cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Indigenous: Jurnal Ilmiah Psikologi
ISSN : 08542880     EISSN : 2541450X     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Indigenous: Jurnal Ilmiah Psikologi is a media for Psychology and other related disciplines which focus on the finding of indigenous research in Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 589 Documents
PENYESUAIAN SOSIAL DI SEKOLAH PADA SISWA-SISWI SLTP PENDERITA ASMA Asyanti, Setia; Sofiati, Muhana; Sudardjo, Sudardjo
Indigenous Vol. 6, No. 1, Mei 2002
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v0i0.4619

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan penyesuaian sosial di sekolah antara siswa SLTP penderita asma dan yang tidak asma. Subjek penelitian adalah siswa SLTP yang terdiri dari 78 penderita asma dan 78 siswa yang tidak menderita asma, yang berasal dari lima SLTP di kodya Yogyakarta. Data penelitian diambil dengan skala penyesuaian sosial di sekolah dan Culture Fair Intelegence Test (CFIT). Teknik analisis yang digunakan adalah analisis konvariansi satu jalur. Hasil analisis menunjukkan (1) tidak ada perbedaan penyesuaian sosial di sekolah antara siswa penderita asma dan tidak asma, (2) ada perbedaan penyesuaian sosial di sekolah antara wanita dan pria, (3) ada perbedaan penyesuaian sosial di sekolah antara wanita penderita asma dan pria penderita asma, dan (4) tidak ada perbedaan tingkat absensi antara siswa penderita asma dan tidak asma.
PERASALAHAN PSIKOSOSIOSPIRITUAL DALAM FENOMENA KUMUKUS Yuwono, Susatyo; Yuniarto, Iko
Indigenous Vol. 7, No. 2, November 2005
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v0i0.4646

Abstract

Fenomena kemukus adalah ritual religio-magis berupa ziarah ke makam Pangeran Samudro yang diikuti oleh ritual seksual, yaitu berhubungan seksual dengan lawan jenis. Ritual ini dilakukan dengan keyakinan agar memperoleh apa yang diharapkan seperti pesugihan, berhasil dalam mencocok tanam, atau sembuh dari penyakit. Akan tetapi akhirnya yang lebih menonjol dalam ritual ini adalah praktek prostitusinya. Penelitian ingin mengungkap permasalah prikososiospiritual yang melingkupi fenomena kemukus. Cara penelitian dengan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Subjek penelitian yaitu pelaku prostitusi, peziarah, warga masyarakat dan pemerintah daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktek prostitusi muncul karena kepercayaan yang begitu kuat terhdap alur cerita atau legenda yang sudah menyimpang yang berkembang dalam masyarakat. Selain itu adanya sikap permasif pada warga masyarakat asli atas keberadaan prostitusi terselubung, yang berarti dapat menerima adanya prakek/kegiatan prostitusi. Tingginya ketergatungan pengahasilan masyarakat pendatang atas keberadaan makam menyebabkan praktek prostitusi terus berlangsung, apalagi aparat dan pemerintah daerah juga tidak melakukan penerbitan karena kawasan ini juga menyumbang devisa yang cukup besar. 
ROMANTISME WANITA KORBAN KEKERASAN SEKSUAL PADA MASA KANAK-KANAK Hertinjung, Wisnu Sri; Ulum, Prima Nurul; Lestari, Sri
Indigenous Vol. 12, No. 2, Nopember 2010
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v0i0.4751

Abstract

Tuiuan penelitian ini untuk memberikan gambaran romantisme pada wanita korban kekerasan seksual pada masa kanak-kanak terhadap pasangannya. Metode pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini berjumlah 3 orang wanita, pernah mengalami kekerasan seksual pada masa kanak-kanak dan pernah menjalin hubungan romantis dengan lawan jenis setelah peristiwa kekerasan seksual. Hasil analisis menuniukkan bahwa peristiwa kekerasan seluual pada masa kanak-knnak mempengaruhi romantisme wanita terhadap pasangannya. Adanya ketidakpercayaan, ketidaknyamanan dalam melakukan kontak fisik dengan pasangan, pemikiran bahwa pasangan tidak bisa menerima wanita apa adanya dan kekhawatiran akan mengecewakan pasangannya merupakan hambatan utama pada wanita untuk melangkah ke taraf hubungan yang selanjutnya. Adanya dukungan positif dari keluarga dan orang terdekat korban akan membantu korban dalam melewati lcrisis ini yang pada akhirnya bisa menjalin hubungan yang normal dengan pasangannya. 
STRATEGI COPING PADA PASANGAN PERNIKAHAN BERORIENTASI NILAI-NILAI ISLAM Istiqomah, Nurul; Anganthi, Nisa Rachmah Nur; Darojat, Muhammad
Indigenous Vol. 13, No. 2, November 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v13i2.2620

Abstract

Pemilihan pasangan pernikahan dan masalah yang muncul dalam kehidupan pernikahan adalah hal yang berkaitan, sehingga diperlukan strategi coping untuk menyikapi permasalahan yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami perilaku coping pada pasangan pernikahan berorientasi nilai-nilai Islam. Responden dalam penelitian ini berjumlah 3 pasang, yang ketiganya merupakan pasangan pernikahan yang telah memiliki minimal 1 anak dari pernikahan monogami, berusia 22-45 tahun, usia pernikahan minimal 3 tahun dan beragama Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik wawancara dan observasi. Metode analisis data menggunakan analisis deskriptif, sedangkan pengumpulan data dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian diperoleh: 1) Orientasi pemilihan pasangan; responden menjadikan agama sebagai orientasi dalam menentukan pasangan pernikahan, namun nilai yang dianut tidak sama. Responden dengan orientasi agama ekstrinsik menjadikan nilai sosial dan juga ekonomi sebagai dasar pijakan, sedangkan responden dengan orientasi agama intrinsik berpijak pada nilai agama. 2) Masalah dalam kehidupan pernikahan; masalah dalam kehidupan pernikahan meliputi masalah pemenuhan kebutuhan hidup, keuangan, pengasuhan dan pendidikan anak, hubungan dengan keluarga, lingkungan sosial, perbedaan pendapat dengan pasangan, pembagian tugas dalam rumah tangga, serta masalah tantangan atau konsekuensi pengamalan nilai-nilai agama dalam kehidupan yang hanya dialami oleh responden dengan orientasi agama intrinsik. 3) Perilaku coping; dalam mengatasi masalahnya responden melakukan strategi coping dengan problem focused coping dan juga emotion focused coping. 
Peran Daya Juang dengan Prestasi Tahfidzul Quran Murti, Dian Citra; Hertinjung, Wisnu Sri
Indigenous Vol. 2 No. 1, Mei 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v2i1.4983

Abstract

Pencapaian santri dalam prestasi Tahfidzul Qur’an tidaklah mudah. Santri diharapkan mempunyai daya juang yang tinggi agar dapat bertahan dengan kesulitan yang harus dihadapi dalam menghafal Al Qur’an. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara daya juang dengan prestasi Tahfidzul Qur’an. Penelitian ini dilakukan di sebuah pondok pesantren yang mengkhususkan pada tahfidzul Qur’an di wilayah Klaten. Subyek penelitian pada penelitian ini berjumlah 60 santri kelas XI yang diambil dengan dengan teknik purposive sampling. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan menggunakan skala daya juang dan prestasi Tahfidzul Qur’an dengan menggunakan dokumentasi nilai Hifdzul Qur’an. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik statistik Nonparametric Spearman’s rho. Berdasarkan hasil pengujian diperoleh hasil koefisien korelasi (r) sebesar 0,066 (p) = 0,307 (p>0,05). Yang artinya tidak ada hubungan antara daya juang dengan prestasi Tahfidzul Qur’an. Kata kunci : daya juang, prestasi, tahfidzul Qur’an
PELACUR DAN RESOSIALISASI ANTARA PATOLOGI DAN REHABILITASI SOSIAL Koentjoro, Koentjoro
Indigenous Vol. 4, No. 1, Mei 2000
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v0i0.4600

Abstract

Jumlah pelacur di Indonesia mengalami peningkatan. Hal ini menjadi masalah yang serius mengingat fakta adanya kaitan erat antara pelacur dengan penggunaan NAZA dan penularan AIDS/HIV. Berbagai pihak, baik melalui swadaya masyarakat maupun yang diusahakan pemerintah, berusaha menanggulangi masalah pelacuran ini. Secara formal pemerintah mempunyai dua macam cara penanganan, yakni sistem resosialisasi yang dikelola oleh Dinas Sosial di bawah Departemen Dalam Negeri, dan sistem panti yang dikelola oleh Departemen Sosial. Hal ini justru menunjukkan ketidakpaduan pemerintah dalam menanggulangi masalah pelacuran di Indonesia. Melalui artikel ini akan dievaluasi keberadaaan resosialisasi dalam menanggulangi masalah pelacuran di Indonesia. 
ADVERSITY QUOTIENT PADA PEDAGANG ETNIS CINA Efnita, Sisca; Taufik, Taufik; Uyun, Zahrotul
Indigenous Vol. 9, No. 2, Nopember 2007
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v0i0.4714

Abstract

Karakteristik pedagang Cina di Indonesia adalah kemauan kerja keras, kebiasaan hidup hemat, dan kemampuan bertahan dalam situasi sulit. Maka tidak jarang terlihat kesuksesan pedangan Cina. Hal inilah yang merupakan salah satu faktor terjadinya kecemburuan etnis pribumi terhadap etnis Cina, yang memuncak pada kerusuhan Mei 1998. Sebenarnya perjalanan hidup pedagang yang sukses dan pedagang yang gagal sama, yakni menghadapi berbagai kesulitan dalam menjalankan usahanya. Perbedaannya terletak pada kecerdasan menghadapi kesulitan hidup (adversity quotient). Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah bagaimana adversity quotient dan faktor-faktor apa saja yang memengaruhi adversity quotient pada pedagang etnis Cina. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi : wawancara, observasi dan dokumentasi. Subjek penelitian berjumlah 4 orang. Pemilihan subjek dilakukan secara purposive. Kesimpulan dari penelitian ini adalah subjek yang beragama Islam memiliki control (pengendalian) yang lebih baik daripada subjek yang beragama non Islam. Namun endurance (daya juang) pada subjek yang beragama non Islam lebih tinggi daripada yang beragama Islam. Keseluruhan subjek memiliki rasa tanggungjawab (ownership) yang lebih tinggi. Masalah memengaruhi kesehatan subjek satu dan dua, namun tidak begitu berpengaruh pada subjek tiga dan empat. Faktor-faktor yang memengaruhi adversity quotient pada pedagang etnis Cina adalah faktor religiusitas, motivasi internal (kemauan yang kuat dalam diri), keyakinan diri, aktualisasi diri, modeling dari orang tua dan faktor keadaan lingkungan.
ORIENTASI MASA DEPAN ORANGTUA TERHADAP ANAK PEREMPUAN DALAM KONTEKS BUDAYA JAWA Widianingsih, Arviana; Moordiningsih, Moordiningsih
Indigenous Vol. 13, No.1, Mei 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v13i1.2326

Abstract

Penelitian ini bertujuan memahami secara mendalam mengenai gambaran orentasi  masa depan orang tua terhadap anak perempuan, penerapannya dan sikap yang ditunjukkan anak perempuan, serta menggali faktor-faktor yang mempengaruhi pembentukan orientasi masa depan orang tua terhadap anak perempuannya dalam konteks budaya Jawa. Informan penelitian ini adalah orang tua yang Jawa di Desa Karangjati, terdiri dari 3 pasang orang tua sebagai informan utama dan 3 anak perempuan dari setiap pasang orang tua sebagai informan pendukung. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, dan observasi, dan dokumentasi sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah analisis isi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gambaran pendidikan orang tua terhadap anak perempuannya di masa yang akan datang sejalan dengan gambaran karir yang diharapkan yaitu bidang-bidang seputar keperawatan, kebidanan, dan pengajaran. Perempuan dalam kultur Jawa diidentifikasikan memiliki sikap mengasuh, merawat, dan memberi. Nilai-nilai kesusilaan memiliki arti penting terhadap anak perempuan dipatuhi. Penerapan orientasi masa depan dilakukan dengan cara memberi tugas, nasehat, dan contoh.
Studi Deskriptif Mengenai Pola Stress pada Mahasiswa Praktikum Mahmud, Riza; Uyun, Zahrotul
Indigenous Vol. 1 No. 2, November 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v1i1.4970

Abstract

Jumlah mahasiswa yang mengalami stres meningkat setiap semester. Respon stres dari setiap mahasiswa berbeda, Respon tersebut tergantung pada kondisi kesehatan, kepribadian, pengalaman sebelumnya terhadap stres, mekanisme koping, jenis kelamin dan usia, besarnya stresor, dan kemampuan pengelolaan emosi dari masing-masing individu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pola stres pada mahasiswa praktikum di Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian berjumlah 75 mahasiswa yang sedang mengambil mata kuliah praktikum di Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Data penelitian diperoleh dengan menggunakan dokumentasi, pengukuran tekanan darah, dan skala stres. Teknik pengumpulan data diperoleh dengan simple random sampling. Analisis data pada penelitian ini menggunakan statistik deskriptif. Secara umum pola stres diawali karena adanya aktivitas fisik yang berlebihan pada mahasiswa praktikum. Hal ini membuat mahasiswa merasa kelelahan dan tegang sehingga tubuh meresponnya dengan timbulnya stres. Mahasiswa awal yang mengambil mata kuliah praktikum yaitu berusia 18–20 tahun lebih rentan terkena stres dibandingkan dengan mahasiswa akhir praktikum yang berusia 21–24 tahun. Sedangkan berdasarkan jenis kelamin, mahasiswa praktikum perempuan lebih rentan mengalami stres daripada mahasiswa praktikum laki – laki. Kemudian pada mahasiswa praktikum dengan stres berat lebih berpotensi memiliki tekanan darah lebih tinggi dari pada mahasiswa praktikum yang memiliki stres sedang dan ringan. Kata Kunci: jenis kelamin, mahasiswa praktikum, pola stres, tekanan darah, usia
MEMPERSIAPKAN ANAK MEMASUKI DUNIA PENDIDIKAN DENGAN METODE QUANTUM LEARNING Hakim, Siti Nurina
Indigenous Vol. 3, No. 2, November 1999
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v0i0.4556

Abstract

Kritikan atas metode pengajaran yang diterapkan dalam dunia pendidikan nasional dewasa ini dilontarkan karena akibat yang terlihat dari output metode tersebut yang dilihat kurang atau bahkan tidak menjadikan anak didik mempunyai sikap kritis atau suatu permasalahan yang ada. Metode yang diterapkan lebih bersifat dogmatisasi suatu ilmu dengan meminta siswa untuk bisa mengerti ‘sama’ dengan apa yang telah disampaikan dan diajarkan oleh pendidik, dan pendidik akan apa yang telah disampaikan dan diajarkan oleh pendidik, dan pendidik akan “menyalahkan” apabila siswa tidak bisa menunjukkan kemampuan tersebut atau bahkan menunjukkan  sikap kritisnya yang dipersepsi pendidik bisa meruntuhkan kewibawaan seorang pendidik, dengan akibat akan terjadinya humiliating terhadap siswanya. Kesalahan metode pengajaran ini ternyata berdampak luas, dimana menjadikan terbentuknya strereotype orang tua dalam memberi penilaian atas prestasi anak yang hanya menggunakan tolok ukur prestasi belajar di sekolah, yang notabene hanya melihat dari angka rapor anak dan tidak mencoba melihat dari sisi yang lain. Dengan melihat kondisi-kondisi dan dampak yang mungkin bisa ditimbulkannya sebagai seorang pendidik dan orangtua mestinya mulai mencermati proses belajar pada seorang anak yang benar itu seperti apa, dan untuk mendukungnya diperlukan sikap dan perilaku lingkungan yang seperti apa, serta kemudian menentukan altenatif metode pengajaran yang tepat agar tidak menjadikan anak pasif melainkan bersikap aktif menyampaikan pemikirannya dan pendapatnya.  

Page 10 of 59 | Total Record : 589


Filter by Year

1995 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 8, No 2 (2023): July Vol 8, No 1 (2023): March Vol 7, No 3 (2022): November Vol 7, No 2 (2022): July Vol 7, No 1 (2022): March Vol 6, No 1 (2021): Vol. 6 No. 1, 2021 Vol 6, No 3 (2021): November Vol 6, No 2 (2021): July Vol 6, No 1 (2021): March Vol. 5 No. 2, 2020 Vol 5, No 2 (2020): November Vol. 5 No. 1, 2020 Vol 5, No 1 (2020): May Vol 4, No 2 (2019): November Vol. 4 No. 2, 2019 Vol 4, No 1 (2019): May Vol. 4 No. 1, 2019 Vol. 3 No. 2, 2018 Vol 3, No 2 (2018): November Vol 3, No 1 (2018): May Vol. 3 No. 1, Mei 2018 Vol 2, No 2 (2017): November Vol. 2 No. 2, November 2017 Vol. 2 No. 1, Mei 2017 Vol 2, No 1 (2017): May Vol 1, No 2 (2016): November Vol. 1 No. 2, November 2016 Vol 1, No 1 (2016): May Vol. 1 No. 1, Mei 2016 Vol. 13, No. 2, November 2015 Vol. 13, No. 2, November 2015 Vol. 13, No.1, Mei 2015 Vol. 13, No.1, Mei 2015 Vol. 12, No. 2, Nopember 2010 Vol. 12, No. 2, Nopember 2010 Vol. 12, No.1, Mei 2010 Vol. 12, No.1, Mei 2010 Vol. 11, No. 2, November 2009 Vol. 11, No. 2, November 2009 Vol.11, No.1, Mei 2009 Vol.11, No.1, Mei 2009 Vol. 9, No. 2, Nopember 2007 Vol. 9, No. 2, Nopember 2007 Vol. 9, No.1, Mei 2007 Vol. 9, No.1, Mei 2007 Vol. 8, No. 2, November 2006 Vol. 8, No. 2, November 2006 Vol. 8, No. 1, Mei 2006 Vol. 8, No. 1, Mei 2006 Vol. 7, No. 2, November 2005 Vol. 7, No. 2, November 2005 Vol. 7, No. 1, Mei 2005 Vol. 7, No. 1, Mei 2005 Vol. 6, No. 2, November 2002 Vol. 6, No. 2, November 2002 Vol. 6, No. 1, Mei 2002 Vol. 6, No. 1, Mei 2002 Vol. 4, No. 2, November 2000 Vol. 4, No. 2, November 2000 Vol. 4, No. 1, Mei 2000 Vol. 4, No. 1, Mei 2000 Vol. 3, No. 2, November 1999 Vol. 3, No. 2, November 1999 Vol. 3, No. 1, Mei 1999 Vol. 3, No. 1, Mei 1999 Vol. 2, No. 2, November 1995 Vol. 2, No. 2, November 1995 More Issue