cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus)
ISSN : 25411462     EISSN : 25491717     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus) publishes the research relate to the development of social studies and Overseas Education as a form of intellectual property. This journal is published 2 times a year in February and August.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2020)" : 10 Documents clear
PROGRAM PENDIDIKAN KECAKAPAN HIDUP (LIFESKILLS) SEBAGAI STRATEGI INTERVENSI DALAM PERSPEKTIF PEMBANGUNAN SOSIAL DI INDONESIA Ani Retno Dumilah; Ety Rahayu
Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus) Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : FKIP Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/e-plus.v5i2.9250

Abstract

PROGRAM PENDIDIKAN KECAKAPAN HIDUP (LIFESKILLS) SEBAGAI STRATEGI INTERVENSI DALAM PERSPEKTIF PEMBANGUNAN SOSIAL DI INDONESIA1Ani Retno Dumilah, 2Ety Rahayu Program Pascasarjana Ilmu Kesejahteraan SosialFakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat ani_gemini01@yahoo.com  etyrahayu9@gmail.com ABSTRAKStudi ini bertujuan untuk melihat gambaran program pendidikan kecakapan hidup (Life Skills) berbasis vokasi di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebagai bentuk intervensi makro dalam perspektif pembangunan sosial di Indonesia. Studi yang dilakukan adalah studi kepustakaan dengan teknis analisis data deskriptif kualitatif untuk mendapatkan gambaran program secara mendetail. Data yang digunakan adalah data sekunder yang berasal hasil evaluasi program di Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan dan juga Badan Pusat Statistik, digabungkan dengan data implementasi program.  Hasil dari studi ini adalah program ini merupakan kebijakan (produk sosial) yang disusun sebagai strategi intervensi pemerintah dengan pelibatan masyarakat sebagai agen perubahan dari kalangan akademisi dan praktisi.  Program Pendidikan Kecakapan Hidup berbasis vokasi yang diselenggarakan dalam bentuk program pendidikan kecakapan kerja dan pendidikan kecakapan wirausaha telah menggambarkan sebuah program pembangunan sosial.  Pengimplementasiannya berorientasi pada pemberdayaan peserta dan terfokus pada peningkatan kompetensi berupa pengetahuan (knowledge), keterampilan (skill) dan sikap (attitude). Program telah diimplementasikan mengarah pada pembangunan sosial dan ekonomi.  Hal tersebut terlihat dari 5 jenis keterampilan yang paling banyak diminati para peserta program, yakni jenis otomotif dan layanan jasa, komputer dan desain grafis, menjahit, tata rias dan seni kreatif. Kelima jenis keterampilan tersebut merupakan jenis keterampilan yang mampu membekali peserta dengan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri dan juga dunia wirausaha yang saat ini sedang berkembang, hal tersebut secara tidak langsung dapat meningkatkan kesejahteraan sosial. Kata Kunci: Program Pendidikan Kecakapan Hidup, Strategi Intervensi, Pembangunan Sosial
RELEVANSI PENYELENGGARAAN KURSUS OTOMOTIF TERHADAP KEBUTUHAN BELAJAR PEMUDA PUTUS SEKOLAH DI DESA SILEBU KECAMATAN KRAGILAN Refi Septiana; Ila Rosmilawati; Syadeli Hanafi
Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus) Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : FKIP Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/e-plus.v5i2.9255

Abstract

RELEVANSI PENYELENGGARAAN KURSUS OTOMOTIF TERHADAP KEBUTUHAN BELAJAR PEMUDA PUTUS SEKOLAH DI DESA SILEBU KECAMATAN KRAGILAN1Refi Septiana, 2Ila Rosmilawati, 3Syadeli Hanafi 123 Pendidikan NonformalFakultas Keguruan Dan Ilmu PendidikanUniversitas Sultan Ageng Tirtayasa1refiseptiana97@gmail.com 2irosmilawati@untirta.ac.id3syadeli@untirta.ac.id ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui Relevansi Penyelenggaraan Kursus Otomotif Terhadap Kebutuhan Belajar Pemuda Putus Sekolah di Desa Silebu Kecamatan Kragilan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data yang diperoleh dari hasil wawancara, sumber data penelitian yaitu Pengelola, Instruktur, dan dua puluh lima Warga Belajar. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Kebutuhan belajar pemuda putus sekolah di Desa Silebu ialah mayoritas warga belajar atau peserta kursus otomotif di PKBM Sri Makmur ini berkaitan dengan keterampilan dasar yang sudah dimiliki oleh pemuda putus sekolah tersebut yakni keterampilan dasar dalam otomotif atau mesin sepeda motor. (2) Penyelenggaraan kursus otomotif di PKBM Sri Makmur sudah dikatakan baik. Hal ini berdasarkan dari beberapa aspek penyelenggaraan kursus otomotif di PKBM Sri Makmur, yaitu rekruitmen peserta, proses pelatihan, rekruitmen instruktur, durasi pelatihan, metode pelatihan yang digunakan dan media pelatihan. (3) Relevansi penyelenggaraan kursus otomotif terhadap kebutuhan belajar pemuda putus sekolah di Desa Silebu sudah dikatakan relevan atau sesuai dengan kebutuhan belajar pemuda putus sekolah.Kata Kunci: Putus Sekolah, Kebutuhan Belajar, Kursus otomotif.
PENGGUNAAN MEDIA AJAR BAHASA INGGRIS PADA LPK ENGLISH BEST COURSE (EBC) Puput Puspitorini; Rini Dwi Deptiyani
Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus) Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : FKIP Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/e-plus.v5i2.9251

Abstract

PENGGUNAAN MEDIA AJAR BAHASA INGGRIS PADA LPK ENGLISH BEST COURSE (EBC) 1Puput Puspitorini, 2Rini Dwi Deptiyani,arinie_c@yahoo.com, rinids66@gmail.com ABSTRAKPembelajaran era 4.0 menekankan partisipasi peserta didik untuk berpikir kritis melalui pemanfaatan media yang berkemajuan. Media pembelajaran merupakan sarana penyampai informasi pembelajaran  yang pada akhirnya dapat memenuhi kebutuhan peserta kursus yang bersangkutan, terutama dalam penguasaan bahasa Inggris. Adapun dengan perkembangan teknologi informasi yang tidak pernah berhenti, media pembelajaran pun tidak hanya berorientasi pada buku. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan media pembelajaran pada LPK EBC dengan terlebih dahulu menganalisis kebutuhan peserta kursus. Penelitian ini menggunakan pendekatan diskriptif kualitatif dengan subjek penelitian berjumlah 10 orang, yang terdiri atas 6 peserta kursus, 3 tutor, dan 1 pengelola. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik triangulasi yang menggabungkan data dari hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran di LPK EBC menyesuaikan materi yang diajarkan dan tingkat pendidikan peserta kursus. Adapun materi yang digunakan cukup bervariasi mulai dari media yang sederhana berupa card, flaschard, permainan ular tangga, dan scribble. Selain itu, terdapat juga media modern yang digunakan berupa audio visual.  Kata Kunci : Media Pembelajaran, Kursus, Belajar
MANAJEMEN PELATIHAN OPERATOR KOMPUTER TINGKAT LANJUTAN Najichah Andzarini; Joko Sutarto
Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus) Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : FKIP Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/e-plus.v5i2.9257

Abstract

MANAJEMEN PELATIHAN OPERATOR KOMPUTER TINGKAT LANJUTAN 1Najichah Andzarini, 2Joko Sutarto12Jurusan Pendidikan Luar Sekolah FIP Universitas Negeri Semarang najichahhs@students.unnes.ac.id  jokotarto@mail.unnes.ac.idAbstrakPelatihan operator komputer membantu memenuhi kebutuhan masyarakat dalam meningkatkan keterampilan yang menunjang dalam mencari pekerjaan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pelatihan operator komputer (tingkat lanjutan) di UPTD BLK Kudus. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subyek penelitian terdiri dari Kepala UPTD BLK Kudus, Instruktur, dan Peserta Pelatihan. Keabsahan data yang digunakan yaitu triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian adalah perencanaan pelatihan terdiri dari tujuan diadakannya pelatihan, instruktur, pendaftaran peserta, pengadaan saran dan prasarana, dan pembiayaan. Pelaksanaan kegiatan meliputi jadwal pembelajaran, kegiatan pembelajaran, materi pembelajaran, metode pembelajaran, dan media pembelajaran. Evaluasi meliputi evaluasi pelaksanaan pembelajaran, hasil pembelajaran, dan dampak pembelajaran. Simpulan dari penelitian adalah perencanaan dimulai dengan penentuan tujuan pelatihan, pendaftaran peserta, pengadaan sarana dan prasarana. Evaluasi yang dilaksanakan menggunakan instrument kuesioner yang dibagikan setelah rangkaian pelatihan telah dilaksanakan.Kata Kunci : Manajemen, Pelatihan. 
IMPLEMENTASI PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MISKIN PADA KOMUNITAS NELAYAN TRADISIONAL UNTUK KESEJAHTERAAN SOSIAL EKONOMI DI LONTAR KABUPATEN SERANG Teguh Aris Munandar; Dadan Darmawan
Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus) Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : FKIP Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/e-plus.v5i2.9252

Abstract

IMPLEMENTASI PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MISKIN PADA KOMUNITAS NELAYAN TRADISIONAL UNTUK KESEJAHTERAAN SOSIAL EKONOMI DI LONTAR KABUPATEN SERANG1Teguh Aris Munandar, 2Dadan Darmawan  1Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik STISIP SETIA BUDHI 2Fakultas Ilmu Keguruan dan Ilmu Pendidikan UNTIRTA  teguharis1986@gmail.com dadan.darmawan@untirta,ac,id ABSTRAKRumusan masalah adalah bagaimana proses implementasi program pemberdayaan masyarakat miskin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis implementasi program pemberdayaan masyarakat miskin. Metode kualitatif. Informan penelitian ini adalah DKP Kabupaten Serang/ Pendamping, Kepala Desa Lontar, Sekretaris Desa Lontar, Kaur Kesra Desa Lontar, Ketua KUB Rumput Laut, Ketua Koperasi Nelayan dan nelayan. Berdasarkan penelitian data dan pembahasan hasil yang dilakukan bahwa program Seribu Kampung Nelayan Tangguh Indah Mandiri (Sekaya Maritim) yang diterapkan mulai Februari 2015, mampu memperbaiki kehidupan nelayan, Berkurangnya jumlah penduduk miskin belum tercapai secara optimal hal ini disebabkan oleh kerusakan ekosistem laut yang semakin parah, abrasi pantai, kelangkaan ikan tangkap nelayan, serta hancurnya karang laut..hal tersebut yang menyebabkan nelayan banyak yang tidak melaut dan menjadi salah satu factor penyebab kemiskinan nelayan. Berkembangnya usaha peningkatan pendapatan yang dilakukan oleh penduduk miskin dengan memanfaatkan sumber daya yang tersedia dalam bentuk budidaya rumput laut di Desa Lontar Kabupaten Serang yang awalnya berkembang pesat, tetapi dampak penambangan pasir mengakibatkan terjadinya abrasi pantai dan tambak. Sedangkan budidaya rumput laut membutuhkan gundukan pasir yang berfungsi sebagai pemecah gelombang. Sehingga gelombang ombak tidak menerjang keras rumput laut yang menyebabkan rumput laut rontok. Kata kunci        : Implementasi, Pemberdayaan Masyarakat Miskin & Komunitas Nelayan Tradisional 
PELAKSANAAN PENDIDIKAN KARAKTER PADA ANAK USIA DINI DI PAUD SEKAR NAGARI UNNES Oksa Putri Unjunan; Emmy Budiartati
Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus) Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : FKIP Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/e-plus.v5i2.9258

Abstract

PELAKSANAAN PENDIDIKAN KARAKTER PADA ANAK USIA DINI DI PAUD SEKAR NAGARI UNNES 1Oksa Putri Unjunan, 2Emmy BudiartatiJurusan Pendidikan Nonformal FIP Universitas Negeri Semarang oksaputri15035@students.unnes.ac.id ABSTRAK Tujuan penelitian ini mendeskripsikan pelaksanaan pendidikan karakter pada anak usia dini di Paud Sekar Nagari Unnes beserta faktor pendukung dan penghambatnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik keabsahan data yang digunakan meliputi triangulasi sumber dan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pendidikan karakter di Paud Sekar Nagari Unnes dilakukan melalui kegiatan sebagai berikut; 1) Nilai karakter jujur ditanamkan melalui kegiatan bercerita, dan pembiasaan untuk mengakui sesuatu yang telah diperbuat, diketahui, dan dialami. 2) Nilai karakter religius diterapkan melalui disiplin sholat wajib, mengaji, ceramah, hafalan surat-surat pendek, mengenal rukun iman, rukun islam, menyayangi sesama makhluk hidup, dan selalu bersyukur. 3) Nilai karakter mandiri diterapkan dengan memberi kesempatan anak berkembang dan meningkatkan kreativitasnya sendiri dengan pantauan pendidik dan pengasuh, kegiatan mengajarkan anak untuk menyelesaikan masalah sendiri, membiasakan anak untuk belajar mengurus diri sendiri. 4) Nilai karakter tanggung jawab ditanamkan dengan bertanggung jawab terhadap diri sendiri, dan  bertanggung jawab terhadap keputusan yang sudah diambil.  Kata kunci : Pelaksanaan, Pendidikan, Karakter
PENANAMAN PERILAKU KERJASAMA ANAK USIA DINI MELALUI PERMAINAN TRADISONAL Qory Jumrotul Aqobah; Masnur Ali; Grafitte Decheline; Andri Tria Raharja
Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus) Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : FKIP Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/e-plus.v5i2.9253

Abstract

PENANAMAN PERILAKU KERJASAMA ANAK USIA DINI MELALUI PERMAINAN TRADISONAL 1Qory Jumrotul Aqobah, 2Masnur Ali,3Grafitte Decheline, 4Andri Tria Raharja1Ilmu Keolahragaan Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, 2 Olahraga Rekreasi Fakultas Ilmu Olahraga Universitas Negeri Jakarta, 3 Kepelatihan Olahraga Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Jambi 4Pendidikan Olahraga Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur 1qoryaqobah@untirta.ac.id 2ali.masnur@unj.ac.id 3grafiti@unja.ac.id 4atr105@umkt.ac.idABSTRAKDewasa ini arus globalisasi dapat mempengaruhi identitas budaya bangsa. Globalisasi dengan segala pengaruhnya tentu dapat memberikan warna dan ciri khas  dari jati diri suatu bangsa. Salah satu budaya bangsa yang terkena dampak arus globalisasi adalah permainan tradisional. Permainan tradisional selain aman dimainkan dari berbagai macam usia merupakan ciri khas budaya bangsa yang memiliki berbagai manfaat dan memiliki nilai-nilai karakter yang dapat dikembangkan, salah satu perilaku yang ada dalam permainan tradisional adalah perilaku kerjasama. Sejak anak usia dini perilaku kerjasama perlu ditanamkan guna mempersiapkan anak aktif untuk masa depannya di masyarakat. Perilaku kerja sama anak akan tercermin dalam berperilaku seperti komunikasi, interaksi, musyawarah, berbagi ide, pengambilan keputusan, mendengarkan, bersedia untuk berubah dan saling tukar ide atau pikiran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi permainan tradisional yang mampu  merangsang perilaku kerjasama pada anak usia dini. Metode penelitian dalam tulisan ini adalah library research atau penelitian kepustakaan. Beberapa permainan tradisional dapat dikenalkan sejak anak usia dini untuk dapat mengenalkan permainan tradisional dan mendapatkan berbagai manfaat.Kata kunci: perilaku kerjasama, permainan tradisional, Usia Dini
PEMBERDAYAAN KELOMPOK WANITA TANI ASRI DUKUH DAWUNG KELURAHAN KEDUNGPANE KECAMATAN MIJEN KOTA SEMARANG Siti Nur Afifah; Ilyas .
Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus) Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : FKIP Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/e-plus.v5i2.9259

Abstract

PEMBERDAYAAN KELOMPOK WANITA TANI ASRI DUKUH DAWUNG KELURAHAN KEDUNGPANE KECAMATAN MIJEN KOTA SEMARANG1Siti Nur Afifah, 2Ilyas Jurusan Pendidikan Nonformal FIP Universitas Negeri Semarang sitia7932@gmail.com*, ilyas.pnf@mail.unnes.ac.idABSTRAKTujuan penelitian ini menggambarkan proses pemberdayaan kelompok wanita tani (KWT) Asri di Dukuh Dawung yaitu pengidentifikasian, perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi, serta dampak dari proses pemberdayaan kelompok wanita tani (KWT) Asri di Dukuh Dawung yaitu keterampilan, pegetahuan, serta keharmonisan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik keabsahan menggunakan triangulasi sumber, metode, dan waktu. Teknik analisis data dalam penelitian menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa pemberdayaan KWT Asri di Dukuh Dawung meliputi (1) Pengidentifikasian yang terdiri potensi dukuh, permasalahan dukuh dan kelompok serta peluang-peluang kelompok. (2) Perencanaan, terdiri dari penyadaran, pengrekrutan anggota dan pendamping, persiapan lapangan. (3) Pelaksanaan yang terdiri jenis kegiatan, media, materi, partisipasi, dan motivasi, dan (4) Pemantauan dan evaluasi program pada proses dan hasil kegiatan. Dampak yang diperoleh dari pemberdayaan KWT Asri adalah adanya peningkatan kemandirian, skill atau keterampilan, serta keharmonisan antar anggota KWT Asri.Kata Kunci: Pemberdayaan, Kelompok Wanita Tani (KWT).  
KONTRIBUSI KOMPETENSI KEPRIBADIAN DAN KOMPETENSI SOSIAL GURU PAMONG DALAM MENINGKATKAN NILAI UJIAN NASIONAL PENDIDIKAN ALTERNATIF PADA WARGA BELAJAR KESETARAAN PAKET C DI PROVINSI BANTEN Sudadio .
Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus) Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : FKIP Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/e-plus.v5i2.9254

Abstract

KONTRIBUSI KOMPETENSI KEPRIBADIAN DAN KOMPETENSI SOSIAL GURU PAMONG DALAM MENINGKATKAN NILAI UJIAN NASIONAL PENDIDIKAN ALTERNATIF  PADA WARGA BELAJAR KESETARAAN PAKET C DI  PROVINSI BANTEN1SudadioPendidikan NonformalFakultas Keguruan Dan Ilmu PendidikanUniversitas Sultan Ageng Tirtayasadr.dio@untirta.ac.idAbstrak Guru pamong  merupkan salah satu komponen pendidik yang memiliki peran sentral dan sangat strategis dalam kegiatan proses pendidikan kesetaraan di berbagai lembaga pendidikan luar sekolah ( Nonformal education) yang programnya meliputi kesetaraan paket a,b dan c, khususnya di provinsi Banten dan pada umumnya di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.Untuk mengetahui peran strategis guru pamong tersebut, peneliti pada kesempatan ini menyampaikan tulisan dalam bentuk artikel dari hasil penelitian terhadap masalah penelitian yaitu; “Kontribusi Kompetensi Keperibadian dan Kompetensi Sosial Guru Pamong dalam Meningkatkan Nilai Ujian Nasional Kesetaraan Pada Warga Belajar Paket C di Provinsi Banten”. Agar  mendapatkan data sesuai dengan yang dibutuhkan, peneliti menggunakan alat pengumpul data dalam bentuk  angket yang disebarkan kepada tigapuluh orang  guru pamong sebagai sumber data utama, selanjutnya data yang didapatkan dari jawaban atas angket yang disebarkan kepada tiga puluh orang guru pamong sebagai responden, selanjutnya  peneliti melakukan pengolahan dan analisis data secara kuantitatif dengan menggunakan rumus statistik korelasi Produch Moment Pearson. Berdasarkan hasil pengolahan dan analisis data penelitian,  dapat dinyatakan bahwa, 1) Kontribusi Kompetensi Keperibadian Guru Pamong dalam Meningkatkan Nilai Ujian Nasional Kesetaraan Pada Warga Belajar Paket C di Provinsi Banten” dapat dinyatakan berkontribusi cukup dengan korelasi 0,242, 2) Kontribusi Kompetensi sosial Guru Pamong dalam Meningkatkan Nilai Ujian Nasional Kesetaraan Pada Warga Belajar Paket C di Provinsi Banten” dapat dinyatakan berkontribusi cukup dengan korelasi 0,236, dengan demikian kontribusis kompetensi kepribadian dan kompetensi sosial yang memiliki peran sebagai  driving force dalam menujang keterlaksanaan kompetensi pedagogik dan keompetensi profesional, artinya kegiatan proses pendidikan pada kesetaraan paket C akan dipengaruhi oleh kondisi kepribadian dan keadaan kehidupan sosial pada saat guru pamong  menjalankan tugas pedagogiknya, artinya  guru pamong akan melaksanakan tugas dengan baik apabila kondisi kepribadian dan  kehidupan sosial guru pamong ada dalam kondisi yang kondusif. Mencermati tingkat kontribusi  kompetensi kepribadian dan kompetensi sosila guru pamong yang berkontribusi relatif yang sama rata,  kondisi ini  menunjukkan bahwa kompetensi kepribadian dan kompetensi sosial merupakan satu kesatuan, dimana satu satu sama lainnya saling berhubungan, saling membutuhkan dan saling menunjang untuk terselenggaranya kegiatan proses pendidikan yang diselenggarakan pada pendidikan nonformal kesetaraan paket C.Kata Kunci :  Kompetensi Guru Pamong
HASIL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT OLEH KOPERASI SIMPAN PINJAM SEBAGAI UPAYA MEWUJUDKAN KESEJAHTERAAN EKONOMI DI KOPERASI SERBA USAHA MANDIRI KASEMEN, KOTA SERANG Dadan Darmawan; Rismawati .
Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus) Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : FKIP Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/e-plus.v5i2.9260

Abstract

HASIL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT OLEH KOPERASI SIMPAN PINJAM SEBAGAI UPAYA MEWUJUDKAN KESEJAHTERAAN EKONOMI DI KOPERASI SERBA USAHA MANDIRI KASEMEN, KOTA SERANG 1Dadan Darmawan, 2Rismawati  Pendidikan Nonformal, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan,Universitas Sultan Ageng Tirtayasa dadan.darmawan@untirta.ac.id Rismawati19997@gmail.com,  ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk memahas keberhasilan upaya pada koperasi simpan pinjam oleh Koperasi Serba Usaha Mandiri. Kesejahteraan ekonomi merupakan suatu harapan yang diinginkan oleh setiap masyarakat terutama pada bidang ekonomi. Tingkat keberhasilan pada kesejahteraan ekonomi di Koperasi Serba Usaha Mandiri belum merata semua anggota koperasi. Oleh karena itu untuk meningkatkan keberhasilan pada kesejahteraan ekonomi adanya pemahaman terkait usaha pada koperasi simpan pinjam dalam melakukan pemberdayaan masyarakat di Koperasi Serba Usaha Mandiri. penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan pendekatan kualitatif. Teknik dan pengumpulan data dilakukan dengan instrument utama melakukan pengumpulan data dengan mengugunakan penelitian kualitatif, wawancara kepada dua pengelola dan lima belas anggota koperasi, serta observasi dan studi dokumentasi. Hasil penelitian adanya proses pemberdayaan masyarakat yaitu agar masyarakat dapat lebih mudah untuk mengakses permodalan dengan adanya koperasi simpan pinjam di Koperasi Serba Usaha Mandiri, maka masyarakat mengalami perubahan dalam segi ekonomi. Dampak besar juga terhadap mengeluarkan biaya untuk membeli kebutuhan dan terdapat peningkatan pengetahuan tentan perkoperasian yang ada di Koperasi Serba Usaha Mandiri.  Kata kunci: Kesejahteraan Ekonomi, Koperasi Simpan Pinjam, Pemberdayaan Masyarakat.

Page 1 of 1 | Total Record : 10