cover
Contact Name
Cecep Anwar Hadi Firdos Santosa
Contact Email
jppm@untirta.ac.id
Phone
+6285939932121
Journal Mail Official
jppm@untirta.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Ciwaru No 25 Kota Serang
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
JPPM (JURNAL PENELITIAN DAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA)
ISSN : 19793545     EISSN : 2528628X     DOI : http://dx.doi.org/10.30870/jppm.v15i2
Core Subject : Education,
The Journal invites original research articles and not simultaneously submitted to another journal or conference. The whole spectrum of research in mathematics education are welcome, which includes, but is not limited to the following topics: Design/Development Research in Mathematics Education Educational design research is perceived as the systematic study of designing, developing and evaluating educational interventions (programs, teaching-learning strategies, and materials, products, systems) as solutions to such problems. It also aims at advancing our knowledge about the characteristics of these interventions and the processes to design and develop them. Authors could submit their work, either a validation study or a development study in mathematics education, with a comprehensive description and analysis of every stage. Mathematics Ability Mathematics ability refers to the ability (a human construct) to obtain, to process, and to retain mathematical information (cognitive) and to solve mathematics problems (pragmatic). To maintain the focus of this journal, the scope of mathematics ability includes the following abilities: reasoning, connection, communication, representation, and problem-solving. A paper is eligible for this topic if it comprehensively discusses those abilities. Affects in Mathematics Teaching and Learning The scope deals with a basic question, how mathematics-related affects contribute to the teaching and learning of mathematics? The affects in mathematics education can be various topics such as application of models and approaches mathematics learning, beliefs, emotions, self-efficacy, confidence, motivations, identity, mathematics anxiety, etc. ICT in Mathematics Education The advance of information and communication technology (ICT) has been the concern of all human life, including in education. When all students use technology, education must be the first one to utilize it for the sake of effectiveness and attractiveness.
Articles 268 Documents
PENGARUH GAYA BERPIKIR TERHADAP KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS MAHASISWA Gelar Dwi Rahayu; Firdausi Firdausi
JPPM (Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika) Vol 9, No 2 (2016): JPPM (Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika) Volume 9 Nomor 2 Agustus 20
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.352 KB) | DOI: 10.30870/jppm.v9i2.999

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui secara empiris apakah terdapat pengaruh dari gaya berpikir terhadap kemampuan koneksi matematis mahasiswa di jurusan pendidikan matematika FITK UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada tahun 2013. Mahasiswa memiliki kecenderungan yang berbeda dalam menerima dan mengolah atau menyusun kembali informasi yang disebut dengan gaya berpikir. Ada empat gaya berpikir yaitu sekuensial konkrit, sekuensial abstrak, acak konkrit, dan acak abstrak.  Jenis gaya berpikir tersebut memiliki perbedaan dalam mempersepsikan masalah matematika dan mengolah atau menyusun logika-logika matematika untuk menyelesaikan masalah matematika. Berkaitan dengan kemampuan mahasiswa, jenis gaya berpikir dapat memberikan pengaruh berbeda-beda khususnya terhadap kemampuan koneksi matematis mahasiswa. Mahasiswa yang memiliki gaya berpikir abstrak, baik sekuensial abstrak atau acak abstrak akan memahami matematika melalui pembuktian matematika secara logis dengan cara menghubungkan atau membuat koneksi dari satu konsep ke konsep lain dalam matematika, sedangkan mahasiswa yang memiliki gaya berpikir konkrit akan memahami matematika melalui koneksi dari konsep matematika ke dalam konteks kehidupan sehari-hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa pada jurusan matematika semester V memiliki jenis gaya berpikir yang berbeda, namun perbedaan gaya berpikir tidak menyebabkan adanya perbedaan kemampuan koneksi matematik mahasiswa, hal ini diduga terdapat faktor lain yang dapat mengurangi bahkan dapat menghilangkan kecenderungan fungsi gaya berpikir mahasiswa terhadap kemampuan mahasiswa. Salah satu faktornya adalah motivasi berprestasi yang ditunjukkan oleh mahasiswa. Kata Kunci: Gaya Berpikir, Koneksi Matematis
MODEL PEMBELAJARAN MATEMATIKA KNISLEY UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEPTUAL MATEMATIS SISWA SMP Wieka Septiyana; Heni Pujiastuti; Ihsanudin Ihsanudin
JPPM (Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika) Vol 9, No 1 (2016): JPPM (Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika) Volume 9 Nomor 1 Februari 2
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (592.912 KB) | DOI: 10.30870/jppm.v9i1.989

Abstract

Tujuan  utama penelitian ini untuk menyelidiki pencapaian dan peningkatan kemampuan pemahaman konseptual matematis siswa baik yang mendapat pembelajaran dengan model pembelajaran matematika Knisley (MPMPK) maupun dengan model pembelajaran langsung. Metode penelitian yang digunakan adalah menggunakan metode campuran (mixed methods) dengan model penggabungan kuantitatif dan kualitatif. Desain penelitian yang digunakan yaitu concurrent embedded design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 6 Kota Serang dengan sampelnya siswa kelas VIII A dan B. Peneliti menerima keadaan subjek penelitian seadanya dan sampel dipilih dengan teknik purposive sampling. Analisis data kuantitatif dalam penelitian ini dengan menggunakan uji-t dan Mann-Whitney. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa pencapaian dan peningkatan kemampuan pemahaman konseptual matematis siswa yang mendapatkan pembelajaran MPMK lebih baik daripada siswa yang mendapatkan pembelajaran langsung.
STUDI KUANTITATIF: PERUBAHAN KEYAKINAN MAHASISWA TENTANG MATEMATIKA SEBELUM DAN SAAT KULIAH DI POLITEKNIK Arif Rahman Hakim; Ipung Yuwono; Subanji Subanji; Swasono Raharjo
JPPM (Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika) Vol 9, No 1 (2016): JPPM (Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika) Volume 9 Nomor 1 Februari 2
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.625 KB) | DOI: 10.30870/jppm.v9i1.980

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan keyakinan mahasiswa tentang matematika dari sebelum kuliah hingga saat kuliah di Politeknik. Juga untuk mengetahui hubungan keyakinan tersebut dengan kinerja matematika. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif ditambah dengan sedikit pengambilan data kualitatif. Sampel sebanyak 71 mahasiswa diambil secara acak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keyakinan mahasiswa tentang matematika baik sebelum maupun saat kuliah di Politeknik adalah “positif rendah”. Mayoritas mahasiswa (84,5%) keyakinannya tentang matematika berubah. Juga keyakinan tersebut berkorelasi positif dengan kinerja matematika, pada tingkat signifikansi 1% dan koefisien korelasi Pearson 0.474.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PENILAIAN KOGNITIF DAN AFEKTIF PADA POKOK BAHASAN SEGIEMPAT KELAS VII SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Eva Juliandita; Sri Rezeki; Andoko Ageng Setyawan
JPPM (Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika) Vol 9, No 2 (2016): JPPM (Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika) Volume 9 Nomor 2 Agustus 20
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.559 KB) | DOI: 10.30870/jppm.v9i2.1004

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat penilaian kognitif dan afektif pada pokok bahasan segiempat siswa kelas VII Sekolah Menengah Pertama. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang dilaksanakan pada bulan Desember 2014 - Januari 2015. Sedangkan pengambilan data pada penelitian ini diambil pada bulan Januari 2015. Subjek penelitian ini adalah perangkat penilaian kognitif dan afektif pada pokok bahasan segiempat yang sesuai dengan tuntutan Kurikulum 2013. Parameter yang diukur adalah tingkat validitas dan efektivitas perangkat. Analisis data dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif dari validasi dosen dan keterbacaan soal oleh 6 siswa kelas IX yang telah menerima materi segiempat serta analisis kuantitatif dari hasil pengolahan angket validasi dan hasil belajar siswa yang dilakukan sebanyak 4 kali pertemuan pada kelas VII2 SMP Muhammadiyah 2 Pekanbaru, maka diperoleh tingkat efektivitas yaitu dari perbandingan banyaknya siswa yang tuntas dengan jumlah siswa yang hadir (dinyatakan dalam persen). Tingkat efektivitas yang dicapai pada penilaian kognitif berkisar (22% - 88%) dan efektivitas penilaian afektif berkisar (14% - 96%). Setelah direvisi, maka didapat produk akhir perangkat penilaian kognitif dan afektif pada pokok bahasan segiempat siswa kelas VII Sekolah Menengah Pertama yang teruji kevaliditasnya dan keefektivitasnya. Kata Kunci : Penilaian Kognitif, Penilaian Afektif dan Kurikulum 2013
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR UNTUK PENINGKATAN KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS MAHASISWA CALON GURU MATEMATIKA Aan Subhan Pamungkas; Yuyu Yuhana
JPPM (Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika) Vol 9, No 2 (2016): JPPM (Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika) Volume 9 Nomor 2 Agustus 20
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.506 KB) | DOI: 10.30870/jppm.v9i2.995

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan belum adanya bahan ajar untuk peningkatan kemampuan penalaran matematis bagi mahasiswa calon guru matematika sekolah menengah. Mengingat kemampuan penalaran tersebut sangat diperlukan untuk menarik kesimpulan atas permasalahan matematis, maka dirancanglah bahan ajar yang dapat mengembangkan kemampuan  bernalar mahasiswa. Produk dari penelitian ini adalah menghasilkan bahan ajar dalam bentuk lembar kerja mahasiswa. Metode yang digunakan adalah menggunakan penelitian pengembangan dengan model 4D, yaitu meliputi: (1) Define, pada tahapan ini pengembang melakukan analisis masalah dan potensi; (2) Design, pada tahap ini pengembang membuat produk awal (prototype) atau rancangan produk yang disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi yang ada; (3) Development, pada tahap ini kegiatan yang dilakukan dibagi kedalam dua kegiatan yaitu: expert appraisal dan developmental testing; (4) Disseminate, pada tahap ini kegiatan yang dilakukan adalah validation testing. Adapun hasil dari uji coba ahli menunjukkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan termasuk kedalam kategori baik dan layak (80%) digunakan untuk sumber pendukung perkuliahan. Kata Kunci: Kemampuan Penalaran, Bahan Ajar
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MATEMATIKA LEVEL IGCSE BERBASIS TUGAS TERSTRUKTUR BAGI MAHASISWA CALON GURU MATEMATIKA Prahesti Tirta Safitri
JPPM (Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika) Vol 9, No 1 (2016): JPPM (Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika) Volume 9 Nomor 1 Februari 2
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (655.226 KB) | DOI: 10.30870/jppm.v9i1.985

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya ketersedian bahan ajar matematika berbahasa inggris khususnya pada level IGCSE bagi mahasiswa program studi pendidikan matematika. Sesuai dengan tuntutan globalisasi dimana calon guru matematika harus siap bersaing untuk mengajar di sekolah manapun baik yang menggunakan kurikulum nasional, maupun internasional. Dengan begitu kemampuan bahasa inggris mahasiswa calon guru dalam pelajaran matematika sangat perlu untuk ditingkatkan. Hal tersebut merupakan alasan bahwa perlu adanya pengembangan bahan ajar matematika level IGCSE. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang akan menghasilkan bahan ajar berbasis tugas terstruktur. Metode penelitiannya menggunakan metode pengembangan yaitu meliputi (1) Concept, pada tahapan ini pengembang mengidentifikasi masalah yang berkaitan dengan pembelajaran matematika dengan bahasa inggris dan membuat rencana pembuatan bahan ajar sesuai dengan masalah tersebut; (2) Design, pada tahap ini pengembang mengemas bahan ajar sejelas mungkin sesuai dengan karakteristik mahasiswa; (3) Collecting of materials, pada tahapan ini pengembang menyiapkan materi yang sesuai dengan materi matematika level IGCSE; (4) Assembly dan uji coba, pada tahapan ini pengembang mendesain bahan ajar sesuai dengan materi yang telah disiapkan, setelahnya dilakukan uji coba kepada ahli. Adapun hasil dari uji coba ahli menunjukkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan termasuk ke dalam kategori sangat baik dan layak digunakan untuk sumber pendukung perkuliahan.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA MELALUI METODE PEMBELAJARAN METODE INKUIRI BERBANTUAN SOFTWARE ALGEBRATOR Vara Nina Yulian
JPPM (Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika) Vol 9, No 1 (2016): JPPM (Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika) Volume 9 Nomor 1 Februari 2
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.55 KB) | DOI: 10.30870/jppm.v9i1.976

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis serta sikap siswa terhadap pembelajaran matematika dengan metode inkuiri berbantuan software Algebrator. Desain penelitian ini adalah desain kelompok kontrol non-ekuivalen yang melibatkan dua kelompok, yakni satu kelompok eksperimen dan satu kelompok kontrol. Kelas eksperimen diberikan berupa pembelajaran dengan metode inkuiri berbantuan software Algebrator dan kelas kontrol diberi pembelajaran dengan metode konvensional. Populasi penelitian ini adalah siswa/i kelas VIII SMP Negeri 7 Bandung, dengan sampel penelitiannya dipilih dua kelas VIII SMP Negeri 7 Bandung, Provinsi Jawa Barat. Sesuai dengan desain yang digunakan dipilih dua kelas untuk kemudian dijadikan sebagai kelas eksperimen dan kelas kontrol. Instrumen yang digunakan terdiri dari soal tes kemampuan pemecahan masalah matematis serta angket skala sikap siswa. Secara keseluruhan hasil penelitian ini memberikan kesimpulan bahwa peningkatan pemecahan masalah matematis siswa yang pembelajarannya dengan metode inkuiri berbantuan software Algebrator lebih baik daripada siswa yang mendapat pembelajaran dengan metode konvensional. Pada kelompok siswa yang pembelajarannya menggunakan metode inkuiri berbantuan software Algebrator secara umum siswa memberikan tanggapan dan sikap positif terhadap pembelajaran dengan metode inkuiri berbantuan software Algebrator.
PENERAPAN PROGRAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA DISKRIT BERBASIS AKTIVITAS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS MAHASISWA Rika Mulyati Mustika Sari
JPPM (Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika) Vol 9, No 2 (2016): JPPM (Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika) Volume 9 Nomor 2 Agustus 20
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.323 KB) | DOI: 10.30870/jppm.v9i2.1009

Abstract

Penalaran dalam matematika merupakan kemampuan yang sangat penting, ini dikarenakan dalam setiap menyelesaikan masalah memerlukan suatu penalaran yang baik. Dengan penalaran yang baik mahasiswa akan lebih mudah menemukan solusi-solusi yang tepat hingga tujuan akhir tercapai. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran berbasis aktivitas untuk meningkatkan kemampuan penalaran mahasiswa calon guru. Di samping itu penelitian ini menggali pula pendapat mahasiswa terhadap model pembelajaran berbasis aktivitas. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa semester VI Prodi Matematika Universitas Singaperbangsa Karawang. Dengan subyek sampel penelitian mahasiswa Semester VI yang dipilih dua dari enam kelas secara acak. Dari dua kelas yang dipilih, secara acak dipilih juga kelas eksperimen dan kelas kontrol. Instrumen terdiri dari tes berupa soal uraian yang memerlukan penalaran dalam penyelesaiannya dan non tes berupa skala sikap dalam bentuk skala Likert, Skala tersebut menggali pendapat siswa pada aspek minat, aspek kesungguhan dan aspek manfaat terhadap pembelajaran berbasis aktivitas. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen dengan disain pretest-posttest-control group design. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah pembelajaran berbasis aktivitas sedangkan variabel terikatnya kemampuan penalaran matematika dan pendapat mahasiswa. Hasil penelitian menunjukan kemampuan penalaran mahasiswa yang pembelajarannya diperoleh dari model pembelajaran berbasis aktivitas lebih baik daripada pembelajarannya dengan cara biasa. Selain itu, sebagian besar siswa berpendapat positif terhadap penerapan model pembelajaran berbasis aktivitas. Kata kunci: Pembelajaran Berbasis Aktivitas, Penalaran Matematik.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ASSURANCE, RELEVANCE, INTEREST, ASSESSMENT, SATISFACTION DENGAN STRATEGI ACTIVE LEARNING TIPE INDEX CARD MATCH TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIK SISWA SMA Frasticha Frasticha; Maman Fathurrohman; Ihsanudin Ihsanudin
JPPM (Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika) Vol 9, No 2 (2016): JPPM (Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika) Volume 9 Nomor 2 Agustus 20
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.736 KB) | DOI: 10.30870/jppm.v9i2.1000

Abstract

Pemecahan masalah merupakan kegiatan matematika yang sulit baik dalam mempelajari maupun mengajarkannya, sehingga diperlukan adanya suatu model pembelajaran yang dapat memberikan pengaruh positif terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa. Salah satu model pembelajaran yang dapat digunakan yaitu model pembelajaran ARIAS dengan strategi active learning tipe ICM. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) model pembelajaran ARIAS dengan strategi active learning tipe ICM berpengaruh terhadap kemampuan pemecahan masalah matematik siswa SMA; (2) Sikap siswa terhadap pembelajaran matematika menggunakan model pembelajaran ARIAS dengan strategi active learning tipe ICM. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA 1 dengan jumlah 38 siswa sebagai kelas kontrol dan XI IPA 2 dengan jumlah 39 siswa sebagai kelas eksperimen di SMAN 19 Kabupaten Tangerang pada tahun ajaran 2015-2016. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian eksperimen dengan adalah desain kuasi eksperimen dengan bentuk Nonequivalent Control Group serta Cluster Sampling sebagai teknik pengambilan sampel. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan SPSS Statistics Version 22. Hasil penelitian :(1) model pembelajaran ARIAS dengan strategi active learning tipe ICM berpengaruh terhadap kemampuan pemecahan masalah matematik siswa SMA dan memberikan pengaruh yang positif; (2) sikap siswa positif terhadap model pembelajaran ARIAS dengan strategi active learning tipe ICM. Kata Kunci: Assurance Relevance Interest Assessment Satisfaction, Index Card Match, Kemampuan Pemecahan Masalah
PENGEMBANGAN LKS PEMECAHAN MASALAH KAIDAH PENCACAHAN DENGAN PENDEKATAN METAKOGNITIF UNTUK SMA KELAS XI Risnawati Risnawati; Wahyunur Mardianita; Hernety Hernety
JPPM (Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika) Vol 9, No 1 (2016): JPPM (Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika) Volume 9 Nomor 1 Februari 2
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.955 KB) | DOI: 10.30870/jppm.v9i1.991

Abstract

Pembelajaran sebaiknya mengarahkan siswa agar mampu menyelesaikan permasalahan yang diberikan, salah satu upaya mengarahkan siswa yaitu dengan memberikan pertanyaan metakognitif. Pertanyaan metakognitif tersebut meliputi pertanyaan pemahaman, pertanyaan strategi, pertanyaan koneksi, dan pertanyaan refleksi. Pembelajaran metakognitif yaitu membimbing siswa untuk memahami suatu informasi yang diterima kemudian menilai pemahaman mereka sendiri, menghitung berapa waktu yang diperlukan untuk belajar dalam mempelajari sesuatu dan memilih rencana yang efektif untuk belajar atau memecahkan suatu masalah. Masalah matematika sangat beragam, dan yang dibahas adalah matematika aplikatif yaitu masalah yang biasa terjadi dalam kehidupan sehari-hari siswa, seperti masalah yang ada dalam materi kaidah pencacahan yaitu kombinasi dan permutasi. Maka, perlu dirancang suatu kumpulan soal yang membimbing siswa dalam memahami masalah kombinasi dan permutasi, sehingga memudahkan siswa dalam memahami materi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan LKS materi Kaidah Pencacahan yang membahas masalah kombinasi dan permutasi dengan pendekatan metakognitif yang valid, praktis dan mempunyai efek potensial terhadap kemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah. Penelitian ini terdiri dari dua tahapan yaitu pleminary dan formative evaluation. Pada tahap pleminary dilakukan analisis LKS sebagai hasil desain bahan ajar. Pada tahap formative evaluation dilakukan Self Evaluation, Prototyping (expert review, one-to-one, dan small group), Field Test untuk memperoleh LKS yang valid, praktis, dan efektif. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa LKS materi Kaidah Pencacahan menggunakan pendekatan metakognitif  yang telah dikembangkan memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif.

Page 3 of 27 | Total Record : 268


Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 18, No 2 (2025): JPPM (Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika) Volume 18 Nomor 2 Agustus Vol 18, No 1 (2025): JPPM (Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika) Volume 18 Nomor 1 Februari Vol 17, No 2 (2024): JPPM (Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika) Volume 17 Nomor 2 Agustus Vol 17, No 1 (2024): JPPM (Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika) Volume 17 Nomor 1 Februari Vol 16, No 2 (2023): JPPM (Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika) Volume 16 Nomor 2 Agustus Vol 16, No 1 (2023): JPPM (Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika) Volume 16 Nomor 1 Februari Vol 15, No 2 (2022): JPPM (Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika) Volume 15 Nomor 2 Agustus Vol 15, No 1 (2022): JPPM (Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika) Volume 15 Nomor 1 Februari Vol 14, No 2 (2021): JPPM (Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika) Volume 14 Nomor 2 Agustus Vol 14, No 1 (2021): JPPM (Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika) Volume 14 Nomor 1 Februari Vol 13, No 2 (2020): JPPM (Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika) Volume 13 Nomor 2 Agustus Vol 13, No 1 (2020): JPPM (Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika) Volume 13 Nomor 1 Februari Vol 12, No 2 (2019): JPPM (Jurnal Penelitian Pembelajaran Matematika) Volume 12 Nomor 2 Agustus 2019 Vol 12, No 1 (2019): JPPM (Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika) Volume 12 Nomor 1 Februari Vol 11, No 1 (2018): Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika Volume 11 Nomor 1 Februari 2018 Vol 11, No 2 (2018): JPPM (Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika) Volume 11 Nomor 2 Agustus Vol 11, No 1 (2018): JPPM (Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika) Volume 11 Nomor 1 Februari Vol 10, No 1 (2017): Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika Volume 10 Nomor 1 Februari 2017 Vol 10, No 2 (2017): JPPM (Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika) Volume 10 Nomor 2 Agustus Vol 10, No 1 (2017): JPPM (Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika) Volume 10 Nomor 1 Februari Vol 9, No 1 (2016): Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika Volume 9 Nomor 1 Februari 2016 Vol 9, No 2 (2016): JPPM (Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika) Volume 9 Nomor 2 Agustus 20 Vol 9, No 1 (2016): JPPM (Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika) Volume 9 Nomor 1 Februari 2 More Issue