cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH
Published by Universitas Trisakti
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 166 Documents
PROSPEKSI ENDAPAN BATUBARA DIDAERAH SENANING DAN SEKITARNYA,KABUPATEN SINTANG, KALIMANTAN BARAT Harry Pramudito; Denny S Djohor
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Vol. 2 No. 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pdk.v2i2.2468

Abstract

The need for coal as fuel in the industrial field still plays an important role, as evidenced by the increasing demand for coal with certain quality to date. The purpose of this research are: To know the availability of coal in the research area, to know the direction of coal deployment and its thickness, to know the prospect of coal in the research area. The expected target is to know the prospect of coal in the research area. By using survey method observation and observation field then correlation and analysis based on USGS method.According to Setyana, 2005 regional geology of research areas into the Ketungau Basin, so that the sedimentary rocks in it have the same deposition history on the Basin. The formation of a coal carrier is a formation of mites. Coal outcrops are very rare in research areas with average stance and slope N 45oE/12o. From the results of the correlation of several test wells and the analysis of outcrop data, the coal in the study area has a thickness between 5cm - 80cm, in some places in the form of lensis and in some other places in the form of ribbon.
INDUSTRI LAPIS LISTRIK OLEH KULTUR CAMPURAN MIKROALGA AIR TAWAR TERAMOBILISASI Mawar DS Silalahi; Astri Rinanti Nugroho; Melati Ferianita Fachrul,; Rositayanti Hadisoebroto; Laras Kurnia
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Vol. 2 No. 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pdk.v2i1.2453

Abstract

Research has conducted as an alternative form of advanced treatment in order to eliminate copper (Cu2+) heavy metal contained in electroplating industrial wastewater. The process is conducted biologically by utilizing the ability of mixed cultures of freshwater microalgae immobilized. The purpose of this study was to determine the removal efficiency for copper (Cu2+) using microalgae single and microalgae cultures mixed, determine the removal efficiency for copper (Cu2+) using mixed cultures microalgae which immobilized by alginate, and determine the influence of temperature and initial concentration of wastewater on the efficiency removal of copper metal (Cu2+) by mixed cultures of the immobilized microalgae. Microalgae are isolated from Setiabudi Reservoir, and purified in order to obtain Ankistrodesmus sp and Chlorella sp. These biosorbents then immobilized by adding alginate to form beads with a diameter of ± 0.5 cm. Artificial biosorbent cultivated in a growth medium Phovasoli Haematococcus Medium (PHM) in a series of batch cultures. The study consisted of three phases, namely the determination of biosorbent mobile and immobilized, optimization of temperature variations (25oC, 30oC and 35oC), and optimization of the initial concentration of wastewater (3 mg/l, 5 mg/l, 10 mg/ l, 15 mg/ l, and 15 mg l) at pH 4 and 120 minutes contact time. These used biosorbent was a single microalgae Ankistrodesmus sp and Chlorella sp and mixed cultures consisting of microalgae Ankistrodesmus sp and Chlorella sp with 1:1 ratio. The results prove that the removal efficiency for copper (Cu2+) by mixed cultures of microalgae was higher than either mobile or single immobilized. Copper (Cu2+) removal efficiency was proof depend on temperature process and the initial concentration of the wastewater. The optimal removal of copper (Cu2+) with immobilized biosorbent occurred at 30 °C with an initial concentration of waste by 17.808 mg /l with a value of 82.54% ± 0.11 for Ankistrodesmus sp; 83.66% ± 0.15 for Chlorella sp; and 86.39% ± 0.34 for a mixed cultures.
Penanganan Loss Dalam Operasi Drilling Pada Formasi Karbonat (Eq. Kujung) Pada Lapangan X Firman Aulia; A Q Keswani; A. Fadly; I.K. A.A Permana; R. Sari; G. Ageng; A. Miftah; D. Harwidyarso
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Vol. 3 No. 1 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pdk.v3i1.2476

Abstract

Permasalahan utama pada pemboran sumur pengembangan di Lapangan X Blok Cepu adalah loss circulation pada reservoir Karbonat Build Up Oligo-Miosen yang memiliki heterogenitas porositas dan permeabilitas yang cukup tinggi. Hal ini dapat berdampak kepada mundurnya target produksi Lapangan X yang di perkirakan mencapai 165,000 BOPD. Pemilihan material loss circulation yang tepat merupakan hal yang penting untuk mengatasi masalah tersebut. DOB2C merupakan material penanganan loss circulation yang paling efektif yang digunakan pada reservoir karbonat di Lapangan X. Material tersebut berbasis lumpur Water Base Mud System dan merupakan campuran dari Diesel Oil, Bentonite, dan Cement dengan komposisi perbandingan 1:1:2. DOB2C yang dipompakan kedalam lubang sumur akan menyumbat zona loss circulation, dimana pada saat DOB2C bercampur dengan lumpur pemboran didalam sumur dengan membentuk gel/slurry guna menutupi zona loss circulation. Penggunaan DOB2C ini mengakibatkan penanganan loss circulation dapat tertangani secara efektif dan efisien. Hal ini dapat dilihat dari waktu penyelesaian pemboran yang lebih cepat ± 30% dari yang diprogramkan. Selain itu juga formulasi DOB2C ini tidak merusak kualitas lubang pemboran dan properti reservoir (porositas dan permeabilitas). Pemilihan formula material yang tepat merupakan kunci dalam penanganan loss circulation pada reservoir karbonat di Lapangan X.
PENGARUH FAKTOR INTERNAL DAN PERSISTENSI LABAPADA PERATAAN LABA BANK BUMN DI INDONESIA Atik Djajanti
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Vol. 2 No. 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pdk.v2i2.2464

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor internal bank yang meliputi Capital Adequacy Ratio (CAR), Non-Performing Loan (NPL), Return On Assets (ROA), Net Interest Margin (NIM), Biaya Operasional/Pendapatan Operasional (BOPO) dan Loan to Deposit ratio (LDR) serta persistensi laba terhadap perataan laba (income smoothing). Periode pengamatan dilakukan selama 10 tahun, mulai tahun 2005 sampai dengan 2014.Analisis data menggunakanregresi logistic biner karena variabel dependentnya merupakan data nominal.Perataan laba diukur dengan indeks Echel.Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan faktor internal bank dan persistensi laba berpengaruh secara signifikan terhadap perataan laba, sedangkan secara parsial NPL, NIM dan LDR yang berpengaruh.Hal ini mengindikasikan bahwa risiko keuangan yang dihadapi perusahaan terkait dengan perataan laba.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT KENYAMANAN PASAR ANYAR DI KOTA TANGERANG Putri Wulan Eka Christi; Muhammad Ali Topan; Agus Budi Purnomo
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Vol. 3 No. 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pdk.v3i2.2989

Abstract

Pasar Anyar merupakan pasar tradisional terbesar yang berada di kota Tangerang. Pasar anyar memiliki luas 24.680 m2 dan berjumlah 3 lantai yang difungsikan sebagai kios dagang serta kantor pengelola pasar. Penurunan jumlah pengguna pasar baik dari segi pedagang maupun pengunjung cukup signifikan berdasarkan dari data PD Pasar kota Tangerang, sarana dagang aktif berjumlah 671 dari 1.596 pada lantai 1. sedangkan pada lantai 2 sarana dagang aktif berjumlah 117 dari 561. sehingga Penelitian ini perlu dilakukan untuk mecari faktor-faktor yang mempengaruhi kenyamanan pengguna pasar. Batas penelitian berupa kenyamanan fisik dan lingkungan dari segi arsitektural. Sehingga faktor yang dicakup pada penelitian ini berupa faktor pencahayaan, penghawaan, kelembaban, aroma, kebersihan, keindahan, kemudahan dan kerapihan. Metode kuantitatif merupakan metode yang digunakan untuk mengukur tingkat kenyamanan dari beberapa faktor tersebut. Hasil penelitian menyebutkan bahwa faktor aroma memiliki nilai terendah, diikuti oleh faktor penghawaan, keindahan, kebersihan, kerapihan, pencahayaan, kemudahan dan kelembaban. Penghawaan merupakan faktor dasar dari kenyamanan bangunan. Pengahwaan yang baik akan menghilangkan aroma yang tidak sedap. Aroma yang sedap dan penghawaaan yang sejuk dapat membuat pengguna pasar merasa nyaman, serta memiliki mood yang bagus untuk berbelanja dengan durasi yang cukup panjang.
PERANCANGAN MUSEUM BATIK INDONESIA DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR METAFORA (KASUS DESAIN: TAMAN MINI INDONESIA INDAH, JAKARTA) Hendro Hasari; Ali Topan; Agus Budi Purnomo
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Vol. 3 No. 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pdk.v3i2.2983

Abstract

Pembangunan museum di Indonesia mengalami kemajuan cukup pesat beberapa tahun belakangan ini. Hal ini berkaitan dengan peningkatan program Revitalisasi Museum dan Gerakan Nasional Cinta Museum. Oleh karena itu Pemerintah Daerah memprioritaskan perkembangan permuseuman di Indonesia baik secara kualitas dan kuantitas.Kerajinan batik merupakan kerajinan khas Indonesia sebagai warisan budaya lokal yang perlu dilestarikan. Bangunan museum batik yang di rencanakan dengan baik dan berdasarkan kriteria yang benar akan menghasilkan desain museum batik yang sesuai dengan kebutuhan pengguna.Tulisan ini merupakan upaya untuk membuat rumusan kriteria yang berguna untuk mengarahkan mahasiswa S1 ketika merancang museum batik. Data dan informasi sebagai bahan untuk menyusun rumusan kriteria yang berasal dari studi tipologi, studi eksisting dan studi preseden yang disintesakan kedalam sebuah model.
ANALISIS POTENSI PROMOSI PARIWISATA HALAL MELALUI E-MARKETING DI KEPULAUAN RIAU Yudhi Martha Nugraha
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Vol. 3 No. 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pdk.v3i2.2990

Abstract

Riau Islands is an area that is projected for the halal tourism development. E-marketing can develope halal tourism in this area. However, a lack of awareness of the potential of halal tourism makes this industry becoming less developed in these this area. The purpose of the E-marketing is analyzing the potential for halal tourism in riau islands. The method was used in this research is descriptive analysis by doing of interviews and questionnaires. Results of the study show that shari'a tourism in riau islands are potential. However, halal tourism is interpreted as religious tourism. For the development of halal tourism, E-marketing should play a role as a pillar of halal tourism in terms of planning, publicity, package, and determination of tourist destinations. Finally, halal tourism needs reconstruction on the guidelines of halal tourism can be our recommendations . These guidelines are important because it will become the standard for tourism stakeholders in defining the halal tourism.
PERANCANGAN, PEMBUATAN, DAN PENGUJIAN KOMPOR ENERGI MATAHARI PORTABEL TIPE PARABOLA KIPAS Mohammad Bayu Dwicaksono; Chalilullah Rangkuti
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Vol. 3 No. 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pdk.v3i2.2985

Abstract

Perancangan kompor energi matahari untuk keperluan rumah tangga menjadi pilihan untuk alat memasak alternatif untuk masyarakat Indonesia yang sedang mengalami krisis bahan bakar fosil yang semakin menipis. Dari penelitian sebelumnya, kompor energi matahari menggunakan bahan Aluminium foil dan plat Aluminium. Sehingga penelitian kali ini akan merubah desain kompor yang sebelumnya reflektor statis menjadi portabel dengan tipe parabola kipas berbahan plat Stainlees Steel Mirror 304. Proses pengujian dilakukan dengan menggunakan standarisasi American Society of Agricultural Engineers Standard (ASAE) S580. Hasil utama yang dicapai ialah terwujudnya sebuah purwa rupa kompor energi matahari yang portabel, desain mudah dirakit dan digunakan oleh seluruh kalangan usia. Selain itu pengujian ini berhasil mencapai suhu yang cukup memuaskan dalam waktu yang tidak begitu lama. Untuk Daya Masak Terstandarisasi dengan temperatur tertinggi 84 oC, Temperatur Stagnasi Terstandarisasi 84 oC, Waktu Pemanasan Sensibel Terstan-darisasi 4148,86 detik atau 69 menit, waktu Masak Tanpa Diawasi Terstandarisasi 10277,65 detik atau 171,30 menit. Untuk mendapatkan luas tangkapan sinar matahari seluas 1 m2 maka didapatkan dimensi kompor energi matahari dengan diameter reflektor sebesar 117 cm dengan fokus 13 cm, dan berat alat keseluruhan adalah 20 kg. Daya masak pun memenuhi standar yang berlaku sehingga kompor ini dapat digunakan untuk proses memasak sehari-hari dengan cuaca yang cerah dan cukup intensitas cahaya matahari.
ANALISIS FAKTOR PENYEBAB KETERLAMBATAN WAKTU PADA PEKERJAAN STRUKTUR ATAS PROYEK KONSTRUKSI Christopher Triarman; Jane Sekarsari
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Vol. 3 No. 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pdk.v3i2.2980

Abstract

Dalam pelaksanaan proyek konstruksi, keterlambatan waktu dapat terjadi dan tidak bisa diabaikan.Beberapa studi sebelumnya telah meneliti tentang keterlambatan proyek, namun belum ada yang membahas tentang keterlambatan waktu pada pekerjaan struktur bagian atas proyek konstruksi di daerah DKI Jakarta.Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor penyebab keterlambatan waktu pekerjaan struktur.Penelitian dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada para praktisi lapangan proyek konstruksi di DKI Jakarta.Sebanyak 44 kuesioner telah disebarkan kepada responden.Jumlah kuesioner yang terkumpul kembali sebanyaksebesar 88.6%.Analisis data menggunakan metode analisis faktor, uji validitas dan uji reliabilitas.Analisis faktor meliputi perhitungan nilai Kaiser-Meyer Oikin (KMO) and Bartlett’s Test, Measure of Sampling Adequacy, dan Rotated Component Matrixa.Dari hasil analisis faktor, didapatkan tiga Kelompok faktor penyebab keterlambatan yaitu kelompok factor. Pemeringkatan menunjukkan bahwa urutan faktor sebagai penyebab keterlambatan waktu pekerjaan struktur bagian atas adalah pertama : faktor jumlah tulangan yang tidak sesuai desain, urutan kedua adalah faktor kualitas material yang digunakan kurang baik, urutan ketiga adalah faktor kurangnya pengetahuan tentang karakterbahan, urutan keempat adalah faktor kesalahan dalam prosedur kerja, dan urutan kelima adalah faktor pekerja kurang pengetahuan.
HUBUNGAN ANTARA STATUS GIZI DENGAN KADAR ASAM URAT DARAH PADA LANSIA Onny Hernik Saputro; Husnun Amalia
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Vol. 3 No. 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pdk.v3i2.2987

Abstract

Setiap tahun prevalensi gout meningkat di seluruh dunia. Sehingga diperlukan upaya untuk dapat mendeteksi hiperurisemia lebih awal agar dapat mencegah terjadinya gout dan manifestasi klinis yang lebih berat. Selain asupan tinggi purin, peningkatan berat badan dan bertambahnya usia merupakan faktor resiko meningkatnya kadar asam urat. Semakin gemuk dan semakin tua seseorang kemungkinan akan dapat meningkatkan kadar asam urat. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara status gizi dengan kadar asam urat darah pada lansia. Penelitian ini merupakan studi analitik observasional dan desain potong lintang dengan 58 sampel lansia di Jakarta Barat. Hasil penelitian menunjukkan 9 orang dengan status gizi kurus memiliki kadar asam urat yang normal. Sedangkan pada 34 orang dengan status gizi normal terdiri dari 20 orang memiliki kadar asam urat normal dan 14 orang sisanya memiliki kadar asam urat tinggi, 15 responden dengan status gizi gemuk terdiri dari 4 orang memiliki kadar asam urat normal dan 11 orang sisanya memiliki kadar asam urat tinggi. Hasil uji statistik chi-square menunjukkan bahwa adanya hubungan yang bermakna antara status gizi dengan kadar asam urat darah pada lansia (p = 0,002).

Page 4 of 17 | Total Record : 166