cover
Contact Name
Indrya Mulyaningsih
Contact Email
indrya@syekhnurjati.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
indrya@syekhnurjati.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Indonesian Language Education and Literature
ISSN : -     EISSN : 25022261     DOI : -
Indonesian Language Education and Literature is a journal of research publication. The scopes of this research are Indonesian language and literature teaching, either as the first, second, or foreign language. The research can be conducted in elementary schools, junior high schools, senior high schools, and / or university. The journal is regularly published on July and December in collaboration with the cooperation Asosiasi Dosen Bahasa dan Sastra Indonesia (ADOBSI) or The Association of Indonesian Language and Literature Lecturers and Ikatan Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (IKAPROBSI) or The association of Indonesian Language and Literature Study Program.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2019)" : 10 Documents clear
Peningkatan Mutu Pembelajaran Sintaksis melalui Lesson Study for Learning Community (LSLC) Raden Mekar Ismayani; Latifah Latifah; Yusep Ahmadi
Indonesian Language Education and Literature Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (42.096 KB) | DOI: 10.24235/ileal.v4i2.2450

Abstract

There are still many Indonesian language teacher candidates who have not mastered syntax. This article describes the results of Lesson Study for Learning Community (LSLC) activities carried out in the Indonesian language education study program STKIP Siliwangi (now IKIP Siliwangi) with the aim of regular students, fifth semester who are taking a syntax course. The learning method used is discovery learning plus because in its implementation it integrates the use of mind mapping methods in the learning steps of discovery learning methods. From the results of data analysis shows that the application of discovery learning methods plus through LSLC can improve student learning outcomes in syntactic courses. Improved learning outcomes can be seen from the recap percentage, in the first cycle students who were able to answer questions were 52.19%, cycle 2 59.06%, and cycle 3 were 86.56%. In addition, the four abilities of students who were the focus of this program's observations also increased.Masih banyak calon guru bahasa Indonesia yang belum menguasai sintaksis. Artikel ini mendeskripsikan hasil kegiatan Lesson Study for Learning Community (LSLC) yang dilaksanakan pada program studi pendidikan bahasa Indonesia STKIP Siliwangi (sekarang IKIP Siliwangi) dengan sasaran mahasiswa reguler, semester lima yang sedang menempuh mata kuliah sintaksis. Metode pembelajaran yang digunakan adalah discovery learning plus karena dalam pengimplementasiannya mengintegrasikan penggunaan metode mind mapping dalam langkah-langkah pembelajaran metode discovery learning. Dari hasil analisis data menunjukkan bahwa penerapan metode discovery learning plus melalui LSLC dapat meningkatkan hasil belajar mahasiswa dalam mata kuliah sintaksis. Peningkatan hasil belajar dapat dilihat dari rekap persentase, pada siklus 1 mahasiswa yang mampu menjawab soal sebesar 52,19%, siklus 2 59,06%, dan siklus 3 sebesar 86,56%. Selain itu, empat kemampuan mahasiswa yang menjadi fokus pengamatan program ini, juga mengalami peningkatan.
The Problems in Applying Authentic Assessment for Speaking Skills in Junior High School Wicaksana, Muhlis fajar; Suwandi, Sarwiji; Winarni, Retno; Ngadiso, Ngadiso
Indonesian Language Education and Literature Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (45.846 KB) | DOI: 10.24235/ileal.v4i2.3294

Abstract

Various problems arise in the application of the 2013 curriculum, especially the authentic assessment system. This study tries to describe the various problems that arise, the factors that cause debate, and efforts to overcome them. This research method uses a qualitative descriptive method. Data collection techniques are carried out through observation, interviews, and document analysis. The source of information for the research came from two female teachers at Sukoharjo 1 & 3 SMPN and one male teacher from Al-Azhar Islamic Middle School 21 Solo Baru. The data validity technique is done through data triangulation. Data obtained through observation, interviews, and document analysis are all complementary. The results showed that: a) understanding the teacher about authentic assessment still varied, b) limiting the time in applying authentic assessment, c) the teacher did not check the instrument to be used, d) the teacher who often did not conduct the research process in learning, e) processing the value of learning outcomes received by the teacher is too complicated and complicated, also f) the minimum reading power of the teacher to study books about authentic assessment. One of the causes is internal and external factors. Internal factors come from within (teachers and students), while external factors come from outside the teacher's ability. Berbagai permasalahan muncul dalam penerapan kurikulum 2013, khususnya sistem penilaian autentik aspek keterampilan berbicara di SMP. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan berbagai permasalahan yang muncul, faktor-faktor yang menyebabkan permasalahan, dan upaya untuk mengatasinya. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Sumber informasi penelitian berasal dari dua guru perempuan di SMPN 1 & 3 Sukoharjo dan satu guru laki-laki dari SMP Islam Al-Azhar 21 Solo Baru. Teknik keabsahan data dilakukan melalui triangulasi data. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen semuanya saling melengkapi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: a) pemahaman guru tentang penilaian autentik masih bervariasi, b) keterbatasan waktu dalam penerapan penilaian autentik, c) guru tidak mau mengecek instrumen penilaian yang akan digunakan, d) guru sering tidak melakukan penilaian proses dalam pembelajaran, e) pengolahan nilai hasil belajar yang dirasakan guru terlalu rumit dan kompleks, serta f) minimnya daya baca guru untuk mengkaji buku-buku mengenai penilaian autentik. Adapun faktor penyebab permasalahan adalah faktor internal dan eksternal. Faktor internal berasal dari dalam (guru dan siswa), sedangkan faktor eksternal berasal dari luar kemampuan guru.
Karakter Tokoh Utama Novel Kinanti Karya Margareth Widhy Pratiwi Arfa Dhani Nugraha; Nugraheni Eko Wardhani; Ani Rakhmawati
Indonesian Language Education and Literature Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.352 KB) | DOI: 10.24235/ileal.v4i2.2602

Abstract

The Kinanti novel will be reviewed using literature on psychology. This study aims to describe and explain the main character and personality based on Sigmund Freud's psychoanalytic theory and its relevance to the learning of literature in Higher Education. This research is a qualitative descriptive study. The data collected is in the form of words, sentences, and dialogues between the groups contained in the novel Kinanti data source by Margaret Widhy Pratiwi. Data collection techniques used in this study were referring note-taking, and interview techniques. The data validity used is data triangulation. The data analysis technique used is to trace the personality of the main character. Kinanti as the main character has three characters, namely: selfhood, inner attitude, and looking for a true teacher. The Kinanti novel can portray the character of an independent and socially caring Javanese society.Novel Kinanti akan diulas menggunakan kajian psikologi sastra. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan tokoh utama serta kepribadiannya berdasarkan teori psikoanalisis Sigmund Freud dan relevansinya terhadap pembelajaran sastra di Perguruan Tinggi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Data yang dikumpulkan adalah berupa kata-kata, kalimat, dan dialog antartokoh yang terdapat dalam sumber data novel Kinanti karya Margareth Widhy Pratiwi. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik simak, catat, dan wawancara. Validitas data yang digunakan adalah triangulasi data. Teknik analisis data yang digunakan, yaitu menelusuri kepribadian tokoh utama. Kinanti sebagai tokoh utama memiliki tiga karakter, yakni: kedirian, sikap batin, dan mencari guru sejati. Novel Kinanti dapat mengambarkan karakter masyarakat Jawa yang mandiri dan peduli sosial.
Ekologi Spiritual dalam Novel Glonggong Karya Junaedi Setiyono dan Jatisaba Karya Ramayda Akmal Yudhistira Adi Prasetya; Nurhadi Nurhadi
Indonesian Language Education and Literature Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.051 KB) | DOI: 10.24235/ileal.v4i2.3318

Abstract

This study aims to describe 1) the ecological dimension of Javanese in the Glonggong by Junaedi Setiyono and the Jatisaba by Ramayda Akmal; 2) the influence of Javanese spirituality in environmental management in the Glonggong and Jatisaba. The technique used in data collection was reading techniques and note-taking techniques. The data analysis technique used was descriptive qualitative. Validity used semantic validity technique. The results of the study, there are two forms of interrelationships between environment and humans, namely 1) humans are subject to nature, and 2) humans master nature. From the two forms of relationship, there is a Javanese spirituality that influences environmental management, including saduluran (kinship), bisa ajer ajur (able to adapt and select), and nrimo ing pandhum (accept all gifts or sincerity). Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dimensi ekologi orang Jawa dalam novel Glonggong karya Junaedi Setiyono dan Jatisaba karya Ramayda Akmal serta pengaruh spiritualitas orang Jawa dalam pengelolaan lingkungan pada novel Glonggong dan Jatisaba. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik baca dan catat. Teknik analisis data yang digunakan berupa deskriptif kualitatif. Validasi data menggunakan validitas semantik. Hasil penelitian menunjukkan dua bentuk hubungan lingkungan dengan manusia, yaitu 1) manusia tunduk pada alam, dan 2) manusia menguasai alam. Dari kedua bentuk hubungan tersebut terdapat spiritualitas Jawa yang memengaruhi pengelolaan lingkungan, antara lain saduluran (kekerabatan), bisa ajur ajer (mampu beradaptasi dan menyeleksi), dan nrima ing pandhum (menerima segala pemberian atau ikhlas).
Campur Kode Pada Transaksi Lego Tuneeca New N Preloved Denik Wirawati
Indonesian Language Education and Literature Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.854 KB) | DOI: 10.24235/ileal.v4i2.3305

Abstract

This article aims to 1) describe the type of code mix in the Tuneeca transaction in the Lego Tuneeca New N Preloved 2 group) describing the relationship of mixed code to the Tuneeca transaction in the Lego Tuneeca New N Preloved group with sociolinguistic teaching material. This study used the descriptive qualitative method. Data is obtained by reading notes. The results of the study of reading conversations at Lego Tuneeca New N Preloved group are types of code mixes which are mixed code into a number of twelve, out a number of thirty-four, and mixed codes of eleven data. The form of mixed code has a mixed code of thirty-five words, thirty-seven phrases, two-sentence sentences, and no clause code mixed form in this study. The mixed code research on the Lego Tuneeca New N Preloved transaction can be used as an additional sociolinguistic teaching material specifically in the problem chapter of bilingualism in the form of code-mixing. From this research can be taken as an example of sociolinguistic learning material in the form of a two-way code mix, namely classification of types and forms of mixed code.Pada kegiatan transaksi, bahasa masih menjadi peranan penting dalam berkomunikasi antara penjual dan pembeli. Komunikasi verbal yang digunakan dalam kegiatan transaksi online umumnya berupa tulisan. Artikel ini bertujuan untuk 1) mendeskripsikan jenis campur kode pada transaksi Tuneeca dalam grup Lego Tuneeca New N Preloved 2) mendeskripsikan kaitannya campur kode pada transaksi Tuneeca dalam grup Lego Tuneeca New N Preloved dengan bahan ajar sosiolinguistik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data diperoleh dengan cara teknik baca dan catat. Hasil penelitian dari membaca percakapan di grop Lego Tuneeca New N Preloved terdapat jenis campur kode, yaitu: campur kode ke dalam sejumlah dua belas, campur kode ke luar sejumlah tiga puluh empat, dan campur kode campuran sejumlah sebelas data. Bentuk campur kode terdapat campur kode pada tataran kata sejumlah tiga puluh lima, tataran frasa sejumlah tiga puluh tujuh, tataran kalimat sejumlah dua, dan tidak ditemukan bentuk campur kode pada tataran klausa dalam penelitian ini. Penelitian campur kode pada transaksi Lego Tuneeca New N Preloved dapat digunakan sebagai tambahan bahan ajar sosiolinguistik khususnya pada bab permasalahan bilingualisme yang berupa campur kode. Hasil dari penelitian tersebut dapat dijadikan sebagai contoh materi pembelajaran sosiolinguistik berupa campur kode dua hal, yaitu: klasifikasi jenis dan bentuk campur kode.
Analisis Bahan Ajar Menulis Sastra Pada Aspek Pengetahuan dalam Buku Guru Bahasa Indonesia SMA/MA Thoufanie Barikly; Nurhadi Nurhadi
Indonesian Language Education and Literature Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.909 KB) | DOI: 10.24235/ileal.v4i2.3330

Abstract

This study aims to describe aspects of knowledge in literary writing teaching materials in Indonesian language teacher books SMA / MA class X, XI, XII with a qualitative descriptive approach to document analysis. The data sources used in this study are Indonesian language teacher books SMA / MA class X, XI, XII 2013 Curriculum. The technique of data collection is done through reading and recording techniques using instruments that have been validated in the form of document analysis guides. The results showed that aspects of factual, conceptual, and procedural knowledge were fulfilled in the Indonesian language teacher books SMA / MA class X, XI, XII with details: (1) based on literary teaching material aspects of knowledge in class X and XI, more conceptual knowledge aspects dominating rather than factual and procedural knowledge, (2) based on literary teaching material aspects of knowledge in class XII, aspects of procedural knowledge dominate more than factual and conceptual knowledge.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aspek pengetahuan pada bahan ajar menulis sastra dalam buku guru bahasa Indonesia SMA/MA kelas X, XI, XII dengan pendekatan kualitatif deskriptif jenis analisis dokumen. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah buku guru bahasa Indonesia SMA/ MA kelas X, XI, XII Kurikulum 2013. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik pembacaan dan pencatatan dengan menggunakan instrumen yang sudah divalidasi berupa panduan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek pengetahuan faktual, konseptual, dan prosedural sudah terpenuhi dalam buku guru bahasa Indonesia SMA/ MA kelas X, XI, XII dengan rincian: (1) berdasarkan bahan ajar sastra aspek pengetahuan pada kelas X dan XI, aspek pengetahuan konseptual lebih mendominasi daripada pengetahuan faktual dan prosedural, (2) berdasarkan bahan ajar sastra aspek pengetahuan pada kelas XII, aspek pengetahuan prosedural lebih mendominasi daripada pengetahuan faktual dan konseptual.
Pengembangan Evaluasi Berbasis Penalaran dalam Pembelajaran Bahasa di Sekolah Menengah Dadang S. Anshori
Indonesian Language Education and Literature Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.96 KB) | DOI: 10.24235/ileal.v4i2.1505

Abstract

This paper aims to develop a reason-based evaluation model that can be used to evaluate language learning in schools. Reason-based evaluation becomes so important along with the use of the text approach in language learning. The text approach allows language not only to be understood structurally, but also functionally. Therefore, the type of text also determines the purpose of communication. Functionally, the text also contains messages and the interests of the writer so that it must be understood critically with high reasoning power. In the context of language learning, critical power and reasoning power must be reflected in the evaluation system used. At present, language evaluation models develop more aspects of language cognition than applications that allow students to develop critical power to the text. This reason-based evaluation model is expected to be an alternative in developing tests that truly inspire and understand the spirit of language learning.Tulisan ini bertujuan untuk mengembangkan model evaluasi berbasis penalaran yang dapat digunakan untuk mengevaluasi pembelajaran bahasa di sekolah. Evaluasi berbasis penalaran menjadi demikian penting seiring dengan penggunaan pendekatan teks dalam pembelajaran bahasa. Pendekatan teks memungkinkan bahasa tidak hanya dipahami secara struktural, tetapi juga secara fungsional. Oleh karena itu, jenis teks ikut menentukan tujuan berkomunikasi. Secara fungsional, teks juga sarat mengandung pesan dan kepentingan penulis sehingga harus dipahami secara kritis dengan daya nalar yang tinggi. Dalam konteks pembelajaran bahasa, daya kritis dan daya nalar harus tercermin dalam sistem evaluasi yang digunakan. Saat ini, model evaluasi bahasa lebih banyak mengembangkan aspek kognisi bahasa dibandingkan aplikasi yang memungkinkan siswa dapat mengembangkan daya kritis terhadap teks. Model evaluasi berbasis penalaran ini diharapkan dapat menjadi alternatif dalam mengembangkan tes yang benar-benar menjiwai dan memahami ruh pembelajaran bahasa.
Pengembangan Bahan Ajar Teks Fabel dan Cerpen Berorientasi Soft Skill Emah Khuzaemah; Hikmah Uswatun Ummi
Indonesian Language Education and Literature Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.583 KB) | DOI: 10.24235/ileal.v4i2.4214

Abstract

The low level of soft skills among employees, many complained by various companies and agencies. This study aims to develop fable and short story text teaching materials oriented to soft skills. Based on the results of the identification of 91% of informants agree that there are a fable and short story teaching materials that are oriented towards soft skills. Teaching materials developed titled Mari Menulis Fabel yang Inspiratif. Activities carried out include: develop your imagination, determine ideas and themes, draw characters and characters, arrange events and develop stories, complete stories meaningfully, and develop your inspiration. Masih rendahnya soft skill di kalangan karyawan, banyak dikeluhkan oleh berbagai perusahaan dan instansi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar teks fabel dan cerpen berorientasi soft skill. Berdasarkan hasil identifikasi 91% informan setuju adanya bahan ajar fabel dan cerpen yang berorientasi soft skill. Bahan ajar yang dikembangkan berjudul Mari Menulis Fabel yang Inspiratif. Kegiatan yang dilakukan, meliputi: kembangkan imajinasimu, tentukan ide dan tema, gambarkan tokoh dan karakternya, rangkai peristiwa dan kembangkan cerita, selesaikan cerita dengan penuh makna, dan kembangkan inspirasimu.
Feminisme dalam Cerpen Rambutnya Juminten Karya Ratna Indaswari Ibrahim Dewi Kusuma; Tato Nuryanto
Indonesian Language Education and Literature Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.28 KB) | DOI: 10.24235/ileal.v4i2.4162

Abstract

This research aims to describe the form of gender injustice in the short story of Rambutya Juminten by Ratna Indaswari Ibrahim in the form of oppression of women, people's views on women, and men's views on feminism. This qualitative descriptive study uses a feminist approach. Research shows that short stories of Rambut Juminten can be a real picture of how people perceive gender differences. Gender differences are always a barrier wall that tends to curb women's freedom to work and move. Gender differences also give rise to violence and oppression of women's rights. Existing culture makes women always in second grade after men. Men are of the view that women overestimate feminism. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk ketidakadilan gender dalam cerpen Rambutya Juminten karya Ratna Indaswari Ibrahim yang berupa: penindasan terhadap perempuan, pandangan masyarakat terhadap perempuan, dan pandangan laki-laki terhadap feminisme. Penelitian deskriptif kualitatif ini menggunakan pendekatan feminisme. Penelitian menunjukkan bahwa cerpen Rambutnya Juminten dapat menjadi gambaran nyata cara masyarakat memandang perbedaan gender. Perbedaan gender selalu menjadi dinding pembatas yang cenderung mengekang kebebasan perempuan dalam berkarya dan beraktivitas. Perbedaan gender juga melahirkan kekerasan dan penindasan terhadap hak-hak perempuan. Budaya yang ada menjadikan perempuan selalu berada di kelas dua setelah laki-laki. Laki-laki berpandangan bahwa kaum perempuan terlalu berlebihan mengartikan feminisme.
Analisis Kesalahan Struktur Frasa Pada Karangan Berbahasa Indonesia Karya Pembelajar Tiongkok Intan Rawit Sapanti
Indonesian Language Education and Literature Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.304 KB) | DOI: 10.24235/ileal.v4i2.2138

Abstract

This research aims to describe the syntactic errors in essays written by Chinese Mandarin speaking learners in Darmasiswa RI programs and explain the cause of those errors. The research is conducted based on the qualitative-descriptive method in the form of case study research. Data were taken by collection student’s essays and observation. The data population was 80 essays and the data sample was 118 sentences contain syntactic errors which are divided into two levels, phrase and clause level. The results of this research found that syntactic errors made by Chinese Mandarin students are errors in phrase formation. At phrase level, errors are found in the form of omission of the noun and verbal phrases, misordering in noun, verbal and complement phrase. Errors caused by intralingual errors came from the mastery of the target language of Bahasa Indonesia by the Chinese learner and also the interference from the mother language that is Chinese Mandarin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kesalahan sintaksis dalam esai yang ditulis oleh peserta didik berbahasa Mandarin di program Darmasiswa RI dan menjelaskan penyebab kesalahan tersebut. Penelitian ini dilakukan berdasarkan metode kualitatif-deskriptif dalam bentuk penelitian studi kasus. Data diambil dengan mengumpulkan esai dan observasi siswa. Populasi data adalah 80 esai dan sampel data berupa 118 kalimat mengandung kesalahan sintaksis yang dibagi menjadi dua level, yaitu: frasa dan klausa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kesalahan sintaksis yang dilakukan oleh mahasiswa Mandarin adalah kesalahan dalam pembentukan kalimat. Pada tingkat frasa, kesalahan ditemukan dalam bentuk kelalaian nomina dan verbal, kesalahpahaman dalam nomina, frasa verbal, serta pelengkap. Kesalahan yang disebabkan oleh faktor intralingual berasal dari penguasaan bahasa target bahasa Indonesia oleh pelajar Cina dan gangguan dari bahasa ibu yaitu Mandarin Cina.

Page 1 of 1 | Total Record : 10