cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Orasi
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 207 Documents
DAKWAH ISLAM DAN KEARIFAN BUDAYA LOKAL Muzaki, Muzaki -
ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 8, No 1 (2017): July 2017
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.339 KB) | DOI: 10.24235/orasi.v8i1.1642

Abstract

AbstrakPenciptaan manusia oleh Allah SWT, di muka bumi ini sebagai makhluk yang mulia yang dilengkapi akal pikiran dan nafsu, dengan kedua potensi tersebut akan menciptakan budaya dari hasil karya manusia itu sendiri. Ditambah lagi dengan pengaruh perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang pesat tentu akan diikuti pula dengan perubahan budaya pada masyarakat di mana berada. Sebagai pelaku dakwah Islam dengan adanya budaya yang ada dan berkembang di tengah masyarakat, sebaiknya berdakwahnya dengan menggunakan menghargai kearifan budaya lokal. Hal ini sebagaimana telah diawali oleh para wali yang pertama kali menyebarkan Islam di pulau Jawa, para wali dalam menjalankan dakwahnya dengan menggunakan strategi dakwah yang terlebih dahulu melakukan perencanaan dan perhitungan yang akurat diimbangi dengan pertimbangan yang rasional dan strategis yakni dengan mempertimbangkan faktor geostrategis yang disesuaikan dengan kondisi madu yang akan dihadapinya. Kata kunci : Dakwah, Budaya dan Strategi 
ANALISA KOMUNIKASI DAKWAH ISLAMIYAH PADA MANHAJ DAKWAH MODERN Syafa'ah, Aah
ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 6, No 1 (2015)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.715 KB) | DOI: 10.24235/orasi.v6i1.1408

Abstract

Krisis kemanusiaan yang terjadi pada saat ini bukan hanya terletak pada jurang kemiskinan yang semakin dalam, tapi jurang itu juga terjadi dalam hal keagamaan. Mengapa sikap hidup beragama dijadikan sebagai falsafah yang utama bagi bangsa ini jika pada akhirnya tidak bisa disampaikan melalui komunikasi dakwah yang baik. Bagaimana pun juga peran dan fungsi seorang dai dalam menyebarluaskan dakwah Islamiyah memerlukan beberapa hal yang krusial dalam proses komunikasi meliputi message yang disampaikan dan diterimanya message dakwah itu oleh komunikan. Sehingga, dakwah tidak hanya menyampaikan prinsip-prinsip aqidah, muamalah, aqidah dan syariah. Tapi juga komunikasi dakwah diharapkan mampu menyeru pada kebaikan saling menasehati dalam bingkai ukhuwah Islamiyah yang solid.Keyword: Dakwah Islamiyah, komunikasi, message, komunikan 
MODEL PENDIDIKAN SEKS ISLAMI DALAM PERSFEKTIF PSIKOLOGI PENDIDIKAN ISLAM suteja, jaja
ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 8, No 1 (2017): July 2017
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.612 KB) | DOI: 10.24235/orasi.v8i1.1411

Abstract

ABSTRAKSMaraknya penyimpangan-penyimpangan seksual di kalangan remaja yang terjadi di masyarakat merupakan suatu fenomena alamiah yang tidak bisa dihindari baik bagi orang tua, guru, kepala sekolah, tokoh agama  maupun masyarakat. Hal ini disebabkan, karena kurangnya pembinaan dan bimbingan secara khusus oleh pihak-pihak terkait terutama bimbingan dari kedua orang tuanya. Pendidikan seks yang benar perlu diajarkan oleh setiap orang tua kepada anak-anaknya sejak anak mengenal lingkungan, sampai menginjak dewasa. Pendidikan seks bagi anak dan remaja tidak harus merasa ditabukan lagi sepanjang pada garis yang telah ditentukan oleh kaidah-kaidah Islam dan norma yang berlaku di masyarakat.Pendidikan seks banyak dikaji oleh berbagai tokoh intelektual muslim. Sebagian besar, berpendapat bahwa penerapan pendidikan seks bagi remaja penting untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, karena pendidikan seks merupakan salah satu solusi alternatif dalam mengurangi perilaku penyimpangan-penyimpangan seksual khususnya di kalangan remaja. Kesimpulan atau hasil yang dapat diambil dari penelitian ini adalah bahwa pendidikan seks bagi remaja dalam tinjauan psikologi pendidikan Islam sangat penting untuk diterapkan dan dilaksanakan oleh para orang tua, guru, dan para pendidik lainnya baik di rumah maupun di sekolah. Karena dengan adanya pendidikan seks, bagi remaja akan mampu mengurangi terjadinya penyimpangan-penyimpagan seksual yang sering terjadi di kalangan remaja. Pendidikan seks ini tidak mengajarkan tentang bagaimana caranya berhubungan intim antar lawan jenis khususnya kepada para remaja, melainkan merupakan bagian dari upaya preventif dalam mencegah penyimpangan-penyimpangan yang terjadi di kalangan remaja, termasuk di dalamnya penyimpangan seksualitas.Kata Kunci : Model, Pendidikan Seks, Psikologi Pendidikan 
PEMBERDAYAAN FUNGSI KELUARGA (TELAAH TERHADAP TREN ANGKA KEKERASAN PADA ANAK) Suryadi, Suryadi
ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 6, No 2 (2015)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.06 KB) | DOI: 10.24235/orasi.v6i2.1431

Abstract

Recently child violance phenomenon showed increasing trend figures. Particularly the numbers of child sexual abuse has been like a scary ghost. Indeed, some said that Indonesia has been categorized as emergency conditions sexual abuse in children. There are had appeared expression, Indonesia is a heaven for phedofil predators. This is due to legal sanctions have not been functioning as a deterrent effect. Child protection regulations have not been implemented yet maximally. In this situation, society has great expectations to law enforcement in order to take appropriate action. In addition, the institution of the family as a social institution is first and foremost for the child should be able to contribute to its function in order to reduce the number of child abuse. Families should be the frontline in the protection and fulfillment of children's rights. Further reinforced by the social networking community must participate in child protection which completed their growth process optimally.Key words : child violence, family function         
PERAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL DALAM MENGHADAPI KONFLIK ORGANISASI Anisul Fuad
ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 6, No 1 (2015)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.224 KB) | DOI: 10.24235/orasi.v6i1.1404

Abstract

Peran komunikasi dalam sebuah organisasi sangatlah penting. Proses pertukaran informasi, gagasan, dan pengalaman sangat menentukan efektivitas kegiatan sebuah organisasi. Komunikasi yang terjadi menentukan budaya komunikasi yang dapat menggambarkan proses komunikasi dalam sebuah organisasi, Persepsi interpersonal dalam proses komunikasi organisasi dapat menunjang efektivitas komunikasi organisasi.Kata Kunci: komunikasi organisasi, budaya komunikasi, persepsi interpersonal
BIL HAL PENCIPTAAN BUDAYA AGAMA MELALUI PEMBIASAAN SHALAT BERJAMAAH DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA ISLAM AL-AZHAR 5 KOTA CIREBON Kurniawan, Asep
ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 8, No 1 (2017): July 2017
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (662.337 KB) | DOI: 10.24235/orasi.v8i1.2016

Abstract

Dakwah bil hal di sekolah berfungsi mempersiapkan para siswa menjadi anggota masyarakat yang memahami dan mengamalkan nilai-nilai agamanya yang berwawasan luas, kritis, kreatif, inovatif dan dinamis dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa yang beriman, bertakwa dan berakhlak mulia. Atas dasar inilah, penelitian ini difokuskan dengan tujuan untuk lebih jauh mengungkap tentang bagaimana penerapan dakwah bil hal ini sehingga bisa menciptakan budaya agama melalui pembiasaan shalat berjamaah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif analitis. Teknik pengumpulan data adalah wawancara mendalam, observasi mendalam, dan dokumentasi. Keterpercayaan data kualitatif dilakukan melalui kredibilitas data, transferabilitas data, konfirmabilitas data, dan dependabilitas data. Tehnik analisis menggunakan tahapan collecting data, displaying data, reducing data dan conclusing data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) dakwah bil hal dalam penciptaan budaya agama di SMP Islam al-Azhar 5 Cirebon sudah berjalan dengan baik yang terlihat dari: (a) pembiasaan senyum, salam, dan sapa, (b) shalat Jumat di masjid sekolah, (c) shalat dhuhur  berjamaah, (d) peringatan hari-hari besar Islam, (e) shalat Dhuha sebelum pembelajaran dimulai (f) kegiatan tadarus al-Quran. (2) Hasil dakwah bil hal pembiasaan nilai-nilai shalat berjamaah memiliki nilai-nilai luhur, yaitu: (a) nilai-nilai ubudiyah, (b) nilai-nilai akhlak al-karimah, meliputi: pola pikir positif, mission statement, berpikir dan bertindak strategis, kebersamaan, tawadlu, optomis dan mandiri, serta networking, (c) nilai-nilai kedisiplinan.
STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN BATIK TULIS CIWARINGIN Chamidah, Nurul
ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 6, No 1 (2015)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (708.977 KB) | DOI: 10.24235/orasi.v6i1.1409

Abstract

Keberadanaan batik sebagai warisan budaya untuk masyarakat menjadi kebanggan tersendiri. Cirebon memiliki batik khas yang telah mendunia dengan batik mega mendungnya. Namun Cirebon memiliki batik khas lain  bisa dikembangkan yaitu Batik Ciwaringin. Batik dengan motif khas dan mengunakan pewarnaan alam.  Saat ini batik ciwaringin masih belum terkenal dikarenakan proses pemasaran masih menggunakan pola konvensional. Mulai dua tahun yang lalu, para pengusaha mulai mengunakan media sosial sebagai sarana pemasaran lain. Sebatas facebook, BBM, WhatsApp penggunaan web masih belum dilakukan. Kesan rumit dan mahal menjadi kendala. Keterbatasan jaringan internet juga menjadi alasan. Penggunaan Strategi komunikasi pemasaran perlu digunakan dalam pemasaran batik ciwaringin untuk lebih baik hingga menjadi pangsa pasar nasional dan internasional. Kedepannya masyarakat bisa siap menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) dengan Produk unggulan batik Tulis Ciwaringin. Kata kunci: strategi  komunikasi  pemasaran,  Batik Ciwaringin, Cirebon 
MEMBANGUN KOMUNIKASI KREATIF DALAM DAKWAH ISLAMIYAH Zarkani, nFn
ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 8, No 1 (2017): July 2017
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.396 KB) | DOI: 10.24235/orasi.v8i1.2089

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya kebutuhan akan komunikasi kreatif sebagai media berdakwah. Berkomunikasi merupakan rangkaian proses yang digunakan manusia untuk berinteraksi, mengawali antara satu sama lain dan memperoleh kepahaman. Berkomunikasi sebagai bentuk interaksi yang dilakukan secara lisan atau bukan lisan, ini termasuk pernyataan sikap, nilai, minat, kepercayaan, perasaan dan pemikiran dalam kehidupan hari-hari. Dalam komunikasi kreatif dibutuhkan keahlian dalam menemukan hubungan baru, melihat subjek dari sudut pandang yang berbeda, dan mengkombinasikan beberapa konsep yang dirubah menjadi suatu konsep yang berbeda, sehingga menjadi suatu yang dianggap lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa yang dimaksud dengan komunikasi kreatif dan bagaimana peran komunikasi kreatif dalam dakwah Islamiyah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kepustakaan (library research) yang besifat deskriptif, yaitu menggambarkan tinjauan teori dan diperkuat dengan fakatual apa adanya kenyataan faktual yang ditemukan berbagai pengalaman. Hasil dari penelitian ini adalah komunikasi kreatif diterapkan lebih menekankan pada strategi atau kata kerja yang menunjukkan aktivitas yang sangat aktif, sehingga timbul kegiatan yang benar-benar nyata dalam pelaksanaannya.
KEPEMIMPINAN PONDOK PESNTREN AL-IKHLASH (STUDI KASUS KEPEMIMPINAN DAN PERJUANGAN DAKWAH K.H.QUSYAERI PENGASUH PONDOK PESANTREN AL-IKHLASH CURUG KANGGRAKSAN KOTA CIREBON) Alawiyah, Tuti
ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 6, No 2 (2015)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.276 KB) | DOI: 10.24235/orasi.v6i2.1433

Abstract

Kepemimpinan kyai merupakan kepemimpinan yang bersifat universal, Kyai sebagai pendidik, pengajar, pembimbing, motivator dan dinamisator kehidupan pondok pesantren. Kyai merupakan pemegang kekuasan tertinggi dalam komunitas pesantren yang mampu mengembangkan pesantren menjadi sebuah lembaga pendidikan agama yang dipercaya masyarakat K.H. Qusyaeri adalah pengasuh pondok pesantren al-Ikhlash Curug Kanggraksan Kota Cirebon, dan seorang dai yang bergerak dalam rangka menyiarkan Islam. Peran beliau adalah mendawahkan Islam yang direalisasikannya dengan mendirikan pendidikan Islam atau pondok pesantren. Disamping dawahnya dilingkungan masyarakat, sehingga mampu merubah citra masyarakat yang sebelumnya minim dalam pemahaman ajaran Islam. Untuk mencapai tujuan-tujuan di atas, penulis menggunakan penelitian tersebut dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Kemudian sumber datanya diperoleh melalui dua cara yakni studi teoritis dan empiris.Sedangkan dalam pengumpulan data-data yang diperlukan, penulis menggunakan beberapa tekhnik pengumpulan data.Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa karakteristik  kepemimpinan K.H. Qusyaeri dan strategi yang dilakukan KH. Qusyaeri sebagai wadah pengembangan agama Islam. Karakteristik  kepemimpinan yang beliau miliki dapat dengan mudah membimbing dan mengarahkan santri dan masyarakat  kearah yang sesuai dengan ajaran Islam. Sifat kharismatik pun tampak pada kepemimpinan beliau dalam mengembangkan pendidikan pesantren, sehingga lembaga pendidikan pesantren yang beliau pimpin terus berkembang.Leadership of kyai  is  a universal leadership, kyai  as an educator, teacher, mentor, motivator and dynamist  of  boarding school life. Kyai is the holder of supreme power in the community of the boarding schools that is  able to develop the boarding school  into a religious institution that trusted by the society  K.H. Qusyaeri is a caretaker of al-Ikhlash Curug Kanggraksan Cirebon City, and he is  a preacher who moves in order Islam preacher. His role is as Islam missionary that realized  by establishing Islamic schools or boarding schools. Besides his preachings within  in thesociety, so that he able  to change the image of the society that  previously has  minimal comprehensionin  Islamic knowledge.To achieve the objectives above,  the   authors used descriptive qualitative approach that produces descriptive data in the form of words that written or spoken from the peoples  whose behaviour  is observed. Then the data source is obtained through   two ways  namely theoretical and  empiris study. Whereas in the  collection of the necessary data, the author uses several techniques of data collection, there are: observation, interviews, and documentation.These way shows the validity  results of this study. From the  results of this study it can be concluded that the leadership characteristics of  K.H.  Qusyaeri andthe  strategy that  undertaken by K.H. Qusyaeri as an institut   development of Islam. Kyai is a dedicated leader figure. The leadership Characteristicks in his   leading could has easily guiding and directing the students and the society  towards that appropriate with Islamic rules. The nature charismatic of his leadership in developing his boarding school education, so that education of the institutions pesantren which  led by him is  continues to grow 
PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL BAGI PENCIPTAAN, PEMELIHARAAN DAN PENYEBARLUASAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN KEARIFAN LOKAL DI AFRIKA TIMUR Rachman, Arief
ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 6, No 1 (2015)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (931.423 KB) | DOI: 10.24235/orasi.v6i1.1405

Abstract

Perkembangan teknologi sedemikian pesatnya dalam dekade ini. Mobile-phone sudah sedemikian canggihnya sehingga memiliki multi-fungsi dari sekedar sarana komunikasi. Pemanfaatan mobile-phone guna merekam, mendokumentasikan serta menyebarluaskan fenomena sosial keseharian terutama kearifan lokal sangatlah mudah untuk dilakukan pada saat ini. Sosialisasi dan kesadaran bagi pemanfaatan tersebut sangat menunjang kegiatan perpustakaan dalam melakukan proses tersebut. Kata kunci : Teknlogi komunikasi mobile, kearifan lokal, perpustakaan 

Page 4 of 21 | Total Record : 207