cover
Contact Name
Badrun Ahmad
Contact Email
badrun@unkhair.ac.id
Phone
+6281382878027
Journal Mail Official
badrun@unkhair.ac.id
Editorial Address
Jl. Pertamina, Kampus II Gambesi, Kec. Ternate Selatan, Kota Ternate
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
JURNAL SIPIL SAINS
Published by Universitas Khairun
Core Subject : Social, Engineering,
Teknik Sipil, Konstruksi, Jalan dan jembatan, Beton, Mekanika Tanah, Irigasi, Transportasi, SIG, lingkungan, keairan, struktur, dan geoteknik.
Articles 248 Documents
Penataan Danau Tolire Kecil sebagai Ruang Terbuka Publik di Kota Ternate MS Conoras, M. Amrin; Suhartini, Suhartini; Haryati, Haryati; Siauta, M. Syamsu
JURNAL SIPIL SAINS Vol 14, No 1 (2024)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v14i1.7877

Abstract

Ruang terbuka publik menjadi sangat penting dalam mendukung aktivitas masyarakat kota Ternate melakukan kegiatan rekreasi dan rileksasi. Danau Tolire Kecil merupakan area tepian air yang potensial dengan keindahannya telah dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai tujuan wisata. Panorama danau dan pantai menjadi satu dalam satu kawasan menjadi keunikan tersendiri bagi para pengunjung. Kondisi eksisting terkini menunjukkan beberapa fasilitas yang ada mengalami kerusakan. Danau ini dalam Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Pulau Ternate tahun 2022-2042 ditetapkan sebagai zona lindung dengan peruntukan sebagai perlindungan setempat dan badan air. Oleh karenanya untuk mengoptimalkan penggunaan lahan di kawasan ini sangat perlu arahan penataan ruang terbuka publik di Danau Tolire Kecil agar kegiatan wisata yang telah berlangsung saling mendukung dan kelestarian lingkungan danau dapat terus terjaga. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Metode pengumpulan data adalah observasi lapangan dan wawancara. Data yang diperoleh selanjutnya dijabarkan menggunakan teori elemen perancangan Hamid Shirvani. Dari hasil analisis, didapatkan konsep penataan Danau Tolire Kecil mengoptimalkan delapan elemen perancangan untuk memperkuat citra kawasan. Danau Tolire Kecil merupakan kawasan strategis yang memiliki nilai sejarah. Dengan penerapan delapan elemen estetika kawasan, maka konsep penataan dengan interpretasi legenda Danau Tolire Kecil dapat mengoptimalkan potensinya sebagai ruang terbuka publik yang menciptakan kualitas lingkungan berbasis kearifan lokal daerah Kota Ternate.
ANALISIS KERUSAKAN JALAN METODE SDI & IRI RUAS JALAN BANGAU SAKTI-PEKANBARU Adiman, Edi Yusuf
JURNAL SIPIL SAINS Vol 12, No 2 (2022)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v12i2.3717

Abstract

Ruas jalan Bangau sakti merupakan jalan yang menghubungkan jalan HR. Soebrantas dan jalan Naga Sakti. Jalan Bangau Sakti juga menjadi jalur lalu lintas mahasiswa-mahasiswi Universitas Riau dan masyarakat sekitar yang tinggal disana. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kondisi perkerasan jalan dan membandingkan dengan dua metode, yaitu International Roughness Index (IRI) dan Surface Distress Index (SDI) serta mengetahui jenis penanganan yang dibutuhkan dengan tepat. Penilaian kondisi perkerasan jalan dengan metode SDI dilakukan secara visual dengan cara survei lapangan, sedangkan untuk nilai IRI didapatkan dengan cara survei menggunakan mobil dan aplikasi Roadroid. Hasil dari penilaian jalan menggunakan SDI adalah 54% dalam keadaan baik, 15% dalam keadaan sedang dan 31% dalam keadaan rusak berat. Namun pada IRI Roadroid, rata-rata dari kedua ruas jalan adalah 77% dalam keadaan baik, 10% dalam keadaan sedang, 11% dalam keadaan rusak ringan dan 2% dalam keadaan rusak berat. Selain itu nilai yang berbeda ditunjukkan saat analisis kombinasi IRI dan SDI nomor SMD-03/RCS yang menunjukkan kondisi jalan pada ruas Jalan Bangau Sakti adalah 54% dalam keadaan baik, 12% dalam keadaan sedang, 23% dalam keadaan rusak ringan dan 11% dalam keadaan rusak berat. 
PENGARUH LUBANG PADA INTI KOLOM TERHADAP DAKTALITAS Sultan, Mufti Amir
JURNAL SIPIL SAINS Vol 5, No 1 (2015)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v5i9.21

Abstract

Conduits (pipes) in reinforced concrete columns is still use to date. SNI 03-2847-2002 Code limits upto 4% of the column cross section. But the codes does not mention the effect of the hollow cross sectionductility.This study was done by testing hollow and solid column with four variation, column crosssection b=h= 200 mm x 200 mm, column length L = 1.500 mm, hole ratio (0%; 3,32%; 5,68%;12,31%), single stirrup. End of the column are loaded by conctant axial compression 5,0 ton, lateralload are applied at ½ span until ultimate strength. The observed variables are lateral load anddeflection.The result of the study shows momen strength hollow column experience is decline 4,04%at hole ratio 3,32%; 7,99% at hole ratio 5,68% and 21,66% at hole ratio 12,31%. Ductility for columnwith hole ratio 3,32% and solid column same asumed.The experiment also indicates ductility withinrange of 7.683
KAJIAN EKSPERIMENTAL BETON DENGAN LIMBAH PECAHAN KERAMIK M.T., Ira Puspitasari S.T.
JURNAL SIPIL SAINS Vol 13, No 2 (2023)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v13i2.6586

Abstract

Penggunaan material alam secara terus- menerus pada pembuatan beton dikhawatirkan terjadi eksploitasi sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui, sehingga dibutuhkan material pengganti yang lebih ramah lingkungan dan memiliki nilai lebih apabila berasal dari limbah. Pada pekerjaan kontruksi tentunya ada saja potongan keramik yang tidak dibutuhkan lagi, hal itu jika dibiarkan begitu saja akan menjadi limbah bagi lingkungan. Keramik termasuk kategori limbah padat namun hampir memiliki kesamaan karakteristik dari material agregat kasar yang umum digunakan pada beton, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan keramik sebagi pengganti Sebagian agregat kasar pada kuat tekan dan berat volume beton. Variabel penelitian yang digunakan adalah beton dengan 0% limbah keramik atau beton normal (BN), 20 % limbah keramik (BK 1), 40 % limbah keramik (BK 2), 60% limbah keramik (BK 3). Hasil penelitain menunjukkan bahwa penggunaan limbah keramik meningkatkan kuat tekan dan berat volume beton. Kuat tekan mengalami peningkatan sebesar 89% dari kuat tekan beton normal yaitu 14,9 MPa  pada komposisi 60% limbah keramik. Berat volume juga mengalami kenaikan 1,08 % dari berat volume beton normal.
ANALISIS VARIASI JUMLAH TUMBUKAN PADA KARAKTERISTIK ASPAL BERONGGA MENGGUNAKAN SUBSTITUSI LIMBAH BETON Hutapea, Maraden Yosua
JURNAL SIPIL SAINS Vol 12, No 1 (2022)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v12i1.3748

Abstract

Indonesia merupakan wilayah yang rentan mengalami bencana seperti gempa dan banjir, yang mana gempa menghasilkan limbah beton akibat keruntuhan konstrusi. Daur ulang limbah beton meningkat sebagai respons terhadap peningkatan kesadaran lingkungan dan pertimbangan ekonomi. Substitusi agregat kasar merupakan sesuatu yang dapat menggantikan suatu benda utama dengan tidak mengubah fungsi dan kegunaan utamanya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jumlah Kadar Aspal Optimum (KAO) pada campuran aspal berongga ATB menggunakan agregat alam dan untuk menganalisis variasi jumlah tumbukan pada campuran aspal berongga ATB menggunakan substitusi agregat kasar limbah beton 90% terhadap nilai stabilitas dan terhadap nilai ketahanan. Penelitian ini menggunakan spesifikasi Bina Marga 2018 untuk Campuran Asphalt Treated Base (ATB) Bina Marga. Setelah didapatkan hasil perhitungan pendekatan kadar aspal (Pb) maka akan dilakukan pengujian Marshall sehingga didapatkan nilai KAO sebesar 6%. Tahap selanjutanya dilakukan pengujian Marshall dan Cantabro yang menggunakan substitusi agregat kasar limbah beton 90% dengan variasi jumlah tumbukan 1x70, 1x80 dan 1x90. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1x75 merupakan jumlah tumbukan terbaik karena memenuhi semua spesifikasi parameter nilai Marshall dengan nilai stabilitas tertinggi yaitu 889,00 Kg, dengan nilai kehilangan paling kecil yaitu 1,71% berdasarkan uji Cantabro. Jadi diketahui bahwa kestabilan dan ketahanan limbah beton menurun seiring penambahan jumlah tumbukan.
Praktik Sistem Mutu Pada Kontraktor Skala Kecil di Kota Tidore Ahadian, Edward Rizky; Basri, Ardi; Afrisal, Muhammad Yunus
JURNAL SIPIL SAINS Vol 9, No 1 (2019)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v9i17.892

Abstract

Seiring dengan di tetapkan Kota Tidore menjadi kota madya maka semakin meningkat pula pembangunan sarana maupun prasarana penunjang sebagai sebuah kota madya. Dalam perkembangan proyek konstruksi di kota Tidore, terdapat banyak kontraktor skala kecil yang mulai bermunculan. Hal ini dapat disebabkan oleh kemudahan dalam membuat suatu perusahaan kontraktor kecil. Permasalahan yang dihadapi oleh kontraktor kecil saat ini adalah masih lambatnya aplikasi penerapan mutu dan kurangnya kemampuan dalam penerapan sumber daya sehingga terkadang mengakibatkan proses dan hasil akhir menyimpang dari rencana awal. Padahal kegagalan-kegagalan penerapan mutu dapat mengakibatkan ketidakpuasan dari sang pengguna jasa. Untuk itu, kontraktor kecil dituntut untuk dapat meningkatkan mutu produknya, salah satu caranya dengan menerapkan prinsip-prinsip yang terdapat di total quality management. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi praktek system mutu berbasis total quality management pada kontraktor skala kecil di Kota Tidore. Melalui gambaran tersebut dapat mencerminkan karakteristik pola penerapan sistem mutu yang dilakukan. Rumusan ini selanjutnya dapat digunakan untuk merumuskan strategi meningkatkan system mutu di kontraktor kecil, yang pada gilirannya akan meningkatkan kemampuan kompetisi kontraktor nasional.  Keberhasilan implementasi sangat dipengaruhi oleh konten perusahaan dan manajemen perubahan, yaitu kepemimpinan, kebijakan dan strategi, komitmen, manajemen sumber daya manusia, manajemen sumber daya, manajemen proses, quality awareness, kerjasama, komunikasi, kapasitas untuk berubah dan pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan responden merupakan kontraktor kecil di Kota Tidore yang diteliti melalui kuesioner.  Dari hasil penelitian, diperoleh bahwa kontraktor kecil masih kurang mengelola dengan baik faktor kerjasama dan kapasitas untuk berubah. Kepemimpinan, manajemen sumber daya manusia, manajemen sumber daya dan pembelajaran telah dikelola dengan cukup baik. Elemen komitmen, manajemen proses, dan quality awareness merupakan elemen yang sudah dikelola dengan baik. Dari hasil penelitian diketahui bawa kontraktor kecil belum sepenuhnya menerapkan prinsip-prinsip yang terdapat didalam TQM.
PENGARUH PENAMBAHAN SERBUK KAYU TERHADAP KUAT TEKAN BETON DENGAN BAHAN TAMBAH BESTMITTEL suprianto, suprianto; hamka, hamka; misbahuddin, misbahuddin
JURNAL SIPIL SAINS Vol 14, No 2 (2024)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v14i2.8637

Abstract

Beton adalah campuran antara semen Portland atau semen hidrolis lainnya, agregat halus, agregat kasar dan air, dengan atau tanpa bahan tambahan (admixture). Serbuk kayu merupakan salah satu serat alami (cellulose fibers) yang dapat digunakan sebagau zat tambah dalam campuran beton. Jikalau perlu menambahkan atau memanfaatkan limbah-limbah alam, Untuk mengetahui pengaruh serbuk kayu dan bestmittel terhadap kuat tekan beton maka dilakukan penelitian dengan menggunakan serbuk kayu yang bersumber dari hasil limbah pengrajin kayu. Metode penelitian ini menggunakan metode eksperimental yang dilakukan di laboratorium struktur dan bahan Universitas Muhammadiyah Parepare. Penelitian menunjukkan bahwa nilai kuat tekan beton normal kubus dan silinder adalah 25,76 dan 25,38 Mpa. Pada penambahan variasi 2,5% serbuk kayu dan 0,5% bestmittel didapat kuat tekan beton kubus dan silinder 28,21 dan 27,74 Mpa. Namun, pada variasi serbuk kayu 5% dan 0,5% bestmittel didapat kuat tekan beton kubus dan silinder 24,16 dan 23,97 Mpa. Sedangkan pada variasi 7,5% serbuk kayu dan 0,5% bestmittel didapatkan kuat tekan beton kubus dan silinder 21,80 dan 21,23 Mpa. Dari hasil penelitian ini didapat kesimpulan bahwa penggunaan serbuk kayu pada variasi 2,5% dan bestmittel 0,5% efektif dalam meningkatkan kuat tekan beton.
Statik Grafiti Tanah Keras (Bedrock) Dengan Metode Geolistrik Aswad, Nini Hasriyani; Tachrir, Tachrir
JURNAL SIPIL SAINS Vol 13, No 1 (2023)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v13i1.4122

Abstract

Statik grafiti  tanah dibawah permukaan yang bertujuan untuk mengetahui kedalaman tanah keras bedrock berdasarkan metode geolistrik.  Lokasi pengambilan data berada desa Wawatu Moramo Utara Kecamatan Moramo Utara, Kabupaten Konawe Selatan dengan jarak sekitar 30 KM dari Kendari ibukota Provinsi Sulawesi Tenggara. Desa ini berbatasan dengan Desa Tanjung Tiram di sebelah Utara, Desa Mata Wawatu di sebelah Selatan, sebelah timur Laut dan di sebelah Barat Kelurahan Tobi Maeta (Abeli). Tepatnya di titik kordinat 40 3’ 35“ S dan 1220 38’ 52” T dengan elevasi 0 m dari permukaan laut. Metode geolistrik ini bertujuan mengetahui hambatan dan  arus listrik di dalam bumi dengan mendeteksinya di permukaan bumi dengan alat georesit, berdasarkan hasil deep boring, maka hasil gambaran geolistrik akan memvalidasi data deep boring pada area penelitian. Tujuan dari metode ini  untuk mendapatkan sebuah penampang 1D serta dapat menginterpretasi dari hasil penampang. Hasil yang diperoleh dengan menggunakan software Progress V.3 , terdapat 3 lapisan bawah permukaan. nilai resistivitas yang tinggi yaitu 12.16 Ωm, kedalaman 16 – 24 m (tebal 8 m) dengan nilai resistivitas antara lain  10 Ωm dengan kedalaman 10 – 18 m di indikasikan juga sebagai lapisan lempung berpasir.
PERSENTASE IDEAL BAHAN FILLER SEMEN DAN ADITIF ANTI STRIPING DALAM CAMPURAN HRS - WC Salim, Muchtar; Gunawan, Hadi; Heldiansyah, Heldiansyah
JURNAL SIPIL SAINS Vol 11, No 1 (2021)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v11i1.2665

Abstract

Spesfikasi Teknis Tahun 2018 yang menyatakan bahwa penggunaan bahan pengisi (filler) semen dalam campuran Hot Rolled Sheet - Wearing Coarse (HRS - WC) dibatasi dengan rentang 1 % - 2 % terhadap berat agregat dan kuantitas pemakaian aditif anti striping dalam rentang 0,2 % - 0,4 % terhadap berat aspal. Rentang batasan tersebut memberikan dampak positif dan negatif bagi pengguna spesifikasi tersebut. Dampak positifnya adalah memberikan kemudahan bagi pengguna untuk menentukan besaran persentase Bahan Pengisi (filler) semen yang akan digunakan pada waktu pembuatan Design Mix Formula (DMF) ataupun Job Mix Formula (JMF) dalam penggunaan bahan pengisi (filler) semen dan pemakaian aditif anti striping. Sedangkan dampak negatifnya bagi pengguna spesifikasi tersebut adalah kesulitan dalam menentuan persentase yang ideal bahan pengisi (filler) semen dan aditif anti striping agar hasil yang dicapai (kinerja campuran beraspal) adalah hasil yang maksimum. Berdasarkan permasalahan tersebut diatas, maka perlu dilakukan penelitian di laboratorium untuk mengetahui persentase yang ideal bahan pengisi (filler) Semen dan aditif anti striping agar hasil yang dicapai merupakan hasil yang maksimum dan memenuhi spesifikasi teknis. Penelitian dilakukan menggunakan material (Agregat) yang berasal dari sumber Quary wilayah kabupaten Tanah Bumbu provinsi Kalimantan Selatan. Hasil penelitian menunjukan  nilai kinerja campuran HRS - WC dengan nilai stabilitas Marshall tertinggi yaitu sebesar 1.023,15 Kg, nilai rongga dalam campuran 5,3 %, nilai rongga dalam agregat (VMA) 19,61 %, rongga terisi aspal 76,63% dan koefisien Marshall 286,60 Kg/mm didapat dari campuran HRS - WC menggunakan filler semen 1,5 % dan aditif 0,2%. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan Aditif 0,2% dan Filler Semen 1,0% merupakan persentase ideal untuk wilayah kabupaten Tanah Bumbu provinsi Kalimantan Selatan dan menghasilkan nilai kinerja campuran HRS - WC yang memenuhi semua kriteria kinerja sifat-sifat campuran HRS - WC.
ANALISA PERBANDINGAN STRUKTUR PILAR JEMBATAN DENGAN TIPE SATU KOLOM DAN DUA KOLOM PADA PROYEK JALAN PENDEKAT JEMBATAN MAHAKAM IV SISI SAMARINDA KOTA Jamal, Mardewi; Alkas, M Jazir; Yusuf, Supriyadi
JURNAL SIPIL SAINS Vol 8, No 2 (2018)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v8i16.871

Abstract

Salah satu solusi dari kemacetan yang terjadi pada jalur lalu lintas masuk-keluar kotaSamarinda yaitu dengan pembangunan Jembatan Mahakam IV. Berdasarkan perencanaan awal,Jembatan Mahakam IV akan terdiri dari flyover sisi samarinda kota, flyover sisi samarinda sebrangdan bentang jembatan. Pada struktur flyover menggunakan pier beton bertulang dengan material betonbertulang mutu K-300, baja mutu U-39 (ulir) dan U-24 (polos) dan memiliki bentuk pier hammer headserta variasi ketinggian yang berbeda namun penulis memfokuskan pada pier 9 dengan ketinggian23,767 m. Seiring dengan makin berkembangnya teknologi telah banyak dikembangkan berbagaibentuk pier. Namun harus diperhatikan gaya tekan aksial dan momen terhadap desain pilar agar dapatmenghindari potensi tekuk local (local buckling). Tujuan penelitian ini adalah melakukan analisastruktur pada pilar jembatan dengan tipe satu kolom (hammer head) dan tipe dua kolom (trestle)dengan bantuan software SAP2000.Hasil studi perencanaan memperlihatkan pada kolom pier hammerhead menggunakan tulangan 165 D 32 dan sengkang 8 D 16 – 150 dengan nilai momen 62265,1 kNmlebih efektif dan efisien dibandingkan tipe kolom trestle menggunakan tulangan 200 D 32 dansengkang 3 D 16 – 200 dengan nilai momen 42543,2 kNm dan ditambah pengaku kolom (stiffer).