cover
Contact Name
Badrun Ahmad
Contact Email
badrun@unkhair.ac.id
Phone
+6281382878027
Journal Mail Official
badrun@unkhair.ac.id
Editorial Address
Jl. Pertamina, Kampus II Gambesi, Kec. Ternate Selatan, Kota Ternate
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
JURNAL SIPIL SAINS
Published by Universitas Khairun
Core Subject : Social, Engineering,
Teknik Sipil, Konstruksi, Jalan dan jembatan, Beton, Mekanika Tanah, Irigasi, Transportasi, SIG, lingkungan, keairan, struktur, dan geoteknik.
Articles 248 Documents
EVALUASI STRUKTUR BETON BERTULANG TAHAN GEMPA DENGAN ANALISA PUSHOVER Mufti Amir Sultan
JURNAL SIPIL SAINS Vol 6, No 11 (2016)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (547.112 KB) | DOI: 10.33387/sipilsains.v6i11.308

Abstract

Perencanaan gedung tahan gempa di Indonesia sangat penting karena sebagian besar wilayahnya merupakan wilayah gempa yang mempunyai intensitas moderat hingga tinggi. Untuk itu dilakukan studi pada gedung beton bertulang terletak pada daerah wilayah Maluku Utara dengan sistem struktur rangka khusus. Gedung didesain sesuai SNI 1726 (2002) dan SNI 03-2874 (2002). Perilaku seismiknya dievaluasi memakai evaluasi kinerja memanfaatkan pushover analysis pada program SAP2000. Analisa pushover (beban dorong statik) adalah analisa statik nonlinier perilaku keruntuhan struktur terhadap gempa, sedangkan titik kinerja adalah besarnya perpindahan maksimum struktur saat gempa rencana. Dari hasil pemodelan menunjukan bahwa konsep strong colum weak beam pada struktur ini memenuhi. Displacement pada titik no. 125 bergeser sebesar 8,72 cm setelah struktur runtuh
ANALISIS KETERSEDIAAN AIR BAKU DANAU TOLIRE SEBAGAI ALTERNATIF SUMBER AIR PDAM KOTA TERNATE Yuni Damayanti
JURNAL SIPIL SAINS Vol 5, No 9 (2015)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (96.447 KB) | DOI: 10.33387/sipilsains.v5i9.625

Abstract

Air merupakan salah satu sumber daya alam yang memiliki fungsi sangat penting bagi kehidupanuntuk memajukan kesejahteraan umum dan berperan juga sebagai faktor utama pembangunan.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas air baku untuk air bersih di Kecamatan PulauTernate dan untuk menganalisis potensi sumber air di Danau Tolire, menghitung ketersediaan danprediksi kebutuhan air dimasa mendatang.Jenis penelitian yang dilakukan adalah observational dengan menggunakan cross sectional study.Yang bertujuan untuk mendapatkan gambaran ketersediaan air baku Danau Tolire dan kebutuhan airpenduduk Kecamatan Pulau Ternate yang belum tersuplai air bersih.Berdasarkan hasil analisis ketersediaan Danau Tolire dan kebutuhan penduduk dari tahun 2011sampai tahun 2026, bahwa ketersediaan air di Danau Tolire cukup besar dan dapat memenuhikebutuhan air sampai tahun 2026 , bahkan masih dapat digunakan untuk kebutuhan air bersihpenduduk Kecamatan Pulau Ternate yang belum mendapat pelayanan air bersih
STUDI KUAT TARIK TIDAK LANGSUNG PADA CAMPURAN ASPHALT CONCRETE MENGGUNAKAN ASBUTON Muh Anshar Amrin; Abdul Gaus; Muhammad Darwis
JURNAL SIPIL SAINS Vol 7, No 14 (2017)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (654.851 KB) | DOI: 10.33387/sipilsains.v7i14.499

Abstract

Salah satu sumber kekayaan alam Indonesia yang cukup potensial adalah aspal alam yang terletak di Pulau Buton Sulawesi Tenggara disebut Asbuton. Aspal alam yang tersedia di Pulau Buton mempunyai cadangan yang sangat besar, merupakan deposit aspal alam terbesar di dunia. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui nilai perbandingan antara aspal standar pen 60/70 dengan penambahan Asbuton butir (LGA) pen 30/25 sebesar 5%. Pengujian awal dengan alat uji Marshall Test untuk mendapatkan kadar aspal optimum (KAO). Pengujian selanjutnya adalah Indirect Tensile Strenght Test dengan menggunakan ASTM D6931-12. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental di Laboratorium dengan pencampuran menggunakan Asbuton butir Lawela Granular Aspal (LGA). Penelitian kadar lumpur, berat jenis dan penyerapan serta kehausan Agregat dilaksanakan di Laboratorium Jalan dan Aspal Fakultas Teknik dan pengambilan agregat di PT. Alfa adies. Kadar aspal yang digunakan adalah 5%, 5,5%, 6%, 6,5% dan 7%. Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa karateristik Marshall Test dengan kadar aspal 6% yang menggunakan Asbuton LGA 30/25 adalah Stabilitas 2169,99 kg, Flow 3,85 mm, MQ 563,18 kg/mm, VIM 4,07%, VMA 14,10%, dan VFB/ VFWA 75,69%. Dan untuk karakteristik kuat tarik tidak langsung dengan kadar aspal 6% menggunakan Asbuton LGA 30/25 sebagai penambahan aspal yang mempunyai nilai kuat tarik tidak langsung sebesar 1,09 MPa, regangan sebesar 0,00414, dan modulus elastisitas sebesar 264,399 MPa.
PENGGUNAAN PASIR LAUT SANANA UNTUK CAMPURAN ASPAL CONCRETE Abdul Gaus
JURNAL SIPIL SAINS Vol 7, No 13 (2017)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (483.983 KB) | DOI: 10.33387/sipilsains.v7i13.494

Abstract

Pasir laut merupakan sumber daya alam dengan deposit cukup besar yang terdapat di Maluku Utara. Pasir laut diketahui paling banyak mengandung kalsium, hal ini karena bahan pembentuk utama yang menyusun pasir laut adalah serpiahan cangkang karang laut, sedangkan bahan utama pembentuk cangkang karang laut kalsium. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan pasir laut sebagai bahan subsitusi agregat halus dalam campuran aspal beton AC-WC. Penelitian ini dilaksanakan dilaboratorium dengan melakukan pengujian untuk mengetahui karakteristik marshall yang meliputi stabilitas marshall, flow, VIM, VMA dan marshall quotient. Digunakan pasir laut dengan variasi 0% dan 5% dengan jumlah sampel sebanyak 30. Hasil yang didapat dari penelitian ini adalah semakin banyak pasir laut semakin rendah nilai stabilitas dan semakin menurun nilai flow, namun kadar aspal yang berlebihan juga dapat mengakibatkan penurunan nilai stabilitas. Dari hasil pengujian marshall dengan menggunakan pasir laut didapat nilai stabilitas tertinggi 3136,91 kg pada campuran pasir laut 5% dikadar aspal 6%. Hal ini menunjukkan bahwa nilai stabilitas memenuhi dan berdasarkan spesifikasi sifat- sifat campuran aspal beton yang terdapat dalam spesifikasi Bina Marga 2010.
PERILAKU LENTUR BALOK CASTELLATED MODIFIKASI DENGAN PENGAKU BAJA TULANGAN Syafitri Syarif; Iman Satyarno; Djoko Sulistyo
JURNAL SIPIL SAINS Vol 6, No 11 (2016)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (533.695 KB) | DOI: 10.33387/sipilsains.v6i11.314

Abstract

PERILAKU LENTUR BALOK CASTELLATED MODIFIKASI DENGAN PENGAKU BAJA TULANGAN
TINJAUAN INSTALASI PENGOLAHAN AIR BERSIH PDAM DI DANAU NGADE Nurmala Burhan; Nani Nagu; Chairul Anwar
JURNAL SIPIL SAINS Vol 7, No 14 (2017)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.35 KB) | DOI: 10.33387/sipilsains.v7i14.500

Abstract

Kebutuhan akan penyediaan air merupakan sumber kehidupan. Manusia dan semua makhluk hidup membutuhkan air untuk kepentingan lainnya. Ketersediaan air dari segi kualitas maupun kuantitas mutlak diperlukan. Penyediaan air bersih bagi penduduk Kota Ternate khususnya di Kota Ternate selatan seringkali terkendala. Penyebab dari krisis ketersediaan air ini antara lain sumber Existing tidak dapat dioptimalkan karena terbatasnya kapasitas sumber air. Salah satu masalah yang dihadapi ialah bagaimana sistem pengolahan air bersih di IPA Ngade dan berapa besar kuantitas air yang dihasilkan IPA Ngade, tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui sistem pengolahan air bersih di IPA Ngade dan kuantitas air yang dapat dihasil oleh IPA ngade.Penelitian ini dilakukan didanau Laguna di Kelurahan Ngade kawasan kota Ternate, Penelitian ini menggunakan beberapa data Primer diantaranya : data yang didapat dari hasil pengujian di laboratorium untuk mengetahui kualitas air dan data sekunder berupa Data kapasitas sumber air danau Laguna dan Data kapasitas produksi air danau Laguna. Dari hasil pengujian di laboratorium untuk mengetahui kualitas air menujukkan bahwa sumber air yang ada di danau Laguna telah memenuhi standar baku mutu air sesuai dengan peraturan pemerintah nomor 82 tahun 2001 dan kuantitas air yang dapat dihasil yaitu sebesar 3 liter/detik.
IDENTIFIKASI JARINGAN DRAINASE PERKOTAAN BERBASIS SPASIAL DI KOTA TERNATE ( STUDI KASUS : KELURAHAN DUFA-DUFA ) Aryani Jatiningsih; Zulkarnain K Misbah; Edward Rizky Ahadian
JURNAL SIPIL SAINS Vol 7, No 13 (2017)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (765.196 KB) | DOI: 10.33387/sipilsains.v7i13.495

Abstract

Sistem drainase merupakan salah satu fasilitas dasar yang dirancang sebagai sistem guna memenuhi kebutuhan masyarakat dan merupakan komponen penting dalam perencanaan kota (perencanaan infrastruktur khususnya). Perencanaan sistem jaringan drainase perkotaan dapat juga memanfaatkan teknologi informasi yang sedang berkembang saat ini, salah satu sistem informasi tersebut adalah Sistem Informasi Geografis (SIG) yaitu suatu sistem informasi yang didesain untuk bekerja dengan data yang bereferensi pada spasial atau koordinat geografis. Pemilihan kelurahan Dufa-Dufa kecamatan Kota Ternate Utara dengan pertimbangan bahwa kawasan ini adalah kawasan yang cukup padat penduduknya. Dengan pertumbuhan penduduk yang relatif cepat diiringi pembangunan sarana dan prasarana yang memadai.Pada penelitian ini teknik pengumpulan data dilakukan melalui survei lapangan, yaitu dengan melakukan pengukuran di lapangan dengan menggunakan alat Total Station untuk mendapatkan nilai elevasi dan alat Meter Roll untuk melakukan pengukuran dimensi saluran. Proses pengolahan data dilakukan dengan menggunakan program aplikasi SIG (Sistem Informasi Geografis). Di mana data yang telah dikumpulkan dari hasil survei lapangan disusun dan diolah dalam bentuk peta yang memberikan gambaran informasi jaringan drainase di Kelurahan Dufa-Dufa. Aplikasi SIG yang digunakan dalam penelitian ini adalah MapWIndow SIG.Dari hasil analisis penampang eksisting saluran drainase kelurahan Dufa-Dufa menggunakan data dimensi lapangan diperoleh, saluran primer memiliki kapasitas dengan debit aliran (Q) 0,7769 m3/s, untuk saluran sekunder diketahui kapsitas dengan debit aliran (Q) 0,2960 m3/s, saluran tersier terkecil memiliki kapasitas dengan debit aliran (Q), dan saluran tersier terbesar memiliki kapasitas dengan debit aliran (Q) 0,0367 m3/s.
PENGARUH VARIASI FAKTOR AIR SEMEN TERHADAP KUAT TEKAN BETON BERAGREGAT BATU APUNG Fitro Darwis; Mufti Amir Sultan; Chairul Anwar
JURNAL SIPIL SAINS Vol 6, No 11 (2016)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.759 KB) | DOI: 10.33387/sipilsains.v6i11.311

Abstract

Beton ringan menggunakan agregat yang ringan dengan tingkat porositas yang tinggi sehingga mempunyai berat jenis yang rendah. Salah satu contoh agregat yang ringan yang bisa digunakan sebagai bahan pembentuk beton ringan yaitu batu apung (pumice). Batu apung merupakan salah satu agregat kasar ringan yang bisa didapatkan di Kota Ternate. Variasi faktor air semen juga berperan dalam kekuatan dan tingkat kelecakan beton. Tujuan penelitian ini yaitu, untuk mengetahui apakah beton ringan batu apung memenuhi kuat tekan beton untuk tujuan struktural dan pengaruh variasi faktor air semen terhadap kuat tekan serta nilai slump beton ringan batu apung. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Struktur dan Bahan Jurusan Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun Ternate. Menggunakan benda uji berbentuk Silinder dengan ukuran diameter 150 mm, dan tinggi 300 mm. Pengujian kuat tekan beton pada umur rencana 28 hari yang menggunakan batu apung sebagai agregat kasar dengan variasi faktor air semen (FAS) diantaranya FAS 0.5, 0.55, 0.6, 0.65, 0.7, dan 0.75. Hasil Hasil pengujian kuat tekan beton ringan batu apung untuk FAS 0,5, 0,6, dan 0,65 memenuhi batas kekuatan konstruksi beton ringan untuk tujuan struktural. Pada FAS 0,55, 0,7, dan 0,75 tidak memenuhi batas kekuatan beton ringan struktural. Semakin tinggi nilai FAS menunjukkan kecenderungan penurunan kuat tekan dari benda uji, berbanding terbalik dengan nilai slump. Analisis regresi untuk hubungan varasi faktor air semen terhadap kuat tekan memberikan nilai korelasi (r) sebesar 0,8052 sedangkan untuk hubungan faktor air semen terhadap slump memberikan nilai korelasi (r) sebesar 0,9878. Dan kedua dua nilai korelasi ini menunjukan bahwa semakin kuat hubungan antara variasi FAS terhadap kuat tekan dan nilai slump nya.
IDENTIFIKASI JARINGAN DRAINASE PERKOTAAN BERBASIS SPASIAL DI KOTA TERNATE (STUDI KASUS : KELURAHAN TUBO) Siti Irana Dewi Anwar; Zulkarnain K Misbah; Irnawaty Irnawaty
JURNAL SIPIL SAINS Vol 7, No 14 (2017)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1142.247 KB) | DOI: 10.33387/sipilsains.v7i14.501

Abstract

Sistem jaringan drainase merupakan salah satu infrastuktur perkotaan yang paling penting, kualitas manajemen suatu kota dapat dilihat dari kualitas sistem drainase yang ada. Sistem drainase yang baik dapat membebaskan kota dari genangan banjir , dimana saluran drainase juga berfungsi sebagai limpasan air hujan dan juga air limbah rumah tangga. Di Kelurahan Tubo Kecamatan Ternate Utara sendiri merupakan kawasan yang cukup padat penduduknya. Pertumbuhan penduduk relatif cepat harus diiringi dengan pembanguan sarana dan prasarana yang memadai. Penyebab dari permasalahan drainase antara lain drainase tidak dioptimalkan sebagaiman fungsinya karena disebabkan kerusakan struktur drainase dan penumpukan sedimentasi. Metode yang digunakan untuk mengetahui permasalah draianse dikelurahan draianse yaitu dengan pengamatan langsung dilapangan dan salah satu cara yang digunakan untuk mengetahui kapasitas penampang eksisting saluran yaitu dengan menggunakan rumus matematis seperti mencari luas penampang basah, keliling basah saluran, jari-jari hidrolis saluran, kecepatan aliran. Untuk menentukan kecepatan aliran digunakan persamaan Manning. Dengan menggabungkan persamaan Manning maka diidapatkan kapasitas dari suatu saluran atau debit aliran pada saluran. Metodologi yang mengaplikasikan SIG untuk memahai dan manajemen suatu jaringan draianse telah banyak digunakan, salah satunya adalah MapWindow SIG. MapWIndow SIG dapat digunakan untuk mengembangkan dan mendistribusikan hasil dari analisa data spasial. Dari hasil analisis penamapang eksisting saluran draianse Kelurahan Tubo menggunakan data dimensi lapangan diperoleh, saluran Primer memiliki kapsitas dengan debit aliran (Q) 0,000805 m3/s, rata-rata untuk saluran sekunder diketahui kapsitas dengan debit aliran (Q) 0,0008 m3/s dan saluran tersier memiliki kapasitas dengan debit aliran (Q) 0,0000031 m3/s. Dan dari hasil pengamatan dilapangan menunjukan sebagian besar saluran drainase berfungsi dengan baik namun pada saluran tersier A1 terjadi penumpukan sedimentasi setinggi 0,5 m dan saluran sekunder C sepanjang 60 m tidak difungsikan.
ANALISIS KINERJA PELAYANAN ANGKUTAN UMUM KOTA TIDORE KEPULAUAN (STUDI KASUS TRAYEK RUM – SOA SIO) Wahyudi Ramli; Choirul Anwar; Muhammad taufiq Yudha Saputra
JURNAL SIPIL SAINS Vol 8, No 15 (2018)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1357.737 KB) | DOI: 10.33387/sipilsains.v8i15.716

Abstract

Kota Tidore Kepulauan sebagai salah satu Kabupaten yang berada di Indonesia khususnya diProvinsi Maluku Utara, dalam system transportasinya menggunakan angkutan umum sebagai salah satusarana transportasi perkotaan, keberadaan angkutan umum penumpang sangat penting dan diperlukan suatupengaturan agar dapat melayani penumpang secara maksimal. Angkutan umum Kota Tidore Kepulauan salahsatu angkutan umum yang melayani daerah strategis, dilihat dari rutenya yang melewati kawasan sekolah,perkantoran, dan pusat perbelanjaan selain itu angkutan umum Kota Tidore Kepulauan mempunyai tingkatkenyamanan dan kebersihan yang lebih baik. Penelitian ini menggunakan metode survey danwawancarakepada masyarakat yang menggunakan angkutan umum sebagai data primer. Sedangkan untuk data sekunderdiperoleh dari instansi terkait, Panduan pengambilan sampel responden dalam penelitian ini mengacu padarumus (Sugiarto, 2001 : 43). Teknik analisa data terbagi menjadi dua bagian yaitu : Teknik Statistikmenghitung tingkat Efektifitas dan Efisiensi dan Teknik non statistik menghitung data survey langsungdilapangan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kinerja angkutan umum sudah efektif bila ditinjau darisegi indikator kemudahan didapat nilai rasio 0,61 - 0,58, indikator kualitas kecepatan didapat 44,70 km/jm,indikator kualitas waktu tunggu 3 menit, ini artinya bahwa pelayanan berdasarkan Efektifitas telah memenuhistandar pelayanan minimum/cukupbaik. Indikator utilitas kendaraan diperoleh panjang perjalanan 88km/hari, pada indikator kapasitas operasi 52,94%, indikator faktor muat diperoleh 88,89% dari total kapasitasdaya angkut angkutan umum. Artinya bahwa pelayanan berdasarkan Efisiensi tidak Memenuhi standarpelayanan minimum/kurangbaik.

Page 3 of 25 | Total Record : 248