cover
Contact Name
Indrya Mulyaningsih
Contact Email
indrya@syekhnurjati.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
indrya@syekhnurjati.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Indonesian Language Education and Literature
ISSN : -     EISSN : 25022261     DOI : -
Indonesian Language Education and Literature is a journal of research publication. The scopes of this research are Indonesian language and literature teaching, either as the first, second, or foreign language. The research can be conducted in elementary schools, junior high schools, senior high schools, and / or university. The journal is regularly published on July and December in collaboration with the cooperation Asosiasi Dosen Bahasa dan Sastra Indonesia (ADOBSI) or The Association of Indonesian Language and Literature Lecturers and Ikatan Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (IKAPROBSI) or The association of Indonesian Language and Literature Study Program.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2018)" : 10 Documents clear
Penggunaan Konjungsi dan Makna Teks Terjemahan Surat Al-Baqarah Ummul Khair
Indonesian Language Education and Literature Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (715.81 KB) | DOI: 10.24235/ileal.v4i1.2584

Abstract

The purpose of this study was to 1) describe the type of conjunction in the translation of the sura Al-Baqarah and 2) describe the meaning of the conjunction contained in the surah Al-Baqarah. The method of collecting data uses the read, see, and note method. With basic techniques in the form of determining elements (PUP) techniques, marking reading techniques, and extension techniques. The results of the analysis show: coordinative conjunction dan (78); interfaith conjunction (25); last intra-coordinative sentence conjunction lalu (6); the use of interfaith conjunctions even though padahal (6); coordinative in sentences conjunction tetapi (4); coordinative in sentences conjunction kemudian (4); coordinative in sentences connective bahwa (3); subordinate in sentences conjunction maka (2); subordinate in sentences conjunctions so agar (4); interfaith conjunction selain (2); between interfaith conjunctions lagi (2); subordinate in sentences conjunction ketika (3); subordinate conjunction jika (2); subordinate sub-syntax conjunction jikalau (2); subordinate conjunction sebab (2); subordinate conjunction dengan (2); subordinate conjunction sebagaimana (2). Analysis of the text of the translation of the letter of the Albaqarah juz 1, there are 22 uses of the word conjunction.Tujuan penelitian ini adalah untuk 1) mendeskripsikan jenis konjungsi pada terjemahan surah Al-Baqarah dan 2) memaparkan makna konjungsi yang terkandung dalam surah Al –Baqarah. Metode pengumpulan data menggunakan metode baca, simak, dan catat. Dengan teknik dasar berupa teknik pilah unsur penentu (PUP), teknik baca markah, dan teknik perluas. Hasil analisis menunjukkan: konjungsi koordinatif dan (78); konjungsi antarkalimat (25); konjungsi intra kalimat koordinatif lalu (6); penggunaan konjungsi antarkalimat padahal (6); konjungsi intrakalimat koordinatif tetapi (4); konjungsi intrakalimat koordinatif kemudian (4); kata penghubung intrakalimat koordinatif bahwa (3); konjungsi intrakalimat subordinatif maka (2); konjungsi intrakalimat subordinatif agar (4); konjungsi antarkalimat selain (2); konjungsi antarkalimat lagi (2); konjungsi intrakalimat subordinatif ketika (3); konjungsi subordinatif jika (2); konjungsi intrakalimat subordinatf jikalau (2); konjungsi subordinatif sebab (2); konjungsi subordinatif dengan (2); konjungsi subordinatif sebagaimana (2). Analisis teks terjemahan surat Albaqarah juz 1, terdapat 22 penggunaan kata konjungsi.
Hegemoni Patriarki Publik Terhadap Tokoh Perempuan dalam Novel "Hanauzumi" Karya Junichi Watanabe Retno Putri Utami; Endry Boeriswati; Zuriyati Zuriyati
Indonesian Language Education and Literature Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (727.985 KB) | DOI: 10.24235/ileal.v4i1.2571

Abstract

This research examines forms of the hegemony of a patriarchal ideology in the public sphere towards women, especially female figures in the Hanauzumi novel by Junichi Watanabe. Hanauzumi's novel tells the story of Japanese women in the 19th century who often experience gender discrimination. The culture and tradition of Japanese society that adheres to and glorifies patriarchal ideology have limited the scope of women in the public sphere. This condition arises because of the leadership and power of men who get an agreement from a group that is hegemony, namely the women themselves. The method used in this study is a qualitative method with content analysis techniques. The data that is the object of this research are narratives and dialogues that identify forms of public patriarchal hegemony towards female leaders. Based on the results of the analysis, it was found that the form of public patriarchal hegemony in female characters in Hanauzumi's novels was the separation of work positions, wage differentiation, absence of women in important positions in the country, limited rights of women in law and politics, cases of physical and mental violence by men, women's limited education and oppression of women in the mass media. Penelitian ini bertujuan mengkaji bentuk-bentuk hegemoni suatu ideologi patriarki di bidang publik terhadap perempuan, khususnya tokoh perempuan dalam novel “Hanauzumi” karya Junichi Watanabe. Novel “Hanauzumi” menceritakan kisah kaum perempuan Jepang di abad 19 yang sering mengalami diskriminasi gender. Budaya dan tradisi masyarakat Jepang yang menganut dan mengagungkan ideologi patriarki mengakibatkan ruang lingkup kaum perempuan di ranah publik menjadi terbatas. Kondisi ini muncul karena adanya kepemimpinan dan kekuasaan kaum laki-laki yang mendapat kesepakatan dari kelompok yang dihegemoni, yaitu kaum perempuan itu sendiri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan teknik analisis isi. Data yang menjadi objek penelitian ini adalah narasi dan dialog yang mengidentifikasikan bentuk-bentuk hegemoni patriarki publik terhadap tokoh perempuan. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan bahwa bentuk hegemoni patriarki publik pada tokoh perempuan dalam novel “Hanauzumi” berupa pemisahan posisi kerja, pembedaan upah, ketidakhadiran perempuan dalam posisi penting di negara, terbatasnya hak perempuan dalam bidang hukum dan politik, kasus kekerasan fisik dan mental oleh laki-laki, terbatasnya perempuan dalam pendidikan dan tertindasnya kaum perempuan dalam media massa.
Karakter Masyarakat Indonesia Berdasarkan Peribahasa Siriporn Maneechukate
Indonesian Language Education and Literature Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (726.127 KB) | DOI: 10.24235/ileal.v4i1.2628

Abstract

This study examines the character of Indonesian society through proverbs. The purpose of this study is to describe the worldview of Indonesian society as reflected in proverbs. The intended view includes human, natural, and supernatural powers. The findings show that the condition of Indonesian people as human beings is at the highest level. Proverbs reflect the extraordinary characteristics of Indonesian society. Indonesian society has advantages from the Netherlands. This finding shows the exploitation of the Netherlands for 301 years in Indonesia. Another extraordinary identity is the Indonesian society's view of Islam. Based on the analysis, it can be seen that Indonesian society has a high regard for religion, values, and self-esteem.Penelitian ini mengkaji karakter masyarakat Indonesia melalui peribahasa. Tujuan penelitian ini untuk menggambarkan pandangan dunia terhadap masyarakat Indonesia yang tercermin dari peribahasa. Pandangan yang dimaksud, meliputi: manusia, alam, dan kekuatan supranatural. Temuan menunjukkan bahwa kondisi masyarakat Indonesia sebagai manusia di tingkat tertinggi. Peribahasa mencerminkan karakteristik yang luar biasa dari masyarakat Indonesia. Masyarakat Indonesia memiliki kelebihan dari Belanda. Temuan ini menunjukkan eksploitasi Belanda selama 301 tahun di Indonesia. Identitas lain yang luar biasa adalah pandangan masyarakat Indonesia 'terhadap Islam. Berdasarkan analisis dapat diketahui bahwa masyarakat Indonesia menjungjung tinggi agama, nilai, dan harga diri.
Kesalahan Sintaksis Pada Skripsi Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon Tati Sri Uswati; Tato Nuryanto
Indonesian Language Education and Literature Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (556.322 KB) | DOI: 10.24235/ileal.v4i1.1880

Abstract

The purpose of this paper is to measure the language skills of IAIN Syekh Nurjati Cirebon students in thesis writing by analyzing the misuse of syntactic constructs in the form of phrases and sentences based on the cause of the occurrence and how to improve it. This study uses descriptive qualitative-quantitative methods. In the preparatory stage, data collection of 18 theses of IAIN Syekh Nurjati Cirebon students was graduated in 2018 from three faculties, namely nine majors. Furthermore, all sentences containing syntax errors are recorded in the data card and categorized according to the criteria for the form of syntactic errors. Data that has been classified is then analyzed and described as errors and corrections. Comparison of misuse of phrase structure and nearly 3: 1 sentence. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur kemampuan berbahasa mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon pada penulisan skripsi dengan menganalisis kesalahan penggunaan konstruksi sintaksis yang berupa frasa dan kalimat berdasarkan penyebab terjadinya dan bagaimana alternatif pembenahannya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif-kuantitatif. Pada tahap persiapan, dilakukan pengumpulan data 18 skripsi mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon kelulusan tahun 2018 dari tiga fakultas, yaitu sembilan jurusan. Selanjutnya semua kalimat yang mengandung kesalahan sintaksis dicatat dalam kartu data dan dikategorikan menurut kriteria bentuk kesalahan sintaksis. Data yang sudah diklasifikasikan kemudian dianalisis dan dideskripsikan kesalahan dan pembetulannya. Perbandingan kesalahan penggunaan struktur frasa dan akalimat hampir mencapai 3:1.
Needs of Indonesian Short Story Writing Material: A Case Study of Foreign Students at ACS School Jakarta Tri Maryanto; Endry Boeriswati; Liliana Muliastuti
Indonesian Language Education and Literature Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (572.418 KB) | DOI: 10.24235/ileal.v4i1.2956

Abstract

The purposes of study into identify the needs of Indonesian short story writing material for foreign students at ACS Jakarta school. The method used qualitative research. The process of collecting data used observation activities, interviews, and questionnaire. Validation of data is triangulation process. The results showed that the foreign students need materials have a variation level in accordance with the context of learning which is Indonesian. Students expect Indonesian language short story writing material that is relevant to their language cultural context and culture in the Indonesian language. While the teaching materials is supported by the use of learning media is able to stimulate the learning activities of writing.Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kebutuhan bahan ajar menulis cerita pendek bahasa Indonesia bagi siswa penutur asing di sekolah ACS Jakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Proses pengumpulan data menggunakan kegiatan observasi, wawancara, dan kuesioner. Validasi data menggunakan proses triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa penutur asing membutuhkan bahan ajar yang memiliki tingkat variasi sesuai dengan konteks pembelajaran bahasa Indonesia. Para siswa mengharapkan adanya sajian materi ajar menulis cerita pendek yang relevan dengan konteks dan budaya dalam bahasa Indonesia. Selain itu, materi ajar didukung oleh penggunaan media belajar yang mampu menstimulasi kegiatan pembelajaran menulis.
Kritik Sosial dan Nilai Moral dalam Novel "Negeri dI Ujung Tanduk" Karya Tere Liye Alvika Candra Puspita; Sarwiji Suwandi; Sri Hastuti
Indonesian Language Education and Literature Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (644.336 KB) | DOI: 10.24235/ileal.v4i1.1956

Abstract

Social criticism and moral values can be found in many literary works, especially novels. The objectives of this research are to describe: (1) social criticism and (2) moral values within the “Negeri di Ujung Tanduk” novel by Tere Liye. This research used a qualitative method as a guideline to analyze documents containing information in the novel. To collect data, a purposive sampling technique and document analysis were used considerably. Data analysis techniques used interactive analysis techniques consisting of data reduction, data presentation, as well as withdrawal and testing conclusions. The outcomes of this research include (1) the social criticism within the “Negeri di Ujung Tanduk” novel such as (a) crime, (b) family disorganisation, (c) social norm violation, dan (d) bureaucracy; and (2) Moral values within the “Negeri di Ujung Tanduk” novel such as (a) individual moral values, (b) social moral values, and (c) religious moral values.Kritik sosial dan nilai moral banyak terdapat dalam karya sastra khususnya novel. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: (1) kritik sosial dan (2) nilai moral dalam novel “Negeri di Ujung Tanduk” karya Tere Liye. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif yang menganalisis data berupa dokumen dengan objek kajian novel “Negeri di Ujung Tanduk” karyaTere Liye. Teknik pengambilan subjek penelitian dengan purposive sampling. Teknik pengumpulan data berupa analisis dokumen. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis interaktif yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan pengujian simpulan. Hasil penelitian ini dikemukakan sebagai berikut: (1) Kritik sosial yang terdapat dalam novel “Negeri di Ujung Tanduk”, meliputi (a) kejahatan, (b) disorganisasi keluarga, (c) pelanggaran terhadap norma-norma masyarakat, (d) birokrasi, dan (2) Nilai moral yang terdapat dalam novel “Negeri di Ujung Tanduk”, meliputi, (a) nilai moral individu, (b) nilai moral sosial, dan (c) nilai moral religius.
Pembelajaran Bermuatan HOTS (Higher Order Thinking Skill) di Jurusan Tadris Bahasa Indonesia Indrya Mulyaningsih; Itaristanti Itaristanti
Indonesian Language Education and Literature Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (617.503 KB) | DOI: 10.24235/ileal.v4i1.2970

Abstract

This qualitative descriptive study aims to describe learning with HOTS content for students as prospective teachers. The study population consisted of all lecturers and students of the Indonesian Department of Social Sciences FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon. The research sample included: 4 lecturers and 117 students. Data was collected through questionnaires, interviews, and observations. The results of the study indicate that learning in the Indonesian Department of Social Sciences has been loaded with HOTS. However, there are still characteristic institutions and faculties that have not been charged with HOTS. Therefore, it should be necessary to improve the lecturers who are characteristic of the Institute and Faculty. Learning courses that characterize the Department have carried out HOTS activities. The course characterization bills are not only in the form of papers, but products. These products can be enjoyed by the general public, both in the form of performances and books.Penelitian deskriptif kualitatif ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran bermuatan HOTS bagi mahasiswa sebagai calon guru. Populasi penelitian terdiri atas semua dosen dan mahasiswa Jurusan Tadris Bahasa Indonesia FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Adapun sampel penelitian, meliputi: 4 dosen dan 117 mahasiswa. Data dikumpulkan melalui angket, wawancara, dan pengamatan. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran di Jurusan Tadris Bahasa Indonesia sudah bermuatan HOTS. Namun demikian, masih terdapat mata kuliah penciri Institut dan Fakultas yang belum bermuatan HOTS. Oleh karena itu, hendaknya perlu ada perbaikan bagi para dosen pengampu mata kuliah penciri Institut dan Fakultas. Pembelajaran mata kuliah penciri Jurusan sudah melakukan aktivitas HOTS. Tagihan mata kuliah penciri Jurusan tidak hanya berupa makalah, tetapi produk. Produk tersebut dapat dinikmati oleh masyarakat umum, baik berupa pementasan maupun buku.
Hambatan dan Harapan Pemartabatan Bahasa Indonesia Mohamad Jazeri; Siti Zumrotul Maulida
Indonesian Language Education and Literature Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (509.586 KB) | DOI: 10.24235/ileal.v4i1.2493

Abstract

This article aims to explain the phenomena of dignifying the Indonesian language between obstacles from Indonesian people and hopes from people of other countries to learn and use the Indonesian language. Based on my prolong observation, I find that people of Indonesia nowadays are lack of pride and loyalty to use The Indonesian language. On the other hand, the number of foreigners who are interested in learning the Indonesian language is highly rocketed. In our country, we face some phenomena of using The Indonesian language with lack of pride and loyalty. Language pride is the pride of Indonesian people to use Indonesian language pride, while language loyalty is the wish to use and maintain the Indonesian language from interference and extinction. The hopes from outside are the increasing number of foreigners who learn the Indonesian language for many purposes. It is proved by, first, the Indonesian language is now promoted as an official language of ASEAN countries. Second, the Indonesian language is learned in some universities in foreign countries. Third, in line with the strategic position of Indonesia in global communication, politically, economically, and culturally, the need of Indonesian Language Teaching for Foreigner (BIPA) is rapidly increasing.Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan fenomena yang terjadi dalam pemartabatan bahasa Indonesia, yakni hambatan yang terjadi di dalam negeri dan harapan dari luar negeri. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa kebanggaan dan loyalitas warga negara Indonesia terhadap bahasa Indonesia masih rendah. Di sisi lain, bangsa lain semakin banyak yang tertarik mempelajari bahasa Indonesia. Hambatan yang dihadapi di dalam negeri adalah kurangnya kebanggaan terhadap bahasa Indonesia dan rendahnya loyalitas terhadap bahasa Indonesia. Kebanggaan terhadap bahasa Indonesia adalah rasa bangga menggunakan bahasa Indonesia. Sementara loyalitas terhadap bahasa Indonesia merupakan keinginan bangsa Indonesia untuk memelihara dan mempertahankan bahasa Indonesia serta mencegahnya dari pengaruh dan interferensi dari bahasa lain. Adapun harapan dari luar negeri adalah semakin tingginya minat orang asing untuk mempelajari bahasa Indonesia dengan berbagai alasan. Hal ini dapat dilihat dari pertama, bahasa Indonesia dipromosikan sebagai bahasa resmi ASEAN. Kedua,bahasa Indonesia dipelajari di beberapa perguruan tinggi di luar negeri. Ketiga, seiring dengan posisi strategis Indonesia di percaturan dunia, secara politik, ekonomi, dan budaya, permintaan layanan Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) meningkat dengan cepat.
Implementasi Kurikulum 2013 Revisi 2016 Pada Pembelajaran Menulis Teks Anekdot Rasyid Manshur; Sarwiji Suwandi; Suyitno Suyitno
Indonesian Language Education and Literature Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (676.633 KB) | DOI: 10.24235/ileal.v4i1.1982

Abstract

The objectives of this research are to describe and explain (1) the process of writing anecdote text based on the 2013 Curriculum and its 2016 revision conducted by the teachers of Indonesia Language subjects in class X SMK Negeri 1 Gondang Sragen, (2) the existing obstacles in the process of writing anecdote text of the 2013 Curriculum and its 2016 revision in class X SMK Negeri 1 Gondang Sragen, and 3) the teachers’ efforts to overcome the obstacles encountered in the process of writing anecdotal text based on the 2013 Curriculum and its 2016 revision in class X SMK Negeri 1 Gondang Sragen. This qualitative research used a case study approach. The data sources in this research were events (the process of writing anecdote text), informants (teachers and students), and documents (the syllabus and lesson plan). The results show that the implementation of learning to write anecdotal text based on the 2013 Curriculum and its 2016 revision needs a more in-depth assessment in order to improve planning, implementation, and assessment. It is also based on the encountered obstacles occurred in the learning processes. Thus, the implementation of the 2013 Curriculum and its 2016 revision is in line with the concepts and regulations of the government. This is also implied for the achievement of national education objectives. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan pembelajaran menulis teks anekdot Kurikulum 2013 revisi 2016 yang dilakukan oleh guru mata pelajaran bahasa Indonesia di kelas X SMK Negeri 1 Gondang Kabupaten Sragen, kendala-kendala, serta upaya-upaya yang dilakukan oleh guru. Penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan studi kasus. Sumber data penelitian ini adalah peristiwa pembelajaran menulis teks anekdot, informan (guru dan siswa), dan dokumen (silabus dan RPP). Hasil penelitian menyimpulkan bahwa implementasi Kurikulum 2013 revisi 2016 pada pembelajaran menulis teks anekdot masih membutuhkan pengkajian lebih mendalam supaya dapat meningkatkan perbaikan implementasi, baik dari perencanaan, pelaksanaan, maupun penilaian mengingat masih sering adanya kendala-kendala yang dijumpai dalam pembelajaran. Dengan demikian, implementasi Kurikulum 2013 revisi 2016 yang sejalan dan selarasdengan tata konsep dan peraturan yang sudah ditentukan pemerintah dapat terwujud, juga berimplikasi pada ketercapaian tujuan pendidikan nasional.
Model Penelitian dan Pengembangan Materi Ajar BIPA (Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing) Defina Defina
Indonesian Language Education and Literature Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (862.802 KB) | DOI: 10.24235/ileal.v4i1.3012

Abstract

The objectives of this research are (1) to analyze the development model of Indonesian language teaching materials for foreign speakers and (2) combine the existing models. The analysis of this theory based on the results of research and development has been undertaken by BIPA IPB. The research had been conducted from August 2015 to Februrai 2017. Eight models were the research objects to analyze, namely a) ADDIE models, b) Dick, Carey, and Carey models, c) Borg and Gall models, d) ASSURE models, Kemp models, f) Tomlinson models, g) Brown models, and h) Jolly and Bolitho models.The research result shows models that have been modified in three main parts, namely 1) preparation, 2) planning, and 3) development-evaluation. These three parts can be broken down into 17 sections, such as 1) curriculum, 2) needs analysis, 3) syllabus, 4) text collection, 5) text selection, 6) material creation, 7) draft I, 8) preparation of test questions, 9) one to one test, 10) revision I , 11) draft II, 12) small group trial, 13) revision II, 14) draft III, 15) effectiveness test, 16) revision III, and 17) final product. The conclusion is that each model has its advantages and disadvantages. The development of Indonesian language teaching material models for foreign speakers can be undertaken by combining development research models that have been formulated by experts.Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis model pengembangan materi ajar bahasa Indonesia bagi penutur asing dan mengombinasikan model-model yang ada. Analisis teori ini berdasarkan hasil  penelitian dan pengembangan yang telah dilakukan di BIPA IPB. Penelitian dilakukan sejak Agustus 2015--Februari 2017.  Objek yang dianalisis ada delapan model: a)  model ADDIE, b) model Dick, Carey, dan Carey, c) model Borg dan Gall, d) model ASSURE, e) model Kemp, f) Tomlinson, g) Brown, dan h) Jolly dan Bolitho. Hasilnya, dari delapan model yang dianalisis, dapat dirumuskan model yang telah dimodifikasi. Ada tiga bagian utamanya, yaitu 1) persiapan, 2) perencanaan, dan 3) pengembangan-evaluasi. Dari 3 bagian itu dapat diuraikan menjadi 17 bagian: 1) kurikulum, 2) analisis kebutuhan, 3) silabus, 4) pengumpulan teks, 5) pemilahan teks, 6) pengkreasian materi, 7) draf I, 8) penyusunan soal tes, 9) uji one to one, 10) revisi I, 11) draf II, 12) uji coba kelompok kecil, 13) revisi II, 14) draf III, 15) uji efektivitas, 16) revisi III, dan 17) produk final. Simpulannya adalah setiap model itu memiliki kelebih dan kekurangan. Pengembangan model materi ajar bahasa Indonesia bagi penutur asing dapat dilakukan dengan mengombinasikan model-model penelitian pengembangan yang sudah dirumuskan para pakar.

Page 1 of 1 | Total Record : 10