cover
Contact Name
Oris Krianto Sulaiman
Contact Email
oris.ks@ft.uisu.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
oris.ks@ft.uisu.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
InfoTekJar : Jurnal Nasional Informatika dan Teknologi Jaringan
ISSN : 25407597     EISSN : 25407600     DOI : -
Core Subject : Science,
Merupakan jurnal yang dikelola oleh program studi teknik informatika Universitas Islam Sumatera Utara (UISU), jurnal ini membahas ilmu dibidang Informatika dan Teknologi jaringan, sebagai wadah untuk menuangkan hasil penelitian baik secara konseptual maupun teknis yang berkaitan dengan ilmu informatika. InfoTekjar terbit 2 kali dalam setahun yaitu pada bulan maret dan september, terbitan pertama bulan september 2016. Artikel yang masuk akan diterima oleh editor untuk kemudian diteruskan ke editor bagian dan diteruskan lagi ke reviewer untuk di review artikel nya. Waktu review maksimal dilakukan selama 4 minggu.
Arjuna Subject : -
Articles 322 Documents
Metode Analitical Hierarchy Process (AHP) Dalam Pemilihan Umum Presiden Indonesia 2019 Evan Rosiska; Rika Harman
InfoTekJar : Jurnal Nasional Informatika dan Teknologi Jaringan Vol 3, No 2 (2019): InfoTekJar Maret
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (672.251 KB) | DOI: 10.30743/infotekjar.v3i2.1067

Abstract

Election is an activity carried out by a community in selecting people who occupy certain political positions. Before making an election, socialization is carried out by people who will take up the political position. The tendency of the community when making elections in determining which candidates will be chosen, the community does not assess the overall potential possessed by each candidate, even the community only sees one of the potential possessed by the candidate, from the results of a temporary survey conducted by asking questions directly to 10 respondents in the field, 4 respondents determined their choice based on popularity only, 3 respondents looked in terms of organization and the way of campaign of each candidate, the rest there were those who made choices when they were selected. so we need a system that supports making a decision, the application of the Analitycal Hierarchy Proccess (AHP) method as an reinforcer and supports in making a decision based on characteristics that are considered to represent the whole. The data used in the form of quantitative data from weighting is done through distributing questionnaires to the sample. From the analysis process carried out to help make a decision in the 2019 Presidential election, it can be concluded that the most important priorities to the last are Competence (46.82%), Aspectivity (25.50%), Integrity (13.54%), Electability (7.19%), Campaign (4.51%) Coalition Party (2.42%). Whereas for alternative use data is obtained, namely the highest value weight, namely candidate pairs with Number. Sort 01 (Joko Widodo and Ma'ruf Amin) with a score of 85.9%. while the candidate pairs with serial number 02, Prabowo Subianto and Sandiaga Uno, scored 14.1%.
Perbandingan Metode Robert dan Metode Prewitt untuk Deteksi Tepi pada Citra Tanda Tangan Eko Rahmad Kuswandi; Nurul Fadillah
InfoTekJar : Jurnal Nasional Informatika dan Teknologi Jaringan Vol 3, No 2 (2019): InfoTekJar Maret
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.635 KB) | DOI: 10.30743/infotekjar.v3i2.997

Abstract

Sistem biometrik merupakan salah satu dari cabang teknologi yang berkembang sangat pesat pada era teknologi sekarang ini. Salah satu penerapan sistem biometrik yang mudah ditemukan dalam kehidupan sehari-hari yaitu tanda tangan. Setiap orang pasti memiliki tanda tangan yang berbeda-beda, karena tanda tangan merupakan ciri seseorang yang membedakannya dengan ciri orang lain. Dalam penelitian ini akan dilihat perbedaan antara metode robbert dan metode prewitt dalam mendeteksi tepi pada tanda tangan. Proses deteksi tepi pada metode robbert dan prewitt didapatkan dengan menjumlahkan nilai absolut dari konvolusi differensial pada arah horizontal dengan konvolusi differensial pada arah vertikal. Maka dari hasil tersebut didapatkan bahwa metode prewitt memiliki tingkat akurasinya lebih tinggi dibandingkan dengan metode robbert.
Analisis Deteksi Emosi Manusia dari Suara Percakapan Menggunakan Matlab dengan Metode KNN Nur Ariska Anggraini; Nurul Fadillah
InfoTekJar : Jurnal Nasional Informatika dan Teknologi Jaringan Vol 3, No 2 (2019): InfoTekJar Maret
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.607 KB) | DOI: 10.30743/infotekjar.v3i2.1041

Abstract

Emosi manusia adalah suatu perasaan atau gejolak jiwa yang muncul di dalam diri seseorang sebagai akibat dari adanya rangsangan, baik dari dalam diri sendiri maupun dari luar. kata Emosi banyak diartikan sebagai bentuk amarah, namun sebenarnya kata emosi mewakili berbagai bentuk perasaan manusia. Emosi seseorang dalam keadaan tenang, marah, sedih atau senang dapat dideteksi melalui sinyal bicaranya. Pengembangan sistem pengenalan suara masih berjalan untuk sementara waktu ini. Sehingga pada penelitian ini dianalisis emose seseorang melalui sinyal bicaranya. Pada penelitian ini menjelaskan tentang emosi manusia yang telihat pada grafik bahwa yang menandakan tinggi atau rendahnya nada suara yang diiputkan. Pada pengujian sistem ini diinputkan suara dengan nada tinggi / emosi maka terlihat grafik semakin tinggi dan dihasilkan gelombang suara yang tinggi pula.
Prediksi Jeda pada Ucapan Kalimat Bahasa Melayu Pontianak Menggunakan Informasi Parafrasa Arif Bijaksana Putra Negara; Rudy Dwi Nyoto; Wega Marda Fitri
InfoTekJar : Jurnal Nasional Informatika dan Teknologi Jaringan Vol 4, No 1 (2019): InfoTekJar September
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.725 KB) | DOI: 10.30743/infotekjar.v4i1.1248

Abstract

Jeda dalam kalimat sangat penting karena jeda yang terjadi dapat memperjelas informasi dari makna suatu teks kalimat, maka dari itu penelitian ini akan melakukan prediksi jeda Bahasa Melayu Pontianak menggunakan informasi parafrasa yang  bertujuan utuk menghasilkan prediksi jeda pada Bahasa Melayu Pontianak untuk mendapatkan nilai akurasi yang tepat sehingga dapat digunakan pada sistem TTS. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah bagaimana mengambil  informasi parafrasa dalam suatu teks kalimat yang digunakan untuk memprediksi jeda. Parafrasa yaitu ungkapan kembali maksud atau isi tulisan dengan menggunakan kata-kata sendiri. Informasi parafrasa diambil berdasarkan kata kunci dan tipe PoS. Hasil dai penelitian ini adalah kalimat yang telah terpenggal memberntuk frasa ucapan jeda. Pengujian dilakukan dengan menggunakan precision, recall, dan f-measure terhadap 500 kalimat untuk frasa singkat dan frasa panjang. Hasil dari pengujian frasa singkat tanpa PoS diperoleh nilai precision, recall, dan f-measure adalah  0.59, 0.58 dan  0.59 sedangkan frasa singkat menggunakan PoS bernilai 0.59, 0.58 dan 0.59 serta untuk frasa panjang tanpa PoS diperoleh nilai precision 0.86, recall  0.78, dan f-measure  0.82 sedangkan frasa panjang menggunakan PoS bernilai 0.84, 0,77, dan 0.80. Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan, didapatkan hasil bahwa frasa panjang lebih tinggi dikarenakan frasa yang menghasilkan indeks jeda panjang menghasilkan jeda pasti pada setiap ucapan dibandingkan frasa singkat karena frasa yang menghasilkan indeks jeda singkat  akan menghasilkan ucapan yang berbeda pada setiap orang karena jeda singkat merupakan jeda tipis atau pendek. 
Analisis Perbandingan Algoritma Static Round-Robin dengan Least-Connection Terhadap Efisiensi Load Balancing pada Load Balancer Haproxy Hasta Triangga; Ilham Faisal; Imran Lubis
InfoTekJar : Jurnal Nasional Informatika dan Teknologi Jaringan Vol 4, No 1 (2019): InfoTekJar September
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.465 KB) | DOI: 10.30743/infotekjar.v4i1.1688

Abstract

In IT networking, load balancing used to share the traffic between backend servers. The idea is to make effective and efficient load sharing. Load balancing uses scheduling algorithms in the process includes Static round-robin and Least-connection algorithm. Haproxy is a load balancer that can be used to perform the load balancing technique and run by Linux operating systems. In this research, Haproxy uses 4 Nginx web server as backend servers. Haproxy act as a reverse proxy which accessed by the client while the backend servers handle HTTP requests. The experiment involves 20 Client PCs that are used to perform HTTP requests simultaneously, using the Static round-robin algorithm and Least-connection on the haproxy load balancer alternately. When using Static round-robin algorithm, the results obtained average percentages of CPU usage successively for 1 minute; 5 minutes; and 15 minutes are; 0.1%; 0.25%; and 1.15% with average throughput produced is 14.74 kbps. Average total delay produced 64.3 kbps. The average total delay and jitter is 181.3 ms and 11.1 ms, respectively. As for the Least-connection algorithm average percentage obtained successively for 1 minute; 5 minutes; and 15 minutes are 0.1%; 0.3%; and 1.25% with the average throughput produced is 14.66 kbps. The average total delay and jitter is 350.3 ms and 24.5 ms, respectively. It means Static round-robin algorithm is more efficient than the algorithms Least-connection because it can produce a greater throughput with less CPU load and less total delay.
Penggunaan Konsep Flat Design pada Markers Semaphore Augmented Reality Rizky Arif Fauzi; Luky Rafi Anuggilarso; Awal Rafi Hardika; Dhanar Intan Surya Saputra
InfoTekJar : Jurnal Nasional Informatika dan Teknologi Jaringan Vol 4, No 1 (2019): InfoTekJar September
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (568.318 KB) | DOI: 10.30743/infotekjar.v4i1.1375

Abstract

Perkembangan trend desain grafis mulai beralih dari Rich Design menjadi konsep Flat Design, dimana mengusung desain yang minimalis namun tetap mengandung unsur esensial dari desain itu sendiri. Pada penelitian ini menerapkan konsep flat design yang digunakan dalam pembuatan desain markers semaphore augmented reality (SERSAN) dengan harapan tidak hanya objek augmented reality (AR) saja yang mudah dinikmati oleh pengguna, namun informasi yang disajikan melalui desain pada markers juga dapat tersampaikan kepada pengguna secara mudah, informatif dan menarik saat belajar Semaphore. SERSAN merupakan aplikasi media pembelajaran Semaphore yang diperuntukkan sebagai pendukung media pembelajaran saat kegiatan kepramukaan. Proses desain markers SERSAN diawali dari analisis dan pengumpulan data dari para responden yaitu pelatih atau pembina Pramuka, peserta didik ekstrakurikuler Pramuka, hingga programmer SERSAN. Adapun dalam pembuatan desain tetap memperhatikan elemen desain, prinsip desain, filosofi, fungsi dan estetika desain.. Markers akan dibuat sesuai dengan data huruf dalam Semaphore, dari huruf A hingga huruf Z. Hasil akhir desain markers akan diolah hingga tahap produksi markers cetak dan kemasan kartu.
Pengembangan Service Automation Application dengan Pendekatan Customer Self-Service (Studi Kasus: Martabak Djoeragan Pekanbaru) Boby Chandra Panjaitan; Juni Nurma Sari; Anggy Trisnadoli
InfoTekJar : Jurnal Nasional Informatika dan Teknologi Jaringan Vol 4, No 1 (2019): InfoTekJar September
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.88 KB) | DOI: 10.30743/infotekjar.v4i1.1584

Abstract

In the industrial era 4.0, it has now provided automatic convenience in all aspects of the field, including the culinary business. Operationally customer relationship management has an application that is service automation, where this application is computerized technology to support service staff automatically. In service automation applications, there is software functionality offered, namely customer self-service with web customer service self-service. Martabak Djoeragan, which is a business in the culinary food field in terms of the number of sales of martabak, is very much classified. Based on transaction data in 2017 customer orders can reach more than 300 orders in a day wherein the service process Martabak Djoeragan uses a manual cash register system to serve each order, the cashier must serve one by one each customer order. Today, of course, in terms of the service aspects of the Martabak Djoeragan shop, it is necessary to have an automatic convenience in serving each customer order. The results of service automation applications that have been built based on black-box testing, UAT and Likert scales have been running according to user needs which resulted in applications that provide convenience in the field of serviceIn the industrial era 4.0, it has now provided automatic convenience in all aspects of the field, including the culinary business. Operationally customer relationship management has an application that is service automation, where this application is computerized technology to support service staff automatically. In service automation applications, there is software functionality offered, namely customer self-service with web customer service self-service. Martabak Djoeragan, which is a business in the culinary food field in terms of the number of sales of martabak, is very much classified. Based on transaction data in 2017 customer orders can reach more than 300 orders in a day wherein the service process Martabak Djoeragan uses a manual cash register system to serve each order, the cashier must serve one by one each customer order. Today, of course, in terms of the service aspects of the Martabak Djoeragan shop, it is necessary to have an automatic convenience in serving each customer order. The results of service automation applications that have been built based on black-box testing, UAT and Likert scales have been running according to user needs which resulted in applications that provide convenience in the field of service
Perancangan Sistem Pakar Diagnosis Penyakit Rematik Menggunakan Inferensi Forward Chaining Berbasis Prolog Hairani Hairani; Mokhammad Nurkholis Abdillah; Muhammad Innuddin
InfoTekJar : Jurnal Nasional Informatika dan Teknologi Jaringan Vol 4, No 1 (2019): InfoTekJar September
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.523 KB) | DOI: 10.30743/infotekjar.v4i1.1377

Abstract

Penyakit artrhitis atau sering dikenal dengan nama rematik merupakan penyakit yang menyerang sendi dan struktur atau jaringan penunjang sekitar sendi. Jenis penyakit rematik memiliki lebih dari 150 jenis, tetapi di indonesia ada 3 jenis penyakit paling sering diderita masyarakat diantaranya Gout Arthritis, Rheumatoid Arthritis, dan Osteo Arthritis. Gejala pada jenis penyakit rematik sering tidak disadari oleh masyarakat, karena umumnya memiliki gejala yang mirip satu sama lain. Salah satu solusi yang dapat digunakan masyarakat untuk melakukan diagnosis dini jenis penyakit rematik adalah sistem pakar. Sistem pakar adalah sebuah sistem yang mengadopsi pengetahuan pakar sehingga dapat melakukan seperti yang dilakukan pakar. Penelitian ini mengembangkan sistem pakar diagnosis penyakit rematik menggunakan inferensi forward chaining berbasis prolog. Metode inferensi forward chaining digunakan untuk menarik kesimpulan jenis penyakit rematik yang diderita berdasarkan gejala-gejala yang dirasakan. Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan bahwa metode inferensi forward chaining dapat melakukan diagnosis jenis penyakit rematik..
Perancangan Aplikasi POK (Permintaan Order Kerja) Berbasis Web Pada PT. Pupuk Iskandar Muda Muhammad Hermansyah; Rahmad Bahri; Rahmat Maulana; M Riyogi Alfitra
InfoTekJar : Jurnal Nasional Informatika dan Teknologi Jaringan Vol 4, No 1 (2019): InfoTekJar September
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/infotekjar.v4i1.1594

Abstract

Aplikasi POK (Permintaan Order Kerja) merupakan aplikasi yang digunakan untuk melaporkan suatu permasalahan berupa kerusakan pada suatu benda atau alat pada PT. Pupuk Iskandar Muda. Aplikasi ini dirancang menggunakan framework PHP yaitu CodeIgniter dan Bootstrap. CodeIgniter merupakan framework PHP yang dibuat berdasarkan kaidahMVC (Model-View-Controller), sedangkan Bootstrap merupakan sebuah framework css yang memudahkan pengembang untuk membangun website yang menarik dan responsif. Pegawai PT. Pupuk Iskandar Muda dapat menggunakan aplikasi ini dengan menginputkan keluhan (open ticket) berupa teks diwaktu kapan saja dan dimana saja. Hal ini dikarenakan aplikasi POK sudah berbasis online. Setelah ticket dikirim melalui aplikasi, pihak admin akan memeriksa tempat atau departemen yang peralatannya mengalami kerusakan. Pada sistem ini terdapat data karyawan, data departemen, data pengajuan POK, dan laporan pengajuan POK, sehingga dengan adanya Aplikasi Permintaan Order Kerja ini, dapat membantu mempermudah proses pelaporan kerusakan alat.
Sistem Informasi Peminjaman Dana Pada Koperasi Karyawan Dengan Pendekatan Sekuensial Linier Nani Agustina; Entin Sutinah; Rizal Gustiar
InfoTekJar : Jurnal Nasional Informatika dan Teknologi Jaringan Vol 4, No 1 (2019): InfoTekJar September
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (655.013 KB) | DOI: 10.30743/infotekjar.v4i1.1581

Abstract

Koperasi Karyawan XL koperasi yang bergerak dibidang simpan pinjam. Selama ini, sistem transaksi pinjaman masih dilakukan secara manual. Memproses data  dengan cara yang manual dilakukan dengan pencatatan dimana rentan akan kesalahan dalam pencatatan dan akan menyebabkan keterlambatan dalam mengambil keputusan oleh pimpinan koperasi. Penelitian ini bertujuan untuk membuat aplikasi peminjaman di PT. XL Axiata. Sistem informasi dibuat berbasis web dengan teknik pemograman terstruktur, menggunakan bahasa pemograman PHP dan basis data MySQL. Sistem informasi ini disiapkan untuk pengurus koperasi karyawan XL  dengan tujuann memberikan kemudahan penyampaian informasi dari pengurus ke anggota mengenai transaksi pinjaman anggota tersebut. Dengan adanya sebuah sistem informasi dapat memberikan sebuah penyelesaian permasalahan dengan cepat, tepat dan akurat dalam proses pengolah data peminjaman sehingga informasi yang dihasilkan optimal.