cover
Contact Name
Anang Dwi Santiso
Contact Email
anangdwi@fisip.unsri.ac.id
Phone
+6285647319085
Journal Mail Official
journalempirika@fisip.unsri.ac.id
Editorial Address
Kampus Program Pascasarjana Universitas Sriwijaya, Jalan Padang Selasa No. 542 Bukit Besar, Palembang, 30139
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Empirika
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : 14108364     EISSN : 25033441     DOI : https://doi.org/10.47753/je.v7i2
Jurnal Empirika is an open access and double-blind peer-reviewed journal which is published twice a year (May and November) by the Masters of Sociology Study Program at FISIP Sriwijaya University. The Jurnal Empirika accepts manuscripts on various issues in the study of sociology, social psychology, social planning and policy, social issues, democracy and social movements, political science, urban studies, social issues, cultural studies, digital generation, social research methods, education and social transformation. We encourage and welcome prospective authors to submit research-based articles.
Articles 111 Documents
Pengaruh Lingkungan Sosial terhadap Perubahan Orientasi Seksual Lesbian di Akun Base Twitter Ria Apriani
Jurnal Empirika Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Master Program in Sociology, Faculty of Social and Political Science, Universitas Sriwijay

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (353.846 KB) | DOI: 10.47753/je.v7i2.122

Abstract

Orientasi seksual lesbian (homoseksual) merupakan orientasi seksual yang dianggap tabu di Indonesia. Hal ini dikarenakan tidak sesuai dengan nilai, norma, dan juga agama yang tertanam di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Perubahan orientasi seksual menjadi seorang lesbian didukung oleh beberapa faktor diantaranya lingkungan sosial. Lingkungan sosial terdiri dari lingkungan keluarga, lingkungan tetangga, dan lingkungan teman sepermainan, dimana ketiga hal tersebut memiliki fungsi, peranan dan juga pengaruh yang besar bagi anak hingga menuju dewasa. Lingkungan sosial akan mempengaruhi bagaimana seseorang bertindak, bersikap dan mengambi keputusan untuk dirinya termasuk memilih orientasi seksual menjadi seorang lesbian. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh lingkungan sosial terhadap perubahan orientasi seksual lesbian di  Akun Base Twitter. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis kuantitatif asosiatif. Populasi pada penelitian ini adalah lesbian yang mengikuti akun base X lesbian twitter yang berjumlah 9039 pengguna twitter. Sampel penelitian sebanyak 99 lesbian yang ditentukan dengan menggunakan teknik simple random sampling. Variabel penelitian ini adalah Lingkungan Sosial (X) dan Orientasi Seksual Lesbian (Y). Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan skala likert. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa thitung (8,432) > ttabel (1,984) dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,574 dan koefisien determinasi 31,8%. Artinya terdapat pengaruh yang signifikan lingkungan sosial terhadap perubahan orientasi seksual lesbian di Akun Base Twitter sebesar 31,8%.
Ekonomi Politik Agama Otokritik Pendekatan Empirik-Posivistik Mukhijab Mukhijab
Jurnal Empirika Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Master Program in Sociology, Faculty of Social and Political Science, Universitas Sriwijay

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (715.824 KB) | DOI: 10.47753/je.v6i1.123

Abstract

Perspektif empiris-positivistik masih menjadi primadona dalam studi agama. Meskipun berbagai perspektif telah diterapkan di dalamnya seperti antropologi, fenomenologi, sosiologi, psikologi, dan pendekatan normatif-tekstual, orientasi pendekatan ini memahami gejala kepercayaan dalam agama dan hubungan antar agama, dari aspek normatif - doktrinal, historis-empiris , serta kritik filosofis, ada masalah untuk mengembangkan ilmu pengetahuan yang kritis dalam studi keagamaan karena pendekatan-pendekatan yang ada cenderung  didominasi oleh pendekatan teologis normatif, subyektif (fideistik-subjektivisme) dan apologis (klaim kebenaran), serta studi ilmiah dan obyektif tentang sejarah agama (ilmiah-objektivisme).  Rachel M. McCleary dan Robert J. Barro memperkenalkan pendekatan ekonomi politik terhadap agama, yang menekankan studi tentang antusiasme agama, ekonomi, dan politik dalam hal peran kelompok keagamaan dan negara dalam aktualisasi ekonomi penganut agama. Tingkat studi ini dapat dikategorikan sebagai pendekatan ekonomi politik Keynesian, yang mengandaikan urgensi intervensi denominasi atau lembaga keagamaan denominasi untuk melahirkan bentuk peraturan agama yang mendasari kegiatan ekonomi anggota organisasi mereka dan peraturan pemerintah untuk mengatur organisasi keagamaan dan kebijakan ekonomi. Level studi yang mereka tawarkan belum mencapai pada tahapan studi kritis, masih terjebak dalam studi ekonomi dan politik yang empiristik dan kental dengan analisis kuantitatif. Dalam konteks studi agama di Indonesia dengan pendekatan ekonomi politik, maka tawaran itu perlu disentuh lebih lanjut untuk menciptakan perspektif ekonomi politik agama yang kritis yang berorientasi untuk mematahkan dominasi organisasi keagamaan dan negara dalam mengatur urusan para pengikut agama. Ini strategis dan penting dalam konteks memajukan studi tentang kehidupan beragama di Indonesia.Kata kunci: empirik-positivistik, ekononi politik, agama, kritis
Presentasi Diri Waria melalui Media Sosial Instagram di Kota Palembang Qorry Faula
Jurnal Empirika Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : Master Program in Sociology, Faculty of Social and Political Science, Universitas Sriwijay

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (746.792 KB) | DOI: 10.47753/je.v6i2.108

Abstract

This research is titled "Self-Presentation of Shemale Through on Social Media Instagram in Palembang City". Shemale are considered deviant behaviour so that people cannot accept their existence, but the self-presentation they present on Instagram makes the person who sees become entertained. This research aimed to understand the self-presentation of shemale through social media Instagram in Palembang City. The qualitative method used determines informants by purposive means of obtaining data and information from individuals who know the problems raised. The findings were obtained from observations, in-depth interviews, and subsequent data analysis using Dramaturgy Theory from Erving Goffman. This research showed that self-presentation displayed shemale through social media Instagram as an entertainer. Shemale will manage the impression to present the appearance of an entertainer in photos and videos uploaded to Instagram that become the stage of the show and keep their daily activities secret that can interfere with the delivery of impressions to the audience.
Migrant Workers and Higher Education: Paradoxes of Democratization of Higher Education Muna Yastuti Madrah; Ahmad Muflihin; Warsiyah Warsiyah
Jurnal Empirika Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Master Program in Sociology, Faculty of Social and Political Science, Universitas Sriwijay

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (704.955 KB) | DOI: 10.47753/je.v6i1.113

Abstract

Migrant Workers and Higher Education issues seem two different contradictory topics. Many research on migrant workers often associates them with pragmatical activities, the working class, and marginal groups. On the other hand, Higher Education (HE) is more often associated with idealistic spaces, middle classes, and academics environment. This paper presents the phenomenon of Indonesian migrant worker-students in South Korea. We found the increasing number of Indonesian migrant workers who pursue higher education through overseas Indonesian Open University (Universitas Terbuka) in Korea and ICT-based Korean local universities. We examine how migrant workers take advantage of the transformation of higher education. We try to answer whether higher education experienced democratization will reduce social inequality, or on the contrary, it will be trapped in an educational capitalization that sharpens the gap.
Kelarasan Bodi Caniago Ajaran Datuak Parpatiah Nan Sabatang Inoki Ulma Tiara; Bunyamin Maftuh; Elly Malihah; Didin Saripudin
Jurnal Empirika Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Master Program in Sociology, Faculty of Social and Political Science, Universitas Sriwijay

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.107 KB) | DOI: 10.47753/je.v7i2.124

Abstract

Kelarasan Bodi Caniago lahir untuk pemahaman baru yang memperbaiki nilai-nila lama. Pemahaman baru berbentuk membesut dari bumi yang melibatkan anak kamanakan yang hari ini dikenal dengan atau kebjikan partispatif. Kelarasan Bodi Caniago dicetuskan pertama kali Datuak Parpatiah Nan Sabatang yang lahir diawal Minangkabau berdiri melihat pemimpin hanya seranting didahulukan dibandingkan orang yang dipimpin, mengizinkan perbedaan pendapat sebagai cara mencari solusi dalam kerangka musyawarah mufakat. Laras Bodi Caniago adalah tesis yang lahir dari sebagai anti tesis terhadap hukum dan aturan yang ada sebelumnya ada di Pariangan. Sebagai tesis kelarasan Bodi Caniago mengembangkan fondasi-fondasi ideologis yang konseptual untuk mencapai tujuan-tujuannya, dasarnya keinginan dari bawah dalam keseteraan yang diselesaikan dengan musyawarah mufakat.
Konsumsi Media Sosial Tik Tok pada Mahasiswa Universitas Sriwijaya Kampus Indralaya Shafirah Pertiwi
Jurnal Empirika Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : Master Program in Sociology, Faculty of Social and Political Science, Universitas Sriwijay

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (844.007 KB) | DOI: 10.47753/je.v6i2.109

Abstract

This research is entitled "The Consumption of Social Media Tik Tok in Sriwijaya University Students, Indralaya". The phenomenon of using social media Tik Tok has become a trend in all circles, including students. The various filters and features provided by Tik Tok also make it easier for users to distribute their creativity, talents, hobbies and more, even Tik Tok users can spend hours watching and scrolling For Your Page (FYP). The research problem taken in this study is about the process of social media consumption in Sriwijaya University students and the self-image of social media Tik Tok users in Sriwijaya University students. This research was conducted with a qualitative method. The findings were obtained from primary data in the form of observation, in-depth interviews, and documentation. Furthermore, the data were analyzed using the theory of Hyperreality and Simulacra from Jean Baudrillard. The results of this study indicate that social media Tik Tok consumption among Sriwijaya University students is not only based on usefulness or need, but also on the basis of wanting to get social status and prestige, and they use Tik Tok to show differences (differentiation) which is a reference in lifestyle. Even farther, the results of the study also show that the self-image displayed by Sriwijaya University students is as a content creator of song lyrics, sholawat, comedians, entrepreneurs, and content creators whose image is based only on entertainment such as singing, dancing, and K-popers.
Lakatan Dalam Tradisi Selamatan Pada Masyarakat Banjar Di Kelurahan Kuin Selatan Kecamatan Banjarmasin Barat Yuliani Yuliani; Yusuf Hidayat; Cucu Widaty
Jurnal Empirika Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Master Program in Sociology, Faculty of Social and Political Science, Universitas Sriwijay

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.106 KB) | DOI: 10.47753/je.v7i2.118

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Alasan  masyarakat menyajikan hidangan lakatan dalam tradisi selamatan dan (2) Makna lakatan dalam tradisi selamatan.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Sumber  data  yang  dipilih  secara  Purposive sampling. Kriteria informan dalam penelitian ini yaitu (1) masyarakat yang turun-temurun melaksanakan tradisi selamatan dengan hidangan lakatan, (2) tokoh masyarakat yang biasa menjadi pemandu ritual dalam tradisi tersebut, (3) pembuat kue tradisional Banjar. Pengumpulan data dilakukan dengan tehnik observasi ke lapangan, wawancara mendalam dengan ke 5 informan, dan dokumentasi.  Selanjutnya analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Alasan masyarakat menyajikan lakatan dalam tradisi selamatan  yaitu sebagai pereda kesurupan, menambah daya ingat, kewajiban berkala dan wujud keharmonisan. (2) Makna lakatan dalam tradisi selamatan antara lain makna berdasar bahasa dan tekstur, makna berdasar warna-warna lakatan, dan makna berdasar bentuk-bentuk sajian lakatan. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disarankan kepada masyarakat di  Kelurahan Kuin Selatan Banjarmasin yang mempercayai akan wajibnya hidangan lakatan dalam tradisi selamatan maupun yang tidak, agar tetap menjalankan tradisi sesuai dengan kaidah-kaidahnya, namun tidak menjadikan kepercayaan tersebut sebagai sesuatu yang berlebihan dan juga  untuk masyarakat lainnya dapat memaklumi dan toleransi terhadap tradisi selamatan yang dilaksanakan.
Perempuan Pengemudi Ojek Online “Mba Jeck” di Kota Banjarmasin Meylina Meylina; Yuli Apriati; Laila Azkia
Jurnal Empirika Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Master Program in Sociology, Faculty of Social and Political Science, Universitas Sriwijay

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (587.327 KB) | DOI: 10.47753/je.v6i1.115

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) menemukan gambaran profil kerja ojek online “Mba Jeck” (2) menemukan gambaran kehidupan beragama ojek online “Mba Jeck”. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif. Sumber data dipilih menggunakan teknik purposive sampling, adapun informan dalam penelitian ini adalah  ibu Novemy, ibu Enny, ibu Diana, ibu Sariati, dan Ibu Nafisah yang merupakan admin pengemudi ojek online “Mba Jeck” Banjarmasin. Pengambilan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis hasil penelitian menggunakan langkah-langkah seperti reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Gambaran profil kerja ojek online “Mba Jeck” terdiri dari 2 bagian  yaitu adanya aturan kerja dan motif bekerja menjadi ojek online “Mba Jeck”. Aturan kerja disini terdapat beberapa syarat untuk menjadi pengemudi ojek online “Mba Jeck” yaitu, pakaian syar’i, yang merupakan aturan yang ditetapkan untuk menjadi pengemudi ojek online Mba Jeck walaupun aturan tersebut hanya secara verbal, penggunaan atribut/jaket yang harus ditebus pengemudi ojek online Mba Jeck, dan persetujuan suami/wali untuk bekerja menjadi pengemudi ojek online Mba Jeck. Dalam motivasi bekerja, terdiri dari 2 jenis pekerjaan yaitu menjadikan pekerjaan menjadi ojek online sebagai pekerjaan utama, dan yang kedua menjadikannya pekerjaan sampingan, dengan tujuan yang sama yaitu untuk menambah penghasilan keluarga. (2) Gambaran profil kehidupan beragama ojek online “Mba Jeck” terdiri dari aturan untuk berpakaian syar’i yang merupakan ketentuan dalam menjadi ojek online “Mba Jeck”, dan pemilihan antara penerimaan orderan dengan melaksanakan kewajiban sholat, yang kebanyakan dari pengemudi ojek online lebih memilih melaksanakan kewajiban sholat terlebih dahulu, dan menunda orderan.
Stigma Masyarakat terhadap Mantan Pengguna Narkoba di Kelurahan 24 Ilir Palembang Muhammad Trysal
Jurnal Empirika Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : Master Program in Sociology, Faculty of Social and Political Science, Universitas Sriwijay

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (800.97 KB) | DOI: 10.47753/je.v6i2.110

Abstract

Stigma is experienced by former drug users who live in Kelurahan 24 Ilir Palembang. The occurrence of stigma due to the views and responses given by the community to former drug users. The object of this research is the community residing in Village 24 Ilir Palembang that has met the criteria for determining informants. The purpose of this study was to find out and understand the stigma of society towards former drug users in Kelurahan 24 Ilir Palembang and was studied using the stigma theory from Erving Goffman. This research was conducted by qualitative method with qualitative descriptive type. The main informants in the study numbered eight people and the supporting informants were three people. The data collection techniques performed in this study are with in-depth interviews, observations and documentation. The results showed that stigma comes from people's assessment of former drug users in the environment, which is then interpreted by society to be stigmatised. In Kelurahan 24 Ilir Palembang there are former drug users who have varied ages and jobs, the factors that encourage drug use are divided into two, namely social and occupational environmental factors. While users who have stopped using drugs due to several factors such as having been rehabilitated, stopped on their own will or have a family. The stigma process that occurs in Kelurahan 24 Ilir Palembang starts from the association of former drug users to their environment, after which there is a public opinion about former drug users, then there is a stigma received by former drug users. The form of stigma in Kelurahan 24 Ilir Palembang is divided into four, namely former users feel blamed by the surrounding environment or feel viktimization, gossiped, ridiculed and a positive form that is given advice.
Kontrol Sosial Orang Tua dalam Penggunaan Smartphone pada Anak Usia Dini di Desa Tegal Rejo RT 03 Kecamatan Lawang Kidul Kabupaten Muara Enim Arum Lingga Lestari
Jurnal Empirika Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Master Program in Sociology, Faculty of Social and Political Science, Universitas Sriwijay

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.791 KB) | DOI: 10.47753/je.v7i2.119

Abstract

Penggunaan smartphone saat ini banyak ditemukan dari berbagai kalangan mulai dari orang tua hingga yang masih berusia dini. Penggunaan smartphone dikalangan anak usia dini penting sekali untuk para orang tua melakukan kontrol terhadap anak. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui dan memahami cara kontrol sosial orang tua dalam penggunaan smartphone pada anak usia dini. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Hasil temuan penelitian diperoleh dari data primer berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi, selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan teori kontrol sosial yang dikemukakan oleh Paul B.Horton dan Chester L.Hunt. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa cara kontrol sosial yang dilakukan oleh orang tua terhadap pengguna smartphone pada anak usia dini di Desa Tegal Rejo Rt 03 adalah cara persuasif yang dilakukan tanpa kekerasan berupa teguran, nasihat, serta bujukan dan cara koersif yang dilakukan dengan kekerasan dengan memberikan hukuman. Selanjutnya, hasil penelitian juga menunjukkan bahwa terdapat hambatan dalam orang tua melaksanakan kontrol sosial terhadap anak. Hambatan tersebut berasal dari sibuknya orang tua dengan pekerjaan, adanya rasa kasihan yang timbul terhadap anak, serta hambatan yang berasal dari lingkungan sekitar.

Page 8 of 12 | Total Record : 111