cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
SASINDO
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 236 Documents
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS CERPEN MENGGUNAKAN TEKNIK TOK (TIRU-OLAH-KEMBANGKAN) PADA SISWA KELAS XII IPS-2 SEMESTER 2 SMA NEGERI 9 SEMARANG TAHUN PELAJARAN 2019/2020 Rumisih Rumisih
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9, No 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v9i1.10650

Abstract

Keterampilan menulis cerpen sangatlah penting karena cerpen sebagai karya sastra dapat berfungsi sebagai salah satu media untuk pembinaan mental generasi muda. Kemampuan rata-rata peserta didik dalam menulis cerpen tergolong kurang, harus diatasi dengan berbagai macam cara. Salah satu cara yang dilakukan adalah perlunya teknik pembelajaran PAIKEM (pembelajaran yang aktif, inovatif, kreatif, efektif, dan menyenangkan), contohnya adalah pembelajaran dengan teknik pemodelan. Teknik pembelajaran ini dapat memotivasi peserta didik untuk mengembangkan kreativitasnya karena peserta didik dituntut untuk aktif dan kreatif mencari karya sastra yang bagus untuk dijadikan model atau contoh penciptaan dan penulisan cerpen. Penelitian ini bertujuan memaparkan karakteristik teknik TOK dalam menulis cerpen dan memaparkan cara meningkatkan keterampilan siswa dalam menulis cerpen menggunakan teknik TOK. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus dengan empat tahap, meliputi perencanaan pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Sumber data terdiri atas guru bahasa Indonesia dan siswa kelas XII IPS-2. Data dikumpulkan melalui teknik angket, tes, nontes, jurnal, dan pengamatan serta dianalisis secara deskriptif kualitatif. Dari hasil analisis data, peserta didik membutuhkan kemahiran guru dalam pembelajaran bahasa Indonesia khususnya ketarampilan menulis cerpen untuk menciptakan pembelajaran yang berbasis PAIKEM. Produk yang dihasilkan pada makalah teknik pemodelan dengan strategi TOK menulis cerpen berupa silabus, RPP, dan kriteria penilaian. Wujud produk penelitian dan pengembangan teknik pemodelan dengan teknik TOK ini adalah teknik pemodelan yang pada pembelajaran menulis cerpen panduan pembelajaran menulis cerpen menggunakan teknik pemodelan.
BAHASA FIGURATIF DAN SARANA RETORIKA DALAM PUISI “LIBURAN SEKOLAH” KARYA JOKO PINURBO SERTA RELEVANSINYA PADA PEMBELAJARAN PUISI DI SMK Ivan Mahendra
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9, No 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v9i1.10641

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bahasa figuratif dan sarana retorika yang terdapat dalam puisi berjudul “Liburan Sekolah” karya Joko Pinurbo serta relevansinya pada pembelajaran puisi di SMK. Metode yang digunakan dalam penelitian ini, yakni studi kepustakaan model deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini yakni puisi berjudul “Liburan Sekolah” karya Joko Pinurbo yang terdapat dalam buku kumpulan puisi Selamat Menunaikan Ibadah Puisi. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini, yakni teknik simak dan teknik catat. Berdasarkan hasil analisis data penelitian, diidentifikasi penggunaan bahasa figuratif dan sarana retorika. Bahasa figuratif yang digunakan berupa personifikasi, simile, metafora, dan simbol sedangkansarana retorika berupa ironi, paradoks, dan hiperbola. Bahasa figuratif dan sarana retorika tersebut relevan dengan pembelajaran puisi di SMK. Kerelevansian ditunjukkan melalui kompetensi dasar pada aspek pengetahuan dan aspek keterampilan materi puisi kelas X SMK. Kerelevansian berikutnya ditunjukkan melalui penerapankata kerja operasional pada indikator pencapaian kompetensi yang dijabarkan melalui rancangan pembelajaran.
NILAI PENDIDIKAN KARAKTER PADA REMAJA DALAM NOVEL SEBUAH USAHA MELUPAKANKARYA BOY CANDRA Anita Rizkiyanti
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9, No 2 (2021): Juli 2021
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v9i2.11017

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk mengungkap nilai karakter yang terdapat pada novel Sebuah Usaha Melupkan karya Boy Candra dan penanaman nilai karakter agar tersampaikan kepada para remaja setelah membaca novel ini. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui perspektif sosiologi sastra. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik content analysis (teks) dan teknik catat. Hasil penelitian ini ada sembilan nilai pendidikan karakter yaitu nilai religius, nilai kejujuran, nilai bekerja keras, mandiri, kreatif, tanggung jawab, peduli sosial, toleransi, dan semangat kebangsaan.
PENERAPAN PEMBELAJARAN MENULIS PUISI BERBASIS MEDIA GAMBAR SECARA DARING PADA PESERTA DIDIK KELAS X SMK PELITA NUSANTARA 2 SEMARANG TAHUN AJARAN 2019/2020 Ummi Widowati
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9, No 2 (2021): Juli 2021
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v9i2.11008

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan penerapan pembelajaran menulis puisi berbasis media gambar secara daring pada peserta didik kelas X SMK Pelita Nusantara 2 Semarang tahun ajaran 2019/2020. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu tes dan nontes. Instrumen tes berupa soal tertulis. Nontes berupa observasi, angket. Analisis data yang dilakukan menggunakan kualitatif deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian yang berjudul Penerapan Pembelajaran Menulis Puisi Berbasis Media Gambar Secara Daring pada Peseta Didik Kelas X SMK Pelita Nusantara 2 Semarang Tahun Ajaran 2019/2020. Data hasil nilai peserta didik dalam menulis puisi berbasis media gambar memperoleh nilai tertinggi 95 dengan nilai rata-rata 82.
Nilai Pendidikan Karakter dalam Novel Kembara Rindu Karya Habiburrahman El Shirazy sebagai Alternatif Bahan Ajar Novel di SMA Diana Resmi; Sri Suciati; Rawinda Fitrotul Mualafina
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v10i1.11262

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan wujud nilai pendidikan karakter dalam novel Kembara Rindu karya Habiburrahman El Shirazy dan mendeskripsikan novel Kembara Rindu karya Habiburrahman El Shirazy dalam perannya sebagai alternatif bahan ajar novel di SMA. Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah ditemukan 10 nilai pendidikan karakter dalam novel Kembara Rindu karya Habiburrahman El Shirazy. Nilai pendidikan karakter ini ditemukan melalui analisis terhadap unsur intrinsik yang ada dalam novel. Kesepuluh nilai pendidikan karakter itu antara lain religius, jujur, disiplin, kerja keras, kreatif, demokrasi, cinta damai, peduli lingkungan, peduli sosial, dan bertanggung jawab. Kesepuluh nilai pendidikan karakter ini tercermin pada perilaku tokoh melalui penggambaran langsung penulis dalam cerita, respon tokoh lain yang ada dalam cerita, dan sikap tokoh yang ditunjukkan dalam cerita. Nilai pendidikan karakter yang dominan muncul adalah religius. Dari tiga aspek kriteria pemilihan bahan ajar yang baik, novel ini memenuhi semua kriteria tersebut baik dari aspek bahasa, psikologi, dan aspek latar belakang budaya.
Penggunaan Konjungsi dan Preposisi pada Kolom Artikel Opini www.idntimes.com Mega Krisnawati Pamungkas; Asropah Asropah; Rawinda Fitrotul Mualafina
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v10i1.11246

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan jenis-jenis konjungsi dan preposisi yang terdapat pada kolom artikel opini www.idntimes.com. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data menggunakan metode simak dengan teknik catat. Metode analisis data menggunakan metode agih, yaitu metode yang menjadikan bahasa sebagai alat penentunya. Penyajian hasil analisis data menggunakan metode informal dengan pendeskripsian dengan Bahasa yang sederhana. Berdasarkan hasil analisis ditemukan jenis konjungsi dan preposisi dalam struktur sintaksis. Jenis konjungsi dan preposisi: (1) konjungsi koordinatif, (2) konjungsi korelatif, (3) konjungsi subordinatif, (4) konjungsi antarkalimat, (5) preposisi berupa kata dasar, (6) preposisi berupa kata berafiks, (7) preposisi berdampingan, (8) preposisi berkolerasi, dan (9) preposisi nomina lokatif.
INTERFERENSI BAHASA JAWA PADA KARANGAN TEKS EKSPOSISI SISWA KELAS X SMA NEGERI 3 PEMALANG TAHUN PELAJARAN 2019/2020 Sintiya Dwi Yuniati
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9, No 2 (2021): Juli 2021
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v9i2.11013

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah memaparkan bentuk interferensi, mendeskripsikan faktor yang melatarbelakangi, dan mendeskripsikan pengaruh interferensi bahasa Jawa terhadap struktur bahasa Indonesia yang digunakan dalam teks eksposisi karya siswa kelas X SMA Negeri 3 Pemalang. Data dikumpulkan menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, dokumentasi, dan angket. Berdasarkan analisis ditemukan data interferensi tataran fonologi berupa penggantian fonem, penghilangan fonem, pengubahan bunyi diftong, dan penghilangan dan penggantian fonem. Data interferensi tataran morfologi, yaitu sufiks, prefiks, dan konfiks. Tataran sintaksis, yaitu interferensi kata (leksikal) dan interferensi kalimat. Faktor yang melatarbelakangi interferensi, yaitu 1. Kebiasaan, 2. kemampuan berbahasa lebih dari satu, 3. kurang pemahaman mengenai kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar, 4. merasa terbantu dengan penggunaan bahasa Jawa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, 5. kesulitan dalam menggunakan bahasa Indonesia secara tertulis, 6. penggunaan bahasa Indonesia yang tidak menyeluruh pada saat pembelajaran Bahasa Indonesia, dan 7. penggunaan bahasa guru. Adapun pengaruh interferensi mengakibatkan struktur atau pola baik kata maupun kalimat pada teks eksposisi siswa menjadi tidak sesuai kaidah bahasa Indonesia sehingga berpengaruh terhadap rusaknya tatanan bahasa Indonesia. Namun, di sisi lain adanya interferensi bahasa Jawa dalam bahasa Indonesia dapat dijadikan sebagai bahan pengembangan kosakata bahasa Indonesia.
ANALISIS NILAI MORAL DALAM NOVEL SURAT KECIL UNTUK TUHAN KARYA AGNES DAVONAR SEBAGAI ALTERNATIF BAHAN PEMBELAJARAN SASTRA DI SMA Naylus Sadiyah
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9, No 2 (2021): Juli 2021
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v9i2.11004

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan nilai moral yang terdapat dalam novel Surat Kecil untuk Tuhan sebagai alternatif pembelajaran sastra di SMA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, terdapat tiga bentuk nilai moral yang terdapat dalam novel surat kecil untuk tuhan yaitu nilai moral hubungan manusia dengan Tuhan, nilai moral hubungan manusia dengan diri sendiri, dan nilai moral hubungan manusia dengan manusia lain. Hasil analisis nilai moral dalam novel tersebut dijadikan sebagai alternatif bahan pembelajaran sastra di SMA yang berupa modul.
Penerapan Model Problem Based Learning dalam Pembelajaran Daring Menulis Resensi pada Peserta Didik Kelas XI SMK N 2 Blora Tahun Ajaran 2021/2022 Dian Riska Murniati; Ambarini Asriningsari; Zainal Arifin
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v10i1.11269

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu menerapkan model pembelajaran PBL (Problem Based Learning) dalam pembelajaran daring menulis resensi pada peserta didik kelas XI SMK N 2 Blora. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dan kuantitatif. Teknik kualitatif digunakan untuk menganalisis data tes dan nontes, sedangkan kuantitatif digunakan untuk menampilkan data nilai dari peserta didik. Langkah-langkah yang digunakan dalam teknik kualitatif dan kuantitatif yaitu observasi. Hasil dari penelitian yang dilakukan yaitu pembelajaran daring dengan model Problem Based Learning (PBL) yang dapat diterapkan dalam menulis resensi pada peserta didik kelas XI BDP 2 SMK N 2 Blora tahun ajaran 2021/2022 dengan media Google Meet, peserta didik diminta untuk menulis resensi kemudian dikumpulkan dan dipresentasikan lalu dinilai berdasarkan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Kemudian, peserta didik menjadi lebih aktif, mandiri, dan inovatif dalam pembelajaran.
Variasi Klausa dalam Tajuk Rencana pada Surat Kabar Kompas Edisi Februari 2021 Endang Sukmalinda Septiyantri; Asropah Asropah; Azzah Nayla
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v10i1.11258

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan variasi klausa dalam tajuk rencana pada surat kabar Kompas edisi Februari 2021. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif metode deskripsi. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat 7 variasi klausa yang terdapat dalam tajuk rencana pada surat kabar Kompas edisi Februari 2021. Adapun variasi klausa tersebut adalah: 1) klausa lengkap, klausa tersebut terdapat fungsi subjek dan predikat, 2) klausa tak lengkap, klausa tersebut hanya terdapat unsur predikat tanpa subjek, 3) klausa objek, klausa tersebut berkedudukan sebagai objek dalam kalimat, 4) klausa keterangan, klausa yang berkedudukan sebagai keterangan dalam kalimat, 5) klausa bebas, klausa tersebut berpotensi menjadi sebuah kalimat, 6) klausa terikat, klausa tersebut tidak berpotensi menjadi kalimat, 7) klausa numeral, klausa tersebut predikatnya berupa kata atau frasa numeralia.

Page 10 of 24 | Total Record : 236