cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
agribisnisjurnal@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Agribisnis
ISSN : 14124807     EISSN : 25034375     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Ruang Lingkup pada jurnal ini adalah semua yang berhubungan dengan kegiatan agribisnis pertanian dan semua yang berkaitan dengan dampak kegiatan agribisnis bagi masayarakat baik itu perencanaan usaha tani/agribisnis, kelayakan usaha tani/agribisnis, dll
Arjuna Subject : -
Articles 191 Documents
PENGEMBANGAN USAHATANI BUAH PALA DI DESA SENGANAN, KECAMATAN PENEBEL, KABUPATEN TABANAN, PROVINSI BALI: PDF Dewi, Luh Anggreni; Pande Made Ari Ananta Paramarta
Jurnal Agribisnis Vol. 26 No. 02 (2024): Jurnal Agribisnis
Publisher : UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/agr.v26i02.27062

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah strategi alternatif pengembangan buah pala di Desa Senganan, Kecamantan Penebel, Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali. Lokasi penelitian dipilih secara purposive karena desa ini memiliki kondisi agroklimat yang mendukung budidaya pala, namun komoditas tersebut belum menjadi unggulan. Populasi penelitian terdiri dari 30 orang petani pala aktif di desa tersebut, sehingga teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode sensus. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) untuk mengidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi pengembangan komoditas pala di tingkat petani. Hasil dari penelitian ini adalah sepuluh strategi alternatif yaitu Memanfaatkan tren permintaan pasar dan kondisi agroklimat untuk meningkatkan produksi; Mengoptimalkan dukungan kebijakan dengan pengalaman petani dalam budidaya pala; Mengembangkan pasar ekspor berbasis kualitas dengan memanfaatkan lahan yang masih tersedia; Menggunakan peluang ekspor untuk mendorong pembentukan kelembagaan tani pala; Memanfaatkan dukungan pemerintah untuk meningkatkan akses pelatihan dan teknologi pertanian; Meningkatkan promosi pasar ekspor sambil memperbaiki akses teknologi pertanian; Menjaga stabilitas produksi melalui pengalaman petani dan dukungan agroklimat untuk menghadapi fluktuasi harga; Mengembangkan produk turunan pala untuk mengatasi persaingan dengan komoditas lain; Mengurangi ketergantungan cuaca melalui pelatihan pertanian yang adaptif; Menyusun kelembagaan tani untuk memperkuat daya saing di tengah ancaman eksternal.