi menyatakan ulang sebuah konsep ( 14I1" ), mengembangkan syarat perlu atau syarat cukup suatu konsep 14I2" , menggunakan prosedur atau operasi tertentu 14I3" , dan mengaplikasikan konsep untuk pemecahan masalah 14I4" . Teknik pengumpulan data menggunakan test sebanyak 2 soal yang telah valid dan reliabel ( 14rii"  = 0,52), dan menggunakan instrumen angket dengan 27 butir pernyataan yang telah valid dan reliabel ( 14rii"  = 0,42). Serta diperkuat dengan hasil wawancara. Berdasarkan hasil analisis, siswa dengan minat belajar tinggi memenuhi indikator ( 14I1" ), 14 (I2" ), 14(I4" ) tetapi masih kurang dalam indikator 14(I3" ). Siswa dengan minat belajar sedang dapat memenuhi indikator 14(I1" ) dan 14(I2" ), masih terdapat kesalahan pada indikator 14(I3" ) dan 14(I4" ). Siswa dengan minat belajar rendah hanya memenuhi indikator 14(I1" ), tetapi masih kurang dalam indikator 14(I2" ), 14(I3" ), 14(I4" ).
Analisis kesulitan siswa menyelesaikan soal aljabar berdasarkan klasifikasi taksonomi SOLO Putri Rahayu S; Desi Setiyadi
PYTHAGORAS : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 2 (2023): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN, BATAM, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/pythagoras.v12i2.5457

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menggambarkan kesulitan yang dihadapi siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) dalam menyelesaikan soal aljabar berdasarkan klasifikasi taksonomi SOLO pada sekolah yang telah dikategorikan menjadi tiga kategori yaitu kategori rendah, sedang, dan tinggi. Penelitian saat ini adalah penelitian survei yang menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP di wilayah Kabupaten Tangerang dengan sampel sebanyak 12 sekolah yang terdiri dari 2 sekolah dengan kategori tinggi, 5 sekolah dengan kategori sedang, dan lima sekolah dengan kategori rendah. Metode penelitian dilakukan dengan menganalisis tes tertulis siswa. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kesulitan menyelesaikan soal aljabar berdasarkan klasifikasi taksonomi SOLO pada siswa kelas VIII SMP Negeri di Kabupaten Tangerang berada pada kriteria sedang. Berdasarkan jenis kesulitannya menerapkan operasi aritmatika berada pada kriteria sedang kesulitan memahami arti variabel berada pada kriteria sedang, kesulitan memahami ekspresi aljabar berada pada kriteria sedang kesulitan dalam memahami perbedaan makna tanda sama dengan berada pada kriteria rendah dan kesulitan matematisasi berada pada kriteria sedang. Sedangkan berdasarkan level taksonomi SOLO kesulitan tertinggi berada pada level extended abstract berada pada kriteria sedang. Selain itu banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal aljabar dengan jenis kesulitan memahami ekspresi aljabar merupakan kesulitan tertinggi.
Pengaruh model pembelajaran connecting, organizing, reflecting, extending terhadap kemampuan eksplorasi matematis siswa Niken Nurul Azizah; Karunia Eka Lestari
PYTHAGORAS : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 2 (2023): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN, BATAM, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/pythagoras.v12i2.5472

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan adakah pengaruh dari penerapan model pembelajaran Connecting, Organizing, Reflecting, Extending (CORE) terhadap kemampuan eksplorasi matematis siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen dan desain penelitian the nonequivalent posttest-only control group design. Populasi pada penelitian ini adalah semua siswa kelas X pada salah satu SMA Negeri di Kabupaten Karawang, dengan teknik sampling menggunakan purposive sampling untuk menentukan dua kelas sebagai kelas eksperimen dan kelas kontrol. Instrumen tes menggunakan tes uraian yang mengukur kemampuan eksplorasi matematis dengan lima indikator yaitu: 1) menafsirkan atau memahami masalah, 2) memeriksa pola, 3) melakukan pencarian secara informal, 4) memperjelas upaya penyelesaian masalah, dan 5) simbolisasi dan generalisasi. Uji prasyarat untuk melakukan uji parametrik diantaranya dengan uji normalitas dan homogenitas. Pengujian hipotesis penelitian dengan uji-t, dimana didapatkan nilai P-value 0,041 lebih kecil dari nilai 1/2 α = 0,0215, maka H_0 ditolak. Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa pada taraf kepercayaan 95% rata-rata kemampuan eksplorasi matematis siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran CORE lebih baik dari siswa yang diajarkan dengan pembelajaran langsung.
Pengembangan game edukasi PHYGO berbasis android sebagai media pembelajaran siswa SMP Muhtarom Muhtarom; Hendira Adrillian; Ratih AM Putri; Putri Setyowati
PYTHAGORAS : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 2 (2023): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN, BATAM, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/pythagoras.v12i2.5477

Abstract

Pembelajaran yang monoton dapat membuat siswa mudah bosan, sehingga siswa kurang memahami materi yang diberikan oleh guru. Game edukasi diperlukan untuk meningkatkan kemampuan numerasi matematika siswa SMP. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan media pembelajaran berupa game edukasi yang valid, praktis, dan efektif digunakan dalam pembelajaran matematika untuk meningkatkan kemampuan numerasi matematika siswa SMP. Penelitian pengembangan dengan model ADDIE digunakan untuk mengembangkan game edukasi yang memuat konten numerasi matematika pada materi teorema phytagoras. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP N 1 Tambakromo. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas VIII G. Pengumpulan data ini dengan menggunakan validasi ahli media, ahli materi, tes numerasi matematika, dan angket respon siswa. Hasil validasi menunjukkan bahwa game edukasi valid dan layak digunakan dalam pembelajaran matematika. Uji keefektifan dilakukan dengan tes hasil numerasi siswa SMP sebelum dan sesudah menggunakan game edukasi yang dikembangkan. Hasil keefektifan menunjukkan bahwa kemampuan numerasi siswa setelah menggunakan game edukasi matematika lebih baik dari pada kemampuan numerasi siswa sebelum menggunakan game edukasi matematika. Selanjutnya, hasil analisis angket respon siswa didapatkan presentase 90,4% dengan kategori sangat baik. Oleh sebab itu, peneliti dapat menyimpulkan keseluruhan bahwa game edukasi yang dikembangkan valid, praktis, dan efektif digunakan dalam pembelajaran matematika.
Pengaruh PBL berbasis TPACK modul GeoGebra terhadap kemampuan pemecahan masalah dan disposisi matematis siswa Novi Paryanti; Budi Pratikno; Endang Wahyuningrum
PYTHAGORAS : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 2 (2023): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN, BATAM, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/pythagoras.v12i2.5604

Abstract

Kehidupan abad 21 menuntut penguasaan berbagai keterampilan agar menjadi generasi unggul yang mampu bersaing dalam dunia kerja. Keterampilan tersebut meliputi pemecahan masalah dan memiliki rasa ingin tahu sebagai bagian dari indikator disposisi matematis. Melalui proses pemecahan masalah, siswa dapat mengembangkan keterampilan berpikir logis, kreatif, kritis dan inovatif sehingga diperlukan peran guru dalam perancangan kegiatan pembelajaran dengan penggunaannmodel pembelajarannyang tepat. Penelitian inibbertujuan untuk mendeskripsikan pengaruhmmodel PBL berbasis TPACK melalui desain aplikasi GeoGebra terhadap kemampuanppemecahanqmasalah dan disposisi matematis8siswa6kelas XI SMAqNegeri 1 Karangreja Kabupaten Purbalingga. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatifddengan metode quasieeksperimental designnjenis nonequivalent control grouppdesign dengan pretestodanrposttest untukhkelompokjeksperimenndanbkontrol. Sampel dalamopopulasi ini adalah 2hkelas yang diambil dengan teknik non probabilistic sampling, yaitu purposivessampling. Instrumenddalam penelitian ini adalah instrumen teskkemampuan pemecahanmmasalah dan angketddisposisi matematisssiswa. Hasil penelitian ini, berdasarkan Uji Anava Dua Jalan diperoleh nilaissignifikansi pada model sebesar 0,000, maka dapatddisimpulkan bahwa model PBL berbasis TPACK melalui desain aplikasi GeoGebra berpengaruh terhadap kemampuan pemecahannmasalah siswaakelas XI SMA Negerii1 Karangreja KabupatennPurbalingga. Nilai signifikansi pada DM sebesarr0,871 < 0,05, maka dapattdisimpulkanbbahwa disposisi matematisttidakbberpengaruhmterhadapqkemampuangpemecahanxmasalah. Mengingat nilain signifikansipModel*DM sebesarh0,167 > 0,05 maka dapat dikatakan tidak terdapat interaksi antara disposisi matematis siswa dengan pembelajaran model PBL berbasis TPACK melalui desain aplikasi GeoGebra terhadap kemampuanopemecahanrmasalah.

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 14, No 2 (2025): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 14, No 1 (2025): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 13, No 2 (2024): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 13, No 1 (2024): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 2 (2023): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 1 (2023): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 11, No 2 (2022): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 11, No 1 (2022): PYTHAGORAS: JURNAL PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 10, No 2 (2021): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 10, No 1 (2021): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 9, No 2 (2020): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 9, No 1 (2020): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 8, No 2 (2019): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 8, No 1 (2019): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 7, No 2 (2018): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 7, No 1 (2018): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 6, No 2 (2017): PYTHAGORAS Vol 6, No 2 (2017): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 6, No 1 (2017): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2016): PYTHAGORAS Vol 5, No 2 (2016): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 5, No 1 (2016): PYTHAGORAS JOURNAL Vol 5, No 1 (2016): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 4, No 2 (2015): PYTHAGORAS JOURNAL Vol 4, No 2 (2015): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 4, No 1 (2015): PYTHAGORAS Vol 4, No 1 (2015): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 4, No 1 (2015): PYTHAGORAS Vol 3, No 2 (2014): PYTHAGORAS Vol 3, No 2 (2014): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 3, No 1 (2014): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika More Issue