cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jtp2ips.journal@um.ac.id
Editorial Address
Semarang St. No 5, Malang, Indonesia
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teori dan Praksis Pembelajaran IPS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.17977
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 6, No. 2" : 5 Documents clear
Pengejawantahan blended learning untuk mendukung kultur lingkungan belajar berbasis kehidupan pasca pandemi Zahid Zufar At Thaariq; Rista Anggraini
Jurnal Teori dan Praksis Pembelajaran IPS Vol. 6, No. 2
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penulisan ini bertujuan untuk memberikan penjabaran terkait dengan penerapan blended learning dalam lingkungan belajar berbasis kehidupan pada masa pasca pandemi. Pembelajaran secara daring baik disadari maupun tidak, telah menjadikan keterampilan guru dalam mengembangkan pembelajaran dapat meningkat secara perlahan. Hal ini menyebabkan terdapat perubahan kultur belajar baru yang mulai memasuki pada orientasi pada kehidupan. Perubahan ini juga terkuatkan dengan adanya rencana kebijakan untuk melaksanakan pembelajaran secara tatap muka. Maka dari itu, penulis tertarik untuk menelaah blended learning yang kemungkinan akan terjadi sebagai jawaban dalam mendukung kultur belajar baru pasca pandemi. Telaah ini bersifat “pengejawantahan” yang berarti penulis berusaha memberikan pendapat mengenai perwujudan proses blended learning dengan orientasi pada belajar berbasis kehidupan sebagai solusi alternatif bagi guru dalam mengembangkan pembelajaran nantinya. Harapannya tulisan ini mampu memberikan pandangan yang terakumulasi dengan berbagai riset yang ada, sehingga dapat dijadikan referensi alternatif bagi penelitian selanjutnya.Kata Kunci: blended learning; belajar berbasis kehidupan; pasca pandemi DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um022v6i22021p103
Manfaat modal sosial bagi perkembangan usaha ekonomi produktif Karang Taruna Guyub Rukun 78 Desa Bantur Magdharega Putri Pratiwi; Nur Hadi; Nanda Harda Pratama Meiji
Jurnal Teori dan Praksis Pembelajaran IPS Vol. 6, No. 2
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini berusaha mengulas bagaimana manfaat modal sosial bagi perkembangan usaha ekonomi produktif Karang Taruna Guyub Rukun 78 Desa Bantur. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis model interaktif milik Miles dan Huberman, yang terdiri dari empat tahap, yaitu: 1) pengumpulan data; 2) reduksi data; 3) penyajian data, dan; 4) kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modal sosial yang dimiliki antara lain: a) ketua, wakil, dan para anggota karang taruna memiliki jaringan/hubungan baik dengan para perangkat desa dan kecamatan; b) ketua, wakil, dan para anggota karang taruna selalu kompak dan gotong royong dalam menjalankan tiap program kegiatan; c) ketua, wakil, dan para anggota karang taruna memiliki slogan “Guyub Rukun” dalam segala macam situasi organisasi. Sedangkan manfaat dari jaringan (network) pada usaha ekonomi produktif milik karang taruna antara lain: 1) memperkenalkan usaha kepada masyarakat sekitar; 2) meningkatkan permintaan produk; 3)  menambah pemasukan kas karang taruna.Kata Kunci: ekonomi produktif; karang taruna; modal sosialDOI: http://dx.doi.org/10.17977/um022v6i22021p56
Tanggapan Masyarakat terhadap Pondok Pesantren Darul Ilmi dalam perspektif pendidikan Muhammad Efendi; Kukuh Ranom Prayoga; Muniratul Mukaramah
Jurnal Teori dan Praksis Pembelajaran IPS Vol. 6, No. 2
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pondok pesantren merupakan bagian dari lembaga pendidikan yang berupaya membina, mendidik, membimbing dan mengembangkan setiap potensi yang ada dalam diri manusia. Sejauh mana pondok pesantren berperan dalam bidang pendidikan akan terus berlanjut oleh masyarakat yang selalu mengharapkan terciptanya lingkungan yang sejahtera dan terpenuhinya kebutuhan disektor keagamaan. Tanggapan masyarakat menjadi faktor yang menentukan berhasil atau tidaknya pondok pesantren dalam membina santri-santrinya. Penelitian ini berfokus pada Tanggapan masyarakat terhadap pondok pesantren  Darul Ilmi dalam perspektif pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif.Peneliti menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi dalam mengumpulkan data lapangan. Objek dalam penelitian ini adalah ponpes Darul Ilmi yang berhubungan dengan bagaimana tanggapan masyarakat terhadap lembaga tersebut. Subjek penelitianya adalah masyarakat yang berada di kelurahan Landasan Ulin, selanjutnya analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Adapun hasil dari penelitian ini berupa penilaian masyarakat bahwa pondok pesantren Darul Ilmi kota Banjarbaru berhasil dan tepat guna dalam memberikan pendidikan agama Islam kepada para santrinya.Kata Kunci: Tanggapan; Pondok Pesantren; pendidikanDOI:  http://dx.doi.org/10.17977/um022v6i22021p69
Pembelajaran IPS sebagai penguat nasionalisme dalam menghadapi tantangan di era globalisasi Moch. Dimas Galuh Mahardika; Fahmi Nur Ramadhan
Jurnal Teori dan Praksis Pembelajaran IPS Vol. 6, No. 2
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nasionalisme merupakan keadaan pikiran, di mana kesetiaan individu muncul sebagai akibat dari eksistensi negara-bangsa. Keterikatan yang mendalam dengan tanah asal seseorang, dengan tradisi lokal otoritas teritorial yang mapan telah ada dalam kekuatan yang berbeda-beda di sepanjang proses sejarahnya. Bangsa Indonesia sebagai bangsa yang telah menghadapi berbagai tantangan zaman dalam berbagai fase sejarah terbentuk sebagai bangsa yang kuat. Kekuatan bangsa Indonesia dalam perspektif sejarah menguat saat nasionalisme mulai menggeser sifat-sifat primordial dan mengutamakan kepentingan yang bersifat nasional. Pentingnya penguatan nasionalisme hari ini adalah untuk tetap menjaga identitas luhur bangsa Indonesia di tengah arus globalisasi. Pembelajaran IPS merupakan salah satu kunci untuk memberikan dasar penanaman identitas generasi penerus bangsa dalam menghadapi segala tantangan dan ancaman arus globalisasi.  Kata Kunci: nasionalisme; globalisasi; pembelajaran IPS DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um022v6i22021p78
Pendekatan Heutagogi: Sebuah alternatif dalam pembelajaran IPS pada masa pandemi Covid-19 Danan Tricahyono
Jurnal Teori dan Praksis Pembelajaran IPS Vol. 6, No. 2
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPembelajaran IPS memiliki orientasi menjadikan peserta didik sebagai aktor sosial yang memiliki kecerdasan sosial. Penulisan artikel ini memiliki tujuan untuk memberikan gagasan pada pembelajaran IPS di masa pandemi dengan pendekatan heutagogi. Penelitian ini menggunakan kajian pustaka. Peneliti menganalisis dan membandingkan berbagai buku dan artikel yang memiliki relevansi dengan topik bahasan. Hasil analisis dan perbandingan kemudian direfleksikan dalam tulisan ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan heutagogi merupakan pendekatan pembelajaran untuk menyempurnakan pendekatan pedagogi dan andragogi. Pendekatan heutagogi memberikan kebebasan kepada peserta didik untuk mendesain pembelajarannya. Pendekatan heutagogi selaras dengan pembelajaran IPS yang fokus pada pembentukan karakter peserta didik sebagai pelajar sepanjang hayat. Mengingat artikel ini sebatas pada kajian pustaka maka direkomendasikan untuk dilakukan penelitian lebih lanjut dengan studi kualitatif dan kuantitatif guna melihat seberapa besar pengaruh dari pendekatan heutagogi dalam pembelajaran IPS.Keywords: heutagogi; IPS; Covid-19DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um022v6i22021p92

Page 1 of 1 | Total Record : 5