cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Linears
ISSN : -     EISSN : 26143976     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal LINEARS adalah sebuah media publikasi Jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Teknik Arsitektur Universitas Muhammadiyah Makassar (UNISMUH) bekerja sama dengan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI). Tujuannya adalah sebagai media komunikasi, desiminasi dan pertukaran informasi dunia arsitektur serta media publikasi hasil pengembangan penelitian,pengabdian maupun hasil karya arsitektur. Secara umum jurnal ini berisi tentang dunia arsitektur dan secara spesifik dapat berupa: - Ilmu dan teknologi arsitektur; - Teori, sejarah dan desain arsitektur; - Arsitektur kota dan perancangan kota; - - Arsitektur rumah dan perumahan; - Desain interior dan eksterior. Jurnal ini adalah Jurnal online yang berisi karya ilmiah bagi peneliti dan mahasiswa Arsitektur Fakultas Teknik Unismuh Makassar, sebagai bagian dari publikasi karya ilmiah penelitian ataupun tugas akhir. Jurnal ini terbit 2 kali dalam 1 tahun dengan kontent dari berbagai keminatan Arsitektur.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal LINEARS" : 5 Documents clear
Analisis Kualitas Air Menggunakan Metode Indeks Pencemaran di Danau Balang Tonjong Kota Makassar Ahram, Muh Haikal
Jurnal Linears Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal LINEARS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/j-linears.v7i2.14234

Abstract

Danau Balang Tonjong, yang terletak di Kota Makassar, berfungsi sebagai kawasan resapan air dan budidaya. Namun, pertumbuhan subur eceng gondok yang terpantau di perairannya menunjukkan indikasi pencemaran. Penelitian ini bertujuan untuk menilai kualitas air Danau Balang Tonjong dengan mengukur berbagai parameter pencemaran, termasuk Total Dissolved Solid (TDS), Chemical Oxygen Demand (COD), Biochemical Oxygen Demand (BOD), nitrit (NO₂), nitrat (NO₃), ammoniak (NH₃), fosfat (PO₄), dan Total Coliform. Metode indeks pencemaran digunakan untuk menganalisis data yang dikumpulkan dari delapan titik pengambilan sampel di sekitar danau, dengan tujuan mengklasifikasikan status pencemaran air berdasarkan parameter-parameter tersebut. Hasil penelitian menunjukkan tingkat pencemaran yang signifikan di sebagian besar titik sampel, khususnya pada parameter TDS, COD, BOD, dan Total Coliform. Tingginya konsentrasi ini kemungkinan besar diakibatkan oleh aktivitas industri, domestik, pertanian, serta erosi tanah. Penyimpangan pada parameter tersebut menunjukkan penurunan kualitas air secara substansial. Secara keseluruhan, penelitian ini menyoroti perlunya pengelolaan lingkungan yang lebih baik di Danau Balang Tonjong untuk menjaga keseimbangan ekosistem dan mengurangi dampak pencemaran terhadap kesehatan masyarakat sekitar. Penelitian lebih lanjut disarankan untuk memahami dampak jangka panjang dari pencemaran ini, terutama dalam konteks perubahan iklim dan peningkatan aktivitas manusia di sekitar danau. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya langkah-langkah mitigasi, seperti pembatasan polusi dari limbah domestik dan pertanian, serta pengelolaan kualitas air secara berkelanjutan melalui pemasangan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di sekitar danau.
Identifikasi Efektifitas Penataan Ruang dan Fungsi pada Masjid Ar-Rahman Berdasarkan Kajian Arsitektur Islami Siddiq, Vieka Alana Leyla; Gunawan, Gunawan
Jurnal Linears Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal LINEARS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/j-linears.v7i2.15092

Abstract

ABSTRAK: Masjid sebagai tempat ibadah umat Islam memiliki fungsi vital yang mencakup nilai-nilai keagamaan, sosial, dan estetika. Dalam perancangan masjid, integrasi antara arsitektur modern dan prinsip Islami menjadi tantangan yang menarik. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas tata ruang dan fungsi Masjid Ar-Rahman di Rest Area Tol Pandaan-Malang, Jawa Timur, dengan fokus pada sirkulasi pengguna, optimalisasi ruang ibadah, dan kesesuaian desain terhadap kaidah Islam. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan analisis data melalui studi literatur, observasi tata ruang, dan evaluasi desain arsitektural. Proses analisis melibatkan kajian aspek orientasi kiblat, pola sirkulasi, dan elemen-elemen arsitektur Islami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Masjid Ar-Rahman memiliki desain estetis yang menarik dengan struktur fasad berbentuk trapesium. Namun, beberapa kelemahan ditemukan, seperti sirkulasi pengguna yang kurang efisien, terutama antara jamaah laki-laki dan perempuan, serta ruang shalat perempuan yang kurang optimal akibat penempatan partisi dan akses yang tidak terpisah. Selain itu, fasad kaca di area mihrab menimbulkan pencahayaan berlebih yang memengaruhi kenyamanan jamaah. Ruang wudu telah memenuhi prinsip Islami dalam orientasi dan privasi, tetapi akses menuju ruang wudu perlu dioptimalkan agar lebih praktis bagi pengguna. Kesimpulannya, optimalisasi tata ruang masjid dapat dicapai melalui perbaikan sirkulasi progresif, reposisi entrance untuk mendukung pemisahan area laki-laki dan perempuan, serta pengolahan fasad guna meningkatkan kenyamanan jamaah. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan desain masjid modern yang tidak hanya estetis tetapi juga fungsional dan sesuai dengan kaidah Islam, mendukung kenyamanan serta kekhusyukan ibadah jamaah.
Analisis Lingkungan Termal Ruang Kantor di Gedung Mall Pelayanan Publik Barru Kahir, Shapardi
Jurnal Linears Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal LINEARS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/j-linears.v7i2.15361

Abstract

Penelitian ini mengkaji kenyamanan termal ruang kantor di Mall Pelayanan Publik Barru dengan fokus pada pemenuhan terhadap standar ASHRAE-55. Kenyamanan termal berperan penting dalam meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan karyawan, terutama di iklim tropis yang menghadirkan tantangan lingkungan signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk menilai kondisi termal, mengidentifikasi faktor-faktor penyebab ketidaknyamanan, dan mengusulkan intervensi desain untuk perbaikan. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan menggabungkan pengukuran langsung variabel lingkungan—suhu, kelembapan, kecepatan udara, dan Mean Radiant Temperature—dengan simulasi menggunakan perangkat lunak Ecotect. Data pengguna, termasuk insulasi pakaian dan tingkat metabolisme, juga diintegrasikan untuk menghitung Predicted Mean Vote (PMV) dan Predicted Percentage of Dissatisfied (PPD). Hasil menunjukkan bahwa ruang kantor tidak memenuhi standar kenyamanan termal, dengan rata-rata PMV sebesar +1,13 dan PPD sebesar 32%, yang mencerminkan sensasi termal "sedikit hangat." Faktor utama penyebab ketidaknyamanan adalah paparan radiasi matahari dari jendela besar di sisi Timur dan distribusi udara dingin yang tidak optimal. Hasil simulasi mendukung pengukuran ini, menunjukkan kekurangan serupa. Penelitian ini menekankan perlunya intervensi yang terarah, seperti solusi peneduhan yang lebih baik dan peningkatan sistem HVAC, untuk mengatasi masalah kenyamanan termal di ruang kantor tropis. Dengan pendekatan gabungan analisis empiris dan simulasi, penelitian ini memberikan kontribusi pada desain ruang kerja berkelanjutan dan menjadi dasar bagi studi lanjut dalam mengeksplorasi solusi kenyamanan termal yang inovatif.
Analisis Daya Saing Pariwisata Kabupaten Cilacap Menggunakan Metode Competitiveness Monitor Asfan Mujahid, Laode Muhammad
Jurnal Linears Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal LINEARS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/j-linears.v7i2.15607

Abstract

Sebagai kabupaten yang terluas di Jawa Tengah, Kabupaten Cilacap memberikan peluang potensi pariwisata yang besar untuk dikembangkan, tetapi Kabupaten Cilacap merupakan kabupaten yang memiliki industri pariwisata yang saat ini bukan sebagai leading sektor dalam penerimaan daerahnya tetapi dari waktu ke waktu mengalami perkembangan dan memiliki peluang untuk bersaing dalam skala nasional.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik kepariwisataan Kabupaten Cilacap yang ditinjau dari kondisi internal dan kondisi eksternal serta untuk mengetahui daya saing Pariwisata Kabupaten Cilacap. Penelitian ini dianalisis dengan tiga metode, yaitu dengan analisis deskriptif kualitatif, analisis deskriptif kuantitatif yang menggunakan analisis Competitiveness Monitor dengan delapan indikator, dan analisis spasial yang digunakan untuk analisis tumpang tindih (overlay) dengan menggunakan fitur identity dan union. Hasil penelitian ini menunjukkan, Kabupaten Cilacap didominasi oleh dataran lereng landai sebesar 58,76% dari keseluruhan luas wilayah. Jenis ODTW alam banyak dijumpai di Kabupaten Cilacap, hal ini dikarenakan kondisi geografisnya yang merupakan wilayah pesisir. Kondisi pariwisata Kabupaten Cilacap juga dipengaruhi oleh geografis, topografis, kemajuan teknologi, sosial budaya, kondisi perekonomian, serta kebijakan pariwisata yang berlaku. Untuk daya saing pariwisata Kabupaten Cilacap, dua dari delapan indikator masuk dalam tahap penyempurnaan yaitu IDI dengan nilai 2,20 dan TAI dengan nilai 2,09, ada empat dari delapan indikator dengan tahap berkembang yaitu HTI dengan nilai 1,79, EI dengan nilai 1,90, HRI dengan nilai 1,43, dan SDI dengan nilai 1,35, serta dua dari delapan indikator dengan tahap belum berkembang yaitu PCI dengan nilai 0,70 dan OI dengan nilai 0,70 yang dikarenakan sedikitnya wisatawan asing yang berkunjung di Kabupaten Cilacap.
Mengintegrasikan Warisan Budaya dalam Arsitektur Modern: Tinjauan Literatur Tentang Menyeimbangkan Keberlanjutan dan Identitas Idrus, Irnawaty; Paddiyatu, Nurhikmah; Latif, Sahabuddin
Jurnal Linears Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal LINEARS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/j-linears.v7i2.16019

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi integrasi warisan budaya ke dalam praktik arsitektur modern, menekankan perannya dalam melestarikan identitas lokal, mempromosikan keberlanjutan, dan mendorong keterlibatan masyarakat. Penelitian ini menyelidiki bagaimana elemen desain tradisional dan material lokal dapat dipadukan secara harmonis dengan teknik arsitektur kontemporer untuk menciptakan struktur yang mencerminkan narasi budaya sekaligus memenuhi kebutuhan modern. Strategi utama meliputi penggunaan kembali bangunan warisan secara adaptif dan penerapan teknologi canggih, seperti Pemodelan Informasi Bangunan (BIM) dan pemindaian 3D, untuk memastikan pelestarian dan adaptasi yang tepat. Temuan menunjukkan bahwa penggabungan elemen budaya tidak hanya memperkaya lanskap perkotaan modern tetapi juga mendukung pembangunan berkelanjutan dengan memanfaatkan bahan lokal dan prinsip-prinsip desain hemat energi. Studi ini menyoroti pentingnya menjaga kesinambungan budaya dalam menghadapi urbanisasi dan globalisasi yang cepat. Sebagai kesimpulan, penelitian ini menunjukkan potensi arsitektur modern untuk meningkatkan relevansi fungsional dan budaya dari lingkungan binaan dengan mengintegrasikan warisan budaya. Penelitian di masa depan harus berfokus pada perluasan penerapan prinsip-prinsip ini, terutama dalam konteks tantangan lingkungan dan kebutuhan perkotaan yang terus berkembang, untuk lebih memperkuat hubungan antara masa lalu dan masa kini dalam desain arsitektur.ABSTRACT:This research explores the integration of cultural heritage into modern architectural practice, emphasizing its role in preserving local identity, promoting sustainability, and encouraging community engagement. The research investigates how traditional design elements and local materials can be harmoniously combined with contemporary architectural techniques to create structures that reflect cultural narratives while meeting modern needs. Key strategies include adaptive reuse of heritage buildings and the application of advanced technologies, such as Building Information Modeling (BIM) and 3D scanning, to ensure proper preservation and adaptation. Findings show that the incorporation of cultural elements not only enriches the modern urban landscape but also supports sustainable development by utilizing local materials and energy-efficient design principles. This study highlights the importance of maintaining cultural continuity in the face of rapid urbanization and globalization. In conclusion, this study demonstrates the potential of modern architecture to enhance the functional and cultural relevance of the built environment by integrating cultural heritage. Future research should focus on expanding the application of these principles, especially in the context of environmental challenges and evolving urban needs, to further strengthen the link between past and present in architectural design.

Page 1 of 1 | Total Record : 5