cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi
Published by Universitas Hasanuddin
ISSN : 2088411     EISSN : 25282891     DOI : https://doi.org/10.31947
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 481 Documents
ANALISIS KECENDERUNGAN TEMA DAN METODE RISET SKRIPSI SARJANA (S1) DAN TESIS MAGISTER (S2) PROGRAM STUDI ILMU KOMUNIKASI UNIVERSITAS HASANUDDIN Hafied Cangara; Andi Alimuddin Unde; Tuti Bahfiarti; Murniati Muhtar
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.2 No.2 April - Juni 2013
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v2i2.357

Abstract

Abstrak Fokus dan tujuan penelitian ini adalah mengetahui tema dan metode riset yang digunakan para mahasiswa program Sarjana (S1) dan Magister (S2) Ilmu Komunikasi dalam penulisan tesis dan skripsi pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin dalam 5 tahun terakhir (2007 – 2011). Penetapan batas waktu 5 tahun terakhir atas pertimbangan bahwa 5 tahun dipandang masih baru, dan bisa dilihat trend atau kecenderungannya untuk melakukan proyeksi ke depan. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan mengumpulkan semua tesis dan skripsi yang di perpustakaan, kemudian di analisis tema dan metode riset yang digunakan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kedua strata (S1 dan S2) dalam pemilihan tema atau isu nampaknya keduanya memiliki kecenderungan yang hampir sama, yakni cukup variatif dan mengangkat masalah yang relevan dengan konsentrasi bidang studi yang mereka pilih, yakni untuk S1 cenderung pada isu Film dan Televisi, Pemasaran, Internal Public, Komunikasi Interpersonal, sedangkan mahasiswa S2 cenderung pada isu Etika dan Perundang- undangan Media Massa, Kampanye Politik dan Pencitraan Kandidat, Media Pembelajaran, dan Efek Media dan Opini Publik. Dalam hal metode Penelitian, mahasiswa S1 dan S2 cenderung memiliki kesamaan, yakni masih didominasi oleh metode survey. Sementara untuk metode Analsis data mahasiswa S1 cenderung memakai analisis Isi dengan pendekatan kualitatif pada tataran praktis, sedangkan mahasiswa S2 cenderung memakai survey dengan analisis kuantitatif pada tataran konseptual.Abstract The focus and goal of this study was to determine themes and research methods used by the students of Bachelor (S1) and Master (S2) Science Communication in thesis writing and thesis at the Faculty of Social and Political Sciences Universitas Hasanuddin in the last 5 years (2007-2011) . Determination of 5-year time limit on the consideration that the last 5 years is still considered new, and can be seen trend or propensity for forward projections. The research method used was a survey to collect all the theses and thesis in the library, then in the theme analysis and research methods used. Results of this study indicate that both strata (S1 and S2) in the selection of themes or issues that seem to both have almost the same trend, ie quite varied and relevant issues raised by the concentration of their chosen field of study, ie, the issue tends to S1 film and television, marketing, internal public, interpersonal communication, while the S2 students tend to be on the issue of ethics and mass media legislation, political campaigns and candidates imaging, instructional media, and media effects and public opinion. In the case study method, students S1 and S2 tend to have in common, which is still dominated by the survey method. While the data for analysis method S1 students tend to use content analysis with a qualitative approach on a practical level, while the S2 students tend to use survey with quantitative analysis at the conceptual level. 
STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN HARIAN TRIBUN TIMUR MENGHADAPI PERSAINGAN BISNIS SURAT KABAR DI KOTA MAKASSAR Jumadi Mappanganro; Hafied Cangara
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.3 No.2 April - Juni 2014
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v3i2.577

Abstract

Abstract Tribun Timur is facing tight newspaper business competition in Makassar. This research aimed to analyze the strength, the opportunities, the challenges, and threat on the marketing communication strategies applied by Tribun Timur Newspaper in facing business competition of other daily newspaper in Makassar. This research used the descriptive and qualitative methods, and the data were analyzed using SWOT analysis. The information was collected through the interviews, and the document texts. The research results revealed that Tribun Timur Daily Newspaper war superior over other local daily newspapers in Makassar in terms of prices, number of pages, speed of publication and reaching its customers. Other advantages were the fact that Tribun Timur Newspaper had position as the general newspaper instead of a specialized newspaper. In addition, because Tribun Timur Newspaper was a digital media, it could be carried and read anywhere as long as the facilities, such as the smartphone, laptop, PC computer were available – all these forms of technologies could become a threat for any printed media, particularly Tribun Timur Newspaper printed edition.Abstrak Sebagai surat kabar, Tribun Timur dihadapkan pada persaingan bisnis surat kabar di Kota Makassar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kekuatan, peluang, tantangan, dan ancaman dari strategi komunikasi pemasaran yang diterapkan koran Tribun Timur dalam menghadapi persaingan bisnis surat kabar harian di Kota Makassar. Tipe penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif dan dianalisis menggunakan analisis SWOT. Sumber informasi dikumpulkan dari hasil wawancara dan data berupa dokumentasi teks. Hasil penelitian menunjukkan antara lain bahwa dari sisi harga, jumlah halaman, kecepatan terbit atau tiba di pelanggan, surat kabar harian Tribun Timur memiliki banyak keunggulan dibanding beberapa koran lokal yang terbit dan beredar di Kota Makassar. Keunggulan tersebut di antaranya karena koran Tribun Timur memosisikan diri sebagai koran umum alias tidak spesifik. Terbit setiap hari tanpa jeda (7 hari sepekan) dengan ketebalan 40 halaman. Keunggulan Tribun Timur di antaranya dapat diukur dari sisi harga, jumlah halaman maupun bonus. Digital media yang serba modern dan praktis karena dapat dibawa-bawa dan dibaca kapan dan di mana saja sepanjang ada perangkat smartphone, laptop, komputer PC, menjadi ancaman bagi media cetak, khususnya Tribun Timur edisi print. 
KOMUNIKASI ANTARBUDAYA ETNIS ACEH DAN BUGIS-MAKASSAR MELALUI ASIMILASI PERKAWINAN DI KOTA MAKASSAR Reni Juliani; Hafied Cangara; Andi Alimuddin Unde
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.4 No.1 Januari - Maret 2015
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v4i1.613

Abstract

Abstract This research aimed to investigate the intercultural communication between Acehethnic group and Bugis-Makassar through marriage assimilation in Makassar city, to investigate the factors supporting and not supporting the assimilation process between the two ethnic groups (Aceh-Bugis-Makassar), and to investigate which channels they mostly used to meet and formed households as multi-culture families. The reasearch subjects consisted of 11 couples of the ethnic groups of Aceh and Bugis-Makassar in Makassar city. The data were collected through interviews with both ethnic groups of Aceh and Bugis-Makassar. Next, the data were analyzed using Miles and Huberman interactive model. The research results revealed that the intercultural communication between Aceh ethnic group and Bugis-Makassar ethnic group in Makassar city had run well. They were more easily melt each other because the had similar cultures and the same religion. Also, they did not emphasize their cultures in introducing their respective cultures to their children. The factors supporting the intercultural assimilation between Aceh and Bugis- Makassar ethnic groups were the high level of tolerance, trust and honesty, openness toward each other, and the choice to surrender in order to win. On the other hand, the factors of constraints were the ethnocentric characteristics. The communication channels they used in making them meet generally occurred in informal meeting situations, without any mediators or match makers.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana komunikasi antarbudaya etnis Aceh dan Bugis-Makassar melalui asimilasi perkawinan di Kota Makassar, untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mendukung dan yang tidak mendukung proses asimilasi kedua etnis (Aceh- Bugis-Makassar), dan untuk mengetahui saluran-saluran mana saja yang banyak mereka gunakan sehingga mereka dipertemukan kemudian membina rumah tangga sebagai keluarga multikultur. Subjek penelitian ini terdiri dari 11 pasang pasangan suami-istri etnis Aceh dengan etnis Bugis Makassar di Kota Makassar. Data dikumpulkan melalui wawancara dan etnis Aceh dengan etnis Bugis-Makassar, selanjutnya dianalisis dengan mengunakan teknik analisis data model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi antarbudaya etnis Aceh dengan etnis Bugis-Makassar di Kota Makassar berjalan dengan baik. Mereka lebih mudah melebur satu sama lain dikarenakan mempunyai kesamaan budaya dan juga agama. Mereka tidak terlalu menitik beratkan kedua budaya mereka dalam pengenalan budaya kepada anak-anak mereka. Faktor pendukung asimilasi etnis Aceh dengan etnis Bugis-Makassar adalah toleransi yang tinggi, kepercayaan dan kejujuran, keterbukaan satu sama lain, dan memilih mengalah untuk menang. Sedangkan faktor penghambat asimilasi mereka adalah sifat etnosentrisme. Saluran-saluran komunikasi yang digunakan dalam mempertemukan mereka pada umumnya berlangsung dalam situasi pertemuan informal, tanpa pelantara atau perjodohan. 
PENGENDALIAN PERILAKU EMOSIONAL ANAK TK MELALUI KOMUNIKASI ANTARA GURU DENGAN ORANG TUA DI KEC. BIRINGKANAYA KOTA MAKASSAR Yuniartanty Ashary; Jeanny Maria Fatimah
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.4 No.4 Oktober - Desember 2015
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v4i4.647

Abstract

Abstract This study aims to determine (a) to describe emotional behavior of kindergarten children in the district. Biringkanaya Makassar, (b) to describe communication between teachers and parents of kindergarten children in the district. Biringkanaya Makassar and (c) to determine control of the emotional behavior of kindergartners through communication between teachers and parents In the district Biringkanaya Makassar.This study is an ex- post-facto quantitative, where the population is around the kindergarten students in the district. Biringkanaya Makassar of 1,779 children in 79 institutions spread kindergarten in 7 (seven) wards. With the sampling method, then selected 84 children as respondents in this study. The relationship between the independent variables were analyzed by using Simple Linear Regression Analysis. The results showed that (a) the child's emotional behavior of the most prominent forms of aggressiveness is tempered (80,36%), anxiety is crying (48,21%), withdrawal is not much to say (48,21%) as well as excessive fear is the fear of meeting a stranger (36,31%) (b) communication media is most often used in solving problems of emotional behavior children are face to face, and (c) intensive communication negatively correlated with children's emotional behavior, which means more intensive communication, the more reduced (controlled) the child's emotional behavior. Approximately 32.8% of control children's emotional behavior is caused by factor intensity of communication between teachers and parents to discuss the child's emotional behavior problems in kindergarten Biringkanaya MakassarAbstrak Penelitian ini bertujuan untuk (a) mengetahui gambaran perilaku emosional anak TK di Kec. Biringkanaya Kota Makassar, (b) mengetahui gambaran komunikasi antara guru dengan orang tua anak TK di Kec. Biringkanaya Kota Makassar dan (c) mengetahui pengendalian perilaku emosional anak TK melalui komunikasi antara guru dengan orang tua di Kecamatan Biringkanaya Kota Makassar. Penelitian ini merupakan eks-post-fakto yang kuantitatif. Populasinya adalah seluruh murid TK di Kecamatan Biringkanaya Kota Makassar sebesar 1.779 anak yang menyebar pada 79 lembaga TK di 7 (tujuh) kelurahan. Sampel penelitian ini 84 orang anak sebagai responden. Hubungan antara variabel bebas dianalisis dengan menggunakan Analisis Regresi Linier Sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (a) perilaku emosional anak bentuk agresivitas yang paling menonjol adalah marah (80,36%) , kecemasan adalah menangis (48,21%), menarik diri adalah tidak banyak bicara (48,21%) serta takut berlebihan adalah takut bertemu orang asing (36,31%) (b) media komunikasi yang paling sering digunakan dalam menyelesaikan permasalahan perilaku emosional anak adalah tatap muka serta (c) intensif komunikasi berkorelasi negatif dengan perilaku emosional anak, yang artinya semakin intensif komunikasi , maka semakin berkurang (terkendali) perilaku emosional anak. Sekitar 32,8% pengendalian perilaku emosional anak disebabkan oleh faktor intensitas komunikasi antara guru dengan orang tua dalam membicarakan permasalahan perilaku emosional anak di TK Biringkanaya Kota Makassar. 
PEMANFAATAN INTERNET SEBAGAI MEDIA PROMOSI PEMASARAN PRODUK LOKAL OLEH KALANGAN USAHA DI KOTA MAKASSAR Djabir Hamzah; Muhammad Nadjib
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.2 No.1 Januari - Maret 2013
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v2i1.346

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran pemanfaatan media internet oleh para pengusaha untuk memasarkan produk-produk pakaian jadi yang mereka tawarkan, disamping itu juga untuk mengetahui berbagai manfaat ikutan internet dalam memasarkan produk pakaian di Makassar. Hasil penelitian Pemanfaatan Internet Sebagai Media Promosi Pemasaran Produk lokal Oleh Kalangan Usaha Di Kota Makassar menyimpulkan bahwa : Pengusaha produk lokal memanfaatkan media internet dengan melakukan advertising, Sales promotion, direct marketing, dan personal selling terhadap produk-produk mereka di internet karena dapat melakukan pemasaran secara cepat, Para pengusaha merasakan manfaat yang sangat besar dengan menggunakan media internet dibandingkan secara kovensional karena dapat mengurangii jumlah biaya dan waktu yang dikeluarkan dalam proses penjualan produk-lokal, Pembelian baju kaos didominasi oleh anak muda sedangkan orang tua lebih memilih produk sutera untuk keperluan yang bersifat formal, dan saat ini para pengusaha produk baju kaos sudah banyak menggunakan internet, tetapi pengusaha produk sutera masih sangat minim yang menggunakan media internet dalam penawaran produk sutera.Abstract The aim of this research study to get an overview of media use of the Internet by entrepreneurs to market their apparel products they offer, as it also to know the various benefits of follow-up internet in marketing their apparel products in Makassar. Utilization of research results Internet Marketing Promotional Products For local media circles By Business In Makassar concluded that: (i) Employers of local products by utilizing the Internet media advertising, sales promotion, direct marketing, and personal selling of their products on the internet because it can do marketing quickly, (ii) the employer felt tremendous benefit by using the internet compared to Conventional media as it can at reducing the amount of costs and time spent in the process of selling local products, (iii) Purchase T-shirt while dominated by young people parents prefer silk products for the purposes of which is formal, and now T-shirt entrepreneurs have a lot of products using the internet, but employers are still very minimal silk products using internet media in silk product offerings. 
AUDIT KOMUNIKASI TERHADAP PROGRAM SOSIALISASI PEMBANGUNAN T/L 150 KV MAROS-SUNGGUMINASA PT. PLN (PERSERO) PIKITRING SULMAPA Isnaniah Nurdin; Hafied Cangara; Muhammad Iqbal Sultan
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.3 No.1 Januari - Maret 2014
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v3i1.567

Abstract

Abstract This study aims to audit the development socialization process of T/L 150 kV Maros – Sungguminasa PT. PLN (Persero) Pikitring Sulmapa, and to audit the constraint in development socialization process of T/L 150 kV Maros – Sungguminasa PT. PLN (Persero) Pikitring Sulmapa from socialization team to government, land owner, and communities affected by development of T/L 150 kV Maros – Sungguminasa PT. PLN (Persero) Pikitring Sulmapa. This study was case study with communication audit approach. The method of data collecting used was interview, questionnaire, and document study. The data were analyzed by technique developed by International Communication Association (ICA), namely the analysis of communication experience, also known as critical incident technique. The results of this study shows that the development socialization process of T/L 150 kV Maros – Sungguminasa PT. PLN (Persero) Pikitring Sulmapa delivered directly by Socialization Team to land owner, communities affected and government through two different media or channel. The type of evaluation is done by Socialization Team is very simple, if there is a feedback from the communities, and they accept the socialization team consider the socialization has been successfully implemented. The constraint are becoming findings of researcher in the development socialization program of T/L 150 kV Maros – Sungguminasa PT. PLN (Persero) Pikitring Sulmapa is the language constraint caused by the limited local knowledge which is owned by Socialization Team. The constraint in simplifying the message occurs because the Socialization Team is trying to suppress the confusion level that might be experienced by land owner communities, affected communities and relevant government (Head of Environment) so feel the need to adjust the portion of way of thinking by considering the education background. The other constraint found by researcher related to the socialization process were prejudice, removing of message and the constraint experienced based its nature is subjectivity.Abstrak Penelitian ini bertujuan mengaudit proses sosialisasi pembangunan T/L 150 kV Maros-Sungguminasa PT. PLN (Persero) Pikitring Sulmapa, dan mengaudit hambatan dalam proses sosialisasi pembangunan T/L 150 kV Maros- Sungguminasa PT. PLN (Persero) Pikitring Sulmapa dari tim sosialisasi kepada pemerintah, masyarakat pemilik tanah, dan masyarakat yang terkena dampak pembangunan T/L 150 kV Maros-Sungguminasa PT. PLN (Persero) Pikitring Sulmapa. Tipe penelitian ini adalah studi kasus (case study) dengan pendekatan audit komunikasi. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, kuesioner, dan studi dokumen. Data dianalisis dengan teknik analisis yang dikembangkan oleh International Communication Association (ICA), yaitu analisis pengalaman komunikasi (communication experience) juga dikenal dengan sebutan teknik peristiwa kritis (critical incident technique). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses sosialisasi pembangunan T/L 150 kV Maros- Sungguminasa PT. PLN (Persero) Pikitring Sulmapa disampaikan secara langsung oleh Tim Sosialisasi kepada masyarakat pemilik tanah, masyarakat terkena dampak, dan pemerintah melalui dua media atau saluran yang berbeda. Bentuk evaluasi yang dilakukan oleh Tim Sosialisasi sangat sederhana yaitu jika ada umpan balik dari masyarakat, dan masyarakat menerima maka Tim Sosialisasi menganggap sosialisasi telah berhasil dilaksanakan. Hambatan yang menjadi temuan penulis dalam program sosialisasi pembangunan T/L 150 kV Maros-Sungguminasa PT. PLN (Persero) Pikitring Sulmapa adalah hambatan bahasa yang disebabkan oleh terbatasnya pengetahuan bahasa daerah yang dimiliki oleh Tim Sosialisasi. Hambatan penyederhaan pesan terjadi karena Tim Sosialisasi berusaha menekan kadar kebingungan yang mungkin dialami oleh masyarakat pemilik tanah, masyarakat terkena dampak, dan pemerintah terkait (Kepala Lingkungan) sehingga merasa perlu untuk menyesuaikan porsi cara berpikir dengan mempertimbangkan latar belakang pendidikan.hambatan lain yang ditemui penulis terkait proses sosialisasi tersebut adalah hambatan prasangka, penghapusan pesan, dan hambatan yang dialami berdasarkan sifatnya yaitu hambatan subjektivitas. 
STRATEGI PROMOSI DALAM MENJARING CALON MAHASISWA BARU PADA UPBJJ-UT PALU DI WILAYAH PROPINSI SULAWESI TENGAH Yuyun Yunita Puspa; Andi Alimuddin Unde; Tuti Bahfiarti
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.3 No.4 Oktober - Desember 2014
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v3i4.602

Abstract

Abstract Open University (UT) is a university that implement distance learning system, has three main components that affect the quality of learning, the third component includes teaching materials, student service components and component testing, of three components determines the learning process in distance education system. This research aimed (1) to determine the promotional strategy which had been carried out by Palu Distance Learning Program Unit of the Open University (UPBJJ-UT Palu) in recruiting new students in order to increase the number of student; (2) to analyze the obstacles faced by the UPBJJ-UT Palu in implementing their promotional strategies. The study was a descriptive-qualitative research with the focus on the overall description-qualitative research with the focus on the overall description of the form, function, and meaning of the ban expressions. The research results revealed that the implementation of the promotional strategies in recruiting the new students, the UPBJJ-UT Palu 4 (four, the UPBJJ-UT Palu 4 (four) mixture promotions:the Personal Selling, Publicity by the Public Relation, Advertisement, and Sponsorship. The promotional strategies which the UPBJJ-UT Palu had used were sticking to the ran, setting the targets, designing messages, excecuting promotions, and evaluating the results. However, the results of the promotions were not yet optimum because of the annually fluctuation of the number of students. Meanwhile, the obstacles faced during the implementation of the promotions were the long distance accesses or the inaccessible geographical locations, the shortages of the human resources especially the inability of the human resources to communicate, the non-maximum monitoring and evaluation of the Sosprom, the lack of funds to pay for the Sosprom activities, and the inadequate time given to the Sospromactivities considering the conditions of the geographical locations which were difficult to reach. AbstrakUniversitas Terbuka (UT) merupakan universitas yang menerapkan sistem belajar jarak jauh yang memiliki tiga komponen utama yang mempengaruhi kualitas pembelajaran, ketiga komponen tersebut meliputi bahan ajar, komponen pelayanan mahasiswa dan komponen pengujian, ketiga komponen ini menentukan proses belajar dalam system pendidikan jarak jauh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi promosi yang telah dilakukan oleh Unit Program Belajar Jarak Jauh Universitas Terbuka Palu (UPBJJ-UT Palu) dalam menjaring mahasiswa baru guna meningkatkan jumlah mahasiswa; dan menganalisis kendala yang dihadapi oleh UPBJJ-UT, Palu dalam menjalankan strategi promosi. Penelitian ini mengunakan metode pengumpulan data yang digunanakan adalah observasi, wawancara, dan studi dokumen. Data dianalisis secara deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, strategi promosi menjaring mahasiswa baru di UPBJJ-UT Palu menggunakan empat bauran promosi yaitu, Personal Selling, Humas/Publisitas, iklan dan sponsorship. Strategi promosi yang dilakukan UPBJJ-UT Palu sudah mengikuti ran, menentukan tujuan, merancang pesan, melaksanakan promosi hingga evaluasi hasil. Namun, hasil promosi tersebut belum optimal karena masih terjadi fluktuasi jumlah mahasiswa setiap tahun. Sementara hambatan- hambatan yang ditemukan pada waktu pelaksanaan kegiatan promosi, yakni letak geografis yang sulit dijangkau; keterbatasan sumber daya manusia yang memiliki kemampuan komunikasi; monitoring dan evaluasi mengenai Sosprom yang masih kurang maksimal; kurangnya anggaran dan waktu yang diberikan untuk kegiatan Sosprom mengingat kondisi geografis yang sulit dijangkau. 
LEMBAGA ADAT “SANIRI” SEBAGAI FORUM KOMUNIKASI DALAM PENYELESAIAN MASALAH PUBLIK DI AMBON Traditional Institution “Saniri” as Communication Forum In Solving Public Issues In Ambon Ronald Alfredo
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.1 No.3 Juli - September 2011
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v1i3.314

Abstract

AbstrakKata “adat” tidak selamanya merujuk pada gambaran akan sesuatu yang “usang” sehingga kata“lembaga adat” tidak dapatserta-merta diartikan sebagai suatu lembaga yang tidak dapat diandalkan lagi pada masa sekarang. Di Maluku khususnya dipulau Ambon, lembaga adat “Saniri” telah terabaikan oleh negara melalui Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1979 tentangPokok-pokok Pemerintahan Daerah, selama lebih dari 20 tahun tidak mendapat legitimasi hukum atas perannya sebagailembaga musyawarah di tingkat“desa” atau yang dikenal di Ambon dengan sebutan “negeri”. Sebagai suatu forumkomunikasi dalam menyelesaikan masalah-masalah yang ada di negeri baikitupersoalan secara kelompok maupun individu,saat ini saniri ada pada posisi cukup kuat oleh karenadukungan baik menurut adat maupun menurut undang-undang sertaperaturan-peraturan daerahdibawahnya, hanya saja dalam penelitian ini ditemukan adanya kelemahan dari segi sumberdayamanusia sehingga ketergantungan saniri pada lembaga pada level di atasnya masih cukup tinggi,sehingga penguatankapasitas saniri dalam hal ini merupakan suatu kebutuhan yang sangat urgent.AbstractThe word "traditional" does not always refer to a picture of something that is "obsolete" so that theword "traditionalinstitutions" can not necessarily be interpreted as an institution that can not be relied upon again in the present.In Maluku,particularly Ambon island, traditional institutions "Saniri" has been neglected by the statethrough Act No. 5 of 1979 on thePrinciples of Local Government, for more than 20 years did nothave legal legitimacy for its role as the agency deliberationsat the level of "village" or known in Ambon with the designation "Negeri". As a forum of communication in solving theproblems that exist in the "Negeri", either a group or an individual problem, this time saniri is in the strong position becauseof the support either by custom or by law and local regulations under it, except that in this study found a weakness in termsof human resources so that saniri dependence on institutions at the level above it is still quite high, thus strengthening thecapacity of saniri in this case is a very urgent requirement
HEADLINE POLITIK DAN POLITIK HEADLINE DALAM HARIAN FAJAR DAN TRIBUN TIMUR - KEBIJAKAN EDITORIAL SURAT KABAR DI MAKASSAR Riza Darma Putra; Andi Alimuddin Unde; Hasrullah Hasrullah
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.2 No.4 Oktober - Desember 2013
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v2i4.337

Abstract

Abstrak Headline sebagai representasi media meniscayakan sikap politik media itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) alasan berita politik dijadikan sebagai headline oleh Fajar dan Tribun Timur, (2) kecenderungan pemberitaan headline politik Fajar dan Tribun Timur, (3) kebijakan redaksi Fajar dan Tribun Timur dalam penentuan headline politik dan yang terakhir melihat faktor yang berpengaruh terhadap penentuan headline politik. Penelitian ini mengkombinasikan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Penulis menggunakan content analysis untuk melihat kecenderungan media sedangkan Kualitatif dengan mengeskplor kebijakan redaksi serta faktor yang mempengaruhi headline politik. Hasil penelitian ini menunjukkan alasan dipilihnya politik sebagai headline karena nilai beritanya, selain itu juga karena dimintai oleh pembaca. Kecenderungan pemberitaan headline Fajar dan Tribun Timur lebih mengarah pada politik sebagai arena struggle of power. Faktor yang mempengaruhi penentuan headline politik adalah faktor Internal yaitu kebijakan redaksi, serta dalam konteks tertentu pemilik modal. Sementara faktor eksternal lebih kepada kepentingan elit politik. AbstractHeadline representthe point of view the media. This study aims to determine (1) serve as a reason for political news headlines Fajar and Tribun Timur (2) The tendency of the news headlines of Politics Fajar and Tribun Timur (3) Editorial policy Fajar and Tribun Timur about the political headline news. This study combines quantitative and qualitative approaches. The author uses content analysis to look at the media while the qualitative trend with eksplore editorial policy and political factors that affect the headline. Results of this study indicate reasons for choosing politics as a headline for the news value, but it is also as asked by readers. TendencyFajar and Tribun Timur political headline: politics as an arena of struggle of power. Factors affecting the determination of the political headlines are Internal factors that editors policy, as well as in the specific context of capital owners. While external factors are interests of the political elit. 
KEBEBASAN BERPENDAPAT PADA MEDIA JEJARING SOSIAL Rahmad Arsyad; Muhammad Nadjib
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.1 No.1 Januari - Maret 2011
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v1i1.371

Abstract

Abstract This research aims to assess and analyze the form of free speech on Facebook Social Media Networking from a friendship social networking into a resistance social networking. This study investigated the form of free speech in the Facebook groups discourse as an expression of emerging resistance to shed public opinion in addressing the various social and political conditions in Indonesia. Thee method in this research is using Norman Fairclough Critical Discourse Analysis which divides the discourse analysis model into three dimensions, namely: text, discourse practices, and sosiocultural practice. In addition to data collection methods used were interviews to view social cognition resistence movement on Facebook. The result showed that the form of the free speech on the Facebook as a social network of friend have experienced social reconstruction by the user into an alternative media in voicing their opinion that has not found the “canalization aspirations.” Inhibition of the freedom of public opinion through instruments such us as the council representative of the aspirations of the people, government and mass media have been encouraging people to vote facebook as a means of delivering the aspirations of an easy and widely accessible.Abstrak penelitian ini dimaksudkan untuk mengakses dan menganalisis bentuk kebebasan berbicara (berpendapat) dalam Facebook, mulai dari fungsinya sebagai jejaring sosial pertemana sampai pada jejaring perlawanan. Studi ini menyelidiki kebebasan berpendapat pada kelompok-kelompok facebook, utamanya dalam wacana penolakan sebagai bentuk pendapat umum mengenai kondisi sosial politik di Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini memakai analisis wacana kritis dari Norman Fairclough yang terdiri atas tiga dimensi, yaitu: teks, wacan , sosial budaya. Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara dari aspek kognisi sosial melalui media alternative yang selama ini tidak bisa mereka salurkan melalui lembaga-lembaga seperti Dewan Perwakilan Rakyat, Pemerintah, atau media massa. Keterbatasan itu mendorong mereka menggunakan media alternative facebook untuk menyalurkan aspirasi mereka lebih mudah dan bisa diterima secara luas. 

Filter by Year

2011 2023


Filter By Issues
All Issue Volume 12 No. 2 Juli-Desember 2023 Volume 12 No. 1 Januari-Juni 2023 Volume 11 No. 2 Juli-Desember 2022 Volume 11 No. 1 Januari-Juni 2022 Volume 10 No. 2 Juli-Desember 2021 Volume 10 No. 1 Januari-Juni 2021 Vol. 9 No. 2 Juli - Desember 2020 Vol. 9 No. 1 Januari – Juni 2020 Vol. 9 No. 1 Januari – Juni 2020 Vol. 8 No. 2 Juli - Desember 2019 Vol. 8 No. 1 Januari – Juni 2019 Vol.7 No.2 Juli - Desember 2018 Vol.7 No.1 Januari - Juni 2018 Vol.6 No.2 Juli - Desember 2017 Vol.6 No.1 Januari - Juni 2017 Vol.5 No.2 Juli - Desember 2016 Vol.5 No.1 Januari - Juni 2016 Vol.4 No.4 Oktober - Desember 2015 Vol.4 No.4 Oktober - Desember 2015 Vol.4 No.3 Juli - September 2015 Vol.4 No.3 Juli - September 2015 Vol.4 No.2 April - Juni 2015 Vol.4 No.2 April - Juni 2015 Vol.4 No.1 Januari - Maret 2015 Vol.4 No.1 Januari - Maret 2015 Vol.3 No.4 Oktober - Desember 2014 Vol.3 No.4 Oktober - Desember 2014 Vol.3 No.3 Juli - September 2014 Vol.3 No.3 Juli - September 2014 Vol.3 No.2 April - Juni 2014 Vol.3 No.2 April - Juni 2014 Vol.3 No.1 Januari - Maret 2014 Vol.3 No.1 Januari - Maret 2014 Vol.2 No.4 Oktober - Desember 2013 Vol.2 No.4 Oktober - Desember 2013 Vol.2 No.3 Juli - September 2013 Vol.2 No.3 Juli - September 2013 Vol.2 No.2 April - Juni 2013 Vol.2 No.2 April - Juni 2013 Vol.2 No.1 Januari - Maret 2013 Vol.2 No.1 Januari - Maret 2013 Vol.1 No.4 Oktober - Desember 2011 Vol.1 No.4 Oktober - Desember 2011 Vol.1 No.3 Juli - September 2011 Vol.1 No.3 Juli - September 2011 Vol.1 No.2 April - Juni 2011 Vol.1 No.2 April - Juni 2011 Vol.1 No.1 Januari - Maret 2011 Vol.1 No.1 Januari - Maret 2011 More Issue