cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
JURNAL PUSTAKA BUDAYA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue " Vol 4, No 2 (2017)" : 5 Documents clear
Narsisisme dan Kompleks Oedipus yang Tergambar dalam Pygmalion, Karya George Bernard Shaw Syam, Essy; Fauzi, Mohd.; Syamsidar, Raja
JURNAL PUSTAKA BUDAYA Vol 4, No 2 (2017)
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractThis writing analyzes narcisism and oedipuis complex as refelcted in a literary work entitles “pygmalion” written by George Bernard Shaw. Thus, the objective of this analysis is to show and to analyze how narcisism and Oedipus complex are suffered from the protagonist of this work. To reach that objective, this analysis applies psychoanalitical analysis  to demonstrate the mental condition of the main character. Related to that idea, this analysis applies adescriptive analysis method in which the result of the analysis will be described clearly. From teh presented description, it will show how the main character of this work lives his life and in his interaction with other characters will describe his mental condition. Keywords: Pygmalion, psychoanalisis, Narcisism, Oedipus Complex.   AbstrakTulisan ini menganalisis kasus Narsisme dan Kompleks Oedipus yang tergambar pada sebuah karya sastra berjudul Pygmalion yang ditulis oleh George  Bernard Shaw.  Maka tujuan penelitian ini adalah untuk memperlihatkan dan menganalisis bagaimana kasus narsisme dan kompleks oedipus yang dialami oleh tokoh utama karya ini. Untuk mencapai tujuan itu, kajian ini menerapkan kajian psikoanalisis  untuk memperlihatkan kondisi kejiwaan tokoh utama yang mengalami gangguan jiwa yang dimanakan Narsisime dan Kompleks Oedipus.  Kajian ini menerapkan metode deskriptif analisis dimana hasil analisis akan dideskripsikan dengan jelas. Dari deskripsi yang dijabarkan akan memperlihatkan bagaimana tokoh utama karya ini dalam kehidupannya dan interaksinya dengan tokoh yang lain memperlihatkan kondisi jiwanya. Kata Kunci: Pygmalion, Psikoanalisis. Narsisime, Kompleks Oedipus
Nilai Moral pada Novel Bukan Pasar Malam Karya Pramoedya Ananta Toer Evizariza, Evizariza
JURNAL PUSTAKA BUDAYA Vol 4, No 2 (2017)
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractThis study aims to examine the moral values in the novel Night Market No , works of Pramoedya Ananta Toer . Specifically , this study aims to find out : the moral value of humanity in the novel Night Market is not the work of Pramudya Anata Toer. ..The results of this study are  No Night Market , Pramoedya suggests that the economy is a force that drives the lives of the people . Economic power allows them to care for and help each other , like a father experience . My father believed that menguasakannya economy to be strong in suffering. Without money , life will be harder for him . If he does not have money , he will not get medical treatment in the sanatorium . Through this novel , Pramoedya authorize himself and natives , and support them in their struggle against the pressure and struggled to get the value of humanity , that is very impressive about the natives in this novel is courage and their spirit to fight , not only for their moral values but also to award and their dignity .Keyword : moral values AbstrakPenelitian ini bertujuan  untuk meneliti nilai moral pada novel Bukan Pasar Malam, karya Pramoedya Ananta Toer. Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : Nilai moral kemanusiaan dalam novel Bukan Pasar Malamkarya  Pramoedya Ananta Toer.Hasil Penelitian ini adalah Bukan Pasar Malam, Pramoedya menunjukkan bahwa ekonomi adalah merupakan kekuatan yang menyokong dalam kehidupan masyarakat. Kekuatan ekonomi memungkinkan mereka dapat merawat dan membantu satu sama lainnya, seperti pengalaman ayah. Ayah percaya bahwa ekonomi menguasakannya untuk menjadi kuat dalam penderitaannya. Tanpa uang, kehidupan akan lebih keras baginya. Apabila dia tidak mempunyai uang, dia tidak akan mendapatkan pengobatan secara medical di sanatorium. Melalui novel ini, Pramoedya menguasakan dirinya dan pribumi, dan menyokong mereka dalam perjuangannya melawan tekanan dan berjuang untuk mendapatkan nilai kemanusiaan, yang sangat mengesankan tentang pribumi dalam novel ini adalah keberanian dan semangat mereka untuk berjuang, tidak hanya untuk nilai moral mereka tetapi juga untuk penghargaan dan martabat mereka. Keyword: Nilai moral
Musik Perlawanan Kedinamisan dalam Budaya Hibrid Pamungkas, Bian
JURNAL PUSTAKA BUDAYA Vol 4, No 2 (2017)
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractThis paper discusses about reggae music as an emerging resistance music in west sumatera like Ranah Rasta. Characteristic of music and work of this group is to hybridize with elements of local music, that is existence of elements of malay tradition. With this mixing on the type of reggae music Ranah rasta, so consciously or unconsciously, a nationalism awakens to them. That has become a reason in the cration of their work. Ranah Rasta also conveyed their ideology of peace and invited reggae lovers to reject mental repression that led to the stupidity of society. The approach taken is musicology and hybrid. Keyword: Hybridity, Reggae, Ranah Rasta AbstrakTulisan ini membahas tentang musik reggae sebagai musik perlawanan yang muncul di Sumatra Barat seperti grup Ranah Rasta. Ciri khas musik dan karya grup ini adalah melakukan hibriditas dengan unsur-unsur musik lokal, yaitu adanya unsur-unsur tradisi Melayu.  Dengan adanya pencampuran ini pada jenis musik reggae Ranah Rasta, maka secara sadar atau tidak, muncul kesadaran nasionalisme pada mereka yang telah menjadi sebuah landasan dalam penciptaan karya mereka. Ranah Rasta turut juga menyampaikan ideologi mereka akan kedamaian dan mengajak para masyarakat khususnya penikmat reggae untuk menolak represi mental yang berujung pada pembodohan bagi masyarakat Pendekatan yang dilakukan adalah musikologi dan hibrid. Kata kunci: Hibriditas, Reggae, Ranah Rasta
Analisis Praktik Kepemimpinan Koordinator Perpustakaan Balai Arkeologi Daerah Istimewa Yogyakarta Menurut Pandangan Maha Kumaran Widiyastuti, Widiyastuti; Kurniawan, Eko; Setyowati, Riesha; Lestariningsih, Endang Dwi
JURNAL PUSTAKA BUDAYA Vol 4, No 2 (2017)
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractThis study aims to determine the style of leadership in the Special Library Archeology Yogyakarta. The method used in this research is qualitative so that the findings data will be analyzed by using the leadership theory of Kumaran. The result is the leadership practice in Balai Archeologi Yogyakarta is combines an affiliative and democratic leadership style. Key Words: Leadership, Library AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui gaya kepemimpinan di Perpustakaan khusus Balai Arkeologi Yogyakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif sehingga data temuan akan dianalisis dengan menggunakan teori kepemimpinan dari Kumaran. Hasilnya adalah praktik kepemimpinan koordinator perpustakaan Balai Arkeologi yogyakarta ini mengkombinasikan antara  gaya kepemimpinan affiliative dan democratic. Kata Kunci: Kepemimpinan, Perpustakaan
Peran Kepemimpinan dalam Mendorong Organisasi untuk Mengimplementasikan Prinsip-prinsip Total Quality Management (TQM) di Perpustakaan Universitas Negeri Padang Rahmah, Elva; Marlini, Marlini
JURNAL PUSTAKA BUDAYA Vol 4, No 2 (2017)
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract        This research specifically aims to determine the role of leadership in encouraging organizations in implementing the principles of TQM in the Universitas Negeri PadangLibrary. Descriptive research method with qualitative approach. Data collection through observation, interview and document analysis. Subjects in this study are leaders, sub-heads, events, facts, documents and various forms of efforts, programs or library activities. The object of this research is leadership in TQM which is implemented in Universitas Negeri Padang Library. The results of research related to the role of leadership in the library of universities can be seen from (1) the leader develops the vision and sets the direction and strategy of the college library to produce the changes needed to achieve the vision; (2) the leader communicates the goals to be achieved through statements and deeds to anyone who may be required to give effect to the formation of a team that understands the vision and strategy of a college library; (3) leaders provide motivation for library librarians and librarians; and (4) the leader must be able to create the desired change of the user and is very useful for the progress of the college library through the provision of new services desired by the user and the new approach in working relationships that help the college libraries compete. Keywords: Total Quality Management, Leadership, Leadership Role AbstrakPenelitian ini secara khusus bertujuan untuk mengetahui peran kepemimpinan dalam mendorong organisasi dalam mengimplementasikan prinsip-prinsip TQM di Perpustakaan Universitas Negeri Padang. Metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan analisis dokumen. Subyek dalam penelitian ini adalah pimpinan, kepala sub bagian, kejadian, fakta, dokumen serta berbagai bentuk upaya, program atau kegiatan perpustakaan. Obyek dalam penelitian ini adalah kepemimpinan dalam  TQM yang dilaksanakan di Perpustakaan Negeri Padang. Hasil penelitian berkaitan dengan peran kepemimpinan di perpustakan perguruan tinggi dapat dilihat dari (1) pemimpin mengembangkan visi serta menetapkan arah dan strategi perpustakaan perguruan tinggi untuk menghasilkan perubahan-perubahan yang dibutuhkan agar mencapai visi; (2) pemimpin mengkomunikasikan tujuan yang ingin dicapai melalui pernyataan dan perbuatan kepada siapa saja yang mungkin diperlukan untuk memberikan pengaruhnya bagi pembentukan tim yang memahami visi dan strategi perpustakaan perguruan tinggi; (3) pemimpin memberikan motivasi bagi pustakawan dan staf perpustakaan; dan (4) pemimpin harus mampu menciptakan perubahan yang diinginkan pemustaka dan sangat berguna bagi kemajuan perpustakaan perguruan tinggi melalui penyediaan jasa layanan baru yang diinginkan pemustaka dan pendekatan baru dalam hubungan kerja yang membantu perpustakaan perguruan tinggi mampu bersaing. Kata Kunci: Total Quality Management, kepemimpinan, peran kepemimpinan

Page 1 of 1 | Total Record : 5