cover
Contact Name
Badrun Ahmad
Contact Email
badrun@unkhair.ac.id
Phone
+6281382878027
Journal Mail Official
badrun@unkhair.ac.id
Editorial Address
Jl. Pertamina, Kampus II Gambesi, Kec. Ternate Selatan, Kota Ternate
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
JURNAL SIPIL SAINS
Published by Universitas Khairun
Core Subject : Social, Engineering,
Teknik Sipil, Konstruksi, Jalan dan jembatan, Beton, Mekanika Tanah, Irigasi, Transportasi, SIG, lingkungan, keairan, struktur, dan geoteknik.
Articles 248 Documents
ANALISIS PERBANDINGAN RISIKO BIAYA KONTRAK LUMPSUM DAN KONTRAK UNIT PRICE DENGAN METODE AHP anti, Mardianti; Gauss, Abdul
JURNAL SIPIL SAINS Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v5i10.12

Abstract

Dalam setiap usaha, akan selalu muncul dua hal yang saling bertentangan, yaitu peluang memperoleh keuntungan dan risiko menderita kerugian termasuk dalam dunia usaha jasa konstruksi. Risiko menderita kerugian ini dapat diantisipasi dengan menganalisis jenis kontrak jasa konstruksi yang digunakan, yaitu dengan membandingkan risiko biaya konstruksi kontrak Lumpsum dengan kontrak Unit Price dari pendapat kontraktor selaku penyedia jasa. Persentase keuntungan dan kerugian masing-masing kontrak pun bisa teridentifikasi tergantung jenis proyek mana yang akan dikerjakan dengan menyebarkan kuisioner dan wawancara langsung.Untuk menganalisa risiko biaya digunakan Metode Analytic Hierarchy Process (AHP). Proses analisis dimulai dengan mendefinisikan masalah, dan membuat struktur hierarki. Hirarki ini terdiri dari 3 (tiga) level yaitu tujuan (level I), kriteria (level II), dan alternatif (level III). Berdasarkan hirarki tersebut kemudian disusun kuesioner. Penyebaran kuesioner dilakukan pada 20 responden yang terdaftar dalam anggota GAPENSI Propinsi Maluku Utara 2011. Data yang diperoleh kemudian ditabulasikan, dilanjutkan dengan membuat matrik berpasangan masing-masing level, melakukan perbandingan berpasangan, menghitung nilai rata-ratanya, mengukur bobot prioritas untuk level II dan level III, serta memeriksa konsistensinya.Berdasarkan hasil analisis risiko pembengkakan biaya maka diperoleh bobot prioritas untuk kontrak lumpsum sebesar 65,547% dan kontrak unit price 34,453%. Artinya proyek dengan kontrak lumpsum lebih tinggi risikonya menderita kerugian dibandingkan dengan kontrak unit price dan peristiwa yang paling dominan yang menyebabkan risiko pembengkakan biaya pada kontrak lumpsum terjadi pada peristiwa perbedaan kondisi site lapangan dengan yang tercantum dalam kontrak yang memiliki bobot prioritas terbesar yaitu 88,30% sedangkan pada kontrak unit price hal ini terjadi pada peristiwa kenaikan harga-harga di pasar yang memiliki bobot prioritas terbesar yaitu 86,4%
STUDI PERLAPISAN BATUAN DENGAN METODE GEOLISTRIK DI JALAN LINTAS HALMAHERA SELATAN DESA MATUTING KECAMATAN GANE TIMUR TENGAH H. Lahia, Abriandi; La Ada, Firman; Ahmad, Badrun
JURNAL SIPIL SAINS Vol 13, No 1 (2023)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v13i1.6580

Abstract

Abstrak: Metode geolistrik merupakan salah satu metode eksplorasi geofisika yang kompleks karena metode geolistrik digunakan untuk eksplorasi barang tambang, persediaan air, pendugaan di bawah permukaan dan panas bumi. Metode geolistrik dirancang untuk memberikan informasi dari formasi batuan yang mempunyai anomali konduktivitas listrik. Pada penelitian ini diukur lintasan 1 pada jalan lintas Matuting dan ditemukan terdapat 5 perlapisan dengan kedalaman mencapai 25 m. Jenis materialnya pada lapisan 1 terdapat pasir, lapisan 2 terdapat batupasir, lapisan 3 terdapat batugamping, lapisan 4 terdapat batulempung dan lapisan 5 terdapat lempung, dengan nilai resistivitas antara 0,203Ω-2.821Ω. Pada lintasan 2 terdapat 6 perlapisan dengan kedalaman mencapai 25 m, jenis materialnya pada lapisan 1 terdapat lempung, lapisan 2 terdapat napal, lapisan 3 terdapat lempung, lapisan 4 terdapat napal dan lapisan 5 terdapat batu lanau, di lapisan 6 terdapat batulempung, dengan nilai resistivitas antara 0,11Ω-65,9Ω. Dalam penelitian ini membuktikan bahwa kondisi perlapisan batuan di sekitar jalan lintas matuting-saketa atau lokasi kerja praktek harus dilakukan pengeboran pada titik pengukuran Kata kunci: geolistrik, jalan, lapisan, material, batuan.  Abstract: The geoelectric method is a complex geophysical exploration method because the geoelectric method is used for mining exploration, water supply, subsurface, and geothermal estimation. The geoelectric process is designed to provide information from rock formations that have electrical conductivity anomalies. In this study, track 1 on the Matuting causeway was measured, and it was found that there were five layers with a depth of up to 25 m. The type of material in layer 1 is sand, layer 2 is sandstone, layer 3 is limestone, layer 4 is claystone, and layer 5 is clay, with a resistivity value between 0.203Ω-2.821Ω. On track 2, there are six layers with a depth of up to 25 m; the type of material in layer 1 is clay, layer 2 is marl, layer 3 is clay, layer 4 is marl, and layer 5 is siltstone, layer 6 is claystone, with a resistivity value between 0.11Ω-65.9Ω. This research proves that the condition of the rock layers around the Matuting-Saketa causeway or practical work location must be drilled at the measurement point. Keywords: geoelectricity, roads, layers, materials, rocks.
PENGARUH PENAMBAHAN SERBUK KARET TERHADAP BERAT ISI, KUAT LENTUR DAN KUAT TARIK BELAH BETON Giarto, Rahmat Bangun
JURNAL SIPIL SAINS Vol 11, No 2 (2021)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v11i2.3490

Abstract

Meningkatnya pertumbuhan jumlah penduduk sejalan dengan kebutuhan infrastruktur. Salah satu material yang hampir selalu di gunakan adalah beton. Di sisi lain karet juga merupakan bahan baku yang terus di gunakan dalam berbagai aspek. Limbah sisa produksi karet yang sulit terurai di alam sehigga perlu upaya pemanfaatan untuk mengurangi volume limbah karet. Karet dipercaya mempunyai sifat kelenturan yang baik serta berat yang lebih ringan dari material agregat pada beton. Tujuan penelitian tentang limbah serbuk karet yang digunakan sebagai pengganti sebagian material agregat dalam beton adalah untuk mengetahui nilai berat isi dan kuat lentur beton serta hubungan antara berat isi dan kuat lentur beton. Pada penelitian ini digunakan serbuk karet sebagai pengganti sebagian dari agregat halus dengan variasi 0%; 7,5%; 10%; 12,5%; 15%. Penelitian ini berjenis eksperimen dengan urutan penelitian pemeriksaan karakteristik agregat, pemeriksaan berat isi sekaligus uji kuat tekan beton pada benda uji silinder serta uji kuat lentur pada benda uji balok pada umur 28 hari. Jumlah total benda uji sebanyak 15 benda uji silinder dan 15 benda uji balok. Hasil penelitian menunjukkan berat isi beton dengan variasi serbuk karet lebih ringan dibandingkan dengan beton normal. Berat isi beton pada varian 0%, 7,5%; 10%; 12,5%; dan 15% sebesar 2314,005 kg/m3 ; 2242,667 kg/m3 ; 2189,510 kg/m3 ; 2146,921 kg/m3 dan 2130,125 kg/m3 . Demikian juga dengan kuat tekan yang terus menurun pada setiap penambahan variasi serbuk karet. Beton normal varian 0% memiliki kuat lentur sebesar 1,238 MPa sedangkan beton varian 7,5%; 10%; 12,5% dan 15% berturut-turut sebesar 1,050 MPa; 0,825 MPa; 0,825 MPa; dan 0,90 MPa. Beton varian 7,5% memiliki kuat lentur tertinggi dibandingkan beton varian lainnya. Nilai berat isi dan kuat tekan yang terus menurun dengan penambahan variasi serbuk karet tidak diikuti dengan kuat lentur yang mengalami peningkatan mulai dari varian 10% sampai varian 15%.
EVALUASI KINERJIA GEDUNG BETON BERTULANG DENGAN METODE PUSHOVER (Studi Kasus Bangunan Gedung di Ternate) Mangoda, Novia Zulfasti; Sultan, Mufti Amir; Imran, Imran
JURNAL SIPIL SAINS Vol 9, No 1 (2019)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v9i17.952

Abstract

Gempa bumi menyebabkan kerusakan bangunan dan korban jiwa. Kota Ternate tercatat telah terjadi gempa bumi yang belum lama terjadi, yaitu pada 15 November 2014 berkekuatan 7,3 skala richter (SR), pada 25 Januari 2015 berkekuatan 5,4 SR, pada 8 Juni 2016 berkekuatan 6,6 SR dan masih banyak lagi gempa-gempa yang telah terjadi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui prosedur analisis pushover untuk mengevaluasi kinerja struktur gedung dan untuk mengetahui pola keruntuhan struktur gedung setelah dianalisis dengan pushover. Penelitian ini menggunakan metode Static Pushover Analysis menggunakan aturan FEMA356, 2000. Penelitian menunjukan bahwa ada beberapa kesimpulan. Pertama, perpindahan hasil pushover maksimum ( max) arah XZ = 52,046 mm target perpindahan ( t) = 42,874 mm. Kedua, max arah YZ = 10,693 mm t =42,874 mm. Ketiga, evaluasi pada arah XZ masih dalam keadaan aman walaupun max t, karena skema distribusi sendi-plastis tidak memperlihatkan komponen struktur melewati Immediate Occupany (IO), tapi ada kemungkinan terjadi balok kuat-kolom lemah apabila diperbesar step pembebanan, hal ini ditandai dengan adanya beberapa kolom yang duluan mencapai kinerja IO sebelum balok. Keempat, Kinerja komponen struktur arah YZ masih dalam keadaan aman karena max t dan skema distribusi sendi-plastis tidak memperlihatkan komponen struktur yang melewati kinerja IO.
PEMANENAN AIR HUJAN (RAINWATER HARVESTING) SEBAGAI ALTERNATIF PENYEDIAAN AIR BERSIH DI DESA MAREGAM Nagu, Nani -; Anggraini, Dewinta -; Darwis, Muhammad -
JURNAL SIPIL SAINS Vol 12, No 2 (2022)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v12i2.5028

Abstract

 Air merupakan salah satu kebutuhan yang sangat penting dalam kehidupan. Penggunaan air sangat beragam untuk keperluan sehari-hari baik untuk memasak, mandi, mencuci dan lain-lain.Pola penggunaan air yang kurang efektif dalam pemanfaatannya mengakibatkan dampak terhadap ketersediaan air di suatu wilayah. Salah satunya di Desa maregam yang terletak di Kecamatan Tidore Selatan Kota Tidore Kepulauan Provinsi Maluku Utara. Berdasarkan uraian di atas maka munculah pemikiran untuk mengelola air hujan dengan menggunakan konsep pemanenan air hujan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa jumlah kebutuhan air bersih di Desa Maregam, untuk mengetahui berapa banyak air hujan yang dapat di tampung melalui atap untuk memenuhi kebutuhan air bersih dan bagaimana menghitung pemanenan air hujan terhadap kebutuhan masyarakat di Desa Maregam. Jenis penelitian yang dipakai adalah jenis kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus. Setelah dilakukan pengolahan data, maka di dapat kebutuhan air bersih rerata masyarakat Desa Maregam adalah sebesar 1.105.320 liter/bulan. Air hujan yang dapat di tampung melalui atap untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di Desa Maregam sebesar 1.482.128 m³. 
IMPLIKASI COVID-19 TERHADAP BANGUNAN DAN LINGKUNGAN Rahim, Mustamin
JURNAL SIPIL SAINS Vol 11, No 1 (2021)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v11i1.2640

Abstract

COVID-19 mewabah sejak awal tahun 2020 keseluruh wilayah di dunia dan berdampak besar pada segala aspek dalam kehidupan manusia dan memberikan pengaruh terhadap lingkungan dan perubahan pola kehidupan masyarakat. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak COVID-19 terhadap bangunan dan lingkungan melalui studi literatur; informasi dari tim penanggulangan COVID-19, informasi organisasi pemerintah dan non pemerintah dari situs web resmi. Hasil studi menunjukkan bahwa aktivitas dalam bangunan berkaitan erat dengan resiko penyebaran virus sehingga strategi desain yang respon terhadap pandemi sangat dibutuhkan untuk mengurangi resiko infeksi. Lockdown selama pandemi COVID-19 menimbulkan dampak positif terhadap peningkatan kualitas udara, mengurangi kebisingan, serta mengurangi tekanan pada destinasi wisata yang dapat membantu pemulihan sistem ekologi. Namun juga menimbulkan implikasi negatif terhadap peningkatan sampah medis dan rumah tangga, menghambat daur ulang sampah, menghambat pemeliharaan taman publik dan lingkungan binaan. Dampak lingkungan tersebut kemungkinan hanya bersifat sementara namun dapat menjadi inspirasi dalam perubahan perilaku dan strategi berkelanjutan di masa depan khususnya dalam perancangan bangunan dan penataan lingkungan yang respon terhadap pandemi.
EVALUASI KINERJA STRUKTUR BETON GEDUNG FAKULTAS EKONOMI UNKHAIR DENGAN ANALISIS PUSHOVER ATC-40 Tata, Arbain; Imran, Imran; Imron, Fais
JURNAL SIPIL SAINS Vol 8, No 1 (2018)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v8i15.714

Abstract

Saat terjadi gempa, diharapkan bangunan mampu menerima gaya gempa pada level tertentutanpa tejadi kerusakan yang signifikan pada strukturnya atau apabila struktur bangunan harusmengalami keruntuhan mampu memberikan perilaku nonlinear pada kondisi pasca-elastik sehinggatingkat keamanan bangunan terhadap gempa dan keselamatan jiwa penghuninya lebih terjamin.Penelitian ini bertujuan untuk menentukan level kinerja gedung dalam menahan gaya gempa danmengetahui kapasitas gempa terhadap struktur serta perilakunya dengan memperlihatkan skematerjadinya sendi plastis pada elemen balok dan kolom. Metode yang digunakan adalah analisis staticnonlinier pushover berdasarkan peraturan code Applied Technology Council (ATC-40) denganmenggunakan program ETABS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya geser dari evaluasipushover pada arah x sebesar 4316.438 KN dan arah y sebesar 4004.549 KN. Gaya geser dasartersebut lebih besar dari gaya geser rencana arah x=2376.284 KN dan arah y=2606.559 KN.Maksimum total drift arah x adalah 0.00995 m dan arah y 0.01127 m, sedangkan maksimal in-elasticdrift arah x adalah 0.0001145 m dan arah y adalah 0.0001251 m. Sehingga gedung termasuk dalamlevel kinerja Immediate Occupancy (IO). Nilai displacement arah x adalah 0.219 m dan arah y adalah0.248 m. Displacement pada gedung tidak melampaui displacement maksimal, sehingga gedung amanterhadap gempa rencana.
Pengaruh Limbah Keramik Sebagai Pengganti Agregat Kasar Terhadap Kuat Tekan Beton Dengan Tambahan Zat Additive nurfadilah, Nurfadilah; ', Mustakim; ', Misbahuddin
JURNAL SIPIL SAINS Vol 14, No 2 (2024)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v14i2.8595

Abstract

: Umumnya campuran beton terdiri dari air,semen, dan agregat. Namun, pada saat ini dilakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kualitas beton termasuk menggunakan bahan tambah dalam campuran beton yang dapat berfungsi sebagai filler atau additive. Salah satu inovasi terhadap bahan pembuat beton dengan menggunakan limbah pecahan keramik sebagai bahan pengganti agregat kasar. Penelitian ini memanfaatkan limbah pecahan keramik sebagai pengganti agregat kasar dengan bahan tambah Sikacim Concrete Additive dengan tujuan mengetahui pengaruh pemanfaatan limbah keramik dan Sikacim Concrete Additive terhadap kuat tekan dan kuat lentur beton. HHhHHHHJJJJJJJHHasil penelitian menunjukkan kuat tekan  beton normal sebesar 25,86 Mpa, variasi pecahan keramik 5% dan Sikacim Concrete Additive 0% sebesar 26,23 Mpa, variasi pecahan keramik 5% dan Sikacim Concrete Additive 0,6% sebesar 27,55 Mpa, variasi pecahan keramik 5% dan Sikacim Concrete Additive 0,8% sebesar 29,35 Mpa. Kemudian pada kuat lentur beton normal 4,0 Mpa, variasi pecahan keramik 5% dan Sikacim Concrete Additive 0% mencapai 4,089 Mpa, variasi pecahan keramik 5% dan Sikacim Concrete Additive 0,6% mencapai 4,178 Mpa, variasi pecahan keramik 5% dan Sikacim Concrete Additive 0,8% mencapai 4,267 Mpa. Hasil pengujian menunjukkan bahwa penggunaan 5% limbah pecahan keramik dengan tambahan Sikacim Concrete Additive 0,6% dan 0,8% mampu meningkatkan kuat tekan dan kuat lentur beton.
ANALISIS LAJU INFILTRASI DENGAN VARIASI PERMUKAAN TANAH DI KOTA BALIKPAPAN Kiptiah, Mariatul
JURNAL SIPIL SAINS Vol 10, No 2 (2020)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v10i2.2261

Abstract

Hujan yang jatuh sebagian ada yang meresap kedalam tanah langsung dan melimpas kepermukaan menjadi aliran permukaan. Air yang meresap kedalam tanah ini disebut infiltrasi, kondisi ini membawa dampak air hujan yang turun akan meningkatkan volume aliran permukaan dan menghambat resapan air kedalam tanah sehingga menimbulkan genangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai laju infiltrasi dan mengetahui pengaruh nilai kadar air terhadap nilai laju infiltrasi pada variasi permukaan tanah di Kota Balikpapan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode horton dengan menggunakan data pengukuran langsung dengan menggunakan alat double ring infiltrometer  dan menentukan klasifikasi tanah menggunakan analisa saringan. Nilai laju infiltrasi aktual pada lokasi penelitian adalah 9,60–17,28 cm/jam termasuk dalam ketegori sedang–lambat. Sedangkan nilai curah hujan harian maksimum Kota Balikpapan sepanjang Tahun 2019 sampai dengan bulan Mei Tahun 2020 adalah 73,25 mm dimana ± 56 mm (76%) dari curah hujan akan menjadi aliran permukaan yang mengakibatkan genangan pada saat hujan turun. Pemeriksaan kadar air mempunyai pengaruh besar terhadap nilai infiltarsi  berada pada 8 – 25 %, hal ini menunjukan semakin tinggi kadar air yang terkandung dalam tanah sehingga laju infiltrasi lebih kecil dan semakin rendah nilai kadar air dalam tanah air  maka nilai infiltrasinya besar.Kata kunci: Infiltrasi, Double Ring Infiltrometer, Metode Horton
STUDI KARAKTERISTIK KUAT TEKAN PADA CAMPURAN ASPHALT CONCRETE MENGGUNAKAN ASBUTON Saifuddin, Ismuddin B; Gaus, Abdul; Anwar, Chairul
JURNAL SIPIL SAINS Vol 7, No 1 (2017)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v7i13.496

Abstract

Aspal buton (Asbuton), adalah sumber daya alam indonesia berupa aspal alam yang terkandung dalam deposit bebatuan yang terdapat di pulau buton dan sekitarrnya, selain itu aspal buton juga memiliki potensi yang melimpah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik kuat tekan untuk campuran AC – WC menggunakan aspal buton tipe 30/25 dan aspal pertamina serta untuk mengetahui hubungan karakteristik marshall dan kuat tekan pada campuran AC – WC menggunakan aspal buton tipe 30/25 dan aspal pertamina Penetrasi 60/70. Pengujian ini bersifat eksperimental di dalam laboratorium dengan kadar asbuton tipe 30/25 yang digunakan adalah 0% dan 5% dari total berat campuran Benda uji yang dibuat adalah agregat batu pecah yang berasal dari Kali Oba Sofifi Kota Tidore Kepulauan Provinsi Maluku Utara, aspal penetrasi 60/70 dan aspal buton tipe 30/25. Hasil pengujian Kuat Tekan Dan Marshall didapati bahwa dengan penambahan aspal buton 5% pada total campuran semakin tinggi nilai stabilitasnya dibanding dengan tidak menambahkan asbuton pada campuran, stabilitas tertinggi pada pengujian Kuat Tekan berada pada kadar aspal 5,5% dengan nilai stabilitas 5880.03 Kg sedangkan stabilitas tertinggi pada pengujian marshall berada pada kadar aspal 5,5% dengan niali stabilitas 2228,07 Kg.