cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Orasi
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 207 Documents
TINJAUAN TEORITIS BIMBINGAN KONSELING ISLAM BAGI PENDIDIKAN MAHASISWA Rosmalina, Asriyanti
ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 7, No 1 (2016)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.295 KB) | DOI: 10.24235/orasi.v7i1.1008

Abstract

Manusia diciptakan Allah sesungguhnya dibekali dengan berbagai potensi. Pada dasarnya manusia diberi kekuatan dan kemampuan luar biasa untuk menghadapai segala tantangan era globalisasi. Tetapi hanya sedikit manusia yang menyadari potensinya maka sedikit pula memperoleh manfaat dari potensi yang dimilikinya.Era globalisasi yang menorehkan berbagai kemajuan di satu sisi, menyumbang problematika di sisi yang bersamaan, maka bagi manusia yang mampu mengerahkan secara maksimal potensi yang dimiliki, era globalisasi adalah justru menjadi sebuah karya sehingga keberadaannya justru akan terus ditumbuh kembangkan dan diperbaharui. Dengan potensi yang terus dioptimalkan tipis kemungkinannya manusia terperosok ke dalam hitam pekatnya ketertinggalan dan pahit perihnya tergerus oleh zaman. Kata Kunci: Bimbingan, Konseling, Islam, Pendidikan, Mahasiswa  
Evaluasi Program Lembaga Model Desa Konservasi (LMDK) Dan Implikasinya Terhadap Kesejahteraan Masyarakat Di Desa Linggasana Kecamatan Cilimus Kabupaten Kuningan Khotima, Khusnul
ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (42.437 KB)

Abstract

Lembaga Model Desa Konservasi (LMDK) adalah salah satu kebijakan Kemenhut yang ditujukan untuk masyarakat desa penyanggah atau masyarakat yang berada di sekitar kawasan konservasi. LMDK muncul ketika terjadinya peralihan fungsi kawasan Gunung Ciremai menjadi kawasan Taman Nasional pada 19 Oktober 2004. Salah satu desa penyangga yang mendapatkan program LMDK adalah Desa Linggasana Kecamatan Cilimus Kabupaten Kuningan.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif-kualitatif. Teknik penarikan informan dengan menggunakan purposive serta menggunakan tiga teknik pengumpulan data, yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis dalam penelitian ini menggunakan metode analisis data di lapangan model Miles and Huberman, yakni dengan melakukan reduksi data, penyajian data serta verifikasi atau penarikan kesimpulan. Setelah data terkumpul, maka langkah selanjutnya adalah melakukan triangulasi atau penggabungan.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa program LMDK yang ada di Desa Linggasana sudah tidak berjalan. Hal ini disebabkan karena beberapa faktor, baik itu faktor dari masyarakat maupun dari pihak pemerintahnya itu sendiri. Namun pada dasarnya, ketidakberjalanan program LMDK tersebut merupakan kesalahan pemerintah dalam merancang program pemberdayaan untuk masyarakat desa penyangga, sehingga program LMDK yang ada di Desa Linggasana tidak mampu menjawab kebutuhan masyarakat Linggasana itu sendiri.Kata kunci: evaluasi program, implementasi, implikasi, kesejahteraan, program LMDK
KONDISI SOSIAL EKONOMI KELUARGA NELAYAN DAN PEMENUHAN HAK ANAK (Studi Kasus di Desa Citemu Kecamatan Mundu Kabupaten Cirebon) Fatonah, Fatonah
ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 7, No 2 (2016)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.571 KB) | DOI: 10.24235/orasi.v7i2.1078

Abstract

Di Desa Citemu terdapat tiga tipologi keluarga nelayan berdasarkan kepemilikan perahu dan alat tangkap yaitu nelayan juragan, nelayan bidak dan bakul. Dari ketiga tipologi keluarga tersebut memiliki kondisi sosial ekonomi yang berbeda-beda. Dari tiga tipologi keluarga nelayan Citemu keluarga bakul berada pada strata tertinggi karena pemilik dan sumber daya modal bagi nelayan, keluarga bidak berada di posisi bawah dan keluarga juragan berada di posisi kedua. Starata sosial didalam masyarakat cenderung didasarkan pada kekuatan sosial ekonomi yang dimiliki keluarga nelayan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan model pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari tiga tipologi keluarga nelayan Citemu terdapat perbedaan terhadap pemenuhan hak anak untuk mendapat pendidikan dan hak untuk mendapat perlindungan dari eksploitasi ekonomi. Kata kunci: Sosial ekonomi, keluarga nelayan, hak anak
PERAN PONDOK PESANTREN MIFTAHULHUDA AL-MUSRI TERHADAP PERILAKU KEAGAMAAN MASYARAKAT Kurniawan, Asep
ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 7, No 1 (2016)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.39 KB) | DOI: 10.24235/orasi.v7i1.1007

Abstract

Pesantren harus berperan dalam perkembangan masyarakat sekitarnya. Hal itu karena pondok pesantren merupakan lembaga pendidikan keagamaan dan lembaga sosial kemasyarakatan. Peran ini cukup diperlihatkan oleh Pondok Pesantren Miftahulhuda al-Musri terhadap masyarakat sekitarnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui sejauhmana peran tersebut dilakukan sebagai bahan masukan bagi lembaga serupa dalam berdakwah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus. Informan adalah kiai, para ustadz, santri, masyarakat Desa Kertajaya, dan tokoh masyarakat. Instrumen penelitian menggunakan observasi mendalam, interview mendalam, dan dokumentasi. Data divalidasi melalui kredibilitas data yang meliputi trianggulasi waktu, sumber dan tehnik. Kredilitas yang lain adalah ketekunan dan lamannya penelitian, peer debriving. Data juga divalidasi dengan transferabilitas, dependabilitas, dan konfirmalibilitas. Analisis Data dilakukan dengan tahapan pengumpulan data, display data, reducing data, dan penyimpulan data. Hasil penelitian ini adalah: (1) Perilaku keagamaan ditanamkan oleh Pondok Pesantren Miftahulhuda al-Musri terhadap masyarakat di Desa Kertajaya. (2) Strateginya dengan berinteraksi langsung dengan warga Desa Kertajaya. (3) Bentuknya berupa kegiatan dakwah keagamaan seperti pengajian dan bentuk kegiatan sosial. (4) Hambatan yang ada adalah terbenturnya hari kerja dan kurang maksimalnya dalam melakukan acara. (5) Upaya mengatasinya dengan melakukan pendekatan langsung terhadap masyarakat, mengganti jadwal kegiatan dengan hari libur seperti hari Minggu dan meningkatkan kualitas panitia dari pihak pondok dalam mengelola acara. Kata Kunci: Pesantren, Perilaku, Keagamaan. 
MINAT MASYARAKAT BERASURANSI SYARIAH DI ASURANSI PRUDENTIAL Leliya, Leliya
ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 7, No 2 (2016)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (521.02 KB) | DOI: 10.24235/orasi.v7i2.1084

Abstract

Asuransi syariah merupakan usaha saling melindungi dan tolong-menolong diantara sejumlah orang atau pihak melalui investasi dalam bentuk aset yang memberikan pola pengembalian untuk menghadapi resiko tertentu melalui akad (perikatan) yang sesuai dengan syariah. Di Indonesia lembaga syariah sekarang berkembang dengan sangat pesat baik itu asuransi ataupun perbankan dan usaha lainnya yang berdasarkan prinsip-prinsip syariah. Faktor-faktor yang mempengaruhi minat masyarakat dalam berasuransi syariah sangat penting diperhatikan demi kelangsungan dan tetap eksisnya lembaga tersebut. Diminati atau tidaknya suatu lembaga dapat diketahui dengan faktor-faktor yang sifatnya psikologis yang menyangkut aspek-aspek perilaku, sikap dan selera. Bukan hanya faktor psikologis saja, ada banyak faktor yang mendorong masyarakat untuk memilih asuransi syariah.Kata kunci: Asuransi Syariah, Minat, Masyarakat. 
DAKWAH DAN UKHUWAH DALAM BINGKAI IBADAH DAN UBUDIYAH Kholid, A.R. Idham
ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 7, No 1 (2016)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (898.41 KB) | DOI: 10.24235/orasi.v7i1.1009

Abstract

Islam adalah ajaran dari Allah Swt tentang baik-buruk dalam proses kehidupan duniawi ini. Pendapat Islam bisa berbeda dengan pendapat dari faham lain, sehingga jika Islam diyakini sebagai sesuatu yang benar oleh seseorang maka orang itu perlu dan harus mem­perjuangkan kebenaran yang dianutnya, atau memperjuangkan nilai Islam itu. Inilah hakekat perjuangan dalam teori perjuangan Islam yang sering disebut sebagai jihad atau dakwah. Allah Swt juga memberi banyak tuntunan tentang prinsip perjuangan (dakwah) ini.Dakwah adalah kewajiban pokok umat Islam yang lingkupnya amat luas. Setiap muslim harus memiliki peran dakwah, yakni menyebarkan kebenaran Islam kepada sekitarnya. Rasulullah bersabda: "Sampaikanlah ayat Allah (nilai kebenaran Islam) itu walau kamu baru tahu satu saja (amat sedikit)". Perintah melakukan amar makruf nahi mungkar atau menyebar luaskan kebajikan dan menangkal kemungkaran atau kemaksiatan sudah merupakan dalil baku Islam. Itu semua merupakan makna dakwah, yakni membawa kebenaran Islam ke sekitar kita dengan motif utama menyelamatkan manusia dan lingkungannya dari kerusakan dan terjadinya ukhuwah Islamiyyah.Ukhuwah Islamiyah atau persaudaraan Islam adalah sarana efektif dalam dakwah fardhiyah, selain itu ia juga memberikan sekaligus manfaat duniawi, ukhrawi, dan diniyah. Persatuan dan persaudaraan yang paling kekal adalah jika didasari kesamaan dan kesatuan akidah. Jadi asas pemersatu yang paling kuat dan langsung adalah kesatuan aqidah Islamiyyah. Kata Kunci: Dakwah, Ukhuwah, Ubudiyah   
PENDAMPINGAN BURUH MIGRAN OLEH RADIO KOMUNITAS CARAKA FM Studi Kasus Radio Komunitas Caraka FM Desa Ciborelang Kecamatan Jatiwangi Kabupaten Majalengka Aripin Ipin
ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 7, No 2 (2016)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (767.855 KB) | DOI: 10.24235/orasi.v7i2.1076

Abstract

        Aripin. NIM: 14113541280, "Assistance Migrant Workers by CARAKA FM Community Radio (A Case Study of Rural Community Radio FM CARAKA Ciborelang Jatiwangi District of Majalengka)"        Empowerment is done in the form of education about the importance of knowing the requirements to become migrant workers, forms of trafficking and about the importance of not falling back. Slightly sekalli parties try to deal with the victims with the efforts of more fundamental and sustainable. Therefore, it would need dicarai a model of empowering trafficking victims were able to resolve the fundamental problems of both aspects of the reception of clear information such as the introduction of the contents of human trafficking, the analysis of human trafficking cases, dialogue with the victims, and also makes the role of institutions, especially institutions of religious education in the prevention of trafficking manuisa in an effort to resolve the fundamental problems of trafficking victims both from the aspect or aspects of healing trauma debriefing to continue a better life in the future.        From the results of mentoring migrant workers victims of trafficking carried out by radio komuitas emissary fm has an impact on society and especially to former migrant workers, they understand the process of a migrant worker is legal, their sisters about the difference workers leaving legally and illegally (trafficking), knowing the rights of migrant workers and has the power to liberate themselves in the confinement of people who are not responsible. In addition to the general public become more open about their experiences and they are more sensitive to the environment in the village Ciborelang and care for each other. Keywords: Community Radio, Assistance, Migrant Workers 
PEMEKARAN DESA DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KEHIDUPAN MASYARAKAT (Studi Kasus di Desa Kramat Jaya Kecamatan Malausma Kabupaten Majalengka) Lutpiah, Meli
ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 7, No 2 (2016)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (568.399 KB) | DOI: 10.24235/orasi.v7i2.1080

Abstract

Desa Kramat Jaya merupakan desa hasil pemekaran yang semula menjadi bagian dari Desa Werasari. Pemekaran desa merupakan salah satu langkah pemerintah dalam pemerataan pembangunan sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sebuah kebijakan pemekaran daerah. Metode penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dokumentasi dan studi pustaka. Hasil penelitiannya adalah proses pemekaran Desa Kramat Jaya bermula dari adanya kebijakan pemerintah sebagai pendorong pemekaran, penjaringan aspirasi masyarakat di tingkat dusun, kajian rencana pemekaran Desa Kramat Jaya di tingkat desa, pengajuan pemekaran ke pemerintah daerah, dan peresmian Desa Kramat Jaya. Pemekaran tersebut berimplikasi pada kehidupan masyarakat di Desa Kramat Jaya, seperti reformasi pemerintahan Desa Kramat Jaya, dampak pemekaran desa terhadap kehidupan petani berupa pembentukan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), dan peningkatan kesejahteraan melalui pembangunan infrastruktur seperti, kantor desa, Pos Kesehatan Desa (Poskesdes), jalan desa, jalan penghubung desa, tembok penahan tanah (TPT) atau saluran irigasi, dan kios. Kata kunci- proses, implikasi, pemekaran desa, masyarakat 
EVALUASI PROGRAM LEMBAGA MODEL DESA KONSERVASI (LMDK) DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI DESA LINGGASANA KECAMATAN CILIMUS KABUPATEN KUNINGAN Khotima, Khusnul
ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 7, No 1 (2016)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (785.705 KB) | DOI: 10.24235/orasi.v7i1.999

Abstract

The Village Model Conservation (LMDK) is one Kemenhut policy aimed at villagers it is or society be around conservation area. LMDK occurs when the transition the region the area Ciremai be a national park on 19 October 2004. One village supporting get programs lMDK is a Village Linggasana in Cilimus district brass.Methods used in this research is deskriptif-kualitatif. Technique withdrawal informants by using purposive and using three technique data collection, namely observation, interview and documentation. Analysis in this research uses the data analysis in the field model miles and huberman, by do reduction data, presentation of data and verification or withdrawal conclusion. After data collected, so the next step is to triangulate it or merger. The result of this research indicates that program LMDK that existed in the Village Linggasana are. This is because several factors, whether it is a factor of the community and from the his government itself. But basically, not functioning LMDK the program was misstated the government in designing programs empowerment for the village buffer, and the LMDK that existed in the village linggasana does not fully answers the needs of the people Linggasana itself. Keywords: evaluation, implementation, implications, welfare, lMDK program  
PERLINDUNGAN HUKUM KESELAMATAN KERJA BAGI TENAGA KERJA PADA PERUSAHAAN BATU ALAM CV. BAROKAH NATURAL INDUSTRI Setianingsih, Leliya Citra
ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 7, No 1 (2016)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (546.768 KB) | DOI: 10.24235/orasi.v7i1.1010

Abstract

Dalam suatu perusahaan khususnya perusahaan batu alam sangat rawan kecelakaan kerja dikarenakan peralatan yang digunakan untuk memproduksi batu alam menggunakan mesin berdaya tinggi dan pisau pembelah Batu yang tajam untuk memproses suatu produk yanng berbahan baku Batu Alam sehingga dalam hal tersebut safety K3 dalam melakukan pekerjaan sangatlah penting karena melihat dari situasi dan kondisi yang dihadapi dalam lingkungan pekerjaan tersebut. Pencegahan Kecelakaan Kerja di perusahaan batu alam dalam bentuk K3 sangatlah penting untuk menunjang suatu perusahaan dalam bidang keselamatan dan kesehatan karyawan. Oleh karena itu, K3 harus benar-benar diterapkan dan diaplikasikan di dalam suatu perusahaan, pencegahan secara legalitas untuk menanggulangi pencegahan kecelakaan kerja diperusahaan batu alam. Mengenai K3 yang tidak dijalankan sesuai aturan. Kata Kunci: Perusahaan Batu alam, Karyawan, K3 

Page 2 of 21 | Total Record : 207