cover
Contact Name
Uwes Fatoni
Contact Email
kanguwes@uinsgd.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.ilmudakwah@uinsgd.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies
ISSN : 16930843     EISSN : 25488708     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies is a journal that publishes current original researches on da'wah phenomenon and da'wah studies related to social and cultural context in Indonesia in multi concepts, theories, perspectives, paradigms and methodologies. The focus study of Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies are : 1. Islamic communication/public speaking (Tabligh) 2. Islamic counseling (Irsyad ) 3. Da’wah management (Tadbir) 4. Islamic community development (Tamkin).
Arjuna Subject : -
Articles 304 Documents
Strategi Dakwah Persuasif dalam Mengubah Perilaku Masyarakat Mubasyaroh Mubasyaroh
Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies Vol 11, No 2 (2017): Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies (Terakreditasi Sinta 2)
Publisher : Faculty of Da'wah and Communication, UIN Sunan Gunung Djati, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/idajhs.v11i2.2398

Abstract

In delivering the message of da'wah verbally or directly, the missionary interpreter will be faced with a group of audiences who have the same tendency, for this reason the missionary interpreter can display the delivery of da'wah messages in accordance with your needs. This writing with library research method reveals persuasive da'wah strategies in changing community behavior (mad'u). Based on the results of the study it was found that the da'wah communication aims to form a social structure that is complemented by social norms and shapes community behavior as mad'u. In the communication of persuasive da'wah, it is necessary to pay attention to the principles of persuasive da'wah, namely qaulan layyinan, qaulan sadidan, qaulan maysuran, qaulan baligha, qulan ma'rufa, qaulan karima and the stages of changing mad'u, namely their knowledge, attitudes and behavior.Dalam penyampaian pesan dakwah secara lisan atau langsuang, juru dakwah akan berhadapan dengan kelompok audiens yang mempunyai kecenderungan sama, untuk itu juru dakwah dapat menampilkan penyampaian pesan dakwah yang sesuai dengan kebutuhan mad’u. Tulisan dengan metode library research ini mengungkapkan tentang strategi dakwah persuasif dalam mengubah perilaku masyarakat (mad’u). Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa komunikasi dakwah bertujuan membentuk suatu struktur sosial yang dilengkapi dengan norma-norma sosial serta membentuk perilaku masyarakat sebagai mad’u. Dalam komunikasi dakwah persuasif perlu diperhatikan prinsip-prinsip dakwah persuasif yaitu qaulan layyinan, qaulan sadidan, qaulan maysuran, qaulan baligha, qulan ma’rufa, qaulan karima dan tahapan perubahan mad’u yaitu pengetahuan, sikap, dan perilaku mereka.
Model Dakwah bi al-Irsyãd untuk Pemeliharaan Kesehatan Mental Spiritual Pasien di Rumah Sakit Isep Zaenal Arifin; Lilis - Satriah
Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies Vol 12, No 1 (2018): Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies (Terakreditasi Sinta 2)
Publisher : Faculty of Da'wah and Communication, UIN Sunan Gunung Djati, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/idajhs.v12i1.1908

Abstract

This study reveals the mental spiritual needs of patients, the patterns of Islamic spiritual counselors, and the results of Islamic spiritual guidance in five hospitals namely Yarsi Hospital in Pontianak, Yarsi Ibnu Sina Islamic Hospital in Padang, R. Syamsudin, SH Hospital in Sukabumi, Al-Ihsan Hospital in Baleendah, and Ujungberung Hospital, Bandung. This research formulated da'wah bi al-Irsyad model that can maintain the spiritual mental health of patients in hospital. The results of this qualitative descriptive study with the Research and Development approach showed that the spiritual mental needs of patients in hospitals included: motivation to recover and be healthy, guidance in sickness, prayer in sick condition, nadza '(sakaratul maut) and positive assistance from patient's family. From the results of the study found constructs of bi al-Irsyād da'wah models in the form of general basic services, responsive services, individual planning services and system support services. This study recommends further research to develop more feasible and applicable models and need further collaboration between related parties to formulate policies in the maintenance of the patient's mental spiritual health. Penelitian ini mengungkapkan kebutuhan mental spiritual pasien rawat inap, pola kerja pembimbing rohani Islam, dan hasil dari bimbingan rohani Islam di lima rumah sakit yaitu Rumah Sakit Umum Yarsi Pontianak, Rumah Sakit Islam Yarsi Ibnu Sina Padang, Rumah Sakit Umum Daerah  R. Syamsudin, SH Kota Sukabumi, Rumah Sakit Umum Daerah Al-Ihsan Baleendah, dan Rumah Sakit Umum Daerah Ujungberung Kota Bandung. Dari penelitian ini dirumuskan model dakwah bi al-Irsyād yang dapat memelihara kesehatan mental spiritual pasien rawat inap di rumah sakit. Hasil penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan Reseach and Development ini menunjukkan bahwa kebutuhan mental spiritual pasien rawat inap di rumah sakit meliputi: motivasi untuk sembuh dan sehat, bimbingan dalam keadaan sakit, salat dalam keadaan sakit, nadza’ (sakaratul maut) dan pendampingan yang positif dari keluarga pasien. Dari hasil penelitian ditemukan konstruk model dakwah bi al-Irsyād  berupa layanan dasar umum, layanan responsif, layanan perencanaan individual dan layanan dukungan sistem. Penelitian ini merekomendasikan penelitian lanjutan untuk mengembangkan model ke arah yang lebih feasible dan teruji, serta perlu kerjasama antar pihak terkait untuk merumuskan kebijakan dalam pemeliharaan kesehatan mental spiritual pasien.
Revitalisasi Masjid melalui Kepedulian Sosial Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul 'Ulama (LTM NU) terhadap Komunitas Pengemudi Pipin Yosepin; Baharuddin Husin
Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies Vol 12, No 1 (2018): Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies (Terakreditasi Sinta 2)
Publisher : Faculty of Da'wah and Communication, UIN Sunan Gunung Djati, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/idajhs.v12i1.1939

Abstract

Islamic civilization was built by making the mosque as the center of muslim's activities. Nowdays, however, the function and role of the mosque are dwarfed only as a place of ritual worship. The Mosque management Organization of Nahdlatul 'Ulama Mosque (LTM NU) revitalize the function of the mosque through social awareness activities for the community. This study describes LTM NU's social awareness activities towards driver community in Central Jakarta as part of the mosque revitalization effort. This study uses qualitative methods and descriptive analysis by collecting data through participant observation, interviews with stakeholders of LTM NU and the driver community in Central Jakarta, and data analysis using triangulation. The results of the study show that: 1) LTM NU has a sustainable program of revitalization for maximizing mosque functions. 2) LTM NU succeeded in conducting da'wah activities to the driver community through persuasive da'wah communication that created da'wah civilization. This research contributes to the development of da'wah science, especially the study of Islamic community development.Peradaban Islam dibangun dengan menjadikan masjid sebagai sentrum kegiatan umat Islam. Namun saat ini fungsi dan peran masjid dikerdilkan hanya menjadi tempat ibadah ritual semata. Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul 'Ulama (LTM NU) berupaya melakukan revitalisasi fungsi masjid melalui kegiatan kepedulian sosial kepada masyarakat. Penelitian ini menjelaskan  kegiatan kepedulian sosial LTM NU terhadap komunitas pengemudi di Jakarta Pusat sebagai bagian dari upaya revitalisasi masjid.  Penelitian ini menggunakan metode kualitatif  dan analisis  deskritif dengan pengumpulan data melalui participant observation, wawancara dengan informan stakeholder LTM NU serta komunitas  pengemudi di Jakarta Pusat, dan analisis data dilakukan dengan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) LTM NU memiliki program revitalisasi dalam memaksimalisasi fungsi masjid yang berkelanjutan. 2) LTM NU berhasil melakukan aktivitas dakwah kepada  komunitas pengemudi melalui komunikasi dakwah persuasif yang menciptakan civilization dakwah. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu dakwah, khususnya kajian pengembangan masyarakat Islam.
Pola komunikasi Kelompok Komunitas Muballig Kota Makasar Syamsuri Syamsuri
Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies Vol 10, No 2 (2016): Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies
Publisher : Faculty of Da'wah and Communication, UIN Sunan Gunung Djati, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/idajhs.v10i2.1074

Abstract

Muballig di Kota Palu menjadikan multikultural agama sebagai manifestasi ajaran Islam di bidang toleransi. Pertemanan muballig dengan pendeta, pastor, bikhu, dan biara dalam even pertemuan lintas agama, menyampaikan pesan harmonisasi kehidupan yang berlandaskan nurani teologis. Pesan dakwah yang damai terbukti mencitrakan Kota Palu dalam membasuh kenangan “horor” kerusuhan Poso.    Penelitian ini beralaskan empirik femenologi dari pemaparan muballig di Kota Palu sebagai informan riset. Kedalaman batin dan kekayaan argumen menampilkan muballig di Kota Palu di etalase normatif yang menuntun umat Islam untuk menghargai orang-orang yang tidak seagama. Muballig di Kota Palu tampil dalam fase dakwah lintas agama karena permintaan masyarakat dan pemerintah. Momentum ini dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para muballig untuk meningkatkan daya saing dakwah di era pencitraan media. Argumen dakwah lintas agama menjadi populis yang mengantarkan beberapa orang muballig meraih popularitas (kuntum khairah ummah ukhrijat linnas).
Kontestasi Retorika Islam Nusantara Dini Safitri
Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies Vol 11, No 2 (2017): Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies (Terakreditasi Sinta 2)
Publisher : Faculty of Da'wah and Communication, UIN Sunan Gunung Djati, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/idajhs.v11i2.1948

Abstract

This study aims to describe the contestation of Islamic Nusantara rhetoric in Social Media between two Islamic organizations in Indonesia. The first mass organization was NU as the creator of Islam Nusantara idea and HTI as the repudiation of Islam Nusantara idea. To obtain the description, the researchers used the theory of Gramsi to analyze the text contained in the official web of NU and HTI on Islam Nusantara. The results show that there is contestation between NU and HTI in producing Islamic Nusantara rhetoric in New Media. NU as the largest Islamic organization in Indonesia feels the need to develop the Islamic Nusantara model as a distinctive feature of Islam in Indonesia against the hegemony of radical Islamic values entering Indonesia. The intellectual elite of NU is also widely revealed in its text on the official web of NU, that radical Islamic values are also carried by other Islamic organizations such as HTI which is the international Islamic organization of the Middle East. Meanwhile, HTI elites also produce texts to reject Islam Nusantara because Islam is only one, and invites the Islamic community of Indonesia not to be divided.Penelitian ini bertujuan untuk mengambarkan kontestasi retorika Islam Nusantara di Media Sosial antara dua ormas Islam di Indonesia. Ormas pertama adalah NU sebagai pengusung gagasan Islam Nusantara dan HTI sebagai penolak gagasan Islam Nusantara. Untuk memperoleh gambaran tersebut, peneliti memakai teori dari Gramsi untuk menganalisa teks yang dimuat dalam web resmi NU dan HTI mengenai Islam Nusantara. Hasil penelitian menunjukan terdapat kontestasi antara NU dan HTI dalam memproduksi retorika Islam Nusantara di Media Baru. NU sebagai ormas Islam terbesar di Indonesia merasa perlu melakukan pengembangan model Islam Nusantara sebagai ciri khas dari Islam di Indonesia untuk melawan hegemoni dari nilai-nilai Islam radikal yang tengah memasuki Indonesia. Elit intelektual NU juga banyak mengungkapkan dalam teksnya di web resmi NU, bahwa nilai-nilai Islam radikal tersebut juga dibawa oleh ormas islam lain seperti HTI yang merupakan organisasi islam internasional dari Timur Tengah. Sementara itu, elit HTI juga memproduksi teks untuk menolak Islam Nusantara dikarenakan Islam itu hanya satu, dan mengajak masyarakat Islam Indonesia untuk tidak terpecah-belah
Pola Komunikasi Kyai dan Solidaritas Jamaah Arif Nurjaman
Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies Vol 10, No 2 (2016): Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies
Publisher : Faculty of Da'wah and Communication, UIN Sunan Gunung Djati, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/idajhs.v10i2.1082

Abstract

The purpose of this study was to determine the pattern of clerics communication with the Jamaat, communication patterns is more geared to the form and communication systems clerics in solidarity pilgrims and consistency of communications made clerics. This research was conducted by using the theory of communications, identity and solidarity theory. Using the paradigm of constructivism and sosilogis approach. The method used in this study is the case study method. Based on the analysis of the data in the field can be concluded that the communication patterns in solidarity Jamaat religious scholars are: (1) communication patterns of action, (2) communication patterns of interaction, and (3) communication patterns of transactions. Identity clerics influenced through personal communication layer, layer enactment, relational and communal, all forming a communication identity.
Pesan Dakwah Hasan Al-Banna dalam Buku Majmu’at al-Rasail M. Hanif Fuadi
Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies Vol 11, No 2 (2017): Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies (Terakreditasi Sinta 2)
Publisher : Faculty of Da'wah and Communication, UIN Sunan Gunung Djati, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/idajhs.v11i2.2418

Abstract

This article analyzes the message of Hasan al-Banna's preaching in the book Majmu'at al-Rasail relating to the aqeedah, sharia and morals. The study used critical discouse analysis method of Norman Fairclough with an emphasis on the background of the social situation until the message of da'wah was formulated. The results of the research show that the message of da'wah in the book Majmu'at al-Rasail can be explained, among others: the message of the faith in theological discourse, the message of sharia in the discourse of power and the moral message in the discourse of social relations. The monotheistic belief system must be able to provide the divine spirit in all dimensions of life. This spirit grows out of true, pure, clean faith from the element of shirk to God; the sharia system requires applicable law according to the teachings of Islam, focusing on a number of social and political problems that hit the country of Egypt after the destruction of the Ottoman Caliph which fell into British hands. The message of Hasan al-Banna's preaching was oriented towards reforming the living system which was damaged by colonialism and desirous of returning it to the Islamic system.Artikel ini menganalisis pesan dakwah Hasan al-Banna dalam buku Majmu’at al-Rasail yang berkaitan dengan akidah, syariah dan akhlak. Penelitian menggunakan metode analisis wacana kritis Norman Fairclough dengan penekanan pada latar situasi sosial sampai pesan dakwah terumuskan. Hasil penelitian menunjukkan pesan dakwah dalam  buku Majmu’at al-Rasail dapat  dijelaskan antara lain: pesan akidah dalam wacana teologi, pesan syariah dalam wacana kekuasaan dan pesan akhlak dalam wacana relasi sosial. Sistem keyakinan tauhid harus mampu memberikan semangat ketuhanan dalam segenap dimensi kehidupan. Semangat tersebut tumbuh dari akidah yang benar, murni, bersih dari unsur syirik kepada Allah; sistem syariah menghendaki hukum yang berlaku sesuai ajaran Islam, fokus pada sejumlah permasalahan sosial dan politik yang melanda negeri Mesir pasca kehancuran Khalifah Utsmaniyah yang jatuh ke tangan Inggris. Pesan dakwah Hasan al-Banna berorientasi pada pembenahan sistem kehidupan yang rusak karena penjajahan dan berhasrat mengembalikannya pada sistem Islam.
Dakwah Kiai Pesisiran: Aktivitas Dakwah Para Kiai di Kabupaten Lamongan Irzum Farihah; Ismanto Ismanto
Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies Vol 12, No 1 (2018): Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies (Terakreditasi Sinta 2)
Publisher : Faculty of Da'wah and Communication, UIN Sunan Gunung Djati, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/idajhs.v11i2.1907

Abstract

Da'wah has a very important position in building a religious understanding of society for the benefit of nowdays and hereafter life. This study aims to describe the activities of da'wah of kiai on the northern coast, especially Blimbing Village, Paciran District, Lamongan City, the majority of people work as fishermen and traders, who have a hard character. Research method This research uses qualitative approach with data collection technique through observation, interview and documentation from 2016 to 2017. Informants in this study are kiai and mad’u (Blimbing Village community). The analysis uses the Miles-Huberman model, in which the instrumental, value, affective, and traditional rationalities of Max Weber are intertwined with one another. Result of research: firstly, da'wah of kiai with bi al qaul of lecture method delivered through pulpit after prayer jamaah subuh. Second, the method of mauidhah hasanah and mujadalah is done with a personal approach through informal dialogue outside the pulpit. Third, bi al-af'al approach by da'i motivation giving mad’u in everyday life. Fourth, da’wah of al-kitabah by publishing periodic bulletins. From these various da'i approaches, he is able to provide changes in motivation and understanding of religion for coastal community.Dakwah mempunyai posisi yang sangat penting dalam membangun pemahaman beragama masyarakat untuk kepentingan kehidupan duniawi maupun ukhrowi. Riset ini bertujuan untuk melihat aktivitas dakwah para kiai di pesisir utara khususnya Desa Blimbing Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan, mayoritas masyarakat berprofesi sebagai nelayan dan pedagang, yang mempunyai karakter keras. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi pada tahun 2016-2017. Informan dalam penelitian ini adalah kiai dan mad’u (masyarakat desa Blimbing). Analisis data menggunakan model Miles-Huberman. Hasil penelitian menjelaskan bahwa, pertama, dakwah para kiai dengan bi al qaul yakni, pendekatan ceramah disampaikan melalui mimbar setelah jamaah shalat subuh. Kedua, metode mauidhah hasanah dan mujadalah dilaksanakan dengan pendekatan secara personal melalui dialog secara informal di luar mimbar. Ketiga, pendekatan bi al-af’al dengan memberikan motivasi para da’i kepada mad’u dalam kehidupan sehari-hari. Keempat, dakwah bi al kitabah dengan menerbitkan bulletin berkala. Dari berbagai pendekatan tersebut, da’i mampu memberikan perubahan dalam motivasi dan pemahaman beragama masyarakat pesisir Kabupaten Lamongan.
Pemberdayaan Usaha Kecil dan Mikro melalui Dana Zakat Produktif Danica Dwi Prahesti; Priyanka Permata Putri
Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies Vol 12, No 1 (2018): Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies (Terakreditasi Sinta 2)
Publisher : Faculty of Da'wah and Communication, UIN Sunan Gunung Djati, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/idajhs.v12i1.1905

Abstract

The problem of poverty and socio-economic inequality is still experienced by the Indonesian people, especially in the aspect of community income. To increase the income of the community, it is necessary to change the character of the consumptive society into a productive society. Zakat funds can be utilized for productive efforts to procure capital and / or infrastructure and facilities for mustahik so that they can improve the quality of the people. This study aims to see how the role of productive zakat funds as capital in influencing the increase in SME turnover given to the mustahik assisted by Rumah Zakat in 30 cities and 48 ICD regions in 2016. This type of quantitative research uses simple linear regression method with data sources derived from from the capital and turnover data of 1672 mustahik Rumah Zakat. The results showed that UKM assistance for Zakat Houses given to poor asnaf class beneficiaries was 91.26%, and capital had a strong relationship to turnover with a large influence of capital on turnover of 44.7% where a large model of capital influence on turnover was y' = 1,285,584,312 + 1,217x. Masalah kemiskinan dan ketimpangan sosial ekonomi masih dialami oleh rakyat Indonesia khususnya dalam aspek pendapatan masyarakat. Untuk meningkatkan pendapatan masyarakat perlu mengubah karakter dari masyarakat konsumtif menjadi masyarakat produktif. Dana zakat dapat didayagunakan untuk usaha produktif pengadaan modal dan/atau infrastruktur serta sarana kepada para mustahik sehingga bisa meningkatkan kualitas umat. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana peran dana zakat produktif sebagai modal dalam mempengaruhi peningkatan omzet UKM yang diberikan kepada para mustahik binaan Rumah Zakat di 30 kota dan 48 wilayah ICD pada tahun 2016. Penelitian dengan jenis kuantitatif ini menggunakan metode regresi linear sederhana dengan sumber data berasal dari data modal dan omzet 1672 mustahik Rumah Zakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bantuan UKM Rumah Zakat yang diberikan kepada penerima manfaat golongan asnaf miskin sebesar 91,26%, dan modal memiliki hubungan yang kuat terhadap omzet dengan besar pengaruh modal terhadap omzet sebesar 44,7% dimana model besar pengaruh modal terhadap omzet yaitu y’ = 1.285.584,312 + 1,217x.
Media Massa Melawan Teror: Analisis Framing pada Tajuk Koran Republika Kun Wazis
Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies Vol 11, No 2 (2017): Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies (Terakreditasi Sinta 2)
Publisher : Faculty of Da'wah and Communication, UIN Sunan Gunung Djati, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/idajhs.v11i2.1944

Abstract

This study aims to describe the view of mass media with the Islamic ideology of Republika in response to mass shooting incident by Stephen Craig Paddock (64 years) in Las Vegas United States on Sunday (1/10/2017) which killed 59 people and injured 500 people. This research uses qualitative method with framing analysis of Robert Entman model which produces four important things. First, the editorial (header) entitled "Irony Paddock, Irony Trump" affirms the attitude of Republika who called the Las Vegas tragedy an act of terror. Secondly, Republika constructed the United States president Donald Trump as a problem because of judging Paddock's brutal action as a casual shoot, not including terrorists. Thirdly, Republika rejects the double standard of Western countries, especially the US which does not mention terrorist acts because the perpetrators are not Muslim and not black. Fourthly, Republika offers a definition of terrorism as an act involving the use or attempts of sabotage, coercion, or violence that result in the death of the population in general. This research can be used as a discourse forming critical awareness in opposing the negative views of US superpower leaders who often impose the meaning of acts of terrorism with Islam and the Muslims.Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pandangan media massa berideologi Islam Republika dalam menyikapi peristiwa penembakan massal oleh Stephen Craig Paddock (64 tahun) di Las Vegas Amerika Serikat, Ahad (1/10/2017) yang menewaskan 59 orang dan melukai 500 orang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis framing model Robert Entman yang menghasilkan empat hal penting. Pertama, editorial (tajuk) berjudul “Ironi Paddock, Ironi Trump” menegaskan sikap Republika yang menyebut tragedi Las Vegas sebagai aksi teror. Kedua, Republika mengontruksikan presiden Amerika Serikat (AS) Donal Trump sebagai masalah karena menilai aksi brutal Paddock sebagai  penembakan biasa, bukan termasuk teroris. Ketiga, Republika menolak standar ganda negara Barat, terutama AS yang tidak menyebut tindakan teroris karena pelakunya bukan muslim dan tidak berkulit hitam. Keempat, Republika menawarkan definisi terorisme sebagai aksi yang melibatkan penggunaan atau upaya sabotase, pemaksaan, atau kekerasan yang mengakibatkan kematian populasi secara umum. Penelitian ini dapat dijadikan wacana pembentuk kesadaran kritis dalam melawan pandangan negatif pemimpin negara adidaya AS yang sering kali memaksakan makna aksi terorisme dengan Islam dan kaum muslimin.

Filter by Year

2002 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 19 No 2 (2025): Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies Vol 19 No 1 (2025): Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies Vol 18 No 2 (2024): Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies Vol 17, No 1 (2023): Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies Vol 16, No 2 (2022): Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies Vol 16, No 1 (2022): Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies Vol 15, No 2 (2021): Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies Vol 15, No 1 (2021): Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies Vol 14, No 2 (2020): Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies Vol 14, No 1 (2020): Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies Vol 13, No 2 (2019): Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies (Accreditated of Sinta 2) Vol 13, No 1 (2019): Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies (Accreditated of Sinta 2) Vol 12, No 2 (2018): Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies (Accreditated of Sinta 2) Vol 12, No 1 (2018): Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies (Terakreditasi Sinta 2) Vol 11, No 2 (2017): Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies (Terakreditasi Sinta 2) Vol 11, No 1 (2017): Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies (Terakreditasi Sinta 2) Vol 10, No 2 (2016): Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies Vol 10, No 1 (2016): Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies Vol 9 No 2 (2015): Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies Vol 9 No 1 (2015): Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies Vol 9, No 1 (2015): Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies Vol 8 No 2 (2014): Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies Vol 8 No 1 (2014): Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies Vol 6, No 2 (2012): Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies Vol 6, No 1 (2012): Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies Vol 5, No 18 (2011): Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies Vol 5, No 17 (2011): Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies Vol 5, No 16 (2010): Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies Vol 5, No 15 (2010): Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies Vol 4, No 14 (2009): Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies Vol 4, No 13 (2009): Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies Vol 4, No 12 (2008): Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies Vol 4, No 11 (2008): Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies Vol 1, No 1 (2002): Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies More Issue