cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi
Published by Universitas Hasanuddin
ISSN : 2088411     EISSN : 25282891     DOI : https://doi.org/10.31947
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 481 Documents
CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT SERVICE CENTER ASTRA MOTOR MAKASSAR DALAM MENUMBUHKAN KEPUASAN DAN LOYALITAS PELANGGAN Nur Istiqamah Desiana; Muhammad Akbar
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.7 No.2 Juli - Desember 2018
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kareba.v7i2.6869

Abstract

ABSTRACT The aims of the research were to determine (1) to describe the pattern of interaction of ethnic communication of The aims of this research are: (1) To find out customer relationship management at PT. Astra International, Tbk - Honda in growing motorcycle customer satisfaction and loyalty at the Makassar Branch service center; (2) To determine customer service center satisfaction and loyalty at PT. Astra International, Tbk- Honda Branch Makassar. This research lasted for four months and was located at the Astra Motor Makassar Service Center, Jl. Sultan ALauddin No. 57, Makassar, South Sulawesi. The method for this research is mixing the method of qualitative and descriptive quantitative analysis with using the percentage interpretation, to know the variable of Customer Relationship Management (Variable X), Customer Satisfaction (Variable Y1) and Customer Loyalty (Y2). All the total data collected analyzed descriptive quantitatively, and for analyzing descriptive frequencies, the researcher use tabulation using Spearman's analysis with SPSS or Statistic Program for Social Sciences. The results showed that the percentage score of customer relationship management = 55.3%, customer satisfaction = 33.3% and customer loyalty = 30.3%. It is known that the value of customer relationship management is higher than the value of customer satisfaction and customer loyalty, it can be concluded that customer relationship management Service Center Astra Motor Makassar has not maximized in growing customer satisfaction and loyalty. Of course there are supporting factors and inhibiting factors that influence customer relationship management in fostering customer satisfaction and loyalty. Keywords : customer relationship management, satisfaction, loyalty and customer ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui customer relationship management PT. Astra International, Tbk – Honda dalam menumbuhkan kepuasan dan loyalitas pelanggan sepeda motor pada service centre Cabang Makassar.; (2) Untuk mengetahui kepuasan dan loyalitas pelanggan servis centre di PT. Astra International, Tbk- Honda Cabang Makassar. Penelitian ini berlangsung selama empat bulan dan berlokasi di Service Center Astra Motor Makassar, Jl. Sultan ALauddin No. 57, Makassar, Sulawesi Selatan.Metode yang digunakan untuk penelitian ini adalah mix metodh analisis penelitian kualitatif dan deskriptif kuantitatif dengan menggunakan interpretasi presentase, untuk mengetahui variabel Customer Relationship Management (Variabel X), Kepuasan Pelanggan (Variabel Y1) dan Loyalitas Pelanggan (Y2).Keseluruhan data yang dikumpulkan kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif, dan untuk menganalisis deskriptif frekuensi, penulis menggunakan tabulasi menggunakan analisis Spearman’s rhodengan bantuan SPSS (Statistic Programfor Social Sciences)Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor presentase customer relationship management = 55,3 %, kepuasan pelanggan = 33,3 % dan loyalitas pelanggan = 30,3 %. Maka diketahui nilai customer relationship management lebih tinggi daripada nila kepuasan pelanggan dan loyalitas pelanggan, dapat disimpulkan customer relationship management Service Center Astra Motor Makassar belum maksimal dalam menumbuhkan kepuasan dan loyalitas pelanggan.Tentunya terdapat faktor pendukung dan faktor penghambat yang mempengaruhi customer relationship management dalam menumbuhkan kepuasan dan loyalitas pelanggan. Kata kunci : customer relationship management, kepuasan, loyalitas, pelanggan
PENGGUNAAN SIMBOL-SIMBOL KOMUNIKASI NONVERBAL DALAM MENGHINDARI KECELAKAAN TRANSPORTASI LAUT DIKALANGAN ANAK PERAHU DI KEPULAUAN PADAIDO KABUPATEN BIAK NUMFOR PROVINSI PAPUA Yulius Sitandung; Hafied Cangara; jeanny Maria fatimah
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.7 No.1 Januari - Juni 2018
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kareba.v7i1.6478

Abstract

ABSTRACTThis study aims to examine the form of nonverbal communication symbols which used by Anak Perahu Avoiding Sea Transportation Accidents in Padaido islands, to understand the meaning consisted in the nonverbal communication symbols by Anak Perahu and Juru Mudi during the sea voyage going on, and also to examine the using method of nonverbal communication symbols in Padaido island people daily life. The method used in this study is a qualitative method using Ethnomethodology approach. The instrument of the research was a field research conducted through interview, observation and document analysis. The results showed that the existence of Anak Perahu was very important in the sea transportation in Padaido islands. The Anak Perahu of Padaido islands used nonverbal communication symbols that were hand signals in guiding sea voyage by boat in Padaido islands. Keywords: nonverbal, boat children, signals, Padaido. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk simbol komunikasi nonverbal yang digunakan oleh para anak perahu dalam menghindari kecelakaan transportasi laut di kepulauan Padaido, memahami makna yang terkandung dalam simbol-simbol komunikasi nonverbal oleh para anak perahu kepada juru mudi selama pelayaran berlangsung, serta untuk mengetahui cara-cara penggunaan simbol nonverbal tersebut dalam kehidupan masyarakat kepulauan Padaido.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan Etnometodologi. Instrument yang digunakan, yaitu penelitian virtual yang ditempuh melalui wawancara, observasi dan telaah dokumen.Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan anak perahu sangat penting dalam transportasi laut di Kepulauan Padaido. Anak perahu di kepulauan Padaido menggunakan simbol komunikasi nonverbal berupa isyarat tangan dalam memandu pelayaran perahu di Kepulauan Padaido.
INOVASI PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH (STUDI KASUS SALURAN KOMUNIKASI E-BUDGETING DI PROVINSI SULAWESI SELATAN) Asriani Basir; Alwi Alwi
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.7 No.2 Juli - Desember 2018
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kareba.v7i2.6960

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan mengetahui inovasi aplikasi e-budgeting dalam pengelolaan keuangan daerah di Provinsi Sulawesi Selatan dan keinovatifan Aparatur Sipil Negara (ASN) terhadap inovasi aplikasi e-budgeting dalam pengelolaan keuangan daerah di Provinsi Sulawesi Selatan keinovatifan Aparatur Sipil Negara terhadap penerapan aplikasi e-budgeting sebagai inovasi pengelolaan keuangan daerah. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data penelitian diperoleh melalui observasi, dokumentasi dan wawancara mendalam 12 informan dari Badan Pengelola Keuangan Daerah Kabupaten Takalar, Bantaeng dan Bulukumba, terdiri dari 6 orang pejabat dan 6 orang Tim Penyusun Anggaran di masing-masing Kabupaten dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi e-budgeting dalam pengelolaan keuangan daerah di Provinsi Sulawesi Selatan merupakan sebuah inovasi yang bersifat online. Keinovatifan Aparatur Sipil Negara (ASN) terhadap inovasi e-budgeting dalam pengelolaan keuangan daerah di Provinsi Sulawesi Selatan berbeda-beda karena saluran komunikasi yang digunakan berbeda-beda sehingga jangka waktu yang digunakan pun berbeda-beda dengan demikian kecepatan adopsi terhadap suatu inovasi dipengaruhi oleh keuntungan relatif, ketika suatu inovasi lebih banyak memberikan keuntungan maka semakin cepat proses adopsi terhadap inovasi tersebut. Kata kunci : Inovasi, E-budgeting, Pengelolaan Keuangan Daerah
ANALISIS STRATEGI KOMUNIKASI KOSPERMINDO DALAM MENGKAMPANYEKAN KONSUMSI RUMPUT LAUT PADA MASYARAKAT KOTA MAKASSAR Manggazali Manggazali; Andi Alimuddin Unde; Jeanny Maria Fatimah
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.7 No.1 Januari - Juni 2018
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kareba.v7i1.6483

Abstract

ABSTRACT Kospermindo stands for Cooperative Unions of independent Indonesia who is the institution that is engaged in the distribution and processing of seaweed. This research aims to know the Kospermindo strategy in support of consumption of seaweed and to know the factor endowments and abarrier for Kospermindo in running campaigns on seaweed consumption Society city of Makassar. This study uses qualitative methods are Purposive Sampling technique that uses by selecting informants based on terms that correspond to the research topic. Technique of data analysis is qualitative descriptive method, namely the reduction of data, display data, and verification or retrieval conclusion. The communication Strategy the results showed seaweed consumption campaign initiated by KOSPERMINDO to Makassar city has been implemented through several stages in accordance with the theory of communication strategies such as determine audiences, how to compose a message, set the method used as well as selecting the use of media delivered thoroughly through the print media and the mass media. In a communication strategy has been planned as activities encourage efforts increased consumption of seaweed with informative method of pursuing such activities as GEMARI (movement of eating Seaweed Indonesia Sehat Fibrous) and ISF (Indonesian Seaweed Forum) with the content of the message is the importance of consuming seaweed health benefits and because the solicitation pengelolahan seaweed independently for home consumption as well as industrial consumption. Key words: Kospermindo, Commiunication Strategy, Seaweed ABSTRAK Kospermindo merupakan singkatan dari Koperasi Serikat Pekerja Merdeka Indonesia yang merupakan lembaga yang bergerak dalam pendistribusian dan pengolahan rumput laut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi Kospermindo dalam mengkampanyekan konsumsi rumput laut dan untuk mengetahui faktor pendukung dan faktor penghambat bagi Kospermindo dalam menjalankan kampanye konsumsi rumput laut pada Masyarakat Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang menggunakan teknik Purposive Sampling dengan memilih informan berdasarkan syarat yang sesuai dengan topik penelitian. Teknik analisis data adalah menggunakan metode kualitatif deskriptif yaitu reduksi data, display data, dan verifikasi atau pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan Strategi komunikasi kampanye konsumsi rumput laut yang dicanangkan oleh KOSPERMINDO kepada masyarakat kota Makassar telah dilaksanakan melalui beberapa tahap sesuai dengan teori strategi komunikasi seperti menentukan khalayak, bagaimana menyusun pesan, menetapkan metode yang digunakan serta menyeleksi penggunaan media yang disampaikan secara menyeluruh melalui media cetak dan media massa. Dalam strategi komunikasi yang telah terencana seperti kegiatan mendorong upaya peningkatan konsumsi rumput laut dengan metode informatif dengan melaksakan kegiatan seperti GEMARI (Gerakan Makan Rumput Laut Indonesia Sehat Berserat) dan ISF (Indonesian Seaweed Forum) dengan kandungan pesan pentingnya mengkonsumsi rumput laut karena manfaat kesehatannya dan ajakan pengelolahan rumput laut secara mandiri untuk konsumsi rumahan maupun konsumsi industri.
PROMOSI PEMASARAN POTENSI INDUSTRI PARIWISATA DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) DI KABUPATEN SINJAI Andi Nenni Asmawati Haki
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.7 No.2 Juli - Desember 2018
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kareba.v7i2.6965

Abstract

ABSTRAK Industri pariwisata adalah sektor yang potensial untuk dikembangkan sebagai salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) potensi industri pariwisata dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), (2) promosi pemasaran potensi industri pariwisata terkait dengan peningkatan PAD (3) hubungan antara promosi pemasaran dengan peningkatan PAD oleh Dinas Komunikasi, Informatika, Kebudayaan dan Kepariwisataan Kabupaten Sinjai. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed method. Teknik pemilihan informan dan responden dilakukan secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, studi dokumentasi dan kuesioner. Data kualitatif dianalisis dengan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, sedangkan data kuantitatif dianalisis dengan uji korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) potensi industri pariwisata Kabupaten Sinjai terdiri dari: Kelompok industri yang berkontribusi secara langsung terhadap PAD, Kelompok industri yang belum berkontribusi terhadap PAD yaitu makanan dan minuman khas Sinjai serta home industry . (2) promosi pemasaran potensi industri pariwisata berdasarkan model AIDA secara umum masih kurang efektif umumnya terhambat pada tahapan desire dan action. (3) Adanya kesadaran yang dimiliki masyarakat Kabupaten Sinjai mengenai pentingnya promosi potensi industri pariwisata menujukkan hubungan yang positif dan signifikan. Namun hubungan tersebut masih berada dalam kategori “sedang” yang menunjukkan upaya promosi potensi industri pariwisata masih kurang efektif dalam proses komunikasinya.
INTEGRASI TRANSMIGRAN ETNIK BALI DAN LOKAL DI KECAMATAN WOTU KABUPATEN LUWU TIMUR: SUATU PENDEKATAN DARI PERSPEKTIF KOMUNIKASI ANTARBUDAYA Helmy Hamzah; Hafied Cangara
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.7 No.2 Juli - Desember 2018
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kareba.v7i2.6890

Abstract

ABSTRACT The purpose of this study is to know the integration process that has occurred and the form of social integration of Balinese and local ethnic transmigrants in Wotu Sub-district of East Luwu Regency, as well as the factors that support and hinder the occurrence of such integration.The approach used is descriptive qualitative. The study was conducted among Balinese ethnic transmigrants and local residents. Techniques used to collect data are observations and interviews with informants who deliberately considered to provide information.The results showed that Balinese ethnic transmigrants were able to adapt to the environment and interact with local communities after completing the integration process that ultimately resulted in normative social integration. This is also influenced by supporting factors such as national language. Assimilation and social relationships. In addition, this cultural integration is also influenced by inhibiting factors such as religion, ethnocentrism and stereotypes. Keywords: intercultural communication, social integration, ethnicity, transmigrants. ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses integrasi yang terjadi dan bentuk integrasi sosial transmigran etnik Bali dan Lokal di Kecamatan Wotu Kabupaten Luwu Timur serta faktor-faktor yang mendukung dan menghambat terjadinya integrasi tersebut. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilakukan terhadap transmigran etnik Bali dan warga lokal. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara dengan pemilihan informan secara sengaja dianggap dapat memberikan informasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transmigran etnik Bali mampu beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya dan berinteraksi dengan masyarakat lokal setelah melalui proses-proses integrasi yang akhirnya menghasilkan integrasi sosial yang bersifat normatif. Hal ini juga dipengaruhi oleh faktor pendukung seperti bahasa nasional. Asimilasi, dan hubungan sosial. Selain itu integrasi budaya ini juga dipengaruhi oleh faktor penghambat seperti agama, etnosentrisme, dan stereotipe. Kata Kunci : komunikasi antarbudaya, integrasi sosial, etnik, transmigran.
KEBIJAKAN SEGMENTASI KHALAYAK PROGRAM SIARAN TALKSHOW LEMBAGA PENYIARAN SWASTA TELEVISI DI KOTA MAKASSAR Meisye Laurencia Cahayadi; jeanny Maria Fatimah; Syamsuddin Azis
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.7 No.1 Januari - Juni 2018
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kareba.v7i1.6479

Abstract

ABSTRACT The purpose of this study are (1) To know about the audience segmentation policy of Celebes TV and iNews TV talkshow broadcast program in Makassar. (2) To know about the policy comparison between the audience segmentation policy of Celebes TV and iNews TV talkshow broadcast program in Makassar. This study used the qualitative descriptive method by purpose to describe systematically, factually, and accurately about the facts and characteristics about the certain object, especially in determining their policy of talkshow broadcast program audience segmentation in Makassar. The result of this study show that in determining the audience segmentation of the talkshow broadcast program in Makassar city, producer considers several things, such as the policy of the company itself including motto and company-branding, the applicable regulation such as Broadcasting Law and Broadcasting Behaviours Guidelines and Broadcast Program Standards (P3SPS), financial condition of the company; in this case the company’s orientation to get the profit (profit oriented), and also using audience research as the secondary data, but it’s not as the determiner of the segmentation policy itself. Keyword: Policy, Audience Segmentation, Talkshow Broadcasting Program, Makassar ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui kebijakan segmentasi khalayak program siaran talkshow Celebes TV dan iNews TV di kota Makassar (2) Untuk mengetahui perbandingan penentuan segmentasi khalayak Celebes TV dan iNews TV di kota Makassar. Tipe penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang bertujuan untuk menggambarkan (mendeskripsikan) secara sistematis, faktual, dan akurat tentang fakta-fakta dan sifat-sifat populasi atau objek tertentu, khusunya dalam menentukan kebijakan segmentasi khalayak program talkshow di kota Makassar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam menetukan segmentasi khalayak program siaran talkshow di kota Makassar, produser mempertimbangkan beberapa hal penting seperti kebijakan perusahaan, termasuk motto atau branding perusahaan, regulasi yang berlaku seperti UU Penyiaran dan Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS), keadaan finansial perusahaan dalam hal ini bertujuan mengejar keuntungan (profit oriented), serta menggunakan riset audiens (audience research) sebagai data sekunder, namun bukan sebagai penentu kebijakan segmentasi tersebut.
PENGGUNAAN SIMBOL-SIMBOL KOMUNIKASI NON VERBAL ANTARA PENGUNGSI IRAN DAN WARGA LOKAL DI MAKASSAR Nugrah Juniar Umar
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.7 No.2 Juli - Desember 2018
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kareba.v7i2.7351

Abstract

ABSTRACTFirst observation shows that the refugees can interact with local people and it is called as intercultural communication. This study aims to identify and mengategorisasi (1) the use of symbols of non-verbal communication among Iranian refugees in interacting with local communities (2) barriers to Iranian refugees in symbols, while interacting with the local community. This study uses qualitative descriptive method to describe a social phenomenon. The research was conducted in the city of Makassar with some informants were scattered in various places of refuge. The types and sources of data used are primary data and secondary data. The primary data or main data in the form of interviews with informants and secondary data or supporting documents such as books, theses, journals, articles, and internet. The informant of seven Iranian refugees and three local residents. Data were collected in the form of interviews with informants. Data were analyzed using several theories. The results showed that (1) Refugee Iran using symbols while communicating with local residents to clarify the message to be conveyed. Iranian refugees also learn and understand the local culture symbols and use them when interacting with locals although they differ with their culture. As; nod and smile. (2) There are three obstacles in the use of symbols of non-verbal communication is currently in progress, namely; cultural barriers, psikolgi barriers, and barriers of perception.Keywords: symbol, non-verbal, Iranian refugees ABSTRAK Dari hasi observasi awal terlihat bahwa pengungsi dapat berinteraksi dengan warga lokal dimana ini disebut sebagai komunikasi antar budaya. Penelitian ini kemudian bertujuan untuk mengetahui dan mengategorisasi (1) penggunaan simbol-simbol komunikasi non verbal di kalangan pengungsi iran dalam berinteraksi dengan masyarakat lokal (2) hambatan pengungsi Iran dalam menggunakan simbol-simbol saat berinteraksi dengan masyarakat lokal. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kulitatif dengan menggambarkan fenomena sosial. Penelitian ini dilaksanakan di kota Makassar dengan beberapa informan yang tersebar di berbagai tempat penampungan pengungsi. Jenis dan sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data primer atau data utama berupa hasil wawancara dengan informan dan data sekunder atau data pendukung berupa buku, tesis, jurnal, artikel, dan internet. Informan terdiri atas tujuh orang pengungsi Iran dan 3 orang warga lokal. Data dikumpulkan berupa hasil wawancara dengan para informan. Data dianalisis menggunakan beberapa teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Pengungsi Iran menggunakan simbol-simbol saat berkomunikasi dengan warga lokal untuk memperjelas pesan yang ingin disampaikan. Pengungsi Iran juga mempelajari dan memahami simbol-simbol budaya lokal dan menggunakannya saat berinteraksi dengan warga lokal meskipun berbeda dengan budaya mereka. Seperti; anggukan dan senyuman. (2) Terdapat 3 hambatan dalam penggunaan simbol-simbol saat komunikasi non verbal berlangsung yaitu; hambatan budaya, hambatan psikolgi, dan hambatan persepsi.Kata kunci : simbol, non verbal, pengungsi Iran
PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL UNTUK MENGAMPANYEKAN PROGRAM LISTRIK PINTAR DI PT. PLN (PERSERO) WILAYAH SULSELRABAR Ade Irma Surani Haliq
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.7 No.2 Juli - Desember 2018
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kareba.v7i2.7352

Abstract

ABSTRACTThis study aims to find out the implementation stage, campaign appearance, community acceptance, strengths and weaknesses of using Facebook in campaigning for the Smart Electricity program at PT. PLN. (Persero) South Sulawesi Region. This study uses a qualitative approach. Data collection techniques through observation, in-depth interviews and documentation. Data were analyzed using the Miles & Huberman model. The results show that (1) There are four phases of the implementation of the Smart Electricity program campaign using Facebook, namely creating content, creating campaign designs, submitting to superiors and publishing on social media. (2) The appearance of the presented campaign is interesting because it contains interesting content and the results of acceptance by the community are positive and negative. (3) The strength of Facebook as a campaign tool for the Smart Electricity program is its wide reach, easy access, low campaign costs and easy to send information, while the weak points are the lack of budget and not all PLN customers yet. cover. From the opportunities seen from the Smart Electricity program campaign to increase smart electricity users, help the community economy and become a source of income for PLN. Point Region PLN (Persero) Sulselrabar Private PR sees the opportunity to innovate in a campaign for Smart Electric via Facebook.Keywords: Social Media, Facebook, Campaign, Smart Electricity ABSTRAKPenelitian ini bertujuan mengetahui tahap pelaksanaan, tampilan kampanye, penerimaan masyarakat, kekuatan dan kelemahan dari penggunaan Facebook dalam mengampanyekan program Listrik Pintar di PT. PLN. (Persero) Wilayah Sulselrabar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan model Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Ada empat tahap pelaksanaan kampanye program Listrik Pintar menggunakan Facebook yaitu membuat konten, membuat desain kampanye, pengajuan kepada atasan, dan publish ke media sosial. (2) Tampilan kampanye yang disuguhkan menarik karena memuat konten yang menarik dan hasil penerimaan masyarakat ada yang positif dan negatif. (3) Kekuatan yang dimiliki Facebook sebagai sarana kampanye program Listrik Pintar yaitu jangkauannya luas, mudah diakses, biaya kampanye rendah dan mudah mengirimkan informasi.sedangkan kelemahannya yaitu minimnya anggaran serta belum mencakup seluruh pelanggan PLN. Dari peluang yang dililihat dari kampanye program Listrik Pintar yaitu meningkatkan pengguna Listrik pintar, membantu perekonomian masyarakat serta menjadi sumber pendapatan untuk PLN. PT. PLN (Persero) Wilayah Sulselrabar terkhusus pihak Humas dapat melihat peluang dengan berinovasi dalam mengampanyekan program Listrik Pintar menggunakan Facebook.Kata kunci: Media Sosial, Facebook, Kampanye, Listrik Pintar
SEMIOTIKA IKON PEREMPUAN PADA IKLAN MOBIL DALAM MAJALAH OTOMOTIF AUTOEXPERT Imam Mukti; Muhammad Iqbal Sultan; Tuti Bahfiarti
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.4 No.3 Juli - September 2015
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v4i3.631

Abstract

Abstract This study aims to Examine in depth about the representation of women on car advertising in automotive magazines autoexpert, describe the overall meaning of the icons in the magazine Automotive Women Autoexpert, by identifying the signs contained in the ads. describe the mythical ideology on car advertising in automotive magazines autoexpert. The method used in this study is a qualitative method using semiotic analysis of Roland Barthes. This method is used because researchers wanted to know about the phenomenon of the meaning of the icons Woman in car advertising in automotive magazine autoexpert in depth, using technical documentation, the data literatus and interviews to some semiotic experts. The results showed that the representation of women in the car ads in magazines automotive autoexpert women tend to represent the theme and the way that gender bias. Women's bodies are exploited for commercial purposes in the advertising industry. Inside are denotative and connotative meaning, which in turn generates Beauty Myth, The Beauty Myth and Myth of Sexuality. Ideology is awakened in the car ads on automotive magazine autoexpert that gender ideology, ideology is the ideology of consumerism and capitalism.Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk Mengkaji secara mendalam mengenai representasi perempuan pada iklan mobil dalam majalah otomotif autoexpert , menggambarkan secara keseluruhan mengenai makna Ikon Perempuan di majalah Otomotif Autoexpert, dengan mengidentifikasikan tanda-tanda yang terdapat dalam iklan-iklan tersebut. mendeskripsikan mitos Ideologi pada iklan mobil dalam majalah otomotif autoexpert . Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan menggunakan analisis semiotika Roland Barthes. Metode ini digunakan karena peneliti ingin mengetahui tentang fenomena pemaknaan mengenai Ikon Perempuan dalam iklan mobil di majalah otomotif autoexpert secara mendalam, dengan menggunakan teknik dokumentasi, data literatus dan wawancara kepada beberapa pakar semiotik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Representasi perempuan dalam iklan mobil di majalah otomotif autoexpert cenderung merepresentasikan perempuan dengan tema dan cara yang bias gender. Tubuh perempuan dieksploitasi untuk kepentingan komersial dalam industri periklanan. Di dalamnya terdapat makna Denotatif dan Makna Konotatif, yang selanjutnya menghasilkan Mitos Kecantikan, Mitos Keindahan dan Mitos Seksualitas. Ideologi yang terbangun dalam iklan mobil pada majalah otomotif autoexpert yaitu Ideologi gender, Ideologi konsumerisme dan ideologi kapitalisme. 

Filter by Year

2011 2023


Filter By Issues
All Issue Volume 12 No. 2 Juli-Desember 2023 Volume 12 No. 1 Januari-Juni 2023 Volume 11 No. 2 Juli-Desember 2022 Volume 11 No. 1 Januari-Juni 2022 Volume 10 No. 2 Juli-Desember 2021 Volume 10 No. 1 Januari-Juni 2021 Vol. 9 No. 2 Juli - Desember 2020 Vol. 9 No. 1 Januari – Juni 2020 Vol. 9 No. 1 Januari – Juni 2020 Vol. 8 No. 2 Juli - Desember 2019 Vol. 8 No. 1 Januari – Juni 2019 Vol.7 No.2 Juli - Desember 2018 Vol.7 No.1 Januari - Juni 2018 Vol.6 No.2 Juli - Desember 2017 Vol.6 No.1 Januari - Juni 2017 Vol.5 No.2 Juli - Desember 2016 Vol.5 No.1 Januari - Juni 2016 Vol.4 No.4 Oktober - Desember 2015 Vol.4 No.4 Oktober - Desember 2015 Vol.4 No.3 Juli - September 2015 Vol.4 No.3 Juli - September 2015 Vol.4 No.2 April - Juni 2015 Vol.4 No.2 April - Juni 2015 Vol.4 No.1 Januari - Maret 2015 Vol.4 No.1 Januari - Maret 2015 Vol.3 No.4 Oktober - Desember 2014 Vol.3 No.4 Oktober - Desember 2014 Vol.3 No.3 Juli - September 2014 Vol.3 No.3 Juli - September 2014 Vol.3 No.2 April - Juni 2014 Vol.3 No.2 April - Juni 2014 Vol.3 No.1 Januari - Maret 2014 Vol.3 No.1 Januari - Maret 2014 Vol.2 No.4 Oktober - Desember 2013 Vol.2 No.4 Oktober - Desember 2013 Vol.2 No.3 Juli - September 2013 Vol.2 No.3 Juli - September 2013 Vol.2 No.2 April - Juni 2013 Vol.2 No.2 April - Juni 2013 Vol.2 No.1 Januari - Maret 2013 Vol.2 No.1 Januari - Maret 2013 Vol.1 No.4 Oktober - Desember 2011 Vol.1 No.4 Oktober - Desember 2011 Vol.1 No.3 Juli - September 2011 Vol.1 No.3 Juli - September 2011 Vol.1 No.2 April - Juni 2011 Vol.1 No.2 April - Juni 2011 Vol.1 No.1 Januari - Maret 2011 Vol.1 No.1 Januari - Maret 2011 More Issue