cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
AWLADY Jurnal Pendidikan Anak
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2016)" : 7 Documents clear
REURGENISASI PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DI ERA GLOBALISASI Andri Hardiyana
AWLADY : Jurnal Pendidikan Anak Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : Jurusan PIAUD IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.406 KB) | DOI: 10.24235/awlady.v2i2.818

Abstract

Abstrak Era globalisasi saat ini membawa pengaruh dan dampak terhadap perkembangan pendidikan anak  usia dini secara signifikan. Anak usia dini kini dihadapkan dengan persoalan dan dinamika zaman yang kompleks. Hal ini ditandai denganderasnya arusinformasi, komunikasi, danteknologidalam setiap lini kehidupan. Oleh karena itu, upaya memfilterisasi anak seyogyanya melalui penanaman karakter dan orang tua diharapkan mampu memahami pentingnya nilai-nilai pendidikan sejak usia dini. Anak-anak harusmengeksplor kemampuannya secara variatif melalui bermain, karena pada tahap ini anakmemiliki karakteristik unik, aktif,energik, danmemiliki rasa ingin tahuyang kuatdan antusiasmepada banyak hal untuk dapat berpetualang, serta kayadenganfantasi. Manfaatbermain bagi anak usia diniuntukdapat menjalin solidaritas, kerjasama denganteman,rasa memiliki, persaudaraan, cintalingkungan, kejujuran danmelahirkan karakter yang sesuai dengan nilai-nilai tumbuh kembang anak.  Kata kunci: Urgensi, pendidikan anak usia dini, era globalisasi.
PENINGKATAN KEMAMPUAN BAHASA ANAK USIA DINI MELALUI KARYAWISATA M. Arif Syarif H
AWLADY : Jurnal Pendidikan Anak Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : Jurusan PIAUD IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.289 KB) | DOI: 10.24235/awlady.v2i2.819

Abstract

ABSTRAK Salah satucara agar tujuanpembelajarantercapaiadalahpenggunaanmetode yang tepat, danjugapenggunaan media di dalamsetiappembelajaran, sehinggadapatmemberikanpengaruhpositifterhadap proses kegiatanbelajarmengajar.Penelitianinibertujuanuntukmengetahuikemampuanberbahasaanakmelaluipenggunaanmetodekaryawisata di TK Al-islahBobosDukupuntang Kabupaten Cirebon dapatmelibatkansiswasecaraaktif, dandapatmeningkatkankerjasiswasehinggadenganpenerapanpenggunaan media karyawisatainidiharapkandapatmeningkatkankemampuanbahasaanakTK Al-islahBobosDukupuntangKabupaten Cirebon. Selamainibanyakparapendidik yang masihmenerapkanmetode yang sifatnyamonotonseperticeramah, danhaltersebutkurangefektifdalammengaktifkansiswadalammengikutikegiatanbelajarmengajar.Hal yang lebihpentinglagiadalahsiswakurangbergairahdanmerasatertekanterhadappembelajaran guru yang selalumenerapkanmetodetersebut, sehinggaimbasnyaadalahkepadakemampuanbahasaanak yang masihrendah.Penelitianinimerupakanpenelitiantindakankelasuntukmemperbaikiataumeningkatkankemampuanbahasadalammengatasikesulitansiswadalampembelajaran, subyekpenelitianiniadalahsiswa kelompok ATK Al-islahBobosDukupuntangKabupaten Cirebon.HasilPenelitianmenunjukkanbahwapenggunaan media karyawisatamemberikanbanyakkontribusidiantaranyamudahnyasiswamemahamimaterimelalui media danpenugasan, siswasemakinaktifdalamkegiatanpembelajaran, siswaterlatihbekerjasamadalamkelompoksertadapatmeningkatkanhasilbelajarsiswapadakemampuanbahasa.Hal inidapatdibuktikandarihasilbelajarkemampuanbahasaanakdiperolehhasil pre tespeningkatanprestasibelajar yang padaawalnya rata-rata 23.5% danpadasiklus I sebesar 52.9% atauterjadipeningkatan 29.4%.Padasiklus II hasilobservasimenunjukkanpeningkatansebesar 53 % ataupeningkatanterjadi 76.5%.PadaSiklus III hasilobservasimenunjukkanpeningkatansebesar 70.6% ataupeningkatanterjadi 94.1%. Kata kunci: Media Karyawisata, KemampuanBahasa
ANALISIS BUKU LAPORAN PERKEMBANGAN PESERTA DIDIK PAUD DITINJAU DARI TEORI MULTIPLE INTELLIGENCES Dhiarti Tejaningrum
AWLADY : Jurnal Pendidikan Anak Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : Jurusan PIAUD IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.928 KB) | DOI: 10.24235/awlady.v2i2.820

Abstract

ABSTRAKPendidikan adalah sebuah proses memberikan lingkungan agar peserta didik dapat berinteraksi dengan lingkungan untuk mengembangkan kemampuan yaitu kognitif (mengasah pengetahuan), afektif (mengasah kepekaan perasaan), dan psikomotorik (keterampilan melakukan sesuatu). Pendidikan anak usia dini (PAUD) adalah pendidikan yang ditujukan bagi anak usia 0 hingga usia 6 tahun. Pendidik dituntut mampu dan mau memberikan berbagai rangsang sesuai dengan potensi kecerdasan anak. Menurut Howard Gardner, multiple intelligences adalah berbagai ketrampilan dan bakat yang dimiliki siswa untuk menyelesaikan berbagai persoalan dalam pembelajaran. Titik tekan teori multiple intelligences adalah pada kemampuan untuk menyelesaikan masalah dan untuk menciptakan suatu produk atau karya. Multiple Intelligences yang mencakup sembilan kecerdasan itu pada dasarnya berisi tentang kecerdasan otak (IQ), kecerdasan emosional (EI), dan kecerdasan spiritual (SI).Untuk mengetahui dan mengembangkan teori multiple intelligences diperlukan proses yang tidak sebentar, karena kemampuan masing-masing anak berbeda. Semua membutuhkan waktu yang panjang untuk membentuknya. Pembentukan multiple intelligences tidak hanya dilakukan dalam kegiatan formal akan tetapi dalam kegiatan non formal juga harus dikembangkan. Penulis mencoba menganalisis dari hasil sistem pembelajaran yang sudah dilakukan pada anak TK A di TK Budi Mulia Dua Yogyakarta melalui observasi dan data buku laporan perkembangan peserta didik dengan melihat terlebih dahulu bidang apa saja yang sudah dikembangkan.Dari hasil observasi dan data dapat ditarik kesimpulan bahwa pembelajaran yang dilakukan di TK Budi Mulia Dua sudah mencakup semua jenis kecerdasan dalam teori multiple intelligences, dimana semua bidang pembelajaran dilakukan untuk mengembangkan potensi peserta didik sesuai dengan teori multiple intelligences. Meskipun pada prakteknya belum sepenuhnya siswa mampu menyerap semua materi yang ada tetapi pendidik sudah mencoba mengembangkan metode pembelajaran tersebut dengan baik dan sesuai dengan aspek perkembangan anak usia dini. Kata kunci: teori multiple intelligences, pendidikan anak usia dini, buku laporan perkembangan peserta didik. 
UPAYA MERANCANG PAUD DI MASA DEPAN UNTUK MENGATASI PROBLEMATIKA YANG KOMPLEKS Maulidya Ulfah
AWLADY : Jurnal Pendidikan Anak Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : Jurusan PIAUD IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.511 KB) | DOI: 10.24235/awlady.v2i2.817

Abstract

AbstrakSome critical issues and problem in pre childhood education program recently, it actually has big influence to the growth of pre childhood education program in the future. Because of that, it is crucial by responding those critical issues in pre childhood education program. The main focus on those issues is: (a) Dichotomy PAUD and TPQ, (b) The incompetence Kindergarten teachers, (c) imbalance of right and duty’ kindergarten teachers, (d) the issues of 12 year obligatory education started from TK/RA. Based on that fact, it is needed some efforts in planning pre childhood education program in the future. 
MODEL PEMBERIAN HUKUMAN DALAM PENDIDIKAN ISLAM Jajang Aisyul Muzakki
AWLADY : Jurnal Pendidikan Anak Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : Jurusan PIAUD IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (528.546 KB) | DOI: 10.24235/awlady.v2i2.821

Abstract

ABSTRAKDiantara metode yang umum dipakai dalam proses belajar mengajar adalah dengan menggunakan pendekatan hukuman terhadap siswa secara prefentif maupun represif, dengan harapan dapat mencegah berbagai pelanggaran terhadap peraturan,atau sebagai tindakan peringatan keras yang sepenuhnya muncul dari rasa takut terhadap ancaman hukum. Hukuman merupakan salah satu insturmen pengukuran pendidikan bagi kualitas fungsional edukatif siswa yang bermasalah maupun berprestasi. Hukuman adalah vaksinasi dini dalam konteks mendidik yang layak diberikan kepada mereka yang bermasalah. Hukuman adalah sesuatu yang disyariatkan dan termasuk salah satu sarana pendidikan yang berhasil, yang sesekali mungkin diperlukan pendidik. Hukuman dalam pendidikan berfungsi sebagai alat pendorong untuk meningkatkan belajar anak didik. Hukuman merupakan imbalan dari perbuatan yang tidak baikPemberian hukuman harus dilakukan dengan cara tepat sehingga tujuan pemberian hukuman bisa terwujud. Dalam pemberian hukuman harus berlandaskan kepada metode pemberian hukuman yang dilakukan oleh Rasulullah saw sebagaimana termaktub dalam hadits-hadits beliau.  Kata kunci : hukuman, metode, preventif, represif.
PENANAMAN NILAI-NILAI KEISLAMAN BAGI ANAK USIA DINI Eti Nurhayati
AWLADY : Jurnal Pendidikan Anak Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : Jurusan PIAUD IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (657.505 KB) | DOI: 10.24235/awlady.v2i2.816

Abstract

ABSTRACTAlong with the progress achieved in the current era of globalization, there is a crisis of moral and religious. Various delinquency increasingly become a phenomenon among teens and adults, in addition to the commitment and consistent of religious has not been seen in some teenagers and adults. It is pointed out, due to religious education and Islamic values are less effective when they were inculcated in early childhood. Therefore, inculcate Islamic values to children as early as possible is very important because it will become the foundation for their life as an adult. This study aims to: (1) formulating the Islamic values that are important inculcated to early childhood, (2) explore the potential of children that can be developed to inculcate Islamic values to them, (3) identify methods and strategies effective to inculcate Islamic values to early childhood. This study uses descriptive qualitative, data collection techniques using intensive observation of the learning process and in-depth interviews and then analyzed qualitatively in narrative form.Results of this study conclude: (1) The Islamic values are important to early childhood inculcated includes four major components, namely: the values of faith, worship, akhlaq karimah, and reading the Qur'an. (2) Some of the potential early childhood include the potential physical and psychological, such as: physical, brain, motivation, attention, memory, and cognitive foundations on which to accept Islamic values inculcated to them. (3) The method effectively used, such as: the provision of religious knowledge in an integrated way or separately with each theme, habituation, warning, giving the example, create an religious environment, cooperation with parents in the religious education of children in the family, such as: habituation prayer, fasting, manners of interacting, and particularly in learning to read the Qur'an. An effective strategy is mainly done by the principle of "learn as you play", giving rewards to children as reinforcement to the actions and behavior, and creating an environment that is fun.Key Words: The Islamic Values, Early Childhood, Early Childhood Education.
PEMBERDAYAAN LINGKUNGAN ANAK Suryadi Suryadi
AWLADY : Jurnal Pendidikan Anak Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : Jurusan PIAUD IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.475 KB) | DOI: 10.24235/awlady.v2i2.822

Abstract

AbstractFamily Educational design could impact child personality in their life. The family that set up education in democratic circumstance makes children more stable in manner and behaviour, children that are educated in authoritarianism situation tent to aggressive. Family that set up in permissive circumstance make them more aggressive. The research result could be interpreted that we have to evaluate three educational environments, namely: family, school and community (peer groups). We have to design those environments which could support the child in their psychology development phase. The other is IT tools, the one relatively newest educational institution that also could impact child behaviour. Family empowerment is one of the best solutions in handling and facing modern and globalization era.Key words: family empowerment, child education, educational environment

Page 1 of 1 | Total Record : 7