Articles
166 Documents
PERANCANGAN BUSINESS CONTINUITY PLAN STUDI KASUS PRINTGILA
Gatot Budi Santoso;
Dealfinthy Gitarini
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Vol. 2 No. 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25105/pdk.v2i2.2471
Business Continuity Plan atau yang biasa disebut dengan Perencanaan Kontinuitas Bisnis adalah salah satu perencanaan yang harus dimiliki oleh setiap perusahaan karena setiap organisasi atau perusahaan pasti memiliki risiko maupun ancamannya tersendiri. BCP dibutuhkan untuk melengkapi dan memperkuat system sehingga dapat menjadi system yang handal. Beberapa tahapan perancangan BCP yang harus dikerjakan dimulai dari tahap risk assessment, business impact analysis, mitigations trategy development, BC development, training, testing, auditing, dan BC maintenance. BCP ini diharapkan berguna untuk meminimalkan segala dampak dan risiko dari suatu ancaman yang dapat terjadi, untuk menjaga kelangsungan suatu proses bisnis, terutama pada proses bisnis yang bersangkutan dengan bidang IT, dan meningkatkan kemampuan perusahaan untuk pemulihan saat terjadinya suatu bencana dan gangguan sesegera mungkin pada printgila.com. PrintGila adalah layanan cetak berbasis cloud yang pertama di Indonesia yang memiliki system fully automated dalam pengeksekusian perintah cetak yang mengintegrasikan cloud storage dengan mobile printing sehingga
Koperasi Limbah Pertanian: Strategi Pemanfaatan Limbah Yang Lestari Dan Berkelanjutan
Suryadi Pappa
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Vol. 3 No. 1 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25105/pdk.v3i1.2484
Seiring dengan upaya yang dilakukan dalam meningkatkan hasil pertanian dalam negeri, tanpa disadari telah berdampak besar terhadap pencemaran lingkungan. Limbah pertanian menjadi hasil dari pertanian yang dianggap tidak dibutuhkan sehingga dibiarkan begitu saja tanpa ada pengelolaan lebih lanjut, bila hal ini terus terjadiakan dapat mencemari lingkungan sekitar. Sejalan dengan itu, pendirian koperasi telah lama dikenal secara luas masyarakat sebagai lembaga swadaya dalam memenuhi kebutuhan akanmasyarakat, bersamaan dengan UMKM koperasi dibentuk untuk meningkatkan perekonomian nasional.Penelitian ini dilakukan secara deskriptif dan dianalisis secara kuanlitatif.Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan diketahui sejauh ini limbah pertanian belum diolah maksimal sehingga berdampak buruk terhadap lingkungan padahal limbah pertanian masih dapat dikelola guna meningkatkan kesejahteraan.Pelaksanaan/ pendirian koperasi membutuhkan kerjasama instansi terkait seperti Kementerian Pertanian dan Kementrian terkait, pihak UMKM, perbankan dan masyarakat sebagai pelaku koperasi yang bersatu padu dan terintegrasi untuk bersama – sama menguatkan sektoral koperasi limbah pertanian.Inovasi limbah pertanian: a) TaLim (Tabungan Limbah) b) KreLi (Kredit Limbah) c) OLi (Online Limbah) dan d) AsPer (Asuransi Pertanian) menjadi salah satu pendukung berjalannya sistem koperasi. sebuah koperasi khusus yang menangani limbah pertanian dapat menjadi kebijakan yang dapat ditempuh guna menanggulangi masalahlimbah pertanian.
Pengaruh Kolaborasi Rantai Pasok Terhadap Kinerja Keuangan Melalui Kinerja Logistik, Kinerja Operasional Dan Kepuasan Pelanggan (Studi Empiris Pada Perusahaan-Perusahaan Ritel Yang Beroperasi Di Indonesia)
Adhitya Suwanda;
Dadang Surjasa
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Vol. 3 No. 1 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25105/pdk.v3i1.2474
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kolaborasi rantai pasok terhadap kinerja logistik, kolaborasi rantai pasok terhadap kepuasan pelanggan, kolaborasi rantai pasok terhadap kinerja operasional, pengaruh kinerja logistik terhadap kepuasan pelanggan, kinerja operasional pada kepuasan pelanggan dan terakhir pengaruh kepuasan pelanggan terhadap kinerja keuangan pada perusahaan ritel di Indonesia.Penelitian ini bertujuan untuk meneliti secara lebih luas mengenai kolaborasi rantai pasok ke pengambil keputusan dari perusahaan ritel di Indonesia yang secara rutin bekerja sama dengan pemasok dalam menyediakan barang atau jasa kepada pelanggan. Penelitian ini secara empiris memeriksa tiga bentuk: perilaku, lingkungan dan teknologi pada kolaborasi rantai pasok.Penelitian ini merupakan studi kausal untuk mempelajari hubungan antar variabel terkait. Metode survei digunakan untuk mengumpulkan data dari karyawan perusahaan ritel. Sebanyak 133 responden berpartisipasi dalam survei online. Teknik analisis model persamaan struktural digunakan dalam menganalisis reliabilitas dan validitas data dalam model pengukuran dan menguji hubungan kausal antara konstruksi dalam model struktural.Temuan menunjukkan bahwa, kolaborasi rantai pasok mempengaruhi kinerja logistik dan kinerja operasional secara langsung. Selain itu, kinerja logistik dan kinerja operasional juga mempengaruhi kepuasan pelanggan secara langsung. Adapun, kolaborasi supply chain tidak memiliki pengaruh terhadap kepuasan pelanggan secara langsung, dan yang terakhir, kepuasan pelanggan memiliki pengaruh terhadap kinerja keuangan.Keterbatasan penelitian/implikasi dalam penelitian ini hanya diuji pada sudut pandang perusahaan ritel. Untuk mempelajari kolaborasi rantai pasok secara menyeluruh, penelitian selanjutnya harus memeriksa dari sudut pandang produsen dan juga pemasok.
GEOHYDROTHERMAL MODEL OF ARJUNO, WELIRANG AND PENANGGUNGAN VOLCANOES EAST JAVA, INDONESIA
Untung Sumotarto;
F. Hendrasto;
Wibagiyo Wibagiyo
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Vol. 2 No. 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25105/pdk.v2i1.2457
Indonesia is a country having a high geothermal energy potential. The geothermal energy in Java island, as a volcanic row island, has been explored and produced. One of the area that has not been produced is volcanic area around Arjuno, Welirang and Penanggungan (AWP) located in East Java. Geochemical survey has been performed to explore a more detailed objective in exploring the potential resource of geothermal energy of this area. Chemical and isotopic analysis shows the maturity level of waters taken from water springs in the area. The immature water from the water springs is interpreted coming mostly from meteoric water which flows quite fast forming water springs around the area. Geohydrothermally, the water flows through porous and permeable volcanic rocks that receive heat from igneous rocks existing together in the area. The igneous rocks are flowing heat conductively from magma below the AWP volcanoes.
Study Peningkatan Oil Recovery Pada Injeksi Surfaktan-Polimer Pada Batuan Karbonat
Masrin Damanik;
Sugiatmo Kasmungin;
Rahmat Sudibjo
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Vol. 3 No. 1 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25105/pdk.v3i1.2480
Tahapan pengembangan perolehan lapangan minyak memiliki tiga tahapan yaitu: primary reocovery, secondary recovery, dan tertiary recovery (Enhanced Oil Recovery). Penelitian menggunakan metode Enhanced Oil Recovery. Penelitian dengan menginjeksikan minyak atau paraffin kedalam batuan yang sudah disaturasi dengan larutan brine, kemudian batuan karbonat tersebut diinjeksikan dengan larutan surfaktan sehingga diperoleh oil recovery setelah diinjeksi dengan surfaktan, setelah itu, dilanjutkan dengan menginjeksikan dengan larutan polimer dan diperoleh oil recovery, selanjutnya dilakukan injeksi brine atau flushing untuk membersihkan minyak ataupun parutan yang masih tertinggal di dalam core. Percobaan dilakukan pada skala laboratorium dengan melakukan percobaan untuk mengetahui nilai oil recovery setelah diinjeksi dengan surfaktan dan polimer. Dari hasil penelitian diperoleh setelah menginjeksikan surfakan diperoleh oil recovery yang lebih besar dari pada oil recovery setelah injeksi polimer dan pada saat proses flushing tidak ada lagi minyak yang diperoleh sweep efficiency dan displacement efficiency.
PENGARUH MONOSODIUM GLUTAMAT SEBAGAI INHIBITOR TERHADAP KECEPATAN KOROSI DAN KARAKTERISTIK MIKROSTRUKTUR PADA BAJA AISI 1045 DENGAN MEDIA ASAM SITRAT DAN KALIUM HIDROKSIDA
Hernowo Widodo;
Rehab Laila
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Vol. 2 No. 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25105/pdk.v2i2.2467
Pengujian pengaruh konsentrasi MSG menggunakan metoda ini dilakukan dengan merendam baja AISI 1045dalam larutan pH asam sitrat 1000 ppm dan pH basa KOH 1000 ppm dengan menambahkan MSG dengan konsentrasi 0, 50 dan 100 ppm selama 50, 100 dan 150 jam. Pengujian dilakukan pada suhu ruang.Laju korosi yang dihasilkan dihitung menggunakan metode kehilangan berat.Data yang diperoleh dianalisis. Laju korosi tanpa inhibitor sebesar 1160 mpy dan penambahan inhibitor 50 dan 100 ppm laju korosinya semakin menurun 570 dan 199 mpy pada medium asam. Laju korosi tanpa inhibitor sebesar 2,07 mpy dan penambahan inhibitor 50 dan 100 ppm laju korosinya semakin menurun 1,44 dan 1 mpy pada medium basa. Berdasarkan hasil data dan morfologi permukaan baja AISI 1045 dengan alat SEM (Scanning Electron Mocroscope) penambahan MSG 100 ppm adalah yang paling bagus.
PERANAN Musca domestica SEBAGAI VEKTOR MEKANIK TELUR INFEKTIF Ascaris lumbricoides
Suriyani Tan;
Machrumnizar Machrumnizar
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Vol. 2 No. 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25105/pdk.v2i1.2454
Muscadomestica (house fly) is an insect that is considered useless by humans although they lived very close to humans. Breeding site of flies in human or animal waste, the rubbish, or unorganic objects that have decayed greatly support their role as mechanical vectors. More than 20 species of flies have been reported as an agent of gastrointestinal diseases. The purpose of this study is to examnine the role of houseflies as mechanical vectors Ascarislumbricoides’seggs.The research sample was 500 house flies (Muscadomestica) captured in the Legok area. Houseflies were trapped by fly trap containing rotten fish meat and then stored at a temperature of 4 degree celcius. The samples were divided into six groups according to the sampling areas, crushed and checked directly by using a light microscope. Ascarislumbricoides eggs are not found in all groups of samples. The study concluded that Muscadomestica is not a mechanical vector of infective eggs of Ascarislumbricoides in Tangerang City, Banten Province.
PENGARUH KEHADIRAN TEMBAGA TERHADAP LAJU KOROSI BESI TUANG KELABU
Dody Prayitno;
Asymar Fandusi Firdaus
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Vol. 3 No. 1 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25105/pdk.v3i1.2475
Blow hole merupakan salah satu contoh cacat pengecoran besi tuang kelabu. Jika masih masuk dalam toleransi produksi cacat blow hole biasanya di make up untuk memperbaiki performansi. Serbuk tembaga dapat digunakan untuk proses make-up cacat pengecoran. Dua logam berbeda dan terkontak didalam elektrolit akan menyebabkan terjadinya korosi galvanik pada salah satu logam. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh kehadiran tembaga (sebagai bahan make-up) pada laju korosi besi tuang kelabu. Metode penelitian untuk mengetahui laju korosi menggunakan metode kehilangan berat. Sampel direndam di larutan HCl 10 N selama 1008 jam. Berat sampel sebelum dan sesudah direndam dicatat. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa kehadiran logam tembaga sebagai bahan makeup meningkatkan laju korosi besi tuang kelabu.
PENGELOLAAN LANSEKAP VISUAL YANG BERKELANJUTAN DI KAWASAN WISATA BOGOR, PUNCAK, CIANJUR JAWA BARAT
Nur Intan Mangunsong;
Ina Krisantia;
Rustam Hakim;
Ida Bagus Rabindra
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Vol. 2 No. 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25105/pdk.v2i1.2458
Visual landscape is very important to promote a tourist destination. In Indonesia, the tourist area lost much of its visual appearance due to rapid development occurs. Therefore, the visual quality of the landscape need to be identified and quantified. The aim of this paper is to identify and to quantify the quality of the visual landscape in the tourist area of Bogor, Puncak Cianjur. This study uses a method Visual Resources Assessment Procedure (VRAP) (Richard C. Smardon, James F. Palmer, Alfred Knof and Kate Grinde, 1988), counting the total of visual elements such as water, vegetation, land surface, user activity as well as other considerations. The result of the calculation to get that Cisarua subdistrict has a high visual quality value, while the value of quality attraction Cibodas Botanical Garden has the highest value .Visual Landscape Management a). Visual Landscape management Zone a. Cipanas District entered in the class 1 category including preservation in the management class. b. Cisarua entered in the third class catergory including partial retention in the management class. b) Visual Resources Management Strategies a. Scenic management objective majority to protect the resourcesb. Scenic management strategy following the creteria
Penerapan Standar Fasilitas Parkir Untuk Difabel Di RSUD Pasar Minggu
Nadya Amanta;
Maria Immaculata Ririk W;
Sri Tundono
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Vol. 3 No. 1 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25105/pdk.v3i1.2481
Berdasarkan Permenkes Republik Indonesia No. 24 Tahun 2016, bangunan Rumah Sakit harus menyediakan fasilitas yang dapat di akses oleh difabel termasuk lanjut usia, pada kenyataanya fasilitas tersebut di beberapa Rumah Sakit belum terpenuhi, salah satunya Rumah Sakit tersebut adalah Rumah Sakit Pasar Minggu. Makalah ini mendeskripsikan penerapan standar fasilitas difabel di area parkir dan drop off di RSUD Pasar Minggu. Metode yang digunakan adalah metode deduktif kuantitatif.Variabel yang dikaji meliputi ketersediaan parkir difabel, signage, ram dan faktor yang mempengaruhi ketidak sesuaian terhadap standar.Hasil penelitian memperlihatkan bahwa di area parkir, signage, dan ram belum memenuhi standar.Fasilitas tersebut batu terpenuhi sekitar 33%.Hal ini dapat dikatakan bahwa pada nilai rata-rata 33% kondisi fasilitas area parkir kurang baik.Tujuan dari makalah ini adalah mendapatkan faktor yang mempengaruhi ketidaksesuaian terhadap standar.Standar persyaratan teknis fasilitas tersebut penting untuk keamanan dan kenyamanan bagi difabel.