cover
Contact Name
Nyoman Gunantara
Contact Email
gunantara@unud.ac.id
Phone
+6281558140279
Journal Mail Official
gunantara@unud.ac.id
Editorial Address
Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik - Universitas Udayana d/a. Kampus Bukit Jimbaran Bali - 80364 Phone/ Fax: +62 361 703315
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal SPEKTRUM
Published by Universitas Udayana
ISSN : 23023163     EISSN : 26849186     DOI : -
Jurnal SPEKTRUM is peer review journal, published four times a year by the Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Udayana. This journal discusses the scientific works containing results of research in the field of electrical, include: power systems, telecommunications, computers, informatics, controls, and electronics. Authors are expected to include original scientific papers in accordance with the scope of the discussion of this journal including all aspects of the theory and practice are used.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 1 (2015): Jurnal SPEKTRUM" : 6 Documents clear
STUDI ANALISIS SETTING RELAY PENGAMAN DI PENYULANG NGURAH RAI I DAN PENYULANG NGURAH RAI II I.K. Sutarjana; I.G.D. Arjana; T.G.I. Partha
Jurnal SPEKTRUM Vol 2 No 1 (2015): Jurnal SPEKTRUM
Publisher : Program Studi Teknik Elektro UNUD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1184.291 KB)

Abstract

Permasalahan gangguan di jaringan distribusi 20 kV seringkali menyebabkan terputusnyapasokan daya listrik kepada pelanggan. Salah satu penyebab keandalan sistem kurang baik adalahkesalahan koordinasi setting relay pada penyulang. Seperti yang terjadi pada penyulang Ngurah Rai Idan Penyulang Ngurah Rai II dimana terdapat kesalahan koordinasi setting antara relay pada pangkalpenyulang yang terletak di Gardu Induk (GI) dengan relay pada di ujung jaringan yang terletak diGardu Hubung (GH). Untuk memecahkan masalah tersebut maka perlu dianalisis setting relay yangsudah ada (eksisting). Untuk membuktikan koordinasi setting relay sudah sempurna, maka akandilakukan simulasi menggunakan bantuan program computer yaitu Electrical Transient AnalysisProgram (ETAP). Dari hasil analisis diperoleh nilai setting dimulai dari setting Over Current Relay(OCR) pada pangkal penyulang (GI) 360 A dan Tms 0,36 sedangkan untuk nilai setting arus OCRpada ujung penyulang (GH) yang menggunakan relay directional 330 A dan TMS 0,16. Kemudianuntuk setting GFR pada pangkal penyulang (GI) diperoleh nilai 34 A dan TMS 0,2. Sedangkan settingGFR pada ujung penyulang (GH) yang menggunakan relay directional diperoleh nilai 31 A dan TMS0,1.
RANCANG BANGUN PENGAMAN MOTOR INDUKSI 3 FASA TERHADAP UNBALANCE VOLTAGE DAN OVERLOAD DENGAN SISTEM MONITORING I.P. Sudiarta; .W.Arta Wijaya; I.G.A.P. Raka Agung
Jurnal SPEKTRUM Vol 2 No 1 (2015): Jurnal SPEKTRUM
Publisher : Program Studi Teknik Elektro UNUD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.121 KB)

Abstract

Motor induksi tiga fasa merupakan salah satu mesin listrik yang banyak digunakan di dunia industri. Sesuai dengan peran dan fungsinya, maka motor induksi tiga fasa dinilai sangat penting dalam dunia industri, sehingga motor induksi diharuskan bekerja dengan baik dan aman. Banyak sekali jenis-jenis gangguan yang berpotensi untuk mengganggu fungsi dan kerja motor atau bahkan merusak motor itu sendiri di antaranya yaitu unbalance voltage dan overload. Penelitian ini bertujuan membuat suatu alat yang bertugas untuk mengamankan motor induksi tiga fasa terhadap gangguan unbalance voltage dan overload berbasis mikrokontroller ATMega 328. Alat ini juga memiliki fitur monitoring yang dilakukan pada komputer.
EVALUASI UNTUK MENGATASI BEBAN LEBIH PADA PENYULANG BATU BELIG K.H. Priadi; R.S. Hartati; I.W. Sukerayasa
Jurnal SPEKTRUM Vol 2 No 1 (2015): Jurnal SPEKTRUM
Publisher : Program Studi Teknik Elektro UNUD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.354 KB)

Abstract

Penyulang Batu Belig merupakan penyulang dengan konfigurasi tipe radial, dengan 109 trafo distribusi, total daya terpasang 19.175 KVA. Pada tahun 2013 beban puncak penyulang Batu Belig sebesar 284 A dan standar maksimal pembebanan suatu penyulang 240 A (80% dari 300 ampere). Mengatasi beban lebih pada penyulang Batu Belig, perlu dilakukan rekonfigurasi jaringan distribusi. Rekonfigurasi jaringan distribusi dapat dilakukan dengan dua skenario : skenario 1 dengan mengalihkan sebagian beban penyulang Batu Belig ke penyulang terdekat, yaitu penyulang Mertanadi dan Uma Alas. Skenario 2 dengan memotong beban penyulang Batu Belig menjadi dua, sehingga didapat penyulang Batu Belig 1 dan penyulang Batu Belig 2. Penyulang Batu Belig 2 akan dialihkan ke penyulang baru, yang ditarik dari gardu induk terdekat, yaitu Gardu Induk Padang Sambian dan Gardu Induk Pemecutan Kelod. Setelah dianalisis solusi terbaik untuk mengatasi beban yang sudah kritis pada penyulang Batu Belig dengan rekonfigurasi skenario 2, yaitu penyulang Batu Belig 2 dengan sumber gardu induk Pemecutan Kelod (trafo III/ 60 MVA) mengunakan kabel tanam (AL XLPE 240 mm2). Menggunakan kabel tanam didapat persentase losses sebesar 2,5% dan persentase drop tegangan sebesar 1,63%, untuk standar losses yang diijinkanl adalah 5,24% [1], dan drop tegangan pada tipe radial yang diijinkan tidak boleh lebih dari 5% [2].
ANALISIS PENGGUNAAN POWER SYSTEM STABILIZER (PSS) DALAM PERBAIKAN STABILITAS TRANSIEN GENERATOR SINKRON Indra Adi Permana; I Nengah Suweden; Wayan Arta Wijaya
Jurnal SPEKTRUM Vol 2 No 1 (2015): Jurnal SPEKTRUM
Publisher : Program Studi Teknik Elektro UNUD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.61 KB)

Abstract

Analisis penggunaan power system stabilizer (PSS) pada sistem single machine infinite bus (SMIB) telah dilakukan dalam kondisi sistem mengalami gangguan pada input step mekanik sebesar 0,05 p.u. Penelitian dilakukan dengan mensimulasikan PSS pada dua pemodelan yang berbeda berdasarkan sistem kontrol lead-lag dan kontrol PID. Kemudian dibandingkan pemodelan sistem yang menggunakan PSS dengan yang tidak menggunakan PSS dari performa sudut rotor dan frekuensinya. Hasil yang didapat setelah menjalankan simulasi menunjukkan bahwa perbaikan yang dilakukan oleh lead-lag PSS dalam meredam overshoot dan settling time pada respon sudut rotor dari nilai 0,18 p.u menjadi 0,125 p.u dan mencapai kondisi stabil pada waktu 5,1 detik. Pada respon frekuensi dari nilai 0,0014 p.u menjadi 0,00082 p.u dan mencapai kondisi stabil pada waktu 2,2 detik. Perbaikan yang dilakukan oleh PID power system stabilizer (PIDPSS) dalam meredam overshoot dan settling time pada respon sudut rotor dari nilai 0,18 p.u menjadi 0,105 p.u dan mencapai kondisi stabil pada waktu 4,6 detik. Sedangkan pada respon frekuensi dari nilai 0,0014 p.u menjadi 0,00079 p.u dan mencapai kondisi stabil pada waktu 1,6 detik.
PERENCANAAN LOKASI SITE BTS LAYANAN 3G-WCDMA DI PEMERINTAH KOTA DENPASAR DENGAN MEMANFAATKAN BALAI BANJAR I.W. Aryadi; P.K. Sudiarta; N. Indra
Jurnal SPEKTRUM Vol 2 No 1 (2015): Jurnal SPEKTRUM
Publisher : Program Studi Teknik Elektro UNUD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1251.63 KB)

Abstract

Seiring dengan perkembangan kebutuhan bit rate dan kapasitas layanan data yang meningkat di wilayah Kota Denpasar, diperlukan perencanaan lokasi site BTS (Base Transceiver Station) yang dapat melayani kebutuhan pelanggan secara kuantitas maupun kualitas. Untuk memperoleh nilai bit rate yang maksimal dibutuhkan jari-jari sel yang kecil. Dengan perbandingan luas wilayah sebesar 130,48 km2 jika dibagi dengan 399 balai banjar di Kota Denpasar maka diperoleh coverage area 0,327 km2 per banjar dengan jari-jari sel sekitar 285 m. Maka pada penelitian ini lokasi site BTS yang digunakan adalah pada Balai Banjar di Kota Denpasar. Tujuan penelitian ini adalah untuk merancang lokasi site BTS layanan 3G-WCDMA (Wideband Code Division Multiple Access) untuk wilayah Pemerintah Kota Denpasar sesuai data sebaran penduduk dan mengetahui perbandingan jumlah site BTS secara teoritis untuk layanan 3G-WCDMA memanfaatkan Balai Banjar Pemerintah Kota Denpasar dengan model pemetaan secara geografis. Metode penelitian terdiri dari 3 alur, yaitu perkiraan pertumbuhan pelanggan 3G-WCDMA dan Offered Bit Quantity (OBQ) per desa di Kota Denpasar, Perhitungan jumlah dan jari-jari site secara teoritis per desa di Kota Denpasar, dan Pemetaan site di Kota Denpasar memanfaatkan Balai Banjar. Perhitungan secara teoritis menunjukkan bahwa 257 site yang diperlukan untuk melingkupi seluruh wilayah Denpasar. Sementara pemetaan secara geografis dengan memanfaatkan lokasi Balai Banjar adalah sebanyak 311 site. Dari 311 site, 155 site (49,84%) terdapat pada kawasan Balai Banjar dan 156 site (50,16%) terdapat di luar kawasan Balai Banjar.
Prediksi Pengguna Teknologi LTE (Long Term Evolution) di Kota Denpasar IGB Alit Putra Wijaya; NMAE Dewi Wirastuti; Ngurah Indra ER
Jurnal SPEKTRUM Vol 2 No 1 (2015): Jurnal SPEKTRUM
Publisher : Program Studi Teknik Elektro UNUD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (117.992 KB)

Abstract

Perkembangan teknologi informasi kian cepat dengan berbagai perubahan yang datang terus menerus menuntut untuk terus dilakukan berbagai kajian. Dengan dimulainya wacana 4G LTE yang digagas oleh 3rd Generation Partnership Project (3GPP) maka kajian yang lebih mendalam perlu dilakukan. Teknologi yang baru memiliki jumlah pengguna yang sulit untuk diprediksi yang jika tidak disiapkan maka akan berpengaruh pada sisi kapasitas. Untuk itu diperlukan prediksi pengguna LTE yang memadai. Penelitian menggunakan data jumlah penduduk dari Badan Pusat Statistik yang menggunakan metode asumsi dari beberapa negara yang telah mengimplementasikan teknologi LTE. Jumlah pengguna LTE tahun 2013 pada kota Denpasar adalah sebesar 2248 orang.

Page 1 of 1 | Total Record : 6