cover
Contact Name
Wiwin Hartanto
Contact Email
wiwinhartanto@unej.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalpe.fkip@unej.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN EKONOMI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, Ilmu Ekonomi dan Ilmu Sosial
Published by Universitas Jember
ISSN : 19079990     EISSN : 25487175     DOI : -
Core Subject : Economy, Social,
JURNAL PENDIDIKAN EKONOMI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, Ilmu Ekonomi dan Ilmu Sosial (JPE), an electronic journal, provides a forum for publishing the original research articles, review articles from contributors, and the novel technology news related to economics education and business.
Arjuna Subject : -
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol 11 No 2 (2017)" : 20 Documents clear
PENGARUH PRAKTIK KERJA INDUSTRI TERHADAP KEMAMPUAN PENGUASAAN HARDSKILL SISWA KELAS XI PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN SMK NEGERI 5 JEMBER TAHUN AJARAN 2016/2017 Nur Aulya Rizki; Bambang Suyadi; Retna Ngesti Sedyati
JURNAL PENDIDIKAN EKONOMI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, Ilmu Ekonomi dan Ilmu Sosial Vol 11 No 2 (2017)
Publisher : Economic Education, University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jpe.v11i2.6452

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui adanya pengaruh yang signifikan antara pengaruh praktik kerja industri terhadap kemampuan penguasaan hardskill siswa kelas XI Program Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan SMK Negeri 5 Jember Tahun Ajaran 2016/2017. Metode penentuan lokasi penelitian menggunakan metode purposive area yaitu di SMK Negeri 5 Jember yang terletak di Jalan Brawijaya No. 55, Jember. Penentuan responden dalam penelitian ini menggunakan metode populasi yaitu sebanyak 69 responden. Metode pengumpulan data yang digunakan terdiri dari metode: angket, wawancara, dokumen daan observasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis inferensial yaitu terdiri dari analisis regresi linier sederhana dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis regresi linier sederhana menghasilkan persamaan Ŷ = 1,965 + 0,563X + ei dengan nilai Rsquare sebesar 0,723, hasil uji F membandingkan antara Fhitung dengan Ftabel dengan nilai Fhitung sebesar 174,447, Ftabel sebesar 3,984 pada taraf signifikansi 0,05 dengan kriteria pengujian yaitu Fhitung > Ftabel maka Ho ditolak, dan jika sig < α, maka Ho ditolak. Hal tersebut menunjukkan bahwa praktik kerja industri memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan penguasaan hardskill siswa kelas XI Program Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan SMK Negeri 5 Jember Tahun Ajaran 2016/2017 dengan besaran pengaruh sebesar 72,3%, sedangkan sisanya yaitu 27,7% dipengaruhi variabel bebas lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini meliputi program Project Work, pendidikan informal, prestasi belajar kewirausahaan, dan penguasaan mata diklat produktif.
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING PADA MATA PELAJARAN EKONOMI KD SISTEM DAN ALAT PEMBAYARAN KELAS X IPS DI SMAN 2 JEMBER TAHUN PELAJARAN 2016/2017 Mayya Muwallidah; Retna Ngesti Sedyati; Hety Mustika Ani
JURNAL PENDIDIKAN EKONOMI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, Ilmu Ekonomi dan Ilmu Sosial Vol 11 No 2 (2017)
Publisher : Economic Education, University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jpe.v11i2.6461

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran blended learning. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) model pembelajaran blended learning pada KD sistem dan alat pembayaran (2) mengetahui tingkat kemenarikan, efektivitas dan efisiensi model pembelajaran blended learning pada KD sistem dan alat pembayaran. Jenis penelitian adalah penelitian dan pengembangan dengan menggunakan model penelitian dan pengembangan ADDIE tahap-tahap: (1) analisis; (2) desain; (3) pengembangan ; (4) implementasi; dan (5) evaluasi. Subjek uji coba penelitian ini berjumlah 35 peserta didik kelas X IPS 2 SMA Negeri 2 Jember. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar validasi, angket respon peserta didik, pedoman wawancara, tes hasil belajar, dan metode dokumen. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis uji kemenarikan dengan angket respon peserta didik, uji efektivitas model dengan tes menggunakan SPSS v22 untuk melihat perbedaan perbedaan hasil belajar dan efisiensi model dengan wawancara kepada guru dan perbedaan waktu di silabus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) model pembelajaran blended learning ini berhasil dikembangkan melalui beberapa tahapan, yaitu analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi; (2) hasil penilaian ahli materi mendapatkan rata-rata tahap I 71,88%, tahap II 93,75% dan tahap III 100% dengan kategori “baik sekali”; hasil penilaian ahli model blended learning mendapatkan rata-rata tahap I 58,33% tahap II 95,83%, tahap III 100% dengan kategori “baik sekali”; dan hasil uji coba pengguna mendapatkan rata-rata 86% dengan kategori “sangat menarik”. Efektivitas model blended learning dilihat dari peningkatan rata-rata hasil belajar peserta didik sebesar 80. Pengukuran efisiensi model blended learning terhadap target waktu berkurang menjadi 9x45 menit atau 3x pertemuan dari yang disediakan disilabus 12x45 menit atau 4x pertemuan. berdasarkan hasil yang diperoleh tersebut menunjukkan, model blended learning lebih menarik, lebih efektif dan lebih efisien terhadap model sebelumnya (klasikal) di kelas X IPS 2 di SMA Negeri 2 Jember pada KD sistem dan alat pembayaran.
PENERAPAN PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM MEMAHAMI LINGKUNGAN HIDUP PADA MATA PELAJARAN IPS DI SMP NEGERI 2 SUKODONO Bejo Apriyanto; Elan Artono Nurdin; Fahrudi Ahwan Ikhsan; Fahmi Arif Kurniawan
JURNAL PENDIDIKAN EKONOMI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, Ilmu Ekonomi dan Ilmu Sosial Vol 11 No 2 (2017)
Publisher : Economic Education, University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jpe.v11i2.5727

Abstract

Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan pada tanggal 5 April di kelas VIII-B SMP Negeri Sukodono diketahui bahwa 75% siswa bahwa mata pelajaran IPS geografi membosankan karena terlalu banyak konsep yang harus dihafalkanmereka kurang memahami manfaat pelajaran geografi bagi kehidupan nyata, serta jarang melakukan observasi keluar kelas. Indikasi kuat yang melatarbelakangi kesulitan siswa untuk memahami materi yang disampaikan antara lain karena kurangnya kemampuan siswa dalam memecahkan masalah IPS Geografi. Hal tersebut dapat dilihat dari aktivitas serta hasil belajar siswa yang menunjukkan hanya ada 2 atau 5% siswa yang terlihat aktif, sedangkan yang lain kurang aktif, serta kemampuan siswa dalam memecahkan masalah hanya ada 5 siswa yang dapat memecahkan masalah dengan baik. Kemampuan siswa dalam memecahkan masalah masih kurang hal ini dapat dilihat dari hasil observasi yang menyebutkan hanya terdapat 4 dari 40 siswa atau 10% yang bisa menyelesaikan masalah sedangkan yang 90% masih perlu bimbingan dan latihan dalam memecahkan masalah. Untuk mengatasi permasalahan kualitas pembelajaran, maka disusunlah pembelajaran geografi dengan mengimplementasikan pembelajaran berbasis masalah untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa dalam memahami permasalahan lingkungan hidup. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan apakah dengan pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa dalam memecahkan masalah lingkungan hidup di SMP Negeri 2 Sukodono. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus tindakan. Dalam penelitian ini data yang diperoleh berupa aktivitas belajar siswa, nilai hasil diskusi, dan nilai hasil belajar siswa. Aktivitas belajar siswa diukur berdasarkan peningkatan rata-rata persentase aktivitas belajar siswa dan taraf keberhasilan tindakan, kemudian nilai hasil diskusi siswa berdasarkan skor perolehan nilai hasil diskusi, sedangkan hasil belajar siswa diukur berdasarkan nilai hasil tes yang dilaksanakan pada akhir siklus. Instrumen yang digunakan yaitu soal tes, lembar observasi aktivitas belajar siswa dan catatan di lapangan serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan penerapan pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa dalam memahami permasalahan lingkungan hidup SMP Negeri 2 Sukodono ditunjukkan dengan peningkatan aktivitas belajar siswa dari 65,07% (cukup) pada siklus I meningkat menjadi 76,67% (baik) pada siklus II. Peningkatan hasil diskusi siswa dapat diketahui rata-rata skor hasil diskusi siswa sebesar 57,18% (cukup) pada siklus I meningkat menjadi 76,5% (baik) pada siklus II. Peningkatan hasil belajar siswa dapat diketahui dari rata-rata nilai tes pada tiap akhir siklus sebesar 67,92% (cukup) pada siklus I meningkat menjadi 71,1% (baik) pada siklus II. Berdasarkan penelitian di atas guru mata pelajaran IPS geografi dalam pembelajaran geografi perlu dilakukan dengan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah karena ini sangat mendukung untuk kemampuan berfikir kritis serta menimgkatkan kecerdasan dan hasil belajar.
ANALISIS SUMBER BELAJAR LKS PENGANTAR AKUNTANSI DENGAN PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN NOMOR 1 TAHUN 2013 Dini Octoria; Sudiyanto Sudiyanto
JURNAL PENDIDIKAN EKONOMI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, Ilmu Ekonomi dan Ilmu Sosial Vol 11 No 2 (2017)
Publisher : Economic Education, University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jpe.v11i2.6397

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian sumber belajar LKS Pengantar Akuntansi dengan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) Nomor 1 Tahun 2013. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian kualitatif verifikatif. Penelitian ini dilakukan di salah satu SMK di Surakarta, yang dilaksanakan pada tahun 2016. Sumber data yang digunakan adalah dokumen berupa LKS Pengantar Akuntansi dan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) Nomor 1 Tahun 2013. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi dokumentasi dengan melakukan content analysis pada dokumen LKS dan PSAK. Teknik analisis data menggunakan analisis data kualitatif yang terdiri dari tahap reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Prosedur penelitian ini terdiri dari empat tahapan, yaitu persiapan penelitian; pelaksanaan penelitian; analisis data; penyusunan laporan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sumber belajar berupa LKS Pengantar Akuntasi yang digunakan peserta didik di salah satu SMK Surakarta belum sesuai dengan PSAK No. 1 Tahun 2013. Terdapat 13 dari total 14 sub indikator pada materi laporan keuangan yang belum sesuai dengan PSAK No. 1 Tahun 2013. Dengan berdasar pada simpulan penelitian, diharapkan agar guru dapat lebih selektif lagi dalam menggunakan sumber belajar, khususnya selektif dalam memilih isi atau content sumber belajar yang sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan.
PENERAPAN E-LEARNING DENGAN MEDIA SCHOOLOGY UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA KOMPETENSI DASAR MENDESKRIPSIKAN KONSEP BADAN USAHA DALAM PEREKONOMIAN INDONESIA Nur Laila Ulva; Sri Kantun; Joko Widodo
JURNAL PENDIDIKAN EKONOMI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, Ilmu Ekonomi dan Ilmu Sosial Vol 11 No 2 (2017)
Publisher : Economic Education, University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jpe.v11i2.6453

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mendeskripsikan penerapan E-Learning dengan media Schoology dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa pada Kompetensi Dasar Konsep Badan Usaha dalam Perekonomian Indonesia kelas X SOS 1 SMAN 4 Jember semester genap tahun ajaran 2016/2017, 2) untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa melalui penerapan E-Learning dengan media Schoology pada Kompetensi Dasar Konsep Badan Usaha dalam Perekonomian Indonesia kelas X SOS 1 SMAN 4 Jember semester genap tahun ajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri atas dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan (observasi) dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SOS 1 SMAN 4 Jember yang berjumlah 36 siswa. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, tes, dan dokumen. Teknik analisis data menggunakan analisis data deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Motivasi belajar siswa pada siklus I sebesar 2,7 dengan kriteria sedang, meningkat menjadi 3,5 dengan kriteria tinggi pada siklus II. Sedangkan rata-rata nilai hasil belajar siswa pada siklus I sebesar 78,19 dengan ketuntasan klasikal sebesar 75%, meningkatkan menjadi 86,19 dengan ketuntasan klasikal 83,33% pada siklus II. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan e-learning dengan media Schoology dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa kelas X SOS 1 SMAN 4 Jember pada kompetensi dasar mendeskripsikan konsep badan usaha dalam perekonomian Indonesia semester genap tahun ajaran 2016/2017.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR AND SHARE DITINJAU DARI KEMANDIRIAN BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA Elan Artono Nurdin; Bejo Apriyanto; Fahrudi Ahwan Ikhsan; Fahmi Arif Kurniawan
JURNAL PENDIDIKAN EKONOMI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, Ilmu Ekonomi dan Ilmu Sosial Vol 11 No 2 (2017)
Publisher : Economic Education, University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jpe.v11i2.5729

Abstract

Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan pada tanggal 5 April di kelas VIII-B SMP Negeri Sukodono diketahui bahwa 75% siswa bahwa mata pelajaran IPS geografi membosankan karena terlalu banyak konsep yang harus dihafalkanmereka kurang memahami manfaat pelajaran geografi bagi kehidupan nyata, serta jarang melakukan observasi keluar kelas. Indikasi kuat yang melatarbelakangi kesulitan siswa untuk memahami materi yang disampaikan antara lain karena kurangnya kemampuan siswa dalam memecahkan masalah IPS Geografi. Hal tersebut dapat dilihat dari aktivitas serta hasil belajar siswa yang menunjukkan hanya ada 2 atau 5% siswa yang terlihat aktif, sedangkan yang lain kurang aktif, serta kemampuan siswa dalam memecahkan masalah hanya ada 5 siswa yang dapat memecahkan masalah dengan baik. Kemampuan siswa dalam memecahkan masalah masih kurang hal ini dapat dilihat dari hasil observasi yang menyebutkan hanya terdapat 4 dari 40 siswa atau 10% yang bisa menyelesaikan masalah sedangkan yang 90% masih perlu bimbingan dan latihan dalam memecahkan masalah. Untuk mengatasi permasalahan kualitas pembelajaran, maka disusunlah pembelajaran geografi dengan mengimplementasikan pembelajaran berbasis masalah untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa dalam memahami permasalahan lingkungan hidup. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan apakah dengan pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa dalam memecahkan masalah lingkungan hidup di SMP Negeri 2 Sukodono. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus tindakan. Dalam penelitian ini data yang diperoleh berupa aktivitas belajar siswa, nilai hasil diskusi, dan nilai hasil belajar siswa. Aktivitas belajar siswa diukur berdasarkan peningkatan rata-rata persentase aktivitas belajar siswa dan taraf keberhasilan tindakan, kemudian nilai hasil diskusi siswa berdasarkan skor perolehan nilai hasil diskusi, sedangkan hasil belajar siswa diukur berdasarkan nilai hasil tes yang dilaksanakan pada akhir siklus. Instrumen yang digunakan yaitu soal tes, lembar observasi aktivitas belajar siswa dan catatan di lapangan serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan penerapan pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa dalam memahami permasalahan lingkungan hidup SMP Negeri 2 Sukodono ditunjukkan dengan peningkatan aktivitas belajar siswa dari 65,07% (cukup) pada siklus I meningkat menjadi 76,67% (baik) pada siklus II. Peningkatan hasil diskusi siswa dapat diketahui rata-rata skor hasil diskusi siswa sebesar 57,18% (cukup) pada siklus I meningkat menjadi 76,5% (baik) pada siklus II. Peningkatan hasil belajar siswa dapat diketahui dari rata-rata nilai tes pada tiap akhir siklus sebesar 67,92% (cukup) pada siklus I meningkat menjadi 71,1% (baik) pada siklus II. Berdasarkan penelitian di atas guru mata pelajaran IPS geografi dalam pembelajaran geografi perlu dilakukan dengan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah karena ini sangat mendukung untuk kemampuan berfikir kritis serta menimgkatkan kecerdasan dan hasil belajar.
PERILAKU KEWIRAUSAHAAN PENGRAJIN GERABAH DI KECAMATAN BESUK KABUPATEN PROBOLINGGO Aris Egayanti; Sukidin Sukidin; Hety Mustika Ani
JURNAL PENDIDIKAN EKONOMI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, Ilmu Ekonomi dan Ilmu Sosial Vol 11 No 2 (2017)
Publisher : Economic Education, University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jpe.v11i2.6446

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan perilaku kewirausahaan Pengrajin gerabah di Kecamatan Besuk Kabupaten Probolinggo. Teknik penentuan subjek penelitian dalam penelitian ini menggunakan metode snowball yaitu Pengrajin gerabah di Kecamatan Besuk Kabupaten Probolinggo. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode wawancara mendalam, observasi atau pengamatan, dan dokumen. Analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian (display) data, verifikasi atau kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, bahwa pengrajin gerabah menerapkan perilaku kewirausahaan dalam menjalankan usaha gerabah untuk bertahan dan berkembang ditengah persaingan pengrajin gerabah lainnya. Terdapat tiga perilaku kewirausahaan yang dilakukan pengrajin gerabah yaitu: kerja keras, kreativitas dan daya inovatif. Kerja keras yang dilakukan pengrajin gerabah yaitu menjalankan usaha gerabah dengan penuh ketelatenan dalam mengerjakan setiap detail gerabah yang diproduksi serta intensitas waktu kerja yang digunakan dalam rentang waktu relatif lama, semakin lama waktu kerja maka semakin banyak pula jumlah gerabah yang dihasilkan. Hal ini berpengaruh terhadap pencapaian omset yang mereka dapatkan setiap bulan dari hasil penjualan gerabah. Kreativitas yang dilakukan pengrajin gerabah yaitu bagaimana mereka menganalisis segmentasi pasar dan jenis gerabah yang dominan diperlukan oleh masyarakat pada umumnya sehingga pasar bisa open terhadap produk gerabah yang mereka hasilkan. Daya inovatif yang yang dilakukan pengrajin gerabah yaitu menginovasi jenis gerabah yang mereka hasilkan untuk tampil lebih unik dan bagus dari gerabah yang dihasilkan daerah lain, Sehingga antara pengrajin dari Kecamatan Besuk dengan pengrajin gerabah daerah lainnya mempunyai ciri tersendiri dalam produk yang dihasilkan.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA BERVARIASI DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN EKONOMI SISWA KELAS XI IPS SMA NEGERI 2 JEMBER TAHUN PELAJARAN 2016/2017 Rita Widiasih; Joko Widodo; Titin Kartini
JURNAL PENDIDIKAN EKONOMI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, Ilmu Ekonomi dan Ilmu Sosial Vol 11 No 2 (2017)
Publisher : Economic Education, University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jpe.v11i2.6454

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui pegaruh yang signifikan dari variabel penggunaan media bervariasi terhadap motivasi belajar siswa kelas XI IPS SMA Negeri 2 Jember Tahun Pelajaran 2016/2017, 2) untuk mengetahui pengaruh yang signifikan dari variabel penggunaan media bervariasi terhadap hasil belajar siswa kelas XI IPS SMA Negeri 2 Jember Tahun Pelajaran 2016/2017, 3) untuk mengetahui pengaruh yang signifikan dari variabel motivasi belajar terhadap hasil belajar siswa kelas XI IPS SMA Negeri 2 Jember Tahun Pelajaran 2016/2017 yang terdiri dari indikator yaitu pesan verbal dan nonverbal, menampilkan gambar, proyeksi gambar bergerak dan bersuara di SMA Negeri 2 Jember. Metode Penentuan lokasi penelitian menggunakan Purposive area di SMA Negeri 2 Jember di Jl. Jawa No16 Kabupaten Jember. Penentuan responden dalam penelitian ini menggunakan metode populasi yaitu sebanyak 71 siswa. Metode Pengumpulan data yang digunakan terdiri dari metode angket, wawancara, observasi dan dokumen. Analisis data yang digunakan adalah analisis jalur yaitu dengan analisis garis regresi linier yaitu dengan uji asumsi klasik, analisis jalur, uji t dan perhitungan analisis jalur. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan media bervariasi dan motivasi belajar terhadap hasil belajar mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar yaitu sebesar 0,055%, sedangkan sisanya yaitu 0,045% dipengaruhi oleh variabel lainnya yang tidak diteliti dalam penelitian ini yaitu fasilitas belajar, pemahaman siswa dan minat belajar.
KINERJA WIRAUSAHA WANITA (Studi Kasus pada Pemilik UD. Purnama Jati, UD. Elza Putra dan Multi Rasa Bakery di Jember) Dewi Ulima Ainul Hurriyah; Pudjo Suharso; Sri Wahyuni
JURNAL PENDIDIKAN EKONOMI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, Ilmu Ekonomi dan Ilmu Sosial Vol 11 No 2 (2017)
Publisher : Economic Education, University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jpe.v11i2.6447

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kinerja wirausaha wanita ditinjau dari karakteristik wirausaha pada pemilik UD. Purnama Jati, UD. Elza Putra dan Multi Rasa Bakery di Jember. Penentuan lokasi penelitian menggunakan metode purposive area, sedangkan penentuan subjek dan informan penelitian menggunakan metode purposive. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumen. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), penarikan kesimpulan dan verifikasi (drawing conclusion and verification). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja yang dimiliki oleh pemilik UD. Purnama Jati, UD. Elza Putra dan Multi Rasa Bakery adalah volume penjualan produk yang tinggi, perluasan daerah pemasaran yang luas, perbaikan sarana fisik serta pertambahan jumlah tenaga kerja yang semakin meningkat. Karakteristik wirausaha yang dimiliki pemilik UD. Purnama Jati, UD. Elza Putra dan Multi Rasa Bakery adalah sikap percaya diri, sikap keorisinilan dalam inovasi produk, berani mengambil resiko untuk melakukan diversifikasi produk, memiliki sikap orientasi tugas dan hasil, memiliki pandangan akan masa depan dan kepemimpinan dalam membangun hubungan yang harmonis dengan karyawan. Kesimpulannya, wirausaha wanita harus memiliki karkateristik wirausaha dalam menjalankan usahanya sehingga mampu menghadapi tantangan dunia bisnis dan mencapai kinerja yang optimal.
PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN EDMODO UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X PEMASARAN DI SMK NEGERI 1 JEMBER TAHUN AJARAN 2016/2017 Santhy Rahmawati Putri; Sri Wahyuni; Pudjo Suharso
JURNAL PENDIDIKAN EKONOMI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, Ilmu Ekonomi dan Ilmu Sosial Vol 11 No 2 (2017)
Publisher : Economic Education, University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jpe.v11i2.6455

Abstract

Pembelajaran merupakan proses penyampaian informasi dari guru kepada siswa. Salah satu unsur yang terdapat dalam proses pembelajaran adalah media. Media pembelajaran diperlukan oleh guru untuk menunjang seluruh aktivitas pembelajaran. Seiring dengan perkembangan teknologi informasi, banyak diciptakan media pembelajaran berbasis internet salah satunya adalah Edmodo. Edmodo dibutuhkan siswa agar dapat aktif dalam kegiatan belajar mengajar baik didalam kelas maupun diluar kelas. SMK Negeri 1 Jember merupakan salah satu sekolah yang sudah mengenal pembelajaran berbasis internet akan tetapi belum menggunakan media Edmodo. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas X Pemasaran di SMK Negeri 1 Jember dalam mata pelajaran Pengelolaan Usaha Pemasaran melalui media pembelajaran Edmodo. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Penelitian dilaksanakan di SMK Negeri 1 Jember tahun ajaran 2016/2017 dengan subyek penelitian kelas X PM 3 berjumlah 39 siswa dan objek penelitian pada mata pelajaran Pengelolaan Usaha Pemasaran. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, tes dan dokumentasi. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan 2 siklus yang terdiri dari, perencanaan, pemberian tindakan, observasi dan refleksi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data aktivitas belajar melalui observasi dan analisis data hasil belajar melalui tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan aktivitas belajar dari kondisi awal sebesar 44% menjadi 60,7% pada siklus 1 dan meningkat menjadi 92,5% pada siklus 2. Peningkatan hasil belajar juga dapat dilihat dari nilai rata-rata siswa yaitu 66,7 pada kondisi awal meningkat menjadi 72,37 pada siklus 1 dan 80,10 pada siklus 2. Kesimpulannya bahwa penggunaan media pembelajaran Edmodo ternyata dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas X PM 3 pada mata pelajaran Pengelolaan Usaha Pemasaran.

Page 2 of 2 | Total Record : 20