cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Orasi
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 207 Documents
DAKWAH SEBAGAI MEDIA KONSELING SPIRITUAL Anwar, M Fuad
ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 10, No 1 (2019): July 2019
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (822.859 KB) | DOI: 10.24235/orasi.v10i1.5138

Abstract

Dakwah salah satu media konseling spiritual yang memiliki peran strategis dalam pembentukan identitas diri dan  konsep diri seorang muslim. Dalam dakwah, tersirat banyak wahyu-wahyu Allah Swt. dan hadist-hadis Nabi SAW tentang bagaimana orang seharusnya berperilaku dan hidup di dunia. Al-Quran mengandung banyak makna dan tuntunan tentang hidup, bahwa seseorang dalam kehidupan dunia selalu mengikuti apa yang diwajibkan Allah SWT., akan mendapat balasan surga, sedangkan jika orang banyak mengingkari apa yang diperintahkan Allah SWT., maka ia akan masuk neraka. Dakwah merupakan aktivitas yang sangat urgen didalam agama islam, untuk menyebarkan informasi tentang keagamaan. Spiritual dan agama merupakan humanity yang tidak dapat dipisahkan dari kebudayaan lama dan merupakan hal penting bagi banyak orang sepanjang masa. Terminologi yang sama dengan konseling yang berpusat spiritual adalah agama, humanistik dan transpersonal.
ANALISIS SEMIOTIK STRATEGI DAKWAH HUMOR AKUN INSTAGRAM NUNUZOO abdullah, Saida Nafisah; Nurhidayah, Yayah
ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 10, No 1 (2019): July 2019
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (855.814 KB) | DOI: 10.24235/orasi.v10i1.5145

Abstract

Video akun instagram Nunuzoo selain terbilang muda, Nunuzoo memanfaatkan media sosialnya untuk berdakwah dengan karakteristik humor, padahal humor sendiri sering di konotasikan sebagai bentuk dari ejekan. Namun Nunu membuktikan dengan inovasi humor juga bisa digabungkan dalam dakwah, dengan bantuan teori semiotik dari Ferdinand de Saussure, dianalisis tanda dan penanda pada dakwah humor agar dipahami oleh sasaran madu nya yaitu anak remaja.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi strategi dakwah dengan taktik humor dalam akun instagram Nunuzoo, makna dakwah yang terkandung dalam akun instagram Nunuzoo, dan mengetahui penanda dan pertanda dalam video instagram Nunuzoo melalui analisis semiotik Ferdinand de SaussurePenelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif, dengan pendekatan analisis semiotika model Ferdinand De Saussure, objek penelitian yaitu video yang di uanggah pada periode Januari 2018. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model dyanic dengan langkah-langkah: 1.) menentukan topik menarik; 2.) merumuskan masalah; 3.) menentukan teori analisa; 4.) klasifikasi hasil analisa; 5.) dan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1.) instagram Nunuzoo mengimplementasikan strategi dakwah Strategi indriawi (al-manhaj al-hissi), Strategi rasional (al-manhaj al-aqli), dan Strategi sentimentil (al-manhaj al-athifi) dengan mengemas ketiga strategi tersebut dengan humor; 2.) video instagram @nunuzoo pada periode Januari 2018, dapat memiliki pemaknaan atau interpretasi terhadap tanda-tanda dakwah seperti optimis, berdoa, usaha, gaul tetap sesuai syariat, dan berlomba dalam kebaikan; 3.) penanda adalah bunyi, gambar, dan coretan yang membentuk kata di suatu halaman. Sedangkan pertanda yaitu konsep dan makna-makna dari setiap bentuk verbal dan nonverbal video di instagram @nunuzoo. Kata Kunci: Strategi Dakwah, Humor, Video Instagram, Semiotika
TEKNOLOGI INFORMASI SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI PESAN DAKWAH Rosmalina, Asriyanti
ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 10, No 1 (2019): July 2019
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (628.567 KB) | DOI: 10.24235/orasi.v10i1.5139

Abstract

Teknologi informasi berimbas pada munculnya tantangan bagi aktivis dakwah Islam di Indonesia untuk merubah pola dakwahnya yang bersifat konvensional kepada dakwah yang berbasis teknologi informasi atau mengkombinasikan antara dakwah konvensional dengan dakwah berbasis teknologi informasi. Alhasil, pelbagai ormas Islam pun tidak ketinggalan untuk menciptakan situs-situs resmi atau bahkan media-media sosial sebagai sarana menyampaikandakwah, demi menjawab tantangan tersebut.
KASUS PROSTITUSI ONLINE DALAM BINGKAI MEDIA Ratnaningsih, Euis; Basit, Abd
ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 10, No 1 (2019): July 2019
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (819.253 KB) | DOI: 10.24235/orasi.v10i1.5146

Abstract

Berbagai pemberitaan kasus prostitusi online banyak bermunculan di semua media massa baik media elektronik maupun cetak. Seperti televisi, portal online, surat kabar dan lain sebagainya. Media cetaksurat kabar harian Radar Cirebon termasuk salah satu yang memberitakan kasus prostitusi online tersebut. Koran harian Radar Cirebon memberitakan terkait prostitusi online yang berbasis geo lokasi.Penelitian ini mengidentifikasi bagaimana pemberitaan kasus revolusi bisnis syahwat smart city pada edisi 23dan 24 Juli 2018 di media cetak harian Radar Cirebon, dan menganalisis framing berita tersebut. metodologi yang digunakan adalah penlitian kualitatif dengan pendekatan analisis framing model Pan dan Kosicki dengan menganalisis struktur (sintaksis, skrip, tematik, dan retoris), serta menggunakan teknik observasi dan dokumentasi dalam mengumpulkan data.Hasil penelitian menunjukkan bahwa; a) Pemberitaan kasus Revolusi Bisnis Syahwat Smart City dilaporkan dengan lengkap, sedikit berhti-hati dalam penyampaian kalimat karena mengarah pada kecenderungan keberpihakan pada konsumen dan pemerintah, dalam mengungkap fakta kasus tersebut. Hal ini terjadi karena dipengaruhi oleh kepentingan pemilik media. b) Framing yang dilakukan Radar Cirebon telah sesuai dengan struktur (sintaksis, skrip, tematik, dan retoris) yang disarankan oleh Zhongdang Pan dan Kosicki.
PENINGKATAN PUBLIC SPEAKING MAHASISWA JURUSAN KPI: UPAYA MENCETAK DAI YANG RAHMATALLIL ALAMIN Burhanudin, Aan Mohamad; Syathori, A
ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 10, No 1 (2019): July 2019
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1029.064 KB) | DOI: 10.24235/orasi.v10i1.5134

Abstract

Di Indonesia, keterampilan berbicara di depan umum menjadi sesuatu yang benar-benar berharga, para pemimpin  menggunakan ketarampilan public speaking dalam menyampaikan orasi-orasi yang dapat mempengaruhi cara berfikir dan bergerak massa. Inti dari Jurusan KPI adalah Penyiaran Islam dengan bil lisan, yang tentu saja memiliki prinsip-prinsip serta metode yang harus dimiliki oleh seorang dai. Dalam hal ini, public speaking merupakan keterampilan yang paling strategis.Tujuan Penelitian adalah mengetahui cara meningkatkan kemampuan public speaking mahasiswa KPI, Menjelaskan evaluasi kurikulum yang berkaitan dengan kemampuan public speaking mahasiswa jurusan KPI, Mengetahui cara mencetak dai yang rahmatal lil alamin.Sementara Metodologi dari Penelitian ini adalah Penelitian Kualitatif dengan teknik pengumpulan data dengan teknik observasi dan wawancara mendalam.Hasil dari Penelitian ini dalam konteks evaluasi kurikulum untuk meningkatkan kemampuan public speaking: Pertama, pengembangan praktek dalam kurikulum KPI secara lebih maksimal. Jurusan KPI memerlukan pengembangan yang secara serius mengarah pada perbaikan dan perubahan strategi pembelajaran. Kedua, Jurusan KPI memerlukan maksimalisasi dalam masalah kelengkapan falilitas pendukung pembelajaran. Ketiga, Jurusan KPI belum menentukan satu fokus yang dapat dikembangkan dan itu menjadi daya tawar bagi jurusan itu sendiri yang dapat menarik minat publik. Adapun terkait cara mencetak Dai yang rahmatal lil alamin, yaitu Pertama, menghindari adanya tafsir yang keliru terhadap Al-Quran dan Hadits. Kedua, Dai harus mampu memahami teks dan konteks ajaran Islam. Ketiga, dakwah harus berdasarkan prinsip komunikasi yang juga rahmatan lil alamin yang termaktub dalam al quran. Keempat, ada semacam upaya-upaya dari dosen-dosen  KPI yang menentang radikalisme untuk membendung paham-paham tersebut masuk.
EFEKTIVITAS ISTIGHOTSAH DALAM MENGATASI PROBLEMATIKA KEHIDUPAN Silviyana, Eka
ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 10, No 1 (2019): July 2019
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1142.67 KB) | DOI: 10.24235/orasi.v10i1.5140

Abstract

Semakin maju masyarakat, semakin banyak kompleksitas hidup yang dijalaninya, maka semakin sukarlah orang mencapai ketenangan hidup. Kebutuhan hidup yang meningkat serta kesenjangan sosial menimbulkan ketegangan emosi yang menuntut seseorang mencari ketenangan dan penyelesaian persoalan kehidupan. Semua orang akan mencari ketenangan hidup, sehingga banyak orang yang mengalami kegelisahan dan kecemasan. Islam adalah Agama Rahmatan lilalamin artinya pembawa kedamaian dan ketentraman dalam kehidupan dunia dan akhirat.Dalam penelitian ini penulis akan meneliti 3 pertanyaan: 1). Bagaimana proses pelaksanaan efektivitas istighosah dalam mengatasi problematika kehidupan? 2). Bagaimana motivasi jamaah dalam mengikuti kegiatan efektivitas istighosah dalam mengatasi problematika kehidupan? 3). Bagaimana efektivitas dari mengikuti istighosah dalam mengatasi problematika kehidupan?.Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan: 1). Untuk menjelaskan proses pelaksanaan efektivitas istighosah dalam mengatasi problematika kehidupan 2). Untuk mengetahui motivasi jamaah dalam mengikuti kegiatan efektivitas istighosah dalam mengatasi problematika kehidupan 3). Untuk mengetahui efektivitas istighosah dalam mengatasi problematika kehidupan.Metodologi yang di gunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Pendekatan/metode studi kasus Teknik pengumpulan data: (1) observasi (2) wawancara mendalam (3) dokumentasi. Sumber data yang di gunakan adalah data primer wawancara dengan informan, data sekunder: buku-buku dan internet. Teknik Analisis data (1) Melakukan pemilihan dan penyesuaian klasifikasi data, (2) Melakukan penyuntingan data, (3) Melakukan konfirmasi data, (4) Melakukan analisis data, (5) Pengolahan data Informan dalam penelitian ini berjumlah 4 orang (Badrudin, Wawan Irwanto, Abror Syafruddin, Juwariyah, Muksonah)Adapun hasil yang peneliti dapatkan dalam penelitian ini: 1). Proses Pelaksanaan Istighosah: (1) Pembacaan sholawat Nabi (2) Penyampaian ceramah dari mubaligh (3) Pelaksanaan istighosah, 2). Motivasi jamaah mengikuti istighosah: 1) Ajakan berupa motivasi (2) Motivasi karena mencari solusi dalam permasalahan kehidupan, 3). Efek dari mengikuti istighosah: 1) Menumbuhkan rasa ketenangan jiwa 2) Dapat memperbaiki akhlak 3) Menambah pertemanan 4) Meningkatkan ibadah 5) Sarana taubat.
AGAMA DAN BUDAYA POPULAR Cartono, Cartono
ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 10, No 1 (2019): July 2019
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (688.318 KB) | DOI: 10.24235/orasi.v10i1.5135

Abstract

Keberadaan budaya popular yang telah menjangkiti masyarakat sejalan melonjaknya perkembangan teknologi informasi dan media jejaring sosial yang kini telah masuk pada dimensi privat di ruang-ruang dalam rumah tangga masyarakat Muslim d iindonesia. Keberadaan media sosial mempunyai keterkaitan yang kokoh dengan agama. Media dan jejaring sosial sangat berdampak bagi kehidupan dan sikap keberagamaan masyarkat Indonesia. Dan persoalan yang datang adalah tentang bagaimana masyarakat menjalankan nila-nilai Islam yang dipahaminya bila disandingkan dengan fenomena modernisasi. Fenomena tersebut memicu berbagai macam fenomena lanjutan yang menuntut pendefinisian ulang bagi kehidupan Islam yang ideal. Dalam penggunaannya banyak diantara mereka sering mengabaikan nilai-nilai agama dan sosial. Tingkat kriminalitas yang bermula dari sosial media semakin meningkat, seakan menegaskan penggunaan sosial media memiliki dampak terhadap pelaksanaan nilai sosial dan agama terutama masyarakat Indonesia. Secara fenomena, kebudayaan pada era global menuju kepada nilai-nilai sekuler yang besar pengaruhnya pada perkembangan jiwa keagamaan. Dalam hubungannya dengan jiwa keagamaan pengaruh globalisasi dapat dilihat lewat hubungan dengan perubahan sikap, misalnya adalah hilangnya pegangan hidup yang dirujuk dari tradisi masyarakat dan bersumber dari ajaran agama.
MEDIA SOSIAL DAN RADIKALISME MAHASISWA Beni, Herman; Rachman, Arief
ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 10, No 2 (2019): December 2019
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/orasi.v10i2.5368

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi dan permasalahan yang dihadapi mahasiswa dan perguruan tinggi dalam mencegah merasuknya paham-paham radikalisme melalui penggunaan media sosial Desain penelitian menggunakan pendekatan mix-methods, yang diawali pendekatan kuantitatif dan dilanjutkan dengan pendekatan kualitatif. Temuan penelitian menunjukkan bahwa ada sejumlah potensi yang belum dimanfaatkan perguruan tinggi dalam mencegah paham radikalisme masuk dalam kehidupan kampus, seperti memanfaatkan masjid kampus sebagai pusat media deradikalisme. Penggunaan media sosial oleh mahasiswa sedikit banyak telah menunjukkan pemanfataannya yang lebih bijak dengan tidak mengakses website-website yang diindikasikan memiliki materi radikalisme. Perguruan tinggi telah berupaya membekali mahasiswa dengan materi deradikalisme sebagai usaha untuk membekali mahasiswa agar dapat terhindar dari uapaya-upaya yang mengarah kepada radikalisme. Output yang dihasilkan menjadi salah satu alternatif untuk penguatan konsep dasar upaya pembekalan pengetahuan, sikap dan perilaku mahasiswa untuk menghindari berbagai pengetahuan, sikap dan perilaku radikal.
EKSISTENSI LPP RRI MATARAM BERDASARKAN TEORI NICHE Tamrin, Andi
ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 10, No 2 (2019): December 2019
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/orasi.v10i2.5217

Abstract

AbstractThe level of competition of radio stations in NTB in the past few years has increased considerably with the presence of private radio. LPP RRI Mataran as a government radio, so naturally it must be able to compete and at the same time maintain its existence as a public broadcasting institution. This research uses descriptive qualitative research methods. By using Niche theory, LPP RRI Mataram can compete, while at the same time being able to maintain its existence as a public broadcasting institution because it can fulfill three major components to be able to compete with other industries. The three components are capital, advertisers who can support the survival of LPP RRI Mataram, namely from the state budget and regional budget. types of content, pro1, pro2, and optimize audio and video streaming technology resources and RRI Play, beyong. types of audience, the entire NTB community.
MERAJUT JALAN TENGAH KERUKUNAN DALAM KOMUNIKASI LINTAS DAN ANTARBUDAYA DAN AGAMA DI INDONESIA herman, Herman
ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 10, No 2 (2019): December 2019
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/orasi.v10i2.5263

Abstract

AbstrakDinamika hubungan umat manusia dengan latar belakang keagamaan dan budaya yang semakin kompleks dan seolah makin berpeluang dalam hadirnya beragam konflik. Memerlukan pemenuhan jalan keluar yang dalam hal ini perlu ditujukan kepada anak bangsa melalui edukasi beragam bentuk guna menanamkan pemahaman spiritualitas secara murni yang tidak lagi berada pada tataran fisik atau pakaian saja. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara umum hal-hal yang perlu untuk dilakukan dalam menyediakan pendidikan bagi generasi muda kita dalam hal komunikasi pembangunan agama, termasuk peran pemerintah selaku otoritas terkait dan tokoh-tokoh agama, masyarakat, dan medium komunikasi dalam melanggengkan pembangunan ini. Tentunya kontak yang berhubungan dengan antar dan lintas budaya dan agama di indonesia. Model multi-track communication sebagai salah satu alat edukasi yang mengintegrasikan beragam pendekatan diperlukan dalam hal ini. Sehingga dirasa bahwa penyunatan atas informasi dan pemikiran orang-orang yang berlatar belakang berbeda dari masing-masing individu bisa diminimalisir dengannya.

Page 8 of 21 | Total Record : 207