cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Indonesia Medicus Veterinus
Published by Universitas Udayana
ISSN : 24776637     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Menerima artikel ilmiah yang berhubungan dengan bidang kedokteran dan kesehatan hewan. Naskah yang berkaitan dengan hewan dan segala aspeknya juga kami terima untuk dipublikasikan. Penulis naskah minimal terdiri dari dua orang. Naskah yang ditulis seorang diri belum bisa diterima oleh redaksi, karena kami berpandangan suatu penelitian merupakan suatu kerja sama untuk menghasilkan sesuatu karya. Artikel yang diterima adalah naskah asli, belum pernah dipublikasikan pada majalah ilmiah atau media masa. Naskah ditulis dalam bahasa Indonesia atau bahasa inggris. Panjang artikel sekitar 3000 kata. Artikel harap dilengkapi dengan abstrak dalam bahasa Indonesia dan bahasa inggris. Artikel harus telah disetujui untuk dipublikasikan oleh seluruh penulis yang tercantum dalam artikel yang ditandai dengan bubuhan tanda tangan pada hard copy yang dikirim ke redaksi.
Arjuna Subject : -
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 2 (4) 2013" : 11 Documents clear
Pemberian Ekstrak Daun Kemangi (Ocimum basilicum) Terhadap Lama Siklus Estrus Pada Mencit WICAKSONO, AJI WAHYU; TRILAKSANA, I GUSTI NGURAH BAGUS; LAKSMI, DESAK NYOMAN DEWI INDIRA
Indonesia Medicus Veterinus Vol 2 (4) 2013
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.22 KB)

Abstract

Kemangi adalah salah satu dari keanekaragaman hayati yang memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai obat tradisional yang mempunyai nama latin Ocimum basilicum L. Kemangi memiliki kandungan aktif (anetol, boron dan stigmasterol) yang berperan sebagai perangsang keluarnya hormon reproduksi yaitu hormon estrogen. Tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui efek pemberian ektrak daun kemangi terhadap siklus estrus dengan dosis bertingkat yaitu 5,6 mg + 0,02ml tween80 + 0,2 ml aquades, 11,2 mg + 0,02ml tween80 + 0,2 ml aquades, 16,8 mg + 0,02ml tween80 + 0,2 ml aquades, serta kontrol yaitu dengan aquades + tween 80. Hewan coba dalam Penelitian ini menggunakan 24 ekor mencit Swiss Webster betina dengan umur sekitar 6-8 bulan dengan berat 20-25 gram yang dibagi menjadi 4 kelomkpok (T0, T1, T2, T,3). Pemeriksaan siklus estrus menggunakan swab vagina yang diamati di bawah mikroskop. Pemeriksaan dimulai dari estrus sampai ke siklus estrus selanjutnya. Pengujian statistik dengan menggunakan General Linier Model (multivariate) secara umum menunjukkan bahwa T1 dan T2 berbeda nyata (P<0,05) terhadap T0, T1 tidak berbeda nyata (P>0,05) terhadap T2 sedangkan T3 berbeda nyata (p<0,05) terhadap T0, T1 dan T2. Kesimpulan pemberian ekstrak daun kemangi menyebabkan perpanjangan fase estrus dan metestrus sehingga terjadi perpanjangan lama siklus estrus.
Ketahanan Susu Kuda Sumbawa pada Penyimpanan Suhu Ruang Ditinjau dari Total Asam, Uji Didih, dan Warna HAKIM, NOER SYAIFUL; SUADA, I KETUT; SAMPURNA, I PUTU
Indonesia Medicus Veterinus Vol 2 (4) 2013
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.883 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui ketahanan susu kuda sumbawa pada penyimpanan suhu ruang ditinjau dari total asam, uji didih, dan warna. Penelitian ini menggunakan sampel susu kuda sumbawa segar. Sampel diambil sebanyak 180 mL setiap kuda, untuk diuji total asam, uji didih dan uji warna. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan menggunakan lima ekor kuda sebagai kelompok dan diamati pada hari ke-0, 1, 2, 3, 4, dan 5 sebagai perlakuan. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 30 sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketahanan susu kuda sumbawa selama penyimpanan lima hari dalam suhu ruang ditinjau dari total asam akan semakin menurun. Selama penyimpanan lima hari dalam suhu ruangan, terjadi peningkatan total asam. Hasil sidik ragam total asam susu kuda sumbawa yaitu pada kelompok terdapat variasi yang sangat nyata (P<0,01) antar kuda sumbawa terhadap hasil dari total asam susu. Selain itu juga lama penyimpanan berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap total asam susu kuda sumbawa, yaitu semakin lama disimpan maka total asam susu semakin tinggi. Berdasarkan hasil uji Cochran dapat dilihat bahwa terjadi perubahan yang sangat nyata (P<0,01) terhadap hasil uji didih susu kuda sumbawa. Pada uji warna, ketahanan susu kuda sumbawa selama penyimpanan dalam suhu ruang akan tetap tahan dimana tidak terjadi perubahan warna terhadap susu kuda sumbawa selama penyimpanan lima hari dalam suhu ruang. Simpulan dari penelitian ini adalah ketahanan susu kuda sumbawa selama penyimpanan lima hari dalam suhu ruang semakin menurun.
Tingkah Laku Harian Gajah Sumatera (Elephas Maximus Sumatranus) di Bali Safari and Marine Park, Gianyar YUDARINI, NURI DWI; WIDYASTUTI, SRI KAYATI; SOMA, I GEDE
Indonesia Medicus Veterinus Vol 2 (4) 2013
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.706 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkah laku harian gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus) di penangkaran Bali Safari and Marine Park, Gianyar. Dua ekor gajah sumatera berjenis kelamin betina (Rini dan Juleha) diamati pada pukul 09.00 – 17.00 wita selama 20 hari. Data tingkah laku harian dikumpulkan dengan metode pengamatan focal animal sampling selama 20 menit dengan mencatat kejadian tingkah laku setiap kurun waktu 30 detik. Selama 20 hari pengamatan, sehari sebelumnya dilakukan pengenalan terhadap satwa gajah dan lokasi pengamatan sehingga akan didapat suatu tingkah laku harian gajah sumatera.Dari hasil pengamatan diperoleh 500 data focal animal sampling dengan total 20500 kejadian tingkah laku. Hasil pengamatan tingkah laku harian pada kedua ekor gajah sumatera di BSMP menunjukkan bahwa gajah memiliki proporsi tingkah laku paling banyak untuk makan (43,76%), istirahat (26,20%), pergerakan (15,73%), berkubang (7,53%), lain-lain (4,84%), salt lick (1,40%) dan minum (0,54%).Untuk proporsi tingkah laku makan di BSMP memiliki proporsi yang sama dengan tingkah laku makan yang ada di habitat aslinya. Proporsi tingkah laku pergerakan dan berkubang di BSMP menunjukkan hasil presentase lebih kecil dari proporsi tingkah laku di habitat asli. Sedangkan, proporsi tingkah laku istirahat di BSMP menunjukkan presentase lebih tinggi dibandingkan di habitat aslinya. Dan untuk proporsi tingkah laku salt lick dan minum di BSMP menunjukkan hasil yang dengan presentase tingkah laku di habitat aslinya.
Karakteristik Lokus Mikrosatelit D7S1789 pada Populasi Monyet Ekor Panjang (Macaca fascicularis) di Wenara Wana, Padang Tegal, Ubud, Bali. DWIWANDANA, BASYOFI; SUATHA, I KETUT; WANDIA, I NENGAH
Indonesia Medicus Veterinus Vol 2 (4) 2013
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.753 KB)

Abstract

Mikrosatelit merupakan segmen langsung dari materi genetik (DNA), sehingga penggunaannya sebagai marka molekuler akan lebih mencerminkan karakteristik genetik dari suatu populasi. Penelitian ini dilakukan untuk mengkarakterisasi lokus mikrosatelit D7S1789 dan mengungkapkan status polimorfismenya pada populasi monyet ekor panjang di Wenara Wana, Padang Tegal, Ubud, Bali. Variabel yang diamati adalah jumlah dan jenis alel, frekuensi dan heterozigositas. Sejumlah 18 sampel darah dikoleksi dari populasi monyet ekor panjang di Wenara Wana Padang Tegal Ubud Bali sebagai sumber DNA. DNA total diekstraksi menggunakan QIAmp DNA Blood Mini Kit dari Qiagen. Lokus mikrosatelit D7S1789 diamplifikasi dengan teknik polymerase chain reaction (PCR) sebanyak 30 siklus dengan suhu annealing 570C. Selanjutnya, alel dipisahkan dengan elektroforesis pada gel poliakrilamid 8% dengan tegangan 110 volts selama 110 menit dan dimunculkan dengan pewarnaan perak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya ditemukan satu jenis alel pada lokus D7S1789 pada populasi monyet ekor panjang di Wenara Wana Padang Tegal Ubud Bali dengan panjang alel 216 pasang basa. Lokus D7S1789 pada populasi monyet ekor panjang di Wenara Wana Padang Tegal Ubud Bali bersifat monomorfik (homozigot). Hasil penelitian mengindikasikan bahwa lokus mikrosatelit D7S1789 kurang baik digunakan sebagai marka molekuler untuk mengkaji variasi genetik populasi monyet ekor panjang di Wenara Wana Padang Tegal Ubud Bali.
Prevalensi Infeksi Cacing Toxocara cati pada Kucing Lokal di Wilayah Denpasar NEALMA, SAMUYUS; DWINATA, I MADE; MADE OKA, IDA BAGUS
Indonesia Medicus Veterinus Vol 2 (4) 2013
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.294 KB)

Abstract

The purpose of this study was to determine of the prevalence of Toxocara cati in local cat (Felis catus) in Denpasar and to know the ratio of prevalence T. cati between cat that are kept by the stray in Denpasar. Samples used in this study were taken from feces of 80 cats. Feces collected in the form of pots and stored in formaldehyde 4% for samples stored for a long time. Inspection feces by the floating method and data obtained from this study are presented descriptively and analyzed with Chi-square test. It found 39 positive cats infected of T. cati or prevalence is 48,8%. Based maintenance system, which cat that are kept was found infected with 13 positive of 40 samples (32,5%) while the stray cat was found infected with 26 positive of 40 samples (65%). The difference prevalence og infection found a very significant (P<0,01) between cats that are kept by the stray. The prevalence of infection T. cati on the local cats in Denpasar showed higher in feral cats than in domestic cats.
Kualitas Telur Ayam Ras yang Mendapat Pelapisan Bubur Kulit Manggis dan Disimpan pada Suhu Ruang MANIK, AGUSTINA BORU; SUADA, I KETUT; RUDYANTO, MAS DJOKO
Indonesia Medicus Veterinus Vol 2 (4) 2013
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (141.798 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelapisan bubur kulit manggis dan lama penyimpanan pada suhu ruang terhadap kualitas telur ayam ras ditinjau dari Indeks Putih Telur (IPT), Indeks Kuning Telur (IKT), dan Haugh Unit (HU), dan untuk mengetahui interaksi yan terjadi antara pelapisan dan lama penyimpanan terhadap kualitas telur ayam ras ditinjau dari IPT, IKT, dan HU.Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa bubur kulit manggis ( Garcinia mangostana L) berpengaruh terhadap kualitas telur ayam ras yang dilapisi, dimana terjadi peningkatan nilai IPT, IKT, dan HU dibandingkan dengan telur ayam ras yang tanpa pelapisan. Penyimpanan telur ayam ras pada suhu ruang berpengaruh terhadap nilai IPT, IKT, dan HU dimana semakin lama penyimpanan maka nilai IPT, IKT, dan HU semakin menurun selanjutnya akan terjadi kerusakan. Terdapat interaksi antara telur yang dilapisi dan tanpa dilapisi bubur kulit manggis dengan lama penyimpanan pada suhu ruang terhadap kualitas telur ayam ras ditinjau dari IPT, IKT, dan HU.
Uji Didih, Alkohol dan Derajat Asam Susu Sapi Kemasan yang Dijual di Pasar Tradisional Kota Denpasar DWITANIA, DESKI CITRA; SWACITA, IDA BAGUS NGURAH
Indonesia Medicus Veterinus Vol 2 (4) 2013
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.141 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas susu sapi kemasan yang dipasarkan di pasar tradisional yang terdapat di Kota Denpasar ditinjau dari uji didih, uji alkohol dan uji derajat asam. Sampel yang dipergunakan berupa susu sapi kemasan yang dijual dipasar tradisional di empat wilayah Kota Denpasar yakni Denpasar Utara, Denpasar Timur, Denpasar Selatan, dan Denpasar Barat. Susu kemasan yang dijadikan sampel adalah susu kemasan yang dijual dengan tidak menggunakan tempat penjualan khusus produk susu. Kualitas susu kemasan yang disampling diperiksa dengan uji didih, uji alkohol dan uji derajat asam. Hasilnya, seluruh sampel menunjukkan hasil negatif pada uji didih dan uji alkohol. Uji derajat asam menunjukkan hasil bahwa sampel susu Denpasar Timur 5,47±0,113, Denpasar Barat 5,67±0,248, Denpasar Utara 5,61±0,089, dan Denpasar Selatan 5,52±0,167. Setelah dikonfirmasi pada Standar Nasional Indonesia hasil tersebut masih dalam kategori baik untuk dikonsumsi. Dapat disimpulkan bahwa kualitas susu sapi kemasan yang dijual dipasar tradisional dikota Denpasar masih dalam kondisi baik.
Kualitas Telur Ayam Ras Yang Dilapisi Bubur Kulit Manggis yang Disimpan pada Suhu 40C GINTING, HESTI YOHANA; SUADA, I KETUT; RUDYANTO, MAS DJOKO
Indonesia Medicus Veterinus Vol 2 (4) 2013
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.317 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas telur ayam ras yang dilapisi bubur kulit manggis setelah penyimpanan pada suhu kulkas 40C selama empat minggu ditinjau dari Indeks Putih Telur (IPT), Indeks Kuning Telur (IKT) dan Haugh Unit (HU). Sampel penelitian diambil dari peternakan di Desa Senganan, Penebel Kabupaten Tabanan sebanyak 40 butir, sedangkan bahan penelitian yaitu kulit manggis diambil di Pasar Badung sebanyak tiga kilogram. Manggis yang diambil dari Pasar Badung sebanyak tiga kg. Kemudian manggis dipisahkan antara kulit dan daging buahnya. Kulit buah yang digunakan adalah bagian endocarpnya. Setelah itu, kulit buah diblender.Setelah didapatkan bubur kulit manggisnya kemudian telur dilapisi dengan bubur kulit manggis sebanyak 10 gram setiap pelapisan pada kulit telur tersebut. Hasil penelitian menunjukkan telur yang dilapisi bubur kulit manggis menunjukkan bahwa Indeks Putih Telur (IPT) dan Haugh Unit (HU) cenderung mengalami kenaikan sedangkan nilai Indeks Kuning Telur (IKT) cenderung mengalami penurunan. Rataan nilai IPT dari minggu ke-0 sampai ke-4 : 0,1395, nilai IKT : 0,4257, nilai HU : 76, 582. Untuk telur yang tidak dilapisi bubur kulit manggis nilai IPT, IKT dn HU cenderung mengalami penurunan. Rataan nilai IPT : 0,0957, nilai IKT : 0,3999, nilai HU : 49,832. Adapun kesimpulan dari penelitian ini bahwa kualitas telur ayam ras yang dilapisi lebih baik dibandingkan dengan yang tanpa dilapisi bubur kulit manggis
Motilitas dan Daya Hidup Spermatozoa Ayam Kampung dengan Penambahan Astaxanthin pada Suhu 3– 5o C INDRAWATI, DEVI; BEBAS, WAYAN; TRILAKSANA, I G N B
Indonesia Medicus Veterinus Vol 2 (4) 2013
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.593 KB)

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan astaxanthin pada pengenceran kuning telur fosfat terhadap motilitas dan daya hidup spermatozoa ayam kampung yang disimpan pada suhu 3-50C. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima kelompok perlakuan yaitu : kontrol pengencer (T1), pengencer + etanol 0.05% (T2), pengencer + astaxanthin 0,001 w/v % (T3), pengencer + astaxanthin 0,002 w/v % ( T4 ), pengencer + astaxanthin 0,004 w/v % ( T5 ). Sumber semen berasal dari 8 ekor pejantan sehat lalu dihomogenkan dan dilakukan pemeriksaan secara makroskopis dan mikroskopis. Pengenceran dilakukan dengan pengencer fosfat kuning telur dengan konsentrasi kuning telur 10%. Pengenceran dilakukan dengan konsentrasi spermatozoa 150 x 106/ml pengencer. Semen yang telah diencerkan disimpan pada refrigerator dengan suhu 3-5oC. Pengamatan dilakukan setiap 12 jam terhadap motilitas progresif dan daya hidup spermatozoa sampai motilitas dibawah 40% dan daya hidup dibawah 45%, Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis varians, selanjutnya dilakukan pengujian statistik dengan menggunakan General Linear Model (Multivariate). Apabila terdapat perbedaan yang nyata dilakukan uji lanjutan menggunakan uji Duncan, penghitungan statistic menggunakan SPSS 17.0 for windows. Hasil penelitian menunjukkan penambahan antioksidan astaxanthin menunjukkan pengaruh nyata (p<0,05) terhadap motilitas dan daya hidup spermatozoa ayam kampung. Penambahan konsentrasi 0,004 w/v% memberikan hasil terbaik dan lama penyimpanan juga berpengaruh terhadap motilitas dan daya hidup spermatozoa, semakin lama penyimpanan semakin rendah motilitas dan daya hidup spermatozoa.
Kejadian Kuku Aladin pada Sapi Bali RAKHMAWATI, INNA; BATAN, I WAYAN; SUATHA, I KETUT
Indonesia Medicus Veterinus Vol 2 (4) 2013
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (846.242 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rinjadi kuku aladin pada sapi bali jantan dan betina. Sebanyak 1000 ekor sapi bali terdiri dari 500 ekor jantan dan 500 ekor betina diamati di Pasar Hewan Beringkit, Mengwi, Badung dalam penelitian ini. Pada setiap pengamatan dicatat sapi bali yang mengalami kuku aladin dan yang normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rinjadi kuku aladin pada sapi bali jantan 8,2%, sedangkan pada betina 5,1%. Kejadian kuku aladin pada sapi bali relatif lebih besar pada jantan dibandingkan pada betina.

Page 1 of 2 | Total Record : 11