cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
JURNAL ILMU BUDAYA
Published by Universitas Hasanuddin
ISSN : 23547294     EISSN : 26215101     DOI : -
Core Subject : Art,
Jurnal Ilmu Budaya (JIB) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Departemen Sastra Prancis Fakultas Ilmu Budaya Universitas Hasanuddin. JIB terbit secara berkala dua kali dalam setahun, periode Juni dan Desember. JIB memuat hasil-hasil penelitian dan kajian dalam bidang ilmu bahasa dan budaya Prancis, kajian bidang Bahasa dan Budaya Frankofoni, kajian linguistik, kesusastraan , kajian budaya, dan pengajaran. JIB menerima artikel, hasil penelitian, review artikel, dan editorial dalam bahasa Inggris, bahasa Prancis dan atau dalam bahasa Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 351 Documents
“MEDIA, MORALITAS, DAN MITOS DUNIA: SEMIOTIKA BARTHES DALAM LAGU KASIDAH DUNIA DALAM BERITA” ridwan ridho
JURNAL ILMU BUDAYA Vol. 14 No. 2 (2026): Jurnal Ilmu Budaya
Publisher : Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34050/71zk2c42

Abstract

Penelitian ini bertujuan menjelaskan makna denotatif, konotatif, dan mitos dalam lirik lagu “Dunia Dalam Berita” karya Nasida Ria melalui semiotika Roland Barthes. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan lirik lagu sebagai teks utama dan studi pustaka sebagai data pendukung. Analisis dilakukan melalui tiga tingkat pemaknaan Barthes, yaitu denotasi, konotasi, dan mitos. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara denotatif lagu ini menghadirkan berbagai peristiwa dunia, seperti kemewahan, kelaparan, bencana alam, konflik politik, dan kemajuan ilmu pengetahuan. Secara konotatif, lirik tersebut merepresentasikan kritik sosial terhadap ketimpangan global, ironi modernitas, serta ambivalensi kemajuan teknologi. Pada tingkat mitos, lagu ini membangun pandangan ideologis bahwa dunia modern merupakan ruang kontradiktif yang sarat krisis moral dan ketidakseimbangan sosial. Dengan demikian, “Dunia Dalam Berita” tidak hanya berfungsi sebagai karya musik kasidah, tetapi juga sebagai teks budaya religius yang memuat kritik sosial dan pesan moral.