cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
agribisnisjurnal@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Agribisnis
ISSN : 14124807     EISSN : 25034375     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Ruang Lingkup pada jurnal ini adalah semua yang berhubungan dengan kegiatan agribisnis pertanian dan semua yang berkaitan dengan dampak kegiatan agribisnis bagi masayarakat baik itu perencanaan usaha tani/agribisnis, kelayakan usaha tani/agribisnis, dll
Arjuna Subject : -
Articles 191 Documents
PENGARUH PENETAPAN HARGA JUAL TERHADAP PENJUALAN SAYURAN Roki, Muhammad; Nurmalia, Ana; Yumiati, Yossie
Jurnal Agribisnis Vol. 26 No. 02 (2024): Jurnal Agribisnis
Publisher : UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/agr.v26i02.15930

Abstract

Pentingnya nutrisi dalam sayuran bagi tubuh manusia untuk memenuhi kebutuhan mineral dan vitamin. Masyarakat Indonesia dapat memenuhi kebutuhan akan sayuran dengan berbagai pilihan sayuran dengan harga yang bervariasi pula. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode penetapan harga jual sayuran dan pengaruh penetapan harga terhadap jumlah penjualan pedagang pengecer sayuran di Pasar Pulau Baai Kota Bengkulu. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dan kuantitatif. Pemilihan responden menggunakan metode sensus yang berjumlah 28 orang. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukan bahwa Pedagang pengecer sayuran di Pasar Pulau Baai Kota Bengkulu menggunakan metode (mark up pricing) dalam penetapan harga, yang mana untuk nilai rata-rata mark up sayur kol sebesar Rp 3.096/Kg, tomat sebesar Rp 2.378/Kg, wortel sebesar Rp 3.453/Kg, sawi putih sebesar Rp 2.685/Kg, bayam sebesar Rp 721/Kg, dan kangkung sebesar Rp 255/Kg serta sayuran yang penetapan harganya berpengaruh terhadap jumlah penjualan yaitu sayuran sawi putih dan sayur kangkung. Sedangkan penetapan harga jual yang tidak berpengaruh terhadap jumlah penjualan yakni sayuran kol, tomat, wortel, dan bayam
Analisis Kelayakan Finansial Usaha Pengolahan Tempe (Studi Kasus Industri Rumah Tangga Ibu Mutmaina di Kelurahan Ladongi Kecamatan Ladongi Kabupaten Kolaka Timur) Arbain, Arbain; Rosmawaty; Yusna indarsyih
Jurnal Agribisnis Vol. 26 No. 02 (2024): Jurnal Agribisnis
Publisher : UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/agr.v26i02.16082

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui Kelayakan Industri Rumah Tangga Usaha Pengolahan Tempe di tinjau dari aspek finansial di Kelurahan Ladongi Kecamatan Ladongi Kabupaten Kolaka Timur. (2) Mengetahui Sensitivitas Kelayakan Industri Rumah Tangga Usaha Pengolahan Tempe di Kelurahan Ladongi Kecamatan Ladongi Kabupaten Kolaka Timur. Penelitian ini di lakukan di Kelurahan Ladongi Kecamatan Ladongi Kabupaten Kolaka Timur pada bulan Juli sampai Agustus 2022. Objek penelitian ini adalah Usaha Pengolahan Tempe Ibu Mutmaina. Penelitian ini menggunakan metode Studi kasus. Analisis data yang digunakan yaitu Analisis Aspek finansial yang meliputi Analisis Net Present Value, Analisis Net Benevit Cost Ratio, Analisis Internal Rate of Return, Analisis Payback Period, Analisis Break Event Point dan Anlisis Sensitivitas. Hasil penelitian ini menunjukan aspek finansial diperoleh nilai NPV sebesar Rp.560.498.476 dengan discount factor yang digunakan sebesar 13%, Net B/C sebesar 2,36, IRR sebesar 39% Payback Period Sebesar 7 tahun 1 bulan, dan BEP unit 13.482 BEP rupiah 8.896. Usaha ini dinyatakan layak untuk diusahakan secara finansial. Kemudian berdasarkan perhitungan Analaisis Sensitivitas, usaha tetap layak untuk dijalankan meskipun terjadi kenaikan harga kedelai 30% serta kenaikan harga jual tempe sebesar 20%
A ANALISIS NILAI TAMBAH DAN STRATEGI PEMASARAN USAHA TAHU MURNI DESA LENGKONG LANGSA: Analisis Nilai Tambah dan Strategi Pemasaran Wendi, Supristiwendi; Sitorus, Faza Hanifam; Silvia, Silvia Anzitha
Jurnal Agribisnis Vol. 26 No. 02 (2024): Jurnal Agribisnis
Publisher : UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/agr.v26i02.16778

Abstract

Tujuan penelitian untuk menganalisis nilai tambah dan strategi pemasaran usaha tahu Buk Murni di Desa Lengkong Kecamatan Langsa Baro Kota Langsa. Penelitian ini menggunakan metode survey. Responden dari pengusaha tahu, konsumen tahu dan tokoh kunci ditentukan dengan teknik sengaja (purposive sampling). Metode analisis data menggunakan analisis nilai tambah dan analisis SWOT. Hasil penelitian total biaya dalam sebulan untuk pembuatan tahu sebesar Rp.59.261.750. Penerimaan yang diperoleh sebesar Rp.68.400.000/bulan dengan rincian penerimaan dari tahu sebesar Rp.66.000.000/bulan dan penerimaan dari ampas tahu sebesar Rp.2.400.000/bulan. Penerimaan total selama sebulan diperoleh sebesar Rp.68.400.000/bulan dengan biaya produksi Rp.59.269.750/bulan sehingga diperoleh pendapatan bersih dari usaha pengolahan tahu sebesar Rp.9.138.250. Jumlah output (tahu) yang dihasilkan dalam sebulan sebanyak 6.600 bungkus. Input bahan baku utama kedelai sebanyak 3.000 Kg/bulan dengan harga Rp.13.000/Kg. Tenaga kerja yang dibutuhkan dalam pengolahan sebanyak 3 orang yang melakukan produksi 30 hari dalam sebulan dengan jumlah HOK sebanyak 90 HOK/bulan dengan upah Rp.8.400.000/bulan. Nilai output sebesar Rp.22.000 diperoleh dari perkalian faktor konversi dengan harga produk. Nilai tambah yang diperoleh sebesar Rp.6.125/Kg bahan baku kedelai, dengan rasio nilai tambah 27,84%. Nilai tambah >0 maka usaha tahu Buk Ratna Dewi mampu memberikan nilai tambah yang positif. Hasil pencocokan pada diagram matriks SWOT bahwa keadaan usaha tahu Buk Murni berada pada Kuadran I sehinga strategi yang diterapkan adalah mendukung kebijakan pertumbuhan yang agresif untuk peningkatan semua aspek pemasaran dengan cara: Mempertahankan ukuran dan kebersihan tahu, memperluas daerah pemasaran dengan mempertahankan rasa dan harga tahu, memperbaiki sistem manajemen limbah dan meningkatkan daya tahan tahu.
Perbandingan Metode Holt-Winters dan Seasonal ARIMA dalam Memprediksi Produksi Beras di Indonesia Kusuma, Maulana
Jurnal Agribisnis Vol. 26 No. 02 (2024): Jurnal Agribisnis
Publisher : UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/agr.v26i02.17672

Abstract

Indonesia telah memiliki stok beras yang cukup tanpa perlu impor, dengan stok beras nasional mencapai 10.15 juta ton pada tahun 2022. Selain itu, Indonesia juga meraih penghargaan dari Institut Penelitian Padi Internasional (IRRI) karena telah memiliki sistem ketahanan pangan yang baik dan berhasil swasembada beras pada periode 2019-2021. Untuk mengetahui keberhasilan Indonesia dalam mempertahankan swasembada beras di tahun 2024, dilakukan peramalan terhadap jumlah produksi beras menggunakan metode Seasonal ARIMA dan Holt-Winter's Method. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan indikasi terjadinya penurunan jumlah produksi beras, terutama pada Maret 2024. Jumlah produksi beras pada bulan Maret yang biasanya menghasilkan produksi beras terbesar di tiap tahunnya justru mengalami penurunan sejak tahun 2018 sampai tahun 2024, yaitu sebesar 5,547 juta ton pada tahun 2018 dan diperkirakan menurun hingga menyentuh angka 5,064 juta ton beras di tahun 2024. Metode Holt-Winter menghasilkan MAPE sebesar 15,6614 dan MAD sebesar 0.39658. Nilai tersebut lebih kecil dibandingkan metode SARIMA (2,0,3)(1,0,1)12 dengan MAPE sebesar 16,79464 dan MAD sebesar 0,39694. Dengan demikian, metode peramalan Holt-Winters lebih baik dalam meramal produksi bulanan beras (juta ton) nasional dibandingkan SARIMA(2,0,3)(1,0,1)12.
Persepsi Generasi Muda Perkotaan Terhadap Pekerjaan Sebagai Petani di Lampung Selatan Ferlin, Fachrina
Jurnal Agribisnis Vol. 26 No. 02 (2024): Jurnal Agribisnis
Publisher : UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/agr.v26i02.17677

Abstract

Tantangan yang dihadapi saat ini di sektor pertanian yaitu kurangnya minat generasi muda dalam terlibat berprofesi di bidang pertanian. Generasi muda saat ini menganggap sektor lainnya lebih menjanjikan di bidang ekonomi dibandingkan petani. permasalahan ini akan menjadi permasalahan yang cukup kompleks yang dapat mengakibatkan alih fungsi lahan di perkotaan. Penelitian ini memiliki tujuan unruk mengetahui persepsi generasi muda terhadap pekerjaan pertanian di Kabupaten Lampung Selatan. Penelitian ini dilaksanakan di bulan November 2023 dengan mengumpulan data primer melalui kuisioner yang berjumlah 40 orang. Pesepsi generasi muda terhadap pekerjaan petani di Kabupaten Lampung Selatan sebanyak 66% responden beranggapan bahwa pekerjaan petani merupakan Pekerjaan positif, namun hanya sedikit yang tertarik terhadap pekerjaan petani hal ini di karenakan kondisi cuaca yang dihadapi tidak menentu, harga yang cukup mahal untuk mengakses teknologi pertanian, harga dan pasar terhadap hasil pertanian masih rendah, dan sumber daya yang dimiliki cukup terbatas.
ANALISIS KEBIJAKAN INSENTIF DALAM PERLINDUNGAN LAHAN PERTANIAN PANGAN BERKELANJUTAN TERHADAP KETAHANAN PANGAN DI KABUPATEN GORONTALO: kebijakan, perlindungan lahan, berkelanjutan mokoginta, meity; Bahuwa, Kardina; Taslim, Ivan; Djibran, Moh. Muchlis
Jurnal Agribisnis Vol. 26 No. 02 (2024): Jurnal Agribisnis
Publisher : UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/agr.v26i02.17942

Abstract

Histori Artikel Diajukan: 18 DESEMBER 2023 Diterima: Tersedia Online: ABSTRAK Kebutuhan lahan non pertanian cenderung mengalami peningkatan. Hal ini mendorong terjadinya alih fungsi lahan pertanian dan apabila tidak dikendalikan dapat mengancam ketahanan pangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebijakan insentif dalam perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan dan bagaimana tanggapan petani terhadap perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan di Kabupaten Gorontalo. Hasil penelitian menunjukan kebijakan insentif perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan kepada petani belum semua terealisasikan dari 7 jenis insentif berdasarkan perda Kabupaten Gorontalo Nomor 2 Tahun 2017 hanya ada satu jenis insentif yang tersalurkan yaitu pemberian benih pada petani. Tanggapan petani padi sawah terhadap kebijakan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan berada direntang setuju dan sangat setuju bersedia mengikuti kebijakan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan. Kata Kunci: kebijakan, perlindungan lahan, berkelanjutan Sitasi: Jurnal Agribisnis, 2016, 18(2), 1-8 DOI: https://doi.org/10.31849/2503-4375
Analisis Usaha dan Pemasaran Jamur Tiram (Studi Kasus D'Jamuran Pekanbaru Kecamatan Binawidya) Dira Rezki Anggreni; Susy Edwina; Yeni Kusumawaty
Jurnal Agribisnis Vol. 26 No. 02 (2024): Jurnal Agribisnis
Publisher : UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/agr.v26i02.18281

Abstract

D’Jamuran Pekanbaru merupakan usaha yang mengembangkan dan membudidayakan jamur tiram. Permasalahan yang dihadapi oleh usahatani ini terkait dengan jumlah permintaan yang fluktuatif. Penelitian ini bertujuan untuk : (1) mengetahui teknik budidaya jamur tiram yang diterapkan oleh usaha D’Jamuran Pekanbaru. (2) menganalisis biaya, pendapatan, dan Break Even Point (BEP) pada usaha D’Jamuran Pekanbaru. (3) menganalisis saluran, margin, dan efisiensi pemasaran dari usaha D’Jamuran Pekanbaru. (4) menyusun strategi pemasaran yang tepat untuk usaha D’Jamuran Pekanbaru. Penelitian ini dilaksanakan dari Maret–Desember 2023. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) teknik budidaya jamur tiram yang dilakukan petani D’Jamuran Pekanbaru dimulai dari penyiapan kumbung, penyusunan baglog ke rak-rak, penyiapan peralatan budidaya jamur tiram, perawatan jamur tiram, dan pemanenan. (2) biaya produksi yang digunakan sebesar Rp.31.128.600,00 dengan pendapatan bersih yang diterima petani yaitu Rp.20.871.400,00 persiklus produksi. Nilai R/C Ratio dari usaha ini adalah 1,67. BEP produksi yaitu 407,21 kg dan BEP rupiah sebesar Rp.9.347.200,00 persiklus produksi. (3) terdapat dua saluran pemasaran yaitu Saluran Pemasaran I (petani ke konsumen) dan Saluran Pemasaran II (petani ke pedagang ke konsumen). Margin pemasaran pada Saluran Pemasaran I yaitu Rp.0, sedangkan pada Saluran Pemasaran II margin pemasaran Rp.5.000,00. Nilai efisiensi pemasaran Saluran Pemasaran I sebesar 0,8 persen, sedangkan pada Saluran Pemasaran II sebesar 1,82 persen. (4) prioritas strategi pemasaran yang dapat diterapkan yaitu memperluas jaringan pemasaran, memaksimalkan kegiatan promosi melalui berbagai media promosi, dan mengurus perizinan usaha secara resmi untuk menjangkau pasar yang lebih luas.
PENGARUH HARGA DAN KUALITAS TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN MINYAK GORENG CURAH DAN KEMASAN DI KELURAHAN LABUH BARU TIMUR KECAMATAN PAYUNG SEKAKI ( Studi Kasus : Toko Sembako Defri ) Sinaga, Syalma Lailatul Qodri; Zargustin, Dedi; Putri, Asgami
Jurnal Agribisnis Vol. 26 No. 02 (2024): Jurnal Agribisnis
Publisher : UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/agr.v26i02.23885

Abstract

Minyak goreng adalah bahan pangandengan komposisi utama trigliserida yangberasal dari bahan nabati dengan tanpaperubahan kimiawi termasuk hidrogenasi,pendinginan dan telah melalui prosesrafinasi atau pemurnian yang digunakanuntuk menggorengTujuan penelitian ini adalah Untukmengetahui profil usaha Toko SembakoDefri dan menganalisis pengaruh hargadan kualitas terhadap keputusan pembelianminyak goreng curah dan Teknikpengambilan sampel pada penelitian iniadalah Accidental Sampling, jumlahresponden yang diambil adalah 96responden. Metode yang dapat digunakandalam penelitian ini adalah denganmenggunakan analisis Structural EquationModeling (SEM) yang berbasis variansyaitu Partial Least Square (PLS)4.1.Hasil penelitian minyak gorengcurah ini menunjukkan bahwa pengaruhharga dan kualitas terhadap keputusanpembelian bernilai positive yang artinyaberpengaruh dalam pembelian minyakgoreng curah di toko sembako defri.Danhasil penelitian minyak goreng kemasanini menunjukkan bahwa pengaruh hargadan kualitas terhadap keputusanpembelian minyak goreng kemasanbernilai positive yang artinya berpengaruhdalam pembelian minyak goreng kemasandi toko sembako defri.
PENGEMBANGAN AGROWISATA: TINJAUAN LITERATUR SISTEMATIS DAN ANALISIS BIBLIOMETRIK SYSTEMATIC LITERATUR REVIEW S WM Vermila, Chezy; Jamalludin, Jamalludin
Jurnal Agribisnis Vol. 26 No. 02 (2024): Jurnal Agribisnis
Publisher : UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan tinjauan sistematis terhadap literature dan analisis studi bibliometrik dan Systematic Literatur Review SLR di bidang keberhasilan dan pengembangan agrowisata. Dalam penelitian ini, dengan mengunakan metodologi tinjauan pustaka terstruktur, kelompok penelitian yang telah mapan dan muncul telah diidentifikasi untuk analisis epistemologis. Analisis ini mencakup informasi statistic yang diperoleh dari database scopus. Kata kunci yang diverivikasi dari hasil survei yang digunakan untuk mengambil artikel yang relevan dari database. Hasil analisis menunjukan bahwa jurnal yang yang diambil adalah semua tahun sehinga hanya di peroleh 12 jurnal penelitian, yang di tulis oleh 10 penulis dengan rata 1 artikel. Ada 8 universitas dan 2 institusi yang berbeda memberikan kontribusi jurnal dalam penelitian di bidang ini. Berdasarkan jumlah jurnal publikasi, menunjukan bahwa memberikan rata-rata satu jurnal publikasi. Terlihat bahwa ada bidang kekuatan untuk mengenali tema-tema penelitian penting yang belum diselidiki yang mendasar untuk memahami potensi agrowisata. Masih terbatasnya kajian tentang keberhasilan dan pengembangan agrowisata dan yang berpokus pada negara-negara berkembang. Karena negara-negara berkembang pada dasarnya sama ekonomi, ini memiliki perluasan yang lebih penting untuk agriwisata. Pengembangan agrowisata di perdesaan yang berbasis masyarakat setempat diharapkan dapat memberi manfaat yang banyak, tidak saja bagi masyarakat perdesaan tetapi juga masyarakat per-kotaan untuk lebih memahami dan memberikan apresiasi pada bidang pertanian serta menjadi sarana edukasi (Hashim et al., 2015). Pengembangan agrowisata akan menciptakan lapangan pekerjaan dan meningkatkan pendapat petani di luar nilai kuantitas produksinya(Wondirad et al., 2021).Wista pedesaan dan agrowisata dapat dianggap sebagai kegiatan bisnis yang paling menjanjikan, yang dapat menjadi factor penyimbang dalam pembangunan ekonomi dan social pemukiman pedesaan, karena mereka adalah bagian penting dari pembangunan daerah (Mura & Ključnikov, 2018).
Analisis Kepuasan Konsumen Air Minum Isi Ulang Depot Sikumbang Kelurahan Maharatu Kecamatan Marpoyan Damai Kota Pekanbaru Dehanindah, Ismi; Nurwati, Niken; Harmadi, Desma
Jurnal Agribisnis Vol. 26 No. 02 (2024): Jurnal Agribisnis
Publisher : UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/agr.v26i02.26170

Abstract

The role of refillable drinking water is getting bigger, this can be seen by the increasing amount of refillable drinking water everywhere. So the competition among refillable drinking water companies is getting sharper. The customer satisfaction strategy causes competitors to have to work hard and do high costs in an effort to win over the consumers of a company. The purpose of this study is to analyze the influence of product quality, service quality and price on consumer satisfaction of refillable drinking water at Sikumbang Depot, Maharatu Village, Marpoyan Damai District, Pekanbaru City. The time used in this study starts from February to April 2024. The sampling technique in this study was Purposive sampling, the number of respondents taken was 75 respondents. The method that can be used in this study is to use multiple linear regression analysis using the SPSS For Windows software program version 23. The results of this study showed that there was an influence of service quality on consumer satisfaction with a regression result of 0.134 and a t-count value of 4.343 > a t-table value of 1.667. There was an effect between price on consumer satisfaction with a regression result of 0.248 A t-calculated value of 6.492 > a t-table value of 1.667 and No effect between product quality on consumer satisfaction with a regression result of -0.015 and a t-calculated value of -0.494 < a t-table value of 1.667.