cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
JURNAL ILMU BUDAYA
Published by Universitas Hasanuddin
ISSN : 23547294     EISSN : 26215101     DOI : -
Core Subject : Art,
Jurnal Ilmu Budaya (JIB) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Departemen Sastra Prancis Fakultas Ilmu Budaya Universitas Hasanuddin. JIB terbit secara berkala dua kali dalam setahun, periode Juni dan Desember. JIB memuat hasil-hasil penelitian dan kajian dalam bidang ilmu bahasa dan budaya Prancis, kajian bidang Bahasa dan Budaya Frankofoni, kajian linguistik, kesusastraan , kajian budaya, dan pengajaran. JIB menerima artikel, hasil penelitian, review artikel, dan editorial dalam bahasa Inggris, bahasa Prancis dan atau dalam bahasa Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 346 Documents
VISUALISASI EMOSI DALAM NOVEL CERITA KULKAS: KAJIAN SEMIOTIKA Eirenne Dewi
JURNAL ILMU BUDAYA Vol. 14 No. 1 (2026): jurnal ilmu budaya
Publisher : Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34050/jib.v14i1.50075

Abstract

Novel Cerita Kulkas memiliki objek kulkas sebagai pusat representasi emosional, sehingga menciptakan pengalaman membaca yang kuat secara imajinatif. Analisis diperlukan untuk memberikan dampak terhadap pemahaman pembaca tentang tanda-tanda visual dalam kehidupan sehari-hari merefleksikan kondisi emosional dan sosial manusia, terutama terkait kesepian, memori, dan hubungan antarmanusia. Penelitian ini menggunakan pendekatan semiotika Charles Sanders Peirce. Fokus penelitian diarahkan pada analisis ikon, indeks, dan simbol menurut semiotika Peirce untuk mengungkap hubungan antara tanda visual dalam narasi dan makna yang dibangun pengarang melalui relasi representamen, objek, dan interpretasi, sehingga memungkinkan penafsiran yang fleksibel terhadap efek visual bahasa dan lapisan simbolis objek-objek rumah tangga dalam teks sastra. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pembacaan mendalam terhadap teks untuk mengidentifikasi tanda-tanda visual, mengklasifikasikannya berdasarkan teori Peirce, dan menafsirkan makna denotatif serta konotatifnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanda visual dalam novel berfungsi sebagai media penyampaian makna emosional, kritik sosial, dan kondisi psikologis tokoh
Analisis Naratif Novel Naname Yashiki No Hanzai Karya Soji Shimada Mudiah Husnatul Aysi; Fithyani Anwar; Imelda Imelda
JURNAL ILMU BUDAYA Vol. 14 No. 1 (2026): jurnal ilmu budaya
Publisher : Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34050/jib.v14i1.50083

Abstract

This study aims to analyze the plot structure and the dynamics of conflict in Naname Yashiki no Hanzai (Pembunuhan di Rumah Miring) by Soji Shimada using Tzvetan Todorov’s narrative theory. A descriptive qualitative method with a structural literary approach is employed. The data consist of textual units representing narrative stages and conflicts, collected through close reading and note-taking techniques. The analysis applies Todorov’s five narrative stages: equilibrium, disruption, recognition of disruption, attempt to repair, and new equilibrium. The findings indicate that all five stages appear fully and coherently in the novel, with the main distinction among stages lying in the dominant type of conflict. Internal, social, and interpersonal conflicts emerge alternately in accordance with the progression of the plot. Thus, Todorov’s narrative theory is proven effective in revealing the relationship between plot structure and the development of conflict in detective fiction.
ANALISIS PSIKOLOGI SASTRA BENTUK EMOSI DALAM LIRIK LAGU “SANG DEWI” KARYA LYODRA: MENGGUNAKAN TEORI SIGMUND FREUD sela safitri
JURNAL ILMU BUDAYA Vol. 14 No. 1 (2026): jurnal ilmu budaya
Publisher : Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34050/jib.v14i1.49722

Abstract

Penelitian kualitatif ini membedah dinamika psikologis tokoh "aku" dalam lagu "Sang Dewi" karya Lyodra menggunakan teori psikoanalisis Sigmund Freud. Fokus utamanya adalah mengidentifikasi manifestasi Id, Ego, dan Superego yang tercermin dalam lirik tersebut.Temuan penelitian menunjukkan adanya konflik internal dan perjalanan tokoh dalam mengatasi trauma masa lalu demi mencapai penerimaan diri serta cinta baru. Dalam proses ini, peran Ego terbukti krusial sebagai mediator yang menyeimbangkan dorongan impulsif Id dengan batasan moral Superego. Secara keseluruhan, studi ini memberikan pemahaman mendalam mengenai perjuangan psikologis manusia melalui pendekatan psikologi sastra.
AKTIVISME DIGITAL DALAM KONFLIK GAZA: ANALISIS BUDAYA JAMMING PADA GERAKAN BOIKOT PRODUK PRO-ISRAEL Rino Andreas
JURNAL ILMU BUDAYA Vol. 14 No. 1 (2026): jurnal ilmu budaya
Publisher : Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34050/jib.v14i1.49334

Abstract

Artikel ini menganalisis fenomena aktivisme digital melalui pendekatan culture jamming dalam gerakan Boikot, Divestasi, dan Sanksi (BDS) terhadap produk-produk yang berafiliasi dengan Israel di tengah konflik Gaza . Studi ini mengadopsi metode deskriptif kualitatif, yang dibingkai melalui lensa teoretis culture jamming seperti yang dipopulerkan oleh Guy Debord. Temuan ini mengungkapkan bahwa para aktivis memproduksi dan memodifikasi gambar dengan merujuk pada identitas merek produk yang diduga berafiliasi dengan atau mendukung Israel dan sekutunya, seperti jaringan makanan cepat saji McDonald’s, perusahaan minuman Pepsi dan Coca-Cola, merek kopi Starbucks, produsen pakaian olahraga Puma, dan waralaba makanan Pizza Hut dan Burger King. Pesan media dibangun melalui wacana satir terhadap produk-produk ini dengan "menambahkan" teks dan elemen visual, menambahkan, memilih, dan memodifikasi tanda dan simbol dengan citra yang mengganggu, seperti darah, bagian tubuh bayi, roket, dan ledakan. Aktivisme digital memungkinkan para "pengganggu" untuk membangun solidaritas kolektif di sekitar tujuan bersama.
Warisan budaya Takbenda dan Tingkat Kepuasan Pengunjung Objek Wisata Ke’te Kesu’ Toraja Utara susanto rd; Sakaria Anwar
JURNAL ILMU BUDAYA Vol. 14 No. 1 (2026): jurnal ilmu budaya
Publisher : Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34050/jib.v4i1.50723

Abstract

Ke’te Kesu’ merupakan salah satu objek wisata budaya yang senantiasa dilestarikan. Upaya pelestarian budaya tersebut dilakukan sebagai bentuk strategi untuk meningkatkan kepuasan wisatawan yang berkunjung. Tingkat kepuasan wisatawan terhadap objek wisata ini berperan penting dalam mendorong kunjungan ulang di masa mendatang. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan persepsi wisatawan terhadap kelestarian budaya yang ada di objek wisata Ke’te Kesu’ serta tingkat kepuasan yang diperoleh ketika berkunjung ke objek wisata tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan total responden sebanyak 100 orang. Pengumpulan data dilakukan secara langsung di lokasi penelitian, dan responden dipilih menggunakan teknik Systematic Random Sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wisatawan menilai kelestarian budaya tak benda berada pada kategori sangat baik. Selain itu tingkat kepuasan wisatawan juga berada pada kategori puas. Oleh karena itu pelestarian budaya di Ke'te Kesu' telah berjalan efektif dan berpotensi menjadi daya tarik yang berkelanjutan bagi wisatawan di masa mendatang.
Delusi Erotomania Tokoh Kanuma Dalam Novel Kankin Karya Akiyoshi Rikako Aqilah Nurilmi; Fithyani Anwar; Kasmawati Kasmawati; Nurfitri Nurfitri
JURNAL ILMU BUDAYA Vol. 14 No. 1 (2026): jurnal ilmu budaya
Publisher : Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34050/jib.v14i1.50886

Abstract

This study aims to identify the characteristics of erotomanic delusion experienced by the character Kanuma in the novel Kankin by Akiyoshi Rikako using a literary-psychological approach. This research employs a qualitative descriptive method by analyzing narrative and dialogue excerpts that reflect the character’s behavior and thought patterns. The analysis is based on the theory of erotomania, also known as de Clérambault’s syndrome. The results show that Kanuma exhibits fixed-type erotomania, marked by a persistent belief in a romantic relationship with a single object. Kanuma believes that Yukie loves him and interprets ordinary interactions as signs of affection. Five characteristics are identified: persistent delusion, resistance to reality, obsessive behavior, complex interpretations, and potential for dangerous actions. The findings indicate that erotomania not only affects the perpetrator but also poses a serious threat to the victim.
L, De, L LIBIDINAL CATHEXIS DALAM PERJALANAN MADELINE DALAM L'APPEL DE L'ANGE KARYA GUILLAUME MUSSO: ANALISIS PSIKOANALISIS SIGMUND FREUD: Analysis in the novel L'appel de l'ange Sherli Putri Permatasari
JURNAL ILMU BUDAYA Vol. 14 No. 1 (2026): jurnal ilmu budaya
Publisher : Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34050/jib.v14i1.47522

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi aspek libido, cathexis, dan proses mourning dalam perjalanan hidup Madeline dalam novel L'Appel De L'ange karya Guillaume Musso. Madeline, seorang polisi, terobsesi mencari seorang anak bernama Alice. Dorongan libidonya memusat pada pencarian itu, menempatkannya dalam tahap cathexis, di mana seluruh pikirannya tertuju pada Alice. Namun, setelah mengetahui Alice meninggal, Madeline diliputi keputusasaan yang membawanya pada percobaan bunuh diri akibat keterikatan emosional yang intens. Dengan menggunakan teori psikoanalisis Freud, penelitian ini menganalisis dinamika psikologis Madeline melalui metode deskriptif kualitatif dengan teknik membaca dan mencatat. Hasil menunjukkan Madeline mengalami transisi dari dorongan libido, keterikatan cathexis, hingga proses mourning. Akhirnya, ia bangkit, melepaskan profesi polisi, dan memilih menjadi florist. Dengan demikian, perjalanan hidup seseorang erat kaitannya dengan kemampuan mengelola energi psikis, sehingga kehilangan tidak membuat individu menarik diri atau menghukum diri, melainkan mencari jalan baru untuk bertahan.
ANALISIS DAYA TUTUR METAFORA DALAM LIRIK LAGU MARS SASTRA UNHAS: PERSPEKTIF PRAGMATIK Kasmawati -; Andi Meirling
JURNAL ILMU BUDAYA Vol. 14 No. 1 (2026): jurnal ilmu budaya
Publisher : Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34050/jib.v14i1.51173

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis daya tutur metafora dalam lirik lagu Mars Sastra Universitas Hasanuddin melalui perspektif pragmatik. Fokus penelitian diarahkan pada identifikasi tindak tutur ilokusi dan implikatur yang terkandung dalam ungkapan metaforis pada lirik lagu tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis pragmatik berdasarkan teori tindak tutur Searle dan pragmatik Yule. Data berupa kata, frasa, dan ungkapan metaforis dikumpulkan melalui teknik dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan metode padan dan agih untuk mengungkap fungsi komunikatif metafora. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metafora dalam lirik lagu merealisasikan tindak tutur representatif, direktif, ekspresif, dan komisif. Representatif digunakan untuk menyatakan identitas dan nilai akademik, direktif berfungsi sebagai ajakan kolektif, ekspresif mengungkapkan kebanggaan terhadap almamater, sedangkan komisif menunjukkan komitmen bersama. Implikatur metaforis mencerminkan solidaritas, semangat perjuangan, tanggung jawab sosial, dan nasionalisme mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Universitas Hasanuddin. Kata kunci: metafora, pragmatik, tindak tutur ilokusi, implikatur, Mars Sastra Unhas.
Moral Messages and Educational Values In The Film Jumbo Laidy Simamora
JURNAL ILMU BUDAYA Vol. 14 No. 1 (2026): jurnal ilmu budaya
Publisher : Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34050/jib.v14i1.51730

Abstract

This study to analyze the moral messages and educational values in film Jumbo. Literature serves as a medium for conveying ideas, experiences, and values that can influence audiences positively. Film not only functions as entertainment but also as a means of education and character development. This research employs a descriptive qualitative method through literature review. The findings reveal that the film contains various moral messages, including self-confidence and self-acceptance, the importance of avoiding bullying, friendship, courage in facing challenges, and family affection. These values are reflected through the experiences of the main character, Don, who struggles against social stigma and learns to develop confidence with the support of his family and friends. The film also emphasizes educational values related to character building, empathy, perseverance, and respect for others. Jumbo can be regarded as an educational film that provides positive lessons and contributes to the moral development of audiences, particularly children.
MAHABBAH DALAM PEMIKIRAN SAID NURSI: ANALISIS SEMANTIK TERHADAP BAHASA CINTA ILAHIYAH Fausiah; Nurul Atira Muqmin; Baso Pallawagau
JURNAL ILMU BUDAYA Vol. 14 No. 1 (2026): jurnal ilmu budaya
Publisher : Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34050/jib.v14i1.52250

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi konsep Mahabbah (cinta) dalam pemikiran Said Nursi sebagai solusi atas krisis spiritual dan kecemasan eksistensial masyarakat modern yang cenderung materialistis. Studi ini penting dilakukan untuk membuktikan bahwa integrasi antara akal dan hati dapat mengubah cinta yang bersifat fana menjadi cinta hakiki kepada Sang Pencipta. Argumen utamanya adalah bahwa cinta ilahiyah merupakan energi penggerak alam semesta yang dapat dicapai melalui pengenalan diri. Penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan studi tokoh dan analisis teks deskriptif-analitis terhadap mahakarya Said Nursi, Risale-i Nur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Said Nursi merumuskan empat langkah spiritual menuju cinta hakiki: al-‘ajz (kelemahan), al-faqr (kefakiran), al-syafaqah (kasih sayang), dan al-tafakkur (perenungan). Ditemukan bahwa cinta manusia terhadap objek duniawi dapat bertransformasi menjadi kenikmatan spiritual tertinggi (alladzdzah al-ruhiyyah) jika diposisikan sebagai cermin Nama-Nama Ilahi (Asmaul Husna). Penelitian ini memiliki implikasi penting bagi pengembangan dakwah moderat melalui strategi "Tindakan Positif" untuk melawan radikalisme dan materialisme.