cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Orasi
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 207 Documents
TEORI SIMULACRA JEAN BAUDRILLARD DALAM DUNIA KOMUNIKASI MEDIA MASSA Saumantri, Theguh; Zikrillah, Abdu
ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 11, No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/orasi.v11i2.7177

Abstract

ABSTRAK Pada era postmodern sekarang ini, masyarakat dikenal sebagai masyarakat yang mengedepankan prestise. Masyarakat kontemporer sudah terikat dan tidak dapat terlepas dari teknologi dan saling menjalin komunikasi dengan cepat, sehingga terbentuk koneksi integral dari pesatnya perkembangan teknologi informasi, kemudian terciptalah sarana transformasi sosial dengan tatanan nilai kemodernan yang serba cepat dan instan. Komunikasi merupakan sebuah dialektika kebutuhan akan menerima informasi. Berkembangnya teknologi komunikasi dan informasi membuat beragam sarana media komunikasi, mulai dari kegunaan dan bentuk alat yang semakin canggih membuat manusia menjadi sangat responsif terhadap informasi yang diterima. Dalam teori simulacra Jean Baudrillrad menjelaskan bahwa realitas dalam media adalah realitas semu dimana sesuatu kebenaran dimipulasi agar masyarakat mengikuti dan mengkonsuminya. Terlebih kita sekarang berada di era post-truth, realitas komunikasi digambarkan sebagai sebuah rentang masa yang cenderung mengabaikan kebenaran dan fakta. Realitas dan kebenaran adalah sebuah persepsi yang terikat pada perspektif dan interpretasi personal. Dalam kajian ini penulis secara deskriprif analitik memberikan penjelasan tentang fenomena yang sering terjadi di dalam realitas masyarakat kontemporer yaitu tentang komunikasi yang ditampilkan dalam media massa. Dari kajian ini dapat diketahui bahwa komunikasi di media massa adalah sebuah potret komunikasi yang sering kali di manipulasi kebenaran dan faktanya.
PENERAPAN KOMUNIKASI DAN MANAJEMEN KONFLIK DI KANTOR MEDIA RAKYAT CIREBON Cartono, Cartono; Meilawaty, Karina Noer; Muntazah, Yasmine
ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 11, No 1 (2020): July 2020
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/orasi.v11i1.6477

Abstract

Komunikasi dalam sebuah perusahaan sangat penting dan mempunyai pengaruh yang begitu besar. Salah satunya yaitu untuk menyelesaikan sebuah konflik. Berbagai konflik yang mungkin terjadi dalam sebuah perusahaan, sebagian besar dapat diselesaikan dengan komunikasi, sehingga perlu untuk memahami komunikasi organisasi dengan sangat baik. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui penerapan komunikasi dan manajemen konflik di kantor media Rakyat Cirebon. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan melakukan pendekatan kualitatif. Hasil dari penelitian ini yaitu adanya konflik personal dan konflik interpersonal. Konflik interest, konflik realistis dan konflik non realistis, konflik destruktif dan konflik konstruktif.  Penyelesaian konflik di media Rakyat Cirebon ditempuh dengan cara tidak mengulangi kesalahan yang sama, membina komunikasi yang baik, menyadari perbedaan pendapat, menerima kritik dan pemberian motivasi. 
SOCIAL NETWORK ANALYSIS TERHADAP KOMUNIKASI POLITIK PEREMPUAN DI TWITTER Imamah, Fardan Mahmudatul
ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 11, No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/orasi.v11i2.7251

Abstract

ABSTRAKKomunikasi politik perempuan sering dalam berbagai kajian ditunjukkan dalam bentuk partisipasi perempuan di medan politik praktis. Sedikit di antara kajian tersebut yang menempatkan komunikasi politik sebagai proses bargaining politik perempuan melalui gerakan yang disiplin dan militan. Dengan adanya media sosial, komunikasi politik tidak lagi dilakukan secara konvensional, begitu juga partisipasi warganegara, termasuk di antara para perempuan yang memberikan dukungan secara agresif kepada kandidat yang didukungnya melalui Twitter. Hashtag #ThePowerOfEmakEmak dan gerakan mobilisasi perempuan Pepes merupakan kasus yang tepat untuk menunjukkan bahwa tanpa partai atau keterlibatan langsung dalam sistem politik praktis, mereka mampu mewarnai wacana politik selama proses Pemilihan Presiden 2019 di Indonesia. Hal itu dapat dilihat melalui peran influencer dalam mengelola sentimen publik dan konstruksi wacana politik perempuan terhadap isu the power of emak emak. Dengan menggunakan Social Network Analysis (SNA), penelitian ini mengungkapkan bahwa hashtag #ThePowerOfEmakEmak selain sebagai upaya untuk pengelolaan sentimen publik di mana komunikasi politik dikontruksi, tetapi juga mampu menarik isu perekonomian rumah tangga menjadi isu nasional. Meskipun dalam beberapa aspek menjadi kurang efektif karena keterbatasan penggunanya hanya kepada lingkarannya sendiri. Selain itu, motivasi politik memiliki kecenderungan kepada kepentingan kelompok tertentu dibanding motif yang lebih politis untuk berpartisipasi dalam proses demokrasi.
TREN BUDAYA INDUSTRI PADA LAGU DIDI KEMPOT: PERSPEKTIF TEORI KRITIS Prakoso, Bayujati
ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 11, No 1 (2020): July 2020
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/orasi.v11i1.6281

Abstract

Penelitian ini membahas fenomena tren budaya industri, yakni musik yang berkembang di Indonesia. Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk memahami tren Lagu Didi Kempot dalam tinjauan Teori Kritis. Penelitian ini menggunakan Teori Kritis mazhab Frankfurt, pendekatan kualitatif-deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; Pertama, lagu Didi Kempot diterima sebagai wujud kesenangan diri dan ekspresi hati bagi milenial tanpa perlu dimaknai secara eksplisit makna (asli) lagunya, dan tidak ada keserasian makna lirik Cendol Dawet dengan makna lagu Didi Kempot. Kedua, tren Didi Kempot muncul dengan penambahan lirik Cendol Dawet dan aransemen Jawa Koplo, dan publikasi melalui akun Instagram & Youtube Didi Kempot, serta akun komunitas Sobat Ambyar Indonesia. Dalam kondisi ini, terdapat komodifikasi konten lagu Didi Kempot ditambah lirik Cendol Dawet yang ditampilkan melalui Youtube dengan monetisasi, barang dagangan serba Didi Kempot, dan juga banyaknya agenda konser eksklusif Didi Kempot seperti konser yang ada dalam program Televisi, konser-konser, maupun dari event organizer. Maka, secara tidak sadar, masyarakat dikontrol, seolah tidak memiliki otonomi untuk memilih (industri budaya lainnya) karena sudah menjadi kebahagiaan kolektif (kebutuhan palsu). Kata Kunci: Didi Kempot, Budaya Industri, Teori Kritis Mazhab Frankfurt, Komodifikasi Konten, Kebutuhan Palsu
REPRESENTASI KORBAN COVID-19 DALAM FOTO JURNALISTIK DI INSTAGRAM @JOSHIRWANDI (Analisis Semiotik Roland Barthes) Wijayanti, Rani Ika; Syaefudin, Mochamad
ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 11, No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/orasi.v11i2.7183

Abstract

ABSTRAKPandemi Covid-19 yang melanda seluruh dunia masih menjadi sebuah masalah yang belum terselesaikan hingga saat ini dan menimbulkan banyak pro kontra di masyarakat. Joshua Irwandi, sebagai seorang jurnalis foto mencoba menghadirkan Covid-19 ke masyarakat dalam sebuah karya jurnalistik berupa foto yang ia unggah pada akun Instagramnya @joshirwandi. Dalam waktu singkat foto tersebut menjadi viral dan menjadi perbincangan di masyarakat. Foto sesosok tubuh manusia terbungkus plastic menjadi objek utama dalam penelitian ini. Penelitian ini menganalisis dampak dari  virus Covid-19 yang memakan banyak korban yang direpresentasikan oleh Joshua Irwandi melalui foto jurnalistik dan dianalisis menggunakan analisis semiotika Roland Barthes. Dalam kajian semiotika,  Roland Barthes memaparkan 3 tahapan untuk memaknai sebuah foto yaitu perseptif, konotasi kognitif dan etis-ideologis  Hasil penelitian menunjukan bahwa virus corona yang tak kasat mata ini bukan hanya mitos belaka namun fakta karena telah menimbulkan banyak korban salah satunya buktinya adalah adanya foto  sesosok jenazah yang terbungkus plastik  karya Joshua irwandi. Foto ini mengajak masyarakat untuk sadar akan penyakit ini memang nyata dan berbahaya sehingga masyarakat diharapkan dapat menjaga kesehatan agar pandemi ini segera berlalu.
INVENTARISASI POTENSI DAN ANALISIS PROBLEMATIKA DAKWAH DI KOTA CIREBON STUDI KASUS PENGGUNAAN MEDIA DI KOTA CIREBON Rachman, Arief; Handayani, Amelia Dwi
ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 11, No 1 (2020): July 2020
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/orasi.v11i1.6493

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya kebutuhan akan data terkini tentang unsur-unsur dakwah meliputi dai, madu, materi, media dan efek yang ada di kota Cirebon. Dengan adanya peta dakwah, maka dai maupun lembaga dakwah dapat menyesuaikan materi dakwahnya dengan situasi dan kondisi madu yang akan diberi materi dakwah, dikarenakan kondisi objektif madu memiliki pemahaman islam yang sangat beragam. Penelitian ini penting untuk dilakukan dalam upaya mengungkap data berbagai unsur dakwah yang valid dan komprehensif sesuai situasi dan kondisi yang ada di kota Cirebon. Penelitian dirancang dengan menggunakan metode mix-methods. Diawali dengan pengumpulan data serta penyajian data secara kuantitatif kemudian dilanjutkan dengan analisa data menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa situasi dan kondisi dai sangatlah bervariasi sesuai dengan situasi dan kondisi masyarakat sekitarnya. Demikian pula dengan penggunaan media, baik media massa maupun media sosial. Kesimpulan dari penelitian ini adalah komposisi demografis dari dai lokal di Kota Cirebon adalah bertempat tinggal di sekitar madu dan penggunaan media massa terutama media sosial yang sangat sering dilakukan madu.
ORIENTASI PENGEMBANGAN DAKWAH MELALUI SISTEM KOMUNIKASI (MEDIA MASSA) Matin, Nasrudin Abdul; Rosmalina, Asriyanti
ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 11, No 1 (2020): July 2020
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/orasi.v11i1.6436

Abstract

Motif komunikasi dalam kegiatan keagamaan marak dilakukan dalam sisi kehidupan khususnya dalam dakwah islamiyah. Motif ini timbul akibat semakin berkembangnya arus globalisasi, teknologi informasi serta semakin meningkatnya kebutuhan hidup manusia yang harus berkiblat kedalam perkembangan zaman. Sisi dakwah dalam kacamata komunikasi merupakan sebuah aktifitas menerangkan, menyampaikan pesan ajaran islam secara al-quran dan hadist serta pertimbangan para ulama sehingga orang yang mendapatkan pesan dan informasi dapat terpengaruh dan selanjutnya dapat merubah perilakunya secara ajaran islam. Signifikasi dakwah pun digunakan oleh masyarakat di luar islam untuk suatu alat perjuangan dengan adanya media massa tersebut sebagai perantara penyampaian pesan kepada khalayak banyak. Keberadaan media massa ini sangat berpengaruh kepada masyarakat, karena dari media massa akan membentuk suatu opini bahkan mengubah perilaku masyarakatnya. Hadirnya media massa ini membawa nilai positif dan negatif. Keberadaan media massa ditengah masyarakat sangat dipandang urgen bahkan mampu mempengaruhi pola pikir serta perilaku masyrakat, ketika sebuah peristiwa diorientasikan media yang akan menjadi sebuah tayangan bermuatan dakwah dan diakses publik yang meliputi umat islam selaku mad"unya, tentu hal tersebut menjadi harapan yang kuat sebagai pengembangan dakwah melalui media massa dengan orientasi yang benar, karena media massa dapat memberikan kesan ataupun efek yang khusus bagi individu, kelompok atau lingkungan tertentu. Secara gambaran personal (individu) manusia  sendiri bahwa media massa dapat memberi pengaruh pada tiga level (efek kognitif, afektif dan konasi). Media menyadari bahwa dakwah merupakan kebutuhan masyarakat termasuk informasi atau pemberitaan tentang agama. Dalam konteks ini media harus mampu mengemas dalam bentuk informasi atau pemberitaan yang mengandung pesan-pesan keagamaan karena melalui proses ini, orientasi pengembangan dakwah akan tertuju dengan baik. 
PENGARUH INTENSITAS MENGGUNAKAN TIK TOK TERHADAP PERILAKU BODY SHAMING ANAK islamiyah, hanifah
ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 11, No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/orasi.v11i2.6640

Abstract

ABSTRAK Kepopuleran Tik Tok telah merekonstruksi standar kecantikan baru. Hal tersebut dibarengi dengan anak sebagai pengguna Tik Tok yang mulai memperhatikan tubuh orang lain dan membandingkan dengan dirinya sendiri. Dengan media sosial, anak mendapatkan pengalaman melihat gambar dan unggahan lainnya mengenai gambaran kecantikan yang ideal. Fenomena yang kemudian muncul adalah tindakan body shaming. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dan besaran pengaruh intensitas Tik Tok terhadap perilaku body shaming anak. Teori yang digunakan adalah Teori S-R. Intensitas menggunakan TikTok merupakan stimulus atau rangsangan, dan perilaku body shaming sebagai respon. Metode yang digunakan adalah penelitian eksplanatif dengan pendekatan kuantitatif dan desain penelitian yang digunakan adalah survey. Populasi penelitiannya adalah anak SD yang ada di Kota Cirebon. Teknik samplingnya adalah multistage cluster sampling, dan siswa kelas 6B SD Negeri Kebon Baru 5 sebagai sample. Uji validitas menggunakan Pearson Product Moment dan uji reliabilitas menggunakan Alfa Cronbach, kemudian data diuji normalitas, uji liniearitas, dan uji korelasi menggunakan Korelasi Pearson dan uji regresi. Hasil penelitian adalah intensitas anak menggunakan Tik Tok memberikan besaran pengaruh sebesar 34% terhadap perilaku body shaming anak. Hal ini diperkuat dengan Teori S-R bahwa stimulus dari penggunaan media Tik Tok menghasilkan respon yang sesuai dengan konstruk pesan media tersebut. Saran penelitian selanjutnya dapat menambah faktor-faktor lain yang berhubungan dengan perilaku body shaming.
Komunikasi Terapeutik Psikolog Dan Pekerja Sosial Dalam Proses Pemulihan Anak Terpapar Radikalisme Haloho, Heppy N Y; Kurniasari, Nani
ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 11, No 1 (2020): July 2020
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/orasi.v11i1.6289

Abstract

Keterlibatan anak dalam aksi radikalisme dan jaringan radikal belakangan menjadi fenomena yang mengejutkan dan menarik perhatian banyak pihak. Pemerintah bekerjasama dengan lembaga-lembaga sosial yang fokus pada penanggulangan radikalisme terus berupaya dalam menanganinya. Penelitian ini secara khusus ditujukan untuk mengetahui komunikasi terapeutik psikolog dan pekerja sosial dari Civil Society Against Extremism(C-save) dalam proses pemulihan anak yang terpapar radikalisme. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dalam penelitian ini diperoleh dari hasil wawancara mendalam dan studi literatur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi terapeutik dalam pemulihan anak terpapar radikalisme diterapkan oleh psikolog dan pekerja sosial dari C-save baik dalam proses rehabilitasi maupun dalam proses reintegrasi sosial dengan metode yang berbeda-beda sesuai kebutuhan anak. Dalam proses pemulihan trauma, psikolog menggunakan play therapy untuk berkomunikasi dengan anak. Sedangkan untuk menurunkan paham radikal anak, para pekerja sosial melakuan literasi kebangsaan lewat aktivitas bermain dengan anak.
ETIKA FOTOGRAFI DALAM PROSES DOKUMENTASI KELAHIRAN Yudaninggar, Kartikasari
ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 11, No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/orasi.v11i2.7143

Abstract

ABSTRAK Artikel ini membahas mengenai etika fotografi, khususnya dalam proses dokumentasi kelahiran dari sebelum proses dokumentasi, hingga setelah dokumentasi dilakukan. Industri fotografi berkembang seiring dengan perkembangan teknologi dan tren yang berkembang. Salah satu genre fotografi yang mulai muncul dan tren di tengah masyarakat adalah birth photography. Birth photography atau foto dokumentasi persalinan dilakukan untuk mengabadikan momen yang sakral dan tidak terulang dari seorang ibu yang tengah berjuang saat melahirkan sang buah hati. Terdapat banyak sekali pelaku bisnis fotografi yang kemudian menawarkan jasa dokumentasi persalinan, namun ternyata belum semua fotografer mengetahui mengenai kode etik yang dapat dijadikan pedoman ketika melakukan dokumentasi persalinan. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui etika fotografi dalam birth photography, mengenai teknis dokumentasi dan publikasi dokumentasi melalui media sosial. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini yaitu bahwa terdapat asosiasi internasional fotografer persalinan professional (IAPBP) yang mewadahi para fotografer persalinan. Dalam asosiasi tersebut terdapat kode etik yang dapat dijadikan pedoman bagi fotografer persalinan dalam menjalankan pekerjaannya. Adapun kode etik tersebut berkaitan ketika proses dokumentasi di lingkungan tempat bersalin, kode etik dengan klien dan keluarga klien, mengenai bagian tubuh yang akan didokumentasikan serta kode etik ketika mengunggah hasil foto persalinan di media sosial. Utamanya terkait dengan ketentuan dari platform media sosial tersebut.

Page 10 of 21 | Total Record : 207