cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Indigenous: Jurnal Ilmiah Psikologi
ISSN : 08542880     EISSN : 2541450X     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Indigenous: Jurnal Ilmiah Psikologi is a media for Psychology and other related disciplines which focus on the finding of indigenous research in Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 589 Documents
Out Ward Bound Games, Salah Satu Metode Dinamika Kelompok dalam Pengembangan Sumberdaya Manusia Ismara, KI
Indigenous Vol. 7, No. 1, Mei 2005
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v0i0.4635

Abstract

Keberhasilan suatu kegiatan organisasi sangat ditentukan oleh kohesivitas, kreatifitas, dan asertivitas kerja suatu tim. Tim kerja yang robust and smart tersebut dapat dikembangkan melalui sutau pelatihan yang mengakomodasi berbagai perilaku anggota dalam dinamika kelompok. Salah satu metode pelatihan dinamika kelompok tersebut adalah melalui kegiatan out ward bound games. Tujuan out ward bound games adalah mengembangkan potensi diri agar dapat bekerja secara kelompok dengan dinamis dan berkontribusi positif. Seperti halnya pengembangan kecerdasan emosi, spiritual, adversitas, dan penerapan intelektual diri secara kelompok (ESAI-Q). Spesifikasinya adalah dapat terbangkitnya kemampuan untuk saling pengertian, saling pemahaman dan kerjasama yang sinergis dalam menyelesaikan suatu masalah secara tim dengan kreatif, proaktif, dan asertif. Tujuan tersebut diatas dapat tercapai melalui simulasi dinamika kelompok baik secara afektif, kognitif maupun psikomotorik.berdasarkan hasil meta analisis secara kualitatif terhadap pelaksanaan dinamika kelompok melalui pendekatan out ward bound games pada beberapa organisasi profit dan non profit, ternyata dapat menimbulkan output dan outcomes yang positif. Output yang dihasilkan antara lain adalah dapat mereduksi konflik pribadi, trait dan habit yang dapat berpotensi sebagai hambatan dalam pengembangan produktivitas kerja, kepuasan kerja dan motivasi kerja secara tim. Outcomes- nya berupa kesedian dan kesadaran terhadap petingnya untuk berubah, serta mau merobah lingkungan kerja melalui penanaman cooperative value yang baru.
PERILAKU KONFORMITAS MASYARAKAT BADUY Mulyanto, Mulyanto; Prihartanti, Nanik; Moordiningsih, Moordiningsih
Indigenous Vol. 8, No. 1, Mei 2006
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v0i0.4690

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami dinamika perilaku konformitas masyarakat Baduy. Bagaimana bentuk-bentuk konformitasnya? Mengapa hal tersebut dianggap penting ditengah kondisi yang serba praktis sebagai ciri khas modernitas? Hasil penelitian ini mengemukakan bentuk-bentuk konformitas dalam masyarakat Baduy memiliki makna fungsional dan makna filosofis yang cukup dalam, baik dari bentuk perilaku, penampilan, maupun dalam bentuk pandangan. Masyarakat Baduy bahkan menganggap konformitas bukan suatu kekalahan individu oleh kelompok, melainkan ekspresi aktualisasi diri yang justru membuat individu menjadi lebih berharga karena telah berarti bagi banyak orang. Pada budaya Baduy, konformitas tidak hanya dipandang sebagai sesuatu yang baik, konformitas bahkan menjadi prasyarat keberhasilan fungsinya tatanan budaya, tatanan kelompok, dan hubungan interpersonal warga Baduy.
KECEMASAN DAN STRATEGI COPING WARIA PELACUR Herdiansyah, Haris
Indigenous Vol. 9, No.1, Mei 2007
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v9i1.1618

Abstract

Dunia pelacuran adalah penuh dengan tekanan, ancaman dan hal negatif cacat yang menyebabkan ketertarikan kepada pelacur oleh karena itu mendorong pelacur untuk menciptakan strategi menghadapi cukup untuk menghadapi apa yang rasa mereka . Tujuan dari studi ini akan meliputi ke luar ketertarikan dan strategi pelacur yang menghadapi transgender di tiga lingkungan sosial berbeda termasuk dalam keluarga, masyarakat dan “ cebongan” ( tempat di mana pelacur bekerja). Ini adalah suatu riset kualitatif. Karena alat pengumpulan data adalah wawancara, dan pengamatan. Studi ini menggunakan purposive sampling. Ada 3 subjek dan 4 orang informan. Untuk menganalisis data menggunakan model interaktif dari Miles & Huberman yang terdiri dari 3 langkah, yaitu reduksi data, menampilkan data dan kesimpulan serta verifikasi. Hasil dari penelitian ini, banyak kecemasan yang dialami oleh waria pelacur yang datang dari lingkungan yang berbeda-beda. Dari keluarga misalnya, merupakan sumber kecemasan tertinggi, ketika keluarga waria mengetahui profesi mereka. Sumber lain berasal dari pengucilan oleh masyarakat dan mucikari, penangkapan oleh polisi dan preman, persaingan antar pelacur dan kekerasan dari pengguna mereka di “cebongan”
HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI TERHADAP PELAKSANAAN PROGRAM KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DENGAN PRESTASI KERJA KARYAWAN Fauzia, Paulina; Dwiatmoko, Ermanto; F. Rosyid, Haryanto
Indigenous Vol. 4, No. 2, November 2000
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v4i2.4776

Abstract

Masalah keselamatan dan kesehatan kerja selalu menjadi bagian yang menarik untuk dibicarakan dan diperdebatkan. Hal ini mengemukaka karena sering dijumpai kasus-kasus kecelakaan dalam bekerja baik dilingkungan perusahaan maupun di luar lingkungan perusahaan. Perusahaan harus memperhatikan masalah ini karena menyangkut keselamatan karyawan khususnya, maupun keberadaan perusahaan pada umumnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara persepsi karyawan terhadap pelaksanaan program K3 dengan prestasi kerja karyawan. Hipotesis yang diajukan untuk diuji kebenarannya ialah ada hubungan antara persepsi karyawan terhadap pelaksanaan program K3 dengan prestasi kerja karyawan.Data mengenai prestasi kerja merupakan data dokumentasi di perusahaan, sedang persepsi terhadap pelaksanaan program K3 diungkap dengan angket persepsi karyawan terhadap pelaksanaan program K3. Subyek sebanyak 70 orang adalah karyawan sebuah industri tekstil di Surakarta. Hasil penelitian menunjukkan indeks korelasi sebesar rxy = 0.308; p 0.01 dengan menggunakan teknik korelasi produk moment. 
EQUAL EMPLOYMENT OPPORTUNITY DAN UPAYA PENYETARAAN PERLAKUAN PEKERJA PEREMPUAN Sudinadji, Mhd Bagus
Indigenous Vol. 3, No. 1, Mei 1999
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v0i0.4546

Abstract

Perusahaan di masa depan tidak dapat menghindari kecenderungan pluralitas dan keberagaman angkatan kerja, khususnya tenaa kerja perempuan. Pekerja perempuan adalah bagian SDM yang pada saat ini penting untuk ditelaah oleh pihak manajemen karena perannya di masa depan akan memberikan kontribusi yang berarti. Data-data laju partisipasi angkatan kerja menurut jenis kelamin menunjukkan porsi pekerja perempuan tumbuh progresif dibandingkan pekerja laki-laki, sementara kebijakan/perlakuan atas peluang peran perempuan masih terdistorsi. Maka sebagai upaya membangun keterlibatan yang tinggi antar tenaga kerja, integrasi penuh serta tercapainya penghormatan-penghargaan yang sama, juga sikap saling belajar di antara pekerja (laki-laki - perempuan), pihak manajemen perlu memulai membangun visi melalui equal empolyment oportunity (EEO).
Kesejahteraan Siswa: Studi Komparatif Siswa Berdasar Keikutsertaan Kegiatan Tahfidz Karyani, Usmi
Indigenous Vol. 2 No. 2, November 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v2i2.4980

Abstract

Menghafal Al-Qur’an mempunyai keutamaan besar, hal ini membuat sekolah berbasis agama Islam menyelenggarakan kegiatan tahfidz Al-Qur’an. Siswa yang mengikuti kegiatan tahfidz selain menguasai mata pelajaran umum, siswa juga dituntut untuk menghafal Al-Qur’an. Hal tersebut dapat membuat kekhawatiran siswa akan terbebani banyak kewajiban sehingga merasa tertekan dan tidak sejahtera di sekolah. Penelitian ini akan membandingkan kesejahteraan siswa antara yang mengikuti kegiatan tahfidz Al-Qur’an dan tidak mengukti kegiatan tersebut. Penelitian dilakukan dengan metode survey pada 150 siswa SMP X di Surakarta, terdiri dari 75 siswa peserta tahfidz Al-Qur’an (laki-laki: 4 orang; Perempuan: 71 orang) dan 75 siswa bukan peserta tahfidz (laki-laki: 17 orang; perempuan: 58 orang), rata-rata berusia 13 tahun. Alat ukur yang digunakan untuk mengetahui kesejahteraan siswa adalah Skala Kesejahteraan Siswa. Data yang terkumpul diuji dengan menggunakan tehnik analisis statistik parametrik melalui uji t Independent Sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan kesejahteraan siswa antara yang mengikuti kegiatan tahfidz Al-Qur’an dan siswa yang tidak mengikuti kegiatan tahfidz Al-Qur’an.  Kata Kunci : kesejahteraan siswa, menghafal, tahfidz
Gangguan Penyesuaian Diri pada Kaum Homoseksual Andara, Della; Prihartanti, Nanik; Karyani, Usmi
Indigenous Vol. 6, No. 2, November 2002
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v0i0.4624

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil gangguan penyesuaian diri pada kaum homoseksual dan memahami dinamika psikologis proses terjadinya gangguan penyesuaian diri pada kaum homoseksual. Subjek penelitian berjumlah 50 orang homoseks yang diambil dengan teknik purposive sampling. Ciri-ciri subjek adalah berusia lebih dari atau sama dengan 22 tahun, pendidikan SMA, dan anggota JLGI (Jaringan Lesbian dan Gay Indonesia) di Solo. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu Test Manson Evaluation, observasi dan wawancara. Data skor ME dan observasi dianalisis dengan analisis deskriptif dan data yang diperoleh dari wawancara dianalisis dengan metode induksi terhadap isi (content analysis) jawaban subjek. Hasil analisis menunjukkan bahwa gangguan penyesuaian diri yang paling menonjol ditunjukkan oleh aspek kecemasan (skor rata-rata 9,48) dan kegagalan sosial (skor rata-rata 9,34) serta 46% subjek mengalami gangguan penyesuaian diri yang tinggi (stanel 7-10).
KEMATANGAN DIRI PADA PERILAKU SENI TEATER Lutfiah, Fifi; Yuwono, Susatyo; Iriani, Niken
Indigenous Vol. 8, No. 2, November 2006
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v0i0.4652

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, memahami dan memaparkan berbagai fenomena mengenaikematangan diri pada pelaku seni teater. Pertanyaan penelitian yang diajukan sebagai berikut : 1) Bagaimana kematangan diri pada pelaku seni teater, 2) bagaimana keterkaitan proses teater dalam pembentukan pribadi yang matang bagi pelakunya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah interview, observasi, angket, dan asesmen psikologi berupa Tes 16 PF. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah analisis induktif. Subjek dalam penelitian ini adalah tiga orang anggota Teater Ruang. Hasil penelitian menunjukkan pelaku seni teater mempunyai kematangan diri yang memadai. Proses teater yang dijalani, dipahami dan dihayati secara terus menerus dan berkesinambungan membawa pada suatu keadaan proses perkembangan diri menuju ke arah pribadi yang lebih matang. 
HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSI DENGAN STRES KERJA PADA PERAWAT ICU DAN PERAWAT IGD Megawati, Putri; Yuwono, Susatyo
Indigenous Vol. 12, No. 2, Nopember 2010
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v0i0.4756

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan emosi dengan stres kerja pada perawat Intensive Care Unit (ICU) dan perawat Instalasi Gawat Darurat (IGD). Hipotesis yang akan dibuktikan adalah ada hubungan negatif antara kecerdasan emosi dengan stres kerja pada perawat ICU dan perawat IGD. Informan penelitian ini adalah perawat Rumah Sakit Dr. Moewardi, dengan sampel berjumlah 25 perawat yang diperoleh dengan teknik purposive non random sampling, dengan karakteristik subjek yang berjenis kelamin wanita. Alat ukur yang digunakan adalah skala kecerdasan emosi dan skala stres kerja. Hasil analisis data dengan menggunakan teknik product moment menunjukkan nilai koefisien korelasi (r) sebesar : - 0,708 dengan p : 0,000 (p≤0,01), yang artinya ada hubungan negatif yang sangat signffikan antara kecerdasan emosi dengan stres kerja pada perawat ICU dan perawat IGD.
Pengaruh Pelatihan Regulasi Emosi Terhadap Kebahagiaan Remaja Panti Asuhan Yatim Piatu Aesijah, Siti; Prihartanti, Nanik; Pratisti, Wiwien Dinar
Indigenous Vol. 1 No. 1, Mei 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v1i1.1792

Abstract

Kebahagiaan merupakan gambaran emosi positif dan negatif (afektif) dan kepuasan hidup seseorang terhadap keseluruhan kehidupan. Hasil dari studi awal yang dilakukan peneliti menunjukkan bahwa kehidupan anak di panti asuhan cenderung mengalami emosi negatif dibanding emosi positif, serta sering mengeluhkan kehidupannya. Terdapat beberapa intervensi yang dapat diberikan untuk meningkatkan emosi positif dan kepuasan hidup, salah satu intervensi yang dapat dilakukan untuk menurunkan emosi negatif dan meningkatkan emosi positif sekaligus meningkatkan kepuasan hidup adalah dengan pelatihan regulasi emosi. Pelatihan regulasi emosi berisi memonitor emosi, mengevaluasi emosi dan memodifikasi emosi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pelatihan regulasi emosi terhadap kebahagiaan remaja panti di Panti Asuhan Anak Yatim Piatu Daarul Hadlonah YKMNU Kendal. Metode penelitian ini dilakukan secara eksperimen dengan desain Randomized Control Group Pretest-Pots Tets Design. Subjek penelitian ini adalah remaja panti asuhan yatim piatu berusia 13-16 tahun, jumlah subjek 19 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelatihan regulasi emosi memiliki pengaruh yang sangat signifikan terhadap kebahagiaan remaja panti asuhan yatim piatu.Kata kunci: kebahagiaan, regulasi emosi, yatim piatu

Page 11 of 59 | Total Record : 589


Filter by Year

1995 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 8, No 2 (2023): July Vol 8, No 1 (2023): March Vol 7, No 3 (2022): November Vol 7, No 2 (2022): July Vol 7, No 1 (2022): March Vol 6, No 1 (2021): Vol. 6 No. 1, 2021 Vol 6, No 3 (2021): November Vol 6, No 2 (2021): July Vol 6, No 1 (2021): March Vol. 5 No. 2, 2020 Vol 5, No 2 (2020): November Vol. 5 No. 1, 2020 Vol 5, No 1 (2020): May Vol 4, No 2 (2019): November Vol. 4 No. 2, 2019 Vol 4, No 1 (2019): May Vol. 4 No. 1, 2019 Vol. 3 No. 2, 2018 Vol 3, No 2 (2018): November Vol 3, No 1 (2018): May Vol. 3 No. 1, Mei 2018 Vol 2, No 2 (2017): November Vol. 2 No. 2, November 2017 Vol. 2 No. 1, Mei 2017 Vol 2, No 1 (2017): May Vol 1, No 2 (2016): November Vol. 1 No. 2, November 2016 Vol. 1 No. 1, Mei 2016 Vol 1, No 1 (2016): May Vol. 13, No. 2, November 2015 Vol. 13, No. 2, November 2015 Vol. 13, No.1, Mei 2015 Vol. 13, No.1, Mei 2015 Vol. 12, No. 2, Nopember 2010 Vol. 12, No. 2, Nopember 2010 Vol. 12, No.1, Mei 2010 Vol. 12, No.1, Mei 2010 Vol. 11, No. 2, November 2009 Vol. 11, No. 2, November 2009 Vol.11, No.1, Mei 2009 Vol.11, No.1, Mei 2009 Vol. 9, No. 2, Nopember 2007 Vol. 9, No. 2, Nopember 2007 Vol. 9, No.1, Mei 2007 Vol. 9, No.1, Mei 2007 Vol. 8, No. 2, November 2006 Vol. 8, No. 2, November 2006 Vol. 8, No. 1, Mei 2006 Vol. 8, No. 1, Mei 2006 Vol. 7, No. 2, November 2005 Vol. 7, No. 2, November 2005 Vol. 7, No. 1, Mei 2005 Vol. 7, No. 1, Mei 2005 Vol. 6, No. 2, November 2002 Vol. 6, No. 2, November 2002 Vol. 6, No. 1, Mei 2002 Vol. 6, No. 1, Mei 2002 Vol. 4, No. 2, November 2000 Vol. 4, No. 2, November 2000 Vol. 4, No. 1, Mei 2000 Vol. 4, No. 1, Mei 2000 Vol. 3, No. 2, November 1999 Vol. 3, No. 2, November 1999 Vol. 3, No. 1, Mei 1999 Vol. 3, No. 1, Mei 1999 Vol. 2, No. 2, November 1995 Vol. 2, No. 2, November 1995 More Issue