cover
Contact Name
Jurnal Etnohistori
Contact Email
etnohistori@unkhair.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
arlinahmadjid@unkhair.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
ETNOHISTORI: Jurnal Kebudayaan dan Kesejarahan
Published by Universitas Khairun
ISSN : 24601055     EISSN : -     DOI : -
Jurnal ETNOHISTORI adalah publikasi ilmiah yang diterbitkan dengan tujuan turut serta mengembangkan ilmu Antropologi dan ilmu Sejarah di Indonesia. Karena itu, Redaksi Jurnal ETNOHISTORI menerima karangan dalam kedua ranah disiplin ilmu tersebut. Karangan dapat bersifat ulasan teoritis, refleksi metode, ataupun hasil penelitian lapangan.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2016)" : 7 Documents clear
Pembangunan Berbasis Kearifan Lokal di Pulau Taliabu: Potensi dan Aktualisasinya bagi Pembangunan Daerah Aliong Mus .
ETNOHISTORI: Jurnal Ilmiah Kebudayaan dan Kesejarahan Vol 3, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.374 KB) | DOI: 10.33387/jeh.v3i1.840

Abstract

Artikel ini mendiskusikan tentang kearifan lokal yang dimiliki oleh masyarakat KabupatenPulau Taliabu yang direpresentasikan oleh penduduk pribumi (indigenous people).Penulis menunjukkan pemahaman teoritis mengenai kearifan lokal terlebih dahulusebelum mengungkap potensi kearifan lokal masyarakat Pulau Taliabu. Selanjutnya,penulis mengidentifikasi penduduk asli (pribumi) Pulau Taliabu. Penulis berkesimpulanbahwa masyarakat Pulau Taliabu memiliki banyak kearifan lokal, baik berbentuk nilainilaibudaya, perilaku atau tindakan dalam sistem sosial, maupun dalam bentuk budayamateril (artefak) berupa benda-benda hasil karya. Pentingnya Kearifan Lokal sebagaimodal sosial pembangunan daerah dalam menumbuhkan partisipasi dan dukunganmasyarakat lokal dalam program-program pembangunan.
Pembelajaran IPS Berbasis Nilai-Nilai Kearifan Lokal pada Siswa SMK Farmasi Cendikia Farma Husada Karsiwan .; Pujiati .; Rufaidah .
ETNOHISTORI: Jurnal Ilmiah Kebudayaan dan Kesejarahan Vol 3, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.952 KB) | DOI: 10.33387/jeh.v3i1.841

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan proses pembelajaran IPSdengan berbasis pada nilai-nilai kearifan lokal. Kegiatan penelitian dilaksanakandi SMK Farmasi Cendikia Farma Husada pada tahun ajaran 2015-2016. Subjekpenelitian adalah seluruh siswa-siswi kelas X.A SMK Farmasi Cendikia sebanyak46 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran IPS berbasis nilai-nilaikearifan lokal mampu memberikan alternatif proses pembelajaran yang menarik,menyenangkan, dan sekaligus menantang bagi siswa. Pembelajaran IPS denganberpijak pada tema-tema kearifan lokal sangat membantu dalam prosespembelajaran di sekolah. Melalui proses pembelajaran IPS berbasis nilai-nilaikearifan lokal inilah, siswa diharapkan mampu mengembangkan ide, gagasan,kreatifitas dalam berfikir serta beragumentasi ilmiah, melalui prosespembelajaran yang mampu menempatkan siswa sebagai pelaku pembelajaran.
Muklak Dit Carita: Negeri Komalo Besi Limau Dolik Irfan Ahmad .
ETNOHISTORI: Jurnal Ilmiah Kebudayaan dan Kesejarahan Vol 3, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.528 KB) | DOI: 10.33387/jeh.v3i1.842

Abstract

Artikel ini akan menelah kembali eksistensi Limau Besi (Kerajaan Makeang)dalam Dunia Maluku. Kajian sejarah lokal di Maluku Utara khususnya sukubangsa Makeang sejauh ini sangat terbatas dan terkadang tidak mendapatperhatian oleh sejarawan lokal. Orang Makeang di masa lalu yangdirepresentasikan sebagai etnis terkemuka ulet dan pekerja keras, menjelangabad ke XV mendapat tekanan dan mengakui kehebatan Kerajaan Ternatedan Tidore. Gambaran sejarah dan representasi tentang orang Makeangsebagai kaum terkemuka pada masa lalu mengalami keterpurukan hinggaabad ke XX. Argumentasi ini berdasarkan kajian arsip kolonial denganpendekatan metodologi sejarah.
The Contestation and the Politics of Material and Memorial Objects of the 1965 Tragedy in Indonesia Diah Irawaty .
ETNOHISTORI: Jurnal Ilmiah Kebudayaan dan Kesejarahan Vol 3, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jeh.v3i1.837

Abstract

Masa kepresiden Soeharto yang sangat lama dan stabil tidak terlepas daripropaganda politiknya tentang anti-komunisme dan anti-Partai Komunis Indonesia(PKI). Dia menggunakan tragedi sejarah 1965 di mana tujuh jenderal terbunuhsebagai kejadian sejarah kunci, dengan menuduh PKI berada di balik pembunuhantersebut dengan tujuan penggulingan kekuasaan. Soeharto membuat banyakmaterial sejarah untuk membangun imajinasi publik tentang komunisme, PKI dantragedi 1965. Dalam artikel ini, saya mendiskusikan bagaimana material sejarah bisamenjadi kekuatan politik dalam propaganda anti-PKI. Dengan memahami kekuatanmaterial sejarah dalam propaganda politik, saya menawarkan pemahaman ulangatas objek-objek sejarah sebagai respon kritis sekaligus membersihkan pengaruhpolitisasi Soeharto atas komunisme dan PKI.
Peranakan dan Serat Kekancingan: Sebuah Bentuk ‘Kepengaturan’ Abdi Dalem Kraton Jogjakarta Septi Satriani .
ETNOHISTORI: Jurnal Ilmiah Kebudayaan dan Kesejarahan Vol 3, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.109 KB) | DOI: 10.33387/jeh.v3i1.843

Abstract

Tulisan ini berisi tentang bagaimana abdi dalem dipersatukan dalam sebuahkonsep peranakan dan serat kekancingan. Seperti layaknya dalam organisasimodern, keanggotaannya ditandai dengan salah satunya seragam peranakan.Peranakan tidak sekedar menggambarkan seragam abdi dalem, melainkan didalamnya terkandung makna persaudaraan dan persatuan baik dengan Rajamaupun di antara sesama abdi dalem. Penulis menyimpulkan bahwa peranakandan serat kekancingan merupakan simbol ‘kepengaturan’ bagi abdi dalem KratonJogjakarta. Dengan menggunakan peranakan dan serat kekancingan maka abdidalem Kraton Jogjakarta harus berperilaku sesuai dengan makna yang terkandungdalam kedua hal tersebut.
BERAWAL DARI TARIKH 1965: RELASI MASYARAKAT SEBAGAI BENTUK KECERDASAN KULTURAL DALAM [MENCIPTAKAN] HARMONISASI Ikhtiar Hatta .
ETNOHISTORI: Jurnal Ilmiah Kebudayaan dan Kesejarahan Vol 3, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.566 KB) | DOI: 10.33387/jeh.v3i1.838

Abstract

S/PKI. Peristiwa politik nasional yang terjadi menjelang awal berkuasanya rezim OrdeBaru di Indonesia ini, menyisakan kecurigaan terhadap situasi yang dianggap harmonisdalam masyarakat. Apa yang tampak harmonis, bagi sementara kalangan, dianggapsebagai hasil dari upaya yang secara sengaja “disenyapkan” sehingga menjadi tampakseolah tidak problematis lagi. Melalui penelitian mini etnografi di Kelurahan Muda, penulismendalami fenomena ini untuk memperoleh pemahaman yang lebih memadai. Untukmencapai pemahaman itu, penulis menyelami kejadian peristiwa G. 30 S/PKIsesungguhnya pada masyarakat Kelurahan Muda terkait. Selanjutnya, penulis meninjaunuansa harmonis dalam relasi-relasi masyarakat beserta kekuatan di baliknya yangmemungkinkan terciptanya suasana harmonis. Penulis juga menggali kekuatan kuturalmasyarakat Kelurahan Muda sehingga mampu mentransformasikan memori 1965 yangsarat konflik sehingga menjadi suasana yang harmonis di tengah konteksasi di antaraorang Kelurahan Muda.
IDENTIFIKASI NILAI KEARIFAN LOKAL DALAM TRADISI LISAN MASYARAKAT TERNATE Syahyunan Pora .
ETNOHISTORI: Jurnal Ilmiah Kebudayaan dan Kesejarahan Vol 3, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.229 KB) | DOI: 10.33387/jeh.v3i1.839

Abstract

Dalam era globalisasi ini, akulturasi budaya sesama bangsa lain tidak dapatdihindari. Keberagaman budaya dan etnis merupakan tantangan bagikehidupan sosial yang harus dikelola dengan baik. Masyarakat dihadapkanpada potensi konflik antar-etnis, krisis identitas, termasuk apatis terhadapbudaya lokal dan tradisi bangsa sendiri. Artikel ini mengidentifikasi nilaikearifan lokal dalam budaya dan tradisi lisan masyarakat Ternate. Kini, nilaikearifan lokal diyakini dapat menjadi pandangan hidup bagi sebahagianorang dan diharapkan menjadi filter dari dampak negatif modernisasi yangtidak sejalan dengan budaya Indonesia. Tradisi lisan masyarakat Ternate,termasuk sastra lisan di dalamnya, mengandung banyak nasihat,bimbingan, dan pedoman moral yang yang mengajak kita untuk hidup danmerayakan kehidupan dengan bijaksana. Artikel ini berdasar padapenelitian pustaka. Diharapkan dengan penelitian ini dapat memberikankontribusi ide-ide dan solusi untuk mengatasi masalah-masalah kehidupansehari-hari dalam berbangsa dan bernegara.

Page 1 of 1 | Total Record : 7