cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
AKSIOMA
ISSN : 20862725     EISSN : 25797646     DOI : -
Core Subject : Education,
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika adalah jurnal dalam bidang matematika dan pendidikan matematika yang memfasilitasi guru, mahasiswa, dosen, dan praktisi pendidikan dalam menerbitkan karya ilmiah atau artikel hasil penelitian maupun studi pustaka. Jurnal Aksioma ini terbit 2 kali dalam setahun yaitu pada bulan Juli dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 495 Documents
Hubungan keaktifan siswa dalam permainan tabung bintang dengan hasil belajar matematika siswa kelas 3 SD Yogi Ageng Sri Legowo; Jupriyanto Jupriyanto; Kusuma Permatasari
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 13, No 2 (2022): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v13i2.12681

Abstract

Pengintegrasian unsur permainan dalam pembelajaran menjadi salah satu kajian yang menarik saat ini. Bermain yang merupakan aktifitas dari dalam siswa dalam perspektif pembelajaran tentu saja harus berdampak positif dalam hasil belajar siswa. Sehingga tujuan dalam penelitian ini adalah menguji hubungan keaktifan siswa dalam permainan Tabung Bintang dengan hasil belajar matematika pada siswa kelas 3 SD. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah korelasional (Correlational Studies). Sedangkan teknik sampling yang digunakan adalah teknik sampling jenuh yaitu menggunakan seluruh populasi sebagai sampel, dengan sampling sebanyak 29 siswa. Analisis data dilakukan dengan analisis korelasi rank spearman yang tidak membutuhkan asumsi data berdistribusi normal. Berdasarkan uji korelasi Rank Spearman diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 yang dapat diartikan bahwa terdapat hubungan antara keaktifan siswa dalam permainan tabung bintang terhadap hasil belajar matematika siswa.
Analisis kemampuan literasi matematika dalam pemecahan masalah pisa konten quantity ditinjau dari gaya belajar siswa Setyowati Setyowati
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 13, No 2 (2022): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v13i2.12253

Abstract

Kemampuan literasi matematika siswa di Indonesia masih rendah. Salah satu faktor yang mempengaruhi capaian literasi matematika siswa adalah gaya belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan literasi siswa kelas VIII dalam memecahkan masalah PISA matematika yang dipelajari dari gaya belajar. Kemampuan literasi siswa dalam memecahkan soal PISA kuantitas konten pada gaya belajar visual, audiotorial dan kinestetik. Ada 3 dalam proses literasi matematika yaitu merumuskan situasi secara matematis, menggunakan konsep, fakta, tahapan prosedur dan penalaran matematika, penerapan, dan penerapan hasil matematika.Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 01 Gabus yang menggunakan tujuan teknik yang diperoleh 2 subjek visual, audiotorial, dan kinestetik yang terpilih dari angket gaya belajar. penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Instrumen dalam penelitian ini adalah angket gaya belajar, tes literasi matematika, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi pengumpulan data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pemeriksa keabsahan data menggunakan triangulasi sumber.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Siswa visual memiliki kemampuan literasi matematika yang baik, mampu memenuhi indikator yang ada pada 3 tahapan proses literasi matematika pada soal level 2, 6 dan 4, (2) Siswa audiotorial memiliki kemampuan literasi matematika cukup baik , kurang mampu memenuhi beberapa indikator dari 3 tahapan proses literasi matematika pada level 2, 6, dan 4, (3) Siswa gaya kinestetik memiliki kemampuan literasi matematika kurang baik,
Profil kemampuan berpikir kreatif siswa dalam pemecahan masalah matematika ditinjau dari gaya kognitif Dwi Anjar Sari; Sudargo Sudargo; Dewi Wulandari
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 13, No 2 (2022): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v13i2.11884

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif siswa dalam pemecahan masalah matematika ditinjau dari gaya kognitif. Berpikir kreatif merupakan suatu hal yang penting yang harus dikembangkan dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII A SMP Institut Indonesia tahun ajaran 2020/2021 yang terdiri dari 4 siswa, dua siswa dengan gaya kognitif field dependent dan dua siswa dengan gaya kognitif field independent. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang dilakukan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan triangulasi metode dan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan gaya kognitif field independent memiliki kemampuan berpikir kreatif lebih baik daripada siswa dengan gaya kognitif field dependent. Hal ini dikarenakan siswa dengan gaya kognitif dield independent mampu memenuhi semua komponen dalam berpikir kreatif yaitu kefasihan, fleksibilitas, dan kebaruan, sedangkan siswa dengan gaya kognitif field dependent hanya mampu memenuhi 1 dari 3 komponens berpikir kreatif yaitu kefasihan. Kata kunci: berpikir kreatif; gaya kognitif; pemecahan masalah
Peningkatan kemampuan komunikasi matematis dan self-confidence siswa melalui model pembelajaran kooperatif Time Token Arends sastika astridewi
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 13, No 2 (2022): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan komunikasi matematis dan rasa percaya diri siswa yang dilakukan di SMA di Kota Serang. Diperkuat dari hasil studi lapangan yang menunjukkan rendahnya kemampuan komunikasi matematis siswa dan didukung oleh kepercayaan diri siswa yang sangat kurang. Oleh karena itu, peneliti menerapkan strategi lain dalam pembelajaran, yaitu menerapkan pembelajaran kooperatif Time Token Arends untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematis dan rasa percaya diri siswa. Setelah dilakukan penelitian, mulai dari pengambilan sampel sampai dengan pengolahan data, dengan metode yang digunakan yaitu kuasi eksperimen cluster random sampling, yang dihasilkan berdasarkan tujuan penelitian, antara lain: 1) peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa yang mendapatkan model pembelajaran kooperatif Time Token Arends lebih baik daripada siswa yang mendapatkan pembelajaran konvensional; 2) peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa yang mendapatkan model pembelajaran kooperatif Time Token Arends pada kelompok siswa berkemampuan tinggi lebih baik daripada siswa yang mendapatkan pembelajaran konvensional; 3) peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa yang mendapatkan model pembelajaran kooperatif Time Token Arends pada kelompok siswa berkemampuan sedang lebih baik daripada siswa mendapatkan pembelajaran konvensional;4) peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa yang mendapatkan model pembelajaran kooperatif Time Token Arends pada kelompok siswa berkemampuan rendah tidak lebih baik daripada siswa yang mendapatkan pembelajaran konvensional; 5) peningkatan rasa percaya diri siswa yang memperoleh model pembelajaran kooperatif tipe Time Token Arends lebih baik daripada siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional.Kata kunci : Kemampuan komunikasi matematis , Percaya diri , Time Token Arends .
Pengembangan LKPD berbasis Masalah Kontekstual Untuk Meningkatkan Kemandirian Peserta didik, Bawean Noor Shabiha Farhana; Irwani Zawawi; Sri Suryanti
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 13, No 3 (2022): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v13i3.13637

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar berupa LKPD berbasis masalah kontekstual pada mata pelajaran matematika materi perbandingan kelas VII SMP/MTs.sederajat untuk meningkatkan kemandirian belajar peserta didik yang memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian research and development (R&D) dengan model ADDIE yang ADDIE terdiri dari 5 tahapan yakni Analisis (Analysis), Desain (Design), Pengembangan (Development), Penerapan (Implementation), Evaluasi (Evaluation). Intrumen kevalidan berupa angket validasi dari ahli materi dan ahli media dengan memperoleh nilai persentase 89,41%. Instrumen kepraktisan berupa angket respon peserta didik dengan memperoleh nilai persentase 81,35%..  Subjek dalam penelitian ini sebanyak 20 peserta didik MTs. Penaber, Bawean dengan mengisi angket kemandirian dan mengerjakan pretest, kemudian dilakukan pembelajaran menggunakan LKPD dan diberikan posttest, angket kemandirian setelah pembelajaran, angket respon, dan dilakukan wawancara kepada peserta didik sebagai media evaluasi pengembangan LKPD ini.  Instrumen keefektifan berupa dilakukannya pretest dan posttest dengan memperoleh nilai 0,704 yang termasuk kategori tinggi serta angket kemandirian sebelum dan sesudah dilakukannya pembelajaran dengan memperoleh nilai sebesar 0,38 yang termasuk dalam kategori sedang. Berdasarkan analisis tersebut LKPD yang dikembangkan dapat dikatakan valid dan dapat digunakan dalam pembeelajaran di kelas VII SMP/MTs. Sederajat.Kata kunci : LKPD berbasis kontekstual, LKPD perbandingan, ADDIE
Analisis kemampuan representasi matematis siswa SMP dalam penyelesaian soal segiempat ditinjau dari gaya kognitif Tika Ariesawati
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 13, No 3 (2022): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v13i3.12804

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan representasi matematis iswa SMP dalam penyelesaian soal segiempat ditinjau dari gaya kognitif field dependent dan field independent. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Subjek penelitian ini yaitu 3 siswa dengan gaya kognitif field dependent dan 2 siswa dengan gaya kognitif field independent dari  kelas VII B SMP PGRI 3 Kepil. Teknik pengambilan subjek menggunakan purposive sampling. Instrumen yang peneliti gunakan yaitu tes GEFT (Group Embassed Figure Test), tes kemampuan representasi matematis, dan wawancara. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, wawancara, dan catatan lapangan. Teknik analisis yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa siswa gaya kognitif field dependent mampu memenuhi indikator visual dari soal nomor 1, Pada soal nomor 2 siswa gaya kognitif field dependent mampu memenuhi semua indikator namun kurang sempurna untuk S1, siswa gaya kognitif field dependent hanya memenuhi indikator ekspresi matematis untuk S2, siswa gaya kognitif field dependent tidak mampu memenuhi indikator ekspresi matematis ataupun persamaan matematis untuk S3.. Sedangkan siswa dengan gaya kognitif field dependent mampu memenuhi indikator visual pada soal nomor 1. Pada soal nomor 2, siswa dengan gaya kognitif field independent mampu memenuhi indikator ekspresi matematis untuk S4, siswa gaya kognitif field independent mampu memenuhi indicator ekspresi matematis dan persamaan matematis kurang sempurna karena hasil akhir kurang tepat.Kata Kunci: Representasi, field dependent, field independent
Implementation of the Self Organized Learning Environment (SOLE) learning model at MTs bilingual sabilil khoir Ifa Dwi Mahfudhoh; Risdiana Chandra Dhewy
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 13, No 3 (2022): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v13i3.9602

Abstract

Along with the development of education in Indonesia, teachers must prepare interesting learning strategies in order to facilitate the learning process and delivery of material to students. Not only teachers but students must also actively participate in the learning provided by the teacher. The SOLE learning model is a learning model created so that students can organize themselves into groups and learn to use smartphones connected to the internet with teacher guidance. The purpose of this study is to see the implementation of SOLE learning in terms of teacher activities, student activities, student learning outcomes, and student response questionnaires. This research is included in a quantitative descriptive study conducted at MTs Bilingual Sabilil Khoir in class VII-C with a total sample of 14 students. In the implementation of the SOLE learning model in this study, the results of teacher activities showed 3.25 "good" categories. The results of student activities can be said to be effective because on average each indicator gets > 70% which can be categorized as "Active". In the classical learning outcomes section, 78.6% are said to be "complete". And in the student response section, it is said to be positive because the student response questionnaire is on the "very good" criteria. The application of the Self Organized Learning Environment (SOLE) learning model can be used as a solution to the mathematics learning model so that it is student-centered, so that students can learn independently to understand the subject and can develop their confidence.
Kemampuan spasial siswa setelah belajar geometri deskriptif secara daring Aan Hendroanto
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 13, No 3 (2022): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v13i3.14027

Abstract

Implementasi pembelajaran daring selama pandemic covid 19 telah berdampak pada perkembangan kemampuan spasial siswa dalam mata kuliah geometri deskriptif. Perkembangan kemampuan spasial siswa terganggu karena pelaksanaan pembelajaran yang secara daring sementara kegiatan praktikum seharusnya dilakukan secara luring. Penelitian ini bertujuan menganalisis kemampuan spasial mahasiswa program studi pendidikan matematika FKIP UAD pada mata kuliah geometri deskriptif. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan subjek yaitu 24 orang mahasiswa semester 4 peserta mata kuliah geometri deskriptif tahun akademik 2021/2022. Teknik pengumpulan data menggunakan tes kemampuan spasial, serta wawancara. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa skor rata-rata kemampuan spasial siswa 67,8 dengan kategori cukup. Hasil ini menunjukkan bahwa kemampuan spasial siswa masih kurang dari yang diharapkan yaitu masuk kategori sangat baik.
Pengembangan Perangkat Pembelajaran dengan Pendekatan Saintifik Strategi Problem Based Learning Materi Perkalian Bersusun dinda salsabila
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 13, No 3 (2022): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v13i3.7998

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran dengan pendekatan saintifk menggunakan strategi Problem Based Learning (PBL) untuk menyelesaikan permasalahan perkalian bersusun Peserta didik kelas III di SD Negeri 01 Bawang Tirtomulyo. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian adalah pendidik kelas III di SD Negeri 01 Bawang Tirtomulyo. Sedangkan objek penelitian adalah perangkat pembelajaran yang berupa Rancangan Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Proses pengumpulan data, penelitian ini menggunakan metode observasi dan wawancara secara online dengan menggunakan Whatsapp Group serta studi literatur. Teknik analisis data penelitian meliputi data reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dapat dihasilkan suatu perangkat pembelajaran berupa Rancangan Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang dapat digunakan untuk melakukan praktik pembelajaran pada materi perkalian berususun di tingkat Sekolah dasar.  Kata kunci: Pembelajaran  Daring; Pendekatan saintifik; Perkalian Bersusun
Implementasi kurikulum merdeka ditinjau dari pembelajaran matematika dan pelaksanaan P5 (studi di SMA Negeri 12 Kabupaten Tangerang) Awaliyah Septiani
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 13, No 3 (2022): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v13i3.14211

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui tentang implementasi kurikulum merdeka di SMA Negeri 12 Kabupaten Tangerang, ditinjau dari pembelajaran matematika dan pelaksanaan projek penguatan profil pelajar pancasila (P5). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Adapun data hasil penelitian diperoleh dari wawancara kepada kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, serta perwakilan guru matematika sebagai fasilitator. Hasil wawancara menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran matematika pada kurikulum merdeka di desain lebih menyenangkan dan dilaksanakan sesuai dengan fase perkembangan peserta didik serta gaya belajarnya, tujuannya adalah agar peserta didik tidak merasa terbebani dalam mengikuti pembelajaran. Selain itu, peserta didik tidak diharuskan menguasai matematika, karena minat dan bakat setiap individu berbeda-beda. Laporan hasil belajar disesuaikan dengan pencapainnya masing-masing. Proses pembelajaran lebih di tekankan kepada keaktifan peserta didik melalui model problem based learning (PBL) dan project based learning (PjBL) untuk menguatkan karakter peserta didik. Sedangkan untuk kegiatan projek penguatan profil pelajar pancasila (P5) sebagai bagian dari implementasi kurikulum merdeka telah dilaksanakan dengan baik sesuai dengan tujuan yang ditetapkan, yaitu menguatkan profil pelajar pancasila. Hasil dari projek peserta didik dalam kegiatan P5 berupa poster dan ecobrick sebagai bentuk pengolahan sampah plastik menjadi barang yang bisa dimanfaatkan kembali, dan film pendek tentang gaya hidup berkelanjutan. Adapun raport kegiatan P5 akan diberikan kepada orang tua sebagai laporan hasil kegiatan pada setiap akhir tahun pelajaran.

Filter by Year

2010 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 16, No 1 (2025): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 15, No 3 (2024): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 15, No 2 (2024): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 15, No 1 (2024): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 14, No 3 (2023): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 14, No 2 (2023): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 14, No 1 (2023): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 13, No 3 (2022): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 13, No 2 (2022): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 13, No 1 (2022): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 12, No 3 (2021): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 12, No 2 (2021): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 12, No 1 (2021): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 11, No 2 (2020): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 11, No 1 (2020): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 10, No 2 (2019): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 10, No 1 (2019): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 9, No 2 (2018): AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 9, No 1 (2018): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 9, No 1 (2018): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 8, No 2 (2017): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 8, No 1 (2017): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7, No 2 (2016): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7, No 1 (2016): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 6, No 2 (2015): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 6, No 1/Maret (2015): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 6, No 1/Maret (2015): AKSIOMA Vol 5, No 2/septembe (2014): aksioma Vol 5, No 2/september (2014): aksioma Vol 5, No 1/MARET (2014): AKSIOMA Vol 5, No 1/MARET (2014): AKSIOMA Vol 4, No 2/September (2013): AKSIOMA Vol 4, No 2/Septembe (2013): AKSIOMA Vol 4, No 1/MARET (2013): AKSIOMA Vol 4, No 1/MARET (2013): AKSIOMA Vol 3, No 2 (2012): AKSIOMA Vol 3, No 1/Maret (2012): Aksioma Vol 3, No 1/Maret (2012): Aksioma Vol 2, No 2/Septembe (2011): AKSIOMA Vol 2, No 2/September (2011): AKSIOMA Vol 2, No 1/Maret (2011): AKSIOMA Vol 2, No 1/Maret (2011): AKSIOMA Vol 1, No 2/September (2010): AKSIOMA Vol 1, No 2/Septembe (2010): AKSIOMA Vol 1, No 1/Maret (2010): AKSIOMA Vol 1, No 1/Maret (2010): AKSIOMA More Issue