Articles
589 Documents
HUBUNGAN ANTARA EMOTIONAL BONDING DAN CITRA KUALITAS PRODUK DENGAN MINAT MEMBELI PADA KONSUMEN
Ika Puspitasari;
Thulus Hidayat;
Susatyo Yuwono
Indigenous Vol. 12, No.1, Mei 2010
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/indigenous.v12i1.1607
Penelitian ini mempunyai tujuan, yaitu, (1) mengetahui hubungan antara emotional bonding dan citra kualitas produk dengan minat membeli pada konsumen; (2) mengetahui hubungan antara emotional bonding dengan minat membeli pada konsumen; (3) mengetahui hubungan antara kualitas produk dengan minat membeli pada konsumen; (4) seberapa tinggi tingkat minat membeli pada konsumen; (5) seberapa tinggi emotional bonding; (6) seberapa tinggi citra kualitas produk; dan (7) variabel yang dominan antara emotional bonding dan citra kualitas produk terhadap minat membeli pada konsumen. Populasi penelitian ini adalah seluruh warga di desa Suruh kecamata Suruh Kabupaten Semarang. Jumlah sampel dalam penelitian in iadalah 64 ibu-ibu yang ikut keg- iatan PKK. Adapun teknik sampling yang digunakan adalah teknik random Sampling. Analisis data menggunakan teknik korelasi anareg. Kesimpulan dari hasil analisis data yaitu, (1) ada hubungan positif yang signifi kan antara emotional bonding dan citra kualitas produk dengan minat membeli pada konsumen; (2) ada hubungan positif antara emotional bonding dengan minat membeli pada konsumen; (3) ada hubungan negatif antara citra kualitas produk dengan minat membeli pada konsumen; (4) minat membeli pada konsumen tergolong sedang; (5) emotional bonding tergolong sangat tinggi; (6) citra kualitas produksi tergolong sedang; (7) variabel emotional bonding mempu- nyai pengaruh lebih dominan dibandingkan variabel citra kualitas produk terhadap minat membeli pada konsumen.
EMOSI POSITIF ANAK USIA DINI DAN STIMULASI “AKU ANAK CERIA”
Mashar Riana
Indigenous Vol. 9, No.1, Mei 2007
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/indigenous.v9i1.1654
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh stimulasi emosi positif yang disusun dalam modul Stimulasi “Aku Anak Ceria” terhadap peningkatan emosi positif anak usia dini. Subjek penelitian dipilih secara purposive random sampling, Penelitian dilakukan dengan desain eksperimen with pretest and posttest group, Kelompok eksperimen terdiri dari tujuh subjek penelitian, yang mendapat perlakuan berupa Stimulasi “Aku Anak Ceria”. Metode pengumpulan data dilakukan dengan observasi emosi positif. Skor hasil observasi dianalisis dengan menggunakan metode statistic nonparametric dengan bantuan program SPSS for Windows versi 10.0. Berdasar hasil uji beda peningkatan skor emosi positif antara tes awal dan tes akhir diperoleh hasil nilai Z sebesar -2,371 dengan p = 0,009 (p0,01), yang berarti bahwa terdapat perbedaan peningkatan skor emosi positif antara tes awal (pretest) dengan tes akhir (posttest) secara signifikan.
Applying art therapy in improving resilience in child victims of domestic violence
Basyiroh, Arifah Nur;
Yuniarti, Kwartarini Wahyu
Indigenous Vol 5, No 2 (2020): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/indigenous.v5i2.9812
Domestic violence experienced by children make them more prone to emotional, behavior, adaptation and mental health problems. Some researches show that children with high resiliency are able to develop a positive attitude, perspective and adaptability despite a history of violence. The purpose of this study was to determine the effect of CBT Art Therapy intervention to increase the resiliency of children expose to domestic violence. The method used in this research is single case single-subject experiment ABA design. Resilience measurement instruments used in this research are Quotient Test (RQT) and resilience behavior observation sheet. Data were analyzed through visual analysis and descriptive data analysis. The results showed an increasing score in RQT (27 points) as well as the intensity of resilience behavior and positive changes in the use of color, quality and theme of the artwork. Keywords: art therapy, resilience, child victims of domestic violence, single case single-subject experiment
Merancang Perubahan di Sekolah untuk Menjadi Sekolah yang Mempromosikan Kesehatan Mental
Karyani, Usmi
Indigenous Vol 1, No 1 (2016): May
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/indigenous.v1i1.1782
Dalam beberapa dekade terakhir ini terjadi keprihatinan secara global terhadap banyaknya masalah kesehatan mental pada anak dan remaja. WHO memberikan mandat kepada semua negara untuk menjadikan sekolah sebagai tumpuan untuk mempromosikan kesehatan mental bagi anak dan remaja. Keberhasilan program promosi kesehatan dinilai dari dua hal, yakni kualitas program (menyangkut keefektififannya) dan tingkat keberlanjutan program. Banyak program promosi kesehatan mental berbasis sekolah efektif mengatasi masalah kesehatan mental, namun tingkat keberlanjutannya rendah, karena sekolah tidak menganggap kesehatan mental sebagai bisnis utamanya. Untuk meningkatkan keberlanjutan program maka diperlukan institusionalisasi program promosi kesehatan mental yang memampukan setiap sekolah sebagai sekolah yang mempromosikan kesehatan. Artikel ini merupakan kajian literatur untuk menemukan gagasan mempersiapkan sekolah yang mempromosikan kesehatan mental. Tulisan akan difokuskan pada dua hal yakni: (1) bagaimana merancang sekolah yang mempromosikan kesehatan mental bagi anak dan remaja, dan (2) bagaimana rancangan struktur organisasi dan pengembangan SDM yang diperlukan untuk meningkatkan efektitas program promosi kesehatan mental di sekolah.Kata Kunci: kesehatan mental, promosi, rancangan organisasi, sekolah
Meningkatkan Memori Jangka Pendek dengan Karawitan
Julianto, Very
Indigenous Vol 2, No 2 (2017): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/indigenous.v2i2.5451
Penelitian ini secara khusus meneliti pengaruh mendengarkan musik karawitan terhadap kinerja memori jangka pendek siswa UIN Bandung. Berdasarkan fenomena sehari-hari ada siswa yang belajar dengan mendengarkan musik dan ada yang tidak. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa dari berbagai fakultas UIN Sunan Gunung Jati Bandung yang diambil dari berbagai semester. Dalam penelitian ini sampel diambil dengan teknik pengambilan sampel acak, sampel diambil secara acak untuk mewakili populasi di mana sampel diambil. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah kelompok kontrol pretest-pottest. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa mendengarkan musik karawitan, mampu meningkatkan kinerja memori jangka pendek.Kata kunci : memori jangka pendek, musik karawitan
Pandangan Masyarakat terhadap Pelaksanaan Hukuman Cambuk di Aceh
Nurbaiti, Nurbaiti;
Wahyuni, Wahyuni;
Rizki, Makbull;
Nisa, Haiyun
Indigenous Vol 4, No 2 (2019): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/indigenous.v4i2.6482
Hukuman cambuk sebagai salah satu bentuk hukuman yang ditetapkan dalam Qanunjinayah mendapatkan pandangan yang beragam dari seluruh masyarakat yang dapat dianalisis dalam kajian psikologi. Pandangan yang beragam ini sangat dipengaruhi oleh informasi yang diterima, pengetahuan dan pemahaman yang dimiliki, serta pengalaman terhadap hukuman cambuk yang akan berpengaruh terhadap perilaku masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik observasi dan wawancara dan diskusi kelompok terarah. Responden penelitian ini adalah masyarakat yang berasal dari 3 (tiga) wilayah di Kota Banda Aceh sejumlah 31 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pelaksanaan hukuman cambuk merupakan sesuatu hal yang dapat memberikan rangsangan dan dampak pembelajaran untuk mencegah terjadinya pelanggaran syariat Islam walaupun diperlukan beberapa tinjauan dan praktik di lapangan sebagaimana ketentuan yang telah ditetapkan di dalam Qanun Jinayat No. 6 Tahun 2014. Hasil penelitian ini dapat menjadi rekomendasi terhadap pemerintah dan pihak-pihak terkait pelaksana hukuman cambuk.
HARGA DIRI ANAK JALANAN
Marina D.N. Nasution;
H Fuad Nashori
Indigenous Vol. 9, No.1, Mei 2007
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/indigenous.v9i1.1622
Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui tema-tema harga diri anak jalanan. Untuk mengungkap tujuan tersebut, dilakukan penelitian kualitatif dengan menggunakan wawancara mendalam dan observasi terhadap lima anak jalanan Yogyakarta yang berusia di bawah 18 tahun. Hasil penelitian di lapangan menunjukkan bahwa anak jalanan cenderung negatif dalam menghadapi permasalahannya Mereka merasa tidak memiliki kemampuan untuk melakukan pekerjaan lain selain mengamen. Pada saat mengamen, mereka merasa malu terutama ketika bertemu dengan teman lawan jenisnya, dan untuk berhubungan atau berinteraksi dengan teman lawan jenisnya pun mereka akan merasa malu. Akan tetapi anak jalanan dapat membuat atau mempertahankan pertemanan baik dengan orang yang baru dikenal maupun dengan orang yang sudah lama mereka kenal. Selain itu anak jalanan juga menginginkan kehidupan dan pekerjaan yang lebih baik dari yang mereka hadapi saat ini.