cover
Contact Name
Badrun Ahmad
Contact Email
badrun@unkhair.ac.id
Phone
+6281382878027
Journal Mail Official
badrun@unkhair.ac.id
Editorial Address
Jl. Pertamina, Kampus II Gambesi, Kec. Ternate Selatan, Kota Ternate
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
JURNAL SIPIL SAINS
Published by Universitas Khairun
Core Subject : Social, Engineering,
Teknik Sipil, Konstruksi, Jalan dan jembatan, Beton, Mekanika Tanah, Irigasi, Transportasi, SIG, lingkungan, keairan, struktur, dan geoteknik.
Articles 248 Documents
DEBONDING FAILURE PADA BALOK BETON BERTULANG DENGAN PERKUATAN LEMBAR GFRP YANG DIPENGARUHI BEBAN BERULANG DAN RENDAMAN AIR LAUT Tata, Arbain; Raffel, Anthonius Fredirik; Djamaluddin, Rudy
JURNAL SIPIL SAINS Vol 8, No 2 (2018)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v8i16.870

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis model kegagalan pada balok beton bertulang denganperkuatan lembar GFRP yang dipengaruhibeban berulang dan rendaman air laut. Benda uji yang digunakan adalah balok beton bertulang dengan mutu beton f’c 25 MPa. Benda uji dengan perkuatan lembaran GFRP direndam dalam kolam yang berisi air laut dengan variasi waktu masing-masing hingga 12 (dua belas) bulan. Pengujian dilakukan dengan beban berulang hingga gagal. Dalam penelitian ini, dibuat benda uji balok dengan panjang tiga meter dan penampang 200 mm x 150 mm. Beton Normal (BN)jenis balok sebagai balok control, Balok beton normal yang telah diperkuat dengan GFRP (BFK) yang masing-masing dibebani dengan monotonic. Balok utamadengan perkuatan(BF) balok beton yang telah diperkuat dengan GFRP direndam dengan air laut dalam kolam perendaman, lalu masing-masing dibebani beban fatik. Pengujian beban fatik diterapkan pada beban minimum 4 kN dan beban maksimum 24 kN. Beban berulang pada balok beton dengan frekuensi 1,5 Hz. Pengujian ini menunjukan balok BN mengalami kegagalan setelah 800.000 sedangkan BF mengalami kegagalan setelah 1.200.000 siklus. Kondisi tersebut menunjukkan terjadi peningkatan umur fatik yang signifikan akibat penguatan GFRP. Terjadi peningkatan kapasitas lentur pada benda uji yang diperkuat GFRP hingga 60% BFterhadapBN.Namun setelah adanya perendaman satu tahun terjadi penurunan kekuatan hingga 2%. Hal ini diindikasikan oleh melemahnya kapasitas rekatan GFRP-S yang dipengaruhi oleh rendaman air laut dan beban fatik.Terindikansi adanya penurunan kapasitas rekatanyang menyebabkan proses debonding pada benda uji dan mempercepat terjadi kegagalan struktur.
ESTIMASI DISTRIBUSI PERGERAKAN ARUS LALU LINTAS DI KOTA TERNATE DENGAN MENGGUNAKAN METODE DETROIT Gaus, Abdul
JURNAL SIPIL SAINS Vol 2, No 1 (2012)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v2i4.5

Abstract

Pemodelan bangkitan pergerakan diperkirakan besarnya pergerakan yang dihasilkan darizona asal dan yang tertarik ke zona tujuan. Tujuan utama dari model distribusi perjalanan adalahuntuk memperkirakan penyebaran lalu lintas dengan menghitung jumlah perjalanan yang dibangkitkanoleh suatu zona asal menuju ke zona tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk memperkirakan distribusipergerakan arus lalu lintas di Kota Ternate Utara, Ternate Selatan, Ternate Tengah dengan metodeDetroit.Metode pengumpulan data pada penelitian ini yaitu data matriks asal tujuan, data kendaraanyang berdomisili di Kota Ternate yang data – datanya diperoleh dari penelitian di instansi terkait.Hasil penelitian dan pengolahan data diperoleh masing – masing bangkitan pergerakan asaldan tujuan dengan metode Detroit tahun 2015, 2020 dan 2025. Jumlah pergerakan yang terbesaradalah pergerakan asal dan tujuan untuk Kecamatan Ternate Utara, Ternate Selatan dan TernateTengah tahun 2025, maka alternatif yang sesuai untuk pergerakan arus lalu lintas adalah membatasipenggunaan angkutan pribadi dan lebih mengutamakan penggunaan angkutan umum sebagai alatangkut penumpang di Kota Ternate.
ANALISIS PERHITUNGAN JUMLAH DAN PENENTUAN LOKASI ALAT PENGUKUR HUJAN DI KOTA BATAM Ginting, Jody Martin
JURNAL SIPIL SAINS Vol 12, No 2 (2022)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v12i2.5036

Abstract

Di Kota Batam terdata bahwa hanya ada 1 pengukur hujan, yaitu di Bandara Hang Nadim Batam yang dikelola oleh Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) Batam. Hal ini tentunya sangat menghambat pekerjaan dari Bidang SDA yang bekerja untuk mengantisipasi banjir di Kota Batam. Kejadian banjir tentunya sebagian besar diakibatkan oleh air hujan yang mencapai kedalam tertentu. Hal ini menunjukkan bahwa untuk mengantisipasi terjadinya banjir, perlu adanya pengukur hujan yang bisa menjadi alat peringatan dini banjir. Penelitian ini dilakukan untuk mengurangi resiko terjadi kesalahan pada saat pengambilan data hujan dan kerapatan jaringan stasiun hujan dapat terkoreksi dengan baik sehingga kerapatan jaringan stasiun hujan menjadi ideal. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan menggunakan data hujan 30 tahun dari stasiun hujan Hang Nadim Batam dan peta DAS Batam dari Balai Wilayah Sungai Batam. Perhitungan menggunakan metode perhitungan kagan. Penelitian ini menghasilkan jumlah alat pengukur hujan yang dibutuhkan Kota Batam adalah sebanyak 31 alat. Penentuan titik lokasi alat pengukur hujan terdiri dari 31 lokasi, yaitu Kantor Kelurahan Baloi Indah, Batu Besar, Belian, Bengkong Laut, Bukit Tempayan. Buliang, Kabil, Lubuk Baja Kota, Mangsang, Patam Lestari, Pulau Buluh, Sadai, Sagulung Kota, Sei Pelungut, Sukajadi, Sungai Binti, Sungai Harapan, Sungai Jodoh, Sungai Langkai, Sungai Panas, Taman Baloi, Tanjung Buntung, Tanjung Pinggir, Tanjung Riau, Tanjung Sengkuang, Tanjung Uncang, Teluk Tering, Tembesi, Tiban Baru, Tiban Indah, dan Tiban Lama.
KARAKTERISTIK CAMPURAN BERASPAL (HRS-WC) DENGAN BAHAN TAMBAHAN SERBUK LIMBAH UPVC (ADDITIVE) Efendy, Anwar; Muttaqin, Aulia
JURNAL SIPIL SAINS Vol 10, No 2 (2020)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v10i2.2181

Abstract

Pertumbuhan jumlah kendaraan berdasarkan Badan Pusat Statistik (BPS) semakin meningkat dalam kurun waktu satu tahun yaitu 10%  atau sekitar 10 juta kendaraan dari tahun sebelumnya. Pertumbuhan jumlah kendaraan merupakan faktor utama kerusakan pada jalan karena semakin meningkatnya jumlah kendaraan maka beban yang diterima oleh jalan akan melebihi beban rencana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sifat-sifat Marshall dari penambahan serbuk limbah UPVC terhadap campuran beraspal HRS-WC. Penelitian ini memamfaatkan serbuk limbah UPVC untuk dijadikan bahan tambah (aditif) dalam campuran lataston dengan menggunakan aspal penetrasi 60/70. Penelitian ini menggunakan variasi kadar aspal 6%, 6.5%, 7%, 7.5% dan 8% dengan variasi serbuk limbah UPVC 2%, 5% dan 10% dari berat aspal. Hasil penelitian menunjukan stabilitas, flow, VMA, VFA dapat memenuhi spesifikasi Umum Bina Marga 2010 namun pada VIM tidak dapat memenuhi spesifikasi Umum Bina Marga 2010 di karenakan pada setiap penambahan campuran serbuk limbah UPVC 2%, 5% dan10% VIM mengalami penurunan sampai dibawah campuran normal sehingga penambahan serbuk limbah UPVC tidak dapat digunakan sebagi bahan tambah terhadapa campuran beraspal HRS-WC.
TINJAUAN INSTALASI PENGOLAHAN AIR BERSIH PDAM DI DANAU NGADE Burhan, Nurmala; Nagu, Nani; Anwar, Chairul
JURNAL SIPIL SAINS Vol 7, No 2 (2017)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v7i14.500

Abstract

Kebutuhan akan penyediaan air merupakan sumber kehidupan. Manusia dan semua makhluk hidup membutuhkan air untuk kepentingan lainnya. Ketersediaan air dari segi kualitas maupun kuantitas mutlak diperlukan. Penyediaan air bersih bagi penduduk Kota Ternate khususnya di Kota Ternate selatan seringkali terkendala. Penyebab dari krisis ketersediaan air ini antara lain sumber Existing tidak dapat dioptimalkan karena terbatasnya kapasitas sumber air. Salah satu masalah yang dihadapi ialah bagaimana sistem pengolahan air bersih di IPA Ngade dan berapa besar kuantitas air yang dihasilkan IPA Ngade, tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui sistem pengolahan air bersih di IPA Ngade dan kuantitas air yang dapat dihasil oleh IPA ngade.Penelitian ini dilakukan didanau Laguna di Kelurahan Ngade kawasan kota Ternate, Penelitian ini menggunakan beberapa data Primer diantaranya : data yang didapat dari hasil pengujian di laboratorium untuk mengetahui kualitas air dan data sekunder berupa Data kapasitas sumber air danau Laguna dan Data kapasitas produksi air danau Laguna. Dari hasil pengujian di laboratorium untuk mengetahui kualitas air menujukkan bahwa sumber air yang ada di danau Laguna telah memenuhi standar baku mutu air sesuai dengan peraturan pemerintah nomor 82 tahun 2001 dan kuantitas air yang dapat dihasil yaitu sebesar 3 liter/detik.
Konsep Transportasi Umum Berkelanjutan : Studi Kasus Bus Listrik di Yogyakarta Chuadinata, Steven; Basuki, Imam
JURNAL SIPIL SAINS Vol 14, No 1 (2024)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v14i1.8305

Abstract

Transportasi umum yang berkelanjutan menjadi salah satu fokus utama dalam upaya mitigasi perubahan iklim dan peningkatan kualitas udara di perkotaan. Studi ini mengkaji implementasi bus listrik di Yogyakarta sebagai bagian dari upaya menciptakan sistem transportasi umum yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak lingkungan, ekonomi, dan sosial dari penggunaan bus listrik, serta mengidentifikasi tantangan dan peluang dalam penerapannya. Perencanaan bus listrik di Yogyakarta dibuat untuk menggantikan bus trans Yogyakarta yang berbahan bakar BBM yang sangat meringankan emisi dengan selisih jumlah 92.046 kg COâ‚‚ dan total estimasi biaya yang diperlukan dalam perencanaan bus lsitrik ini adalah sebesar Rp. 4.148.600.000 dengan biaya pemeliharaan tiap tahun sebesar Rp. 575.325.565,-.Kata kunci: Bus Trans Yogya, Bus Listrik
FAKTOR PENTING KINERJA PELAKSANA KONSTRUKSI PADA SATKER PELAKSANAAN JALAN NASIONAL WILAYAH II PROVINSI MALUKU UTARA DALAM MENDUKUNG PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR KEPULAUAN Ahadian, Edward Rizky; Misbah, Zulkarnaen K.; Jamudin, Munira
JURNAL SIPIL SAINS Vol 9, No 2 (2019)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v9i18.1338

Abstract

Jasa konstruksi merupakan salah satu kegiatan bidang ekonomi yang mempunyai peranan penting dalam pencapaian berbagai sarana guna menunjang terwujudnya pembangunan nasional. Kegiatan konstruksi merupakan suatu proses yang panjang, di mana dalam pelaksanaannya banyak di jumpai masalah manajemen kinerja. Kinerja merupakan tolak ukur kemampuan suatu organisasi atau perusahan. Dalam meningkatnya persaingan usaha membuat manajemen untuk lebih memperhatikan kinerja. Kinerja dapat dikatakan sebagai suatu hasil yang di capai ketika mengerjakan pekerjaan. Berbagai kajian tersebut perlu ditindaklanjuti dengan penelitian yang lebih mendalam dan lengkap untuk memperoleh gambaran yang lebih lengkap dan akurat tentang faktor penting dalam kinerja pelaksana konstruksi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi tingkat kepentingan dari indikator kinerja pelaksana konstruksi pada satker pelaksanaan jalan nasional wilayah II Provinsi Maluku Utara. Melalui gambaran tersebut dapat teridentifikasi faktor penting dalam kinerja pelaksana konstruksi yang selanjutnya dapat digunakan untuk merumuskan prioritas dalam upaya meningkatkan kinerja dari pelaksana konstruksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indikator paling penting secara keseluruhan dalam aspek kinerja pelaksana konstruksi adalah pengawasan dan pengendalian proyek dilakukan secara teratur pada aspek service dengan nilai mean 3,809. Hal ini dikarenakan kegiatan pengawasan dan pendendalian proyek dilakukan secara teratur merupakan salah satu bentuk jaminan agar proyek dapat berjalan dengan baik dan diselesaikan sesuai dengan biaya, mutu dan waktu yang telah ditetapkan.
PENGARUH PENAMBAHAN ABU SEKAM PADI SEBAGAI CAMPURAN BAHAN BAKU BETON TERHADAP SIFAT MEKANIS BETON Tata, Arbain; Sultan, Mufti Amir; Sumartini, Sumartini
JURNAL SIPIL SAINS Vol 6, No 1 (2016)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v6i11.310

Abstract

Semakin meluasnya penggunaan beton sebagai bahan konstruksi, maka semakin dituntut untuk meningkatkan kualitas beton sehingga diperlukan suatu perencanaan yang teliti dan benar sesuai syarat-syarat serta prosedur yang telah ditentukan agar diperoleh mutu beton yang diinginkan. Ada beberapa cara untuk meningkatkan kekuatan beton, diantaranya dengan pemberian bahan tambahan yang dinilai mempunyai harga yang cukup ekonomis dan diprediksikan dapat meningkatkan sifat mekanis beton yakni kuat tekan, kuat lentur dan elastisitas beton. Pada penelitian ini digunakan abu sekam padi sebagai bahan tambah terhadap berat agregat halus. Penelitian ini menggunakan agregat kasar dari kelurahan Togafo, agregat halus dari kelurahan Kalumata, semen Portland tipe I merek Tonasa dan abu sekam padi yang berasal dari desa Toboino kecamatan Wasile Timur kabupaten Halmahera Timur sebagai bahan tambah. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengkaji seberapa besar pengaruh abu sekam padi terhadap kuat tekan, kuat lentur dan elastisitas beton. Hasil penelitian diperoleh pada pengujian kuat tekan beton dengan menggunakan variasi abu sekam padi sebanyak 0%, 2,5%, 7,5% dan 10% terhadap berat pasir diperoleh kuat tekan optimum sebesar 18,24 Mpa pada variasi penambahan 8,0% abu sekam padi. Pada pengujian kuat lentur beton dengan menggunakan variasi abu sekam padi sebanyak 0%, 2,5%, 7,5% dan 10% terhadap berat pasir diperoleh kuat lentur optimum sebesar 6,38 Mpa pada variasi penambahan 2,5% abu sekam padi. Pada pengujian elastisitas beton dengan menggunakan variasi abu sekam padi sebanyak 0%, 2,5%, 5%, 7,5% dan 10% terhadap berat pasir diperoleh semakin besar penambahan abu sekam padi maka semakin besar elastisitas beton.
EVALUASI KUALITAS AIR DANAU LAGUNA TERNATE UNTUK KEBUTUHAN DOMESTIK DAN NON DOMESTIK MASYARAKAT Nagu, Nani; Ahmad, Badrun; Shandy, Sary
JURNAL SIPIL SAINS Vol 13, No 2 (2023)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v13i2.6796

Abstract

Danau laguna atau danau Ngade adalah salah satu danau di Pulau Ternate. Masyarakat memanfaatkan danau ini sebagai tempat wisata dan aktivitas perikanan. Hal ini berdampak terhadap kualitas air danau laguna sehingga perlu dilakukan pengukuran terhadap paramater pencemaran air. Ini karena danau dapat dimanfaatkan sebagai sumber air bersih sebab saat ini Kota Ternate mengalami keterbatasan sumber daya air. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kelayakan danau Ngade sebagai sumber air bersih dari segi kualitas dan kuantitasnya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif eksperimental dengan melakukan percobaan dan pengujian terhadap kualitas air danau Ngade dan menentukan kuantitas air danau melalui perhitungan dari data pengukuran. Pemeriksaan kualitas air dilakukan langsung di danau Ngade dan di Laboratorium secara fisik dan kimia. Secara fisik meliputi pemeriksaan rasa, bau, kekeruhan, dan suhu. Pemeriksaan secara kimia dilakukan melalui pemeriksaan COD, DO, pH, TDS, Kesadahan ( CaCO3), logam (Tembaga, besi, Mangan), dan mineral lain. Hasilnya menunjukkan bahwa pengujian kualitas air danau memenuhi baku mutu sesuai Permenkes No. 32 Tahun 2017 dimana air di tengah danau memiliki kualitas air yang lebih baik dibandingkan air yang berada di tepi danau. Sementara pengukuran kuantitas air di danau Ngade didapatkan sebesar 3.394.744.000 liter. PDAM saat ini menggunakan pompa dengan debit 5 liter/detik sedangkan debit andalan pada air yang menjadi cadangan sumber daya air bagi danau Ngade sebesar 45 liter/detik sehingga air danau Ngade layak dijadikan sebagai sumber air bersih dari segi kualitas dan kuantitas. Kata kunci:  kuantitas, kualitas, air, danau, analisis, ngade
PERILAKU LENTUR BALOK BETON BERTULANG DENGAN BAHAN TAMBAH FLY ASH BATUBARA tata, arbain
JURNAL SIPIL SAINS Vol 12, No 1 (2022)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v12i1.4495

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efek dari penambahan fly ash sebagai agregat halus pada kapasitas lentur balok. Selain itu, tujuan lainnya adalah untuk mengetahui komposisi optimum fly ash yang ditambahkan sebagai material halus pada beton karakteristik. Dari Komposisi campuran optimum yang didapatkan diaplikasikan pada balok lentur dan sejauh mana kapasitas balok lentur tersebut. Dalam penelitian ini digunakan tujuh buah benda uji berupa balok persegi ukuran 15 cm x 10 cm dengan Panjang 122 cm. Dari hasil uji kuat tekan beton menunjukkan terjadi penurunan kekuatan dari penambahan fly ash konsentrasi 50% (Parsial) hingga 62% dibandingkan dengan beton normal. Kapasitas balok beton bertulang kecenderungan berperilaku sama dengan karakteristiknya yaitu kapasitas menurun seiring dengan penambahan fly ash terhadap berat semen. Model keruntuhan kecenderungan berperilaku sama yaitu retak lentur dimana retak terjadi secara pertikal merambat dari sisi tarik ke sisi desak seiring dengan penambahan beban.