Articles
248 Documents
PENGGUNAAN BOTTOM ASH SEBAGAI AGREGAT HALUS TERHADAP KARKTERISTIK LASTON AC-WC DENGAN BAHAN PENGIKAT RETONA BLEND 55
Abubakar M Westplat;
Muhammad Darwis;
Nani Nagu
JURNAL SIPIL SAINS Vol 8, No 15 (2018)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1305.656 KB)
|
DOI: 10.33387/sipilsains.v8i15.719
Tuntutan kualitas perkerasan aspal beton dalam melayani intensitas beban lalu lintas yang berat membuat para peneliti di bidang perkerasan jalan biasanya menambahkan material tambahan dan material pengganti ke dalam campuran beraspal panas. Pemanfatan bottom ash pada perkerasan jalan dapat menjadi solusi Alternatif dalam menanggulangi besarnya jumlah limbah yang ada. Jenis aspal pen 60/70 banyak digunakan dalam perkerasan tetapi dengan perkembangan lalu lintas maka jenis aspal pen 60/70 sudah tidak dapat memadai. Salah satu aspal modifikasi yang dapat digunakan adalah retona blend 55.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemanfaatan bottom ash sebagai agregat halus terhadap nilai uji Marshall pada campuran aspal beton AC-WC dengan bahan pengikat retona blend 55 dan juga untuk mengetahui perbandinganaspal retona blend 55 dengan aspal pen 60/70 terhadap bottom ash sebagai agregat halus pada campuran aspal beton AC-WC. Penelitian dilakukan menggunakan bottom ash sebagai agregat halus dengan presentase 0%, 25%, 50% dan 100%. Kadar aspal yang digunakan adalah 5%, 5,5%, 6%, 6,5% dan 7%.Hasil dari keseluruhan perhitungan bahwa penggantian bottom ash pada variasi kadar campuran 100% bottom ash tidak dapat digunakan. Sedangkan pada variasi campuran 25% bottom ash dilihat dari nilai stabilitas bottom ash mengalami peningkatan dibandingkan dengan tanpa menggunakan bottom ash namun terjadi penurunan pada variasi kadar campuran 50% bottom ash. Nilai stabilitas dari campuran yang menggunakan aspal pen 60/70 dengan campuran yang menggunakan retona blend 55 terhadap bottom ash menunjukkan bahwa retona blend 55 mampu meningkatkan stabilitas dari campuran.
EVALUASI KINERJA STRUKTUR BETON GEDUNG FAKULTAS EKONOMI UNKHAIR DENGAN ANALISIS PUSHOVER ATC-40
Arbain Tata;
Imran Imran;
Fais Imron
JURNAL SIPIL SAINS Vol 8, No 15 (2018)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1285.432 KB)
|
DOI: 10.33387/sipilsains.v8i15.714
Saat terjadi gempa, diharapkan bangunan mampu menerima gaya gempa pada level tertentutanpa tejadi kerusakan yang signifikan pada strukturnya atau apabila struktur bangunan harusmengalami keruntuhan mampu memberikan perilaku nonlinear pada kondisi pasca-elastik sehinggatingkat keamanan bangunan terhadap gempa dan keselamatan jiwa penghuninya lebih terjamin.Penelitian ini bertujuan untuk menentukan level kinerja gedung dalam menahan gaya gempa danmengetahui kapasitas gempa terhadap struktur serta perilakunya dengan memperlihatkan skematerjadinya sendi plastis pada elemen balok dan kolom. Metode yang digunakan adalah analisis staticnonlinier pushover berdasarkan peraturan code Applied Technology Council (ATC-40) denganmenggunakan program ETABS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya geser dari evaluasipushover pada arah x sebesar 4316.438 KN dan arah y sebesar 4004.549 KN. Gaya geser dasartersebut lebih besar dari gaya geser rencana arah x=2376.284 KN dan arah y=2606.559 KN.Maksimum total drift arah x adalah 0.00995 m dan arah y 0.01127 m, sedangkan maksimal in-elasticdrift arah x adalah 0.0001145 m dan arah y adalah 0.0001251 m. Sehingga gedung termasuk dalamlevel kinerja Immediate Occupancy (IO). Nilai displacement arah x adalah 0.219 m dan arah y adalah0.248 m. Displacement pada gedung tidak melampaui displacement maksimal, sehingga gedung amanterhadap gempa rencana.
MODEL ESTIMASI BIAYA KONSTRUKSI GEDUNG PERKANTORAN DI KOTA TERNATE DENGAN METODE COST SIGNIFICANT MODEL
Edward Rizki Ahadian;
Nani Nagu;
T Manuputty
JURNAL SIPIL SAINS Vol 8, No 15 (2018)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1229.669 KB)
|
DOI: 10.33387/sipilsains.v8i15.715
Estimasi biaya proyek sangat diperlukan dalam perencanaan sebuah proyek. Pada tahapawal, estimasi biaya digunakan untuk mengetahui berapa besar biaya yang dibutuhkan untukmewujudkan suatu proyek. Dengan keterbatasan waktu dan informasi maka cost significant modelmerupakan metode estimasi yang mudah dan efektif untuk memberikan gambaran awal biaya proyek.Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan suatu model estimasi biaya konstruksi gedungperkantoran di kota ternate, dengan mengambil data dari delapan proyek gedung perkantoran. Prinsipyang digunakan untuk mendapatkan model biaya adalah identifikasi cost significant item yangberpengaruh terhadap total biaya pekerjaan, kemudian dianalisis untuk menghasilkan rumusanpersamaan regresi. Hasil penelitian menunjukan bahwa komponen pekerjaan yang secara significantmempengaruhi biaya konstruksi gedung perkantoran di kota ternate adalah biaya pekerjaan beton.Model estimasi dinyatakan dalam persamaan Y = 1.195.070,346 + 1,928X4 dimana Y = jumlah nilaitotal pekerjaan dan X4 = Biaya pekerjaan struktur beton. Tingkat akurasi hasil estimasi cost significantmodel berkisar antara -9,03% sampai dengan 26,52% dengan rata-rata cost model factor sebesar1,068.
ESTIMASI BIAYA KONSEPTUAL KONSTRUKSI JEMBATAN DENGAN METODEPARAMETER
Edward Rizki Ahadian;
Muhammad Rizal
JURNAL SIPIL SAINS Vol 8, No 16 (2018)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1780.846 KB)
|
DOI: 10.33387/sipilsains.v8i16.875
Sebuah proyek konstruksi pada umumnya membutuhkan biaya yang cukup besar, oleh karenanya ketidaktepatan dalam melakukan estimasi biaya dapat mengakibatkan efisiensi proyek konstruksi menjadi terganggu yang pada gilirannya menjadi penyebab utama timbulnya kerugian dan hasil yang kurang optimal. Estimasi biaya konstruksi yang baik akan mendukung penyelesaian proyek konstruksi sesuai dengan anggaran yang direncanakan. Estimasi biaya awal yang dilakukan pada tahap konseptual dari suatu siklus proyek yang dikenal dengan estimasi biaya konseptual dapat didefinisikan sebagai estimasi biaya yang dilakukan berdasarkan konsep bangunan yang akan dibangun. Estimasi ini dapat dilakukan dengan menggunakan parameter-parameter fisik dari desain awal yang bersangkutan berdasarkan data histori dari proyek-proyek sejenis sebelumnya. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, dilakukan dengan pendekatan statistik berupa analisis regresi dari biaya konstruksi jembatan dengan parameter fisik dari bangunan jembatan, meliputi lebar jembatan, panjang bentang jembatan, luas oprit jembatan dan tipe struktur jembatan. Program komputer, Statistical Product and Service Solution (SPSS) dipakai untuk mendapatkan model persamaan regresi linier tersebut. Hasil penelitian menunjukan bahwa panjang bentang jembatan berpengaruh secara secara signifikan terhadap biaya konstruksi jembatan dengan R2 sebesar 98,1%. Model estimasi dinyatakan dengan persamaan Y = 254.700.000 + 250.200.000X2, dimana Y = biaya konstruksi jembatan dan X2 = panjang bentang jembatan. Estimasi ini dapat diterapkan pada jembatan struktur beton dengan panjang bentang 10 sampai dengan 40 m.
ANALISIS KARAKTERISTIK DAN RETRIBUSI PARKIR KENDARAAN DI PASAR HIGIENIS KOTA TERNATE
Raisul Gafar; Chairul Anwar;
M Taufiq Yudha Saputra
JURNAL SIPIL SAINS Vol 8, No 15 (2018)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (957.037 KB)
|
DOI: 10.33387/sipilsains.v8i15.876
Pasar Higienis Merupakan salah satu pasar tradisional yang ada di Kota Ternate yang memiliki luas area parkir untuk mobil 666,84 m2 dan luas area parkir sepeda motor 1638 m2. Parkir di badan jalan (on street parking) dapat dijumpai pada ruas jalan Pasar Higienis, sedangkan parkir di luar badan jalan (off street parking) berada di dalam Pasar Higienis. Pemanfaatan dari pajak dan retribusi parkir sebagai potensi di daerah diharapkan mampu dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya sehingga dapat dipergunakan secara efisien untuk memperbaiki sarana dan prasaran kota, khususnya perbaikan fasilitas parkir, sehingga akan meningkatkan kualitas dari penyelenggaraan fasilitas parkir. Kebutuhan akan lahan parkir dan parsarana yang seimbang dengan karkteristik perparkiran, maka dengan memperhitungkan durasi parkir yang diperoleh dengan cara mengamati waktu kendaraan masuk dan waktu kendaraan keluar. Akumulasi parkir merupakan informasi yang dibutuhkan untuk mengetahui jumlah kendaraan yang sedang berada pada suatu lahan parkir pada selang waktu tertentu. Akumulasi kendaraan roda empat maksimum terjadi pada hari Minggu pada pukul 09.00–10.00 WIT dengan jumlah total kendaraan sebanyak 457 dan kendaraan roda dua maksimum terjadi pada hari sabtu pada pukul 16.00–17.00 WIT sebanyak 2107 kendaraan.Volume kendaraan roda empat maksimum terjadi pada hari Minggu pada pukul 09.00–10.00 WIT dengan jumlah kendaraan 457 dan kendaraan roda dua maksimum terjadi pada hari Sabtu pada pukul 16.00–17.00 WIT dengan jumlah kendaraan 2107. Hasil survei menunjukkan maksimum pendapatan retribusi perhari untuk kendaraan roda empat sebesar Rp. 1.371.000., pada hari minggu dan untuk retribusi per minggu sebesar Rp. 8.058.000. Dan untuk kendaraan roda dua sebesar Rp. 4.214.000., pada hari sabtu dan untuk retribusi per Minggu sebesar Rp. 23.526.000.
DEBONDING FAILURE PADA BALOK BETON BERTULANG DENGAN PERKUATAN LEMBAR GFRP YANG DIPENGARUHI BEBAN BERULANG DAN RENDAMAN AIR LAUT
Arbain Tata;
Anthonius Fredirik Raffel;
Rudy Djamaluddin
JURNAL SIPIL SAINS Vol 8, No 16 (2018)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (470.406 KB)
|
DOI: 10.33387/sipilsains.v8i16.870
Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis model kegagalan pada balok beton bertulang denganperkuatan lembar GFRP yang dipengaruhibeban berulang dan rendaman air laut. Benda uji yang digunakan adalah balok beton bertulang dengan mutu beton f’c 25 MPa. Benda uji dengan perkuatan lembaran GFRP direndam dalam kolam yang berisi air laut dengan variasi waktu masing-masing hingga 12 (dua belas) bulan. Pengujian dilakukan dengan beban berulang hingga gagal. Dalam penelitian ini, dibuat benda uji balok dengan panjang tiga meter dan penampang 200 mm x 150 mm. Beton Normal (BN)jenis balok sebagai balok control, Balok beton normal yang telah diperkuat dengan GFRP (BFK) yang masing-masing dibebani dengan monotonic. Balok utamadengan perkuatan(BF) balok beton yang telah diperkuat dengan GFRP direndam dengan air laut dalam kolam perendaman, lalu masing-masing dibebani beban fatik. Pengujian beban fatik diterapkan pada beban minimum 4 kN dan beban maksimum 24 kN. Beban berulang pada balok beton dengan frekuensi 1,5 Hz. Pengujian ini menunjukan balok BN mengalami kegagalan setelah 800.000 sedangkan BF mengalami kegagalan setelah 1.200.000 siklus. Kondisi tersebut menunjukkan terjadi peningkatan umur fatik yang signifikan akibat penguatan GFRP. Terjadi peningkatan kapasitas lentur pada benda uji yang diperkuat GFRP hingga 60% BFterhadapBN.Namun setelah adanya perendaman satu tahun terjadi penurunan kekuatan hingga 2%. Hal ini diindikasikan oleh melemahnya kapasitas rekatan GFRP-S yang dipengaruhi oleh rendaman air laut dan beban fatik.Terindikansi adanya penurunan kapasitas rekatanyang menyebabkan proses debonding pada benda uji dan mempercepat terjadi kegagalan struktur.
ANALISA PERBANDINGAN STRUKTUR PILAR JEMBATAN DENGAN TIPE SATU KOLOM DAN DUA KOLOM PADA PROYEK JALAN PENDEKAT JEMBATAN MAHAKAM IV SISI SAMARINDA KOTA
Mardewi Jamal;
M Jazir Alkas;
Supriyadi Yusuf
JURNAL SIPIL SAINS Vol 8, No 16 (2018)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (396.151 KB)
|
DOI: 10.33387/sipilsains.v8i16.871
Salah satu solusi dari kemacetan yang terjadi pada jalur lalu lintas masuk-keluar kotaSamarinda yaitu dengan pembangunan Jembatan Mahakam IV. Berdasarkan perencanaan awal,Jembatan Mahakam IV akan terdiri dari flyover sisi samarinda kota, flyover sisi samarinda sebrangdan bentang jembatan. Pada struktur flyover menggunakan pier beton bertulang dengan material betonbertulang mutu K-300, baja mutu U-39 (ulir) dan U-24 (polos) dan memiliki bentuk pier hammer headserta variasi ketinggian yang berbeda namun penulis memfokuskan pada pier 9 dengan ketinggian23,767 m. Seiring dengan makin berkembangnya teknologi telah banyak dikembangkan berbagaibentuk pier. Namun harus diperhatikan gaya tekan aksial dan momen terhadap desain pilar agar dapatmenghindari potensi tekuk local (local buckling). Tujuan penelitian ini adalah melakukan analisastruktur pada pilar jembatan dengan tipe satu kolom (hammer head) dan tipe dua kolom (trestle)dengan bantuan software SAP2000.Hasil studi perencanaan memperlihatkan pada kolom pier hammerhead menggunakan tulangan 165 D 32 dan sengkang 8 D 16 – 150 dengan nilai momen 62265,1 kNmlebih efektif dan efisien dibandingkan tipe kolom trestle menggunakan tulangan 200 D 32 dansengkang 3 D 16 – 200 dengan nilai momen 42543,2 kNm dan ditambah pengaku kolom (stiffer).
MODIFIKASI DESAIN MENGGUNAKAN STRUKTUR BAJA DENGAN KOLOM KOMPOSIT PADA GEDUNG PASAR MODERN TERNATE
Itok Ali Munawar;
Arbain Tata;
Jamalun Togubu
JURNAL SIPIL SAINS Vol 8, No 16 (2018)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1365.319 KB)
|
DOI: 10.33387/sipilsains.v8i16.872
Banyak desain struktur di Ternate yang telah mengunakan beton bertulang mulai dariperencanaan jembatan, masjid, pelabuhan, rumah sakit, dan kantor-kantor dinas lainnya. Pasar modernsebagai salah satu pusat penunjang perekonomian sehingga menjadi pusat perhatian danberkumpulnya banyak orang maka perlu adanya inovasi-inovasi struktur yang baru. Maka perludilakukan adanya redesain pada struktur Pasar Modern Kota Ternate. Redesain struktur didesainmenggunakan struktur baja dengan kolom komposit tahan gempa pada bangunan 4 lantai di PasarModern Kota Ternate. Perancangan struktur didesain menggunakan program bantu ETABS versi16.0.3. Pendesainan elemen struktur menggunakan Sistem Rangka Baja Dan Beton Komposit PemikulMomen Khusus (SRBBK) sesuai dengan SNI 1726-2012 dan SNI 1729-2015.Aspek-aspek yangditinjau pada perencanaan struktur bangunan yaitu balok induk kolom, shear stud, sambungan danbase plat. Tujuan dari Tugas Akhir ini adalah memberikan informasi hasil modifikasi perencanaanpasar modern dimana awalnya didesain menggunakan beton bertulang yang tahan terhadap gempadengan berdasarkan peraturan SNI 1726-2012. Dari hasil analisis dipakai balok WF 700X300X13X24dengan momen maximum akibat beban terfaktor (Mu) 1064343743 Nmm, momen nominal (Mn)1398968140 Nmm dengan rasio 0,761 dan gaya geser akibat beban terfaktor (Vu) 400775,66 N. Hasilanalisis dimensi dan jumlah Shear Connector, Ф 19 mm dengan (Vh) 418698,3 N maka jumlah untuk1/3 bentang 3 buah pada 1/2 bagian dengan jumlah total keseluruhan 42.
PERILAKU STRUKTUR BAJA TAHAN GEMPA DENGAN ANALISIS PUSHOVER
arbain tata;
Imran Imran;
Fitra Rahma Sjahrin
JURNAL SIPIL SAINS Vol 9, No 17 (2019)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33387/sipilsains.v9i17.999
Indonesia terletak di pertemuan antara plat tektonik Australia, Eurasia, Philippines dan Pasifik yang bertemu di kepulauan Maluku yang menjadikan Maluku Utara sebagai daerah rawan gempa, untuk mengurangi risiko bencana yang terjadi diperlukan konstruksi bangunan tahan gempa. Bangunan tahan gempa diharapkan mampu menerima gaya gempa pada level tertentu sehingga tidak akan mengalami keruntuhan sesaat setelah gempa terjadi atau apabila mengalami keruntuhan mampu memberikan perilaku nonlinier pada kondisi pasca-elastic sehingga keselamatan penghuni lebih terjamin. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan nilai level kinerja dan perilaku gedung dengan memperlihatkan skema terjadinya sendi plastis pada balok dan kolom. Metode yang digunakan adalah analisis static nonlinier pushover berdasarkan peraturan code Applied Technology Council (ATC-40) dengan menggunakan program ETABS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya geser dari evaluasi pushover arah x sebesar 43183.989 kN dan arah y sebesar 33826.476 kN dimana lebih besar dari gaya geser rencana arah x sebesar 5691.87 kN dan arah y sebesar 5497.95 kN. Maksimum total drift arah x adalah 0.0118 dan arah y adalah 0.01376, sedangkan maksimal in-elastic drift arah x adalah 0.011096 dan arah y adalah 0.012820. Sehingga gedung termasuk dalam level kinerja Damage Control. Displacement pada gedung tidak melampaui displacement maksimum, sehingga gedung aman terhadap gempa rencana.
ANALISA DIAGRAM FUNDAMENTAL RUAS JALAN POROS PINRANG-POLMAN
Muhammad Ihsan;
Suryani Syahrir;
Eris Nur Dirman;
Ariandi Ariandi;
Sarif Sarif
JURNAL SIPIL SAINS Vol 9, No 17 (2019)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33387/sipilsains.v9i17.1090
Penelitian ini mencoba menganalisa karakteristik lalu lintas jalan pada ruas Pinrang-Polman KM.15 dan membandingkan dengan model fundamental kecepatan-arus-kerapatan sebagaimana yang diusulkan oleh Greenshield, Greenberg dan Underwood. Hasil pengamatan menunjukkan nilai yang lebih mendekati model Greenshields dan Underwood dibandingkan model Greenberg