cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
AKSIOMA
ISSN : 20862725     EISSN : 25797646     DOI : -
Core Subject : Education,
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika adalah jurnal dalam bidang matematika dan pendidikan matematika yang memfasilitasi guru, mahasiswa, dosen, dan praktisi pendidikan dalam menerbitkan karya ilmiah atau artikel hasil penelitian maupun studi pustaka. Jurnal Aksioma ini terbit 2 kali dalam setahun yaitu pada bulan Juli dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 495 Documents
Analisis proses berpikir reflektif matematis peserta didik ditinjau dari tipe kepribadian guardian, artisan, rational, dan idealist Risma Nurmalasari; Nani Ratnaningsih; Puji Lestari
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 13, No 1 (2022): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v13i1.11448

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan proses berpikir reflektif matematis peserta didik ditinjau dari tipe kepribadian guardian, artisan, rational dan idealist. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode eksploratif. Instrumen utama penelitian yaitu peneliti sendiri, dengan intrumen pendukung angket the keirsey temperament sorter, soal tes berpikir reflektif, dan pedoman wawancara. Penelitian ini dilaksanakan di SMPN 1 Sukahening. Subjek dalam penelitian ini yaitu 4 peserta didik kelas VII yang terdiri dari 1 subjek tipe kepribadian guardian, 1 subjek kepribadian artisan, 1 subjek kepribadian rational, dan 1 subjek kepribadian idealist. Teknik analisis data yang digunkaan dalam penelitian ini meliputi data reduction, data display, dan conclusion drawing/verification. Penelitian dianalisis berdasarkan tahapan reacting, elaborating, dan contemplating. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Peserta didik tipe kepribadian guardian dapat memenuhi indikator proses berpikir reflektif matematis pada tahap reacting, elaborating, dan contemplating. 2) Peserta didik tipe kepribadian artisan hanya memenuhi tahap reacting dan elaborating, pada tahap contemplating subjek tidak dapat memenuhi indikator memeriksa kembali jawaban, tidak dapat memperbaiki dan menjelaskan kesalahan dari jawaban yang telah dibuat, serta tidak membuat kesimpulan dengan benar. 3) Peserta didik tipe kepribadian rational dapat memenuhi indikator proses berpikir reflektif matematis pada tahap reacting, elaborating, dan contemplating. 4) Peserta didik tipe kepribadian idealist dapat memenuhi indikator proses berpikir reflektif yaitu reacting, elaborating, dan contemplating. Pada tahap contemplating subjek tidak memenuhi indikator memeriksa kembali jawaban yang telah diperoleh dengan cara yang berbeda.Kata kunci: proses berpikir reflektif matematis; tipe kepribadian
Profil self confidence siswa SMP kelas IX dalam pembelajaran matematika online pada masa pandemi Pinkan Pramesti
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 13, No 1 (2022): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v13i1.9017

Abstract

Pandemi ini telah menyebabkan dan mengubah semua aspek kehidupan salah satunya yaitu bidang pendidikan, sehingga pemerintah memberlakukan PSBB dan pembelajaran offline digantikan dengan pembelajaran jarak jauh, kepercayaan diri atau self confidence sangat penting dalam pembelajaran jarak jauh terutama dalam pembelajaran matematika secara online. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan Self Confidence atau kepercayaan diri  siswa kelas IX SMP di kabupaten Cirebon. Metodologi penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Insntrumen yang digunakan adalah angket kepercayaan diri siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa self confidence atau kepercayaan diri siswa kelas IX SMP dalam pembelajaran matematika melalui pembelajaran online pada masa pandemi, secara keseluruhan memperoleh presentase 61% termasuk dalam kategori sedang. sedangnya kepercayaan diri siswa dipengaruhi oleh kurangnya rasa percaya diri siswa terhadap kemampuan yang dimilikinya. Dilihat hasil persentase Kepercayaan diri siswa tersebut indikator yang mempunyai nilai presentase tertinggi yaitu indikator berani mengungkapkan pendapat sebesar 66,76 %, dan yang mempunyai nilai presentase terendah yaitu indikator percaya kepada kemampuan sendiri sebesar 57,69 % maka dapat disimpulkan bahwa siswa sudah cukup baik dalam mengungkapkan pendapat, tetapi masih kurang percaya diri terhadap kemampuan dirinya sendiri dalam pembelajaran matematika secara online dimasa pandemic.Kata Kunci : Self Cofidence; Pandemi; Matematika
Analisis model Realistic Mathematics Education dalam mata pelajaran matematika secara pembelajaran daring via aplikasi video conference Zoom Cloud Meetings Bayu Rinaldy
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 13, No 1 (2022): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v13i1.11458

Abstract

Penelitian pada penulisan ini bertujuan untuk menganalisis model Realistic Mathematics Education dalam pembelajaran Materatika secara daring menggunakan Zoom di kelas III Sekolah Dasar. Analisis bertujuan untuk mengetahui implementasi, faktor-faktor dan upaya guru dalam menerapkan atau merealisasikan model Realistic Mathematics Education pada pembelajaran Matematika secara daring menggunakan Zoom. Penelitian ini menggunakan metode kualitatis deskriptif dengan teknik analisis data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek pada penelitian ini adalah siswa dan guru Matematika kelas IIIC SDS Yasporbi III Pasar Minggu. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dalam menerapkan atau merealisasikan model Realistic Mathematics Education dalam pembelajaran Matematika secara daring menggunakan Zoomini terdapat beberapa faktor penting di dalamnya. Faktor-faktor tersebut adalah (1) faktor peran orang tua sebagai pendamping siswa; (2) faktor tanggung jawa siswa; (3) faktor jaringan internet; dan (4) faktor peran guru sebagai stimulan siswa. Berdasarkan temuan faktor tersebut, penelitian ini mengindikasikan bahwa guru mampu bersinergi dengan elemen penting yaitu siswa dan guru.
Pengembangan LKPD Augmented Reality dengan model Discovery Learning sebagai media pembelajaran interaktif TRI DESSY DAMAYANTI
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 13, No 1 (2022): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v13i1.9088

Abstract

School digitization, which is currently being intensified by the government, provides an opportunity for teachers to develop creativity and learning innovations that suit the needs of students. Along with the implementation of the 2013 curriculum which aims to challenge the education system in Indonesia so that students have 21st century skills. This indirectly also requires the education system, especially in schools, to be carefully prepared, although the learning process currently applied still tends to focus on teacher. This condition is in stark contrast to the 2013 curriculum education system, where the learning process prioritizes the active participation of students. Starting from these problems, the authors try to provide solutions by developing learning media with Augmented Reality-based multimedia. The learning media that will be developed is modeling of cube nets. This study aims to develop Augmented Reality-based multimedia to support the development of learning media. The research method used in this research is research and development. Data collection techniques were carried out by interviews, questionnaires, and literature studies. Then, the data was then analyzed using qualitative descriptive analysis. The results of this study are the modeling product of cube nets and the results of the analysis of student responses to the product. The results of the questionnaire show the level of attention, relevance, confidence, and satisfaction of 80%, 76%, 75%, and 77%. These results classify for the use of learning media with an average score of 77%. These results are categorized as good for the use of learning media. The development of this media is expected to be the basis for developing Augmented Reality-based learning media designs as interactive learning media.
Hubungan antara kemampuan matematika dan tingkat penalaran spasial sekolah dasar pada materi geometri Nurul - Aini
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 13, No 1 (2022): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v13i1.9228

Abstract

Penelitian ini berawal dari pentingnya kemampuan matematika dan penalaran spasial. Dimana kemampuan matematika itu penting untuk melihat ketercapaian tujuan pembelajaran matematika, sedangkan penalaran spasial berperan penting dalam memahami materi matematika khususnya salah satunya geometri. Oleh karena itu,tujuan penelitihan ini yaitu meneliti ada atau tidaknya hubungan antara kemampuan matematika dan penalaran spasial siswa SD pada materi Geometri. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Populasi terdiri dari dua kelas yaitu kelas VA dan VB. Sampel dari siswa kelas VA. Metode yang digunakan adalah metode tes. Instrumen penelitian ini adalah lembar tes penalaran spasial dan dokumen kemampuan matematika siswa. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada korelasi antara kemampuan matematika dengan tingkat penalaran  spasial siswa sekolah dasar.
Efektivitas permainan tradisional congklak untuk meningkatkan kemampuan matematika siswa: literature review Andik Matulessy; ismawati ismawati; Abdul Muhid
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 13, No 1 (2022): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v13i1.8834

Abstract

Matematika adalah disiplin ilmu yang dibutuhkan dalam berbagai lini kehidupan, namun faktanya matematika menjadi momok menakutkan bagi kebanyakan siswa sehingga tak jarang mereka merasa takut, bosan, dan enggan untuk belajar sehingga mereka kesulitan dalam mengerjakan tugas, maka tugas guru sebagai Pembina dalam kemampuan siswa harus berinovasi dan aktif, melibatkan siswa, mendesain agar belajar matematika menjadi lebih menyenangkan. Congklak dianggap sebagai salah satu sarana efektif dalam meningkatkan kemampuan matematika siswa, sehingga permainan ini bisa di jadikan refrensi metode ajar dalam matematika. Cogklak adalah salah satu permainan tradisional yang melibatkan kemampuan matematis pemainnya baik dalam penjumlahan, pengurangan maupun perkalian. Dengan bermain suasana belajar terasa lebih menyenangkan. Selain itu juga dengan permainan congklak ini juga mengajarkan dan mengenalkan budaya Indonesia kepada siswa mengingat permianan tradisonal sekarang mulai tersingkirkan dengan game online. Penelitian ini menggunakan metode literature review.
Apakah pembelajaran berbasis proyek dapat dilakukan secara daring menggunakan video? Aan Hendroanto
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 13, No 1 (2022): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v13i1.10711

Abstract

Pemberlajaran berbasis proyek menuntut siswa untuk bekerja secara aktif untuk menyelesaikan suatu proyek dan menghasilakn suatu karya. Namun, pandemi Covid-19 membuat pelaksanaan model pembelajaran ini menjadi sulit karena harus dilakukan secara daring. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah mengembangkan video suatu kegiatan untuk membantu pelaksanaan pembelajaran berbasi proyek secara daring. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan empat langkah yaitu: Define, Design, Develop, dan Disseminate. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Ahmad Dahlan semester 4 pada mata kuliah Geometri Deskriptif. Data diperoleh dari penilaian ahli media dan ahli materi serta respon mahasiswa. Hasil dari penelitian ini yaitu bahwa video dapat diimplementasikan pada pembelajaran berbasis proyek secara daring dengan nilai respon mahasiswa yaitu 4,67 termasuk kategori sangat baik. Selain itu, penilaian dari ahli menunjukkan skor 4,57 termasuk kategori sangat baik.
Tantangan pembelajaran matematika mobile problem based learning (mpbl) pada flipped classroom untuk membangun kemampuan berpikir kritis siswa Yuliana Yuliana; Septiana Wijayanti; Muhammad Ridlo Yuwono
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 13, No 1 (2022): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Siswa yang berpikir kritisnya mumpuni dapat mengambil suatu keputusan secara analitik, membangun kebiasaan yang tidak mudah langsung percaya terhadap suatu informasi yang beredar, dan mampu memecahkan permasalahan sehari-hari dengan berbagai cara yang berbeda. Agar didalam diri siswa terbangun kemampuan berpikir kritis, pembelajaran matematika harus dilaksanakan secara tepat misalnya dengan mengembangkan pembelajaran mPBL pada flipped classroom. Penelitian ini menggunakan metode sistematik literatur review untuk mengkaji tantangan model pembelajaran mPBL pada flipped classroom dalam membangun kemampuan berpikir kritis siswa. Pengumpulan artikel sebanyak 30 artikel pada jurnal nasional maupun internasional yang dicari melalui mesin pencarian google scholar serta scimago jr. Berdasarkan literatur yang dianalisis memberikan simpulan bahwa : (1) implementasi pembelajaran matematika dengan mPBL pada flipped classroom dapat membangun ketrampilan berpikir kritis siswa, dan (2) aspek akses jaringan internet, kepemilikan telepon seluler yang kompatibel, kompetensi guru dalam penguasaan teknologi komputer, inovasi guru dalam menyajikan pembelajaran melalui platform/LMS, pengembangan sumber belajar, alat ukur, dan buku kerja monitoring menjadi tantangan dalam pelaksanaan pembelajaran mPBL pada flipped classroom untuk membangun kemampuan berpikir kritis siswa.
Analisis kebutuhan pengembangan lembar kerja mahasiswa berbasis model pembelajaran IDEA Yayan Eryk Setiawan; Ahmad Sufyan Zauri
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 13, No 1 (2022): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v13i1.8515

Abstract

The purpose of this study was to determine the level of student needs for worksheets based on the IDEA learning model (Issue, Discussion, Establish, and Apply). This research method uses quantitative research with a survey approach. The survey was conducted on 60 students of the mathematics education study program at the Islamic University of Malang who have implemented the IDEA learning model with the help of worksheets based on the IDEA learning model. The survey data collected in this study were the results of filling out a questionnaire about the need for worksheets based on the IDEA learning model and student opinions about the development of these worksheets. The results showed that the percentage of scores from the results of filling out the questionnaire on the development of worksheets based on the IDEA learning model was 70.93% which was in the high category. The results of filling out the questionnaire also showed that 76% of students agreed that the student worksheets based on the IDEA learning model were developed. Data in the form of respondents' opinions show that 28% of respondents said student worksheets were very helpful in increasing understanding of the material and 20% of respondents said it made it easier for students to learn the material. Therefore, it is necessary to develop student worksheets based on the IDEA learning model.
Profil siswa SMP dalam menyelesaikan soal cerita berdasarkan pemahaman konsep matematika Dhian - Endahwuri; Trisna Fifit Aziyah; Aryo Andri Nugroho
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 13, No 1 (2022): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v13i1.11427

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil siswa SMP dalam menyelesaikan soal cerita berdasarkan pemahaman konsep matematika. Profil siswa kelas VIII dapat dilihat dari menyelesaikan sol cerita berdasarkan pemahaman konsep matemtika siswa dengan pemahaman konsep tinggi, pemahaman konsep sedang , dan pemahaman konsep rendah.Ada 4 tahapan penyelesaian soal cerita sesuai dengan tahapan poly, yaitu :memahami soal, merencanakan penyelesaian, menyelesaikan soal sesuai rencana, dan memeriksa kembali hasil yang diperoleh. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII I SMP N 9 Semarang yang selanjutnya dengan menggunakan teknik purpose diperoleh 3 subjek dengan pemahaman konsep matematika tinggi, pemahaman konsep mtematika sedang, dan pemahaman konsep matematika rendah.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Instrumen dalam penelitian ini adalah tes pemahaman konsep, tes soal cerita, dan wawancara. Teknik analisis data meliputi Pengumpulan Data, Reduksi data, Penyajian Data, dan Penarikan Kesimpulan. Hasil analisis data menunjukan bahwa: (1) Siswa dengan pemahaman konsep tinggi dalam menyelesaikan soal cerita memenuhi semua indikator menyelesaikan masalah (pemecahan masalah) yaitu (2) Siswa dengan pemhaman konsep sedang mampu memenuhi tiga dari empat indikator menyelesaikan masalah (3) Siswa dengan pemahaman konsep rendah mampu memenuhi dua dari empat indikator menyelesaikan masalah. Kata kunci: pemahaman konsep; pemecahan masalah; soal cerita

Filter by Year

2010 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 16, No 1 (2025): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 15, No 3 (2024): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 15, No 2 (2024): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 15, No 1 (2024): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 14, No 3 (2023): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 14, No 2 (2023): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 14, No 1 (2023): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 13, No 3 (2022): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 13, No 2 (2022): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 13, No 1 (2022): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 12, No 3 (2021): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 12, No 2 (2021): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 12, No 1 (2021): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 11, No 2 (2020): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 11, No 1 (2020): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 10, No 2 (2019): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 10, No 1 (2019): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 9, No 2 (2018): AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 9, No 1 (2018): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 9, No 1 (2018): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 8, No 2 (2017): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 8, No 1 (2017): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7, No 2 (2016): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7, No 1 (2016): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 6, No 2 (2015): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 6, No 1/Maret (2015): AKSIOMA Vol 6, No 1/Maret (2015): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 5, No 2/september (2014): aksioma Vol 5, No 2/septembe (2014): aksioma Vol 5, No 1/MARET (2014): AKSIOMA Vol 5, No 1/MARET (2014): AKSIOMA Vol 4, No 2/Septembe (2013): AKSIOMA Vol 4, No 2/September (2013): AKSIOMA Vol 4, No 1/MARET (2013): AKSIOMA Vol 4, No 1/MARET (2013): AKSIOMA Vol 3, No 2 (2012): AKSIOMA Vol 3, No 1/Maret (2012): Aksioma Vol 3, No 1/Maret (2012): Aksioma Vol 2, No 2/Septembe (2011): AKSIOMA Vol 2, No 2/September (2011): AKSIOMA Vol 2, No 1/Maret (2011): AKSIOMA Vol 2, No 1/Maret (2011): AKSIOMA Vol 1, No 2/September (2010): AKSIOMA Vol 1, No 2/Septembe (2010): AKSIOMA Vol 1, No 1/Maret (2010): AKSIOMA Vol 1, No 1/Maret (2010): AKSIOMA More Issue