cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Biology Education
ISSN : 2540833X     EISSN : 22526579     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Journal of Biology Education [e-ISSN 2540-833X | p-ISSN 2252-6579 | DOI 10.15294/jbe | DOAJ toc/2252-6579 | Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Semarang] publishes research articles and conceptual analysis of philosophy, education theory, biology education research, instrument of biology learning tools, biology of learning media, biological experiments developing, and evaluation of biology learning.
Arjuna Subject : -
Articles 30 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 3 (2013)" : 30 Documents clear
PENGARUH MODEL STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING TERHADAP AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA Mawadah, Alaina; Irsadi, Andin; Utami, Nur Rahayu
Journal of Biology Education Vol 2 No 3 (2013)
Publisher : Journal of Biology Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this research is for knowing the influence of student facilitator and explaining model to the activity and result of students studying about human motion system in SMPN 4 Demak. The population of this research is all students at first semester in VIII classes of SMPN 4 Demak in academic year 2012/2013. The sample used cluster random sampling way, by using this way, it was gotten two classes, The class was class VIII-G (experimental class) using Student Facilitator and Explaining and class VIII-H (control class) using speech and discusion. The calculation of t-test is got of thitung (3,86) > ttabel (2,00),approximately the level of activity of classycal student in experimental class is 90% and control class is 70 %. The classical finalisation of experimentalclass with KKM 70 is 83,33% and control class is 46,67%. Based the result of research could be concluded that Student Facilitator and Explaining model influenced to students activity and learning result about human motion system in SMPN4 Demak. The teacher could apply Student Facilitator and Explainingmodel to increase the students activity and studying result. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Student Facilitator and Expalining terhadap aktivitas dan hasil belajar siswa materi sistem gerak manusia di SMPN 4 Demak. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII Semester I SMPN 4 Demak tahun ajaran 2012/2013. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling, terpilih 2 kelas sampel yaitu kelas VIII-G (kelas eksperimen) menggunakan model Student Facilitator and Explaining dan kelas VIII-H (kelas kontrol) menggunakan model ceramah dan diskusi biasa. Hasil perhitungan uji t-test menunjukkan bahwa thitung(3,86) > ttabel (2,00), rata-rata tingkat aktivitas klasikal siswa kelas eksperimen sebesar 90%, dan kelas kontrol sebesar 70%. Ketuntasan hasil belajar siswadengan KKM 70 pada kelas eksperimen sebesar 83,33% dan kelas kontrol sebesar 46,67%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model Student Facilitator and Explaining berpengaruh positif terhadap aktivitas dan hasil belajar siswa materi sistem gerak manusia di SMPN 4 Demak. Guru dapat menerapkan model pembelajaran untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa, seperti model Student Facilitator and Explaining.
PENERAPAN MODEL STUDI LAPANGAN PADA MATERI KEANEKARAGAMAN HAYATI DENGAN MEMANFAATKAN LINGKUNGAN SEKOLAH Abdul, Mu’iz; -, Parmin; Purwantoyo, Eling
Journal of Biology Education Vol 2 No 3 (2013)
Publisher : Journal of Biology Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

One type of learning processes that support the development of student competence in exploring and understanding the environment is a learning process with the model field study. The field study is a model of learning with the learning activities include a visit to a place outside the classroom are implemented as part of all academic activities, especially in order to achieve the learning objectives. The field study is a form of outdoor learning models using the original media in nature / environment. SMA Negeri 1 Gebog have a school environment that is quite extensive and can be used as learning resources such as lawn, garden classes, fish pond, and a school garden. In these places there are different kinds of living things can be a source of learning on biodiversity material. The results of the analysis of both classes can be seen that the average value of the two classes is was 82.5% with 87.5% classical completeness can be seen in the table, the data is more in the appendix. Activity learning materials biodiversity through fieldwork learning model by using the environment as a learning resource directing students to maximize learning and provide hands-on experience to students in learning. Salah satu jenis proses pembelajaran yang mendukung pengembangan kompetensi siswa dalam menjelajahi dan memahami alam sekitar adalah proses pembelajaran dengan model Studi lapangan. Studi lapangan adalah suatu model pembelajaran dengan kegiatan pembelajaran yang berupa kunjungan ke suatu tempat di luar kelas yang dilaksanakan sebagai bagian dari seluruh kegiatan akademis, terutama dalam rangka mencapai tujuan pembelajaran. Studi lapangan merupakan suatu bentuk model pembelajaran di luar ruangan dengan memanfaatkan media asli yang ada di alam / lingkungan sekitar. SMA Negeri 1 Gebog mempunyai lingkungan sekolah yang cukup luas dan dapat digunakan sebagai sumber belajar seperti lapangan rumput, taman kelas, kolam ikan, dan kebun sekolah. Ditempat-tempat tersebut terdapat berbagai jenis makhluk hidup yang dapat dijadikan sumber belajar pada materi keanekaragaman hayati. Hasil analisis dari kedua kelas dapat diketahui bahwa nilai rata-rata dari kedua kelas adalah tersebut adalah 82,5% dengan ketuntasan klasikal 87,5%. Kegiatan pembelajaran materi keanekaragaman hayati melalui model pembelajaran Studi lapangan dengan memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar mengarahkan siswa untuk memaksimalkan kemampuan belajar dan memberikan pengalaman langsung kepada siswa dalam belajar.
PENGELOLAAN LABORATORIUM BIOLOGI UNTUK MENUNJANG KINERJA PENGGUNA DAN PENGELOLA LABORATORIUM BIOLOGI SMA NEGERI 2 WONOGIRI Anggraeni, Aprilianingtyas; Retnoningsih, Amin; Herlina, Lina
Journal of Biology Education Vol 2 No 3 (2013)
Publisher : Journal of Biology Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is an action research. The research objective is to improve the management biology laboratory to support user performance and laboratory manager. Research conducted at SMAN 2 Wonogiri Biology laboratory in the second semester of academic year 2011/2012. Laboratory was used for practical activities, but has not been fully utilized because optimal management has not done. Research activity consists of four phases: planning, action, observation and reflection. Indicator of success is the performance of the users and managers of minimal laboratory showed that both criteria are in the range 50-75%. Performance criteria for teachers to get very good but there are still aspects of performance that has not reached 100% performance in preparing the lab for students. Performance of students gained on average very good, but the performance in carrying out practical activities and communicate the results practice obtain results less than 75%. Laboratory manager performance is very good but there are still aspects of performance that has not reached 100% the administrative performance. Improved management of biological laboratories capable of supporting users and managing the performance of SMAN 2Wonogiri Biology laboratory. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan atau action research. Tujuan penelitian adalah untuk memperbaiki pengelolaan laboratorium Biologi guna menunjang kinerja pengguna dan pengelola laboratorium. Penelitian dilaksanakan di laboratorium Biologi SMA Negeri 2 Wonogiri pada semester genap tahun ajaran 2011/2012. Laboratorium sudah digunakan untuk kegiatan praktikum,tetapi belum dimanfaatkan secara maksimal karena belum dilakukan pengelolaan yang optimal.Kegiatan penelitian terdiri atas empat tahap yaitu tahap perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Indikator keberhasilan adalah kinerja pengguna dan pengelola laboratorium minimal menunjukkan kriteria baik yaitu berada pada rentang 50-75%. Kinerja guru memperoleh kriteria sangat baik tetapi masih terdapat aspek kinerja yang belum mencapai 100% yaitu kinerja dalam menyiapkan praktikum untuk siswa. Kinerja siswa memperoleh rata-rata sangat baik, tetapi kinerja dalam melaksanakan kegiatan praktikum dan mengkomunikasikan hasil praktikum memperoleh hasil kurang dari 75%. Kinerja pengelola laboratorium sudah sangat baik tetapi masih terdapat aspek kinerja yang belum mencapai 100% yaitu kinerja administratif. Perbaikan pengelolaan laboratorium biologi mampu menunjang kinerja pengguna dan pengelola laboratorium BiologiSMA Negeri 2 Wonogiri.
PEMBELAJARAN BERBASIS INKUIRI MATERI KEANEKARAGAMAN HAYATI HEWAN MELALUI LESSON STUDY Mukhlisa, Raini Anggun; Iswari, Retno Sri; Priyono, Bambang
Journal of Biology Education Vol 2 No 3 (2013)
Publisher : Journal of Biology Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study was aimedat knowing the inquiry-based learning of animal biodiversitythrough lesson study to improve the quality of learning at SMA Muhammadiyah Purwodadi. This research was Lesson Study research with inquiry-based learning used inquiry terbimbing methode through lesson study consist of three step that are plan, do, and reflection Sample was collected by a purposive random sampling technique and XD was object of research. The findings showed that student activity of lesson, student’s achievment and performance of teacher  always increase, from first inquiry-based learning untill the fourth lesson ,trough lesson study first untill the end . Student activity of lesson increased from 73.3% , to 79.2%, 83.8%, and 88.3%. Student’sachievment outcomes indicated by mastery learning on the cognitive aspects increasedfrom 76.7% to 83.3%, 90% then 100%. Psychomotor aspects of 60%, an increase of 80% ,100%, 100%. The performance of teachers thatstarted at 60%, increased 80%, 90%, and 100%. Students and teachers gave very positive feedback for lesson, students feedback was 84% and teachers feedback with 57 scored. The conclusion of this researchwas that the application of inquiry-based learning through lesson study to improve the quality of learning the material in animal biodiversity SMA Muhammadiyah Purwodadi class XD. Penelitian ini bertujuan mengetahui pembelajaran berbasis inkuiri pada materi keanekaragaman hayati hewan melalui lesson study untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di SMA Muhammadiyah Purwodadi. Penelitian ini merupakan penelitian Lesson Study dengan pembelajaran berbasis inkuiri menggunakan metode inkuiri terbimbing melalui lesson study yang terdiri dari tiga tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan refleksi. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan sampel yang digunakan yaitu kelas XD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas belajar siswa, hasil belajar, dan kinerja guru mengalami  peningkatan dari pembelajaran berbasis inkuiri tahap pertama sampai keempat melalui lesson study I sampai IV. Aktivitas siswa meningkat dari 73,3%, 79,2%, 83,8%, menjadi 88,3%. Hasil belajar siswa dengan ketuntasan belajar pada aspek kognitif  meningkat dari 76,7%  menjadi 83,3%, 90% kemudian 100%. Aspek psikomotorik meningkat dari 60% menjadi 80%, 100%, 100%. Kinerja guru yang semula dari 60%, meningkat menjadi 80%, 90%, dan mencapai 100%. Siswa dan guru memberikan tanggapan positif terhadap pembelajaran yang dilaksanakan, tanggapan siswa mencapai 84% dan tanggapan guru mencapai 93%. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berbasis inkuiri melalui lesson study dapat meningkatkan kualitas pembelajaran pada materi keanekaragaman hayati hewan di SMA.
PENGEMBANGAN E-LEARNING BERBASIS MOODLE SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN SISTEM GERAK DI SMA Nuriyanti, Desinta Dwi; Utami, Nur Rahayu; -, Supriyanto -
Journal of Biology Education Vol 2 No 3 (2013)
Publisher : Journal of Biology Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Based on observations, schools have wifi facilities and adequate human resources to develop e-learning. In addition, globalization and student characteristics variety support development of e-learning also to overcome the lack of face to face learning in Motion System. This study aims to demonstrate the design of Moodle based e-learning that fit and feasibility which developed for Human Motion System. The research design that used is Research and Development with Pre test - Post test one group design. Media developed can be prepared by utilizing IT development. Clas of XA and XB Purbalingga 1 Senior High School are the research sample which determined convenience sampling. Learning outcomes show that all students at XA and XB have post test scored above Completeness Criteria (CC) with N-gain calculation, most of students give very good level of significance criteria. Student responses result showed 94.29% XB respond very good, 5.71% good, while 100% students of XA respond very good. Teacher responses showed that teachers interested in learning has been applied. Final product contains module, animation, ppt, games, atlases, articles, chat and discussion forums. Based on analysis and discussion, it can be concluded that Moodle-based e-learning feasible and effective applied to Motion System material. Berdasarkan hasil observasi, beberapa sekolah memiliki fasilitas wifi dan SDM yang memadai dikembangkannya e-learning. Selain itu, arus globalisasi dan beragamnya karakteristik siswa juga mendukung disusunnya e-learning untuk mengatasi keterbatasan face to face learning pada materi Sistem Gerak. Penelitian ini bertujuan menunjukkan desain produk e-learning berbasis Moodle yang sesuai dan layak untuk materi Sistem Gerak. Rancangan penelitian yang digunakan adalah  Research and Development dengan Pre test - Post test one group design. Media yang dikembangkan dapat disusun dengan memanfaatkan perkembangan IT. Sampel penelitian yaitu siswa kelas X A dan X B SMA N 1 Purbalingga yang ditentukan secara convenience sampling. Hasil belajar seluruh siswa kelas X A dan X B mendapat nilai post test diatas Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM) dengan hasil perhitungan N-gain sebagian besar siswa berada pada tingkat kriteria signifikansi sangat baik. Hasil tanggapan siswa menunjukkan 94,29% siswa kelas X B memberikan tanggapan baik dan 5,71% baik sedangkan 100% siswa X A memberikan tanggapan sangat baik. Tanggapan guru menunjukkan guru tertarik dengan pembelajaran yang telah diterapkan. Produk final berisi modul, animasi, ppt, games, atlas, artikel, chat dan forum diskusi. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa e-learning berbasis moodle layak dan efektif diterapkan pada materi sistem gerak.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA FLASH YOUR MIND (FYM) MATERI PERKEMBANGAN MANUSIA DI SMP Prasetiyanto, Dihan; Pribadi, Tyas Agung; Peniati, Endah
Journal of Biology Education Vol 2 No 3 (2013)
Publisher : Journal of Biology Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 This study aims to develop and determine the feasibility of Flash Your Mind (FYM multimedia) in human development material for junior high school students. This is a Research and Development (R & D) to produce FYM multimedia in human development material. The development of FYM multimedia was through in several stages, namely analyzing the needs, defining the basic competencies and suitable material, determining the media / product to be developed, designing the product, design validation by expert, revising the design, trying the product, revising the product , trying the  product usage, revising the product and making the final product. This study was conducted in SMP Negeri 10 and SMP Negeri13 Magelang. The results of this study indicate that the implementation of the development of FYM multimedia is good  and feasible by experts, the average of study classical completeness is  96.75%, the students and the teacher response of FYM multimedia usage is very good. Based on these results it was concluded that the FYM multimedia is  valid and feasible in biology learning for junior high school students.  Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengetahui kelayakan multimedia Flash Your Mind (FYM) materi perkembangan manusia dalam pembelajaran biologi di SMP. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Research and Development (R&D) dengan produk berupa multimedia FYM materi perkembangan manusia. Pengembangan multimedia FYM melalui beberapa tahapan, yaitu menganalisis kebutuhan, menentukan kompetensi dasar dan materi yang cocok, menentukan media/produk yang akan dikembangkan, mendesain produk, validasi desain oleh ahli, merevisi desain, uji coba produk, merevisi produk, uji coba pemakaian produk, merevisi produk dan produk akhir. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 10 & SMP Negeri 13 Magelang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan pengembangan multimedia FYM materi perkembangan manusia dilakukan dengan baik  dan dinyatakan layak oleh ahli, rata-rata ketuntasan klasikal kelas penelitian sebesar 96,75%, tanggapan siswa dan guru sangat baik terhadap penggunaan multimedia pada pembelajaran biologi. Berdasarkan hasil tersebut disimpulkan bahwa multimedia FYM materi perkembangan manusia valid dan layak diterapkan dalam pembelajaran biologi di SMP.  
PENERAPAN PEMBELAJARAN MODEL SIKLUS BELAJAR PADA MATERI JAMUR DI SMA Wulandari, Barkah; Kartijono, Nugroho Edi; HB, F. Putut Martin
Journal of Biology Education Vol 2 No 3 (2013)
Publisher : Journal of Biology Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research was aimed to identify the activities and students’ learning outcomes at SMA Negeri 1 Klirong on the fungi materials in learning cycle model. Learning cycle model was optimize if in the learning process, the students’ activities showed that ≥ 75% of students are active and very active, with students’ learning outcomes reached to score ≥ 80. This research was conducted at SMA Negeri 1 Klirong in class X.6 and X.7. Sample was taken by purposive sampling technique in one shot case study design.The data of this research consists of main and supporting data. The main data consists of the students’ activities by observation and the students’ learning outcomes were obtained  from  assignment, report, and  final test, while the supporting data consists of teacher’s perfomance by observation, teacher’s and students’ responses were collected by questionnaires. The results of this research showed that activities of all students in class X.6 dan X.7 are active and very active, with the students’ learning outcomes reached to score > 80. The conclusion was the application of learning cycle model can optimize of activities and students’ learning outcomes of SMA Negeri 1 Klirong on the fungi materials. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas dan hasil belajar siswa SMA Negeri 1 Klirong pada materi jamur dalam pembelajaran model siklus belajar. Pembelajaran model siklus belajar dikatakan optimal apabila aktivitas siswa dalam proses pembelajaran menunjukkan  ≥ 75% siswa aktif dan sangat aktif, dengan hasil belajar mencapai ≥ 80. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 1 Klirong pada kelas X.6 dan X.7. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling dengan desain penelitian one shot case study. Data dalam penelitian ini terdiri dari data utama dan data pendukung. Data utama terdiri dari data aktivitas siswa yang diperoleh dari lembar observasi dan hasil belajar siswa yang diperoleh dari nilai tugas, laporan, dan tes evaluasi akhir, sedangkan data pendukung terdiri dari kinerja guru yang diperoleh dari lembar observasi serta tanggapan siswa dan guru yang diperoleh dari lembar angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas seluruh siswa kelas X.6 dan X.7 mencapai kriteria aktif dan sangat aktif, dengan hasil belajar siswa mencapai skor > 80. Disimpulkan bahwa, pembelajaran model siklus belajar dapat mengoptimalkan aktivitas dan hasil belajar siswa SMA Negeri 1 Klirong pada materi jamur..
PENGEMBANGAN COMICS OF BIOLOGY EXPERIMENTAL GUIDE UNTUK KELAS VII SMP RSBI -, Griyani; Habibah, Noor Aini; Pukan, Krispinus Kedati
Journal of Biology Education Vol 2 No 3 (2013)
Publisher : Journal of Biology Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study determined the development process and feasibility of  Comics of Biology Experimental Guide as a teaching material. This study used Research and Development (R & D). It was conducted at SMP 5 Semarang and SMP 21 Semarang. In obtaining the feasibility proof of this book as a teaching material, the study used questionnaire. Data were analyzed by using descriptive percentages. Based on the criteria of the feasibility, the results showed that this book guide is very feasible. It was able to achieve the graduation classical > 85% with KKM 75. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengembangan Comics of Biology Experimental Guide dan kelayakannya sebagai bahan ajar. Metodepenelitian yang digunakanadalahResearch and Development (R & D). Penelitian ini dilaksanakan di SMP 5 dan 21 Semarang. Penelitianini menggunakan metodeangketuntukmemperolehbuktiidentifikasikelayakan buku petunjuk praktikum Comics of Biology Experimental Guide sebagai bahan ajar.Data dianalisismenggunakandeskriptifpersentase.Hasilpenelitianmenunjukkanbahwapenilaiankelayakan buku petunjuk praktikum Comics of Biology Experimental Guide sesuaicriteriayaitusangatlayak. Buku petunjuk praktikum Comics of Biology Experimental Guide ini mampu mencapai kelulusan klasikal > 85% dengan KKM 75
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA BERBASIS KARAKTER MATERI EKOSISTEM Rakhmawati, Darning; Budi Prasetyo, Andreas Priyono; Rahayuningsih, Margareta
Journal of Biology Education Vol 2 No 3 (2013)
Publisher : Journal of Biology Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Student worksheets are integral parts of instructional models by which teachers create particular tasks to involve students in inquiry processes and character deveopment. This study was aimed at developing and field-testing the use of character-based biology worksheet on student achievement. It belonged to Research and Development with Pre-test Post-test Nonequivalent Control Group Design as field-testing design. Sample was collected by convenience sampling technique. T-test results showed significant difference between treated and non-treatedgroups (tcount > ttable). Simple linear regression test results showed that implementation of the character-based worksheet brought a significant effect on student achievement, namely post-test scores (probability sig.<0.05; r square 0.72) and affective score (probability sig.< 0.05; r square 0.62). The conclusion of this research was that character-based worksheet implementation had significant effect on student achievement. Lembar Kerja Siswa (LKS) merupakan bagian integral dari suatu model pembelajaran pilihan guru, namun belum  tentu tugas pada LKS  mendorong siswa terlibat dalam proses inkuiri biologi yang mendorong penanaman karakter, sementara itu, obyek dan fenomena ekosistem berpotensi untuk penanaman karakter. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan menguji pengaruh LKS berbasis karakter terhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development dengan pola Pre-test Post-test Nonequivalent Control Group Design yang diterapkan pada kelas VIIC sebagai kelas eksperimen dan VIID sebagai kelas kontrol. Pengambilan sampel menggunakan teknik convenience sampling. Hasil uji T menunjukkan perbedaan signifikan antara kelompok eksperimen dan kontrol (thitung > ttabel). Uji regresi linier sederhana menunjukkan bahwa penerapan LKS berbasis karakter berpengaruh terhadap nilai hasil belajar, yaitu skor post-test (nilai sig.< 0.05; r Square 0,72) dan skor afektif (nilai sig.< 0.05; r Square 0,62). Simpulan dari penelitian ini adalah LKS berbasis karakter berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA BERBASIS CERITA BERGAMBAR MATERI SISTEM PENCERNAAN DI SMP -, Wulandari; Widiyaningrum, Priyantini; Irsadi, Andin
Journal of Biology Education Vol 2 No 3 (2013)
Publisher : Journal of Biology Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research is  developing and knowing effectivity of basis Student Work Sheet with pictorial story in  system material of digestive at Junior High School of YPE Semarang. This research method which used is Research and Development method, and big try out of scale is using One Shot Case Study. The subject of research for product try out is student of VIII A and VIII B grade. The result of research is showing estimation from media expert 77,08% and material expert is 83,30% with really reasonable categories. The Positive respons student is toward using development student work sheet is showing 100% with classical completeness reached 87% on KKM 70. So, can be concluded develop of Student Job Sheet (LKS) with pictorial story basis is reasonable used and effective in digestive system material learning.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan dan menguji keefektifan perangkat Lembar Kerja Siswa berbasis cerita bergambar pada materi sistem pencernaan di SMP YPE Semarang. Penelitian dilaksanakan dengan pendekatan research and development, dan uji keefektifan produk pada skala luas digunakan rancangan One Shot Case Study. Subjek penelitian untuk uji coba produk adalah siswa kelas VIII A dan VIII B SMP YPE. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian hasil pengembangan LKS berbasis cerita bergambar oleh pakar media 77,08% dan pakar materi 83,30% dengan kategori sangat layak. Tanggapan positif siswa terhadap penggunaan hasil pengembangan LKS mencapai 100%, dan berdasarkan uji coba pemakaian LKS mencapai ketuntasan klasikal 87% pada KKM 70. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pengembangan LKS berbasis cerita bergambar layak digunakan dan efektif diterapkan pada pembelajaran materi sistem pencernaan.

Page 1 of 3 | Total Record : 30