cover
Contact Name
trio saputra
Contact Email
trio_saputra@unilak.ac.id
Phone
+6285364465335
Journal Mail Official
jurnalniara@gmail.com
Editorial Address
jl. yos sudarso Km.08 Rumbai Pekanbaru
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
jurnal niara
ISSN : 16933516     EISSN : 25287575     DOI : 10.31849
The scope includes but is not limited to topics, e.g. public policy, administrative reform, corporate governance, collaborative governance, dynamic public services, e-government, digital governance, e-commerce, local government studies, multi-level governance, financial institutions, behavioral finance, innovation, entrepreneurship, microfinance, human resource, knowledge management, leadership, strategic management, organizational development, institutionalization, organizational behavior, learning culture, fiscal policy, tax administration, international tax, politics of taxation, welfare and national security, and sustainable development
Articles 30 Documents
Search results for , issue "Vol. 17 No. 2 (2024): September" : 30 Documents clear
Model Pelayanan Digital Terintegrasi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kecamatan Binawidya Kota Pekanbaru Aguswan; Widia Astuti; Abdul Mirad
Jurnal Niara Vol. 17 No. 2 (2024): September
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/niara.v17i2.17780

Abstract

Penelitian ini ditujukan melahirkan model rekomendasi kebijakan atau regulasi pelayanan terintegrasi untuk pelaku-pelaku UMKM, serta tantangan dan dukungan untuk pelaku UMKM kecamatan Binawidya kota Pekanbaru. Kantor kecamatan Binawidya diharapkan menambahkan pusat (sentral) pelayanan publik bagi pelaku UMKM meliputi jenis pelayanan NIB, NPWP, BPOM, HKI, SIUP. Kendati demikian unit-unit pelayanan UMKM ada pada instansi-instansi yang berbeda namun pemerintah kecamatan diharapkan dapat mengintegrasikannya kebutuhan layanan masyarakat dalam bentuk pelayanan satu atap atau satu pintu yaitu diselenggarakan oleh petugas atau operator kecamatan baik secara online maupun offline. Pelayanan terintegrasi dilakukan agar memberikan kemudahan bagi pelaku UMKM untuk mendapatkan layanan administrasi (izin operasional) dan izin edar ( izin produk dikomsumsi atau dipakai). dengan adanya pusat layanan UMKM terintegrasi tersdia dikantor kecamatan, sehingga dapat mewujudkan kemudahan pemerolehan pelayanan untuk pelaku-pelaku UMKM dalam menjalankan dan mengembangkan usaha-usahanya.
Pengaruh Kepemimpinan Transaksional, Pemberdayaan Psikologis, Dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan PT. Gratia Husada Farma Semarang Maulana Naufal Hanif; Suhana
Jurnal Niara Vol. 17 No. 2 (2024): September
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/niara.v17i2.19226

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa mengenai pengaruh kepemimpinan transaksional, pemberdayaan psikologis, dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan PT Gratia Husada Farma Semarang. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 81 responden dengan menggunakan teknik sampling purposive sampling atau bisa disebut teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu. Data primer diperoleh melalui kuesioner yang diolah menggunakan software SPSS 25. Dan hasil olahdata menunjukkan bahwa instrumen penelitian valid dan reliabel. Uji R2 mengindikasikan kemampuan variabel bebas mempengaruhi variabel terikat dengan kotribusi sebesar 75,6%. Uji F dengan nilai 29,016 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 yang menunjukkan bahwa model layak untuk dianalisa lebih lanjut. Dan berdasarkan regresi Uji t, dapat disimpulkan bahwa kepemimpinan transaksional tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, pemberdayaan psikologis berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, dan budaya organisasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan PT Gratia Husada Farma Semarang.
Pentingnya Penilaian Kinerja Dan Manajemen Bakat Dalam Peningkatan Produktivitas Kerja Fadilah, Rahmi Fadilah; Nellitawati; Hanif Alkadri
Jurnal Niara Vol. 17 No. 2 (2024): September
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/niara.v17i2.19777

Abstract

Penilaian kinerja dan manajemen bakat adalah dua konsep yang sangat penting dalam konteks peningkatan produktivitas kerja di tempat kerja. Penilaian kinerja memberikan kerangka kerja untuk mengevaluasi kinerja individu, mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan karyawan, serta mengembangkan rencana untuk meningkatkan kinerja. Di sisi lain, manajemen bakat melibatkan rekrutmen, pengembangan, dan retensi karyawan yang berkualitas untuk memastikan bahwa organisasi memiliki sumber daya manusia yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Pentingnya penilaian kinerja dan manajemen bakat dalam meningkatkan produktivitas kerja akan dibahas dengan menyoroti peran keduanya dalam mengidentifikasi, mengembangkan, dan memanfaatkan bakat karyawan secara optimal. Penekanan akan diberikan pada bagaimana kedua konsep ini bekerja sama untuk mencapai tujuan organisasi dengan lebih efektif dan efisien, serta dampak positifnya terhadap produktivitas dan kinerja keseluruhan di tempat kerja. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Library Research. Penelitian ini berfokus pada membaca dan mereferensikan buku, jurnal, makalah, dan artikel tentang analisis pekerjaan dan manajemen bakat. Peneliti akan menggunakan semua informasi yang diperoleh untuk menulis penelitian. Peneliti menggunakan pendekatan kepustakaan untuk memeriksa literatur bacaan serta studi terdahulu yang berkaitan dengan alih kode. Peneliti memeriksa semua materi yang berkaitan dengan subjek yang dipelajari. Selanjutnya bahan tersebut digunakan sebagai sumber bacaan dan referensi untuk membantu peneliti menghasilkan tulisan ilmiah yang lebih baik.
Reformasi Birokrasi Melalui Inovasi Sistem Informasi Aparatur Sipil Negara (SIASN) N, Muhammad Iqbal; Hasanuddin; Auradian Marta
Jurnal Niara Vol. 17 No. 2 (2024): September
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/niara.v17i2.19817

Abstract

Bureaucratic reform at the State Civil Service Agency Regional Office apparatus. This research aims to determine the effectiveness of implementation and inhibiting factors in the implementation of bureaucratic reform through state civil service information system innovation (SIASN) at BKN Regional Office XII Pekanbaru. This research uses the Theory of Effectiveness Aspects of Bureaucratic Reform in government organizations by looking at Institutional Aspects, Bureaucratic Position Holders, Simplification of Management (Innovation), Human Resources, and Technical Capabilities. Location The research was carried out at BKN Regional Office XII Pekanbaru. This research uses a qualitative descriptive approach. Meanwhile, data collection techniques are carried out through interviews and documentation. Based on the research results, the author assesses that the implementation of Bureaucratic Reform through Innovation of the State Civil Apparatus Information System (SIASN) at the BKN Regional Office and are not used to using digital platforms so that the use of services in reforming Bureaucratic Reform through State Civil Apparatus Information System Innovation (SIASN) at BKN Regional Office XII Pekanbaru has not been maximized. The author assesses the need for system sustainability, development and comprehensive data integration in bureaucratic reform through SIASN "State Civil Apparatus Information System" at the State Civil Service Agency.
Pengaruh Kualitas Sarana Dan Prasarana Sekolah Terhadap Minat Belajar Siswa Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Di SMPN Bengkalis Haris septian; Risnawati; Annisa Rahmadani
Jurnal Niara Vol. 17 No. 2 (2024): September
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/niara.v17i2.20442

Abstract

Prasarana merupakan keseluruhan perlengkapan yang tidak secara langsung mendukung dalam proses pendidikan disekolah. Prasarana belajar berupa gedung sekolah, ruangan, lapangan. Sarana belajar berupa buku, fasilitas sekolahan, media pembelajaran. Kelengkapan sarana prasarana belajar menjadikan kondisi pembelajaran lebih baik. Adapun tujuan ini di lakuka ialah untuk mengetahu seberapa besar penaruh sarana dan prasarana terhdap minat belajar siswa dalam pembelajaran pendidikan gama islam. Selain itu teknik penelitian ini yaitu Pendekatan kuantitatif menggunakan cara kerja perhitungan statistik, Data yang digunakan adalah data cross section. Adapun hasil dan pembahasan terlihat bahwa diperoleh besar koefisien determinasi adalah 0,058 maka pengaruh variabel bebas (independent) terhadap perubahan variabel dependent adalah 5,8%. Jadi besarnya pengaruh sarana dan prasarana terhadap minat belajar siswa adalah 5,8%, sedang pengaruh variable yang tidak diteliti sebesar 94,2%. Ini menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh kualitas sarana dan prasarana terhadap minat belajar siswa di SMPN Bengakalis. Faktor yang paling berpengaruh adalah guru pendidikan agama islam yang berperan sebagai pengawas, motivator, penilai, perencana, mentor, pemimpin kelas, dan penyelenggara lingkungan belajar, sehingga siswa memiliki minat dalam proses pembelajaran pendidikan agama islam
Peningkatan Kualitas Layanan Dalam Proses Penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di UPT Pelayanan dan Pelindungan Tenaga Kerja (P2TK) Disnakertrans Provinsi Jawa Timur Epifani Dwi Agustin; Widyawati; Pramudiana, ika devy
Jurnal Niara Vol. 17 No. 2 (2024): September
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/niara.v17i2.20693

Abstract

Mobilitas tenaga kerja global telah menjadi fenomena penting dalam era globalisasi, mempengaruhi banyak negara termasuk Indonesia. Perhatian utama terus diberikan pada isu-isu yang berkaitan dengan pekerja migran Indonesia. Dalam menghadapi tantangan ini, pelayanan yang efektif dan protektif bagi calon pekerja migran menjadi sangat penting. UPT P2TK Disnakertrans Provinsi Jawa Timur memiliki peran krusial dalam menyediakan pelayanan berdasarkan regulasi yang telah ditetapkan, seperti Peraturan Pemerintah Nomor 10 Tahun 2020 oleh Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia dan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor 9 Tahun 2019, yang mengatur proses penempatan pekerja migran Indonesia. Meskipun regulasi telah ada, masih terdapat sejumlah masalah terutama dalam proses penempatan, yang mengakibatkan keluhan dari pengguna layanan dan kurangnya efisiensi dalam memenuhi kebutuhan mendesak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan fokus pada analisis kualitas layanan menggunakan teori 5 dimensi kualitas pelayanan Parasuraman. Tujuannya adalah untuk menganalisis sejauh mana peningkatan pelayanan telah dilakukan oleh UPT P2TK Disnakertrans Provinsi Jawa Timur. Hasil penelitian menemukan berbagai permasalahan terutama dalam sistem online yang belum banyak dipahami oleh calon pekerja migran, permasalahan terkait fasilitas dalam menunjang proses administrasi serta kenyamanan bagi calon pekerja migran, dan masalah terkait sistem penggajian dan lambatnya proses penempatan. Dalam mengatasi permasalahan ini, dilakukan berbagai bentuk peningkatan seperti pembaruan inovasi, peningkatan transparansi, peningkatan aksesibilitas, dan peningkatan efisiensi. Melalui penelitian ini, diharapkan dapat ditemukan pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana meningkatkan efektivitas dan efisiensi layanan untuk mengatasi masalah yang terkait dengan penempatan pekerja migran Indonesia. Hal ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi perlindungan dan kesejahteraan pekerja migran serta memperkuat posisi Indonesia dalam konteks mobilitas tenaga kerja global.
Thrifting Practices Among Young People In Legi Market Jatinom Klaten Iwan Fathoni; Nurhadi; Dwi Astutik
Jurnal Niara Vol. 17 No. 2 (2024): September
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/niara.v17i2.21827

Abstract

This research examines a phenomenon developing among young people regarding shopping for imported used clothing or what is often referred to as thrifting. This research aims to analyze the essence and meaning of thrifting practices carried out by young people in Pasar Legi Jatinom Klaten. The research method used is qualitative, using an ethnographic research approach. The selection of informants was done by using a purposive technique. Meanwhile, this study used three data collection techniques: observation, interviews, and documentation. The data analysis technique used Creswell's ethnographic analysis technique. This research uses Jean Baudrillard's theory of consumerism. The results of the research show that the practice of thrifting is not only an activity of buying and consuming imported used clothes, but more than that, the practice of thrifting has its meaning for young people, whereas thrifting has meaning as a series of complex processes related to clothing. In the practice of thrifting, consumers do not only wear imported second-hand clothes that they buy based on functional value, but more than that, the consumption of imported second-hand clothes by young people when thrifting is also determined by a set of desires for status, respect, prestige, and identity construction through a "marking mechanism."
Tradisi Sinoman Masyarakat Desa Ngampel Dalam Perspektif Tindakan Sosial Max Weber Nur Aswin, Risma; Dwi Astutik; Yosafat Hermawan Trinugraha
Jurnal Niara Vol. 17 No. 2 (2024): September
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/niara.v17i2.22010

Abstract

Traditions that exist in society are one of the things that will continue to exist, so their existence must be preserved by community members. One of the typical traditions possessed by Indonesian citizens is the tradition of mutual cooperation. One of the traditions of mutual cooperation in rural communities that still exists today is the sinoman tradition. The sinoman tradition in Ngampel Village has experienced a decline in participation from the village's youth. The decline in participation was due to the many services offered to help during the celebration process. This research uses a qualitative research method with a case study approach. Research data was obtained from primary data originating from observations and interviews. Meanwhile, secondary data was obtained from literature study. The results of the research show that people's lives are starting to change, making people have a choice in participating in activities at weddings. Changes in roles in youth participation in the Sinoman tradition are caused by the burdens and responsibilities that these youth have. Apart from that, it is also caused by changes in thinking patterns and technological advances which make many things more practical and efficient.
Resiliensi Mahasiswa Pengemudi Ojek Online (Maxim) Di Lingkungan Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta Gariska, Patria Dhony; Septina Galih Pudyastuti; Danang Purwanto
Jurnal Niara Vol. 17 No. 2 (2024): September
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/niara.v17i2.22177

Abstract

The essence of a student is to prepare his or her future with adequate academic quality and ability. However, due to the different backgrounds of students, it affects the lecture study process. One of them is a student who studies while being a maxim driver. This research aims to: 1) find out the motivation of FKIP UNS students to study while becoming maxim drivers, and 2) find out the resilience of FKIP UNS students who study while becoming maxim drivers. The method used in this research is descriptive qualitative. Data collection techniques were carried out through semi-structured in-depth interviews with 3 active FKIP UNS students. Data analysis technique from Miles & Huberman. By adapting the resilience theory from Connor & Davidson which explains the aspects of resilience formation, namely: 1) Trust in instincts, tolerance of negative influences, strengthening oneself from stress, 2) Personal competence, tenacity, and high standards, 3) Self-control, and 4) Spiritual influrnces. The result is that student motivation to study while working as a maxim driver is influenced by background, and the quality of student resilience is influenced by 4 interrelated aspects, in the form of self-confidence, personal competence, self-control, and spiritual aspects.
Implementasi Kebijakan Penertiban Pedagang Kaki Lima Pada Pasar Ikan Desa Pinang Habang Kabupaten Hulu Sungai Utara Irza Setiawan
Jurnal Niara Vol. 17 No. 2 (2024): September
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/niara.v17i2.22341

Abstract

Salah satu kawasan kegiatan pedagang kaki lima yang menggunakan trotoar dan bahu jalan sebagai tempat berjualan adalah pasar ikan di Desa Pinang Habang Kecamatan Amuntai Tengah Kabupaten Hulu Sungai Utara, kegiatan PKL diatur dalam Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2018 Tentang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat, namun dengan kondisi relokasi yang belum mampu menampung PKL, sehingga berdampak kepada masih adanya PKL yang berjualan di bahu jalan, secara data observasi PKL yang berjualan di bahu jalan ada 47 pedagang sehingga terjadi arus kemacetan lalu lintas. metode kualitatif informan merupakan para pedagang yang berjualan di bahu jalan pada pasar ikan desa pinang habang, dari Satpol PP Kabupaten Hulu Sungai Utara serta Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Hulu Sungai Utara. Pasar ikan ini beroperasi dipinggir jalan utama yang aktivitas jual belinya dimulai pukul 04.00 s.d 08.00 WITA. Ramainya aktivitas jual beli di pasar ikan yang beroperasi dipinggir jalan ini menyebabkan terganggunya lalu lintas, Kurang luasnya pelabuhan yang disediakan pemerintah membuat para pedagang tidak mau pindah dan lebih memilih tetap berjualan dipinggir jalan. Hal ini dibuktikan dengan sebidang tanah perumahan seluas 7.263 M2 yang disediakan pemerintah untuk dijadikan pelabuhan relokasi pasar ikan. Perlunya ada pendataan PKL dengan prosedur yang terarah sehingga mekanisme pengalihan PKL ke tempat relokasi yang sudah disediakan memenuhi kreteria, tentunya ini diawali dengan sosialisasi yang baik dulu dari pemerintah daerah

Page 1 of 3 | Total Record : 30