cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
SASINDO
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 236 Documents
PROSESI PANGGIH PADA UPACARA PERKAWINAN ADAT JAWA TENGAH DALAM TINJAUAN SEMIOTIK TADEUSZ KOWZAN Nanik Setyawati; Nuning Zaidah; Siti Fatimah
Sasindo Vol 7, No 1 (2019): Sasindo
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v7i1.6509

Abstract

Tujuan yang dicapai dalam penelitian ini adalah mendeskripsikan tata cara dan makna Prosesi Panggih pada Upacara Perkawinan Adat Jawa Tengah. Digunakan kajian semiotik teater berdasarkan perspektif Tadeusz Kowzan untuk mengetahui tata cara dan makna Prosesi Panggih pada Upacara Perkawinan Adat Jawa Tengah. Berdasarkan penelitian, dapat dikemukakan beberapa hal, yaitu upacara perkawinan adat Jawa Tengah terdiri atas 3 jenis, yaitu 1) Prosesi Panggih, 2) Prosesi Krobongan, dan 3) Upacara Sabda. Prosesi Panggih terdiri atas 3 tahapan, yaitu 1) balangan gantal (berbalangan sirih), 2) mrepeg ponang antigan (memecah telur), dan 3) wijikan (membasuh kaki laki-laki). Balangan gantal diartikan sebagai lambang bahwa dalam mengarungi bahtera rumah tangga penuh dengan suka-duka harus dirasakan bersama. Selanjutnya, mrepeg ponang antigan mengandung makna harapan bahwa pengantin berdua harus sudah siap untuk berfikir mandiri (pecah nalar atau pecah pikir). Sementara itu, wijikan yang berisikan bunga pancawarna dan air yang diambil dari kali tempur mengandung makna bahwa kesucian jiwa pengantin berdua.Kata kunci: makna semiotis Prosesi Panggih, semiotika teater Kowzan
KEEFEKTIFAN METODE THINK PAIR SHARE DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS ANEKDOT PADA PESERTA DIDIK KELAS X SMK GARUDA NUSANTARA TAHUN PELAJARAN 2019/2020 Nur Hayati
Sasindo Vol 8, No 2 (2020): Sasindo
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v8i2.6822

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan metode think pair share dalam pembelajaran menulis teks anekdot pada siswa kelas x smk garuda nusantara tahun pelajaran 2019/2020. Metode ini menggunakan metode kuantitatif, metode ini digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu, teknik pengambilan sample pada umumnya dilakukan secara random, pengumpulan data menggunakan instrument penelitian, analisis data bersifat kuantitatif dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan. Hasil penelitian disajikan dalam bentuk data dari keefektifan metode think pair share dalam pembelajaran menulis teks anekdot pada siswa kelas x smk garuda nusantara. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan dua kelas yaitu kelas control dan kelas eksperimen, dalam penyajiannya meliputi langkah penelitian, nilai tertinggi, nilai terendah, tabel distribusi frekuensi dan grafis histrogram. Data kemampuan menulis teks anekdot denganm data kelas eksperimen dan kelas control, kemudian uji persyaratan data kemampuan menulis teks anekdot meliputi uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis.
NILAI PENDIDIKAN DALAM NOVEL 99 CAHAYA DI LANGIT EROPA KARYA HANUM SALSABIELA RAIS: TINJAUAN PSIKOLOGI SASTRA Aulia Shery Choriah
Sasindo Vol 8, No 2 (2020): Sasindo
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v8i2.6813

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu mendiskripsikan d nilai pendidikan dalam novel 99 Cahaya di Langit Eropa karya Hanum Salsabiela Rais dan psikologi kepribadian (Id, Ego, Super Ego) tokoh utama. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan kualitatif, yang berupa deskripsi narasi bukan angka-angka. Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskritif yaitu data yang bersifat deskriptif sehingga data yang terkumpul berbentuk kata-kata atau gambar. Hasil dari penelitian ini yaitu ditemukan beberapa nilai pendidikan di dalam novel 99 Cahaya di Langit Eropa, antara lain terdapat 52 nilai pendidikan ketuhanan, 26 nilai pendidikan moral, 33 nilai pendidikan sosial, 37 nilai pendidikan budaya, tokoh utama Hanum dalam novel 99 Cahaya di Langit Eropa karya Hanum Salsabiela Rais terdapat 22 wujud kepribadian.
LAKON DAN PERISTIWA DI SEKITAR KITA Setia Naka Andrian
Sasindo Vol 8, No 1 (2020): Sasindo
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v8i1.6803

Abstract

Akhmad Sofyan Hadi dalam buku lakonnya bertajuk Bunga Layu di Tengah Gurun merangkum 4 (empat) judul lakon (teks drama). Di antaranya, Air Mata Dupa, Bungan Layu di Tengah Gurun, Dongeng Negeri Dongeng, dan Setinggi Rumput. Buku lakon ini menyuarakan berbagai peristiwa sederhana di sekitar kita. Tentu yang sedikit sering kita lupakan, melalui keempat lakonnya yang termaktub dalam buku ini begitu menyadari berbagai hal yang ditawarkan oleh Barker. Bahwasanya lakon yang dihadirkannya bukan hanya mengacu dan berhenti pada konsep teks atau kata- kata yang tertulis saja. Teks drama yang dianggit menjadi medan pertimbangan gagasan tersendiri atas berbagai peristiwa di sekitar kita. citra, bunyi, objek, dan laku dalam bangunan lakon yang diciptakan penulis menjadi ruang kerja yang dapat diraih oleh pembaca dan apresiator dengan leluasa, dengan berbagai kemungkinan yang ada. Paling tidak, berbagai pintu telah dibuka selebar-lebarnya ke hadapan pembaca dan apresiator. Ketiga cara berpikir tentang kebudayaan yang ditawarkan oleh Williams tersebut telah bermunculan dalam empat lakon gubahan Akhmad Sofyan Hadi. Bunga Layu di Tengah Gurun menjadi penanda bahwasanya lakon menjadi sebuah rekaman peristiwa yang dipungut oleh penulis lakon dalam gerak hidup keseharian di sekitar. Narasi-narasi kokoh itu bergelimang dalam setiap tokoh yang dimunculkan, penokohan, latar, dan berbagai komponen lain yang menumbuh- suburkan peristiwa.
ANALISIS NILAI PENDIDIKAN PADA ANTOLOGI CERPEN PERIHAL KEMATIAN YANG DIPERMAINKAN OLEH CERPEN PILIHAN KIAS 2017—2019 Inuk Pratiwi
Sasindo Vol 8, No 2 (2020): Sasindo
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v8i2.6818

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan dalam antologi cerita pendek Perihal Kematian yang Dipermainkan oleh cerpen pilihan KIAS 2017- 2019. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil analisis pada antologi cerpen Perihal Kematian yang Dipermainkanmenunjukkan terdapat 8 cerita pendek yang memiliki nilai pendidikan, yaitu nilai pendidikan moral dan nilai pendidikan adat istiadat/tradisi budaya.
KESALAHAN PENULISAN AFIKS DALAM TEKS NEGOSIASI HASIL KARYA PESERTA DIDIK KELAS X SMA NEGERI 1 GROBOGAN TAHUN PELAJARAN 2018/2019 Sulistiyowati Sulistiyowati; Eva Ardiana Indrariani; Icuk Prayogi
Sasindo Vol 8, No 1 (2020): Sasindo
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v8i1.6808

Abstract

Masih banyak ditemukan kesalahan atau penyimpangan dalam penulisan afiks yang dilakukan peserta didik karena kurangnya pemahaman terhadap kaidah tata bahasa yang digunakan atau terdapat faktor lain seperti kekhilafan atau kecerobohan yang dilakukan peserta didik. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan wujud penulisan afiks dalam teks negosiasi hasil karya peserta didik kelas X SMA N 1 Grobogan tahun pelajaran 2018/2019. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode simak dengan teknik catat. Data disajikan berupa kalimat yang mendeskripsikan wujud kesalahan penulisan afiks dalam teks negosiasi hasil karya peserta didik kelas X SMA Negeri 1 Grobogan Tahun Pelajaran 2018/2019. Hasil analisis menunjukkan bahwa kesalahan terbanyak terdapat pada kesalahan penulisan prefiks dengan persentase 41,12%.
STRUKTUR METAFORA PADA KUMPULAN PUISI TIDAK ADA NEW YORK HARI INI KARYA M. AAN MANSYUR Aria Bayu Setiaji
Sasindo Vol 7, No 1 (2019): Sasindo
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v7i1.6510

Abstract

Penelitian terhadap metafora dalam karya sastra dapat digunakan untuk mengetahui kreativitas penulis dalam mendayagunakan kata-kata, untuk menghidupkan ungkapan-ungkapan yang abstrak melalui pengunaan metafora. Setiap penulis diasumsikan memiliki gaya penulisan tersendiri dan memiliki konsep pemikiran sendiri dalam menciptakan metafora. Penelitian ini mendeskripsikan struktur metafora yang terdapat pada kumpulan puisi “Tidak Ada New York Hari Ini” Karya M. Aan Mansyur. Data yang dianalisi dalam penelitian ini adal 4 puisi dengan judul Aku Ingin Istirahat, Batas, Tidak Ada New York Hari Ini, dan Kesedihan puisi. Pengumpulan data mengunakan teknik observasi non-partisipan, pembacaan kritis, dan teknik pencatatan. Berdasarkan analisis, terdapat metafora yang digunkan pengarang ditemukan metafora berbentuk frasa maupun klausa. Pada tataran frasa, posisi atau letak unsur “citra” dapat di depan “topik” dan dapat pula di belakang topik. Sebaliknya, pada tataraan klausa unsur “citra” selalu berada di belakang “topik” karena bagian yang dijelaaskan, dideskripsikan diduduku oleh predikat, dan predikat dalam bahasa Indonesia cenderung berada di sebelah kanan subjek. Ditinjau berdasarkan kata yang digunakan pada unsur “citra” ditemukan beberapa jenis citraan metafora yakni metafora bercitra antropomorfik, metafora bercitra abstrak ke konkret dan metafora bercita sinestsia. Pemilihan citraan metafora yang bersifat abstrak ke konkret dan metafora antropomorfik lebih didominasi. Hal tersebut dapat mengambarkan kreativitas penulis dalam menghidupkan kata-kata dengan cara membandingkan sesuatu yang bersifat abstrak diungkapkan dengan sesuatu yang bersifat konkret. Begitu pula dengan pengunaan metafora bercitra antropomorfik mengambarkan kreatifitas penulis dalam mendayagunakan kata-kata dengan cara membandingkan kemiripan yang ada pada diri atau tubuh mereka sendiri.Kata kunci: puisi, metafora, unsur citra, unsur topik, pilihan citra
DIKSI DAN CITRAAN DALAM LIRIK LAGU ALBUM “MONOKROM” KARYA TULUS SEBAGAI ALTERNATIF PEMBELAJARAN APRESIASI PUISI DI SMA Eny Yuandika Perdana Ningrum
Sasindo Vol 8, No 2 (2020): Sasindo
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v8i2.6814

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini untuk mendeskripsikan diksi yang terdapat dalam lirik lagu album “Monokrom”, mendeskripsikan citraan yang terdapat dalam lirik lagu album “Monokrom”, mendeskripsikan pembelajaran apresiasi puisi di SMA menggunakan diksi dan citraan lirik lagu album “Monokrom”. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian studi kepustakaan dengan teknik kualitatif deskriptif. Teknik pemgumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik pustaka, teknik baca, dan teknik catat. Berdasarkan hasil analisis data hasil penelitian ditemukan penggunaan diksi dan citraan dalam lirik lagu album “Monokrom” karya Tulus terdiri dari 34 diksi meliputi kata konkret, kata abstrak, denotasi, konotasi, kata umum, kata khusus, antonim, homonim, hiponim, hipernim, sinonim, dan 13 citraan meliputi citraan gerak, penglihatan, perabaan, citraan penciuman dan pendengaran. Hasil penelitian ini dapat dijadikan alternatif dalam pembelajaran apresiasi puisi di SMA tiga tahap yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, tahap evaluasi.
HEDONISME SASTRA ANAK DALAM NOVEL RUN ZAHRA RUN KARYA DIAN ANGGRAINI Deswita Kemala Sari
Sasindo Vol 8, No 1 (2020): Sasindo
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v8i1.6804

Abstract

Permasalahan Hedonisme pada anak sudah makin meningkat. Hal itu disebabkan oleh pola asuh orang tua terhadap kepribadian Zahra serta pengaruh terhadap keegoisan diri pada konflik yang terjadi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan sikap hedonisme yang hanya mementingkan urusan pribadi/individu tanpa memikirkan kepentingan orang lain. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pola asuh yang salah yang membuat anak menjadi manja. Pola asuh yang diterapkan orang tua Zahra di lingkungan keluarga membentuk karakter Zahra menjadi egois atau mementingkan kepribadiannya sendiri. Karakter merupakan sikap yang dibentuk sejak awal karena pada saat ini karakter anak bangsa sudah semakin buruk atau merosot. Peran orang tua sangat penting. Jjika sudah melenceng ke arah yang negatif, orang tua harus mencegahnya. Seorang anak sangat membutuhkan kasih sayang orang tuanya, khususnya pada ayah karena ayah seharian hanya di luar mencari nafkah untuk anak-anaknya sedangkan seorang ibu hanya di rumah mengurus semua pekerjaan rumah tangga.
KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN MENULIS TEKS PUISI MENGGUNAKAN MODEL THINK TALK WRITE(TTW) BERBASIS MEDIA GAMBAR PADA PESERTA DIDIK KELAS VIII SMP NEGERI 1 KERTANEGARA KABUPATEN PURBALINGGA TAHUN AJARAN 2019/2020 Muhammad Zaki Mubarok
Sasindo Vol 8, No 2 (2020): Sasindo
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v8i2.6819

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan keefektifan pembelajaran menulis teks puisi menggunakan model Think Talk Write (TTW) berbasis media gambar pada peserta didik kelas VIII SMP Negeri 1 Kertanegara Kabupaten Purbalingga Tahun Ajaran 2019/2020.Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah cluster random sampling dengan populasi penelitian seluruh peserta didik kelas VIII SMP, sedangkan sampelnya adalah kelas VIII D sebagai kelas kontrol dan VIII A sebagai kelas eksperimen yang ditentukan secara acak berdasarkan kelas atau kelompok yang sudah ada disekolah. Teknik pengambilan data penelitian ini yaitu teknik tes dan nontes dengan teknik analisis data normalitas dan homogenitas sebagai uji hipotesis.Perhitungan uji hipotesis didapatkan nilai ????h???????????????????? sebesar 6,7193 setelah itu dibandingkan dengan nilai ???????????????????????? ,???????????????????????? dengan rumus n1-1 = 30-1= 29 dk= 29, taraf signifikan 1% diperoleh ???????????????????????? 2,462 karena ????h???????????????????? >???????????????????????? yaitu 6,7193 > 2,462 maka hipotesis alternatif diterima. Dengan demikian dapat dikatakan sangat efektif, bahkan dapat dikatakan sangat signifikan. Berdasarkan perhitungan tersebut dapat dikatakan bahwa penggunaan model Think Talk Write (TTW) sangat efektif dalam pembelajaran menulis teks puisi pada peserta didik kelas VIII SMP Negeri 1 Kertanegara Kabupaten Purbalingga Tahun Ajaran 2019/2020.Saran yang penulis sampaikan kepada pendidik agar dapat menggunakan model Think Talk Write (TTW) sebagai alternatif dalam pembelajaran menulis teks puisi agar tujuan pembelajaran dapat tercapai. Saran kepada peserta didik yaitu perbanyak berlatih menulis teks puisi.

Page 8 of 24 | Total Record : 236