cover
Contact Name
Khomarudin
Contact Email
oemarbakrie0231@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
oemarbakrie0231@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Edueksos : Jurnal Pendidikan Sosial & Ekonomi
ISSN : 22529942     EISSN : 25485008     DOI : -
Edueksos: Jurnal Pendidikan Sosial dan Ekonomi is a peer-reviewed journal that focuses on critical studies of basic education. It investigates the dynamics of teaching and learning of social education, social and economic problems in the society context of the primary, senior, and high education level. Besides focusing on the development of studies issues of basic education, Edueksos also covers the critical view and comprehensive mind in the economic and social education. The scope is related to social and economics education, such as: Social Science (Economic, Sociologi, History, Citizenship, Study Gender) in Education Perspective Learning Innovation in Social Education Cultural Values in Education Multicultural education Humanities issues in education
Arjuna Subject : -
Articles 262 Documents
PENERAPAN TERAPI MUSIK INSTRUMENTAL KLASIK UNTUK MENINGKATKAN KONSENTRASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS DI SMP NEGERI 1 TALUN KABUPATEN CIREBON S Nurul Janah; tati nurhayati; masdudi masdudi
Edueksos : Jurnal Pendidikan Sosial & Ekonomi Vol 5, No 2 (2016): Inovasi Pembelajaran IPS
Publisher : Department of Tadris IPS FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (52.257 KB) | DOI: 10.24235/edueksos.v5i2.1172

Abstract

Berdasarkan permasalahan yang ada di SMP Negeri 1 Talun Kabupaten Cirebon di ketahui terkait konsentrasi belajar siswa dalam proses pembelajaran IPS di kelas VIII H guru sudah menggunakan metode pembelajaran yang baik dengan menggunakan metode ceramah, tanya jawab, diskusi dan kuis. Akan tetapi kondisi siswa dikelas tersebut masih kurang kondusif meskipun guru sudah mengajak siswa agar memperhatikan pelajarannya tetapi siswa tetap masih belum bisa fokus untuk mengikuti pembelajaran tersebut. Dengan demikian penulis berupaya untuk mencari solusi agar siswa dapat meningkatkan konsentrasi belajar siswa dengan mencoba menggunakan penerapan terapi musik instrumental klasik  dalam proses pembelajarannya. PTK ini bertujuan untuk memperoleh data tentang penggunaan penerapan terapi musik instrumental klasik, konsentrasi belajar siswa dan peningkatan konsentrasi belajar IPS antar siklus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas dengan penerapan terapi musik instrumental klasik pada mata pelajaran IPS kelas VIII SMP Negeri 1 Talun Kabupaten Cirebon, yang terdiri dari tiga siklus dengan subjek penelitian siswa kelas VIII H yang berjumlah 33 siswa. Pengumpulan data dilakukan denegan  menggunakan observasi, tes, dokumentasi dan angket. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa: Respon Penerapan Terapi Musik Instrumental Klasik Pada Mata Pelajaran IPS di SMP Negri 1 Talun sebesar 44,48 % dengan kreteria cukup. Konsentrasi siswa mengalami peningkatan, pada siklus I diperoleh rata-rata presentase 60,08 % dengan kriteria sedang, pada siklus II di peroleh rata-rata presentase 70,22 % dengan kriteria tinggi dan pada siklus III diperoleh rata-rata presentase 82,14 % dengan kriteria sangat tinggi. Dengan demikian Penerapan Terapi Musik Instrumental Klasik dapat meningkatkan konsentrasi belajar siswa pada mata pelajaran IPS kelas VIII H SMP Negeri 1 Talun Kabupaten Cirebon. Kata Kunci: Terapi Musik Instrumental Klasik, Konsentrasi Belajar Siswa
MENCERMATI DAN MENGURAI BENANG KUSUT MASALAH PENDIDIKANDI INDONESIA Iwan Iwan
Edueksos : Jurnal Pendidikan Sosial & Ekonomi Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Department of Tadris IPS FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.606 KB) | DOI: 10.24235/edueksos.v2i1.640

Abstract

AbstrakVisipendidikan seharusnya lahir dari kesadaran bahwa kita sebaiknya jangan menanti apapun dari masa depan, karena sesungguhnya masa depan itulah mengaharap-harapkan dari kita, kita sendirilah yang seharusnya menyiapkannya. Visi ini tentu saja mensyaratkan bahwa, sebagai institusi, pendidikan harus solid.Idealnya, pendidikan yang solid adalah pendidikan yang steril dari berbagai permasalahan.Institusipendidikan mengemban tiga fungsi.Pertama, pendidikan berfungsi menumbuhkan kreativitas peserta didik.Kedua, pendidikan berfungsi mewariskan nilai-nilai kepada peserta didik; dan ketiga, pendidikan berfungsi meningkatkan kemampuan kerja produktif peserta didik.Suka atau tidak suka, permasalahan akan selalu ada dimanapun dan kapanpun, termasuk dalam institusi pendidikan.Oleh karena itu, persoalannya bukanlah usaha menghindari permasalahah, tetapi justru perlunya menghadapi permasalahan itu secara cerdas dengan mengidentifikasi dan memahami substansinya untuk kemudian dicari solusinya.Kata Kunci : pendidikan, internal, eksternal
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN INTERAKTIF SETING KOOPERATIF UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII PADA MATA PELAJARAN IPS DI SMP NEGERI 3 PALIMANAN KABUPATEN CIREBON Nur nuy; Mahdi Mahdi
Edueksos : Jurnal Pendidikan Sosial & Ekonomi Vol 7, No 1 (2018): Evaluasi Pembelajaran
Publisher : Department of Tadris IPS FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.193 KB) | DOI: 10.24235/edueksos.v7i1.3108

Abstract

ABSTRAK  Salah satu keberhasilan belajar, dipengaruhi oleh metode yang digunakan guru dalam proses pembelajaran, penelitian awal yang dilakukan oleh peneliti di SMP Negeri 3 Palimanan  Kabupaten Cirebon  yaitu  ditemukannya  guru  yang lebih dominasi  menggunakan  metode  ceramah  yang  berdampak pada siswa  kurang termotivasi dan mendapatkan hasil belajar yang kurang atau di bawah KKM yaitu75, sedangkan rata-rata kelas baru mencapai 58,03. Maka peneliti terdorong melakukan  penelitian  untuk  meningkatkan  motivasi  dan  hasil  belajar  siswa dengan menggunakan model Pembelajaran Interaktif Seting Kooperatif. Tujuan umum penelitian tindakan kelas ini adalah untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPS, sedangkan tujuan khusus dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran menggunakan model Pembelajaran Interaktif Seting Kooperatif, motivasi dan hasil belajar siswa kelas VIII   di   SMP   Negeri   3   Palimanan   Kabupaten   Cirebon.   Penelitian   ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dengan  empat  tahapan  yaitu  :  penelitian,  pelaksanaan,  tindakan,  observasi, refleksi. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, tes dan dokumentasi. Hasil implemnetasi model Pembelajaran Interaktif Seting Kooperatif yaitu pada siklus I sebesar 62,5% siklus II sebesar92,5% dan siklus III sebesar 95%. Peningkatan motivasi belajar siswa siklus I sebesar 57,5% siklus II sebesar 90% dan siklus III sebesar 97,5%, sedangkan hasil belajarnya yaitu pra siklus sebesar 58,03 dengan ketuntasan 14,28% siklus I sebesar 67 dengan ketuntasan 50% siklus II sebesar 74 dengan ketuntasan 65% dan siklus III 80 dengan ketuntasan 85% dengan demikian dapat disimpulkan bahwasannya  implementasi  model  Pembelajaran  Interaktif  Seting  Kooperatif dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa kelas VIII di SMP Negeri 3Palimanan Kabupaten Cirebon.   Kata Kunci : Pembelajaran,  Interaktif Seting Kooperatif, Motivasi  dan HasilBelajar
PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT MANIS KIDUL DALAM MENUNJANG PENDIDIKAN FORMAL DI OBJEK WISATA CIBULAN KECAMATAN JALAKSANA KABUPATEN KUNINGAN asti destiana; Dede Suryatman; Nur Eka Setiowati
Edueksos : Jurnal Pendidikan Sosial & Ekonomi Vol 5, No 1 (2016): Pendidikan Karakter
Publisher : Department of Tadris IPS FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (64.066 KB) | DOI: 10.24235/edueksos.v5i1.1106

Abstract

Pembangunan yang dilaksanakan pada hakikatnya merupakan upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Pembangunan dalam bidang ekonomi yang dilaksanakan di desa dengan menggunakan pendekatan pemberdayaan. Usaha pemberdayaan masyarakat bidang ekonomi merupakan bentuk kemandirian dalam mengatasi permasalahan mereka melalui kreatifitas untuk meningkatkan kualitas hidup. Objek Wisata Cibulan dapat memberdayakan penduduk desa Manis Kidul.Penelitian ini merupakan penelitian deskripsi dengan pendekatan kualitatif yang diperoleh datanya dengan tehnik wawancara, observasi dan dokumentasi. Adapun tujuan penelitian untuk: (1) Mendeskripsikan upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat di objek wisata, (2) Mengetahui daya tarik objek wisata dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat yang menunjang pendidikan formal, (3) mendeskripsikan peran masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi dalam menunjang pendidikan formal dan (4) Mendeskripsikan peran Pemerintah desa setempat melalui memberdayakan ekonomi dalam menunjang pendidikan formal.Hasil penelitian yaitu: (1) Pemberdayakan ekonomi masyarakat di objek wisata dilakukan dengan pendekatan partisipasi dalam usaha ekonomi, baik secara individu maupun kelompok yang berupa layanan usaha wisata. Bentuk kegiatan perekonomian sebagai sumber pendapatan masyarakat di objek wisata ini dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat. (2) Adanya daya tarik objek wisata di Cibulan dalam bentuk wisata alam dan wisata budaya. Pemberdayaan ekonomi di objek wisata Cibulan menciptakan aktivitas usaha yang memenuhi kebutuhan wisata alam dan budaya tersebut, yang menjadi sumber penghasilan sebagian masyarakat. (3) Peran masyarakat dalam pemberdayaan ekonomi dengan dibukanya usaha ekonomi dan memanfaatkan fasilitas-fasilitas yang dapat menunjang kegiatan wisata seperti warung-warung penjual makan sampai restoran sarana ibadah, toilet, tempat parkir dan lainnya. Usaha layanan pariwisata ini sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi yang pada akhirnya dapat menunjang pendidikan formal. (4) Peran pemerintah desa di objek wisata Cibulan dalam bentuk pemberian fasilitas secara gratis terhadap pelaku ekonomi dan tidak ada pajak. Bentuk dukungan pemerintah daerah tersebut, berdampak pada peningkatan penghasilan yang makin layak dan sejahtera, dan akhirnya dapat mendukung partisipasi pendidikan formal masyarakat.Kata Kunci : Pemberdayaan ekonomi masyarakat, Objek wisata, Pendidikan formal
BAHASA DAN KELAS SOSIAL: STUDI KASUS VARIASI BAHASA SOPIR DAN KONDEKTUR ANGKUTAN KOTA DI YOGYAKARTA Itaristanti Itaristanti
Edueksos : Jurnal Pendidikan Sosial & Ekonomi Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Department of Tadris IPS FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.214 KB) | DOI: 10.24235/edueksos.v1i1.620

Abstract

Variasi bahasa merupakan bentuk yang muncul karena eratnya hubungan bahasa dengan masyarakat. Variasi tersebut dapat menunjukkan kelas sosial para penuturnya. Untuk mendeskripsikan hal tersebut, penelitian ini dilakukan. Penelitian ini adalah penelitian mengenai variasi bahasa sopir dan kondektur angkutan kota di Yogyakarta. Data dikumpulkan melalui metode simak dengan teknik bebas libat cakap dan wawancara dengan teknik cakap bertemu muka serta teknik rekam. Data kemudian diklasifikasikan, dianalisis, dan disajikan dalam bentuk laporan. Kata Kunci: variasi bahasa, kelas sosial, aspek-aspek situasi tutur, konteks tuturan, dan fungsi komunikasi
KETERTOLAKAN LAPORAN HASIL PENELITIAN TINDAKAN KELAS yeti Nurizzati
Edueksos : Jurnal Pendidikan Sosial & Ekonomi Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Department of Tadris IPS FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (129.869 KB) | DOI: 10.24235/edueksos.v3i1.317

Abstract

ABSTRAK Semenjak guru dituntut secara professional untuk melakukan penelitian, maka Penelitian Tindakan Kelas (PTK) mulai diminati oleh guru. Mereka beramai-ramai melakukan PTK di kelas-kelas masing-masing. Yang menjadi permasalahan adalah ketika hasil penelitian mereka diajukan ke dewan penilai untuk mendapatkan kum, dimana beberapa dari hasil penelitian mereka tertolak. Salah satunya adalah karena ditemukan beberapa kesalahan yang terdapat pada laporan hasil PTK.Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau “classroom action research”adalah penelitian yang bersifat reflektif, dilakukan oleh pelaku tindakan (guru) untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.Kesalahan yang ada pada laporan hasil PTK yang menyebabkan tertolaknya hasil PTK oleh dewan penilai dapat dikelompokkan menjadi tiga yaitu kesalahan umum, kesalahan khusus, dan kesalahan lain. Oleh karena itu, beberapa persyaratan yang harus dipenuhi agar PTK berhasil yaitu kesediaan untuk mengakui kekurangan diri, kesempatan yang memadai untuk menemukan sesuatu yang baru, dorongan untuk mengemukakan gagasan baru, waktu yang tersedia untuk melakukan percobaan, kepercayaan timbal balik antar orang-orang yang terlibat, dan pengetahuan tentang dasar-dasar proses kelompok oleh peserta penelitian. Kata Kunci : Ketertolakan, PTK, Kesalahan, Keberhasilan
PERAN KOMPETENSI SOSIAL GURU DALAM MENCIPTAKAN EFEKTIFITAS PEMBELAJARAN Novianti Muspiroh
Edueksos : Jurnal Pendidikan Sosial & Ekonomi Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Department of Tadris IPS FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.646 KB) | DOI: 10.24235/edueksos.v4i2.655

Abstract

AbstractSocial competency is an important aspect for teachers in making effective learning. It can provide opportunities for students to undertake positive activities that can improve performances. Powered by good communication, the teacher will be more easily conveying a variety of information in particular lessons to be taught to students. In reality, however, social competence in learning is still overlooked by teachers, as it is often found in the learning process suggests that the interaction of teachers and students who are less effective and efficient, teachers who behave immorally and violencely. So, it is difficult to achieve effective learning. Therefore, social competence is very important for teachers. For that, teachers should improve it with effective communication, discussion and direct visitation to the community, training related to social competence, deepen knowledge of human relations, mastering social psychology, and adaptation to work in places. Key words:competency, social, efektiveness, learning
HUBUNGAN KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DAN MOTIVASI KERJA Tati Nurhayati
Edueksos : Jurnal Pendidikan Sosial & Ekonomi Vol 1, No 2 (2012)
Publisher : Department of Tadris IPS FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (41.881 KB) | DOI: 10.24235/edueksos.v1i2.380

Abstract

ABSTRAKPeran, fungsi dan tanggung jawab seorang pemimpin berpengaruh besar terhadapkreatifitasdan inovatif suatu organisasi, Instansi atau perusahaan. Dalam sepak terjangnyaseorang pemimpin mampu beraktifitas mempengaruhi, membimbing, menggerakkan danmengarahkan secara suka rela ikhlas kepada orang lain dengan cara memanfaatkan daya,dana, sarana dan tenaga yang tersedia untuk mencapai tujuan yang diharapkan.Di era globalisasi ini dengan perkembangan IPTEK yang pesat, sangat dibutuhkanseorang pemimpin yang betul-betul mumpuni dalam menangani berbagai permasalahandan mampu memberi semangat memotivasi kerja para karyawan atau bawahannyaPemimpin Transformasional merupakan pemimpin yang diharapkan karena baikpemimpin maupun para pengikutnya saling menaikkan diri ketingkat moralitas, keadilandan motivasi kerja yang lebih baik.Kata kunci: Pemimpin, Teori, Tipe, Gaya, Kepemimpinan Transformasional dan motivasi
IMPLEMENTASI LAYANAN BIMBINGAN KONSELING ISLAMI MELALUI TEKNIK HIPNOTERAPI DALAM MEMBENTUK KARAKTER SISWA masdudi masdudi
Edueksos : Jurnal Pendidikan Sosial & Ekonomi Vol 6, No 2 (2017): Multikultural
Publisher : Department of Tadris IPS FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (114.43 KB) | DOI: 10.24235/edueksos.v6i2.1364

Abstract

IMPLEMENTASI LAYANAN BIMBINGAN KONSELINGISLAMI MELALUI TEKNIK HIPNOTERAPIDALAM MEMBENTUK KARAKTER SISWA Oleh:MasdudiIAIN Syekh Nurjati Cirebonmasdudi.bandung@gmail.com   Guru dan guru BK harus peka terhadap perubahan-perubahan yang terjadi dalam proses pembelajaran. Banyaknya siswa yang berprilaku tidak normatif yang dipengaruhi oleh kreativitas guru dalam mengembangkan pendekatan dan teknik pembelajaran, sehingga memunculkan masalah psikologis dan gejala psikosomatis. Masih banyak guru BK yang belum mampu mengembangkan pendekatan dan teknik yang sesuai. Untuk mencari solusi  menyelesaikan masalah khususnya masalah psikhis dan dalam membentuk karakter siswa, penulis menawarkan sebuah solusi yaitu penelitian tentang pendekatan hypno therapy dalam proses bimbingan konseling. Masalah dalam penelitian ini berkaitan dengan implementasi teknik hypno therapy dalam proses bimbingan konseling islami di sekolah dalam pembentukan karakter siswa di sekolah. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah terapis yang terlibat langsung yaitu peneliti dibantu oleh guru BK untuk menjadi mediasi dalam proses konseling melalui teknik hipnoterapi. Sedangkan objek penelitiannya adalah sebagian siswa yang mempunyai masalah psikologis dengan penerapan konseling kelompok dan konseling individu. Hasil temuan penelitian, bahwa penerapan teknik layanan bimbingan konseling islami di sekolah sangat membantu mengidentifikasi, merumuskan dan menemukan secara cepat solusi masalah bagi siswa. Teknik hipnoterapi dalam bimbingan konseling islami sangat berdampak terhadap karakter siswa karena banyak siswa yang merasakan suatu perubahan. Faktor yang menjadi pendukung penerapan teknik ini adalah ketersediaan pihak sekolah dan siswa untuk melakukan proses konseling secara inten karena sangat membantu dalam menyelesaikan masalah-masalah siswa. Faktor penghambatnya adalah kedua orangtuanya, ayah dan ibu, tidak bersedia bertemu terapis untuk menjalani sesi wawancara mendalam dan konseling. Saran untuk lembaga sekolah adalah perlunya pihak sekolah untuk memfasilitasi guru BK atau konselor dalam pengembangan dan pelatihan teknik hipnoterapi atau mendatangkan ahli, sehingga guru BK mempunyai kemampuan dalam menangani masalah-masalah siswa. Pihak sekolah harus melakukan kerjasama yang intensif dan kontinu dengan orang tua dalam penanganan siswa yang bermasalah, sehingga penerapan teknik hipnoterapi bisa membantu menangani masalah-masalah belajar yang dihadapi anaknya. Kata Kunci: Bimbingan, Konseling, Hipnoterapi, Karakter.
KONTRIBUSI EMPIRISME TERHADAP PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Ratna Puspitasari
Edueksos : Jurnal Pendidikan Sosial & Ekonomi Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Department of Tadris IPS FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.069 KB) | DOI: 10.24235/edueksos.v1i1.367

Abstract

ABSTRAK Empirisme merupakan salah satu bentuk inovasi yang berani. John Locke adalah tokoh pembawa gerbong aliran empirisme dalam filsafat. Sebuah aliran yang berkiblat bahwa semua pikiran dan gagasan manusia berasal dari sesuatu yang didapatkan melalui indera, melalui pengalaman oleh sebab itu ide bawaan apriori yang diyakini Descrates adalah salah. John Locke sangat percaya bahwa benak manusia sewaktu dilahirkan bagaikan kertas putih ( tabularasa ). Ide yang terdapat di dalam benak manusia sesungguhnya berasal dari pengalaman. Ia hadir secara aposteriori. Pengenalan manusia terhadap seluruh pengalaman yang dilaluinya ( mencium, merasa, mengecap, mendengar ) menjadi dasar bagi hadirnya gagasan-gagasan sederhana. Namun pikiran bukanlah sesuatu yang pasif terhadap segala sesuatu yang datang dari luar. Beberapa aktivitas berlangsung dalam pikiran. Gagasan-gagasan yang datang dari indera diolah dengan cara berfikir, bernalar, mempercayai, meragukan dan dengan demikian memunculkan apa yang disebut perenungan. Empirisme timbul sebagai reaksi dari paham rasionalisme “Rene Descartes”dan membawa kontribusi dalam Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Kata Kunci: pengalaman, gagasan, pemikiran

Page 3 of 27 | Total Record : 262