cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
AKSIOMA
ISSN : 20862725     EISSN : 25797646     DOI : -
Core Subject : Education,
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika adalah jurnal dalam bidang matematika dan pendidikan matematika yang memfasilitasi guru, mahasiswa, dosen, dan praktisi pendidikan dalam menerbitkan karya ilmiah atau artikel hasil penelitian maupun studi pustaka. Jurnal Aksioma ini terbit 2 kali dalam setahun yaitu pada bulan Juli dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 495 Documents
KEEFEKTIVAN PENGGUNAAN AUTOGRAPH, CABRI 3D DAN MAPLE SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA Buchori, Achmad
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 1, No 1/Maret (2010): AKSIOMA
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v1i1/Maret.74

Abstract

Belajar geometri mencakup latihan berpikir logis, kerja yang sistematis, menghidupkan kreativitas. serta dapat mengembangkan kemampuan berinovasi. Masih banyak siswa SMA yang belum memahami konsep-konsep geometri. Untuk itu perlu dicari suatu alternatif pembelajaran yang dapat meningkatkan kreativitas belajar, dan memberikan kesempatan pada siswa untuk mengungkapkan ide/gagasan matematik secara optimal sehingga siswa menjadi lebih kreatif. Model pembelajaran Audio visual dengan menggunakan software Autograph, Cabri 3D dan Maple merupakan salah satu alternatif untuk meningkatkan kreativitas dan hasil belajar matematika. Kata kunci : keefektivan, software matematika, ruang dimensi tiga
EKSPERIMENTASI PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN PENDEKATAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION (RME) DAN PROBLEM POSING DITINJAU DARI GAYA BELAJAR SISWA Sugiyanti, Sugiyanti
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 4, No 2/Septembe (2013): AKSIOMA
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v4i2/Septembe.549

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Apakah pembelajaran matematika pada materi kelipatan dan faktor dengan pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) lebih baik daripada pembelajaran dengan pendekatan Problem Posing (2) Apakah peserta didik yang mempunyai gaya belajar visual akan mempunyai prestasi belajar lebih baik dibanding dengan peserta didik yang mempunyai gaya belajar auditorial, peserta didik yang mempunyai gaya belajar visual akan mempunyai prestasi belajar yang lebih baik dibanding peserta didik yang mempunyai gaya belajar kinestetik, dan peserta didik yang mempunyai gaya belajar auditorial akan mempunyai prestasi belajar yang lebih baik dibanding peserta didik yang mempunyai gaya belajar kinestetik. (3) Apakah perbedaan prestasi belajar dari masing-masing pendekatan pembelajaran konsisten terhadap masing-masing gaya belajar siswa dan apakah perbedaan antara masing-masing gaya belajar siswa konsisten pada setiap pendekatan pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental semu dengan desain faktorial 23. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV (empat) SD Negeri di Kecamatan Grobogan. Pengambilan sampel dilakukan dengan stratified cluster random sampling. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 188 orang dengan rincian 97 orang untuk kelas eksperimen 1 dan 91 orang untuk kelas eksperimen 2. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah tes prestasi belajar matematika dan angket gaya belajar siswa. Uji keseimbangan menggunakan uji rerata t, dengan ?é?ádiperoleh kesimpulan bahwa kedua kelompok eksperimen dalam keadaan seimbang. Uji prasyarat meliputi uji normalitas dengan menggunakan metode uji Lilliefors dan uji homogenitas menggunakan metode Bartlett dengan statistik uji Chi Kuadrat. Dengan ?é?ádiperoleh kesimpulan bahwa sampel berasal dari populasi yang berdistribusi normal dan homogen. Berdasarkan uji hipotesis diperoleh kesimpulan bahwa: (1) Pendekatan pembelajaran RME memberikan prestasi yang sama dengan pendekatan Problem Posing. (2) Terdapat perbedaan efek gaya belajar. Siswa dengan gaya belajar visual memiliki prestasi belajar yang sama dengan siswa yang memiliki gaya belajar auditorial. Siswa dengan gaya belajar visual memiliki prestasi belajar yang lebih baik daripada siswa dengan gaya belajar kinestetik, dan siswa dengan gaya belajar auditorial memiliki prestasi yang sama dengan siswa yang memiliki gaya belajar kinestetik. (3) Perbedaan prestasi belajar dari masing-masing metode pembelajaran tidak konsisten terhadap masing-masing gaya belajar siswa dan perbedaan antara masing-masing gaya belajar siswa tidak konsisten pada setiap motode pembelajaran. Pada pembelajaran dengan pendekatan RME, siswa dengan gaya belajar visual memiliki prestasi yang sama baiknya dengan siswa dengan gaya belajar auditorial, siswa dengan gaya belajar visual memiliki prestasi yang lebih baik daripada siswa dengan gaya belajar kinestetik dan siswa dengan gaya belajar auditorial?é?á memiliki prestasi yang sama baiknya dengan siswa dengan gaya belajar kinestetik. Pada pembelajaran dengan pendekatan Problem Posing, semua gaya belajar memberikan prestasi yang sama, baik gaya belajar visual, auditorial maupun kinestetik. Pada siswa dengan gaya belajar visual, pendekatan RME memberikan prestasi belajar yang lebih baik daripada pendekatan Problem Posing, pada siswa dengan gaya belajar auditorial dan kinestetik, pendekatan RME memberikan prestasi belajar sama dengan pendekatan Problem Posing. Kata kunci: Realistic Mathematics Education (RME), Problem Posing, Gaya Belajar Siswa
EFEKTIVITAS KOMUNIKASI MASA TERHADAP KARAKTER MAHASISWA MATAKULIAH METODOLOGI PENELITIAN PENDIDIKAN Nizaruddin, Nizaruddin; Dwijayanti, Ida; Hakim, Lukman
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 4, No 1/MARET (2013): AKSIOMA
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v4i1/MARET.748

Abstract

Budaya copy paste dalam penyusunan skripsi maupun dalam penyelesaian tugas belajar masih sangat mendominasi. Hal ini menunjukan bahwa sikap ilmiah yang merupakan karakter dari mahasiswa masih sangat buruk. Menurut Gordon J. Wimmernam (Setiawati, 2008: 47), untuk mengendalikan lingkungan fisik dan psikologi kita, komunikasi mempunyai fungsi isi yang melibatkan pertukaran informasi yang kita perlukan untuk menyelesaikan tugas, dan berfungsi terhadap hubungan yang melibatkan pertukaran informasi mengenai bagaimana hubungan kita dengan orang lain. Jenis penelitian ini ialah eksperimen yang memanfaatkan komunikasi massa untuk meningkatkan nilai-nilai kehidupan dan karakter kebangsaan (IKIP, 2011) dengan desain penelitian menggunakan quasi eksperimen (Samsudi, 2006: 75). Pengambilan data menggunakan teknik pengamatan dan angket untuk memperoleh data nilai karakter serta teknik tes untuk data prestasi belajar.?é?á Analisis data menggunakan uji banding menggunakan independent sample t-test yang menghasilkan adanya perbedaan yang signifikan, selain itu dilakukan pula uji regresi yang menunjukan adanya pengaruh karakter mahasiswa terhadap prestasi belajar. ?é?á Kata Kunci?é?á:komunikasi massa, karakter
INVESTIGATION OF STUDENT?óÔé¼ÔäóS WORK ON FRACTION?óÔé¼ÔäóS IMPLEMENTATION BASED ON THE JOURNAL ENTITLED ?óÔé¼?ôA STUDY ON THE ABILITY OF SIXTH GRADE STUDENTS IN TIBETAN AREAS TO SOLVE MATH PROBLEMS?óÔé¼?Ø Pramasdyahsari, Agnita Siska
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 6, No 1/Maret (2015): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v6i1/Maret.858

Abstract

This study aims to analyse the student?óÔé¼Ôäós performance in solving fractions and explore the students?óÔé¼Ôäó understanding related with fraction. The subjects of this study are 2 students of grade 6 and 1 student of grade 7. In this case, as an observer who implement the mathematics problem based on the questions which is adapted from the journal, it just analyse about the students?óÔé¼Ôäó work related to the students?óÔé¼Ôäó understanding about fraction. No matter how the students?óÔé¼Ôäó ways and their methods to solve the problem which is provided, whether it is true or vice versa, because the question enable of open answer, the important thing is we will recognise the students?óÔé¼Ôäó understanding about fraction. Through analyse from their worksheet and interview, it can be said that there are several reasons why they did as they wrote in. Keywords: Fraction,?é?á Understanding, Sixth?é?á grade students.
PENGEMBANGAN CD PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBANTUAN SOFTWARE GEOGEBRA DENGAN PENDEKATAN KONSTRUKTIVISME BERBASIS TEORI JEAN PIAGET PADA MATERI KUBUS DAN BALOK Posasi, Selva
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 6, No 2 (2015): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v6i2.1403

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan CD pembelajaran matematika dengan pendekatan konstruktivisme yang valid dan efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi kubus dan balok.Penelitian dilaksanakan di MTs Al Ma’arif Gembong. Subjek dalam penelitian ini adalah kelas VIIIC sebagai kelas uji coba instrumen, kelas VIIIA sebagai kelas eksperimen dan kelas VIIIB sebagai kelas kontrol. Penelitian pengembangan ini mengacu pada model pengembangan ADDIE, yaitu: (1) analysis, meliputi analisis kinerja dan analisis kebutuhan; (2) design, meliputi penyusunan materi dan RPP; (3) development, dilakukan pengembangan CD pembelajaran matematika dengan pendekatan konstruktivisme berbantuan software geogebra, setelah dikembangkan CD pembelajaran tersebut divalidasi oleh ahli untuk diuji kelayakan dan revisi produk; (4) implementation, dilaukan pada uji coba lapangan terbatas (eksperimen) untuk mendapatkan kelayakan dan keefektifan; (5) evalutation, dilakukan untuk manganalisis data berdasarkan tahap implementation.Hasil penilaian melalui instrumen angket yang dilakukan oleh ahli desain media, ahli materi, dan siswa uji coba terbatas memperoleh persentase rata-rata 72,727%, 87,5%, dan 88,19%. Data tersebut menunjukkan bahwa CD pembelajaran yang dikembangkan bersifat layak dan tidak perlu direvisi, namun perlu ditindak lanjuti mengenai komentar dan saran guna menyempurnakan produk. Dan hasil perhitungan dari uji coba terbatas telah mencapai indikator efektif, dengan terpenuhinya ketuntasan belajar siswa dengan rata-rata 78,49 dari ketentuan KKM yaitu 70. Sedangkan dengan menggunakan uji-t memberikan hasilsehingga Ho ditolak. Hal ini dapat dikatakan bahwa rata-rata hasil belajar siswa kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol dengan nilai rata-rata kelas eksperimen 78,49 dan kelas kontrol 71,45.Berdasarkan analisis data diatas dapat disimpulkan bahwa CD pembelajaran matematika berbantuan software geogebra dengan pendekatan konstruktivisme layak dan efektif digunakan dalam proses pembelajaran.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH DENGAN MEDIA KARTU SOAL DAN MODEL PEMBELAJARAN ROTATING TRIO EXCHANGE DENGAN MEDIA MODUL PEMBELAJARAN TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA POKOK BAHASAN MATRIKS KELAS X SEMESTER II SMK NEGERI 1 DEMAK TAHUN AJARAN 2012/2013 Permatasari, Putri; Wijonarko, Wijonarko; Handayanto, Agung
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7, No 2 (2016): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v7i2.1419

Abstract

Proses belajar mengajar yang bertujuan untuk mentransfer ilmu pengetahuan dari guru kepada siswa akan mengalami hambatan bila siswa merasa segan terhadap mata pelajaran terutama matematika. Untuk mengatasi hambatan tersebut sekaligus untuk meningkatkan hasil belajar matematika, pendidik harus menerapkan stategi pembelajaran yang menyenangkan, salah satunya dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif. Salah satu model yang dapat dimanfaatkan adalah model pembelajaran Make a Match dan Rotating Trio Exchange.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada dan tidaknya perbedaan hasil belajar matematika siswa yang mendapat pembelajaran dengan model pembelajaran Make a Match dengan media kartu soal dan model pembelajaran Rotating Trio Exchange dengan media modul pembelajaran pada materi pokok Matriks pada siswa kelas X semester II SMK Negeri 1 Demak Tahun Pelajaran 2012/2013.Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan populasinya adalah semua siswa kelas X SMK N 1 Demak tahun pelajaran 2012/2013. Sedangkan yang dijadikan sampel penelitian yaitu kelas X AP 1, X AP 2, dan X AP 3. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode cluster random sampling.Berdasarkan hasil perhitungan uji anava diperoleh Fhitung Ftabel sehingga Ho ditolak. Jadi, terdapat perbedaan hasil belajar siswa antara kelas dengan model pembelajaran Make a Match dengan media kartu soal, kelas dengan model pembelajaran Rotating Trio Exchange dengan media modul pembelajaran dan kelas kontrol. Kemudian dilanjutkan dengan uji-t dan diperoleh hasil: hasil belajar siswa kelas dengan model Make a Match dengan media kartu soal lebih baik dari kelas kontrol, hasil belajar siswa kelas dengan model pembelajaran Rotating Trio Exchange dengan media modul pembelajaran lebih baik dari hasil belajar siswa kelas kontrol. Dan tidak ada perbedaan hasil belajar siswa kelas dengan model pembelajaran Make a Match dengan media kartu soal dan kelas dengan model pembelajaran Rotating Trio Exchange dengan media modul pembelajaran.Berdasarkan hasil penelitian dapat diambil simpulan bahwa hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran Make a Match dengan media kartu soal dan Rotating Trio Exchange dengan media modul pembelajaran lebih baik dari pembelajaran konvensional pada pokok bahasan matriks kelas X semester II SMK Negeri 1 Demak tahun ajaran 2012/2013.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF DENGAN METODE PENEMUAN TERBIMBING BERBANTU LKS PADA MATERI GEOMETRI DI KELAS III SEKOLAH DASAR NEGERI 2 KOTA BIMA Arnasari Medekawati Hadi
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 8, No 1 (2017): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v8i1.1506

Abstract

Salah satu bagian dari materi matematika yang dapat mengembangkan kemampuan siswa dalam berpikir logis dan mengembangkan kreativitas siswa adalah materi geometri dengan pokok bahasan bangun datar. Pokok bahasan ini dapat dikategorikan kepada materi yang cukup sukar serta memerlukan pemahaman yang cukup tinggi. Sehingga, dalam mengajarkan materi geometri di SD, seorang guru harus dapat menyajikan materi awal secara konkrit, dan menghubungkan pembelajaran geometri dengan benda-benda nyata sehingga siswa dapat memahami materi dengan mudah. Kenyataan yang terjadi di lapangan khususnya di SD Negeri 2 Kota Bima, pada saat pembelajaran kebanyakan siswa hanya menerima dan menghafal konsep-konsep dan rumus-rumus yang diajarkan, tanpa tahu bagaimana proses penemuan konsep dan rumus dari materi tersebut. Hal itu menyebabkan siswa kurang paham terhadap konsep materi pokok geometri dan mengakibatkan kebanyakan siswa memperoleh nilai dibawah KKM yaitu 60. Salah satu variasi model pembelajaran yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran adalah model pembelajaran kooperatif dengan metode penemuan terbimbing berbantu LKS.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi geometri menggunakan metode penemuan terbimbing berbantu LKS. Metode yang digunakan dalam pengambilan data adalah lembar observasi siswa dan tes uraian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan aktivitas siswa dari 8 aktivitas menjadi 10 jenis aktivitas siswa berada dalam batas toleransi waktu yang diberikan dan dikatakan efektif. Sedangkan untuk hasil belajar diperoleh data bahwa siswa yang tuntas sebanyak 31 orang, siswa yang tidak tuntas sebanyak 5 orang, dan yang tidak mengikuti tes sebanyak 4 orang. Berdasarkan hasil tersebut, presentase ketuntasan belajar klasikal adalah 86,11%, karena terdapat lebih dari 85% dari jumlah siswa di kelas yang mencapai ketuntasan belajar, maka dikatakan bahwa siswa telah tuntas secara klasikal.Kata kunci: Penemuan Terbimbing, Lembar Kerja Siswa, Geometri
PENERAPAN METODE BELAJAR KOOPERATIF JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XII TEKNIK KENDARAAN RINGAN-2 SMK NEGERI 5 SEMARANG DALAM MENYELESAIKAN TURUNAN FUNGSI Budiardjo, Setu
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 2, No 1/Maret (2011): AKSIOMA
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v2i1/Maret.46

Abstract

Secara umum penelitian ini bertujuan untuk memberikan solusi bagaimana cara memecahkan ?é?ákesulitan yang dihadapi siswa kelas XII TKR-2 (Teknik Kendaraan Ringan-2)?é?á SMK Negeri 5 Semarang dalam menyelesaikan soal-soal matematika yang berkaitan dengan Turunan Fungsi dengan metode belajar kooperatif Jigsaw. Sementara ini pembelajaran matematika di SMK yang sudah berjalan pada saat ini adalah dengan pendekatan pembelajaran berbasis kompetensi (competency?óÔé¼ÔÇ£based training) yang dikemas secara moduler, ?é?ádengan harapan bahwa siswa dapat mengembangkan potensi dirinya masing-masing?é?á secara mandiri sehingga dapat menyelesaikan materi pembelajaran sampai tuntas (mastery). Kegiatan dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari tiga ?é?ásiklus. Langkah-langkah setiap siklus terdiri dari ?é?áempat kegiatan?é?á yaitu: Perencanaan (Planning), Pelaksanaan Tindakan (Acting), Pengamatan (Observing), dan Refleksi (Reflecting). Data hasil penelitian ini diperoleh dari tes?é?á hasil belajar dan hasil pengamatan aktivitas siswa dalam?é?á proses pembelajaran selama dilaksanakan penelitian. Sebelum dilakukan penelitian ini, pembelajaran menggunakan metode belajar diskusi kelompok model Student Teams-Achievement Divisions (STAD), hasil belajar yang diperoleh oleh siswa kelas XII TKR-2 ?é?ábelum menunjukkan hasil?é?á sesuai harapan. Hal?é?á ini?é?á ditunjukkan dari hasil tes formatif pertama siswa ?é?áyang tuntas?é?á ?é?á12 siswa?é?á atau?é?á 35,29% ?é?ádari 34 siswa dan nilai rata-rata kelasnya 62,76. Setelah dilakukan PTK hasil yang diperoleh adalah sebagai berikut: (1) hasil penelitian pada siklus 1, ?é?áhasil belajar siswa meningkat, hal ini ditunjukkan oleh banyaknya siswa yang tuntas pada tes formatif kedua?é?á ada 17 siswa ?é?ádari 34 siswa atau 50,00% dan nilai rata-rata kelasnya 71,76. Dari hasil pengamatan rata-rata presentasi aktivitas siswa 70% dan rata-rata persentase aktivitas guru 82,78%. (2) pada siklus 2, hasil belajar siswa juga meningkat jika dibanding dengan hasil belajar ?é?ásiklus 1, hal ?é?áini ditunjukkan oleh hasil belajar?é?á siswa pada tes formatif ketiga yang tuntas ada?é?á 20?é?á siswa dari 34 siswa?é?á atau?é?á 58,82% dan nilai rata-rata kelasnya 74,76. Dari hasil pengamatan persentase ?é?áaktivitas siswa ?é?á75,83% ?é?ádan rata-rata persentase aktivitas guru 88,78% meningkat disbanding siklus1. (3) pada siklus 3, hasil belajar siswa menunjukkan peningkatan yang signifikan jika dibandingkan dengan hasil belajar pada siklus 1 dan siklus 2, hal ?é?áini ditunjukkan oleh hasil tes formatif keempat siswa?é?á yang tuntas ada ?é?á29 siswa dari 34 siswa ?é?á?é?áatau?é?á 85,29% dan nilai rata-rata kelasnya 84,41. Dari hasil pengamatan rata-rata persentase aktivitas siswa 80,83% dan rata-rata persentase aktivitas guru 90% meningkat jika dibanding pada siklus 1 dan siklus 2. Dari uraian tersebut dapat disimpulkan bahwa ?é?ápenerapan?é?á metode belajar kooperatif Jigsaw ?é?ádapat meningkatkan hasil ?é?ábelajar siswa kelas XII TKR-2 SMK Negeri 5 ?é?áSemarang dalam menyelesaikan turunan fungsi. ?é?á Kata kunci: metode belajar kooperatif Jigsaw, hasil belajar matematika.
ETNOMATEMATIKA: APLIKASI BANGUN DATAR SEGIEMPAT PADA CANDI MUARO JAMBI Hardiarti, sylviyani
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 8, No 2 (2017): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v8i2.1707

Abstract

Matematika dan budaya adalah dua hal yang berkaitan erat. Tapi terkadang matematika dilihat sebagai sesuatu yang tidak terkoneksi dengan kehidupan sehari-hari. Padahal dalam mengajarkan matematika formal (matematika sekolah), guru sebaiknya memulai dengan menggali pengetahuan matematika informal yang telah diperoleh siswa dari kehidupan masyarakat di sekitar tempat tinggalnya. Lingkungan dapat menjadi sumber masalah matematika dalam kehidupan nyata. Lingkungan tersebut salah satunya berupa budaya. Matematika dalam budaya dikenal dengan istilah etnomatematika. Salah satu objek etnomatematika adalah artefak. Setiap daerah tentunya mempunyai budaya masing-masing, termasuk artefak berupa bangunan bersejarah yang menjadi ciri khas daerah tersebut. Candi Muaro Jambi merupakan salah satu bangunan bersejarah di Provinsi Jambi. Tujuan dari penelitian eksploratif dengan pendekatan etnografi ini adalah untuk menggali dan mengeksplorasi konsep matematika apa saja yang ada pada candi Muaro Jambi yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar matematika serta sebagai upaya untuk mengembangkan etnomatematika sebagai basis pembelajaran matematika. Melalui eksplorasi, dokumentasi, studi literatur dan observasi di lingkungan candi Muaro Jambi, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat konsep bangun datar segiempat pada beberapa struktur candi Muaro Jambi. Struktur tersebut berbentuk persegi, persegi panjang, jajargenjang, trapesium, dan segiempat tidak beraturan. Pembelajaran matematika menggunakan objek etnomatematika dapat memperkaya aplikasi matematika yang ada di sekitar siswa serta dapat memfasilitasi siswa memahami matematika yang bersifat abstrak dengan menggunakan objek etnomatematika yang konkret.Kata Kunci: etnomatematika, bangun datar segiempat, candi.
PENERAPAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA PADA MATERI LINGKARAN BAGI SISWA KELAS VIII C SMP NEGERI 1 KARANGAWEN DEMAK TAHUN PELAJARAN 2008/2009 Rasiman .; Wahyu Widayanto
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 1, No 1/Maret (2010): AKSIOMA
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v1i1/Maret.69

Abstract

Sampai saat ini, pendidikan masih memegang peranan yang sangat penting. Dengan adanya pendidikan, sumber daya manusia dapat berkembang menuju ke arah yang lebih baik dan salah satunyanya adalah dapat dilihat dari prestasi belajar yang telah dicapai oleh peserta didik. Dalam perkembangannya, guru harus memiliki keahlian untuk memilih dan menggunakan metode pengajaran yang sesuai dengan mata pelajaran khususnya matematika serta mengetahui kondisi peserta didik disamping penguasaan keterampilan yang lain karena matematika merupakan mata pelajaran yang dianggap sulit oleh sebagian besar peserta didik. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diperlukan suatu metode pembelajaran yang berguna untuk meningkatkan minat agar aktivitas dan prestasi belajar peserta didik optimal yaitu dengan menggunakan pendekatan kontekstual. Penelitian ini ditempuh melalui 3 siklus, tiap siklus terdiri atas 4 tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan/tindakan, pengamatan/observasi, dan refleksi. Metode pengambilan data dengan pemanfaatan Lembar Kerja, tes tertulis (evaluasi), lembar pengamatan guru dan lembar pengamatan peserta didik serta angket refleksi peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan persentase ketuntasan belajar mengalami peningkatan yaitu dari 86,55 % pada siklus I menjadi 87,14 % pada siklus II dan meningkat lagi menjadi 90,81 % pada siklus III. Aktivitas peserta didik mengalami peningkatan dari persentase 72,5 % pada siklus I menjadi 88,75 % pada siklus II dan meningkat lagi menjadi 90 % pada siklus III. Aktivitas guru yang diperoleh lembar pengamatan aktivitas guru mengalami peningkatan dari persentase 71,6 % pada siklus I menjadi 87,5 % pada siklus II dan meningkat lagi menjadi 92 % pada siklus III. Dari hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa dengan penerapan pendekatan kontekstual pada materi lingkaran dapat meningkatkan prestasi belajar dan aktivitas peserta didik kelas VIII?é?á C SMP Negeri 1 Karangawen Demak sesuai dengan indikator yang ditentukan. ?é?á Kata Kunci : Kontekstual, prestasi belajar, lingkaran

Filter by Year

2010 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 16, No 1 (2025): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 15, No 3 (2024): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 15, No 2 (2024): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 15, No 1 (2024): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 14, No 3 (2023): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 14, No 2 (2023): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 14, No 1 (2023): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 13, No 3 (2022): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 13, No 2 (2022): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 13, No 1 (2022): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 12, No 3 (2021): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 12, No 2 (2021): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 12, No 1 (2021): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 11, No 2 (2020): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 11, No 1 (2020): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 10, No 2 (2019): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 10, No 1 (2019): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 9, No 2 (2018): AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 9, No 1 (2018): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 9, No 1 (2018): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 8, No 2 (2017): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 8, No 1 (2017): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7, No 2 (2016): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7, No 1 (2016): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 6, No 2 (2015): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 6, No 1/Maret (2015): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 6, No 1/Maret (2015): AKSIOMA Vol 5, No 2/septembe (2014): aksioma Vol 5, No 2/september (2014): aksioma Vol 5, No 1/MARET (2014): AKSIOMA Vol 5, No 1/MARET (2014): AKSIOMA Vol 4, No 2/September (2013): AKSIOMA Vol 4, No 2/Septembe (2013): AKSIOMA Vol 4, No 1/MARET (2013): AKSIOMA Vol 4, No 1/MARET (2013): AKSIOMA Vol 3, No 2 (2012): AKSIOMA Vol 3, No 1/Maret (2012): Aksioma Vol 3, No 1/Maret (2012): Aksioma Vol 2, No 2/Septembe (2011): AKSIOMA Vol 2, No 2/September (2011): AKSIOMA Vol 2, No 1/Maret (2011): AKSIOMA Vol 2, No 1/Maret (2011): AKSIOMA Vol 1, No 2/September (2010): AKSIOMA Vol 1, No 2/Septembe (2010): AKSIOMA Vol 1, No 1/Maret (2010): AKSIOMA Vol 1, No 1/Maret (2010): AKSIOMA More Issue