cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Indigenous: Jurnal Ilmiah Psikologi
ISSN : 08542880     EISSN : 2541450X     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Indigenous: Jurnal Ilmiah Psikologi is a media for Psychology and other related disciplines which focus on the finding of indigenous research in Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 589 Documents
GAMBARAN SELF-ESTEEM PADA PELAKU RESIDIVISME : STUDI PADA RESIDIVIS DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KTAS I CIPINANG Anggi Anggraeni; Sugiarti A. M; Mellia Christia
Indigenous Vol. 12, No. 2, Nopember 2010
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v0i0.4750

Abstract

NILAI BUDAYA SIRI’NA PACCE DAN PERILAKU KORUPSI Mughny Ilman Wali Rusdi; Susanti Prasetyaningrum
Indigenous Vol. 13, No. 2, November 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v13i2.2619

Abstract

Perilaku korupsi merupakan suatu bentuk perilaku yang bertujuan untuk menguntungkan diri sendiri dan merugikan masyarakat. Sedangkan nilai budaya siri’na pacce merupakan sebuah bentuk penghayatan dari unsur budaya Provinsi Sulawesi Selatan, khususnya etnis Bugis, Makassar, Mandar, dan Toraja. Dimana budaya siri’na pacce digunakan sebagai pedoman bagi etnis tersebut dalam menjalankan kehidupannya sehari – hari. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui korelasi (hubungan) antara nilai budaya siri’na pacce dengan perilaku korupsi. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif korelasional dengan subjek sebanyak 240 orang. Hasil penelitian menunjukkan jika ada hubungan negatif yang signifikan antara nilai budaya siri’na pacce dengan perilaku korupsi (r = -468; p = 0.000 0.01). Jadi, semakin besar nilai budaya siri’na pacce yang dianut, maka semakin kecil perilaku korupsi yang akan dimunculkan, begitupun sebaliknya. Nilai budaya siri’na pacce mempengaruhi perilaku korupsi sebesar 21,9% (r² = 0,219).
Indonesia's mental health status during the Covid-19 pandemic. Izzatika, Meiliza; Syakurah, Rizma Adlia; Bonita, Ilsyafitri
Indigenous Vol 6, No 2 (2021): July
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v6i2.14024

Abstract

Abstract. This study aims to analyze Indonesia's mental health status during the Covid-19 pandemic. The study is an observational analytic study used a cross-sectional approach. The research was conducted to Indonesian population. Convenience sampling was used to select 1458 Indonesians as the research sample. The Depression, Anxiety, and Stress Scale (DASS-42) was utilized in this study, which was translated, validated, and disseminated through social media from April 12 to 25 2020. Data analysis was performed using Mann-Whitney, Chi-square tests, and logistic regression with a significance value of p 0.05 (OR and 95%CI). The incidence of depression, anxiety, and stress was 20.8%, 34.6%, 25.4%, respectively. Meanwhile, respondents who experienced depression, anxiety, and stress categorized as moderate to very severe were 12.4%, 26.3%, and 16%. Factors that influenced mental health during the Covid-19 pandemic are career background in health care and commit health behaviors (washing hands after coughing, sneezing, and touching the nose). The government is expected to carry out effective risk communication, maximize COVID-19 response policies in Indonesia, and actuate mental health services by small communities in their environment thus mental health problems preventive can be resolved immediately.Keywords: Covid-19; mental health; depression; anxiety; stress; Indonesia.
Kematangan Beragama Remaja Akhir Sebagai Pelaku Seksual Pranikah Yudhaprawira, Muhammad Rezha; Uyun, Zahrotul
Indigenous Vol 2, No 1 (2017): May
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v2i1.4982

Abstract

Perilaku seksual pranikah pada remaja merupakan perilaku yang didorong oleh hasrat seksual baik dengan lawan jenis maupun dengan sesama jenis yang dilakukan tanpa melalui sebuah proses pernikahan secara resmi menurut agama maupun menurut hukum. Faktor yang mempengaruhi terjadinya perilaku seksual pranikah salah satunya yaitu kematangan beragama yang rendah. Kematangan beragama merupakan suatu keyakinan, kesadaran seseorang untuk menjalani nilainilai moral, agama, yang menjadi dasar dalam menjalani kehidupan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami, mengetahui dan mendeskripsikan Perilaku seksual pranikah dan kematangan beragama pada remaja akhir. Subjek penelitian ini memiliki karakteristik yaitu a) remaja berusia 18 sampai 21 tahun, b) Mahasiswa, c) sedang berpacaran dan sudah pernah berpacaran. Dalam penelitian ini menggunakan dua metode penelitian, yaitu metode kuesioner terbuka dan wawancara. Dari hasil screening kuesioner terbuka terdapat 107 informan. Selanjutnya dipilih 6 orang untuk menjadi informan dalam metode wawancara. Hasil penelitian ini adalah perilaku berpacaran pada informan yang sedang dan pernah berpacaran yaitu berpegangan tangan, berpelukan, dan berciuman. Dorongan untuk melakukan perilaku seksual pranikah yaitu rasa senang, nyaman, rasa ingin tahu dan adanya kesempatan untuk melakukkan perilaku tersebut. Dari aspek religiusitas atau kematangan beragama yang sudah dilakukan yaitu melaksanakan ibadah wajib serta ibadah sunnah seperti sholat dhuha, sholat tahajud, membaca Al-Quran dan sedekah. Selain itu informan juga sering mengikuti kajian-kajian agama.Kata Kunci : kematangan beragama, perilaku seksual pranikah, remaja
PELACURAN ANAK DARI PERSPEKTIF PSIKOLOGI PERKEMBANGAN Juliani Prasetyaningrum
Indigenous Vol. 4, No. 1, Mei 2000
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v0i0.4599

Abstract

Building Child-Friendly Education: Applying Appropriate Strategy to English Young Learners Dewi, Isnain Evilina; Indarsih, Widayati
Indigenous Vol 4, No 1 (2019): May
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v4i1.6055

Abstract

The aim of the study is to investigate what strategies are appropriate and meaningful for young learners of English. The method used is qualitative descriptive. The data collection used for qualitative description are a semi-structured interview, observation, and analysis on lesson plans. The participants were an English teacher and 68 first graders. The findings showed that applying instructionbased strategy in the target language in which the learners responded by whole-body actions (physical actions) made young learners fun, dance with delight, act with joy, and finish off with big smiles. This strategy also encouraged young learners to learn English, especially that for vocabulary. The right-brain tool strategy made 41 young learners out of 68 or 60.29% participants were deeply engaged to class activity. It means the learners take full ownership of learning activity, show high levels of energy, and express a willingness to take part in activity. The strategy was effective and impressive that made young learners involved in meaningful activities which required repetition. In addition, the strategy could be applied to any class size. Furthermore, on the part of the teacher did not need to prepare a great deal or exceedingly.Keywords: young learners, vocabulary, instruction-based strategy, practical
Keterlibatan Kerja Karyawan Ditinjau Dari Kesesuaian Aspirasi Kerja Pada Pekerjaa Yang Dilakukan Saat Ini Siti Nurina Hakim
Indigenous Vol. 7, No. 2, November 2005
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v0i0.4645

Abstract

HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI TERHADAP KECENDERUNGAN KEPEMIMPINAN OTORITER DENGAN INTENSI TURN OVER Sely Kurniati D.H; Amrizal Rustam; Partini Partini
Indigenous Vol. 9, No. 2, Nopember 2007
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v0i0.4713

Abstract

LOCAL WISDOM DAN PERILAKU EKOLOGIS MASYARAKAT DAYAK BENUAQ Hetti Rahmawati
Indigenous Vol. 13, No.1, Mei 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v13i1.2325

Abstract

Penelitian ini bertujuan menggali dinamika kearifan tentang lingkungan dalam mengelola ekosistem hutan sebagai landasan perilaku ekologis masyarakat adat Dayak Benuaq di Kalimantan Timur dalam perspektif indigenous. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian memberikan pemahaman bahwa pemanfaatan hutan tidak hanya didasari oleh eksploitasi ekonomis tetapi lebih didasarkan pada upaya memelihara keseimbangan dan kelestarian sumberdaya hutan sebagai wujud tanggung jawab interaksi manusia dengan lingkungan alamnya. Hutan dan ekosistem di dalamnya bukan dilihat sebagai aset ekonomis semata, namun sebagai bagian dari sistem kehidupan, dimana hutan memiliki nilai magis dan menjadi bagian dari kepercayaan yang dipegang teguh. Nilai selftranscendence, social-altruistic dan biospheric menjadi penguat dalam intensi perilaku ekologis untuk peduli pada hutan.Pemanfaatan lahan berupa : Umaq, Simpuk, Bengkak adalah perilaku konservasi yang dikembangkan oleh masyarakat Dayak Benuaq. Peraturan adatberperan sebagai pengendali dalam sistem perilaku ekologis berkelanjutan dalam pengelolaan hutan.
Psychological well-being and academic achievement of Minang students viewed from family structure and living arrangements Hartati, Niken; Adiyanti, Maria Goretti; Mirza, Wenty Marina; Yuniarti, Kwartarini Wahyu
Indigenous Vol 6, No 1 (2021): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v6i1.11156

Abstract

Abstract. Previous research has proven that individuals raised in intact family structures have better psychological well-being and academic achievement than those raised in non-intact families. However, these findings emphasize only the nuclear family and have not considered the living arrangement factor that allows social support from extended families such as those in the Minang community. This study involved N = 201 students of Minang ethnicity from intact families (n = 160) and non-intact families (n = 41) who lived with nuclear families (n = 162) and extended families (n = 39). The sampling technique was carried out with convenient sampling. The instrument used is the translated Ryff's PWB(Psychological Well-Being) scale with a reliability of 0.912. Meanwhile, data on academic achievement was obtained through the participants' IPK (cumulative grade point index). Family structure data is obtained from participants' answers to the marital status of biological parents. The living arrangement data is obtained from the answer to whom the participants live with to determine the presence/absence of extended family members in their home. The analysis showed no differences in psychological well-being and academic achievement regarding family structure and living arrangements. However, the interactionsbetween groups showed differences in PWB between groups of participants from intact families and groups of non-intact families who lived with only nuclear families. This research shows the importance of paying attention to the context of the participants' socio-cultural environment, producing different conclusions from previous findingsKeywords: academic achievement; extended family; intact family; Minang; non-intact family; nuclear family; psychological well-being.

Filter by Year

1995 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 8, No 2 (2023): July Vol 8, No 1 (2023): March Vol 7, No 3 (2022): November Vol 7, No 2 (2022): July Vol 7, No 1 (2022): March Vol 6, No 1 (2021): Vol. 6 No. 1, 2021 Vol 6, No 3 (2021): November Vol 6, No 2 (2021): July Vol 6, No 1 (2021): March Vol 5, No 2 (2020): November Vol. 5 No. 2, 2020 Vol 5, No 1 (2020): May Vol. 5 No. 1, 2020 Vol. 4 No. 2, 2019 Vol 4, No 2 (2019): November Vol. 4 No. 1, 2019 Vol 4, No 1 (2019): May Vol. 3 No. 2, 2018 Vol 3, No 2 (2018): November Vol 3, No 1 (2018): May Vol. 3 No. 1, Mei 2018 Vol. 2 No. 2, November 2017 Vol 2, No 2 (2017): November Vol 2, No 1 (2017): May Vol. 2 No. 1, Mei 2017 Vol 1, No 2 (2016): November Vol. 1 No. 2, November 2016 Vol. 1 No. 1, Mei 2016 Vol 1, No 1 (2016): May Vol. 13, No. 2, November 2015 Vol. 13, No. 2, November 2015 Vol. 13, No.1, Mei 2015 Vol. 13, No.1, Mei 2015 Vol. 12, No. 2, Nopember 2010 Vol. 12, No. 2, Nopember 2010 Vol. 12, No.1, Mei 2010 Vol. 12, No.1, Mei 2010 Vol. 11, No. 2, November 2009 Vol. 11, No. 2, November 2009 Vol.11, No.1, Mei 2009 Vol.11, No.1, Mei 2009 Vol. 9, No. 2, Nopember 2007 Vol. 9, No. 2, Nopember 2007 Vol. 9, No.1, Mei 2007 Vol. 9, No.1, Mei 2007 Vol. 8, No. 2, November 2006 Vol. 8, No. 2, November 2006 Vol. 8, No. 1, Mei 2006 Vol. 8, No. 1, Mei 2006 Vol. 7, No. 2, November 2005 Vol. 7, No. 2, November 2005 Vol. 7, No. 1, Mei 2005 Vol. 7, No. 1, Mei 2005 Vol. 6, No. 2, November 2002 Vol. 6, No. 2, November 2002 Vol. 6, No. 1, Mei 2002 Vol. 6, No. 1, Mei 2002 Vol. 4, No. 2, November 2000 Vol. 4, No. 2, November 2000 Vol. 4, No. 1, Mei 2000 Vol. 4, No. 1, Mei 2000 Vol. 3, No. 2, November 1999 Vol. 3, No. 2, November 1999 Vol. 3, No. 1, Mei 1999 Vol. 3, No. 1, Mei 1999 Vol. 2, No. 2, November 1995 Vol. 2, No. 2, November 1995 More Issue